cover
Contact Name
Husna Parluhutan Tambunan
Contact Email
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Kec.Medan Tembung, Sumatera Utara 20221 Telephone: (061) 6618754 FAX: (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 08522715     EISSN : 25027220     DOI : 10.24114
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan (LPPM UNIMED) adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM LPPM UNIMED meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPKM LPPM UNIMED maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPKM menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Sosial Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 883 Documents
PENANGGULANGAN DAN PEMANFAATAN HAMA KEONG MAS UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI DANPENDAPATAN KELOMPOK TANI PADI DAN PETERNAK UNGGAS Murniaty Simorangkir; Uswatun Hasanah; Anna Juniar Juniar; Riwayati Riwayati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 72 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i72.4726

Abstract

Kegiatan Program Ipteks Bagi Masyarakat ini bertujuan memberi solusi kepada mitra Kelompok TaniMaju dan Peternak Unggas Aktif untuk mengendalikan hama keong mas secara non kimia  danmemanfaatkannya agar mempunyai nilai jual, serta mengatasi harga pakan ternak yang cukup tinggidan  untuk memperoleh gizi ternak yang seimbang dan berpeluang berwirausaha baru pakan ternakunggas.  Kegiatan berlangsung 8 bulan, melibatkan empat orang dosen dan dua mahasiswa. Metodeyang diterapkan adalah penyuluhan, pendampingan dan  pelatihan produksi dan bisnis sederhana.  Hasilkegiatan sebanyak 85 % anggota kelompok tani dan peternak mitra memiliki pengetahuan  danketerampilan cara pengendalian hama keong mas, cara pengolahan pakan unggas berbasis keong mas,cara pemberian pakan unggas dan pengemasan serta pemasaran produk pakan unggas. Sebanyak 70 %anggota kelompok mitra berminatberwirausaha baru pakan ternak unggas berbasis keong mas. SetelahIbM dilaksanakan,  produksi pakan unggas berbasis keong mas mitrasebanyak8 kg/minggu  pakan itikpetelur, 4 kg/minggu pakan itik pedaging tergantung cuaca (kering)  dan ketersediaan keongmas.Produksi telur itik meningkat, dari 60 % menjadi 90 % itik bertelur  dengan kualitas kulit telur lebih tebal(tidak mudah pecah), berat rata-rata bertambah  sekitar 125 gr, dan vol. kuning telur lebih besar.Produksi Pedaging, terjadi pertambahanberat badan itik rata-rata  220gr/minggu lebih tinggi  daripertambahan berat badan sebelum IbM yaitu 150 gr/minggu. Pada  kelompok tani mitra, terjadipengurangan biaya produksi  karena  pengurangn biaya bahan kimia anti hama keong mas karenapengendalian hama keong mas secara non kimia (teknis dan biologis), peningkatan produksi  panen,terbentuk wirausaha baru pakan ternak unggas dan peningkatan pendapatan petani.  Pada kelompokpeternak unggas, biaya produksi  berkurang karena  harga pakan ternak  terutama bahan  konsentrat(sumber protein) dapat ditekan dan  gizi menjadi seimbang sehinggaproduktivitas (pertambahan beratternak dan produksi telur)  maksimal yang mengakibatkan pertambahan pendapatan peternak.
PENGARUH LATIHAN JALAN KAKI 30 MENIT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN PENDERITA HIPERTENDI Di RUMAH SAKIT UMUM KABANJAHE Sabar Surbakti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 77 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i77.6868

