cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpfunimed@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurnal Pendidikan Fisika, Publications Unit, The Magister of Physics Education Departement in State University of Medan, Jl. Williem Iskandar, Medan, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika
ISSN : 2252732X     EISSN : 23017651     DOI : 10.22611/jpf
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 320 Documents
Pengembangan Buku Ajar Fisika Berbasis Eksperimen di Kelas VII Semester Ganjil Rezeki, Nanda Julfa; Derlina; Abd. Hakim S
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i1.66693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat validitas, efektivitas dan kepraktisan buku ajar berbasis eksperimen pada materi fisika Kelas VII semester ganjil. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluate). Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas VII di UPTD SMP Negeri 5 Kisaran. Data penelitian diperoleh melalui uji validitas, uji efektivitas dan uji kepraktisan. Berdasarkan uji validitas diperoleh hasil yaitu, pada uji validitas ahli materi mendapatkan skor 92,94% dan pada ahli media sebesar 94,19% yang artinya buku ajar valid dan berada pada kategori sangat baik, pada uji efektivitas didapatkan hasil skor N-Gain 0,75 atau secara persentase 75% yang artinya buku dapat meningkatkan keterampilan kinerja siswa pada kriteria sedang atau cukup efektif, pada uji kepraktisan didapatkan skor persentase sebesar 87,5% yang menunjukkan tingkat kepraktisan buku ajar berbasis eksperimen berada pada kategori sangat layak/ sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa buku ajar berbasis eksperimen telah memenuhi kriteria valid, efektif dan praktis sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada materi fisika Kelas VII di UPTD SMP Negeri 5 Kisaran.
Efektivitas E-Modul Kajian Konsep Fisika Berbasis Edupark Air Terjun Curup Tenang di Kabupaten Muara Enim untuk Meningkatkan Literasi Energi Siswa Fitria Siska damayanti; Hamdi Akhsan; Muhamad Yusup
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i1.66758

Abstract

Pemanfaatan sumber daya lokal sebagai konteks pembelajaran berbasis lingkungan. Potensi lokal yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran adalah Edupark Air Terjun Curup Tenang di Kabupaten Muara Enim yang memiliki potensi energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas e-modul kajian konsep fisika berbasis Edupark Air Terjun Curup Tenang di Kabupaten Muara Enim dalam meningkatkan literasi energi siswa. Pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu menggunakan rancangan non-ekivalent control group diterapkan untuk mengukur pengaruh penggunaan e-modul terhadap peningkatan pemahaman literasi energi siswa kelas X di salah satu Sekolah Menengah Atas di Muara Enim. Instrumen penelitian terdiri dari tes literasi energi berbasis indikator dan lembar validasi e-modul yang dikembangkan oleh ahli media, materi, dan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-modul berbasis Edupark secara signifikan meningkatkan literasi energi siswa, terutama dalam aspek pengetahuan dengan skor N-Gain 0,6, sikap dengan skor N-Gain 0,42 dan perilaku dengan skor N-Gain 0,41 yang termasuk cukup efektif. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan model pembelajaran fisika berbasis konteks lokal dan teknologi, serta menegaskan pentingnya integrasi potensi energi terbarukan lokal seperti Air Terjun Curup Tenang dalam pembelajaran fisika.
Pengembangan Instrumen Tes Literasi Sains Model PISA Pada Materi Optik Sagala, Maulida Rahmi; Derlina; Wawan Bunawan
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i1.67160

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen tes literasi sains model PISA pada materi Optik untuk siswa SMA guna meningkatkan kemampuan literasi sains, yang masih rendah berdasarkan hasil PISA. Metode penelitian menggunakan model pengembangan Borg & Gall dengan tahapan potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi, revisi, uji coba produk, serta analisis butir soal. Instrumen divalidasi oleh ahli dan diujicobakan pada siswa kelas XI MIA SMA Negeri 11 Medan. Hasil validasi menunjukkan skor keidealan rata-rata 88,7% (sangat valid). Uji coba kelompok kecil menghasilkan 30 soal valid (78,9%) dan kelompok besar 28 soal valid (93,3%). Reliabilitas tes sangat tinggi (α = 0,802). Analisis butir soal meliputi tingkat kesukaran (20% sukar, 40% sedang, 40% mudah), daya pembeda (40% sangat baik, 46,7% baik), dan efektivitas pengecoh (93,3% berfungsi maksimal). Sebanyak 25 soal (83,3%) memenuhi kriteria kualitas baik, sementara 3 soal (10%) perlu perbaikan, dan 2 soal (6,7%) ditolak. Instrumen ini layak digunakan untuk mengukur literasi sains siswa dan dapat dikembangkan lebih lanjut.
EFEK MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA SISWA Siagian, Rhodo Mauritz; Motlan, Motlan; Simanjuntak, Mariati P; Siagian, Candra Tandi
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.21582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan peningkatan menggunakan model problem based learning terhadap keterampilan berpikir kreatif fisika siswa. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas X SMA. Variabel pada penelitian ini adalah keterampilan berpikir kreatif dan model Problem-Based Learning. Instrument penelitian menggunakan test dalam bentuk essay dengan jumlah 7 soal yang telah dinyatakan valid. Hasil uji analisis covariate menunjukkan lebih kecil dari 0,05, yang berarti terdapat perbedaan keterampilan berpikir kreatif yang diajarkan menggunakan model PBL. Model Problem-Based Learning meningkatkan keterampilan berpikir kreatif lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional. Penggunaan model PBL dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif kecuali pada indikator berpikir flexibility.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS STEM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN 4C SISWA Nisya, Khairun; Derlina, Derlina; Bunawan, Wawan
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.26739

