cover
Contact Name
Hajir Tajiri
Contact Email
manghajir@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
manghajir@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
ANIDA : Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah
ISSN : 14105705     EISSN : 25501097     DOI : -
Core Subject : Religion, Social,
Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Bekerjasama dengan APDI (Asosasi Profesi Dakwah Indonesia) dua kali setahun (Juni-Desember) yang mempublikasikan hasil penelitian orisinal tentang ilmu dakwah. Jurnal ini mengembangkan konsep, teori, perspektif, paradigma, dan metodologi dalam ruang lingkup Ilmu Dakwah meliputi kajian komunikasi Islam, bimbingan konseling Islam, manajemen dakwah pengembangan masyarakat Islam.
Arjuna Subject : -
Articles 127 Documents
Pesan Dakwah Lingkungan Pada Foto Jurnalistik “Setahun Citarum Harum” syawal febrian darisman; Ujang Saepullah; Betty Tresnawaty
Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) Vol 20, No 1 (2020): Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/anida.v20i1.8964

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the meaning of a moral message from a series of photo stories about the Citarum river. The study used a qualitative approach with the Charles Sanders Pierce model of semiotics. Where, Pierce's semiotic model is related to the triangle of meaning, namely the sign, object, and interpretant. The results showed that the moral message contained in this photo story is the importance of protecting the environment, especially rivers. Because rivers can support various living things such as animals, plants, and even humans. Then the photo of this story also shows the facts in the field so that people are aware and able to appreciate the river. Furthermore, this moral message is related to the process of constructive criticism for the government to prioritize resolving the Citarum river problem. The main moral message in the journalistic photo "A Year Citarum Harum" is related to environmental preaching activities to maintain the balance between humans and the universe.ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna sebuah pesan moral dari rangkaian foto cerita tentang sungai Citarum. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode semiotika model Charles Sanders Pierce. Dimana, model semiotika Pierce berkaitan dengan triangle of meaning, yakni sign, object dan interpretant. Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan moral yang terdapat dalam foto cerita ini adalah pentingnya menjaga lingkungan hidup khususnya sungai. Karena sungai mampu menghidupi berbagai makhluk hidup seperti hewan, tumbuhan bahkan manusia. Kemudian foto cerita ini pun menunjukan fakta yang ada dilapangan agar masyarakat sadar dan mampu untuk menghargai sungai. Selanjutnya pesan moral ini berkaitan dengan proses kritik konstruktif bagi pemerintah agar memprioritaskan untuk menyelesaikan masalah sungai Citarum. Pesan moral utama yang terkandung dalam foto jurnalistik “Setahun Citarum Harum” berkaitan dengan aktivitas dakwah lingkungan untuk menjaga keseimbangan antara manusia dengan semesta.Kata Kunci: Foto Cerita, Pesan Moral, Kerjasama
Wisata Halal Sebagai Media Dakwah Berbasis Pendidikan Nilai di Pegunungan Darajat Pass Garut Dewi Sadiah
Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) Vol 20, No 2 (2020): Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/anida.v20i2.10647

Abstract

ABSTRACTThe research aims to determine the potential, opportunities, and typology of mad'u in hahal tourism-based da'wah. This study used a descriptive analytic method with a qualitative approach. The results of his research show that the potential of da'wah is implemented through the facilitation of the provision of halal food, the provision of space and worship equipment, the availability of the Qur'an, qibla instructions, and polite staff clothing in each domain. Da'wah has the opportunity to be developed from various aspects. Mad'u typology, has its own characteristics such as: friendly, smiling, soft language using Sundanese and some also using Indonesian, succumbing to each other in the continuity of bathing in the pool, and mutual respect. Equipped with a way of awareness through words that make an impression on the heart with qaulan baligha, qaulan layyinan, qaulan ma'rufan, qaulan maisura, and qaulan karima. The research impact is expected to be a reference for the development of halal tourism.Keywords: Halal Tourism, Da'wah Media, Potential of Da'wah, Typology of Da'wah ObjectsABSTRAKPenelitian bertujuan mengetahui potensi, peluang, dan tipologi mad’u dalam da’wah berbasis wisata hahal. Penelitian ini, menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa potensi dakwah diimplementasikan melalui fasilitasi penyediaan makanan halal, penyediaan fasilitas ruang dan peralatan ibadah, tersedianya al-Qur’an, petunjuk kiblat, dan pakaian staf yang sopan pada setiap domain. Dakwah memiliki peluang untuk dikembangkan dari berbagai aspek. Tipologi mad’u, memiliki karakter tersendiri seperti: Ramah, murah senyum, bahasanya halus pakai bahasa Sunda dan ada juga pakai bahasa Indonesia, saling mengalah dalam keberlangsungan mandi di kolam, dan saling menghargai. Dilengkapi cara penyadarannya melalui perkataan yang membekas di hati dengan qaulan baligha, qaulan layyinan, qaulan ma’rufan,  qaulan maisura, dan qaulan karima. Dampak penelitian diharapkan dapat menjadi rujukan pengembangan wisata halal.Kata Kunci: Wisata Halal, Media Dakwah, Potensi Dakwah, Tipologi Mad’u
Da'wah di Youtube: Upaya Representasi Nilai Islam oleh Para Content-Creator Yuangga Kurnia Yahya; Syamsul Hadi Untung; Indra Ari Fajari
Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) Vol 20, No 1 (2020): Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/anida.v20i1.8888