Abstract

                                                        AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan jalan kaki selama 30 menit terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien penderita hipertensi di Rumah Sakit Umum Kabanjahe. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen,  jumlah orang coba adalah 10 orang yang diperoleh dengan teknik total sampling, selanjutnya diberi perlakuan latihan jalan kaki selama 30 menit, yang dilakukan selama 6 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu. Data yang diperoleh diolah dengan statistik dengan menggunakan uji-t.Berdasarkan hasil analisa data untuk tekanan darah sistolik diperoleh thitung sebesar 15,121 dan ttabel sebesar 2,262 pada taraf signifikan =0,05, berarti latihan jalan kaki 30 menit berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah sistolik pada pasien penderita hipertensi di Rumah Sakit Umum Kabanjahe. Demikian juga,  berdasarkan hasil analisa data tekanan darah diastolik diperoleh thitung sebesar 7,857 dan ttabel sebesar 2,262 pada taraf signifikan =0,05, dengan demikian dari hasil analisis tersebut, latihan jalan kaki 30 menit berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah diastolik pada pasien penderita hipertensi di Rumah Sakit Umum Kabanjahe.
PELATIHAN MOBILE APPS DIGITAL MARKETING UNTUK UMKM DI JATINANGOR Desty Hapsari Kirana; Kurnia Khafidhatur Rafiah; Rora Puspita Sari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 25, No 2 (2019): APRIL - JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v25i2.13123

Abstract

Kota Sumedang sebagai kota penopang yang ada di Jatinangor memiliki banyak UMKM yang tumbuh, terutama UMKM Makanan dan Minuman. Mayoritas UMKM Makanan dan Minuman di daerah Jatinangor belum menggunakan fitur Instagram for Business yang tersedia gratis sebagai media promosi maupun media untuk memasarkan produk yang mereka jual. Hal ini menyebabkan keterbatasan dalam pemasaran produk yang dimiliki. Ketidaktahuan wirausahawan mengenai praktik pemasaran yang menggunakan media digital dan berbiaya rendah, serta belum adanya UMKM makanan dan minuman di wilayah jatinangor yang menggunakan fitur Instagram for business dalam menunjang promosi produk pada usaha miliknya menjadi fokus utama para akademisi untuk melaksanakan kegiatan pelatihan yang dianggap mampu memaksimalkan pemanfaatan media sosial kegiatan bisnis.Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan terdapat 30 UMKM Makanan dan Minuman di wilayah Jatinangor yang langsung menggunakan fitur Instagram for Business dalam memasarkan dan mempromosikan produk yang mereka jual. Selain itu, para pemilik UMKM tersebut juga memperoleh edukasi mengenai teori dan paktek pengambilan foto produk yang baik dan benar, serta teori pemasaran produk secara digital melalui media sosial yang efektif dan tepat sasaran. Kata kunci : UMKM, Pemasaran Digital, Media Sosial.
IbM Kelompok Ternak Sekar Jaya dan Sri Wangi Desa Wonosari, Pemanfaatan Limbah Jerami Padi menjadi Pakan Ternak Sapi Alternatif Pengganti Pakan Hijauan Hafni Indriati; Junifa Layla Sihombing; Jasmidi Jasmidi; Kinanti Wijaya
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 81 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v21i81.3413

