cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Intizar
ISSN : 14121697     EISSN : 24773816     DOI : -
Intizar Journal (ISSN: 1412-1697) and (E-ISSN: 2477-3816) is a peer-reviewed journal which is published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang publishes biannually in June dan December. This journal publishes current concept and research papers on Islamic Studies and Muslim Communities from interdisciplinary perspective, especially in Education; Culture; Politic; Law; Tafsir; Sufism; and Fiqh.
Arjuna Subject : -
Articles 213 Documents
Kemiskinan Masyarakat di Indonesia: Perspektif Sosiologi Islam dan Fenomenologi Barat Yulasteriyani Yulasteriyani; Randi Randi; M Hasbi
Intizar Vol 25 No 2 (2019): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v25i2.4463

Abstract

Tulisan ini memaparkan bagaimana konsep miskin dipahami menurut perspektif ajaran agama Islam yang disandingkan dengan fenomenologi Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemiskinan memiliki variasi makna dan tolok ukur seperti miskin pespektif ekonomi, miskin dilihat dari sosial budaya, serta miskin perspektif agama. Miskin dalam perspektif Islam mutlak sama yakni kondisi manusia yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup sehari. Sedangkan perspektif fenomenologi bervariasi seperti BPS pengeluaran per kapita per bulan yang dibawah garis kemiskinannya (Badan Pusat Statistik), pendapatan kurang dari PPP $1 perhari (Bank Dunia), tidak berpenghasilan setara 320 kg beras/pedesaan dan 480 kg beras/perkotaan per tahun (Sagoyo), bergantung standar masyarakat bersangkutan (Panjaitan), dan ketidakberuntungan masyarakat (Suharto).
Relativisme Etika Keyakinan Moral: Sebuah Ijtihad Etik Umar bin Khattab Syefriyeni Syefriyeni
Intizar Vol 25 No 2 (2019): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v25i2.4591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola epistemologi perubahan fikih ke etika pada masa Umar bin Khattab. Metode penelitian yang digunakan adalah holistika, hermeneutika dengan pendekatan kefilsafatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ijtihad Umar, yang secara peristiwa terkesan mengalami evolusi dari teks kepada konteks, dalam waktu yang berbeda, adalah lebih kepada mempertimbangkan etika dasar kesadaran moral Islam-nya. Jadi, tidak semata-mata selesai jika hanya dilihat dari teks dan konteks penerapan nas-nas. Melainkan juga penting dilihat kebutuhan penerapan kesadaran nilai-nilai etika. Dengan adanya ijtihad Umar, dan dari sudut paradigma lainnya, dapat dinyatakan bahwa pemikiran Umar, lebih mengedepankan relativisme etika keyakinan moral berbasis Islam. Sehingga, ada pertimbangan moral yang menghendaki putusan, yang jauh lebih baik dari putusan moral lainnya, pada waktu itu.
Radikalisme dan Fundamentalisme dalam Islam: Sejarah, Paham dan Gerakannya serta Tafsir atas Ayat-Ayat Perang Haikal Ashari
Intizar Vol 25 No 2 (2019): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v25i2.4991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah ayat-ayat Al-Qur’an dengan memerhatikan makna dan konteks kesejarahannya sehingga dihasilkan pemahaman yang benar dan komprehensif tentang ayat-ayat perang. Metode penelitian yang digunakan studi kepustakaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa jihad dan perang atau qital dalam al-Qur’an berbeda dengan tindakan radikalisme atau fundamentalisme.
Gambaran Keluhan Musculoskeletal pada Siswa di Pesantren Indri Seta Septadina; Msy Rulan Adnindya; Nur Alfiah
Intizar Vol 25 No 2 (2019): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v25i2.5030

