cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpfunimed@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurnal Pendidikan Fisika, Publications Unit, The Magister of Physics Education Departement in State University of Medan, Jl. Williem Iskandar, Medan, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika
ISSN : 2252732X     EISSN : 23017651     DOI : 10.22611/jpf
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 320 Documents
Desain Bahan Ajar Berbasis Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah Fisika Sitompul, Amelia; Sinulingga, Karya; Bunawan, Wawan
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i1.64731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar fisika berbasis Problem Based Learning (PBL) guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Kota Pinang pada materi Fluida Statis. Hasil validasi menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan berada dalam kategori sangat layak dengan persentase 93% dari ahli materi dan media. Uji kepraktisan menunjukkan respons sangat positif dari siswa dan guru dengan persentase 84%. Uji efektivitas menggunakan N-gain menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah dalam kategori sedang hingga tinggi. Indikator berpikir kritis seperti focus, reason, inference, dan overview serta indikator pemecahan masalah seperti memahami, menginterpretasikan, merencanakan, dan mengevaluasi solusi mengalami peningkatan signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis PBL layak, praktis, dan efektif digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika. Namun, pengembangan masih terbatas pada satu topik sehingga diperlukan pengembangan lebih lanjut pada materi lain.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KINEMATIKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL LAMAHOLOT Mukin, Maria Ursula Jawa; Naen, Alfons Bunga; Egidius Dewa
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i2.64840

Abstract

Modul ajar kinematika berbasis kearifan lokal Lamaholot ini merupakan upaya untuk mengintegrasikan pengetahuan ilmiah dengan nilai-nilai budaya. Dengan mengacu pada prinsip-prinsip pembelajaran aktif dan kontekstual, modul ini menyajikan konsep-konsep kinematika melalui contoh-contoh nyata dari aktivitas sehari-hari masyarakat Lamaholot seperti tarian sole oha dan permainan kebetok. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui kelayakan modul ajar kinematika berbasis kearifan lokal lamaholot, (2) Untuk lihat peningkatan pemahaman konsep peserta didik dalam menerapkan modul ajar kinematika berbasis kearifan lokal lamaholot, (3) Untuk melihat respon peserta didik terhadap penerapan modul ajar kinematika berbasis kearifan lokal lamaholot. Model ADDIE menjadi landasan bagi pengembangan ini, memastikan setiap langkah dari analisis hingga evaluasi dilakukan secara sistematis dan terukur. Alat yang digunakan untuk mngumpulkan data meliputi lember validasi dari alhi mater, soal tes untuk mengkur pemahaman konsep, serta angket untuk mengetahui respon peserta didik. Analisis data dilakukan dengan mengunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil validasi modul ajar oleh dua validator ahli memperoleh rata-rata presentase keseluruhan komponen sebesar 85,302% yang masuk pada kategori sangat layak digunakan. Nilai N-Gain dari hasil tes pemahaman konsep mencapai 78,83%, yang tergolong dalam kategori efektif, sementara data respon peserta didik menunjukan rata-rata sebesar 75,89% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian dapat disimpulka bahwa Modul Ajar Kinematika Berbasis Kearifan Lokal Lamaholot yang dikembangkan sangat praktis dan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.
PENGEMBANGAN KIT FISIKA BERBASIS ETNOFISIKA MENGGUNAKAN ALAT TRADISIONAL MELAYU RIAU Fakhruddin Z; Muhammad Nasir; Dios Sarkity; Naila Fauza; Parlan; Siti Luthfiyah Mawaddah; Adinda Quratul Aini
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i2.64852