Abstract

ABSTRACTYoutube is one of the popular media used for preaching. This study aims to analyze the stretch of da'wah on YouTube as an effort to represent Islam and to develop a positive Islamic representation. They use descriptive qualitative methods using the theory of Nidzam al-Ukhuwwah Hasan al-Banna and Ting-Toome inter-cultural communication in building a positive model of Islam in the Maya world. The author found that the younger generation carried out da'wah's propagation through Youtube and positively, Islam was represented through this preaching. They also access YouTube more than any other media platform. Therefore, somebody can build positive content and opinions in developing Islamic representation. The two strategies found are content-creating and collaboration. Through this research, Islamic da'wah via Youtube can be encouraged and grown to become a reference media in exploring Islam.ABSTRAKYoutube menjadi salah satu media populer yang digunakan untuk berdakwah. Penelitian ini bertujuan menganalisis geliat dakwah di YouTube sebagai upaya representasi Islam dan Pembangunan Representasi Islam yang Positif. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori Nidzam al-Ukhuwwah Hasan al-Banna dan komunikasi antar-budaya Ting-Toome dalam membangun representasi positif dari Islam di dunia Maya. Penulis menemukan bahwa Geliat dakwah dilakukan oleh generasi muda melalui Youtube dan Secara Positif Islam direpresentasikan melalui dakwah tersebut. Mereka juga mengakses YouTube lebih dari platform media lain. Konten dan opini positif dalam pengembangan representasi Islam dapat terbangun. Dua strategi yang ditemukan adalah content-creating dan collaboration. Melalui penelitian ini, dakwah Islam melalui Youtube dapat didorong dan dikembangkan sehingga menjadi salah satu media rujukan dalam mendalami Islam.Kata Kunci: Dakwah Islam, Komunikasi, Dunia Maya, Representasi Islam, YouTube
Motif Diri dan Pengelolaan Kesan Jamaah Persatuan Islam Kota Bandung dalam Dakwah dan Politik Hamzah - Turmudi
Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) Vol 20, No 1 (2020): Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/anida.v20i1.9519

Abstract

This study seeks to analyze self-motives and the management of the Islamic Unity congregation's impression in Bandung, both as preachers and politicians. The research was conducted with a qualitative approach through dramaturgical studies that tried to explore the religious understanding of the Islamic Union organization in the political field. The results showed that the self-motive to become a da'i and a politician for the Persis congregation was based on religious understanding from the Persis organization's perspective, which maps the constitutional field as a space for jihad. The motive for becoming a da'i and a politician is also based on the Persis tajdid organization's spirit since the organization's emergence. Meanwhile, the management of impression both as a preacher and politician refers to the view and assessment that politics is a way of da'wah, and da'wah is a political spirit.Keywords: self-motive Impression Management; Da'wah and Politics; Islamic Unity.Penelitian ini berupaya menganalisis motif diri dan pengelolaan kesan jamaah Persatuan Islam di Kota Bandung baik sebagai da’i maupun politikus. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi dramaturgis yang berupaya menggali refleksi paham keagamaan organisasi Persatuan Islam dalam bidang politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif diri menjadi da’i dan politikus bagi jamaah Persis didasarkan pada paham keagamaan dalam sudut pandang organisasi Persis yang memetakan lapangan konstitusional sebagai ruang jihad. Motif diri menjadi da’i dan politikus juga didasarkan pada spirit tajdid organisasi Persis yang melekat sejak kemunculan organisasi ini. Sementara itu, pengelolaan kesan baik sebagai da’i maupun politikus merujuk pada pandangan dan penilaian bahwa politik adalah jalan dakwah, dan dakwah adalah spirit politik.Kata Kunci: Motif Diri; Pengelolaan Kesan; Dakwah dan Politik; Persatuan Islam.
Dakwah Syarikat Islam Dan Kontribusinya Dalam Masyarakat Indonesia Hariya Toni
Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) Vol 20, No 2 (2020): Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/anida.v20i2.10602

