cover
Contact Name
Ifah Hanifah
Contact Email
ifah.hanifah@uniku.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal.fon@uniku.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Kuningan
ISSN : 20860609     EISSN : 26147718     DOI : 10.25134/fjpbsI
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia merupakan media publikasi ilmiah (artikel dan hasil penelitian) pendidikan, bahasa, dan sastra Indonesia. FON diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan. FON memiliki nomor ISSN cetak 2086-0609 dan ISSN elektronik 2614-7718.
Arjuna Subject : -
Articles 301 Documents
MEKANISME PERTAHANAN EGO TOKOH SENTRAL SEBAGAI PENAGARUH BUDAYA PATRIARKI DALAM FILM KIM JI-YOUNG, BORN 1982 Lisa Nur Asmillah; Nensilianti Nensilianti; Syamsudduha Syamsudduha
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17, No 2 (2021): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v17i2.4433

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk mekanisme pertahanan ego sebagai pengaruh dari budaya patriarki yang dialami oleh tokoh sentral perempuan, yakni Kim Ji-young. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori Sigmund Freud mengenai mekanisme pertahanan ego. Sumber data yang digunakan berasal dari dialog film Kim Ji-young, Born 1982 dengan bentuk data tulisan berupa kata, frasa, klausa, atau kalimat. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 8 bentuk mekanisme pertahanan ego yang terdiri atas 11 data. Bentuk mekanisme pertahanan ego yang paling sering digunakan adalah introjeksi sebanyak 4 data. Sementara untuk 7 bentuk lainnya yakni: (1) represi, (2) pengingkaran, (3) pengalihan, (4) formasi reaksi, (5) pembalikan, (6) agresi, (7) rasionalisasi, masing-masing terdiri atas 1 data.KATA KUNCI: mekanisme pertahanan ego, patriarki, film  CENTRAL FIGURE'S EGO DEFENSE MECHANISM AS A PATRIARCHIC CULTURAL INFLUENCE IN THE MOVIE OF KIM JI-YOUNG, BORN 1982 ABSTRACT: The purpose of this study is to describe the form of ego defense mechanism as the effects of patriarchal culture experienced by the female central figure, namely Kim Ji-young. This type of research is qualitative descriptive research used a literary pshychology approach based on Sigmund Freud’s theory of ego defense mechanism. The data source used comes from the dialogue of Kim Ji-young, Born 1982’s film with written data in the form or words, phrases, clauses, or sentences. The results of this study indicate that there are 8 forms of ego defense mechanism which most often used is introjection. Meanwhile, the other 7 forms are: (1) repression; (2) denial; (3) displacement; (4) reacrion-formation; (5) reversal; (6) aggression; and (7) rationalization, each consisting of 1 data. Keywords: ego defense mechanism, patriarchy, movie.
STRATEGI KRITIK CERPEN “TELINGA” TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS Hadi Prasetyo
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17, No 2 (2021): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v17i2.4329

