cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpfunimed@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurnal Pendidikan Fisika, Publications Unit, The Magister of Physics Education Departement in State University of Medan, Jl. Williem Iskandar, Medan, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika
ISSN : 2252732X     EISSN : 23017651     DOI : 10.22611/jpf
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 320 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS GUIDED INQUIRY DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Giawa, Indah Mawati; Sirait, Motlan; Tampubolon, Togi
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.50728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan, kepraktisan, keefektifan dan pengaruh pengembangan bahan ajar fisika berbasis guided inquiry dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X semester 2 jurusan MIPA di SMA Swasta Dwitunggal Tanjung Morawa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research & Development (R&D), yaitu metode penelitian yang menghasikan sebuah produk dalam bidang keahlian tertentu. Tahapan perancangan pembelajaran dengan menggunakan model Borg and Gall. Penelitian menggunakan pendekatan dengan analisis secara kualitatif dan kuantitatif. instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data ada tiga yaitu angket yang digunakan untuk validasi bahan ajar oleh tim ahli materi dan desain, penilaian guru fiiska dan respon siswa terhadap bahan ajar berbasis guided inquiry. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa uji kelayakan bahan ajar oleh validator memperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 91,07%, persentase uji kepraktisan bahan ajar oleh validator sebesar 90,75% dengan kategori sangat praktis, persentase uji keefektifan bahan ajar oleh guru dan siswa sebesar 88,75% dengan kategori sangat efektif dan pengembangan bahan ajar berbasis guided inquiry berpengaruh pada peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS CTL BERBANTUAN AUDIO-VISUAL POWTOON UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Nainggolan, Rini Siti; Derlina, Derlina; Sinulingga, Karya
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.50796

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis kelayakan, kepraktisan, keefektifan dan peningkatkan hasil belajar siswa terhadap pengembangan media pembelajaran fisika berbasis CTL berbantuan audio-visual powtoon. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XI semester 2 jurusan MIPA di SMA Swasta Dwi Tunggal Tanjung Morawa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research & Development dengan model Brog & Gall, penelitian dilakukan hanya sampai pada tahap development atau pengembangan saja. Sampel yang diambil dari populasi adalah sebanyak dua kelompok yaitu kelompok kecil dan kelompok besar. Penelitian menggunakan pendekatan dengan analisis secara kualitatif dan kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner atau angket berupa lembar checklist, dengan indikator kelayakan yang diukur dari segi kevalidan, kepraktisan, & keefektifan. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa uji kelayakan media pembelajaran CTL dari segi valid oleh validator ahli materi dan media dengan kategori layak, dan persentase uji kepraktisan media pembelajaran CTL oleh validator dengan kategori praktis, uji keefektifan media pembelajaran CTL berdasarkan hasil ketuntasan belajar adalah tuntas dan hasil keterlaksanaan pembelajaran kategori berhasil dan pengembangan media pembelajaran berbasis CTL berbantuan audio-visual powtoon berpengaruh pada peningkatan hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA INDUKSI MAGNET BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN KY-024 LINIER MAGNETIC HALL EFFECT SENSOR DI SMA Novriensi, Dwi; Hamdani, Dedy; Putri, Desy Hanisa
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.54694

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran dapat memudahkan akses dalam menganalisis fenomena induksi magnet yang bersifat abstrak. Kemajuan pesat dalam teknologi perangkat lunak telah mendorong perkembangan media pembelajaran, termasuk alat peraga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan penggunaan sensor efek hall magnetik linier KY-024 berbasis Arduino Uno untuk alat peraga induksi magnetik, serta respon siswa terhadap penggunaan alat peraga induksi magnet menggunakan sensor efek hall magnetik linier KY-024. Penelitian dan Pengembangan (R&D) adalah metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Metodologi pengembangan yang digunakan adalah metode ADDIE yang merupakan singkatan dari Analysis, Desain, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar angket analisis kebutuhan, lembar validasi ahli materi dan ahli media serta angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif. Hasil data penggunaan alat peraga yang dikembangkan diperoleh dengan rata-rata validator oleh ahli media untuk alat peraga sebesar 86,5% dengan kategori sangat layak, validator materi dengan persentase 84,5% dengan kategori sangat layak, dan respon siswa terhadap alat peraga sebesar 81% dengan kategori sangat baik, maka data penggunaan alat peraga induksi magnetik sebagai media pembelajaran yang dikembangkan memenuhi syarat valid yang berlaku. Disimpulkan bahwa alat peraga tambahan dalam bentuk alat peraga berbasis Arduino Uno yang dilengkapi dengan sensor efek hall magnetik linier KY-024 dapat digunakan oleh guru Sekolah Menengah Atas untuk membantu siswa dalam memahami topik induksi magnet. Hasil penelitian ini dapat menjadi salah satu sumber yang berkaitan dengan media pembelajaran. Penelitian ini dapat digunakan sebagai media bantu dalam praktikum.
PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR SISWA Simangunsong, Ika Trisni; Uskenat, Kristina; Gebze, Delson A.
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.56702

