cover
Contact Name
Andi Alim Syahri
Contact Email
andialims@unismuh.ac.id
Phone
+6285255384303
Journal Mail Official
sigma@unismuh.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar Jln. Sultan Alauddin No. 259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 28053610     EISSN : 27467503     DOI : https://doi.org/10.26618/sigma
Core Subject : Education,
The aim of this journal is to publish research in mathematics education including teaching and learning, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, and educational development from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 366 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA FLASHAR PADA PELAJARAN MATEMATIKA CIRI-CIRI BANGUN DATAR KELAS IV Lathif, Muhammad Ichsan Abdul; Purbasari, Imaniar; Riswari, Lovika Ardana
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17599

Abstract

Pembelajaran matematika pada kelas IV sering kali mengalami kendala dalam pemahaman konsep bangun datar. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap ciri-ciri bangun datar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Research and Development (RnD) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas IV SDN 2 Pecangaan (16 laki-laki dan 16 perempuan). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi, wawancara, angket kebutuhan siswa, validasi, dan respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kuantitatif untuk menganalis angket validasi dan respon siswa, dan kualitatif untuk menganalisi hasil observasi dan wawancara serta respon siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil analisis validasi ahli yang mendapatkan nilai rata-rata 83,75% dengan kriteria “sangat layak” pada validasi media, dan 71,25% dengan kriteria “Layak” pada validasi materi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media FlashAR layak digunakan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIS SERTA CARA BERPIKIR KRITIS SISWA Angkareda, Gindastri; Talib, Erika I.; Bito, Nursiya
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17407

Abstract

Kemampuan berpikir kritis memungkinkan individu untuk menganalisis serta mengintegrasikan informasi guna memecahkan masalah dalam konteks tertentu. Salah satu pendekatan yang berpotensi mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa yaitu Model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan pemahaman matematis serta cara berpikir kritis pada siswa menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan jumlah sampel yang terlibat adalah 20 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tilamuta, instrumen yang digunakan antara lain modul ajar, LKPD. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah di lakukan, terdapat 20 siswa yang telah mengikuti tes tersebut Rentang nilai yang diperoleh siswa cukup bervariasi, dengan adanya peningkatan skor rata-rata dari siklus 1 ke siklus 2 ditunjukkan bahwa sebagian besar siswa mendapatkan skor di kisaran 40-60. Beberapa siswa menunjukkan performa yang cukup baik dengan memperoleh nilai di atas 55. Di sisi lain, terdapat beberapa siswa yang memperoleh nilai di bawah 40.
LITERASI MATEMATIS DALAM MENYELESAIKAN SOAL PISA PADA KONTEN CHANGE AND RELATIONSHIP DAN QUANTITY DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Kusumah, Dwi Putri; Setialesmana, Depi; Muslim, Siska Ryane
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17750

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada literasi matematis peserta didik di Indonesia pada penilaian PISA masih rendah, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis literasi matematis ditinjau dari gaya belajar yang dimiliki oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literasi matematis dalam menyelesaikan soal PISA pada konten change and relationship dan quantity ditinjau dari gaya belajar. Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen yang digunakan yaitu angket gaya belajar, soal PISA pada konten change and relationship dan quantity, dan wawancara.  Teknik pengumpulan data terdiri dari angket gaya belajar, tes literasi matematis pada soal PISA konten change and relationship dan quantity, serta wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, pada indikator merumuskan (formulate), subjek visual dan kinestetik sama-sama mampu mengetahui informasi, maksud, tujuan, dan hubungan antar informasi dalam soal, sementara subjek auditorial hanya mampu mengetahui informasi dan hubungan antar informasi, tetapi belum menunjukkan pemahaman menyeluruh terhadap maksud dan tujuan soal. Pada indikator menggunakan (employ), ketiga subjek mampu mengetahui konsep dan menerapkan fakta, namun subjek visual dan auditorial belum menunjukkan penerapan prosedur dengan tepat, berbeda dengan subjek kinestetik yang mampu menerapkan prosedur dengan tepat. Pada indikator menafsirkan (interpret), ketiga subjek mampu merefleksikan solusi matematika dan menarik kesimpulan. Dapat disimpulkan bahwa subjek visual mampu pada 2 indikator yaitu merumuskan (formulate) dan menafsirkan (interpret), subjek auditorial hanya mampu pada 1 indikator yaitu menafsirkan (interpret), dan subjek kinestetik mampu pada 3 indikator yaitu merumuskan (formulate), menggunakan (employ), dan menafsirkan (interpret). Hasil ini memberikan implikasi bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran berbasis gaya belajar untuk meningkatkan literasi matematis.
T – WAVE (TRIGONOMETRIK WAVE ADVENTURE) PEMANFAATAN PERMAINAN FROGGY JUMPS EDUCAPLAY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SUDUT ISTIMEWA TRIGONOMETRI Abdullah, Muhammad Fahri; Salzabil, A. Zaizafun Alfianti; Kasih, Mutiara; Ramlan, Sri Muliana; Montasir, La Ode
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17664