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi kritik cerpen “Telinga” karya Seno Gumira Ajidarma (SGA) terhadap rezim Orde Baru (Orba) Indonesia. Hal tersebut akan dijelaskan dengan cara meninjau struktur produksi dan ideologi teks cerpen “Telinga” karya SGA. Untuk menjelaskannya, penelitian ini menggunakan teori kritik sastra materialistis Terry Eagleton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode dialektika. Metode ini memungkinkan peneliti untuk menjelaskan ideologi teks sebagai produk pengolahan estetik atas struktur produksi pada masa Orba. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama, cerpen “Telinga” sebagai kritik hadir dengan cara menerobos struktur produksi pada masa Orba yang selalu diatur oleh pemerintah. Struktur produksi pada masa Orba yang berkaitan dengan corak produksi umum didominasi oleh pemerintah. Segala bentuk produksi diatur sehingga muncul ideologi umum represif yang berada dalam naungan ideologi Pancasila. Hal tersebut memengaruhi corak produksi sastra yang dituntut untuk pro-pemerintah. Namun, ideologi kepengarangan SGA justru hadir sebagai bentuk resistensi kepada pemerintah sehingga ideologi estetik dalam cerpen “Telinga” berbentuk kontradiksi dengan ideologi umum pada masa Orba. Kedua, kritik cerpen “Telinga” diartikulasikan dengan ideologi teks yang hadir melalui simbol-simbol. Dalam manifestasinya, cerpen “Telinga” berhasil mengkritik Orba dengan cara menyampaikan fakta realitas tanpa harus digugat oleh pemerintah. Kritik tersebut pada gilirannya juga memanfaatkan narasi satire. Dengan demikian, cerpen “Telinga” sebagai kritik dinaturalisasikan melalui ruang estetik untuk mengungkap fakta yang dibungkam pada masa Orba.KATA KUNCI: Struktur produksi; estetik; ideologi teks; Orde Baru (Orba); Terry Eagleton   “TELINGA” SHORT STORY CRITICISM STRATEGY TOWARDS THE ORBA: REVIEWING PRODUCTION STRUCTURE AND IDEOLOGY OF THE TEXT ABSTRACT: This research aims to explain the strategy of “Telinga” short story by Seno Gumira Ajidarma (SGA) towards the Indonesian New Order (Orba) regime. It will be explained by reviewing the production structure and ideology of the text of “Telinga” short story by SGA. This research uses Terry Eagleton’s literature’s materialistic criticism theory. The method used in this research is the dialectical method. This method allows the researcher to explain the ideology of the text as a product of aesthetic processing of the production structure during the Orba era. The results showed the following. First, “Telinga” short story as a criticism comes by breaking through the production structure during the Orba era which was always regulated by the government. The production structure during the Orba era related to the general mode of production was dominated by the government. All forms of production are regulated in order that a repressive general ideology emerges under the auspices of the Pancasila ideology. This affected the literary mode of production which was demanded to support the government. However, the SGA’s authorship ideology actually exists as a form of resistance againts the government in order that the aesthetic ideology in “Telinga” short story contradicts the general ideology during the Orba era. Second, “Telinga” short story criticism is articulated with the ideology of the text which is present through symbols. In its manifestation, “Telinga” short story successfully criticizes the Orba regime by delivering reality-based fact without any accusation by government. The critic on its turn also applies satire narracy. Therefore, “Telinga” short story as criticism naturalized through an aesthetic space to reveal silenced fact during the Orba era.KEYWORDS: Production structure; aesthetic; ideology of the text; New Order (Orba); Terry Eagleton
PENERAPAN MODEL BERBASIS PROYEK DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS PROSEDUR SISWA KELAS VII H SMPN 21 KOTA MAKASSAR munirah munirah; Akram Budiman Yusuf; Muhamad Dahlan; Tasmiah Tasmiah
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17, No 2 (2021): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v17i2.4744

