cover
Contact Name
Andi Alim Syahri
Contact Email
andialims@unismuh.ac.id
Phone
+6285255384303
Journal Mail Official
sigma@unismuh.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar Jln. Sultan Alauddin No. 259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 28053610     EISSN : 27467503     DOI : https://doi.org/10.26618/sigma
Core Subject : Education,
The aim of this journal is to publish research in mathematics education including teaching and learning, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, and educational development from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 366 Documents
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS PESERTA DIDIK FASE D PADA KONTEN STATISTIKA Syafira, Hadaya; Sakur, Sakur; Armis, Armis; Anum, Azline Widuas
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.16089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis (KKM) peserta didik fase D di SMPN 4 Tambang dengan menerapkan Problem Based Learning (PBL) pada materi statistika. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan seluruh peserta didik kelas VIII yang meliputi 32 peserta didik kelas VIII_3 SMPN 4 Tambang. Penelitian dilakukan sebanyak empat pertemuan dan dilakukan pada semester genap tahun 2023/2024. Instrumen penelitian terdiri dari instrumen pengumpul data yang meliputi lembar pengamatan dan tes KKM. Teknik pengumpul data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik pengamatan dan teknik tes KKM. Data diperoleh melalui tes KKM dan observasi aktivitas peserta didik selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL dapat memperbaiki proses pembelajaran dan KKM peserta didik SMPN 4 Tambang dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Peningkatan KKM peserta didik dilihat dari hasil analisis KKM secara klasikal. Selain itu, penerapan PBL juga memfasilitasi peserta didik untuk lebih aktif berdiskusi, bertukar pendapat, serta mampu untuk mengungkapkan ide dan solusi matematis secara jelas dan sistematis. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan PBL dapat meningkatkan proses pembelajaran dan meningkatkan KKM peserta didik SMPN 4 Tambang tahun pelajaran 2023/2024 pada konten statistika. 
EKSPLORASI HUBUNGAN ANTARA LITERASI MATEMATIKA DAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING PADA SISWA DI ERA DIGITAL Nurjannah, Nurjannah; Kaswar, Andi Baso
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17060

Abstract

Di era digital, literasi matematika dan kemampuan pemecahan masalah menjadi keterampilan penting bagi siswa untuk beradaptasi dalam masyarakat berbasis teknologi. Literasi matematika melibatkan pemahaman konsep dan penerapannya dalam situasi nyata, termasuk pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional untuk mengeksplorasi hubungan antara literasi matematika dan kemampuan pemecahan masalah pada siswa di era digital. Sampel terdiri dari 35 siswa kelas XI di SMA Negeri 5 Sinjai yang dipilih dengan teknik cluster sampling, dengan pengumpulan data melalui tes literasi matematika yang diadaptasi dari PISA dan tes pemecahan masalah yang dirancang khusus untuk konteks digital. Uji normalitas dan linearitas memastikan data memenuhi syarat untuk dilanjutkan ke analisis korelasi. Hasil analisis menunjukkan adanya korelasi yang sangat tinggi antara literasi matematika dan kemampuan pemecahan masalah dengan koefisien korelasi Pearson sebesar 0,997 yang mengindikasikan bahwa hampir seluruh variansi kemampuan pemecahan masalah dapat dijelaskan oleh literasi matematika. Temuan ini menegaskan bahwa literasi matematika tidak hanya penting untuk prestasi akademik, tetapi juga mendukung keterampilan kognitif tingkat tinggi yang diperlukan dalam konteks digital. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan literasi matematika harus diperkuat dalam kurikulum sekolah dengan pendekatan berbasis proyek dan aplikasi digital, guna mempersiapkan siswa menghadapi tantangan kompleks di masa depan yang semakin berbasis teknologi.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN MAHASISWA DI KELAS KALKULUS LANJUT MENURUT NEUROSAINS Agustin, Sara Sarita; Rudhito, Marcellinus Andy
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan mahasiswa dalam mata kuliah Kalkulus Lanjut berdasarkan perspektif neurosains. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan teknik uji korelasi untuk mengevaluasi hubungan antara variabel-variabel, seperti pengalaman belajar sebelumnya, memori kerja, pemecahan masalah, kecemasan matematika, dan dukungan sosial terhadap hasil akademik mahasiswa. Sampel terdiri dari 15 mahasiswa program studi Pendidikan Matematika yang mengikuti kelas Kalkulus Lanjut pada Tahun Ajaran 2024/2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman sebelumnya, memori kerja, dan pemecahan masalah memiliki hubungan positif signifikan terhadap nilai akademik. Sebaliknya, kecemasan matematika dan lingkungan belajar yang tidak mendukung memberikan dampak negatif signifikan. Penelitian ini memberikan wawasan untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip neurosains, guna meningkatkan hasil belajar mahasiswa di mata kuliah Kalkulus Lanjut.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR NUMERASI MELALUI METODE PROBLEM-BASED LEARNING PADA PESERTA DIDIK KELAS V SDN DAMU Api, Jefrianus; Tali Wangge, Maria Carmelita; Bela, Maria Editha; Bhoke, Wilibaldus
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan numerasi siswa dengan menerapkan metode pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning atau PBL) pada peserta didik kelas V di SDN Damu. Penelitian memanfaatkan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang diselenggarakan dalam tiga siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitiannya yaitu siswa kelas V SDN Damu, dengan jumlah 23 siswa. Metode pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil kajian ini memperlihatkan bahwa pengaplikasian metode pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning) mampu menaikkan keterampilan numerasi peserta didik. Fakta tersebut didukung oleh hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata skor nilai 51,06 dengan peserta didik mencapai ketuntasan 52% atau 12 siswa kemudian meningkat pada siklus II dengan presentase 75% atau 17 siswa yang tuntas dan memperoleh rata-rata 82,17, dan motivasi belajar siswa juga meningkat. Sebagai kesimpulan, dapat dikatakan bahwasanya model pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning) efektif dalam meningkatkan keterampilan numerasi peserta didik.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP Hafizah, Nurul Huda; Heleni, Susda; Anggraini, Rini Dian
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.16388