Abstract

Rendahnya produksi dan reproduksi ternak salah satunya disebabkan oleh kesulitan dalam memenuhi akan kebutuhan pakan hijauan dan mahalnya harga pakan konsentrat. Kegiatan IbM ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan  kelompok ternak “Sekar Jaya” dan “Sri Wangi” di Desa Wonosari dalam memanfaatkan dan mengolah limbah jerami padi sebagai pakan ternak sapi, memberikan masukan teknologi tepat guna bagi peternak dalam memanfaatkan jerami padi sebagai sumber hijauan pengganti rumput dalam ransum ternak ternak sapi melalui perlakuan amoniasi-urea dan fermentasi- sehingga dihasilkan pakan ternak bernilai gizi baik, serta mengurangi ketergantungan peternak terhadap konsentrat komersial yang harganya relatif mahal. Hasil yang telah dicapai dalam kegiatan ini yaitu 1) Anggota kader dari  kedua mitra yaitu kelompok ternak Sekar Jaya dan Sri Wangi telah memiliki pengetahuan dan ketrampilan tentang pemanfaatan limbah jerami padi sebagai pakan ternak sapi (ruminansia) alternatif yang di proses melalui amoniasi dan fermentasi sebagai pengganti pakan hijauan. 2) Produk pakan ternak jerami amoniasi dan jerami fermentasi secara mandiri oleh mitra dengan nilai gizi yang baik. Pakan yaitu jerami hasil amoniasi dan  fermentasi yang dihasilkan dengan kandungan atau nilai protein kasar yang lebih tinggi (nilai gizi yang lebih baik) dibandingkan tanpa perlakuan.
PENGARUH PEMBERIAN JAMBU BIJI MERAH TERHADAP PERUBAHANPERUBAHAN KADARMALONDIALDEHIDE YANG MENDAPAT AKTIVITAS FISIK MAKSIMAL PADAPEMAIN SSB GARUDA BINTANG KAB. DELI SERDANG Zulfachri Zulfachri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 74 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i74.4752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jambu biji merah terhadap perubahanmalondealdehide yang mendapatkan latihan fisik maksimal berupa lari 300 meter pada Pemain Sepak BolaGaruda Bintang Kab.Deli Serdang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan populasi pemain SSBGaruda Bintang Kab.Deli Serdang. Teknik perolehan sampel yang digunakan adalah total samplingkesluruhan populasi yang memenuhi karteria sampel, sampel yang digunakan sebnyak 15 orang. Penelitianini berlangsung selama 2 minggu dengan frekuensi tiga kali pertemuan selama 2 minggu. Pertemuanpertama  untuk mengambil sampel pre-test dan pertemuan kedua dan ketiga pengambilan post-test.Instrument penelitian dengan mengukur kadar malondialdehide dalam darah. Untuk mengukurnya adalahdengan pemeriksaan di laboratorium Terpadu Universitas Sumatera Utara. Dari hasil analisi data yangdilakukan dengan uji-tdua pihak diperoleh bahwa  thitung < ttabel, artinya terdapat penurunan untuk kadarmalondealdehide pada kelompok yang di berikan jambu biji merah selama perlakuan dan terdapatpeningkatan kadar malondialdehide pada kelompok yang tidak di berikan jambu biji merah sehingga dapatdiperoleh kesimpulan ba hwa “ terdapat  pengaruh pemberian jambu biji merah terhadap penurunan kadarmalondialdehide pada pemain sepak bola Garuda Bintang Deli Serdang Kab. Deli Serdang yangmendapatkan aktivitas fisik maksimal”.
MUTIARA HOME CARE Janno Sinaga; Amila Amila; Evarina Sembiring
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i4.8605

Abstract

AbstrakTujuan jangka panjang pelaksanaan program Mutiara Home Care adalah menciptakan akses bagi terciptanya wirausaha baru, menunjang otonomi kampus perguruan tinggi melalui perolehan pendapatan mandiri. Bagi pasien program ini membantu meringankan biaya rawat inap yang makin mahal, karena mengurangi biaya akomodasi pasien, transportasi dan konsumsi keluarga. Dampak ekonomi nasional home care bagi pasien dan keluarga adalah semakin pendeknya hari rawat, sehingga jumlah klaim rumah sakit ke BPJS semakin rendah, sehingga berdampak bagi penurunan anggaran biaya perawatan masyarakat secara nasional. Produk Jasa Layanan Mutiara Home Care memiliki keunggulan dibandingkan home care lain. Pertama, Mutiara Home care akan dikelola dan diorganisir secara profesional oleh tenaga dosen profesional dibidang kesehatan dan keperawatan. Selama ini, home care dilakukan secara individu atau berkelompok tanpa wadah atau organisasi yang jelas. Tenaga kesehatan yang akan ditempatkan di komunitas atau di rumah telah terlatih dimulai sejak masa pendidikan dan tersertifikasi dari USM-Indonesia. Kedua, menyediakan layanan antar jemput pasien yang membutuhkan perawatan rumah sakit atau pemeriksaan khusus, seperti radiologi dan laboratorium. Layanan Mutiara Home Care pada tahap awal melayani pasien paska stroke dan perawatan lanjutan jantung, perawatan pasien DM dengan atau tanpa luka dan perawatan pasien lanjut usia. Secara bertahap akan dilakukan pengembangan serta layanan terhadap berbagai penyakit yang membutuhkan jasa perawatan profesional di rumah.Kata Kunci: Home care, MutiaraAbstractThe long-term goal of the Mutiara Home Care program is to create access to new entrepreneurs, to support college campus autonomy through the acquisition of independent income. For patients this program helps alleviate the cost of increasingly expensive hospitalization, as it reduces patient accommodation costs, transportation and family consumption. The national economic impact of home care for patients and families is the shortening of day care, so the number of hospital claims to BPJS is lower, thus impacting the reduction of national community maintenance budget. Products Care Services Pearl Home Care has advantages over other home care. First, Mutiara Home care will be managed and organized professionally by professional lecturers in the field of health and nursing. During this time, home care is done individually or in groups without a clear container or organization. Health workers who will be placed in the community or at home have been trained since the education and certified from USM-Indonesia. Secondly, it provides a shuttle service to patients who require hospital treatment or special examinations, such as radiology and laboratories. Pearl Home Care Services in the early stages of serving post-stroke patients and advanced heart care, treatment of DM patients with or without injuries and care of elderly patients. Gradually will be developed as well as services against various diseases that require professional care services at home.Keywords: Homecare, Mutiara
PENINGKATAN PERAN KELOMPOK SWADAYA MASYARAKAT TERHADAP MEDIA PROMOSI DI DESA WISATA DUSUN MENDIRO Edy Widodo; Sekti Kartika Dini; Achmad Fauzan; Novendri Isra Asriny; Muthia Citra Safira
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 26, No 2 (2020): APRIL - JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v26i2.17240

