cover
Contact Name
Risfaisal ris
Contact Email
risfaisal@unismuh.ac.id
Phone
+6282337038444
Journal Mail Official
risfaisal@unismuh.ac.id
Editorial Address
Btn Pelita Asri, Blok V.1, Kabupaten Gowa
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Equilibrium: Jurnal Pendidikan
ISSN : 23392401     EISSN : 24770221     DOI : 10.26618/equilibrium
Equilibrium: Jurnal Pendidikan dengan ISSN Cetak: 2339-2401 dan ISSN Online: 2477-0221 merupakan jurnal peer-review untuk publikasi artikel ilmiah di bidang pendidikan dan sosiologi, merupakan jurnal akses terbuka yang bertujuan untuk menyediakan forum untuk para peneliti, dosen, guru, praktisi, dan mahasiswa dari seluruh dunia . Sedangkan ruang publikasi keseimbangan jurnal adalah pada bidang pendidikan, sosial, budaya; isu-isu terkini yang bersifat kontekstual sebagai ilmu murni dan terapan; hasil penelitian (kualitatif, etnografi, fenomenologi, studi kasus), penilaian dan pengembangan tesis/tesis/disertasi/hasil penelitian yang belum pernah dipublikasikan di media lain. Jurnal Ekuilibrium Pendidikan telah bekerjasama dengan ASOSIASI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN Sosiologi dan Antropologi Indonesia (APPSANTI) . Jurnal ekuilibrium diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Muhammadiyah Makassar, terbit secara berkala tiga kali dalam setahun : januari, mei, september.
Articles 447 Documents
Efektifitas BLT Covid-19 di Desa Moyo Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa (Studi Konstruksi Sosial Kemiskinan) Imam Yuliadi; Sumitro Sumitro
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 3 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.731 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v9i3.5980

Abstract

Kondisi Pandemi yang berkepanjangan tentu menyulitkan masyarakat miskin dalam mencari nafkah, dan BLT Covid 19 merupakan salah satu usaha untuk membantu meringankan beban masyarakat miskin. Kemiskinan yang dimaksud oleh pemerintah adalah kemiskinan secara ekonomi, sedangkan dilapangan seringkali ditemukan kemiskinan secara sosiologis. Untuk itu perlu dilakukan pemilahan untuk memperjelas mana masyarakat miskin yang perlu ditangani secara ekonomi dan mana masyarakat miskin yang perlu ditangani secara sosiologis. Dalam kajian sosiologi dapat dilakukan analisa bagaimana suatu fenomena sosial terkonstruksi, sehingga dapat dijabarkan faktor-faktor apa saja yang membentuk/mempengaruhi sebuah fenomena. Dari faktor-faktor yang dijabarkan bisa diambil tindakan untuk mencegah terbentuknya fenomena-fenomena sosial semacam tindakan-tindakan oportunis yang lahir dari mentalitas miskin. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) Menjelaskan bentuk kemiskinan yang ada di Desa Moyo, (2) Menjelaskan dampak program BLT Covid 19 terhadap terkonstruksinya mentalitas miskin.Jenis Penelitian dalam penelitian ini adalah Deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan terhadap masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid 19 di Desa Moyo Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa dan pemerintah Desa Moyo dimana Dana BLT ini diambil dari APBDes Desa Moyo. Lokasi penelitian akan berada di Desa Moyo kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa Propinsi Nusa Tenggara Barat. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data dengan interactive model.Dari penelitian ini bisa didapatkan beberapa hal yaitu; (1) bentuk kemiskinan yang ada di Desa Moyo, (2) dampak program BLT Covid 19 terhadap terkonstruksinya mentalitas miskin. Bentuk kemiskinan yang ada di Desa Moyo adalah kemiskinan struktural dan kemiskinan subjektif. Dimana keduanya merupakan dampak dari Pandemi Covid 19. Dimana kemiskinan struktural merupakan dampak praktis dari kondisi pandemi, sedangkan kemiskinan subjektif merupakan dampak lanjutan dari berlangsung lamanya pandemi selama 2 tahun terakhir. Program BLT Covid 19 juga berkontribusi terhadap terkonstruksinya mentalitas miskin dalam masyarakat. Mentalitas miskin erat kaitannya dengan kemiskinan subjektif dimana mentalitas miskin merupakan kompenen inti dari konstruksi kemiskinan subjektif. 
Analisis Penggunaan TIK Dengan Aplikasi Dalam Pembelajaran Daring di SD N 17 Kayuagung Muhammad Dhori; Muqowim Muqowim; Tiara Nurhayati
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 3 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.256 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v9i3.5564