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur melalui penerapan model pembelajaran berbasisi proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan deskripsi kualitatif. Pada studi awal, penelitian ini melibatkan mitra kerjasama guru Bahasa Indonesia SMPN 21 Kota Makassar untuk mendapatkan informasi terkait kondisi pembelajaran Bahasa Indonesia pada aspek keterampilan menulis teks prosedur dan tempat penelitian dalam menerapkan model pembelajaran berbasis Proyek. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas dengan Langkah perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas VII H SMPN 21 Kota Makassar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi dan wawancara. Teknik analisis data deskripsi kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis teks prosedur meningkat dengan menerapkan model pembelajaran berbasis proyek.  Hasil penelitian data siklus I siswa kelas VII H SMPN 21 kota Makassar dengan pemberian uji test membuat teks prosedur dan pemberian skor. Dengan total skor keseluruhan siswa 4.051 dengan dua kali uji test.  Uji test pertama dengan nilai rata-rata 65,67 sedangkan nilai rata-rata uji test kedua 69,65 keseluruhan dari uji test pertama dan kedua yakni 67,51 dalam kategori cukup, sehingga dilakukan tahapan selanjutnya. Pada data siklus II siswa SMPN 21 kota Makassar dengan pemberian uji test membuat teks prosedur dan pemberian skor. Dengan total skor keseluruhan siswa 4.841 dengan dua kali uji test.  Uji test pertama dengan nilai rata-rata 78,28, nilai rata-rata uji test kedua 83,58. Total rata-rata keseluruhan, yakni 80,63 dalam kategori baik. KATA KUNCI: Kemampuan Menulis; Model Berbasis Proyek; Teks Prosedur; APPLICATION OF THE PROJECT-BASED MODEL IN IMPROVING PROCEDURE TEXT WRITING SKILLS FOR CLASS VII H SMPN 21 MAKASSAR CITY ABSTRACT: The purpose of this study was to improve the procedural text writing skills through the application of a project-based learning model. The research method used is quantitative and qualitative description. In the initial study, this research involved partners with Indonesian language teachers at SMPN 21 Makassar City to obtain information related to the conditions of Indonesian language learning in the aspects of procedural text writing skills and research sites in applying the Project-based learning model. The type of research is classroom action research with planning, implementation, observation, and reflection steps. The research subjects were students of class VII H SMPN 21 Makassar City. Data collection techniques were carried out through tests, observations and interviews. Data analysis techniques are qualitative and quantitative descriptions. The results showed that the procedural text writing skills were improved by applying the project-based learning model. The results of the research on data from the first cycle of class VII H SMPN 21 Makassar city by giving a test test to make a procedure text and give a score. With a total score of 4,051 students with two tests. The first test with an average value of 65.67 while the average value of the second test was 69.65 overall from the first and second tests, namely 67.51 in the sufficient category, so the next stage was carried out. In the second cycle of data, the students of SMPN 21 Makassar city by giving a test test made a procedure text and gave a score. With a total score of 4,841 students with two tests. The first test with an average value of 78.28, the second test average value of 83.58. The overall average total, which is 80.63 in the good category.KEYWORDS: Project Based Model; Procedure Text; Writing Skills
MENUMBUHKAN KEMAMPUAN MENULIS AKADEMIK DENGAN TEKNIK IN STAGES GUIDANCE Dedi Heryadi
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17, No 2 (2021): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v17i2.4436

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan teknik pembelajaran in Stage Guidance dalam menumbuhkan kemampuan menulis akademik mahasiswa.Dalam menguji keefetifan teknikpembelajaran tersebut, dikaji dengan menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Rsearch Development)pada mahasiswa semester lima di Universitas Siliwangi tahu akademik 2018/2019. Prosedur penelitian yang ditempuh melalui tahapan (1) pemmbentukan model awal/konseptual, (2) pengujan lapangan model awal, (3) revisi model awal, (4) Pengujian lapangan model hasil revisi, (5) validasi model, (6) diseminasi model baik melalui forum ilmiah seperti seminar, maupun melalui publikasi ilmiah. Melalui tahapan tersebut diketahui bahwa model pembelajaran menulis akademik berbasis in stages guidance teruji keefetifannya dalam menumbuhkan kemampuan menulis akademik para mahasiswa. Peneliti merekomendasikan kepada para dosen unuk mencoba menggunakan teknik pembelajaran ini sebagai upaya mengkaji lebih dalam tentang  keterujian  keefektifannya.  Kata Kunci  : menulis akademik, in stages guidance, mahasiswa ABSTRACTThis research aimed to determine the effectiveness of in-Stage Guidance Learning Techniques in improving students' academic writing skills. Testing of the effectiveness regarding learning technique used the Research and Development method on fifth-semester students at Siliwangi University academic year 2018/2019. The research procedure was carried out through the stages (1) formation of the initial/conceptual model, (2) field testing of the initial model, (3) revision of the initial model, (4) field testing of the revised model, (5) model validation, (6) model dissemination either through scientific forums such as seminars or through scientific publications. Throughout these stages, it would be known that the in-stage guidance-based academic writing learning model has proven its effectiveness in improving students' academic writing skills. Therefore, the researcher recommended that lecturers try to use this learning technique to examine its effectiveness in depth.Key words: academic writing; in stage guidance; students
NOVEL TARIAN BUMI KARYA OKA RUSMINI (KAJIAN SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE) Nurmaya Sari; Anshari Anshari; Usman Usman
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17, No 2 (2021): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v17i2.4429