Abstract

Sektor pariwisata merupakan salah satu potensi dari kekayaan Indonesia yang menjadi sumber pemasukan devisa negara. Desa wisata menjadi salah satu tren pengembangan pariwisata di Indonesia. Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan destinasi wisata paling popular di Indonesia setelah Bali. Dusun Mendiro terletak di Kelurahan Sukoharjo Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman Yogyakarta memiliki kebudayaan lokal yang khas dan masih terjaga serta berpotensi untuk dijadikan sebagai desa wisata alternatif. Begitu banyak potensi yang dimiliki oleh kawasan desa wisata tersebut, namun masih terdapat beberapa hal yang belum dipotimalkan khusunya dalam bidang promosi. Oleh karena itu perlu dilaksanakan pengabdian masyarakat dengan target Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Dusun Mendiro yang bertujuan optimalisasi kemampuan sumberdaya dalam manajemen media promosi desa wisata. Metode pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk pembelajaran dan pendampingan masyarakat yang secara detail dibagi menjadi tiga tahapan, yakni: (1) persiapan, (2) pelaksanaan, (3) evaluasi dan rencana keberlanjutan program. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh informasi adanya peningkatan pemahaman peserta pengabdian masyarakat terkait penyuluhan Google Form sebesar 21.01% dan peningkatan sebesar 58.7% untuk penyuluhan media permainan Kahoot. Selain itu, diketahui bahwa secara keseluruhan peserta menyatakan bahwa adanya pelatihan yang diberikan oleh tim bermanfaat yang dapat digunakan oleh peserta untuk mengelola desa wisata dan perlu diadakan kembali.Kata kunci: Desa Wisata; Google Form; Kahoot; Kelompok Swadaya Masyarakat.AbstractThe tourism sector is one of the potential wealth of Indonesia, which is a source of foreign exchange income for the country. Village tourism is one of the tourism developments trends in Indonesia. Daerah Istimewa Yogyakarta is the most popular tourist destination in Indonesia after Bali. Mendiro is located in Sukoharjo Village, Ngaglik District, Sleman Regency, Yogyakarta, which has a distinctive local culture and is still maintained and has the potential to be used as an alternative tourism village. The tourist village area owns so much potential, but there are still some things that have not been optimized especially in the field of promotion. Therefore, it is necessary to carry out community service targeting the Mendiro Community Groups (KSM) aimed at optimizing the ability of resources in the management of media promotion of tourism villages. This service method is implemented in the form of learning and community facilitation, which is divided into three stages, namely: (1) preparation, (2) implementation, (3) evaluation and plan for program sustainability. Based on the evaluation results obtained information that there is an increase in understanding of community service participants related to Google Form extension by 21.01% and an increase of 58.7% for Kahoot game media extension. Besides, it was known that overall the participants stated that there was training provided by a useful team which could be used by participants to manage the tourism village and needed to be held again.Keywords: The Village Tourism; Google Form; Kahoot; The Community Groups.
APLIKASI BIOMEKANIK DAN PENERAPAN RUMUS-RUMUS DALAM AKTIVITAS OLAHRAGA. ANDARIAS GINTING; DEWI ENDRIANI
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 76 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i76.3453