Abstract

Sebuah b- strate .Penulisan ini dibuat untuk menganalisis pemanfaatan TIK melalui aplikasi dalam pembelajaran online di sekolah dasar pada masa pandemi Covid-19. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan deskriptif. Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat besar bagi dunia pendidikan, khususnya di Indonesia. Dimana proses belajar mengajar yang sebelumnya dilakukan di lingkungan sekolah kini menjadi proses pembelajaran online yang dilakukan di rumah. Penggunaan TIK berpengaruh signifikan terhadap proses pembelajaran di masa pandemi saat ini. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang pesat seperti guru dapat menghubungi siswa menggunakan internet melalui aplikasi seperti whatsapp group, google class, zoom, dll. Kemudian Kemendikbud telah memfasilitasi pembelajaran online secara gratis dengan pembagian kuota gratis untuk penyampaian materi pembelajaran tingkat SD dengan menggunakan aplikasi guna membantu proses pembelajaran online seperti aplikasi Google Classroom dan aplikasi Zoom cocok untuk kalangan atas. penggunaan kelas, sedangkan aplikasi grup WhatsApp cocok digunakan di kelas rendah. Saat proses pembelajaran online berlangsung, siswa tetap akan diawasi oleh orang tua/wali dan guru agar proses pembelajaran berjalan dengan baik. sedangkan aplikasi grup whatsapp cocok digunakan di kelas bawah. Saat proses pembelajaran online berlangsung, siswa tetap akan diawasi oleh orang tua/wali dan guru agar proses pembelajaran berjalan dengan baik. sedangkan aplikasi grup whatsapp cocok digunakan di kelas bawah. Saat proses pembelajaran online berlangsung, siswa tetap akan diawasi oleh orang tua/wali dan guru agar proses pembelajaran berjalan dengan baik.Abstrak. Penulisan ini dibuat untuk menganalisis penggunaan TIK melalui aplikasi dalam pembelajaran daring di sekolah dasar pada masa pandemi Covid-19. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif bersifat library researt. Pandemi Covid-19 amat sangat berpengaruh untuk bidang pendidikan khususnya di Indonesia. Dimana proses belajar mengajar yang tadinya dilaksanakan dalam lingkungan sekolah sekarang proses belajar daring yang dilaksanakan dirumah sendiri. Penggunaan TIK berpengaruh signifikan pada proses pembelajaran di masa pandemi saat ini. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang telah berkembang pesat seperti guru dapat menghubungi peserta didik menggunakan internet dengan melalui sebuah aplikasi seperti whatsapp group, google class, zoom, dll. Kemudian kemendikbud telah memfasilitasi belajar daring secara gratis dengan pembagian kuota gratis untuk menyampaikan materi belajar tingkat sekolah dasar dengan menggunakan aplikasi agar dapat membantu proses pembelajaran daring seperti aplikasi google classroom dan aplikasi zoom cocok digunakan kelas tinggi sedangkan aplikasi whatshapp group cocok digunakan pada kelas rendah. Pada saat proses pembelajaran daring berlangsung peserta didik akan tetap di awasi oleh orang tua/wali dan guru supaya proses pembelajaran berjalan dengan baik.
Pengembangan Potensi Wisata Igir Wringin Desa Panusupan Sebagai Produk Wisata Berbasis Perdesaan Kanita Khoirun Nisa; Michael Jeffri Sinabutar; Muhammad Alhada Fuadilah Habib
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 3 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.501 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v9i3.5911

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengembangan potensi wisata Igir Wringin di Desa Panusupan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana awal dari potensi wisata oleh komunitas para pemuda, kemudian dikembangkan menjadi DTW (Daya Tarik Wisata) yang selanjutnya menjadi pariwisata perdesaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa pengembangan desa wisata dengan memaksimalkan potensi seni dan budaya.
Konstruksi Budaya Literasi Dalam Pembelajaran Ekstrakurikuler di SMA Negeri 11 Luwu Utara Fitra Assyahra; Nurdin Nurdin; Lukman Ismail
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 3 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.022 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v9i3.6015