Abstract

Gangguan muskuloskeletal sering dijumpai pada orang dewasa namun juga dapat dijumpai pada anak usia sekolah. Salah satu faktor risiko munculnya keluhan muskuloskeletal pada anak dan remaja adalah posisi duduk yang salah dan durasi duduk yang lama. Tidak adanya edukasi dan sosialisasi untuk tetap menjaga posisi duduk yang sesuai di ruang kelas mengakibatkan anak lebih memilih untuk duduk dengan posisi yang disukainya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran keluhan musculoskeletal pada anak usia 12-15 tahun di Pesantrean tahfiz Nurul Quran Palembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian ini adalah 40 anak usia 12-15 tahun di Pondok Pesantrren Tahfidz Nurul Qur’an. Keluhan muskuloskeletal dinilai menggunakan kuesioner Nordic Body Map. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square pada aplikasi SPSS. Dari hasil penelitian didapatkan 35 siswa (43%) mengalami keluhan NPB. Terdapat hubungan yang signifikan antara durasi duduk (p=0.002, PR=4.3) dan posisi duduk (p=0.005, PR=5.8) dengan keluhan NPB Terdapat hubungan antara durasi dan posisi duduk dengan keluhan NPB pada anak usia 12-15 tahun.
Self Maturity and Tasamuh As a Resolution of Religious Conflicts Betria Zarpina Yanti; Doli Witro
Intizar Vol 25 No 2 (2019): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v25i2.5608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang konsep self maturity dan tasamuh serta korelasinya dalam resolusi konflik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Data diperoleh dari buku, jurnal, dan artikel yang berkaitan dengan self maturity, tasamuh, dan resolusi konflik. Kemudian data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencari solusi penyelesaian konflik beragama perlu adanya pendekatan yang tepat. Di sisi lain, untuk mencegah terjadinya konflik suku, agama, ras dan antargologan (SARA) antar umat beragama juga diperlukan tasamuh antar umat beragama yang dibangun oleh sejumlah masyarakat yang memiliki kepribadian yang luhur, sopan, santun dan menghargai bentuk peribadatan antar agama.Tulisan ini bermaksud menjelaskan peranan penting self maturity dan tasamuh sebagai resolusi konflik beragama.
Moderasi Beragama di Indonesia Mohamad Fahri; Ahmad Zainuri
Intizar Vol 25 No 2 (2019): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v25i2.5640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan moderasi beragama di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa radikalisme atas nama agama dapat diberantas melalui pendidikan Islam yang moderat dan inklusif. Moderasi beragama dapat ditunjukkan melalui sikap tawazun (berkeseimbangan), i’tidal (lurus dan tegas), tasamuh (toleransi), musawah (egaliter), syura (musyawarah), ishlah (reformasi), aulawiyah (mendahulukan yang prioritas), tathawwur wa ibtikar (dinamis dan inovatif).
Resiliensi dan Kemiskinan: Studi Kasus Manah Rasmanah
Intizar Vol 26 No 1 (2020): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v26i1.5106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap gambaran resiliensi mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi dan faktor yang mempengaruhi. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi tetapi berprestasi akademik sebagai sumber primer dan seorang teman dekat subjek dan saudara kandung subjek sebagai sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Data dianalisa menggunakan teknik analisis studi kasus menurut Robert K Yin yang terdiri dari penjodohan pola, eksplanasi dan deret waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki resiliensi dalam menghadapi kesulitan ekonomi yang ditandai dengan kemampuan regulasi emosi, self efficacy yakni memiliki inisiatif, mampu menyelesaikan masalah, kreatif dan bertanggung jawab, optimis, mampu menganalisa masalah, memiliki motivasi berprestasi, mampu mengenali potensi diri, memiliki modal kesuksean dan telah memiliki pencapaian (prestasi akademik). Faktor yang mempengaruhi resiliensi adalah faktor internal berupa, keterampilan sosial, empati, konsep diri positif, self-efficacy dan self esteem, memiliki rasa kebermaknaan yakni optimism, motivasi, minat, sistem keyakinan dan karakter yang humoris. Sedangkan faktor eksternal dipengaruhi oleh dukungan keluarga dan teman, norma keluarga dan rule model.resiliensi, kemiskinan, mahasiswa
Karakteristik Sekolah Berbasis Pondok Pesantren Nety Herawati; Ahmad Zainuri; Akmal Hawi
Intizar Vol 26 No 1 (2020): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v26i1.5781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik SMA Al-Hannan Ulu Danau sebagai sekolah berbasis pondok pesantren dan menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan model SMA berbasis pesantren di SMA Plus Al-Hannan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan data deskriptif kualitatif, kemudian data yang dikumpulkan dideskripsikan sehingga dapat memberikan kejelasan terhadap kenyataan atau realitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, SMA Al-Hannan memiliki ciri khas atau karakteristik yang tidak dimiliki oleh sekolah kebanyakan, yaitu: Al-Hannan sebagai brand-mark, berasrama, menggunakan kurikulum, vocational skill dan kemampuan membaca al-Qur’an dengan baik dan benar. Kedua, faktor yang mempengaruhi penerapan sekolah berbasis Pesantren dapat dibagi dua faktor, yaitu khusus dan umum. Secara khusus, dipengaruhi oleh kepala sekolah, pendidikan atau guru, kurikulum, sistem penerapan pendidikan, sarana pendidikan, suasana lingkungan sekolah. Kemudian secara umum dipengaruhi oleh 1) lingkungan sosial yang kini telah banyak berubah; 2) keadaan ekonomi masyarakat yang semakin membaik; dan 3) cara pandang masyarakat yang lebih religiusitas.
Religious Violence Through Lens of Cavanaugh’s Theory: The Case of Burning Vihara in Tanjungbalai Mufdil Tuhri
Intizar Vol 26 No 1 (2020): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v26i1.5787