Abstract

Tuntutan sekarang ini bahwa orang yang berkecimpung dalam dunia olahraga khususnya akdemisi, harus memiliki kemampuan berhitung dan penerapan rumus-rumus yang dibutuhkan dalam memajukan olahraga itu sendiri seperti disiplin ilmu Biomekanika. Biomekanika merupakan ilmu pengetahuan yang menerapkan hukum-hukum mekanika terhadap struktur hidup, terutama sistem lokomotor (seluruh tubuh bergerak dengan tenaganya sendiri dan umumnya dibantu oleh gaya beratnya) dari tubuh manusia. Hingga saat sekarang ini seharusnya seseorang yang telah menyandang prediket sebagai atlet, guru, pelatih olahraga dengan sendirinya harus melakukan pendekatan yang ilmiah terhadap gerakan tubuh manusia. Sehingga dengan demikian kita akan mengubah cara berpikir dogmatis menjadi suatu ilmu pengetahuan yang ilmiah. Sehingga dengan ilmu pengetahuan biomekanika kita akan membiasakan diri untuk melakukan kegiatan fisik dengan cara yang efisien baik saat berlari, melempar, melompat, memukul, menendang dan segala aktivitas olahraga lainnya. Dalam ilmu biomekanika membahas tentang titik berat, kesetimbangan, gerak, gaya (force), kekuatan, kecepatan, dan lain sebagainya hingga pada penerapan rumus-rumus mekanika yang berisi tentang Gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB). Kata kunci : Biomekanika, GLB, GLBB.
Analisa Kapasitas Fungsional (Organik), Gerak (Motorik), Emosional dan Intelektual (Kognitif) pada materi Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Sekolah Dasar Raswin Raswin
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 80 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v21i80.4794

Abstract

Dalam pendidikan jasmani Sekolah Dasar (SD), materi pelajaran penjas selalu dikemas dan didesain dalambentuk permainan. Penyajian pembelajaran olahraga di SD sebaiknya dilaksanakan melalui bentukpermainan karena bermain merupakan dunianya anak-anak. Dunia SD adalah dunia bermain sehinggapenyajian dalam pembelajaran pendidikan jasmaninya haruslah dalam bentuk permainan. Permainanberperan sebagai kendaraan pertama untuk mempelajari diri sendiri dan dunia sekitarnya. Melaluipermainan, individual atau kelompok, aktif atau diam, anak-anak mengembangkan pemahaman dasar daridunia tempat mereka hidup.Pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari pendidikan keseluruhan, yang bertujuan untukmengembangkan individu secara organik, neuromuskuler, intelektual dan emosional.
UPAYA PREVENTIF DAN KURATIF DEMAM BERDARAH MELALUI PEMANFAATAN HERBAL BERKHASIAT DI DESA GADINGAN KABUPATEN SUKOHARJO PROVINSI JAWA TENGAH Crescentiana Emy Dhurhania; Agil Novianto
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v24i2.10116

