cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Kependidikan Media
ISSN : 20898444     EISSN : 29647355     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
Analysis of Differences in Mathematical Understanding of Class IV Students at UNISMUH Makassar Labschool Based on Learning Style Sabrina, Sabrina; Widiyasari, Ririn; Nursalim, Nursalim
Jurnal Kependidikan Media Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v14i2.18850

Abstract

This research aims to analyze differences in mathematical understanding of fourth grade students at UNISMUH Makassar Labschool based on their learning styles. The background to this research stems from various problems found in the field, such as students' low mathematical understanding, teachers' lack of understanding of learning styles, and the lack of research related to learning styles at the elementary school level. This research uses a descriptive qualitative approach with phenomenological methods to explore students' subjective experiences in understanding integer material based on visual, auditory and kinesthetic learning styles. The research results show that students with an auditory learning style tend to excel in solving problems verbally and narratively, while visual students are better at understanding basic concepts through pictorial representations, but have difficulty in advanced applications. Kinesthetic students show moderate comprehension, depending on the physical activity and props used. Although differences were found in the level of mathematical understanding between learning styles, these differences were not statistically significant. Thus, learning style is not the only determining factor in students' mathematical understanding, but it still needs to be considered in planning more adaptive learning.
Optimalisasi Evaluasi Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Karim, Andi Rahmatia; Suaedi, Nurdyanti
Jurnal Kependidikan Media Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v14i2.18926

Abstract

Transformasi kurikulum di Indonesia melalui Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk mampu melaksanakan evaluasi pembelajaran yang lebih fleksibel, autentik, dan berpihak pada peserta didik. Namun, di tingkat Sekolah Dasar (SD), masih banyak guru yang belum memahami konsep evaluasi formatif, diagnostik, dan autentik secara menyeluruh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru SD dalam merancang dan menerapkan evaluasi pembelajaran yang sejalan dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan berbasis partisipatif yang melibatkan guru dalam penyusunan instrumen evaluasi seperti rubrik proyek, observasi, dan portofolio. Kegiatan dilaksanakan selama tiga minggu di SMP Negeri 5 Makassar, meliputi survei kebutuhan, workshop interaktif, implementasi di kelas, serta refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru, dengan 83% guru berhasil mengimplementasikan asesmen autentik dalam pembelajaran tematik. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya komunitas praktisi evaluasi di sekolah mitra. Dengan demikian, program ini memberikan dampak positif terhadap optimalisasi evaluasi pembelajaran dan mendukung peran guru sebagai agen perubahan dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka.
Pengaruh Media Digital Interaktif terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Menengah Ariaty, Eka; Ariandini, Nur; Alfira, Evi; Mustari, Ulul Azmi
Jurnal Kependidikan Media Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v14i2.19006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media digital interaktif terhadap motivasi belajar siswa sekolah menengah. Latar belakang penelitian ini didasari oleh semakin meluasnya penggunaan teknologi dalam pendidikan, khususnya media digital interaktif seperti aplikasi pembelajaran berbasis web, simulasi, dan game edukatif yang diyakini dapat meningkatkan partisipasi dan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Sampel terdiri dari 180 siswa SMA kelas X dan XI di Kota Makassar yang telah menggunakan media digital dalam pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui angket berbasis model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) serta wawancara pendukung. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa media digital interaktif memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa, dengan koefisien determinasi sebesar 41,2%. Selain itu, korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif yang kuat antara kedua variabel. Temuan ini diperkuat dengan data kualitatif dari guru dan siswa yang menyatakan bahwa media digital membuat pembelajaran lebih menarik, relevan, dan membangkitkan semangat belajar. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan perangkat dan kesiapan guru dalam memanfaatkan teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media digital interaktif merupakan sarana yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, dan disarankan agar sekolah terus mengintegrasikan teknologi ini secara optimal dalam proses pembelajaran.
The Implementation of Role Playing in Improving Students’ Speaking Skill in Class VI Indonesian Learning at Elementary School of Muhammadiyah 1 Sorong Krisnawati, Reni -; Sofian Hadi, Muhamad; Tang, Ambo
Jurnal Kependidikan Media Vol. 14 No. 3 (2025): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/0xkrbw36