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the Islamic Syarikat da'wah movement and its contribution to Indonesian society. This research's object is the Islamic Syarikat organization and its research subjects regarding the contribution of the da'wah movement in three main fields, namely education, politics, and economics. This research uses a qualitative approach with literature study. Data collection was carried out using historical research techniques by collecting relevant primary sources. The results showed that, sociologically, this Islamic Syarikat played an important role or contributed from the New Order era to the present, making this organization a media of socialization for Muslims from several aspects: education, economics, and politics. The Islamic Syarikat Organization (SI) has an ideology to fight for and play an essential role in community empowerment in creating awareness and realizing Indonesian independence. It is manifested in the SI trilogy, namely, As clean as tawhid, as high as knowledge, and as smart as siasah. The impact of this research can encourage more active preaching activities, both for internal and external organizations.Keywords: Syarikat Islam; dakwah movement; contribution of dakwah.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis gerakan dakwah Syarikat Islam dan kontribusinya bagi masyarakat Indonesia. Objek penelitian ini adalah organisasi Syarikat Islam dan subjek penelitiannya mengenai kontribusi gerakan dakwah dalam tiga bidang utama, yakni pendidikan, politik dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik historical research dan library research dengan mengumpulkan sumber-sumber primer yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara sosiologis, Syarikat Islam ini sangat berperan penting atau berkontribusi dari zaman orde baru sampai dengan sekarang yang menjadikan organisasi ini sebagai media sosialisasi umat Islam dari beberapa aspek seperti bidang pendidikan, ekonomi dan politik. Organisasi Syarikat Islam (SI) memiliki ideologi untuk memperjuangkan dan memegang peranan penting dalam pemberdayaan masyarakat dalam menciptakan kesadaran rakyat serta mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Hal ini terwujud dalam trilogi SI yakni, Sebersih-bersih Tauhid, Setinggi-tinggi ilmu dan Sepandai-pandai siasah. Adapun dampak penelitian ini dapat mendorong terhadap akitivitas dakwah lebih giat, baik untuk internal ataupun eksternal organisasi.Kata Kunci: Syarikat Islam; gerakan dakwah; kontribusi dakwah.
Peran Media Cetak dalam Narasi Moderasi Islam Indonesia Dudung Rohman
Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) Vol 20, No 1 (2020): Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/anida.v20i1.8868

Abstract

ABSTRACTThis study aims to analyze the mass media's role in minimizing cases of violence with religious nuances. The research also seeks to explore the efforts of the Republika Newspaper in persuading the public regarding the moderation of Indonesian Islam. This study uses a qualitative-descriptive method to describe the Republika newspaper print media's role in publishing the moderation narrative of Indonesian Islam in the 2017-2019 period. This study indicates that the printed media of Koran Republika are trying to minimize violence through moderate news. Koran Republika is also seen as representing practical Islamic preaching. The research implication is expected to realize peaceful journalism as a medium for the actualization of universal Islam.ABSTRAKPenelitian bertujuan menganalisis peran media massa dalam meminimalisir kasus-kasus kekerasan bernuansa agama. Selain itu, penelitian berupaya untuk menggali upaya Koran Republika dalam mempersuasi khalayak mengenai moderasi Islam Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif untuk menggambarkan peran media cetak Koran Republika dalam mempublikasikan narasi moderasi Islam Indonesia pada periode 2017-2019. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa media cetak Koran Republika berupaya meminimalisir kekerasan melalui berita-berita yang moderat. Koran Republika juga dipandang merepresentasi dakwah Islam moderat. Implikasi penelitian diharapkan memberikan sumbangsih dalam mewujudkan jurnalistik damai sebagai media aktualisasi Islam universal.Kata Kunci: Moderasi Islam; Media Islam; Republika.
Nur Hidayahan: Komodifikasi Dakwah Enok Risdayah
Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) Vol 20, No 2 (2020): Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/anida.v20i2.10597