Abstract

AbstrakDesa Gadingan yang berada di kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu desa yang mengalami kenaikan prevalensi Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi di Provinsi Jawa Tengah. Hal ini didukung dengan rendahnya pola perilaku dan fasilitas untuk sanitasi dan higienitas warga. Rendahnya tingkat pengetahuan mengurangi kesadaran tentang bahaya DBD. Program ini dilakukan sebagai upaya preventif dan kuratif DBD melalui pemanfaatan herbal berkhasiat yang merupakan potensi wilayah menjadi produk berbasis herbal. Pengabdian masyarakat dengan mitra Kismosari dan Badran desa Gadingan diawali dengan melakukan edukasi DBD dan pemanfaatan herbal berkhasiat, dilanjutkan dengan pelatihan herbal berkhasiat. Potensi herbal berkhasiat wilayah tersebut diaplikasikan dengan pembuatan produk yaitu mosquito repellent patch, granul herbal larvasida dan teh herbal. Produksi dilakukan oleh warga kedua mitra dengan pendampingan tim pelaksana melibatkan mahasiswa dan stakeholder. Monitoring evaluasi terhadap program edukasi dilakukan dengan pretest dan posttest. Pengembangan produk dilakukan dengan melihat hasil evaluasi mitra pada saat pelaksanaan pelatihan herbal berkhasiat. Pelaksanaan program mampu memberikan perubahan tingkat pengetahuan masyarakat secara signifikan. Hal ini juga didukung dengan penurunan angka kejadian DBD di desa Gadingan pada tahun 2017. Evaluasi pengembangan produk diperoleh hasil 55,68 % teh herbal; 30,68 % mosquito repellent patch dan 13,64 % granul larvasida. Pengembangan produk teh herbal dilakukan di Kismosari sedangkan mosquito repellent patch di Badran.Kata kunci: DBD, Mosquito Repellent Patch, Herbal Larvasida, Teh Herbal, Gadingan AbstractGadingan village which is located in Sukoharjo district of Mojolaban is one of the highest prevalence of dengue fever in Central of Jawa. It is supported with the low of behaviour and facilities for sanitation and hygiene of villagers. The low level of knowledge reduces awareness about the dangers of DBD. This program is conducted as preventive and curative DBD efforts through the utilization of nutritious herbs that are potential of the region to be herbal based products. Community service with partners Kismosari and Badran in Gadingan village begins by educating DBD and utilization of nutritious herbs, continued with a nutritious herbs workshop. Potential herbs of that region are applied with the manufacture of products, that is mosquito repellent patch, herbal larvacide granule and herbal tea. The production is done by the villagers of two partners with accompaniment by the implementing team involving students and stakeholders. Monitoring of evaluation of education program is done by pretest and posttest. Product development is done by looking at partners evaluation result during the nutritious herbs workshop. Implementation of the program is able to provide significant changes in the level of community knowledge. It is also supported by the decrease in the incidence of DBD at Gadingan in 2017. Evaluation of product development obtained results 55.68% herbal tea;30.68% mosquito repellent patch and 13.64% granule larvacide. Herbal tea product development is done in Kismosari while mosquito repellent patch in Badran.Keywords: Dengue Fever, Mosquito Repellent Patch, Herbal Larvacide, Herbal Tea, Gadingan

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 1 (2026): Januari-Maret Vol. 31 No. 4 (2025): Oktober-Desember Vol. 31 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER Vol. 31 No. 2 (2025): APRIL-JUNI Vol. 31 No. 1 (2025): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 4 (2024): OKTOBER-DESEMBER Vol. 30 No. 3 (2024): JULI-SEPTEMBER Vol. 30 No. 2 (2024): APRIL-JUNI Vol 30, No 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 30, No 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol 29, No 3 (2023): JULI-SEPTEMBER Vol 29, No 2 (2023): APRIL-JUNI Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER Vol 28, No 2 (2022): APRIL-JUNI Vol 28, No 1 (2022): JANUARI-MARET Vol 27, No 4 (2021): OKTOBER-DESEMBER Vol 27, No 3 (2021): JULI-SEPTEMBER Vol 27, No 2 (2021): APRIL-JUNI Vol 27, No 1 (2021): JANUARI-MARET Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER Vol 26, No 3 (2020): JULI - SEPTEMBER Vol 26, No 2 (2020): APRIL - JUNI Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET Vol. 25 No. 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol 25, No 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2019): APRIL - JUNI Vol 25, No 1 (2019): JANUARI - MARET Vol 24, No 4 (2018): OKTOBER - DESEMBER Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET Vol 22, No 4 (2016): Edisi Khusus SNEHPKM 2016 Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 82 (2015) Vol 21, No 81 (2015) Vol 21, No 80 (2015) Vol 21, No 79 (2015) Vol 20, No 78 (2014) Vol 20, No 77 (2014) Vol 20, No 76 (2014) Vol. 20 No. 76 (2014) Vol 20, No 75 (2014) Vol 19, No 74 (2013) Vol 19, No 73 (2013) Vol 19, No 72 (2013) Vol 19, No 71 (2013) More Issue