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk deskripsi yang dianalisis dengan cara pandang teori Semiotika Charles Sanders Peirce. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data-data yang dimaksud tersebut berupa kata, frasa, atau klausa yang mengandung ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini. Fokus dalam penelitian ini adalah analisis novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan kajian semiotika melalui deskripsi makna ikon, indeks, dan simbol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Analisis data yang akan dilakukan pada penelitian ini mengikuti tiga tahap, yaitu: reduksi data, penyajian data, penyimpulan dan verifikasi data. Hasil pada penelitian ini ditemukan bentuk ikon, indeks, dan simbol pada novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan kajian semiotika Charles Sanders Pierce. Pertama, bentuk ikon ditemukan tokoh Luh Sekar sebagai ikon perempuan ambisius, tokoh Telaga sebagai ikon perempuan keras, dan tokoh Sagra sebagai ikon perempuan yang tegas. Kedua, bentuk indeks ditemukan indeks penderitaan tokoh Luh Sekar dan indeks malangnya nasib tokoh Telaga. Ketiga, Simbol yang ditemukan dari penelitian ini adalah simbol budaya Bali.Kata Kunci: Ikon, Indeks, Semiotika, dan Simbol,  EARTH DANCE NOVEL BY OKA RUSMINI (SEMIOTIC STUDIES OF CHARLES SANDERS PEIRCE) ABSTRACT: This type of research is qualitative research. The data obtained was presented in the form of a description analyzed by the semiotics theory of Charles Sanders Peirce. The design used in this study is descriptive qualitative. The data in question are words, phrases, or clauses containing icons, indexes, and symbols in the novel Dance of the Earth by Oka Rusmini. The focus of this study is the analysis of the novel Dance of the Earth by Oka Rusmini using semiotic studies through descriptions of the meaning of icons, indexes, and symbols. The data collection techniques used in this study are documentation techniques, reading techniques, and record techniques. The data analysis that will be conducted in this study follows three stages, namely: data reduction, data presentation, data collection and verification. The results in this study found the shape of icons, indexes, and symbols in the novel Earth Dance by Oka Rusmini using the semiotic study of Charles Sanders Pierce. First, the iconic shape was found by Luh Sekar as an ambitious female icon, Telaga figure as a hard female icon, and Sagra figure as a stern female icon. Second, the form of index found the suffering index of Luh Sekar figures and the unfortunate index of the fate of Telaga figures. Third, the symbol found in this study is a symbol of Balinese culture. Keywords: Icons, Indexes, Semiotics, and Symbols.
TIPOLOGI FONOLOGIS PADA BAHASA WEBINAR BIDANG PENDIDIKAN (KAJIAN FONOLOGI GENERATIF) Sudjalil Sudjalil; Gigit Mujianto; Rudi Rudi
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17, No 2 (2021): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v17i2.4442

Abstract

ABSTRAK: Dilaksanakannya penelitian melalui pendekatan fonologi generatif ini bertujuan mendeskripsikan proses dan kaidah fonologis bahasa webinar khususnya bidang pendidikan. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif, sedangkan analisis datanya menggunakan model analisis Mile Huberman. Sumber data penelitian ini adalah empat rekaman video webinar. Data penelitian berupa kata yang secara fonetis merepresentasikan tipologi fonologis bahasa webinar.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses fonologis meliputi 1) asimilasi bertipe regresif, total, parsial, dan langsung, 2) pelemahan bunyi bertipe aferesis, sinkop, dan apokop, sedangkan penguatan bunyi bertipe protesis, epentesis, paragog, dan peluncuran, 3) netralisasi terjadi pada perubahan fonetis bunyi [b] menjadi bunyi [p], dan bunyi [d] menjadi [t] terjadi pada suku kata akhir (koda), 4) disimilasi terjadi secara langsung yang ditandai berubahnya deret konsonan [jj] menjadi [rj], deret konsonan [tt] menjadi [pt], deret konsonan [rr] menjadi [l], dan deret konsonan [ll] menjadi [j], 5) metatesis terjadi karena perubahan letak bunyi KKV dalam silabel menjadi KVK. Pengaidahan fonologis didasarkan fitur distingtif fonem dan penggunaan notasi fitur distingtif.KATA KUNCI: bahasa webinar; fonologi generatif; tipologi  PHONOLOGICAL TYPOLOGY IN THE WEBINAR LANGUAGE OF EDUCATION (STUDY OF GENERATIVE PHONOLOGY) ABSTRACT: This current generative phonology study is aimed at describing the processes as well as the phonological patterns of webinar language, specifically in the education field. Descriptive qualitative design was employed; the data analysis was conducted by means of Miles Huberman model. The data were collected from the webinar recordings. Data in the form of words that phonetically represent phonological typologies of webinar language. It has been revealed that the phonological processes include 1) assimilation with the types of regressive, total, partial, and direct; 2) sound attenuation with the types of apheresis, syncope, and apocope; while sound reinforcement is evident by means of prosthesis, epenthesis, paragoge, and gliding; 3) neutralization from the sound of [b] into [p], and the sound [d] into [t] in the last syllable (coda); 4) dissimilation that occurs directly demonstrated by the alteration of consonant cluster [jj] into [rj], consonant cluster [tt] into [pt], consonant cluster [rr] into [l], and consonant cluster [ll] into [j]; 5) metathesis occurs due to the alteration of sound position of CCV into CVC in a syllable. Phonological patterns are based on phoneme distinctive features and the use of distinctive feature notation.KEYWORDS: webinar language; generative phonology; typologies
MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID 19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN Reski Amaliah; Mahmudah Mahmudah; Mayong Mayong
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17, No 2 (2021): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v17i2.4439