Abstract

ABSTRACTDa'wah can be done through various approaches, one of the approaches is through culture. As was done by Raden Hidayat Suryalaga, through Nur Hidayah. This study aims to determine how the process of preaching through a cultural approach, namely the art of Nur Hidayah, understanding Nur Hidayah in its entirety, both from the historical and content side, Nur Hidayah, and the commodification of Da'wah and Nur Hidayah. The method used is qualitative with a descriptive approach. The author conducted a direct interview with Hidayat in 1996, and observations within the Atikan Sunda Foundation. The results showed that there was innovation both in the formulation of da'wah and in the content of Nur Hidayah. This innovation is a form of commodification because in the end, besides generating use-value it also generates exchange value. The impact of this research is expected to enrich the treasures of piety both in terms of methods and in terms of content.Keywords: Nur Hidayah; Dakwah; commodification.ABSTRAKDakwah dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, salah satu pendekatan adalah melalui kebudayaan. Seperti yang dilakukan oleh Raden Hidayat Suryalaga, melalui Nur Hidayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses dakwah melalui pendekatan kebudayaan yaitu seni Nur Hidayah,  memahami Nur Hidayah secara utuh, baik dari sisi historis maupun dari sisi konten, Nur Hidayah, dan bentuk komodifikasi Dakwah dan Nur Hidayah. Adapun metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penulis mengadakan wawancara langsung dengan Hidayat pada tahun 1996, dan observasi di lingkungan Yayasan Atikan Sunda. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi inovasi baik pada formulasi dakwah maupun pada konten Nur Hidayah. Inovasi tersebut merupakan bentuk komodifikasi karena pada akhirnya, selain menghasilkan nilai guna juga menghasilkan nilai tukar. Dampak dari penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah kedakwahan baik dari sisi metode maupun dari segi konten.Kata Kunci: Nur Hidayah; Dakwah; komodifikasi.
Dakwah Da’i Nahdlatul Ulama dalam Mencegah Penyebaran Covid-19 Moh. Lukman Hakim; Moh. Ali Aziz
Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) Vol 20, No 2 (2020): Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/anida.v20i2.10820

Abstract

ABSTRACTThe outbreak of Covid-19 as a global pandemic needs serious attention, especially for da’i as public figures and role models for society. This article aims to know how the da’i of Nahdlatul Ulama, including Gus Mus, Gus Miftah, and Gus Baha, provide advice and direction on the prevention of Covid-19 so that it can be used as material for public education through their da'wah on Youtube. Using a qualitative approach with the message analysis method, this study finds that the da’i are advised to always prioritize faith in Allah before worrying about Covid-19 and how Islam makes its own convenience due to the limited conditions caused by this pandemic, especially in some rituals. worship. The implication of this research is to prevent the spread of Covid-19 from the perspective of da’wah among the community.Keywords : Da’i, Nahdlatul Ulama, Covid-19ABSTRAKMewabahnya Covid-19 sebagai pandemi global perlu menjadi perhatian serius, khususnya bagi para da’i sebagai figur dan panutan publik bagi masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tokoh da’i Nahdlatul Ulama diantaranya adalah Gus Mus, Gus Miftah dan Gus Baha memberikan nasehat dan arahan tentang pencegahan Covid-19 agar dapat menjadi bahan edukasi masyarakat melalui dakwah mereka di Youtube. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis pesan, kajian ini menemukan bahwa para da’i tersebut berpesan untuk selalu mengutamakan keimanan terhadap Allah sebelum rasa khawatir akan Covid-19 serta bagaiamana Islam menjadikan kemudahan tersendiri sebab keterbatasan kondisi yang diakibatkan oleh pandemi ini, khususnya pada beberapa ritual ibadah. Implikasi penelitian ini sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 dalam perspektif dakwah di antara masyarakat.Kata Kunci : Da’i, Nahdlatul Ulama, Covid-19
Generasi Muda, Agama Islam, dan Media Baru (Studi Kualitatif Perilaku Keagamaan di Shift Gerakan Pemuda Hijrah, Kota Bandung) Muhammad Sufyan Abdurrahman
Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) Vol 20, No 1 (2020): Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/anida.v20i1.8713

