cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
EDUTECH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
ISSN : 24426024     EISSN : 24427063     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Arjuna Subject : -
Articles 299 Documents
Pengaruh Sistem Finansial Pendidikan Terhadap Mutu Lulusan di SMK Swastaabdi Nusantara Sei Bamban Kecamatan Sei Bamban Budi Suhartono; Rini Dewi Andriani; Achmad Zaki
EDUTECH Vol 7, No 2 (2021): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v7i2.7535

Abstract

This study aims to determine the effect of the financial system of lipering the quality of graduates in the Abdi Nusantara Sei Bamban Vocational School, Sei Rampah District, Serdang Bedagai Regency. The method used in data collection of researchers is to carry out activities to encounter research respondents and ask them to fill in the research questionnaire (questionnaire refers to the Likert scale). The results of the study there was a significant influence of the financial education system on the quality of graduates in the Private Vocational School Abdi Nusantara Sei Bamban Sei Bamban sub-district with a correlation value of 0.851 meaning that the financial system of education has a correlation of the quality of graduates at ABDI Nusantara Sei Bamban Sei Rampah Subdistrict, Sei Rampah Regency, Bedagai. Enough or 72.35%.
Eksplorasi Cerita Nampeken Tulan-Tulan Dalam Suku Karo Sri Dinanta Beru Ginting; Jenni Kristina Sipayung; Lisa Lorensia Br Barus; Esra Perangin-Angin
EDUTECH Vol 7, No 2 (2021): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v7i2.7083

Abstract

Dewasa ini semakin banyak kaum muda maupun keluarga – keluarga muda,baik yang tinggal ditanah karo (Kabanjahe sekitarnya) maupun yang tingal di luar Tanah karo berlahan–lahan melupakan sebuah kearifan lokal yang dimiliki oleh nenek moyangnya yakni tradisi nampeken tulan-tulan. Situasi ini sungguh-sungguh memprihatinkan apalagi sampai melupakan kekayaaan budaya yang melekat pada diri orang karo. Oleh karena itu, peneliti membuat artikel ini agar melenial mengetahui kembali nilai-nilai pada budaya karo.Tempat pelaksanaan penelitian ini adalah di Desa Sukanalu, Kecamatan Barus Jahe, Kab. Karo Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2019-Maret 2020.  Berdasarkan sumber  data jnis  penelitian yag digunakan adalah jenis penelitian kualitatif  yang menggambarkan  objektif penelitian, dan penelitian yang langsung ke lapangan, dan hasilnya juga sesuai fakta dan sebagai mana adanya.Dalam hubungannya dengan sartra, sastra dibagi menjadi dua bagian yakni sastra lisan dan tulisan. Sastra lisa merupakan sebuah bentuk ujaran atau lisan. Satra ini lahir dari masyarakat yang polos dan bersifat tradisional. Dengan kata lain, satra lisan ini disampaikan dari generasi kegenarasi berikutnya. Sedangkan sastra tulisan adalah sastra yang menggunakan media tulisan atau literal.  Sastra tulisan ini dianggap sebagai ciri sastra modern karena bahasa tulisan dianggap sebagai refleksi pearadaban masyarakat yang lebih maju. Dalam artikel ini, penulis akan membahas salah satu sastra lisan yang ada pada budaya Karo yakni Nampaken tulan-tulan.Nampaken tulan tulan (memindahkan tulang belulang leluhur yang sudah meninggal) ke tempat yang lebih pantas yakni tugu atau monumen (bhs. Karo: geriten). Nilai inilah yang ingin diangkat oleh penulis agar generasi muda zaman sekarng tidak melupakan salah satu kearifan lokal yang diwariskan oleh nenek moyang zaman dulu. Tujuannya adalah untuk menggali nilai-nilai dan makna yang terdapat pada tradisi Nampaken tulan-tulan ini.
Desain Model Pembelajaran 4Cs (Creativity, Critical Thinking, Collaboration, Communication) Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (Hots) Mahasiswa Mandra Saragih; Habib Syukri Nst; Rita Harisma; M Fauzi Hasibuan
EDUTECH Vol 7, No 2 (2021): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v7i2.7086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Merancang model pembelajaran 4Cs (Creative, Critical Thinking, Collaborative, Communicative) Berorientasi Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) Mahasiswa. Kegiatan penelitian dilaksanakan dengan menerapkan metode penelitian campuran yang mengkombinasikan analisis data kualitatif dan kuantitatif dengan tahapan kegiatan penelitian meliputi studi literatur, studi lapangan, pengumpulan data, analisis data, dan mendesain model pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desaian model pembelajaran 4Cs (Communication, Collaboration, Critical Thinking, dan Creative Thinking) dapat diterapkan sebagai model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada pembelajaran berdasarkan feedback yang diberikan oleh ahli. Kelayakan tersebut juga didukung dengan peningkatan persentase keberhasilan belajar mahasiswa yang significant antara pre-test dan post-test pada uci coba skala kecil (20%) dan skala besar (30%) yang menunjukan bahwa model pembelajaran ini layak diimplementasikan dalam kegiatan proses pembelajaran di perguruan tinggi. Dampak yang diperoleh dari penggunaan model tersebut antara lain: (1) Perbaikan proses belajar yang ditunjukkan oleh meningkatnya peranmahasiswa dalam pembelajaran dan membuka peluang bagimahasiswa untuk melakukan kerja ilmiah sebagai bentuk pengalaman belajarnya; serta (2) Perbaikan hasil belajar yang ditunjukkan oleh peningkatan kemampuan pemecahan masalah, penguasaan konsep, dan menumbuhkan kebiasaan bepikir dalam menyikapi masalah. Implementasinya menuntut kesiapan dan keterampilan dosen dalam merencanakan pembelajaran abad 21.
Investigating the Impact of Code-Switching on English Foreign Language Students’ Speaking Confidence Dewi Kesuma Nasution; Fatimah Sari Siregar
EDUTECH Vol 7, No 2 (2021): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v7i2.7095