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengungkap ciri ideologi eksklusi pemberitaan Covid-19 mengenai tindak kejahatan dalam media daring SINDOnews.com dan Fajar.co.id model Theo van Leeuwen; (2) mengungkap ciri ideologi inklusi pemberitaan Covid-19 mengenai tindak kejahatan dalam media daring SINDOnews.com dan Fajar.co.id model Theo van Leeuwen; (3) mengindentifikasi perbedaan strategi eksklusi dan inklusi media daring SINDOnews.com dan Fajar.co.id pada pemberitaan Covid-19 mengenai tindak kejahatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan paradigma kritis, sehingga metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu teknik dokumentasi, teknik baca simak dan teknik pencatatan. Selain itu, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Sumber data dalam penelitian ini adalah media daring SINDOnews.com, cetakan Juli-September 2020. Ciri ideologi eksklusi  dalam media daring SINDOnews.com dan Fajar.co.id, ditemukan adanya strategi wacana pasivasi dan nominalisasi. Ciri ideologi inklusi dalam media daring SINDOnews.com dan Fajar.co.id, ditemukan adanya strategi wacana objektivasi, nominasi, identifikasi, determinasi, indeterminasi, asimilasi dan individualisasi. Selain itu, terdapat tiga perbedaan pada strategi eksklusi dan inklusi dalam media daring SINDOnews.com dan Fajar.co.id.Kata Kunci: Analisis Wacana Kritis; Fajar.co.id; SINDOnews.com; Teks Berita Covid-19  REVEAL THE IDEOLOGY OF COVID-19 TEXTBASED ON CRITICAL DISCOURSE APPROACH BYTHEO VAN LEEUWEN ABSTRACT: This research was aimed to (1) reveal the characteristic of the exclusion ideology of covid-19 reporting about crime in online media of SINDOnews.com and Fajar.co.id Theo Van Leeuwen model; (2) ) reveal the characteristic of the inclusion ideology of covid-19 reporting about crime in online media of SINDOnews.com and Fajar.co.id Theo Van Leeuwen model; (3) identify the difference strategy of exclusion and inclusion online media of SINDOnews.com and Fajar.co.id at covid-19 reporting about crime. This research was quantitative research by using critical paradigm approach so that, data collection method used was documentation technique, reading-seeing technique, and recording technique. Besides that, the analysis data technique which was used in this research was data reduction, data presentation, and data inference. The source of data in this research was online media of SINDOnews.com, July-September 2020 printing. Characteristic of exclusion ideology in online media of SINDOnews.com and Fajar.co.id, found there were passivation discourse strategy and nominalization. Characteristic of inclusion ideology in online media of SINDOnews.com and Fajar.co.id, found there were objectivation discourse strategy, nominations, identification, determination, indetermination, assimilation, and individualization. Besides that, there were three differences in exclusion and inclusion strategy in online media of SINDOnews.com and Fajar.co.id.KEYWORDS: Covid-19 news text; critical discourse analysis; SINDOnews.com; Fajar.co.id
ANALISIS KALIMAT DIALOG DALAM NASKAH DRAMA “PADA SUATU HARI” KARYA ARIFIN C. NOER Ida Hamidah; Hesti Angreaningsih
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2017): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v10i1.1031