Abstract

Salah satu model pembelajaran yang direkomendasikan, yaitu PBL. Kolaborasi model pembelajaran PBL dengan memanfaatan teknologi menjadi salah satu pilihan untuk menghasilkan lingkungan belajar yang variatif, dan efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran, dan mencapai nilai-nilai profil pelajar Pancasila, salah satunya nilai kemampuan berpikir peserta didik. Penelitian yang sudah dilakukan ini memiliki tujuan melihat sejauh apa Problem Based Learning berbasis Artificial Intelligence dalam meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Merauke kelas X.A.5 semester ganjil Tahun Ajaran 2023/2024. Kelas yang digunakan 1 kelas, jumlah siswa sebanyak 36 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Jenis penelitian yang diterapkan quasi eksperimen, data diambil melalui instrumen test berbentuk essay sebanyak 5 soal yang sudah divalidasi terlebih dahulu. Desain yang digunakan one group pretest posttest. Perlakuan yang diberikan melalui model PBL dilaksanakan dengan mengikuti 5 tahapan, yaitu: orientasi siswa kepada masalah, pengorganisasian/kelompok, membimbing penyelidikan, pengembangan-demonstrasi hasil, dan evaluasi, proses dibantu dengan media pembelajaran berbasis teknologi AI, yakni Tome.App. Analisis n-gain menggunakan SPSS 25. PBL berbasis AI memberikan dampak positif terhadap kemampuan berpikir siswa pada topik Pengukuran, hasil yang diperoleh bahwa kemampuan berpikir fisika siswa rata-rata bernilai 62, dimana n-gain menunjukkan 0.41 yang artinya berada pada kategori sedang. PBL berbasis AI sebagai salah satu solusi dalam menciptakan pembelajaran fisika yang efektif di kelas.
ANALYSIS OF STUDENT™S PROBLEM-SOLVING ABILITIES AS AN EFFORT TO IMPLEMENT THE STEM-BASED MICROLEARNING APPROACH Ekasari, Aprilita; Yuliatun, Tutik
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.56744

Abstract

Advancements in science and innovation influence the progress of education in Indonesia. The current situation in Indonesia is characterized by a lack of competent human resources (HR). Quality education helps students develop the values they need for life. The purpose of this research is to describe students' problem-solving abilities so that the implementation of the STEM-based Microlearning approach can yield optimal results. The research will be conducted in the eighth-grade class of Ibn Sina Islamic Middle School. A quantitative descriptive approach is used in this research. A set of 10 problem-solving based descriptive questions is the instrument used in this research. The instrument to be used has been validated. The expert validation results for the questions yielded an average score of 95.33. Data analysis results show that students' problem-solving abilities on the "useful description" indicator obtained an average score of 64%, which can be interpreted as falling into the "good" category. On the "physics approach" indicator, an average score of 64% was obtained, also interpreted as "good." On the "specific application of physics" indicator, an average score of 64% was obtained, which falls into the "good" category. Similarly, on the "mathematical procedures" indicator, the average score obtained by students was 60%, categorized as "satisfactory." Additionally, on the "logical progression" indicator, students obtained an average score of 60%, which can be interpreted as "satisfactory." The research results are used as a reference for further research to improve students' problem solving abilities by developing learning media technology or learning models.
ANALISIS HASIL PEMBELAJARAN FISIKA PETERNAKAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Jua, Selestina Kostaria; Yuliatun, Tutik
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.57187

