cover
Contact Name
Damis Hardiantono
Contact Email
damiz@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
damiz@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
MUSTEK ANIM HA
Published by Universitas Musamus
ISSN : 20896697     EISSN : 23547707     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MUSTEK ANIM HA (p-ISSN :2089-6697, e-ISSN : 2354-7707) adalah pusat publikasi yang memuat tentang karya ilmiah bidang keteknikan dan rekayasa teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 479 Documents
PEFORMA ARANG AKTIF KAYU EKALIPTUS SEBAGAI ADSORBER EMISI Cipto, Cipto; Sariman, Farid
MUSTEK ANIM HA Vol 8 No 03 (2019): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v8i03.2997

Abstract

Aktivitas transportasi berdampak terhadap pencemaran udara, kota-kota besar di Indonesia yang mengalami kepadatan lalu lintas menghadapi masalah pencemaran udara yang membahayakan kesehatan. Pengurangan polutan polusi udara dapat dilakukan dengan menyerap emisi kendaraan. Eksperimen kayu ekaliptus sebagai bahan baku adsorber emisi dilakukan dalam penelitian ini, untuk mengetahui peforma dalam menyerap emisi. Hasil penelitian diketahui emisi CO diserap sebanyak 98.57%, emisi HC diserap sebanyak 57.57%, dan emisi CO2 diserap sebanyak 70.06%.
ANALISIS BAHAN ISOLATOR DINDING TUNGKU CRUCIBLE PELEBURAN ALUMINIUM KAPASITAS 6 KG Rahangmetan, Klemens A; Bako, Rahab M; Wullur, Christian Wely
MUSTEK ANIM HA Vol 8 No 03 (2019): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v8i03.2998

Abstract

Aluminium yang akan di lebur dalam jumlah kecil maupun sedang tentunya menggunakan tungku crucible, sehingga hasil yang di inginkan dari logam cair yang baik tentunya prosesnya dengan sebuah tungku yang tentunya harus memiliki diding isolator yang baik sehingga mampu menahan panas yang di hasilkan dari bahan bakar yang digunakan, proses pengecoran dan bahan yang dilelehkan akan menjadi sempurna jika tungku tersebut memiliki kualitas yang baik, crusible merupakan salah satu jenis tungku yang digunakan untuk peleburan logam aluminium. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas penggunaan semen api, semen putih dan bata merah sebagai bahan isolasi pembuatan dinding tungku crucible peleburan aluminium. Sehingga dapat mengahasilkan suatu tungku yang tentunya dapat digunakan untuk peleburan logam aluminium. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode analisis dan ekperimen untuk mengetahui kualitas dinding tungku crucible yang nantinya akan digunakan untuk peleburan logam aluminium. Isolator yang digunakan pada tungku tersebut adalah bata api dan semen tahan api. Kapasitas yang dibuat dalam penelitian ini adalah 6 kg aluminium.
ANALISIS EFISIENSI POMPA DISTRIBUSI PADA INSTALASI PENGOLAHAN AIR (IPA) LEUWILIANG PERUMDA TIRTA KAHURIPAN BOGOR Rafi, Muhammad
MUSTEK ANIM HA Vol 12 No 02 (2023): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v12i02.5330

Abstract

Pompa air merupakan alat listrik yang sangat penting, baik di rumah maupun di industri. Efisiensi pompa air adalah faktor kritis yang harus dianalisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi kinerja pompa distribusi dengan spesifikasi yang berbeda pada setiap sampel pompa. Data primer dan sekunder dikumpulkan dalam penelitian ini. Parameter pengukuran meliputi tegangan, arus, daya, faktor daya, dan debit aliran air. Data tersebut digunakan untuk menghitung head, daya hidrolisis, efisiensi motor, dan efisiensi pompa air. Berdasarkan analisis, nilai head yang terukur pada pompa grand sutra sebesar 52m, jauh lebih tinggi diantara pompa distribusi grand sutra dan pompa distribusi kandang sapi yang hanya memiliki nilai head masing-masing sebesar 45m dan 44m. Pompa Grand sutra terhitung efisiensi total sebesar 58%, dan efisiensi motor bernilai 96,2%. Pompa distribusi Sadeng mendapatkan nilai efisiensi total yang diperoleh sebesar 76%, sedangkan untuk efisiensi motor bernilai 87%. Dan Pompa distribusi Kandang sapi mendapatkan nilai efisiensi total sebesar 49%, sedangkan untuk efisiensi motor bernilai 93%.
STUDI LITERATUR : PERAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PADA INDUSTRI PETERNAKAN Putra, Refo Tri; Huda, Sheila Nurul
MUSTEK ANIM HA Vol 12 No 02 (2023): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v12i02.5373

