cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika)
ISSN : 23017929     EISSN : 25021745     DOI : -
Core Subject : Education,
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) is a semiannual journal, published on March and September. JIPM published by Universitas PGRI Madiun. JIPM provides a forum for lecturers, academicians, researchers, practitioners, and students to deliver and share knowledge in the form of empirical and theoretical research articles. The journal invites professionals in study of Mathematics Education, especially teaching and learning, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology , and educational developments.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2021)" : 13 Documents clear
Komunikasi Matematis Tulis Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Ikhtiar, Muhammad Awwalul; Sudirman, Sudirman; Hidayanto, Erry
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v10i1.8398

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu bagian terpenting dalam pembelajaran dan pendidikan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi matematis tulis siswa kelas VIII.7 SMPN 14 Malang dalam memecahkan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.  Terdapat 3 subjek pada penelitian ini yang dipilih berdasarkan nilai ulangan akhir semester ganjil pelajaran matematika dan mempertimbangkan saran guru yang mewakili masing-masing kategori kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh hasil bahwa siswa dengan kemampuan matematika tinggi akurat, lengkap dan lancar untuk setiap langkah penyelesaian yang ada, yaitu memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali. Siswa dengan kemampuan matematika sedang akurat dalam memahami masalah dan membuat rencana, sedangkan dalam melaksanakan rencana dan memeriksa kembali siswa tersebut tidak akurat dan siswa tersebut lengkap dan lancar untuk setiap langkah penyelesaian. Siswa dengan kemampuan matematika rendah tidak memiliki keakuratan dalam setiap langkah penyelesaian, sedangkan dalam kategori lengkap siswa tersebut tidak lengkap pada langkah memeriksa kembali dan pada kategori kelancaran siswa tersebut lancar untuk setiap langkah penyelesaian yang ada.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Pada Materi Komposisi Fungsi Utami, Nur Isnaini; Sudirman, Sudirman; Sukoriyanto, Sukoriyanto
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v10i1.8268

Abstract

Aspek pemahaman konsep matematis menjadi dasar utama siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Tujuan penelitian ini adalah memberikan deskripsi kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XI SMKN 1 Kudus dalam menyelesaikan soal komposisi fungsi. Indikator pemahaman matematis pada penelitian ini mengacu kriteria mengukur kemampuan pemahaman matematis Thompson, sehingga peneliti dapat mengukur dan mengetahui bagaimana kemampuan pemahaman matematis subjek penelitian. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 siswa kelas XI Tata Boga 3 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan 3 buah soal materi komposisi fungsi berupa tes tertulis berbentuk uraian yang telah disesuaikan dengan indikator pemahaman matematis yang digunakan.  Setelah rangkaian proses analisis data dilakukan, hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman matematis dari ketiga subjek penelitian tergolong sangat tinggi berdasarkan tabel klasifikasi kemampuan pemahaman matematis, yaitu sebesar 86%. Secara garis besar, subjek menyelesaikan soal tes yang diberikan sesuai dengan aturan konsep, notasi, dan istilah dalam materi komposisi fungsi, meskipun masih terdapat kesalahan miskonsep yang dilakukan.The aspect of understanding mathematical concepts is the main basis for students in solving math problems. The purpose of this research is to describe the ability of students to understand mathematical concepts in class XI SMKN 1 Kudus in solving the composition of functions. Indicators of mathematical understanding in this study refer to the criteria for measuring Thompson's mathematical understanding so that researchers can measure and find out how the subject's mathematical understanding ability. This research used a qualitative descriptive method. The subjects in this study were 3 students of class XI “Tata Boga” 3 using the purposive sampling technique. The research instrument used 3 questions about the composition of the function in the form of a written test in the form of a description which has been adjusted to the indicators of mathematical understanding. After a series of data analysis processes were carried out, the results of this study indicated that the mathematical comprehension ability of the three research subjects was classified as very high based on the classification table of mathematical comprehension abilities, which was 86%. The subject completed the test questions given in accordance with the concept rules, notations, and terms in the function composition material, although there were still misconceptions that were made.
Analysis of USBN Items in Mathematics at MTS Madani Alauddin Ramli, Tarmizi; Mania, Sitti; Abrar, Andi Ika Prasasti; Nur, Fitriani; Mattoliang, Lisnasari Andi
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v10i1.7022