Abstract

Sudut istimewa trigonometri merupakan salah satu pokok bahasan materi yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Materi ini dalam struktur kurikulum merdeka diajarkan pada fase E kelas X jenjang SMA/MA-Sederajat. Materi sudut istimewa trigonometri melibatkan pemahaman-pemahaman dasar namun sangat penting dalam mengasah kemampuan bernalar, berpikir kritis dan memecahkan masalah kompleks yang dialami oleh para peserta didik. Namun demikian, materi trigonometri masih dianggap sebagai materi yang sulit oleh sebagian peserta didik sehingga tidak jarang peserta didik banyak menghadapi kesulitan dalam menghafal dan menyelesaikan soal-soal trigonometri secara terampil. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran T - Wave (Trigonometrik Wave Adventure), mendeskripsikan kelayakan, kemenarikan dan mengetahui efektivitas T - Wave sebagai media pembelajaran matematika pada materi sudut istimewa trigonometri kelas X. Metode penelitian ini adalah Research and Development dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). T  - Wave atau Trigonometrik Wave Adventure adalah suatu metode pembelajaran inovatif yang memanfaatkan konsep game online yang berbasis platform educaplay untuk memfasilitasi pemahaman materi mengenai sudut istimewa trigonometri dalam pembelajaran matematika. Hasil uji media dan uji validasi T - Wave mencapai angka persentase 85,4% dan 90,8% dengan kategori sangat layak. Adapun tingkat kemenarikan media pembelajaran ini mencapai angka 87,3% mencapai kategori sangat menarik. Sedangkan hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan rata-rata capaian nilai siswa yakni 42,7 pada nilai awal dan 77 pada nilai evaluasi   dengan nilai mean gain yang menunjukkan rata-rata peningkatan skor siswa adalah 34.33 poin dengan nilai N-Gain mencapai 0,60 sehingga termasuk dalam kategiori sedang. Sehingga berdasarkan keseluruhan hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan T - Wave sebagai media pembelajaran sangat layak dan menarik serta efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sudut istimewa trigonometri.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF MATEMATIS PESERTA DIDIK DITINJAU DARI DOMINASI OTAK KANAN DAN KIRI Ramadhan, Alya Zahra; Apiati, Vepi; Nurhayati, Elis
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.18438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan berpikir reflektif matematis peserta didik dengan mempertimbangkan dominasi otak kanan dan kiri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui tes dominasi otak, tes kemampuan berpikir reflektif matematis, dan wawancara yang bersifat tidak terstruktur. Instrumen penelitian terdiri dari peneliti sebagai instrumen utama, angket untuk mengukur dominasi otak, serta soal-soal yang digunakan untuk menilai kemampuan berpikir reflektif matematis. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga peserta didik kelas VIII-E di SMP Negeri 4 Tasikmalaya. Penentuan subjek didasarkan pada peserta didik yang memiliki karakteristik dominasi otak kanan dan kiri secara konsisten, serta mampu melewati setiap tahap kemampuan berpikir reflektif matematis tanpa memperhatikan benar atau salahnya jawaban, dan mampu memberikan informasi secara jelas dan lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 2 subjek memiliki dominasi otak kanan dan 1 subjek memiliki dominasi otak kiri. Peserta didik dengan dominasi otak kanan (S-7 dan S-8) memenuhi setiap fase kemampuan berpikir reflektif matematis, S-7 mengandalkan pengalaman pribadi dan visualisasi dalam membuat strategi penyelesaian, sementara peserta didik dengan dominasi otak kanan juga S-8 menunjukkan kreativitas dalam membuat rencana berdasarkan gambaran situasi soal. S-7 dan S-8 mampu mengevaluasi jawaban, meskipun S-7 kurang dalam menuliskan informasi diketahui dengan lengkap dan kesimpulan secara kurang lengkap, sedangkan S-8 tidak memisahkan informasi diketahui dan rencana penyelesaian secara sistematis. Peserta didik dengan dominasi otak kiri (S-2) melengkapi tiga fase kemampuan berpikir reflektif matematis ditunjukkan dengan pola berpikir yang logis, terstruktur, dan sistematis. S-2 mampu menyusun informasi dan rencana penyelesaian berdasarkan prosedur matematis yang telah dipelajari serta melakukan evaluasi dengan cara memverifikasi hasil secara teliti.
ANALISIS PROSES BERPIKIR SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT Asroriyah, Sayyidah Hafidzotul; Mahmudah, Wilda
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17848