Abstract

Menganalisis hasil dan kesulitan belajari mahasiswa selama proses perkuliahan, membantu pengajar dalam memahami karakter, kemampuan, dan pemahaman konsep fisika dasar mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang menganalisis tugas, kuis, dan hasil tes mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah soal-soal esai yang diselesaikan oleh 17 mahasiswa aktif semester II jurusan peternakan. Jawaban mahasiswa dianalisis menggunakan langkah-langkah pemecahan masalah. Rata-rata hasil belajar mahasiswa mencapai nilai 62,67 dan dikategorikan cukup dengan persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 58,82%. Kesulitan-kesulitan belajar yang dialami oleh mahasiswa antara lain: 1) latar belakang pendidikan sekolah menengah atas bukan dari jurusan IPA atau eksata; 2) mahasiswa tidak memahami dan kurang menguasai konsep-konsep dasar fisika; 3) rasa takut karena pelajaran fisika banyak rumus dan pemecahan masalah; 4) tidak mengetahui peran ilmu fisika dalam bidang peternakan; 5) kesulitan menerapkan operasi hitung dasar; 6) malu bertanya dan bekerja sama; dan 7) kesiapan pengajar dan memilah konsep-konsep fisika yang sesuai dengan bidang ilmu peternakan.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATERI FLUIDA DINAMIS BERBASIS DISCOVERY LEARNING BERORIENTASI PEMAHAMAN PESERTA DIDIK SMA Nurhayati, Hanifah; Efendi, Ridwan; Sasmita, Dedi
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.57513

Abstract

Upaya membantu peserta didik memahami fluida dinamis, implementasi modul ajar berbasis discovery learning ialah solusi yang efisien. Penelitian memiliki tujuan untuk mengevaluasi kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan modul ajar materi fluida dinamis dalam meningkatkan pemahaman peserta didik. Penelitian dikembangkan menggunakan metode Research and Development (R&D), yang memanfaatkan model pengembangan ADDIE dengan tahapan analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian melibatkan 67 peserta didik kelas XI MIPA SMA yang terdiri dari 31 peserta didik pada uji coba kelompok kecil dan 36 peserta didik pada uji coba kelompok besar. Instrumen pengumpulan data terdiri dari lembar validasi isi dan konstruk, pre-test dan post-test, serta angket respons peserta didik. Teknik analisis data yang dipakai untuk mengukur kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan ialah persentase nilai validator, persentase respons peserta didik, dan N-gain. Berdasarkan data yang diperoleh, disimpulkan bahwa hasil uji validasi memperoleh nilai 83,33% untuk validasi isi dan 82,15% untuk validasi konstruk, yang mana keduanya memiliki kategori sangat layak. Respons peserta didik terhadap modul ajar memperoleh nilai 82,90% dengan kategori sangat praktis pada uji coba kelompok kecil dan memperoleh nilai 78,72% dengan kategori praktis pada uji coba kelompok besar. Selain itu, hasil N-Gain menunjukkan bahwa penggunaan modul ajar dikategorikan tinggi dengan nilai 0,79 dan efektif dalam mengembangkan pemahaman peserta didik. Penggunaan modul ajar memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan pemahamannya sekaligus berfungsi sebagai panduan bagi guru di kelas.
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING AND MATHEMATICS (STEM) PADA MATERI FLUIDA DINAMIS Muliani, Muliani; Novita, Nanda; Saputra, Rahmat; Retnowulan, Sri Rahayu; Ratno, Suyit
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.58167