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis item matematika USBN (The National Standard School Examination) di MTs Madani Alauddin. Penelitian ini menggunakan metode evaluasi kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di MTs Madani Alauddin melalui lembar jawaban 113 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan aplikasi Anates V4. Hasil penelitian menggunakan aplikasi versi 4.09 menunjukkan bahwa: (1) Tingkat kesulitan pertanyaan yang diperoleh, ada 16 item (45,71%), sedang dengan 19 poin (54,29%) dan tidak ada pertanyaan mudah. (2) Berdasarkan kriteria perbedaan daya yang diperoleh dengan perbandingan 12 item (34,29%), sedang 7 poin (20%), cukup bagus 6 poin (17,14%), dan sangat bagus 10 poin (28,57%). (3) Berdasarkan efektivitas penipuan diperoleh 10 item (33,33%) dalam kategori sangat baik, 9 item (30%) dalam kategori baik, 3 item (7,5%) dalam kategori buruk, 8 item (26,67%) dalam kategori buruk dan tidak ada dalam kategori sangat buruk. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa ada 9 item (25,71%) dalam pertanyaan kualitas baik, 11 item (31,43%) dalam pertanyaan kualitas buruk, dan 15 item (42,86%) dalam kualitas buruk. Pertanyaan kualitas dapat dimasukkan ke pertanyaan bank, item yang tidak dapat direvisi, dan item yang lebih buruk tentang pertanyaan masalah baru
Analysis of Self-Regulated Learning of Students in Mathematics Education Study Program in Number Theory Course Dirgantoro, Kurnia Putri Sepdikasari; Soesanto, Robert Harry
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v10i1.7812

Abstract

The number theory is the first mathematics content course in the UPH FIP Mathematics Education study program, which does not have a response class. The response class was conducted as a companion to four content subjects with close relations with school mathematics content, namely Calculus 1, Calculus 2, Geometry, and Linear Algebra. Based on the questionnaire that has been distributed, prospective mathematics teachers consider that the response class is beneficial for them in attending lectures and in exploring related mathematical concepts. However, on the other hand, students inevitably have to go back to learning to be determined with the response class. The implication is that students' self-regulated learning will not develop optimally. However, self-regulated learning is an essential aspect that prospective teachers need to have. This research was conducted to see how self-regulated learning of future mathematics teachers in number theory courses. The research instruments used are questionnaires, the scale of self-regulated learning, and interviews. This research is a qualitative descriptive study. The results of this study are that most students have a moderate level of learning independence. The aspects or indicators of learning independence that need special attention are setting learning goals/targets. Prospective teacher students need to continue to train and develop their learning independence to become professional teachers who continue to develop along with the times.
Pengaruh Pembelajaran Daring Asynchronous Terhadap Tingkat Pemenuhan CPMK Statistika Henra, Kiki; Tayibu, Nur Qalbi; Masliah, Ika Nirmala
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v10i1.8537

Abstract

Matakuliah Statistika pada program studi Administrasi Pendidikan FKIP Universitas Puangrimaggalatung memiliki 3 sks, pada kondisi secara umum mahasiswa yang memiliki latarbelakang keilmuan non eksakta cenderung jenuh dalam proses belajar untuk memahami materi, dengan kondisi Pandemi Covid-19 saat ini mendorong bermunculannya metode pembelajaran daring yang inovatif salah satunya metode daring asynchronous dengan memanfaatkan platform Google Classroom, kondisi dalam pembelajaran daring ini tetap menuntut mahasiswa untuk memenuhi capaian pembelajaran agar hasil belajar pada akhir semester sesuai dengan indikator kelulusan capaian CPMK yang telah ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan penerapan pembelajaran daring Asynchrnous memiliki pengaruh terhadap tingkat pemenuhan CPMK statistika dengan menggunakan instrumen observasi selama proses pembelajaran berlangsung, tes hasil belajar pada saat UTS dan UAS, serta kuesioner online pada saat akhir semester. Sampel pada penelitian merupakan sampel populasi penuh seluruh mahasiswa Prodi Administrasi Pendidikan semester 3 sebanyak 28 mahasiswa. Teknik analisis data dilakukan secara inferensial menggunakan SPSS dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan model regresi Y=17,148 + 0,765x yang membuktikan adanya pengaruh pembelajaran daring Asynchronous (X) sebesar 25,2% terhadap tingkat pemenuhan CPMK statistika (Y) dengan persentase kelulusan mahasiswa pada matakuliah Statistika sebesar 78,6%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran daring asynchronous memiliki pengaruh terhadap tingkat pemenuhan CPMK Statistika mahasiswa.
Identifikasi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Masalah dengan Informasi yang Kontradiksi Basri, Hasan; Jannah, Ukhti Raudhatul; Nuritasari, Fetty; Yahya, Amira
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v10i1.9290