Abstract

Subsektor peternakan di indonesia adalah salah satu subsektor yang memberikan kontribusi perekonomian nasional. Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi saat ini, membawa pengaruh terhadap modernisasi manajemen peternakan. Peternakan modern membutuhkan sistem manajemen untuk membantu peternak dalam aktivitas harian mereka. Beberapa tahun terakhir telah banyak dilaksanakan penelitian terkait penerapan sistem informasi manajemen pada subsektor peternakan. Setelah melakukan proses studi literatur, kami dapat mengumpulkan beberapa literatur yang sesuai dengan topik penelitian ini. Terdapat 24 literatur yang memenuhi kriteria penelitian ini. Setelah melalui proses seleksi literatur ditemukan bahwa untuk platform yang paling banyak diutilisasi adalah pada website dengan prosentase sebesar 68%. Sedangkan untuk platform lain seperti mobile dan desktop masih kurang bila dibandingkan dengan website. Sedangkan untuk fokus yang disasar pada literatur sebelumnya adalah pada peternakan sapi, dan untuk fitur yang paling banyak dikembangkan adalah pembukuan peternakan.
STUDI TARIF PARKIR ON STREET PROGRESIF KAWASAN PERKOTAAN MENENGAH BERDASARKAN DURASI PARKIR Irawan, Rizki Dwi; Hamduwibawa, Rofi Budi; Kuryanto, Totok Dwi
MUSTEK ANIM HA Vol 12 No 02 (2023): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v12i02.5377

Abstract

Sebagian pengguna jalan di Jember seringkali memarkir kendaraannya dan memicu kemacetan pada ruas Jalan Trunojoyo. Sangat diperlukan pemanfaatan area parkir secara optimal untuk menjamin kenyamanan dan kemudahan bagi pengguna jasa parkir. Salah satu cara yakni dengan menerapkan tarif parkir progresif, maka diharapkan pengguna nuang parkir dapat mengurangi waktu parkir. Dengan mengurangi lama parkir maka ruang parkir dapat dipergunakan dengan lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja jalan dan kapasitas parkir jika diterapkan sistem parkir progresif mungganakan durasi parkir. Kinerja jalan dianalisa menngunakan MKJI 1997, analisa durasi parkir menggunakan metode dari Direktorat Perhubungan Darat, dan perhitungan tarif parkir progresif menggunakan acuan Perda Surakarta dan Jember mengenai parkir dan tarif progresifnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Derajat Kejenuhan (DS) pada ruas Jalan Trunojoyo Jember hari senin sebesar 1,41 dan hari sabtu 1,10 dengan Kecepatan Arus Bebas (FV) sebesar FV (km/jam) 50,02 km/jam. Dimana dengan hasil tersebut layak untuk menerapkan sistem parkir progresif. Kapasitas satuan ruang parkir on street pada segmen 1 sebesar 27, segmen 2 terdapat 28, di segmen 3 terdapat 41 dan di segmen 4 ada 36 SRP. Pendapatan tarif parkir progresif sebesar Rp. 298.000 ribu pada hari senin dan sebesar Rp. 214.000 ribu pada hari Sabtu.
ANALISIS RUGI TEGANGAN JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV PADA PENYULANG KOMPI C PT.PLN (Persero) UP3 MERAUKE Mangera, Paulus; Jayadi, Jayadi
MUSTEK ANIM HA Vol 12 No 01 (2023): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v12i01.5386