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis (KPMM) peserta didik rendah, sedangkan KPMM penting dikuasai peserta didik dalam belajar matematika. Maka sebab itu, tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah  menghasilkan perangkat pembelajaran pada materi sistem persamaan linear dua variabel untuk memfasilitasi KPMM peserta didik kelas VIII SMP. Dalam uji coba penelitian melibatkan subjek dengan total 9 orang peserta didik SMPN 1 Gunung Sahilan kelas VIII A. Dalam pengumpulan data, instrumen yang dibutuhkan terbagi atas instrumen kevalidan dan instrumen kepraktisan dengan memanfaatkan teknik wawancara, observasi, uji kevalidan perangkat pembelajaran dan uji coba LKPD. Hasil penelitian ditemukan bahwa perangkat pembelajaran tergolong sangat valid dengan rataan silabus yaitu 3,91; rataan RPP yaitu 3,89; dan rataan LKPD 3,70. Sementara itu, LKPD juga tergolong sangat praktis dalam uji coba kelompok kecil dengan rataan 3,84 dan dalam uji coba kelompok besar dengan rataan 3,73. Dengan demikian, LKPD yang dihasilkan sudah mencapai persyaratan valid dan praktis.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PAPAN REFUSI PADA MATERI RELASI DAN FUNGSI BERBASIS PENDEKATAN KONTEKISTUAL UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 RIUNG Wale, Lafisius Tena; Bhoke, Wilibaldus; Bela, Maria Editha; Wewe, Melkior
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran “Papan Refusi” pada materi Relasi dan Fungsi berbasis pendekatan kontekstual bagi siswa SMP Negeri 2 Riung. Pengembangan media ini dilakukan karena kebutuhan akan metode pembelajaran yang inovatif dan menarik untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Relasi dan Fungsi yang sering dianggap sulit. Pendekatan kontekstual dipilih untuk menghubungkan materi matematika dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan dan bermakna. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil dari penelitian ini adalah media pembelajaran “Papan Refusi” yang dapat membantusiswa dalam memahami konsep relasi dan fungsi melalui aktivitas yang menyenangkan dan menantang. Uji coba terbatas dilakukan di SMP Negeri 2 Riung, dan hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang signifikan, serta respon positif dari siswa dan guru terhadap penggunaan media ini. Melaluli penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran “Papan Refusi” berbasis pendekatan kontekstual efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Relasi dan Fungsi di SMP Negeri 2 Riung. Melalui tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi, media ini terbukti berhasil menarik perhatian siswa dan memfasilitasi mereka dalam memahami konsep-konsep matematika yang sering dianggap sulit. Media pembelajaran “Papan Refusi” berbasis pendekatan kontekstual efektif digunakan dalam proses pembelajaran matematika di SMP Negeri 2 Riung.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATERI PELUANG DENGAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA Juli, Sofie Fauziyyah; Muin, Abdul; Kustiawati, Dedek
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar dengan menggunakan model Problem Based Learning untuk memfasilitasi kemampuan literasi matematis siswa pada materi peluang. Penelitian ini dilaksanakan pada salah satu MTs di Kota Tangerang Selatan dan Kota Bekasi, pada tahun ajaran 2024/2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar memiliki kriteria sangat valid berdasarkan penilaian ahli dan praktisi, dengan persentase masing-masing sebesar 93% dan 94%, serta praktis menurut validasi pengguna dengan persentase sebesar 83,5%. Tingkat keefektifan modul ajar berdasarkan nilai siswa yang mencapai KKM sekolah masing-masing yaitu memperoleh kriteria efektif. Hasil respon siswa menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan memperoleh kriteria sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif, sehingga modul ajar layak digunakan guru sebagai alternatif bahan ajar yang mendukung pembelajaran, khususnya untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa.
PERBEDAAN KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DENGAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA Telaumbanua, Ruti Faeri; Harefa, Amin Otoni; Telaumbanua, Yakin Niat; Mendrofa, Ratna Natalia
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.16398