Abstract

This research aims to determine the application, effectiveness, and supporting and inhibiting factors of using the role playing method in improving students' speaking skills in Indonesian language learning in class VI at Muhammadiyah 1 Elementary School, Sorong City. The method used is a descriptive qualitative approach with a focus on in-depth understanding of the learning process. Data was obtained through observation, interviews and documentation. The research results show that the application of the role playing method is carried out through systematic stages: introduction, core activities (distribution of scenarios and roles, acting, discussion, evaluation), and closing (conclusion and reflection). This method has proven to be effective in improving students' speaking skills, which can be seen from increasing speaking fluency, vocabulary diversity, and active participation in learning. The learning atmosphere becomes more enjoyable and encourages students to dare to communicate. Factors supporting the success of this method include teacher creativity and student enthusiasm, while the main challenge is the teacher's readiness to design and guide the implementation of role playing optimally. Thus, the role playing method can be used as an innovative and effective alternative Indonesian language learning strategy.
Implementation of Al-Islam Kemuhammadiyahan Character Education through the Merdeka Curriculum in Class VI of Muhammadiyah 1 Elementary School, Sorong City Tahang, Tarmizi -; Misriandi; Tang, Ambo
Jurnal Kependidikan Media Vol. 14 No. 3 (2025): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/8fh9bh72

Abstract

Forming the character of students from an early age is an important foundation in creating a generation with dignity and value. This research aims to describe the implementation of character education based on Islamic and Muhammadiyah values through the Merdeka Curriculum approach at Muhammadiyah Elementary Schools 1 and 2, Sorong City. The research uses a descriptive qualitative method with a literature study and field observation approach. The results show that the integration of character values through ISMUBA subjects and extracurricular activities such as Duha Prayer, Tahfidz Qur'an, and Hizbul Wathan Scouting has a positive impact on changes in student behavior, such as increasing discipline, responsibility, and awareness of worship. Supporting factors in implementing character education include the availability of facilities, teacher involvement, and the flexibility of the Independent Curriculum. However, obstacles such as limited resources, teachers' understanding of the curriculum, and the negative influence of the digital environment are still challenges that need to be overcome. Overall, character education integrated with Islamic values has proven to be effective in shaping students' positive behavior, as long as it is supported by synergy between school, family and community.
Peran Platform TikTok sebagai Ekspresi kreatif bagi Konten Kreator: A Scoping review Riyana, Meli -; Muhid, Abdul
Jurnal Kependidikan Media Vol. 14 No. 3 (2025): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/6cxy2k61

Abstract

AbstrakTikTok telah berkembang menjadi salah satu platform media sosial paling populer di internet karena memungkinkan pengguna, terutama kreator konten, mengekspresikan kreatifitas mereka secara dinamis dan bebas. Dengan fenomena ini, kita harus lebih memahami bagaimana TikTok mendukung ekspresi kreatif dan menghadapi kesulitan para kreator. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil ilmiah tentang ekspresi kreatif di TikTok dan menemukan peluang dan hambatan dalam praktik konten online. Scoping review terhadap 17 artikel ilmiah yang diterbitkan dari 2018 hingga 2025 digunakan. Artikel-artikel ini diperoleh dari basis data seperti Scopus, DOAJ, SpringerLink, dan Google Scholar. Untuk memilih artikel, kriteria inklusi digunakan, termasuk analisis tematis dan penekanan pada konten creator, platform TikTok, ekspresi kreatif dan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun TikTok memungkinkan kreatifitas individu dan kolektif, ekspresi mereka sering dibatasi oleh mekanisme popularitas berbasis engagement, tekanan monetisasi, dan algoritma yang tidak transparan. Studi ini menunjukkan bahwa TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media ekspresi tetapi juga sebagai tempat yang dikendalikan oleh mekanisme pasar digital. Akibatnya, untuk menciptakan ekosistem kreatif yang adil dan berkelanjutan, literasi digital dan kebijakan etis platform harus diperkuat. 
AI sebagai Tantangan Baru dalam Pengembangan Berpikir Kritis Fahira, Farah; Azzahra, Hanifah; Azzahra, Raida Faiz
Jurnal Kependidikan Media Vol. 14 No. 3 (2025): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/yhtef190

Abstract

Meskipun AI memiliki banyak manfaat, ada kekhawatiran bahwa terlalu bergantung dapat mengganggu kreativitas dan pemikiran kritis siswa. Ini karena siswa mungkin terlalu bergantung pada teknologi untuk menyelesaikan masalah ketimbang berpikir secara mandiri. Maka sangat penting untuk mengecaluasi secara menyeluruh dampak positif dan negatif AI sebelum digunakan dalam sistem pendidikan.   Pendekatan deskriptif dengan menerapkan studi kepustakaan. Metode ini dilakukan melalui penelaahan mendalam terhadap berbagai sumber pustaka yang relevan, meliputi buku ilmiah, jurnal nasional, artikel, serta skripsi dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan langsung dengan topik penelitian. Fokus kajian diarahkan pada sumber-sumber yang terbit sejak 2020 agar memperoleh data dan teori yang mutakhir serta relevan dengan permasalahan yang dikaji. Menurunnya kemampuan berpikir kritis dan meningkatnya ketergantungan pada solusi instan. Dalam menyelesaikan tugas mahasiswa dituntut untuk melakukan pembacaan mendalam dan menelusuri berbagai referensi jurnal dan buku, membutuhkan waktu dan tenaga. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk memiliki literasi digital yang baik, memahami batasan serta etika dalam menggunakan AI, dan tetap memverifikasi informasi yang dihasilkan. Dengan penggunaan yang bijak dan bertanggung jawab, AI menjadi alat pendukung yang efektif dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pembentukkan karakter akademik yang kuat.
PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMPN 27 MAKASSAR Annisa, Nur; Habibah, Sitti; Hasan
Jurnal Kependidikan Media Vol. 14 No. 3 (2025): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/rr27st89