Abstract

Sistem Distribusi merupakan salah satu bagian penting dalam penyaluran energi listrik. Dalam penyalurannya, energi listrik yang disalurkan tidak seluruhnya diterima oleh konsumen. Hal ini disebabkan karena terdapatnya rugi – rugi tegangan sepanjang saluran distribusi. Rugi tegangan yang terjadi pada Jaringan distribusi dipengaruhi oleh besar arus, luas penampang dan panjang saluran. Penelitian ini bertujuan menganalisis rugi tegangan yang terjadi pada jaringan distribusi 20 kV atau Jaringan distribusi Primer. Metode kuantitatif digunakan untuk menganalisis rugi tegangan pada Jaringan Distribusi Primer dengan mengambil data arus beban puncak siang dan arus beban puncak malam, pada Penyulang atau Feeder Kompi C1 dan Kompi C2 yang terpasang pada PLTD Kelapa Lima Merauke. Hasil analisis menunjukkan bahwa rugi tegangan yang terjadi pada pada penghantar A3CS A= 150 mm2 Feeder Kompi C1 rugi tegangan pada kondisi beban puncak siang dan malam berturut-turut 276,85 Volt (1,38 %) dan 309,91 Volt ( 1,55 %). Pada Feeder Kompi C2 rugi tegangan yang terjadi pada kondisi beban puncak siang dan malam berturut-turut 80,44 Volt (0,40 %) dan 105,26 Volt (0,53 %). Sedang penghantar A3CS A= 70 mm2 Feeder Kompi C1 rugi tegangan pada kondisi beban puncak siang dan malam 1657,46 Volt (8,29 %) dan 1855,36 Volt (9,28 %). Pada Feeder Kompi C2 rugi tegangan yang terjadi pada kondisi beban puncak siang dan malam berturut-turut 123,14 Volt (0,62 %) dan (161,03) Volt (0,81 %). Dengan ini pada Feeder Kompi C1 untuk penampang penghantar A3CS 70 mm2, sudah melebihi standar 5% dari Persyaratan Umum Instalasi Listrik.
STUDI PENELITIAN KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN SERABUT KELAPA SAWIT DAN KAWAT IKAT Hafiz, Al; Farizal, Teuku
MUSTEK ANIM HA Vol 12 No 02 (2023): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v12i02.5396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beton dengan tambahan serat (serabut kelapa sawit dan kawat ikat) terhadap kuat tekan beton normal (0%), menggunakan metode eksperimen. Dengan bahan-bahan penyusun beton diantaranya yaitu kerikil, pasir kasar, pasir halus, air, semen andalas (porlant komposit type III), kawat ikat dan serabut kelapa sawit (yang berasal dari PT. Socfindo Kebun Seunagan). Benda uji dibuat berbentuk kubus (15 × 15 × 15 cm) dengan FAS 0,45. Variasi penambahan serat sebanyak 2% (serabut kelapa sawit) + 4% (kawat ikat) dan 6% (serabut kelapa sawit) + 4% (kawat ikat) dari berat semen. Pengujian kuat tekan dilaksanakan di laboratorium milik PT. Espe Makmur Beton untuk benda uji umur 7 hari (berjumlah 9 sampel benda uji) dan umur 28 hari (berjumlah 9 sampel benda uji) menggunakan mesin uji tekan beton (merek Indotest). Berdasarkan pengujian didapatkan hasil kuat tekan rata-rata untuk beton normal (0%) sebesar 16,67 Mpa. Serta untuk beton dengan tambahan serat variasi 2% (serabut kelapa sawit) + 4% (kawat ikat) didapatkan hasil kuat tekannya sebesar 9,70 Mpa terjadi penurunan sebesar 41,81% terhadap kuat tekan beton normal (0%) dan 6% (serabut kelapa sawit) + 4% (kawat ikat) didapatkan hasil kuat tekannya sebesar 4,96 Mpa terjadi penurunan sebesar 70,25% terhadap kuat tekan beton normal (0%). Maka dengan penambahan serabut kelapa sawit dan kawat berdampak negatif terhadap kuat tekan beton.
ANALISIS FENOMENA TINGKAT KELAYAKAN DARI PENGOPERASIAN PERUSAHAAN ANGKUTAN Ashad Sadiq, Andi Muh; Marzuki, Suci Fatmawati
MUSTEK ANIM HA Vol 12 No 02 (2023): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v12i02.5408