Abstract

Penelitian ini menggali tentang Konstruksi budaya literasi dalam pembelajaran ekstrakurikuler (studi pada kelompok ilmiah remaja di SMA Negeri 11 Luwu utara). Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimanakah Budaya Literasi yang terdapat dalam pembelajaran ekstrakurikuler di SMA Negeri 11 Luwu Utara, 2. Bagaimanakah konstruksi budaya literasi dalam pembelajaran ekstrakurikuler pada kelompok ilmiah remaja (KIR) di SMA Negeri 11 Luwu Utara, 3. Faktor apakah yang menghambat konstruksi budaya literasi dalam pembelajaran ekstrakurikuler di SMA Negeri 11 Luwu Utara. Skripsi ini menggunakan penelitian kualitatif deskriftif dengan pendekatan fenomenologi dimana dengan Studi fenomenologi mencoba mencari arti dari pengalaman dalam kehidupan yang bertujuan untuk mengungkap Konstruksi budaya literasi dalam pembelajaran ekstrakuriuler pada kelompok ilmiah remaja yang ada di SMA Negeri 11 Luwu Utara. Informan secara keseluruhan dalam penelitian ini terdiri dari tiga belas orang, kepala sekolah, dua orang Pembina KIR, pengelola perpustakaan, guru matapelajaran dan delapan orang siswa yang tergabung dalam kelompok ilmiah remaja. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik yaitu, observasi, wawancara dan dokumentasi. Sementara analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis purposive sampling yang dimulai dengan analisis data observasi, wawancara, dan dokumen.Hasil dari penelitian ini yaitu sekolah telah memberikan fasilitas yang dapat digunakan untuk proses pembelajaran, teruntuk kegiatan budaya literasi yang di terapakan di SMA Negeri 11 Luwu Utara sekolah telah memfasilitasi berupa perpustakaan, taman baca serta ruang sudut baca yang di kelola olah perpustakaan bekerjasama dengan kelompok ilmiah remaja untuk mengelola perpustakaan, selain itu mereka juga mengajak siswa lain untuk membudayakan membaca di waktu isterahat, selain itu dari segi kegiatan ekstrakurikuler kelompok ilmiah remaja juga dibina oleh guru pembimbing untuk bisa berkarya melalui sebuah tulisan yaitu karya ilmiah sekolah juga mendukung penuh siswa yang bisa berprestasi melalui karya tulisnya. Adapulah yang menjadi faktor penghambat siswa untuk mau ikut membaca yaitu kurangnya minat baca siswa terhadap buku-buku pelajaran yang di akibatkan pergaulan yang semakin bebas, pengaruh yang kedua yaitu maraknya game online yang menambah siswa lebih memilih bermain game ketimbang membaca buku pelajaran di tambah lagi kurangnya pengawasan seorang guru terhadapa siswa diakibatkan dampak pandemik yang semakin marak di masyarakat, akibatnya semua siswa di rumahkan dan pembelajaran yang dilakukan oleh guru melaui system pemmbelajaran daring dan ini yang menjadi faktor siswa juga untuk tidak mau belajar maupun membaca buku, tetapi pihak sekolah mengupayakan agar siswa dapat kesekolah seminggu sekali untuk mengambil buku pelajaran agar dapat di baca dan dipelajari di rumah. 
Efektivitas Pendidikan Keterampilan Bagi Remaja Dalam Upaya Pendewasaan Usia Perkawinan di Kecamatan Kediri Kelompok Dialog Warga Desa Jagaraga Indah H. Mulyadi Fadjar
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 3 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.987 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v9i3.5612