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Pelaksanaan Surpervisi Akademik Pengawas Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMPN 27 Makassar, bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Surpervisi Akademik Pengawas Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMPN 27 Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Pengawas sekolah, kepala sekolah dan guru sebagai sumber data utama. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis melalui beberapa tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan terakhir. Keabsahan data diperoleh dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik dilaksanakan secara sistematis dan terstruktur. Pengawas menyusun program supervisi tahunan, melakukan obaservasi kelas menggunakan instrumen yang objektif, serta memberikan umpan balik secara langsung dan membangun. Pengawas dan Kepala sekolah berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan dan tindak lanjut supervisi, sementara guru merespon supervisi secara positif dan mengalami peningkatan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Faktor pendukung meliputi kerja sama pengawas dengan kepala sekolah, keterbukaan guru menerima pembinaan, pendekatan komunikatif pengawas, dan dukungan sarana prasarana sekolah. Faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu pengawas, perubahan jadwal yang mendadak, keterbatasan kompetensi guru terutama dalam teknologi, sarana prasarana yang masih terbatas, dan kondisi psikologis guru yang belum sepenuhnya siap menghadapi supervisi.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 27 MAKASSAR Dina Melinda; Syarifah Balkis; Sakmawati
Jurnal Kependidikan Media Vol. 15 No. 1 (2026): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/gdyx4h36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Gambaran penerapan model pembelajaran kontekstual kelas VIII yang ada di SMP Negeri 27 Makassar, 2) Hasil belajar IPS Siswa di SMP Negeri 27 Makassar dalam penerapan modelpembelajaran kontekstual, 3) Pengaruh model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar IPS Siswa di SMP Negeri 27 Makassar. Utuk mencapai tujuan tersebut, maka peneliti menggunakan metode kuantitaif dengan desain ex-post facto. Variabel dalam penelitian terdiri dari model pembelajaran kontekstual (variabel X) dan hasil belajar IPS (variabel Y). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket(kuesioner), dan dokumentasi. Adapun, teknik analisis data yang digunakan ialah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial menggunakan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Gambaran penerapan model pembelajaran kontekstual kelas VIII yang ada di SMP Negeri 27 Makassar berada padakategori “sangat tinggi” dengan indikator (a) Kontruktivisme; (b) Inkuiri atau menemukan; (c) Bertanya; (d) Masyarakat Belajar; (e) Pemodelan; (f) Refleksi dan (g)Penilaian autentik. 2) Hasil belajar IPS Siswa di SMP Negeri 27 Makassar dalam penerapan model pembelajaran kontekstual berada pada kategori “sangat tinggi” dengan indikator (1) aspek kognitif; (2) aspek afektif; dan  (3) aspek psikomotor. 3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar IPS Siswa di SMP Negeri 27 Makassar dengan nilai signifikan koefisien korelasi sebesar 0.691 yang berada pada kategori “tinggi”
Literasi Digital terhadap Sikap Kewarganegaraan Siswa di Era Digital Abdul Wahab; Ridwan
Jurnal Kependidikan Media Vol. 15 No. 1 (2026): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/8wwj1r10