Abstract

Penelitian pengembangan Kotak Instrumen Terpadu (KIT) berbasis Etnofisika dengan alat tradisional Riau untuk mengintegrasikan fisika dan kearifan budaya Melayu. Fokusnya adalah meningkatkan pendidikan fisika yang kontekstual dan bermakna. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman mereka terhadap fisika serta warisan budaya melalui pendekatan kontekstual dan praktis. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation, (ADDIE), yang berfokus pada pengembangan KIT pembelajaran berbasis etnofisika untuk pelajaran IPA SMP pada materi Usaha, Energi, dan Pesawat Sederhana. Penelitian akan dilakukan di Laboratorium Pendidikan Fisika FKIP Universitas Riau dan SMPN 23 Pekanbaru selama tahun ajaran 2024/2025. KIT akan melalui proses validasi oleh validator ahli serta uji kepraktisan bersama tiga guru IPA dan 35 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik KIT IPA berbasis Etnofisika maupun LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) dinyatakan dengan teknik pengumpulan data validitas menggunakan dua alat, yaitu LKPD dan alat penilaian lainnya, sementara praktikalitas diukur dengan LKPD dan alat evaluasi praktikalitas.dengan skor di atas 3 untuk semua kriteria, dalam rentang 2,88 ≤ skor ≤ 4,00. Namun, disarankan untuk meningkatkan pemahaman konsep dasar saat menggunakan KIT guna lebih mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini bermanfaat meningkatkan pemahaman fisika secara kontekstual dan melestarikan budaya Melayu Riau. KIT etnofisika valid dan praktis, mendukung pembelajaran bermakna bagi siswa.
Pengembangan LKPD Berbasis Etnosains Pada Materi Pokok Hakekat Fisika dan Metode Ilmiah Bunga, Alfons; Mukin, Maria Ursula Jawa; Theresia Wariani
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i1.65255

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya inovasi bahan ajar fisika yang kontekstual dan menarik bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan Lembar Kerja Siswa (LKPD) berbasis etnosains pada materi utama Hakikat Fisika dan Metode Saintifik, serta menganalisis karakteristik kualitas LKPD yang dihasilkan. Model pengembangan yang diterapkan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), dengan penekanan pada tahap pengembangan produk dan evaluasi oleh para ahli. Metode pengumpulan data kualitas LKPD menggunakan instrumen validasi yang diisi oleh para ahli materi fisika dan ahli desain pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis etnosains yang dikembangkan tergolong sangat valid berdasarkan penilaian para ahli. Para ahli materi memberikan skor rata-rata sebesar 4,7, dan V-Aiken sebesar 0,92 dengan kategori sangat valid yang menunjukkan adanya ketepatan konten fisika, integrasi konsep etnosains yang relevan, dan kesesuaian materi dengan tujuan pembelajaran. Pakar desain pembelajaran memberikan skor rata-rata 4,6 dan V-Aiken sebesar 0,88 dengan kategori sangat valid, yang menunjukkan kualitas tampilan visual, kemudahan navigasi, dan efektivitas aspek pedagogik LKPD dalam mendukung proses belajar siswa. Dengan demikian, pengembangan LKPD berbasis etnosains ini menghasilkan produk yang sangat valid dan berpotensi meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Hakikat Fisika dan Metode Saintifik melalui pendekatan kontekstual berbasis potensi dan kearifan.
Integrasi STEM Pada Bahan Ajar Fisika: Dampaknya Terhadap Pemahaman Konsep dan Kreatifitas Siswa SMA Teti Dian Sari; Siregar, Nurdin; Rahmatsyah
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i1.65772

Abstract

Kondisi yang ada pada sekolah saat ini ternyata masih sangat minim bahan ajar yang bisa meningkatkan pemahaman konsep dan sekaligus meningkatkan kreatifitas siswa, maka dari itu telah dilakukan penelitian pengembangan bahan ajar dengan menggunakan pendekatan STEM. Tujuan dari penelitian ini yaitu membuat bahan ajar yang dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa dan meningkatkan kreatifitas siswa melalui pendekatan STEM. Penelitian ini menggunakan metode penelitian research and development (R&D) mengacu pada langkah-langkah Dick and Carey proses. Instrumen penelitian meliputi lembar wawancara, angket, lembar observasi, tes, dan lembar uji validasi. Uji coba terbatas menggunakan lembar observasi dan tes dan validasi prototipe bahan ajar menggunakan lembar uji validasi, dan ujicoba pemakaian menggunakan angket tanggapan dan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 18 Medan Kelas XI. Setelah penelitian dilakukan, diperoleh hasil sebagai berikut: Bahan ajar dengan pendekatan STEM pada materi optik dapat meningkatkan pemahaman konsep. Bahan ajar dengan pendekatan STEM pada materi optik dapat meningkatkan kreatifitas siswa mulai dari aspek kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), dan keaslian (originality).
Students’ System Thinking Skills through Project Based Learning with STEM Approach (PJBL-STEM): A Quasi-Experimental Study Maya Shinta Saqila; Anggraini, Windi; Suryadi, Ahmad; Suwarna, Iwan Permana
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i1.66526