Abstract

Kelompok DW-PUP dengan Metode DW melibatkan peran serta aktif masyarakat desa, memberikan motivasi terjadinya perkawinan dini di desa. Dukungan, sinergitas kebijakan dan dana dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota sampai ke Desa menghasilkan capaian rata-rata usia kawin perempuan pertama sebesar 0,12 tahun; 2016 (20,15 th) dan tahun 2017 (20,27 th). Berdasarkan data Susenas tahun 2018, capaian rata-rata usia kawin I perempuan per Kabupaten/Kota Provinsi NTB menunjukkan tren yang menurun, tahun 2017 (20,27 th), 2018 (20,23 th) dan 2019 (20,21 th). Upaya PUP yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas P3AP2KB Provinsi NTB pada akhir tahun 2018 adalah kegiatan meningkatkan sumber daya manusia, khususnya remaja di bawah 21 tahun. Kegiatan Pendidikan Keterampilan Bagi Remaja merupakan upaya PUP melalui pemberian pengetahuan, keterampilan dan penumbuhan kesadaran saat usia menikah. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel penelitian, 20 responden peserta PKBR dan 1 informan kunci, menggunakan instrumen Lembar Kuesioner Persepsi Upaya PUP, Panduan Wawancara Terstruktur dan Formulir Penelusuran Dokumen. Hasil penelitian, ketidak sesuaian pelaksanaan dengan sasaran yang dituju, menyebabkan tidak tercapainya PKBR, sehingga PKBR menjadi tidak efektiv terhadap upaya PUP di Desa Jagin. Ketidakmampuan mencapai tujuan PKBR yang ditetapkan, sehingga belum mampu memberikan peningkatan keterampilan untuk pembangunan ekonomi remaja dalam upaya PUP. Berdasarkan hasil penelitian, diperlukan adanya panduan dan kurikulum pelatihan untuk mendapatkan proses yang konsisten, terkendali dalam proses pelaksanaannya dengan hasil yang diperoleh. perlu adanya koordinasi dan kerjasama dengan pihak-pihak yang berhubungan langsung dengan sasaran kegiatan.Kata kunci: dialog warga; pendewasaan usia perkawinan
Eksistensi Budaya Pesta Sekolah dI Desa Golo Lebo Kecamatan Elar Kabupaten Manggarai Timur Sriwahyuni Sriwahyuni; Muh. Reski Salemuddin; Visensia H Visensia H
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 3 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.054 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v9i3.5955

Abstract

Pendidikan di Indonesia masih merupakan investasi yang mahal sehingga diperlukan perencanaan keuangan. Pesta sekolah merupakan wujud dukungan dan bentuk kebersamaan masyarakat Manggarai yang sangat tinggi untuk membantu sesama yang mengalami kesulitan dalam membiayai pendidikan anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui mengapa budaya pesta sekolah tetap dipertahankan sampai sekarang di Desa Golo Lebo Kecamatan Elar Kabupaten Manggrai Timur. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling. Pesta sekolah atau sering disebut wuat Wa’i ritual doa bersama saat seseorang atau anggota keluarga merantau (studi). Simbol yang dipakai saat acara (berdoa) yaitu dengan dibunuhnya seekor ayam putih sebagai silih persembahan. Dagingnya dimakan bersama dan bagian dalam ditaruh dalam wadah lalu diberikan kepada leluhur sebagai symbol bahwa mereka juga hadir dalam upacara tersebut dan selalu membimbing si calon perantau. dan harapan itu bisa disimbolkan dengan ungkapan lalong bakok du lakom lalong rombeng du kolem yang artinya pergi dengan sebuah harapan semoga pulang membawa keberhasilan. Dan jika si anak menyelesaikan kuliah kelak dan jika si anak menyelesaikan kuliah kelak maka dilakukan pula acara syukuran dengan menyembelih seeokor ayam hitam sebagai ungkapan syukur dan terimakasih kepada tuhan dan para leluhur yang telah melindungi dan membimbing si anaka selama menyelesaikan studinya ditanah rantau. Pesta sekolah masih tetap dipertahankan sampai saat ini di Desa Golo Lebo karena sangat bermanfaat bagi perkembangan anak, sebagai ajang memberikan nasihat bagi anak yang akan melanjutkan pendidikan serta sebagai pemupuk rasa persaudaraan/persatuan diantara warga masyarakat. Kata Kunci: Eksistensi, Pesta  Sekolah, Budaya, Persaudaran
Eksistensi Tennung Walida (Gedogan) Kain Sutera di Desa Rumpia Kecamatan Majauleng Kabupaten Wajo Firdaus Firdaus
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 3 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.621 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v9i3.6059

