cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Intizar
ISSN : 14121697     EISSN : 24773816     DOI : -
Intizar Journal (ISSN: 1412-1697) and (E-ISSN: 2477-3816) is a peer-reviewed journal which is published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang publishes biannually in June dan December. This journal publishes current concept and research papers on Islamic Studies and Muslim Communities from interdisciplinary perspective, especially in Education; Culture; Politic; Law; Tafsir; Sufism; and Fiqh.
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
Resepsi Mahasisiwi Bercadar terhadap Ayat Al-Qur’an tentang Aurat: Studi Living Qur'an Tia Subu Simamora; Kusmana; Hamka Hasan
Intizar Vol 30 No 2 (2024): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v30i2.25087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswi memaknai dan menerapkan ajaran Al-Qur'an terkait cadar serta faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mereka. Penelitian dilakukan di UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Sampel penelitian terdiri dari mahasiswi yang mengenakan cadar sebelum dan setelah kuliah di UIN, diambil dengan teknik purposive sampling.  Pengolahan data dilakukan melalui analisis induktif, di mana data yang diperoleh diorganisir dalam kategori-kategori tematik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dan praktik cadar di kalangan mahasiswi sangat bervariasi. Beberapa mahasiswi yang telah mengenakan cadar sebelum kuliah dipengaruhi oleh latar belakang keluarga dan pendidikan di pondok pesantren, sedangkan yang memutuskan untuk memakai cadar setelah kuliah dipengaruhi oleh interaksi dengan teman dan lingkungan kampus. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa meskipun ada perbedaan dalam pemahaman dan penerapan, penggunaan cadar di kalangan mahasiswi mencerminkan usaha mereka untuk menjalankan ajaran agama sesuai dengan interpretasi pribadi dan konteks sosial mereka.
Perilaku Masyarakat dalam Mengeluarkan Zakat Mal: Analisis Faktor yang Mempengaruhi Ika Khuril A'yuni; Luhur Prasetiyo
Intizar Vol 30 No 2 (2024): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v30i2.25513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam mengeluarkan zakat. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik.  Penelitian ini menemukan bahwa ada tiga faktor utama ditemukan yaitu pertama, pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban zakat, di mana pengetahuan agama yang memadai terbukti menjadi pendorong utama dalam kepatuhan; kedua, faktor sosial seperti pengaruh keluarga dan komunitas, yang berperan dalam membentuk kebiasaan berzakat; dan ketiga, pengaruh sistem serta kemudahan layanan pembayaran zakat digital, yang memberikan akses lebih luas dan efisien bagi masyarakat untuk berzakat. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan dalam meningkatkan kepatuhan zakat dapat dicapai melalui penguatan edukasi keagamaan, pengaruh sosial yang positif, dan pengembangan sistem layanan digital yang lebih inklusif. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam pengelolaan zakat untuk mendukung upaya peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Eksperimentasi Model Pembelajaran FERA dan ICI terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Nadya Ranialini; Nurul Azizah; Umihijriyah; Syaiful Anwar; Istihana
Intizar Vol 30 No 2 (2024): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v30i2.25547

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis eksperimentasi model pembelajaran Focus Explore Reflect Apply (FERA) dan Interactive Conceptual Instruction (ICI) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 29 Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan Quasy Eksperimental Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok yaitu dua kelas eksperimen VIII.7 dan VIII.9 dan kelompok kontrol VIII.5. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes. Teknik   analisis   data   menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil uji menunjukkan nilai dengan signifikansi (Sig.) sebesar 0.128. Karena nilai Sig. (0.128) lebih besar dari tingkat signifikansi 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran FERA dan ICI dibandingkan model pembelajaran konvensional.
Manifestasi Keberagamaan dalam Etos Ekonomi Pedagang Muslim Pasar Kliwon di Era Disrupsi Digital Melisa Diah Maharani
Intizar Vol 31 No 2 (2025): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/yjfgd028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manifestasi keberagamaan dalam pembentukan etos ekonomi pedagang Muslim Pasar Kliwon Kudus di tengah disrupsi ekonomi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis interpretatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap pedagang Pasar Kliwon yang dipilih secara purposif untuk menggali pengalaman subjektif, pemaknaan, dan praktik keberagamaan dalam aktivitas ekonomi sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai religius Islam berperan signifikan dalam membentuk sikap dan etos ekonomi pedagang di tengah keterbatasan adaptasi terhadap teknologi digital. Keberagamaan memberikan rasa tenang dan aman secara psikologis, serta menjadi landasan moral dalam menghadapi tekanan ekonomi. Manifestasi religiusitas tersebut tercermin dalam beberapa sikap utama, yaitu penerimaan terhadap kemajuan teknologi sebagai keniscayaan, keteguhan untuk tetap berdagang secara offline meskipun minim kemampuan digital, serta sikap tawakal dengan menyerahkan hasil usaha dan rezeki kepada kehendak Tuhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberagamaan tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi spiritual, tetapi juga sebagai sumber etos kerja dan strategi moral pedagang dalam merespons disrupsi ekonomi digital, khususnya pada konteks pasar tradisional di kota santri.
Kampung Moderasi Beragama: Model Pencegahan Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan Niimmasubhani; Novi Hendri; Syafwan Rozi
Intizar Vol 31 No 2 (2025): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v31i2.29064