Abstract

Code-switching has attracted many studies in recent years especially in non-native English speaking countries. In some parts of Indonesia, code-switching has been the topic of research. This paper particularly seeks to examine the effect of code-switching on Indonesian Medanese student’s speaking confidence and investigate their attitude towards it. A total of 34 students from English Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara were chosen purposely to be involved as the participants in the study. An interview and observation were applied to assess their spoken English skill and examine how they interact with each other throughout the sessions. While the ten item questionnaires with a Likert scale were distributed to students to collate their feedback on the implementation of code-switching. It was then explicitly analyzed based on each indicator of speaking, including vocabulary, grammar, fluency, pronunciation and lecturer’s role. Our findings lead to the conclusion and suggest that code-switching can be harnessed as a technique in enhancing students’ speaking confidence since students think positively towards the implementation of code-switching. Hence, based on our findings, it is recommended that lecturers use English and Indonesian at an interchange to lower proficient students so as to give students better comprehension of grammar rules, structure, pronunciation, and subsequently improve their fluency and confidence in speaking.
Pengembangan Pembelajaran Akuntansi Berbasis Model Pembelajaran Student Facilitatory And Explaining Dian Novianti Sitompul; Faisal Rahman Dongoran; Isra Hayati
EDUTECH Vol 7, No 2 (2021): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v7i2.7065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran akuntansi berbasis model pembelajaran SFAE  dan Untuk menemukan bagaimana hasil belajar akuntansi dengan pembelajaran berbasis model pembelajaran SFAE pada mahasiswa FKIP UMSU. Penelitian ini dilakukan dalam upaya memberikan alternatif solusi penggunaan model pembelajaran  dalam kegiatan belajar mengajar pada mahasiswa program studi Pendidikan akuntansi FKIP UMSU. Pengembangan model pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dilakukakan melalui beberapa tahapan. Teknik yang digunakan untuk memperoleh data dan hasil dalam penelitian ini adalah melalui observasi langsung dikelas pada semester sebelumnya,  Selain itu, peneliti juga menggunakan tes dan lembar observasi yang didapat dari hasil refleksi. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis untuk selanjutnya  dapat ditarik kesimpulan terkait kegiatan belajar menggunakan model pembelajaran SFAE, Berdasarkan hasil belajar mahasiswa dengan menggunakan Model pembelajaran Student Facilitatory And Explaining (SFAE) dengan metode resitasi (penugasan) secara berkelompok diperoleh hasil rerata hitung belajar sebesar 70.7. Inti penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana keaktifan mahasiswa dalam pembelajaran berbasis SFAE dan akan dikaitkan dengan hasil belajar mahasiswa. Sedangkan pada aktifitas belajar, apakah mahasiswa belajar, bagaimana mahasiswa belajar dan bagaimana keaktifan mahasiswa belajar diperoleh Kelompok satu mendapat hasil belajar dengan nilai 80, dimana jika dilihat dari keaktifan dalam proses pembelajaran maka diperoleh gambaran bahwa pembelajaran masih kondusif, meskipun ada sebahagian besar anggota kelompok yang tidak fokus pada saat diskusi penyelesaian masalah, perdebatan dalam menyelesaikan masalah seru dan kepastian atas jawaban kelompok dapat dipertanggung jawabkan, kondisi inilah yang menghantarkan kelompok satu mendapatkan nilai 80.
Exploration Of Multicultural Values Of Literation Activities Community In Pamekasan District As A Basis For Character Education Ria Kasanova; Syaiful Syaiful; Muhammad Rudiyanto; Sri Widjajanti
EDUTECH Vol 7, No 2 (2021): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v7i2.7176