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan eksistensi penggunaan alat tennung walida (gedogan) dalam proses pembuatan kain sutera di Desa Rumpia Kecamatan Majauleng Kabupaten Wajo. Adapun jenis penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi Tennung Walida di Desa Rumpia masih tetap ada dan digunakan oleh beberapa masyarakat penenun dikarena kain yang di tenun menghasilkan kualitas serta harga jual yang tinggi serta masih ada masyarakat konsumen yang memesan kain yang di tenun menggunakan Tennung Walida. Adapun persepsi masyarakat tentang penggunaan Tennung Walida di era modernisasi di Desa Rumpia, masih dapat digunakan oleh masyarakat penenun karena sampai saat ini pengguna tennung walida tetap mewariskan pengetahuannya menggunakan Tennung Walida kepada anak-anaknya dan terus memelihara dan merawat agar masih dapat digunakan dan tetap menjadi bagian dari kehidupannya, meskipun saat ini Tennung Walida sudah mulai berkurang karena adanya alat tenun yang lebih Modern yang sudah banyak beredar saat ini serta adanya jenis usaha kekinian yang lebih diminati masyarakat.
Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Moral Anak Katolik Pada Era Pandemi Covid-19 di Kota Malang Lorentius Goa
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 3 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.856 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v9i3.5678

Abstract

Pendidikan moral menjadi salah satu elemen penting dalam pendidikan di era digital 4.0. tanpa pendidikan moral yang memadai. Anak-anak akan menjadi korban dari kemajuan teknologi informasi yang semakin cepat dan canggih. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui, apa peran orang tua dalam pendidikan anak pada masa pandemi covid-19? Selain itu diungkap juga apakah orang tua sudah menjalankan peran tersebut dengan baik atau tidak? Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner tertutup kepada 100 orang tua yang memiliki anak-anak yang menempuh pendidikan sekolah dasar di Kota Malang, Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan selama tiga bulan di awal tahun 2021. Pendidikan moral yang dimaksud di dalam penelitian mencakup enam indikator; seksualitas, solidaritas, kemajemukan, keadilan, kejujuran dan cinta lingkungan. Dari penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa orang tua di Kota Malang, Jawa Timur memiliki peran dalam pendidikan moral anak. Selain itu para orang tua juga sudah menjalankan peran dalam pendidikan moral dengan baik.
Hegemoni Korporasi di Lumbung Jagung (Studi Kasus Petani Jagung di Kec. Lopok Kab. Sumbawa) Junaidi Junaidi; Sumitro Sumitro
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.622 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v9i2.5396

Abstract

Beberapa tahun terakhir pulau Sumbawa disibukkan dengan isu pembalakan liar, dibeberapa media menjelaskan sekian banyak hektar hutan  di pulau Sumbawa rusak akibat pembalakan liar dan beralih fungsi menjadi ladang jagung. Sehingga tak bisa dipungkiri penyebab banjir di pulau Sumbawa akibat hutan yang dirambah untuk menanam jagung. Untuk itu, perluasan areal tanam jagung ke kawasan hutan harus dikendalikan. Perluasan lahan tanaman jagung dengan melakukan perambahan hutan dapat memunculkan berbagai masalah lingkungan. Dari masalah banjir dimusim hujan, hingga masalah kekeringan di musim kemarau. Dalam penelitian ini memotret perubahan perilaku petani akibat hegemoni/penguasaan koorporasi (distributor Jagung) tidak begitu terlihat dominasinya, Petani Jagung di kecamatan lopok adalah salah satu potret yang mewakili hegemoni koorporasi hasil jagung di kabupaten Sumbawa, untuk itu perlu untuk dilakukan penelilitian lebih jauh untuk mendeskripsikan masalah sosial yang ada di daerah ini.Jenis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan terhadap petani jagung di desa Mamak sebagai bagian dari masyarakat yang profesi sebagai petani. Lokasi penelitian akan berada di desa Mamak kecamatan Lopok Kabupaten Sumbawa Propinsi Nusa Tenggara Barat.. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan dampak sosial terhadap petani berupa kesulitan adaptasi petani terhadap komoditi pertanian yang baru dikembangkan. Dampak selanjutnya berupa perubahan perilaku petani yang cenderung melakukan pembalakan terhadap hutan. Adapun bentuk hegemoni koorporasi yang terjadi di Sumbawa antara lain; Pertama hegemoni korporasi terhadap petani sebagai penyedia utama komoditas jagung. Kedua hegemoni korporasi terhadap pemerintah yang tidak mampu mengontrol sepenuhnya mekanisme pasar. Petani di Sumbawa tidak menyadari eksploitasi terhadap lahan dan tenaga yang digunakan pihak korporasi untuk meningkatkan jumlah komoditas Jagung. Petani hanya memahami bahwa upaya peningkatan produksi jagung dimaksudkan untuk meningkatkan taraf hidupnya. Petani menganggap program penanaman jagung merupakan bagian dari program peningkatan ekonomi dari pemerintah daerah tanpa menyadari kepentingan koorporasi dibalik program ini. 
Be Kepo (Bioetanol Ketela Pohon) Inovasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Solusi Sumber Energi Alternatif Terbaharukan Muhammad Alhada Fuadilah Habib; Wahyu Nita Kurrotaa'yun Nuriski; Rizal Zamzami
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.079 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v10i1.6618