Abstract

Judul penelitian ini adalah Analisis Kalimat Dialog dalam Naskah Drama “Pada Suatu Hari” Karya Arifin C. Noer (Sebuah Analisis Pragmatik tentang Deiksis dan Praanggapan). Rumusan masalah:1) bagaimana deiksis persona (orang) yang terdapat pada kalimat dialog dalam naskah drama “Pada Suatu Hari” karya Arifin C. Noer?;2)bagaimana deiksis ruang yang terdapat pada kalimat dialog dalam naskah drama “Pada Suatu Hari” karya Arifin C. Noer?;3) bagaimana deiksis waktu yang terdapat pada kalimat dialog dalam naskah drama “Pada Suatu Hari” karya Arifin C. Noer?;4)bagaimana praanggapan yang terdapat pada kalimat dialog dalam naskah drama “Pada Suatu Hari” karya Arifin C. Noer?Metode: deskriptif kualitatif. Simpulan: 1) deiksis persona yang terdapat pada kalimat dialog dalam naskah drama “Pada Suatu Hari” karya Arifin C. Noer yaitu deiksis sayadilontarkan oleh tokoh Kakek, Nenek, Nyonya Wenas, Pesuruh, dan Novia ketika berdialog dengan tokoh lain; 2) deiksis ruang yang terdapat pada kalimat dialog dalam naskah drama “Pada Suatu Hari” karya Arifin C. Noer yaitu deiksis itu, sini, kemari, kamar, ini, rumah, kamar praktek, dan di belakang dilontarkan olehtokoh Kakek, Nenek, Nyonya Wenas, dan Novia ketika berdialog dengan tokoh lain; 3) deiksis waktu yang terdapat pada kalimat dialog dalam naskah drama “Pada Suatu Hari” karya Arifin C. Noer yaitu deiksis sekarang, dulu, nanti, kemarin, hari ini, besok, beberapa hari yang lalu, sebelas tahun yang lalu, tadi pagi, dan nanti dilontarkan oleh tokoh Kakek dan Nenek ketika berdialog dengan tokoh lain; 4) praanggapan yang terdapat pada kalimat dialog dalam naskah drama “Pada Suatu Hari” karya Arifin C. Noer dapat disimpulkan bahwa beberapa diantara kalimat dialog yang dilontarkan oleh tokohnya menggunakan kalimat-kalimat yang dalam keseharian mudah dipahami namun kalimat dialog tersebut yang justru menyiratkan makna lain sehingga menimbulkan dugaan-dugaan dalam memaknai kalimat dialog tersebut.Kata kunci: kalimat dialog, naskah drama, deiksis persona, deiksis ruang, deiksis waktu, dan praanggapan.
ANALISIS KESALAHAN PENULISAN SINGKATAN DAN AKRONIM DALAM SURAT KABAR “RADAR CIREBON” PERIODE 11 s.d. 17 MARET 2015 Hj. Yusida Gloriani; Elsa Listiani
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v7i2.1005