Abstract

The incident of burning houses of Buddhist worship and destruction of ethnic Chinese dwellings in Tanjungbalai occurred on 29-30 July 2016. Local communities, regional leaders, security forces and some religious leaders considered this incident to be motivated by religious issues and ignored several other factors such as ethnicity, social political economy and so on, while many observers-academic, researchers, policy-makers, journalists, NGO workers, political commentatirs, among others- argues that religious violence analysis really motivated by material-based political interests, socio-economic reason, and others factor of secular ones and dismissed the religious framing of the violence. This research is based on Cavanaugh's theory that there is no purely religious or other ideological factor that is seen as dominant for the occurrence of violence. This article argues that religion plays a role in conflict dynamics in Tanjungbalai as an instrumental reason, but at the same time, attacks on Buddhist temples in Tanjungbalai are complex issues that do not purport to reveal the true state of affairs. What is apparent in riot in Tanjungbalai is competition from religion and secular factor including competition over public space, socioeconomic status, religious zoning are suggested as reasons why violent tension may exist in Tanjungbalai.
Fikih Zakat Hewan Ternak dalam Perspektif Syekh Ahmad bin al-Hasan al-Asfahani (Abu Syuja’) Indra Pratama; Duski Ibrahim; KA Bukhori
Intizar Vol 26 No 1 (2020): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v26i1.5843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan mengkaji fikih zakat hewan ternak dalam persfektif Abu Syuja’. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitif dengan pendekatan studi kepustakaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kajian tersebut sangat mudah diaplikasikan, dihapal dan dipelajari untuk pemula di Indonesia dengan bentuk karangan yang sistematik sehingga terasa sangat berbeda dengan kitab-kitab fikih yang lainnya, ditambah lagi bahwa Abu Syuja’ merupakan ulama ternama Syafi’iyah (Imam Syafi’i), sehingga sangat efektif ketika dipraktekkan di Indonesia bahkan di Asia yang mayoritas masyarakatnya mengadopsi dari mazhab Imam Syafi’i. Dan dalam tinjauan ini Abu Syuja’ mengutip bahwa hewan ternak yang wajib dikeluarkan zakatnya terdiri atas unta, sapi atau kerbau dan kambing atau domba yang sudah mencapai haul dan nisab serta telah memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan, ternyata Beliau juga ber-istidlal dengan hadis-hadis sahih yaitu derajatnya marfu’ atau disandarkan langsung kepada Nabi Muhammad SAW.