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi dan dampak positif Kampung Moderasi Beragama di Kelurahan Balai Panjang Payakumbuh Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh masyarakat, pemuka agama, dan warga setempat, serta observasi langsung terhadap kegiatan kampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUA mensosialisasikan moderasi beragama dengan pembentukan kampung moderasi beragama kepada tokoh-tokoh agama kelurahan Balai Panjang. Kehadiran Kampung Moderasi Beragama di Balai Panjang mampu menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya hidup berdampingan secara damai. Kegiatan sosial antaragama, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keharmonisan atau ketahanan social yang baik menjadi faktor utama keberhasilan program ini. Dengan demikian, Kampung Moderasi Beragama berkontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan sosial yang inklusif, toleran, dan tangguh terhadap isu-isu sensitif keagamaan.
Perspektif Moderasi Beragama Melalui Seni: Analisis Fisika Bentuk Ruang pada Bangun Masjid Agung Demak Della Indana Mas'udatur Rizqiyah; Nur Khoiri
Intizar Vol 31 No 2 (2025): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v31i2.29327

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai moderasi beragama diaktualisasikan melalui arsitektur Masjid Agung Demak dengan pendekatan fisika bentuk ruang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, study dokumentasi, dan kajian literature. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Agung Demak merepresentasikan moderasi beragama melalui perpaduan harmonis arsitektur tradisional Jawa dan nilai-nilai keislaman. Struktur bangunan seperti tajug berbentuk limas segi empat melambangkan prinsip iman, Islam, dan ihsan. Maksuroh berbentuk balok yang kokoh serta saka guru yang berbentuk tabung mencerminkan kekuatan, kestabilan, dan nilai spiritual. Konsep fisika bangun ruang tidak hanya memperkuat struktur fisik masjid, tetapi dibalik itu juga mengandung nilai simbolik yang sejalan dengan ajaran moderasi beragama. Kesimpulannya, arsitektur Masjid Agung Demak menjadi bukti nyata bagaimana seni dan budaya lokal dapat menjadi media efektif dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama yang inklusif dan toleran di Indonesia.
Dilema Pinjaman Online di Kalangan Mahasiswa Islam: Solusi Ekonomi atau Ancaman Etika Azizah, Nur; Ahmad Abrori; Salwa Malahayati; Siti Zahraturrahma; Siti Fajri Yulyani; Satria Elang Nugroho
Intizar Vol 31 No 2 (2025): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v31i2.31453

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perspektif mahasiswa Islam terhadap penggunaan pinjaman online sebagai solusi ekonomi yang praktis dan cepat serta kesesuaiannya dengan nilai-nilai syariah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, berdasarkan data yang diperoleh dari 74 mahasiswa Islam Program Studi Sosiologi UIN Jakarta yang berpartisipasi dan mengisi kuesioner penelitian. Data dianalisis menggunakan SPSS IBM 20 melalui analisis frekuensi, crosstabs, dan regresi linier untuk menggambarkan kecenderungan data serta pola hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,2% mahasiswa menyatakan nilai-nilai agama mempengaruhi keputusan mereka dalam menggunakan pinjaman online, yang mengindikasikan bahwa aspek religiusitas berperan penting dalam pembentukan sikap dan pengambilan keputusan keuangan mahasiswa.
Kontekstualisasi Nusyuz di Era Digital: Kajian Hermeneutika Surat al-Nisā ayat 34 dan 128 Perspektif Abdullah Saeed Moh Hanif Adzhar; Nabila An’imatul Maula; Fatwah Inna Aulisaina
Intizar Vol 31 No 2 (2025): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v31i2.31921