Abstract

Bahan ajar perlu dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan karena dapat membantu guru dalam menyampaikan materi. Pembelajaran perlu didukung oleh ketersediaan bahan ajar, begitu juga pembelajaran STEM. Pembelajaran di abad-21 tidak hanya berpusat pada kemampuan kognitif, tetapi juga mencakup sejumlah keterampilan personal dan sosial. Keterampilan tersebut dikenal dengan istilah  4C. Peneltian ini untuk menganalisis kelayakan, keefektifan dan kepraktisan bahan ajar fisika berbasis STEM, dan untuk mengetahui peningkatan sebagian keterampilan 4C siswa yang diajarkan menggunakan bahan ajar fisika berbasis STEM. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE meliputi tahap analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA MAS Ponpes Darul Qur™an. Instrumen dan teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi bahan ajar oleh tim ahli materi dan desain, lembar penilaian keefektifan bahan ajar, dan lembar penilaian kepraktisan bahan ajar. Hasil penelitian diperoleh bahwa bahan ajar fisika berbasis STEM yang dikembangkan dalam kategori sangat layak menurut ahli materi dan desain, sangat efektif ditinjau dari hasil belajar dan penilain guru terhadap bahan ajar fisika berbasis STEM, dan sangat praktis ditinjau dari respon siswa dan penilaian para ahli terhadap bahan ajar fisika berbasis STEM. Hasil belajar siswa yang di uji dengan analisis N-gain menunjukkan bahwa bahan ajar fisika berbasis STEM mampu meningkatkan sebagian keterampilan 4C siswa. Jadi bahan ajar fisika berbasis STEM telah memenuhi kriteria layak, efektif, praktis, dan mampu meningkatkan sebagian ketrerampilan 4C siswa kelas XI MIA MAS Ponpes Darul Qur™an sebagai sumber belajar pendukung dalam proses pembelajaran materi suhu dan kalor.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS POWTOON UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PADA MATERI ALAT-ALAT OPTIK Mixsen, Muhammad Iqbal; Setiawan, Iwan; Purwanto, Andik
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.36804

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mendeskripsikan analisis kebutuhan media pembelajaran berbasis powtoon untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif pada materi alat-alat optik. Jenis penelitian ini adalah penelitian research and development (R&D) dengan menggunakan metode penelitian 3D (define, design, develop). Pada penelitian ini peneliti membatasi hanya sampai tahap define. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa angket analisis kebutuhan guru dan siswa yang terdiri dari 30 peserta didik dari kelas XI MIPA dan 4 guru fisika dari SMA Negeri 2 Kota Bengkulu dan SMA Negeri 9 Kota Bengkulu. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif. Analisis angket kebutuhan dianalisis menggunakan skala pengukuran mengacu pada salah satu skala tertentu yaitu skala Guttman. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa peserta didik membutuhkan media pembelajaran berbasis powtoon untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif pada materi alat-alat optik. Hal ini di dasarkan data yang diperoleh bahwa 100% peserta didik menjawab sangat setuju dan 100% guru menjawab sangat setuju diperlukannya pengembangan media pembelajaran berbasis powtoon untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif pada materi alat-alat optik.
PROFIL KEMAMPUAN INTERPRETASI GRAFIK GERAK PARABOLA PADA SISWA SMA NEGERI 8 KOTA BENGKULU Sidauruk, Sri Hartati; Syarkowi, Ahmad; Hamdani, Dedy
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.40068

Abstract

Grafik adalah suatu bentuk penyajian data yang menggambarkan hubungan atau perbandingan antara berbagai variabel data. Kemampuan untuk menginterpretasi grafik merupakan keterampilan penting yang menjadi kunci dalam memahami informasi yang tepat atas data yang ditampilkan. Pada pembelajaran fisika, sebagian besar data disajikan dalam bentuk grafik, salah satunya dalam materi gerak parabola. Penelitian ini ialah penelitian deskriptif kuantitatif yang tujuannya guna mengetahui kemampuan siswa untuk menginterpretasikan grafik materi gerak parabola SMA kelas X di SMA Negeri 8 Kota Bengkulu. Metode yang dipakai adalah survei cross-sectional. Teknik penentuan sampel dengan random sampling. Sampel penelitian berjumlah 70 siswa. Instrumen penelitian berupa tes dalam bentuk soal pilihan ganda sebanyak 10 soal dan telah memenuhi kriteria valid.  Sesuai analisis data yang dilakukan diperoleh bahwa rata-rata siswa yang dapat menjawab dengan benar pada indikator memahami (C2) adalah 7,14%, pada indikator mengaplikasikan (C3) 27,14%, pada indikator menganalisis (C4) 43,57% dan pada indikator mengevaluasi (C5) 32,58%. Dan secara keseluruhan rata-rata kemampuan interpretasi grafik siswa adalah sebesar 27,61% termasuk dalam kategori rendah. Analisis tersebut diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dalam menyusun bahan rancangan pembelajaran yang tepat dalam upaha perbaikan.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS SPARKOL DALAM PEMBELAJARAN DARING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Ash Shiddiqy, Abdul Ra'uf; Sani, Ridwan Abdullah
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.44405