Abstract

Hasil studi PISA dan TIMSS menunjukkan bahwa kemampuan siswa Indonesia dalam menyelesaikan masalah matematika masih rendah. Salah satu aspek yang mempengaruhi proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah adalah tipe kepribadian siswa yaitu ekstrovert dan introvert. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan tipe kepribadian ekstrovert dan introvert. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket tipe kepribadian, tes soal matematika, serta wawancara. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa ekstrovert lebih cepat dalam mengambil keputusan, tetapi kurang sistematis dalam menyusun strategi penyelesaian. Sebaliknya, siswa introvert lebih teliti, metodis, dan cenderung mendalami dalam memahami serta menyelesaikan masalah matematika. Kedua subjek memenuhi tahapan proses berpikir menurut Mason, namun mereka menunjukkan perbedaan dalam pendekatan dan strategi yang digunakan saat menyelesaikan masalah. Penelitian ini menegaskan bahwa memahami tipe kepribadian siswa dapat membantu pendidik dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih adaptif, efektif, dan sesuai dengan karakteristik siswa dalam upaya meningkatkan kemampuan proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika.
PERAN AI DALAM PERSONALISASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA: KAJIAN SISTEMATIK BERBASIS LITERATUR 2018–2024 Harahap, Muhammad Syahril; Fadli, Veri Pramudia; Nasution, Febriani Hastini; Nasution, Nurhidaya Fithriyah
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.18378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematik literatur terkait pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung personalisasi pembelajaran matematika pada rentang tahun 2018 hingga 2024. Pendekatan yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan mengacu pada protokol PRISMA, yang mencakup tahap identifikasi, seleksi, kualifikasi, dan analisis. Data dikumpulkan dari tiga database utama, yaitu Scopus, Google Scholar, dan ERIC, dengan menggunakan kata kunci seperti "AI in mathematics education", "personalized learning", dan "adaptive learning". Dari 475 artikel, sebanyak 25 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara tematik melalui metode PRISMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi AI—terutama berbasis machine learning, natural language processing, dan deep learning memiliki peran penting dalam menyesuaikan materi ajar, kecepatan belajar siswa, serta memberikan umpan balik yang disesuaikan secara individual. Bentuk personalisasi yang umum meliputi pengaturan tingkat kesulitan soal, rekomendasi materi, hingga penggunaan tutor virtual. Sebagian besar studi menunjukkan peningkatan motivasi, keterlibatan, dan efektivitas belajar siswa. Kajian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan sistem pembelajaran matematika yang lebih adaptif, inklusif, dan berbasis teknologi cerdas. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan kesiapan guru dalam mengimplementasikan AI secara optimal di kelas.
ANALISIS KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS V SDK MABHAMBAWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL AKM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN VI Goan, Bonevantura; Bhoke, Wilibaldus; Bela, Maria Editha; Wewe, Melkior
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17547