Abstract

Lembar kerja siswa (LKS) merupakan media pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterlibatan dan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran. Namun LKS yang selama ini digunakan belum mengarahkan siswa untuk mengintegrasikan konsep science, technology, engineering and mathematics (STEM) pada proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran belum tercapai. Penelitian iini bertujuaniiuntuk  mengetahui kelayakan, daya tarik dani kemudahan LKS berbasisiSTEMiipada materi fluida dinamis dan  mengetahui respon siswa terhadap penggunaan LKS berbasis STEM pada materi fluida dinamis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Instrumen pengumpulan data berupa lembar uji validitas materi, lembar uji validitas oleh ahli media,  lembar angket kelayakan,  kemudahan, kemenarikan oleh guru. Lembar angket respon siswa terhadap penggunaan LKS berbasis STEM. Berdasarkan hasili penelitiani menunjukkanibahwa LKSiberbasis STEM layak digunakan dengan imemperoleh nilaii persentaseisebesar 82,38% denganikriteriaisangatilayak. Hasiliuji cobairespon siswa terhadap LKS STEM pada materi fluida dinamis yang telah dikembangkan menunjukkanibahwa padaiuji coba produk persentase responisiswaiterhadapipenggunaan LKS berbasis STEM pada materi fluida dinamis sebesar 90,55% dengan sangat kriteria baik, pada uji coba penggunaan persentase respon siswa terhadap penggunaan LKS berbasis STEM pada materi fluida dinamis sebesar 84,85% dengan kriteria sangat baik.
First-Year Students' Initial Understanding of The Basic Concept of Static Fluid Sarkity, Dios; Liana, Metta; Cicyn Riantoni; Putri Dwi Sundari; Bakhrul Rizky Kurniawan
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i2.62546

Abstract

Indonesia is one of the largest maritime countries in the world. Learning should be carried out contextually by linking knowledge with contexts relevant to students' daily lives, such as the maritime context. This research is descriptive to determine students' initial understanding of the basic concept of static fluids. This research involved 66 first-year students in biology education as research subjects. The data collection technique used in this research is a test that uses 6 questions that represent the concepts of density, hydrostatic pressure, and buoyant force. Data was analyzed descriptively, quantitatively and qualitatively. The research results show that many students still experience problems understanding the basic concepts of static fluids, including density, hydrostatic pressure, and buoyant force. This indicates the need for implementing learning that can improve students' understanding of basic concepts of static fluid and enable them to link their knowledge with conditions and situations related to the maritime context in their daily lives. One of the effective approaches to address this issue is implementing a problem-based learning model. This study highlights the importance of contextualized general physics instruction to bridge students’ experiential and conceptual understanding, especially in maritime-based learning contexts.
Pengaruh Microteaching terhadap Pengembangan Physics Teacher Identity Calon Guru Fisika Bintang, Kamila Aliya; Munfaridah, Nuril; Supriana, Edi
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i2.62902

Abstract

Penelitian sebelumnya banyak menyoroti rendahnya kualitas guru, salah satunya ditandai oleh kurangnya pengetahuan calon guru akibat minimnya pengalaman mengajar. Namun, kajian yang secara khusus membahas identitas guru fisika masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kegiatan microteaching terhadap pengembangan physics teacher identity (PTI) mahasiswa calon guru fisika. Jenis penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan desain penelitian explanatory sequential. Instrumen yang digunakan yaitu kuisioner PTI yang diberikan sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan microteaching, rubrik penilaian microteaching, dan wawancara. Data kuantitatif diperoleh melalui kuisioner dan observasi microteaching.  Kemudian untuk melihat kategori peningkatan PTI dan dampak kegiatan microteaching yang dilakukan terhadap penigkatan PTI mahasiswa calon guru fisika dilakukan perhitungan N-gain dan Cohen’s d effect size. Kemudian dari penilaian hasil observasi di dapatkan sampel responden untuk dilakukan wawancara. Indikator PTI meliputi self-knowledge dan self-reflection. Hasil penelitian menunjukkan aspek setiap indikator yang meningkat melalui keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan microteaching meliputi minat mahasiswa terhadap fisika, adanya role model, pandangan orang lain terhadap mahasiswa sebagai calon guru fisika, keterampilan mahasiswa sebagai calon guru fisika, kepuasan dalam pengembangan diri sebagai calon guru fisika, manfaat pembelajaran fisika, pandangan terhadap diri sendiri sebagai calon guru fisika, dan ilmu yang diperoleh selama kegiatan microteaching berkontribusi untuk rencana karir mahasiswa sebagai calon guru fisika.