Abstract

Sumber energi yang berasal dari fosil merupakan sumber energi yang tidak terbaharukan. Sementara itu sampai saat ini, sumber energi utama yang digunakan oleh masyarakat Indonesia berasal dari fosil. Saat ini Indonesia berada dalam krisis energi karena sangat bergantung pada bahan bakar fosil terutama minyak bumi yang memberatkan APBN dan menguras devisa negara. Hal ini dikarenakan cadangan minyak bumi di Indonesia kian menipis dan harus mengimpor kebutuhan minyak bumi dari luar negeri, oleh sebab itu, Indonesia harus memiliki kemampuan (knowledge and technology) yang dipadukan dengan kearifan local (wisdom) untuk mengatasi permasalahan energi ini. Dari beberapa pilihan sumber energi alternatif terbaharukan, salah satu yang paling potensial dikembangkan di Indonesia adalah dengan teknologi bioetanol. Pengembangan sumber energi bioetanol ini sangat cocok dilakukan mengingat sumber energi ini berasal dari bahan nabati yang merupakan sumber daya alam yang mudah diperbaharui dan banyak tersedia di Indonesia. Kabupaten Blitar merupakan sebuah kawasan di Provinsi Jawa Timur yang tanahnya tergolong subur dan sangat potensial digunakan sebagai penghasil bahan baku pembuatan bioetanol. Sampai saat ini sebagian besar masyarakat di Kabupaten Blitar bekerja di sektor pertanian dan masih cukup banyak yang masuk dalam kategori masyarakat miskin. Kondisi ini dikarenakan produk hasil pertanian dijual mentah (tanpa diolah) dan memiliki harga jual yang relatif rendah, sementara itu biaya untuk perawatan tanaman pertanian cukup mahal. Kondisi ini mendorong inovasi pemberdayaan masyarakat di bidang teknologi bioetanol untuk memecahkan persoalan kelangkaan sumber energi fosil sekaligus sebagai solusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Blitar.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 3 (2025): EQUILIBRIUM: JURNAL PENDIDIKAN Vol 13, No 2 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 13 No. 2 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 13 No. 1 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 13, No 1 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 12 No. 3 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 12, No 3 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 12 No. 2 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 12, No 2 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 12, No 1 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 12 No. 1 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 11, No 3 (2023): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 11, No 2 (2023): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2023): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 10, No 3 (2022): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 10, No 2 (2022): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 10, No 1 (2022): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 9, No 3 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 9, No 2 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 9, No 1 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2020): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2020): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 7, No 2 (2019): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 7, No 1 (2019): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2018): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2018): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2017): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2017): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2017): KEARIFAN LOKAL Vol 4, No 2 (2016): PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2016): PENYIMPANGAN SOSIAL Vol 4, No 1 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 2, No 1 (2016): EQUILIBRIUM Vol 3, No 2 (2015): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2015): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN More Issue