Abstract

Keberadaan internet sebagai media online membuat informasi yang belum terverifikasi benar dan tidaknya tersebar cepat. Kemampuan berpikir kritis menjadi cara dalam mengatasi atau menangkal berita hoax. Dengan berpikir kritis,  seseorang tidak akan secara langsung mempercayai informasi yang diberikan, pemikir kritis akan selalu mencari kebenaran terhadap informasi yang diberikan sebelum mengambil keputusan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif,  sebanyak 58 siswa yang terdiri dari  31 siswa kelas XI dan 27 siswa kelas XII terlibat dalam penelitian ini. Siswa diberikan dua masalah dengan informasi yang kontradiksi melalui Google Form. Berdasarkan respon yang diberikan siswa, kemampuan berpikir kritis siswa pada saat menyelesaikan masalah dengan informasi yang kontradiksi dikelompokkan menjadi 3 kategori yaitu : (1) siswa dengan kemampuan berpikir kritis rendah, yaitu siswa yang langsung mengerjakan masalah yang diberikan tanpa mengecek informasi pada soal dan tidak mengetahui informasi yang kontradiksi; (2) siswa dengan kemampuan berpikir kritis sedang, yaitu siswa yang langsung mengerjakan masalah tanpa mengecek informasi pada soal, dan mengetahui informasi yang kontradiksi setelah mengerjakan soal; (3) siswa dengan kemampuan berpikir kritis tinggi, yaitu siswa yang mengecek informasi pada soal terlebih dahulu dan mengetahui informasi yang kontradiksi. Berdasarkan hasil analisis dan wawancara dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematika siswa masih tergolong rendah. Sebagian besar siswa tidak melakukan analisis dan evaluasi terhadap informasi yang diberikan pada masalah yang diberikan. Siswa cenderung gegabah untuk menyelesaikan masalah yang diberikan, walaupun ada informasi yang kontradiksi pada masalah tersebut. Pemberian masalah dengan informasi yang kontradiksi perlu diberikan dan dikembangkan dalam pembelajaran sehingga siswa dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis.
Analisis Pembelajaran Geometri pada Siswa SMP/MTs Secara Online Menurut Psikologi Warna Kholid, Muhammad Noor; Astiani, Afifatul Ayu; Swastika, Annisa
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v10i1.9433

Abstract

Kondisi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dilanda oleh pandemi virus corona telah memicu pemerintah untuk bertindak lebih responsif. Salah satu upaya dalam ranah pembelajaran yaitu diterbitkannya Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19). Penerapan media komunikasi secara online dalam pembelajaran rupanya berdampak secara siginifikan terhadap kondisi psikologis siswa. Dominasi paham tingkatan berfikir dalam teori Van Hiele terhadap geometri memberikan kesempatan pada psikologi warna untuk memainkan perannya, namun demikian warna kerap kali masih disalahpahami nilainya dalam pembelajaran. Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui relevansi penerapan psikologi warna terhadap praktik pembelajaran geometri pada siswa kelas VIII SMP/MTs secara online. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Artikel ini berargumentasi bahwa psikologi warna tidak relevan dengan pembelajaran geometri pada siswa kelas VIII SMP/MTs secara online. Hal ini bisa terjadi karena dominasi platform yang diakses oleh siswa bukanlah platform edukasi serta minimnya penggunaan fitur warna bahkan dalam platform yang dikhususkan untuk geometri, yaitu geogebra.
Analisis Self Confidence Pada Siswa Kelas XI Sekolah Kejuruan (SMK) Dalam Pembelajaran Matematika Daring Santi, Dina Pratiwi Dwi; Setiyani, Setiyani; Suhena, Ena; Dwiyanti, Fasha; Suryana, Nana
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v10i1.8338