Abstract

ABSTRAK Transportasi atau pengangkutan merupakan bidang kegiatan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat indonesia. Pentingnya transportasi bagi masyarakat indonesia di sebabkan oleh beberapa faktor antara lain, keadaan geografis indonesia yang terdiri dari ribuan pulau kecil dan besar, perairan yang terdiri dari sebagian besar laut, sungai dan danau yang memungkinkan pengangkutan dilakukan melalui darat, perairan, dan udara guna menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya biaya operasional kendaraan, pendapatan usaha dan kelayakan finansial dari pengoperasian angkutan antar daerah tersebut. Penelitian ini meliputi data primer berupa hasil wawancara dengan pemilik usaha untuk mengetahui biaya operasional kendaraan dan pendapatan usaha. Serta data sekunder berupa inflasi, pajak dan penyusutan kendaraan. Metode yang digunakan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha adalah metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Payback Period (PBP). Analisis dilakukan PT Bintang Manunggal Abadi (BMA) Trans Makassar – Parepare, dengan menggunakan tingkat suku bunga 15% dan umur rencana 7 tahun. Hasil yang didapatkan untuk PT. BMA adalah nilai NPV Rp.969.980.000, IRR 20,46%, BCR 1,02 dan PBP 6 tahun. Sedangkan untuk PT. Amanda Legian Tours adalah nilai NPV Rp.336.700.000, IRR 28,31%, BCR 1,13 dan PBP 5 tahun. Hasil analisis finansial tersebut mengindikasikan bahwa investasi tersebut layak secara finansial. Kata kunci: Angkutan Umum Antar Daerah, Kelayakan Finansial
PENGARUH UKURAN RUMAH TANGGA TERHADAP KEPEMILIKAN KENDARAAN YANG MENGAKIBATKAN KEMACETAN DI KOTA MAKASSAR Musdalifah, Musdalifah; Halim, Zainal Arifin
MUSTEK ANIM HA Vol 12 No 02 (2023): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v12i02.5413

Abstract

Kendaraan mobil dan motor di Kecamatan Panakkukang semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Dimana dengan bertambahnya jumlah kendaraan yang mengakibatkan kemacetan. Pesatnya pertumbuhan penduduk bersamaan dengan gencarnnya perputaran ekonomi yang mendorong pembangunan infrastruktur. Dan pesatnya pertumbuhan penduduk juga di dorong dengan sektor transportasi. Berdasarkan hasil penelitian, semakin besar jumlah anggota keluarga maka peluang keluarga memiliki lebih dari 1 unit mobil dan sepeda motor lebih besar, dan Semakin besar pendapatan per bulan suatu keluarga maka peluang memiliki lebih dari 1 unit mobil dan sepeda motor lebih besar. Jumlah anggota keluarga terbanyak adalah sebesar 5 orang atau lebih dengan anggota keluarga yang bekerja rata-rata sebanyak 2 orang. Pendapatan netto dan bruto perbulannya dalam rumah tangga rata-rata Rp 6 jt s/d Rp 10 jt. Jarak rata-rata perjalanan perhari dalam rumah tangga rata-rata 10 s/d 20 km. Pengeluaran biaya transportasi rata-rata perbulannya setiap rumah tangga adalah Rp 500 rb s/d Rp 1 jt, dengan waktu Perjalanan rata-rata perharinya 1 s/d 2 jam.Tingkat Kepemilikan masing-masing mobil dan sepeda motor pada rumah tangga yang tertinggi adalah 1 unit, sedangkan yang tekecil adalah 4 unit atau lebih.
ANALISIS EXERGY TERHADAP UNJUK KERJA PANEL SURYA TIPE MONOCRYSTALINE 50 WATT Yusman, Nurjannah; Pratama, Dinar Rezky; Sariman, Farid; Parenden, Daniel; Mustofa, Mustofa; Hariyanto, Hariyanto
MUSTEK ANIM HA Vol 12 No 01 (2023): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v12i01.5417

Abstract

Energi Surya adalah energi yang ramah lingkungan dan sangat potensial untuk dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu pemanfaatannya dengan menggunakan panel surya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis exergy terhadap unjuk kerja panel surya tipe monocrystaline 50 watt. Metode yang digunakan adalah analisis teoritis untuk mengetahui besar exergy yang dihasilkan oleh panel surya. Pengujian dilakukan langsung dibawah sinar matahari dengan sudut datang matahari tegak lurus dengan permukaan panel surya. Performa dari panel surya dianalisis dengan mengambil data arus, tegangan, daya dan efesiensi sebagai data awal untuk melakukan analisis exergy. Hasil analisis perhitungan menunjukan bahwa peningkatan intensitas penyinaran matahari akan meningkatkan exergy keluaran dan exergy input namun menghasilkan rugi-rugi exergy yang lebih besar daripada exergy termal dan exergy listrik yang dihasilkan. Tegangan yang dihasilkan cukup baik dan konstan, namun arus yang dihasilkan kurang optimal dan masih fluktuatif. Arus dan tegangan sangat mempengaruhi daya keluaran, Efisiensi energi yang dihasilkan jauh lebih kecil dan berfluktuasi, berkisar antara 9 % hingga 10.87%. Sebaliknya, efisiensi exergy cukup besar dan berfluktuasi berkisar antara 24,21% hingga 43,48%. Kata Kunci: Exergy, Energy, Efesiensi, monokristalin