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa ketika pembelajaran daring, hingga peneliti bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran berbasis Sparkol dalam pembelajaran daring untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMAN 1 Pekaitan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model Pengembangan ADDIE. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X dan XI SMAN 1 Pekaitan Semester Ganjil T.P 2021/2022. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas dengan jumlah sampel 9 orang kelas XI MIA dan 30 orang kelas X MIA yang ditentukan dengan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket penilaian media dan soal tes kemampuan berpikir kritis. Dimana instrumen soal tes kemampuan berpikir kritis telah teruji valid dan reliabel dengan menggunaan SPSS 26. Berdasarkan analisis data hasil angket media, didapatkan video pembelajaran berbasis Sparkol dinyatakan layak untuk diterapkan dikelas, dengan nilai 75% mutu teknis dan 77,5% aspek media oleh ahli media, sedangkan oleh ahli materi mendapat nilai 73,3% aspek media dan 92,5% kesesuaian materi, berdasarkan nilai tersebut video pembelajaran yang dihasilkan termasuk dalam kategori baik oleh ahli media dan ahli materi. Penggunaan video pembelejaran berbasis Sparkol berhasil meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan peningkatan nilai n-gain sebesar 0,74 yang tergolongong tinggi dalam kategori faktor gain. Penelitian ini bermanfaat memperbaiki kualitas pembelajaran guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN E-MODUL FISIKA BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS SISWA SMK Dewi, Indah Kurnia Permata; Sulistiawati, Sulistiawati; Lubis, Patricia H. M
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.49111

Abstract

E-modul merupakan media sekaligus bahan ajar yang efesien ketika digunakan dalam pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan media ajar berupa e-modul dengan berbantuan flipbook serta berbasis project based learning guna meningkatkan kemampuan menganalisis peserta didik. Materi yang dimasukkan kedalam e-modul merupakan materi usaha dan perubahannya, penelitian dilakukan di SMK PGRI 2 Palembang dengan subjek penelitian sebanyak 35 orang dari kelas X TKL 1. Penelitian menggunakan metode R&D dan menggunakan model pengembangan rowntree, terdiri dari beberapa tahapan berupa: self- evaluation, expert riview, one to one evaluation, small group, dan field test. Metode pengumpulan menggunakan observasi, wawancara, walkthrough, penilaian pengumpulan proyek, dan penilaian presentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul fisika berbasis project based learning pada materi usaha dan perubahannya valid dan praktis (nilai validitasnya 3,76 interpretasi sangat valid) dan ( 80% hasil dari tahap one to one evaluation kategori praktis, 90% tahap small group kategori sangat praktis), nilai uji N-gain sebesar 0,60 dengan kategori sedang, kemudian pada tahap penilaian pengumpulan proyek rata-rata yang didapat sebesar 3,15 kategori baik, dan pada tahap penilaian presentasi sebesar 3,375 kategori baik. Dapat disimpulkan bahwa peserta didik mengalami peningkatan dalam proses belajar dan e-modul fisika berbasis project based learning layak.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PESERTA DIDIK Somalinggi, Meirliana Lebang; Lumbu, Albert; Triwiyono, Triwiyono
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v12i2.49661

Abstract

Kemampuan berpikir tingkat tinggi merupakan salah satu aspek dan menjadi perhatian dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, pentingnya pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan peningkatan dan perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik pada pembelajaran pokok bahasan gelombang bunyi yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah atau Problem Based Learning (PBL)  sebagai kelas eksperimen dan Direct instruction (DI) sebagai kelas kontrol. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain nonequivalen control group design. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas XI SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura, dengan jumlah peserta didik 31 orang pada kelas eksperimen dan 27 orang pada kelas kontrol. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis N-gain, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji beda rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran dengan menggunakan model PBL dapat meningkatkan kemampuan keterampilan berpikir tingkat tinggi dengan N-gain rata-rata kemampuan berpikir tingkat tinggi seluruh konsep pada kelas eksperimen 0,47 yang tergolong sedang dan kelas kontrol 0,34 tergolong sedang juga, dan (2) terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan program pembelajaran yang mengupayakan peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi bagi peserta didik.