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis self convidence pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Cirebon dalam mengikuti pembelajaran online. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, penelitian ini mengambil informasi self convidence pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan dicirebon. Sampel dalam penelitian ini adalah Siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Cirebon yang terdiri dari 30 siswa oleh 29 laki – laki dan 1 perempuan dari jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif. instrumen yang digunakan adalah angket kepercayaan diri siswa, yang dibentuk dari 7 indikator kepercayaan diri  atau self convidence terdiri dari 1.)Percaya pada kemampuan diri sendiri I sebesar 55,3%, kemudian 2.).Percaya.pada kemampuan.diri.sendiri.II sebesar 59%, 3.) Bertindak.mandiri.dalam mengambil keputusan sebesar 61,5%,4.)Menghargai diri dan usaha sendiri sebesar 55,6%, 5.)Bersemangat Ketika menggemukakan pendapat dalam diskusi sebesar 65,1%, 6.) Berani menghadapi tantangan I sebesar 58,6%, 7.)Berani menghadapi tantangan II sebesar 46,9%. Dari hasil perhitungan rata-rata berdasarkan indikator kemampuan self convidence diperoleh hasil dengan pencapaian 6 indikator bernilai sedang dan 1 indikator bernilai rendah. siswa yang tergolong rendah disebabkan karena kurangnya percaya diri dengan cenderung menghindari kegagalan dan enggan berubah atau atau mencoba sesuatu yang baru, sedangkan siswa yang tergolong sedang siswa yang cenderung berani dan percaya diri saat kegiatan.
Improvement of Prospective Teacher Mathematics Reasoning Ability Using Numeration Assisted E-Learning Jayanti, Jayanti; Jumroh, Jumroh
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v10i1.10347

Abstract

This study aims to examine the improvement of prospective teacher Mathematical Reasoning (KPM) abilities through E-Learning-assisted Numeration learning. This study used a quasi-experimental method with a non-equivalent pretest and posttest control group design. The subjects of this study were mathematics prospective teachers at Universitas PGRI Palembang. namely the experimental class which received E-learning assisted numeracy learning (PNBE) and the control class which received conventional learning (PK). Based on the results of the analysis of the difference in the mean difference in the KPM increase of prospective teachers who received PNBE learning and prospective teacher who received conventional learning, the scores from the table of increasing KPM of students who received E-learning-assisted Numeration learning (PNBE) were better than a prospective teacher who received conventional learning. Based on the results of data analysis, it can be concluded that numeracy skills and mathematical reasoning abilities of fourth-semester prospective teacher PGSD at PGRI university are quite good. It is recommended for teaching staff/lecturers to be able to try out this learning model on other mathematical abilities.
Bahan Ajar Etnomatematika Situs Purbakala Pugung Raharjo untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Choirudin, Choirudin; Mispani, Mispani; Setiawan, Agus; Muslimin, Ahmad; Anwar, Muhammad Saidun
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v10i1.8137

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi benda-benda budaya (artefak) dari Situs Pugung Raharjo di Lampung Timur dan menerapkan potensi yang dapat dikembangkan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran matematika pendidikan tinggi untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) yang mengacu pada jenis pengembangan model ADDIE dan melibatkan semua pihak terkait (stakeholders): 1) Pemerintah Kabupaten Lampung Timur selaku pemilik otoritas di bidang penelitian dan pengembangan, 2) Lembaga Pendidikan Ma'arif NU sebagai pembuat kebijakan di lingkungan pendidikan di bawah NU Lampung, 3) Lembaga Penjaminan Mutu IAIMNU Metro, 4) Dosen dan Guru, 5) Mahasiswa sebagai subjek dari belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif dengan pendekatan survei terhadap pengembangan buku ajar bagi mahasiswa Pendidikan Matematika di IAIMNU Metro, khususnya bagi pecinta, pemerhati, dan pembuat kebijakan di bidang budaya dan matematika. Etnomatematika telah menjadi salah satu materi pembelajaran Matematika. Sudah menjadi mata kuliah wajib yang harus diajarkan pada program studi Matematika di beberapa kampus ternama di Indonesia namun belum menjadi salah satu mata kuliah wajib dalam program pendidikan matematika IAIMNU Metro Lampung. Etnomatematika Situs Pugung Raharjo memiliki makna dan fungsi bagi mahasiswa apabila mahasiswa dapat mengkaitkan dengan matematika.

Page 1 of 2 | Total Record : 13