Abstract

Students have difficulty understanding physics concepts because they cannot connect them with everyday life. As a result, they study concepts separately and do not understand the relationships between concepts, especially on the topic of renewable energy, which are interconnected and play an important role in future life. This study aims to analyze the influence of the STEM-based Project-Based Learning model on students' system thinking abilities. A quantitative approach was used with a quasi-experimental design in the form of a Nonequivalent Control Group Design. The sample consisted of 62 tenth-grade students divided into experimental and control classes. The experimental class received the PJBL-STEM treatment, while the control class used the Problem Based Learning model. The highest improvement was observed in the coherent indicator, while the lowest improvement was in the intermediate indicator. These findings indicate that PJBL-STEM is effective in enhancing students' system thinking abilities, with an N-Gain value of 0.76 in the high category. This research is beneficial as an alternative learning strategy that can develop students' thinking skills and contribute to designing learning that is relevant to students' real-life contexts.
Pengembangan dan Kepraktisan Bahan Ajar Digital Berbasis Etnosains Papua Pada Materi Perpindahan Kalor Risamasu, Putu Victoria M.; Pieter, Jan
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i1.66661

Abstract

Upaya mengakomodir penggunaan internet dan gadget namun dalam konteks budaya local dalam kesehariannya, maka guru fisika perlu mengembangkan bahan ajar digital yang memuat etnosains Papua di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) berbasis etnosains Papua pada materi perpindahan kalor dan melihat validasi dan kepraktisan dari E-LKPD yang dikembangkan. Pengembangan E-LKPD menggunakan model 4D (Define, Design, Development, dan Disseminate). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan validasi ahli dan praktisi, dilanjutkan dengan uji coba pada siswa kelas XI di SMA YPK Diaspora Kotaraja, Jayapura. Hasil validasi menunjukkan bahwa produk E-LKPD berbasis etnosains Papua sangat layak, dengan rata-rata penilaian ahli sebesar 95.54%, dan praktisi sebesar 98,96%. Hasil uji kepraktisan produk yang diberikan kepada peserta didik menunjukkan hasil sebesar 86.79 % berkategori sangat menarik. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah bahwa etnosains Papua dapat diakomodir dalam konsep pembelajaran modern dalam bentuk bahan ajar digital, manfaat lain dari penelitian ini adalah menanamkan nilai-nilai budaya dan rasa cinta dan bangga akan budaya bangsa.
Project-Based Learning Module on Global Warming to Enhance Students' Conceptual Understanding and Learning Motivation Fahri asidiq, Pratama; Wiyatmo, Yusman; Ainayah, Nur
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i1.66688

Abstract

Kurangnya pemahaman konsep siswa mengenai pemanasan global dan rendahnya motivasi belajar menjadi masalah yang signifikan dalam pendidikan saat ini. Isu pemanasan global yang krusial seringkali dianggap sulit dan kurang menarik bagi siswa, sehingga diperlukan pendekatan inovatif untuk mengatasi tantangan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran tentang pemanasan global berbasis Project-Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa. Modul PjBL diharapkan dapat menjembatani kesenjangan ini dengan menyajikan materi secara kontekstual dan relevan melalui proyek-proyek kolaboratif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis kebutuhan siswa, validasi ahli, dan uji coba terbatas. Jenis data yang dikumpulkan mencakup data kuantitatif berupa nilai pemahaman konsep siswa dan data kualitatif dari umpan balik siswa mengenai motivasi belajar. Analisis data dilakukan dengan membandingkan nilai rata-rata siswa sebelum dan setelah menggunakan modul PjBL, yang menunjukkan peningkatan signifikan dari 51 menjadi 85, serta peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 5%. Temuan ini mengindikasikan bahwa modul PjBL efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa terkait isu pemanasan global. Modul ini dapat menjadi alternatif sumber belajar yang inovatif dan relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Integrasi STEM Pada E-Modul Fisika: Pengembangan dan Dampaknya Terhadap Hasil Belajar Siswa di SMA Laksana, Akum; Sahyar; Wawan Bunawan; Rabiyatul Adawiyah
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i1.66691