Abstract

Abstrak Matematika merupakan mata pelajaran yang harus dikuasai oleh siswa di sekolah. Namun kenyataannya siswa SMK Negeri 3 Gunungsitoli mengalami kendala dalam pembelajaran karena kemampuan pemahaman matematis siswa masih tergolong rendah. Sehingga siswa kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan masalah kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan model pembelajaran project based learning dengan problem based learning terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode eksperimen semu (quasi experimental). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Gunungsitoli dan sampel penelitian sebanyak 2 kelas yang diambil secara nonprabability sampling, yaitu siswa kelas XI-TKJ 2 yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas XI-MP 2 yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen 2. Instrumen penelitian ini berbentuk essay test kemampuan pemahaman matematis siswa. Berdasarkan hasil penelitian dengan uji hipotesis satu pihak, diperoleh nilai thitung = 4,021 dan ttabel = 1,682. Karena thitung = 4,021 ttabel = 1,682 maka Ho ditolak dan Ha  diterima yang berarti : ada perbedaan keefektifan model pembelajaran  project based   learning dengan problem based learning terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW MATERI STATISTIKA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Sholihut, Aditya; Yanti, Aning Wida
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.16749

Abstract

Penggunaan metode pembelajaran konvensional yang terlalu monoton menyebabkan siswa kurang mampu dalam memahami suatu pembelajaran secara mendalam. Akibatnya, siswa memiliki hasil belajar yang masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 3 Peterongan Jombang mengalami peningkatan setelah diterapkannya metode pembelajaran kooperatif Jigsaw dan memabandingkan dengan kelas yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Untuk memperoleh data digunakan pedoman wawancara, observasi, dan tes. Instrumen yang dibuat oleh peneliti yakni berupa lembar tes pemahaman siswa, untuk mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan. Selain itu, peneliti juga menyusun pedoman wawancara untuk mendapatkan informasi terkait pembelajaran dan kurikulum yang dipakai di SMP Negeri 3 Peterongan Jombang. Hasil penerapan metode jigsaw terbukti meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 3 Peterongan. Penggunaan metode kooperatif jigsaw terbukti meningkatkan hasil belajar siswa dibuktikan dengan adanya peningkatan rata-rata nilai siswa sebesar 20%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWOSTRAY (TSTS) Anugraini, Asri Putri; Patricia, Firda Alfiana
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV dengan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS). Penelitian ini menggunakan Penelitian dengan Tindakan Kelas . Responden penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Kedungpedaringan  yang terdiri dari 28 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV.Peningkatan nilai rata-rata siswa dikegiatan tes prasiklus yaitu (53,13) sehingga masuk dalam kategori “Kurang”, siswa yang mencapai KKM sebanyak 5 siswa, hasil rata-rata tes siklus I yaitu (57,42) masuk ke dalam kategori “Kurang”, siswa yang mencapai nilai standar ketuntasan sebanyak 10 siswa, tes siklus II menunjukkan (63,92) masuk ke dalam kategori “Cukup” siswa yang mencapai nilai standar ketuntasan sebanyak 17 siswa, pada tes siklus III yaitu (66,78) yang juga sudah masuk ke dalam kategori “Cukup”, terdapat kenaikan dalam hasil belajar yang tuntas 22 siswa  Yang lebih diutamakan dalam kegiatan pembelajaran adalah proses perubahan yang terjadi pada suasana belajar dan pemahaman terhadap materi siswa di kelas, kerjasama antar siswa dan guru terutama yang menyangkut: sikap, motivasi belajar, dan interaksi siswa di kelas. Selama proses tindakan sampai dengan tiga siklus mengalami perubahan dari segi suasana belajar menjadi semakin aktif, siswa mengurangi tindakan-tindakan tidak disiplin, hasil dari ketiga siklus yang sudah dilaksanakan mengalami peningkatan hal ini siswa bisa melakukan perubahan hasil belajar jika model yang digunakan sesuai.