Abstract

Penelitian bertujuan  guna mengetahui kemampuan siswa menyelesaikan soal  numerasi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) siswa kelas V SDK Mabhambawa melalui program kampus mengajar angkatan 6 yang meliputi pemahaman konsep bilangan. Metode penelitian deskriptif kualitatif dilakukan dengan subyek penelitian adalah siswa kelas V SDK Mabhambawa yang terdiri atas 18 siswa dengan instrumen soal AKM 20 nomor dan wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melihat hasil AKM dan wawancara Penelitian dengan Analisis data mencakup tahap dan pengumpulan data, redeksi data, penyajian informasi dan penarikan kesimpulan. Adapun temuan peneliti ialah Materi yang dikuasai oleh semua siswa ialah materi membandingkan dua pecahan, termasuk membandingkan bilangan cacah dan pecahan berada pada kategori tinggi dengan persentase 89%. Sedangkan untuk kategori materi yang merasa sulit dikerjakan oleh siswa ialah materi tentang Mengidentifikasi ciri-, ciri segibanyak, segitiga, segiempat, serta lingkaran berada pada kategori rendah dengan persentase 28%. Jika dilihat dari rata-rata hasil numerasi AKM kelas dengan jumblah18 siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan pendekatan yang komprehensif dan sinergi antara berbagai pihak sangat perlu untuk meningkatkan kompetensi numerasi siswa secara optimal. Penelitian yang telah dilakukan bisa dijadikan acuan bagi guru serta pihak sekolah dalam mengembangkan strategi  pembelajaran agar semakin efektif guna meningkatkan kemampuan numerasi siswa. Kesimpilan  yang didapatkan menjadi dua yaitu materi yang dikuasi dan yang sulit untuk siswa, penilaian ini didasarkan pada indikator numerasi dalam AKM yang menunjukan jika kemampuan numerasi siswa berada pada kategori sedang dengan persentase 67%.  
POWERPOINT INTERAKTIF: BAGAIMANA MINAT MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN MATEMATIKA DISKRIT? Rahmi, Depriwana; Kurniati, Annisah; Yuniati, Suci
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.16587

Abstract

Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya minat belajar mahasiswa adalah metode pengajaran yang dilakukan dosen. Inovasi pengajaran di kelas seharusnya dilakukan supaya dapat meningkatkan minat belajar mahasiswa. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar mahasiswa dalam perkuliahan matematika diskrit yaitu pada materi kombinatorik dan peluang diskrit dengan menggunakan powerpoint interaktif. Jenis penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Mahasiswa semester tiga yang terlibat dalam pengisian angket sebanyak 21 mahasiswa. Teknik pengumpulan data melalui angket dalam bentuk google form dan dokumentasi. Angket bersifat tertutup dan terstruktur yang mana mahasiswa menjawab pernyataan mengenai apa saja yang dialami selama perkuliahan berlangsung dengan menggunakan powerpoint interaktif. Analisis data melalui 4 tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa minat belajar mahasiswa meningkat melalui pengajaran dengan powerpoint interaktif.  Mahasiswa merasa senang dan lebih aktif di kelas karena materi yang disampaikan menjadi sangat jelas dan mudah dipahami. Dengan demikan pengajaran seperti ini dapat dijadikan pedoman bagi dosen untuk merancang pembelajarannya di kelas dengan materi yang lebih luas.
ANALISIS EPISTEMOLOGICAL OBSTACLE SISWA SMA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH SPLDV DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF REFLEKTIF-IMPULSIF Nasution, Ibrahim Yusup; Mellawaty, Mellawaty; Surono, Nono
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.18121

Abstract

Hambatan epistemologi muncul akibat keterbatasan pengetahuan siswa dalam konteks tertentu, meliputi hambatan konseptual, prosedural, dan teknik operasional, yang terkait dengan cara siswa memproses informasi dan gaya kognitifnya. Penelitian deskriptif kualitatif di SMA Negeri 2 Indramayu menggunakan angket MFFT, tes kontekstual, dan wawancara yang diikuti oleh 34 siswa dan akan dipilih dua subjek penelitian yang menunjukkan perbedaan signifikan antara siswa reflektif dan impulsif. Siswa reflektif (NL/RE1) mengalami 0% hambatan konseptual dan prosedural, serta 16,67% teknik operasional, sementara siswa impulsif menghadapi 22,22% konseptual, 55,55% prosedural, dan 50% teknik operasional. Secara keseluruhan, hambatan epistemologi siswa tergolong sedang/cukup tinggi, dengan siswa impulsif lebih rentan mengalami kendala dibandingkan siswa reflektif.