Abstract

Judul penelitian ini adalah Analisis Kesalahan Penulisan Singkatan dan Akronim dalam Surat Kabar “Radar Cirebon” Periode 11 s.d. 17 Maret 2015. Rumusan masalah: 1) Bagaimanakah penulisan singkatan dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015?; 2) Bagaimanakah penulisan akronim dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015?; 3) Kesalahan penulisan singkatan dan akronim apa saja yang terdapat dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015?; Tujuan : 1) ingin mengetahui penulisan singkatan dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015.; 2) ingin mengetahui penulisan akronim dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015.; 3) ingin mengetahui kesalahan penulisan singkatan dan akronim apa saja yang terdapat dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015.; Metode: Deskriptif Analisis. Simpulan: Hasil analisis penulisan Singkatan pada berita utama surat kabar Radar Cirebon periode 11 s.d. 17 Maret 2015 pada umumnya banyak penggunaan singkatan tentang singkatan nama resmi lembaga pemerintahan, dan ketatanegaraan, badan dan organisasi, serta nama dokumen resmi, singkatan nama orang, gelar, sapaan, jabatan atau pangkat, serta singkatan yang berkaitan dengan lambang kimia, ukuran, timbangan, dan besaran; (2) Hasil analisis penulisan Akronim pada surat kabar Radar Cirebon periode 11 s.d. 17 Maret 2015 pada umumnya banyak menggunakan suku kata awal-awal, awal-awal-awal, awal-awal-awal-awal, awal-tengah-tengah, awal-tengah-akhir-awal, awal-akhir-awal-akhir, awal-akhir, akhir-akhir, awal-akhir-akhir, awal-akhir-awal, awal-awal-awal-akhir; (3) Kesalahan penulisan singkatan dan akronim pada berita utama surat kabar Radar Cirebon periode 11 s.d. 17 Maret 2015 terdapat beberapa kesalahan. Kesalahan singkatan banyak ditemukan dalam penulisan singkatan nama gelar dan pengambilan huruf dari setiap katanya. Kesalahan penulisan akronim terdapat dalam pengambilan suku kata atau tidak konsistennya pengambilan suku kata dalam menulis akronim.Kata kunci : analisis, kesalahan, singkatan, akronim, surat kabar “radar cirebon”, periode
PENERAPAN TEKNIK “PASAR” DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Dumarista, Evi Yesifina
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2017): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v11i2.714

Abstract

Penelitian ini berawal dari pengamatan peneliti terhadap respon dan minat mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dalam pembelajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi. Hasil angket atau kuesioner menyebutkan bahwa pengajaran dosen yang konvensional menjadi faktor utama mahasiswa kurang menyukai pembelajaran bahasa Indonesia. Di samping itu, materi yang kurang menarik atau tidak penting juga menjadi faktor pelengkap kurangnya kesadaran atau minat mahasiswa dalam menyikapi pembelajaran bahasa Indonesia. Dengan demikian, perlu adanya intervensi berupa suatu teknik agar pembelajaran bahasa Indonesia dapat menyenangkan dan efektif.Adapun tujuan penelitian dari penerapan teknik “pasar” adalah untuk meningkatkan kemandirian, kecerdasan emosional, aspek kognitif, saling ketergantungan, multi sensasi, kesenangan, dan artikulasi. Sedangkan elemen yang diperoleh dalam aktivitas pembelajaran yaitu berupa kerja individu/kelompok, keterampilan berbicara, mendengarkan, membaca, menulis, dan melihat.Peneliti menggunakan metode penyelidikan (inquiry learning) dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Hasil data kuantitatif dan deskriptif dapat menjelaskan sintaks pembelajaran secara rinci. Dengan demikian berdasarkan hasil analisis data, peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan teknik “pasar” efektif dalam meningkatkan tidak hanya minat, tetapi kreativitas mahasiswa untuk menentukan suatu pendekatan sampai media pembelajaran yang akan digunakan di kelas.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 21 No 1 (2025): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024): FON: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA iNDONESIA Vol 20 No 1 (2024): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 2 (2023): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 1 (2023): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18, No 2 (2022): Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18, No 1 (2022): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17, No 2 (2021): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17 No 1 (2021): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16 No 2 (2020): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16, No 1 (2020): Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 15, No 2 (2019): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2019): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 2 (2018): Jurnal FON Vol 13, No 2 (2018): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2018): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2018): Jurnal FON Vol 11, No 2 (2017): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2017) Vol 10, No 1 (2017): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2016): JURNAL FON Vol 9, No 2 (2016): JURNAL FON Vol 8, No 1 (2016): JURNAL FON Vol 8, No 1 (2016): JURNAL FON Vol 7, No 2 (2015) Vol 7, No 2 (2015) Vol 6, No 1 (2015) Vol 6, No 1 (2015) Vol 5, No 2 (2014) Vol 5 No 2 (2014) Vol 4, No 1 (2014) Vol 3, No 2 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2012) More Issue