Abstract

The development of digital technology has changed the way students interact, access information, and participate in social life. In this context, digital literacy is an important competency that affects the formation of students' civic attitudes. This study aims to analyze the relationship between digital literacy and students' civic attitudes through the Systematic Literature Review (SLR) approach. The SLR process is carried out by following the PRISMA guidelines, including identification, screening, eligibility, and inclusion, to obtain relevant articles published between 2020 and 2025. The results of the study show that digital literacy plays a significant role in improving students' critical thinking skills, social participation, ethical awareness, and civic skills. In addition, digital literacy that is integrated into Pancasila and Citizenship Education (PPKn) learning is able to strengthen students' civic disposition. However, there are still challenges, such as low information evaluation capabilities and lack of understanding of digital ethics. This research emphasizes the importance of strengthening digital literacy as a strategy to form an intelligent, critical, and responsible generation in the digital era.   References Ariandini, N., & Ramly, R. A. (2023). Penggunaan multimedia pembelajaran interaktif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Kependidikan Media, 12(2), 107-116. Basariah, B., Ismail, M., Jumrawati, J., & Edi, M. G. P. (2025). Civic literacy siswa melalui pendidikan Pancasila di era digital. SILA. Chen, B., Wu, B., & Wang, N. (2022). Digital skills and social awareness in education. Computers & Education. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2021.104366. Choi, M., Glassman, M., & Cristol, D. (2020). What it means to be a citizen in the internet age: Development of a digital citizenship scale. Computers & Education, 107, 100–112.https://doi.org/10.1016/j.compedu.2017.01.002 Doko, M. R., & Gaite, T. (2024). Literasi digital sebagai upaya peningkatan civic skills mahasiswa PPKn. CIVICA. https://doi.org/10.30598/civica.14.1.25-34. Falloon, G. (2020). From digital literacy to digital competence: The teacher digital competency framework. Educational Technology Research and Development, 68, 2449–2472.https://doi.org/10.1007/s11423-020-09767-4. Hidayat, T., et al. (2023). Pendidikan etika digital dalam membentuk karakter siswa. Jurnal Pendidikan Karakter. https://doi.org/10.21831/jpk.v13i1.67890. Jamil, M., Tariq, R., & Shami, P. A. (2022). Digital literacy and student engagement in learning. Education and Information Technologies. https://doi.org/10.1007/s10639-021-10774-5. Kim, M., & Choi, D. (2021). Development of youth digital citizenship through digital literacy. Computers & Education. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2020.104224. Kitchenham, B., Brereton, P., Budgen, D., Turner, M., Bailey, J., & Linkman, S. (2009). Systematic literature reviews in software engineering – A systematic literature review. Information and Software Technology, 51(1), 7–15. https://doi.org/10.1016/j.infsof.2008.09.009 Lee, L. (2021). Digital media and civic engagement among youth. New Media & Society.https://doi.org/10.1177/1461444820905044. Lestari, S., et al. (2024). Integrasi literasi digital dalam kurikulum PPKn. Jurnal Teknologi Pendidikan. https://doi.org/10.21009/jtp.v26i1.78901. Ng, W. (2021). New digital technology in education: Conceptualizing professional learning. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-37758-9. Nugraha, I. A., Normansyah, A. D., & Cahyono, C. (2024). Pengaruh literasi digital terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran PPKn. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial. https://doi.org/10.6578/triwikrama.v5i1.5984. Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., et al. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71 Park, Y. (2022). Online behavior and digital citizenship among students. Journal of Educational Computing Research. https://doi.org/10.1177/07356331211052345. Paul, J., Lim, W. M., O’Cass, A., Hao, A. W., & Bresciani, S. (2021). Scientific procedures and rationales for systematic literature reviews (SPAR-4-SLR). International Journal of Consumer Studies, 45(4), O1–O16. https://doi.org/10.1111/ijcs.12695. Pertiwi, A., Pramudika, N. R., Isnaini, P., & Fikri, R. A. (2024). Membangun literasi digital peserta didik melalui pendidikan kewarganegaraan di era media sosial. Indonesian Journal of Law and Justice. https://doi.org/10.61476/trkqkx61. Rahayu, D. A., Ulum, B., & Putra, A. A. P. E. (2024). Literasi digital dalam pembelajaran PKn berbasis saintifik untuk penguatan civic disposition mahasiswa. Jurnal Media Informatika. https://doi.org/10.55338/jumin.v6i3.5804. Rahman, A., et al. (2023). Implementasi literasi digital di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Indonesia. https://doi.org/10.23887/jpi.v12i2.56789. Ramly, R. A., & Ayu, S. (2022). Pengaruh Media Sosial Terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Kependidikan Media, 11(3), 107-119. Sari, D. P., et al. (2023). Pengaruh pembelajaran digital terhadap nilai kewarganegaraan siswa. Jurnal PPKn. https://doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v13i1.12345. Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039 Supriatna, M. N., & Atikah, C. (2023). Penguatan kewargaan melalui literasi budaya di era digital. Jurnal Pendas. https://doi.org/10.23969/jp.v9i4.19040. Wulandari, W., Rosdiawati, R., & Budi, N. A. (2024). Strengthening digital literacy based on civic values and ethical learning. CIVICS Journal. https://doi.org/10.36805/civics.v10i02.11225. Xiao, Y., & Watson, M. (2019). Guidance on conducting a systematic literature review. Journal of Planning Education and Research, 39(1), 93–112. https://doi.org/10.1177/0739456X17723971 Yusuf, M., & Prasetyo, A. (2022). Pengaruh media sosial terhadap sikap kewarganegaraan siswa. Jurnal Civic Education. https://doi.org/10.21831/jce.v6i2.45678.