Abstract

Multicultural values are the answer to the diversity of society and the demands of equal rights for every citizen. Another aspect of multicultural values is that development provides multiple perspectives and concerns. Learning about multiculturalism cannot be separated from the existence of society itself, because they play a major role in the series of life, it is natural that the government tries to improve the quality of literacy every year. Despite various efforts, the packaging has not produced clear results. On the other hand, the process of learning history as a kind of understanding and knowledge can be a source of inspiration and can foster a sense of nationality and a sense of responsibility towards students as citizens. Therefore, it is possible to instill a spirit of nationalism in the younger generation among the youth. This situation states that if there is no idealism regarding the homeland and nation, the appreciation of the state and nation will feel shallow, especially for Indonesia as a multi-ethnic country. This type of research is a qualitative method designed to reveal events based on actual conditions. The implementation of this research was carried out in the city of Pamekasan, Pamekasan Regency, East Java. The main information provider is the community of literacy activists in Pamekasan District. Data collection techniques used: observation and interviews, while data analysis techniques used 1) data collection; 2) data reduction; 3) data presentation, and 4) Conclude. The contribution of the literacy community in Pamekasan district is to open the understanding and application of multicultural values to youth and the community of Pamekasan district, especially for students and students.
Pengembangan Model Pembelajaran Students Facilitator And Explaning Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerpen Siswa Kelas XI MIA di MAN I Medan Tahun Akademik 2019-2020 Sri Izar Listiana
EDUTECH Vol 7, No 2 (2021): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v7i2.5732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan model pembelajaran students facilitator and explaning dalam meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa kelas XI MIA I di MAN I MEDAN..Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah MAN I Medan. Subjek dari penelitian ini peserta didik kelas XI MIA I di MAN I MEDAN. Yang berjumlah lebih kurang 29 orang peserta didik tahun ajaran 2018/2019 sedangkan objek pada penelitian ini adalah model pembelajaran students facilitator and explaning dalam meningkatkan kemampuan menulis cerpen. Metode penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, yang mengembangkan model pembelajaran students facilitator and explaning. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (define, design , develope, dan disseminate). Dapat dilihat bahwa  persentase dari aspek pertama  peserta didik yang menyatakan senang terhadap materi pelajaran mencapai 100%, peserta didik yang senang terhadap bahan ajar keterampilan menulis cerpen dengan model pembelajaran students facilitator and explaning 96,3%, peserta didik yang senang terhadap suasana belajar di kelas sebanyak 85,2% dan persentase peserta didik yang senang terhadap cara guru dalam mengelola pembelajaran sebanyak 96,3%. Pada aspek respon peserta didik terhadap komponen perangkat pembelajaran juga terlihat sangat baik hal ini terlihat dari persentase peserta didik yang menyatakan komponen perangkat pembelajaran tergolong baru untuk masing-masing ketegori mencapai 100%, 96,3%, 88,9%, dan 96,3%. Pada aspek keempat persentase yang diperoleh rata-rata kategori adalah 92,6%. Dari hasil respon peserta didik pada aspek keempat ini dapat dilihat bahwa peserta didik sudah dapat memahami bahasa yang digunakan dalam komponen perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Sedangkan aspek kelima persentase yang diperoleh rata-rata kategori adalah memperoleh 88,9%.
The Effect Of Object - Oriented Programming (Adobe - Flash) Based Multimedia Learning Methods On English For Tourism Courses Ambar Wulan Sari; Resty Wahyuni; Alfitriani Siregar
EDUTECH Vol 7, No 2 (2021): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v7i2.7107