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami fenomena transformasi digital yang menimbulkan berbagai tantangan baru dalam hubungan suami istri, termasuk potensi konflik nusyuz yang diakibatkan oleh komunikasi, privasi, dan penggunaan media sosial yang berlebihan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk mengkontekstualisasikan al-Qur’an melalui pendekatan hermenutika Abdullah Saeed dalam empat tahap, yaitu analisis teks, analisis kritis aspek kebahasaan, pandangan sahabat, dan kontekstualisasi. Temuan utama menunjukkan pemahaman kontemporer tentang nusyuz tidak lagi harus dilihat sebagai dominasi patriarki seperti saat masa lampau, melainkan sebagai panduan etis yang mendorong perdamaian, dialog, dan keadilan dalam rumah tangga. Solusi terhadap nusyuz tidak bisa hanya bergantung pada otoritas suami, tetapi juga harus mempertimbangkan hak-hak istri, termasuk kebebasan berekspresi dalam ruang publik dan media sosial. Hasil signifikansi temuan memberikan pemahaman baru mengenai relevansi atas reinterpretasi nusyuz dalam ayat al-Qurr'an terhadap era digital, sehingga pemahaman nusyuz dapat dikontekstualiasikan dengan perkembangan zaman dan perubahan sosial.
Relevansi Konsep Spiritual dalam Kimiya’ Al-Sa’adah Imam Al-Ghazali untuk Mengatasi Krisis Mental dan Kesejahteraan Psikologis Generasi Z Hasmi Nur Bayhaqi; M. Syafrany Surya Permadi; Muhammad Fahmi; Moch. Hasan Sidqi; Moch. Chafid Dhuha
Intizar Vol 31 No 2 (2025): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v31i2.32243

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi relevansi konsep-konsep spiritual dalam Kimiya’ al-Sa‘adah karya Imam Al-Ghazali bagi kesehatan mental generasi Z. Menggunakan metode library research kualitatif, penelitian ini menelaah prinsip spiritual Al-Ghazali, seperti tazkiyatun nafs, riyadhah, dan as-sa‘adah. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketiga konsep tersebut membentuk kerangka spiritual-psikologis yang relevan untuk mengatasi problem mental kontemporer. Tazkiyatun nafs berfungsi sebagai terapi batin untuk meredakan kecemasan dan stres akibat tekanan sosial-digital. Riyadhah mengajarkan disiplin spiritual yang melatih kontrol diri terhadap godaan instan dunia maya. Sementara itu, as-sa‘adah memberikan orientasi hidup yang mendalam dengan menekankan kebahagiaan sejati melalui kedekatan dengan Allah SWT. Kebaruan penelitian ini terletak pada upaya menghubungkan literatur tasawuf klasik dengan krisis psikologis generasi Z. Implikasi praktisnya menegaskan bahwa pendidikan, khususnya pendidikan Islam, merupakan sarana paling efektif untuk menginternalisasi nilai-nilai spiritual tersebut melalui kurikulum, pembinaan akhlak, dan praktik muhasabah. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam membangun ketahanan mental dan kesejahteraan psikologis generasi muda di era digital.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menginternalisasikan Nilai-Nilai Qur’ani Husnul Yamil; Iwan Fitriani; Lubna
Intizar Vol 31 No 2 (2025): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v31i2.32374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menginternalisasikan nilai-nilai Qur’ani kepada santri di MA Plus Pondok Pesantren Abu Hurairah Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologis, melibatkan guru PAI, santri, pimpinan pesantren, dan musyrif asrama sebagai informan. Data dihimpun melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI meliputi keteladanan (uswah hasanah), pembiasaan, pendekatan kontekstual, motivasi spiritual, serta pendampingan personal. Strategi ini diimplementasikan melalui kegiatan pembelajaran, pembinaan karakter, program tahfizh, dan pengawasan kehidupan asrama. Faktor pendukung meliputi kultur pesantren yang religius, struktur kurikulum yang berbasis Al-Qur’an, serta kedekatan emosional guru–santri. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan intelektual santri, latar belakang pendidikan, serta dinamika lingkungan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa peran strategis guru PAI sangat menentukan keberhasilan pembentukan karakter Qur’ani santri.