Abstract

ABSTRACTThis study analyzes the motives & meanings, and symbolic interactions of the Hijrah Youth Shift movement in Bandung. The study used a study-oriented perspective of proselytizing psychology to explore the trend of hijrah and da'wah movements among urban youth. This study used a qualitative approach to obtain descriptive data about the research context. The results showed that the Hijrah motive occurred because; encouragement from past events; encouragement from friends; Encouragement affects others; and Drive for the future. While the meaning of hijrah for members; trying to improve, making life more careful; and creating new thoughts about religion and making fun of falling in love with Islam. Interaction driven by; First, the presence of the meaning of the language so that words do not go to waste. Second, invite the surrounding community to post complimentary messages on social media; Third, keep looking the same because you emigrate does not have to be seen from your physical appearance.Keywords: Hijrah Movement; new media; Shift Pemuda Hijrah.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis motif & makna, dan interaksi simbolik gerakan Shift Pemuda Hijrah di Kota Bandung. Penelitian menggunakan sudut pandang psikologi dakwah yang berorientasi pada kajian untuk menggali trend hijrah dan gerakan dakwah di kalangan anak muda perkotaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data deskriptif mengenai konteks penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motif hijrah terjadi karena; dorongan dari peristiwa di masa lalu;  dorongan dari teman; Dorongan mempengaruhi orang lain; dan Dorongan untuk masa depan. Sedangkan makna hijrah bagi anggota; berusaha memperbaiki diri; berusaha membuat hidup lebih berhati hati; dan berusaha membuat pemikiran baru mengenai agama dan membuat kesenangan karena merasakan jatuh cinta dengan agama Islam. Interaksi didorong oleh; Pertama, hadirnya makna bahasa agar tidak banyak perkataan mubazir. Kedua,  mengajak lingkungan sekitar untuk mengunggah pesan positif di media sosial; Ketiga, tetap berpenampilan sama karena berhijrah tidak harus terlihat dari penampilan fisik.
Pesan Dakwah Dalam Lirik Lagu “Kebaikan Tanpa Sekat” Muhammad Nurhuda Wartono; Lukman Al Farisi
Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) Vol 20, No 2 (2020): Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/anida.v20i2.10085

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine methods, characteristics, and patterns of preaching to the converts. The object is Ustadzah Lilis Mulyani as a da'wah (Da'i) actor who conducts da'wah activities to converts in Teratak Fitrah Kota Kinabalu Sabah Malaysia. Researchers use a theory that is in accordance with the object of research, namely the SMCR theory found by David Berlo. This SMCR theory consists of: Source, Message, Channel, and Receiver. The source is what makes the message, while the message is the idea that is explained or the code in the form of symbols to be understood. The results showed that the methods and approaches used by Ustadzah Lilis Mulyani to the converts in developing and spreading their da'wah using the methods of da'wah bil-oral, bil-hikmah, mauidzatul hasanah and mujadalah bil-lati hiya ahsan. The impact of this research is the creation of preaching patterns or models of converts and scientific development of da'wah for the converts.Keywords: Patterns of Da'wah; Ustadzah; Method; MuslimABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui metode, karakteristik, dan pola dakwah dakwah kepada muallaf. Objek adalah Ustadzah Lilis Mulyani sebagai pelaku dakwah (Da’i) yang melakukan kegiatan dakwah kepada muallaf di Teratak Fitrah Kota Kinabalu Sabah Malaysia. Peneliti menggunakan teori yang bersesuaian dengan objek penelitian yakni teori SMCR yang ditemukan oleh David Berlo. Teori SMCR ini terdiri dari: Source, Message, Channel, dan Receiver. Sumber adalah yang membuat pesan, adapun pesan itu adalah gagasan yang diterangkan atau kode yang berupa simbol-simbol untuk di pahami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata cara dan pendekatan yang digunakan oleh Ustadzah Lilis Mulyani kepada golongan muallaf dalam mengembangkan dan menyebarkan dakwahnya dengan menggunakan metode dakwah bil-lisan, bil-hikmah, mauidzatul hasanah dan mujadalah bil-lati hiya ahsan. Adapun dampak penelitian ini adalah terciptanya pola atau model dakwah terhadap muallaf dan pengembangan keilmuan dakwah bagi golongan muallaf.Kata Kunci : Pola Dakwah; Ustadzah; Metode; Muallaf

Page 7 of 13 | Total Record : 127