Abstract

The purpose of this study are (1) to know an influence on the development of Adobe-Flash multimedia programs on the ability of students to improve vocabulary skills in English For Tourism courses. (2) to find the percentage of the influence of the development of multimedia programs on the ability of students to improve vocabulary skills in English For Tourism courses. This research is an experimental research. The program implementation technique for this research is a preliminary test used to measure students' vocabulary abilities of the material being taught while the final test is carried out to determine student learning outcomes after being treated using Multimedia-based Object- Oriented Programming (Adobe- Flash) learning methods in the eyes English for Tourism lecture. 
Evaluasi Proses Pembelajaran Dengan Learning Manajemen System (LMS) Polbangtan Malang Hana Nur Eritrina
EDUTECH Vol 7, No 2 (2021): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v7i2.6799

Abstract

Meluasnya penggunaan internet pada dunia pendidikan telah mengubah cara pembelajaran dari pembelajaran tradisional menjadi pembelajaran berbasis internet. Pandemi Covid 19 menjadi pemicu penggunaan Learning Manajemen System (LMS) pada proses pembelajaran. Polbangtan Malang telah menggunakan LMS dalam pembelajaran.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penggunaan LMS Polbangtan Malang. Metode yang dipilih adalah metode survei untuk mengetahui penggunaan LMS oleh mahasiswa. Pengambilan sampel yang dipilih adalah convenience sampling yaitu mahasiswa yang mengambil mata kuliah Ekonomi Agribisnis.  Metode observasi dan pengumpulan data dilakukan untuk melengkapi hasil survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  mahasiswa terbantu dengan adanya LMS. Dosen mampu menggunakan fitur dasar pada LMS Polbangtan Malang. Dosen mampu membuat kelas virtual, mampu mengupload materi, membuat tugas/assignment, mengelompokkan kriteria tugas mahasiswa. Namun dosen belum memaksimalkan fitur lain seperti penilaian tugas, rekap penilaian di akhir pembelajaran, pemberian reward, dan koneksi LMS dengan akun jejaring sosial. Namun demikian keaktifan dosen dan mahasiswa masih kurang. Hal ini dilihat dari kurangnya diskusi dan updates yang ada di LMS dan kurangnya tanggapan ketika ada updates postingan. Mahasiswa sudah dapat melakukan diskusi namun keinginan untuk menanggapi diskusi masih kurang.
Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Student Centered Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Microteaching Mutia Febriyana; Winarti Winarti
EDUTECH Vol 7, No 2 (2021): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v7i2.7055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan Model Pembelajaran berbasis Student Centered Learning mampu meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah microteaching. Teknik analisis data dalam peneltian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik dan alat pengumpulan data dalam penelitian ini ialah melalui tes dan lembar observasi. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes dalam bentuk uraian. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa/I program studi Pendidikan Bahasa Indonesia Semester VI Kelas A-Pagi berjumlah 38 mahasiswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Tahapan dalam setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh bahwa penerapan model pembelajaran berbasis student centered learning mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran microteaching mahasiswa dengan ditandai oleh keaktifan, perhatian, dan keterlaksanaan pembelajaran yang meningkat. Aktivitas pengamatan hasil belajar dari tes awal yakni sebelum menerapkan model pembelajaran berbasis student centered learning hanya 3 mahasiswa (10%) dengan nilai rata-rata 69,11. Pada siklus I mahasiswa dinyatakan tuntas meningkat menjadi 14 mahasiswa (46,66%) dengan nilai rata-rata 72,56. Pada siklus II mahasiswa yang mencapai tuntas sebanyak 37 mahasiswa (83,22 %) dengan nilai rata-rata 82,86.  

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2026): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 11, No 2 (2025): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 11, No 1 (2025): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 10, No 2 (2024): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 10, No 1 (2024): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 9, No 2 (2023): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 9, No 1 (2023): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 8, No 2 (2022): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2022): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 7, No 2 (2021): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 7, No 1 (2021): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2020): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2020): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 5, No 2 (2019): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 5, No 1 (2019): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 4, No 2 (2018): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2018): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2018): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 3, No 2 (2017): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2017): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 2, No 2 (2016): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2016): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 1, No 02 (2015): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 1, No 01 (2015): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial More Issue