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era Industri 4.0 dan Society 5.0 telah membawa pengaruh besar terhadap praktik pendidikan, khususnya dalam integrasi sumber belajar digital. Artikel literatur review ini membahas potensi penggunaan e-modul fisika berbasis STEM dalam meningkatkan hasil belajar siswa, terutama pada materi fluida. Kajian menunjukkan bahwa integrasi pendekatan STEM dalam bahan ajar digital dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, literasi sains, dan pemahaman konsep siswa. E-modul yang berbasis STEM mampu menyediakan lingkungan belajar yang interaktif, kontekstual, serta kaya media yang mendukung pembelajaran mandiri. Tingginya kepemilikan smartphone di kalangan siswa menjadikan e-modul sebagai media yang mudah diakses dan menarik. Sementara itu, modul cetak konvensional dinilai kurang interaktif dan tidak responsif terhadap kebutuhan pembelajaran modern. Review ini juga mengidentifikasi adanya kesenjangan penelitian terkait pengembangan dan pengujian efektivitas e-modul berbasis STEM khususnya pada materi fluida di jenjang pendidikan menengah. Dapat disimpulkan bahwa integrasi STEM dalam e-modul memiliki prospek menjanjikan dalam transformasi pembelajaran fisika, dan disarankan adanya studi lanjutan secara empiris untuk mengoptimalkan model desain yang lebih luas.
WEB Google Sites Sebagai Multimedia Interaktif Meingkatkan Literasi Digital dan Hasil Belajar Fisika Siswa Zebua, Ita Wira; Motlan; Simanjuntak, Mariati P
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i1.66692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh multimedia interaktif yang berbasis web google sites terhadap literasi digital dan hasil belajar fisika siswa pada materi Fluida Statis di kelas XI IPA SMA. Jenis penelitian ini quasi eksperimen. Populasi penelitian ini seluruh kelas XI IPA SMA Katolik Mariana Medan T.A 2023/2024 yang terdiri dari 2 kelas ( 56 orang) . Sampel penelitian ini terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XI IPA-1 (kelas eksperimen) dan kelas XI IPA-2 (kelas kontrol) yang diambil dengan teknik sampling jenuh, masing – masing kelas berjumlah 28 orang. Instrumen tes yang digunakan berbentuk pilihan berganda yang masing – masing mengukur tes hasil belajar fisika siswa dan angket sebagai pengukur peningkatan literasi digital siswa. Teknik analisis data yang digunakan dengan uji manova dan N-gain. Nilai rata – rata pretes hasil belajar kelas eksperimen sebesar 37,71 dan pada kelas kontrol 34,29. Nilai rata – rata pretes literasi digital kelas eksperimen sebesar 74,57 dan pada kelas kontrol 52,86. Nilai rata – rata postes hasil belajar fisika siswa pada kelas eksperimen sebesar 76,14 dan pada kelas kontrol 56,71. Nilai rata – rata literasi digital pada kelas eksperimen sebesar 93,14 dan pada kelas kontrol 67,25. Bedasarkan hasil penelitian diperoleh rata – rata postes kelas eksperimen lebih besar dibanding kelas kontrol. Hasil uji manova data postes menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan yang berarti terdapat pengaruh multimedia interaktif berbasis web google sites terhadap literasi digital dan hasil belajar fisika siswa. Peningkatan N-gain literasi digital pada kelas eksperimen 0,72 (tinggi) dan N-gain hasil belajar fisika siswa pada kelas eksperimen 0,61 (sedang).