cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpfunimed@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurnal Pendidikan Fisika, Publications Unit, The Magister of Physics Education Departement in State University of Medan, Jl. Williem Iskandar, Medan, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika
ISSN : 2252732X     EISSN : 23017651     DOI : 10.22611/jpf
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 320 Documents
STUDENT'S HIGHER ORDER THINKING SKILLS AS TRANSFER IN HIGH SCHOOL PHYSICS Fathulkhair, Fathulkhair; Werdhiana, I Komang; Darsikin, Darsikin; Napitupulu, Nurasyah Dewi; Muslimin, Muslimin
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i2.58926

Abstract

The purpose of this study is to examine high school students' higher order thinking skills (HOTS) in relation to the transfer aspect in order to give a general picture of how far the transfer aspect has come, at least since it was included in the 2013 curriculum. Five questions on linear motion from the Physics subject make up the HOTS oriented research instrument. The research instrument used is a HOTS-oriented test consisting of 5 questions on linear motion from the Physics subject. The results stated that 47% of students succeeded in transferring from C1 to C4 and factual to metacognitive in question number 1. Then there were 10% of students who succeeded in transferring from C1 to C4 and factual to metacognitive in question number 2. Unfortunately, none of the students succeeded in answering questions number 3 (C4), number 4 (C5) and number 5 (C6) correctly. Students' failure to transfer their cognitive and knowledge is divided into several factors, namely lack of factual knowledge, lack of conceptual knowledge, lack of mathematical ability, not being used to using units in problem solving and not being familiar to HOTS questions.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK Nazila, Nazwa; Suyana, Iyon; Rusnayati, Heni
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i2.60572

Abstract

Pada abad ke-21 peserta didik diharuskan menguasai empat kompetensi dan salah satunya merupakan keterampilan berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis perlu dilatihkan dalam berbagai bidang pelajaran, salah satunya sains. Akan tetapi, pada tahun 2022 hasil tes Programme for International Student Assessment (PISA) yang diikuti 81 negara menunjukkan bahwa nilai sains peserta didik Indonesia masih berada di bawah nilai rata-rata sains secara keseluruhan. Oleh karena itu, perlu adanya usaha dalam peningkatan keterampilan berpikir kritis menggunakan model pembelajaran yang tepat. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimental one group pretest-postest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling yang berjumlah 34 peserta didik kelas XI SMA dengan instrumen yang digunakan yaitu tes berjumlah 10 butir soal uraian. Teknik analisis yang digunakan adalah uji Wilcoxon dan uji N-Gain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh berupa peningkatan keterampilan berpikir kritis setelah diajarkan menggunakan model pembelajaran discovery learning sebesar 0,64 masuk kategori sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa model pembelajaran discovery learning berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan praktisi dan akademisi tentang model pembelajaran discovery learning dan keterampilan berpikir kritis peserta didik.
Pengembangan Video Pembelajaran Pada Materi Usaha dan Energi Kelas X Di SMK Bela; Lefudin; Lubis, Patricia H.M
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i1.60712

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan video pembelajaran berbasis aplikasi Canva pada materi usaha dan energi untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa di SMK Negeri 2 Palembang. Metode penelitian menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dengan pendekatan Research and Development (R&D). Hasil validasi oleh ahli materi, media, dan desain menunjukkan tingkat kevalidan sangat tinggi, dengan rata-rata 94,2% (materi), 93,7% (media), dan 94,2% (desain). Uji coba produk melibatkan siswa dalam dua tahap: one-to-one (3 siswa) dengan hasil 86% (sangat praktis) dan small group (10 siswa) dengan hasil 82,6% (praktis). Video ini dinilai efektif dalam mempermudah pemahaman konsep abstrak fisika, meningkatkan motivasi belajar, dan dapat diakses secara fleksibel melalui platform digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa video pembelajaran berbasis Canva layak digunakan sebagai media pembelajaran interaktif untuk materi usaha dan energi.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS VIDEO POWTOON PADA MATERI GELOMBANG BUNYI DI SMA KELAS XI Amelia, Mira; Nasution, Budiman
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i2.60914

Abstract

Pemanfaatan media pembelajaran merupakan bagian penting dari perencanaan pembelajaran di kelas. Media pembelajaran yang mengikuti perkembangan teknologi diharapkan dapat mengatasi kebosanan siswa dalam proses pembelajaran, khususnya dalam mata pelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan, respon siswa terkait kepraktisan, serta keefektifan bahan ajar berbasis video Powtoon. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah R&D (Research and Development) Borg and Gall Validasi oleh ahli media mendapat nilai 82%, dimana dikategorikan sebagai sangat layak, sementara validitas oleh ahli materi mencapai 97%, yang mengindikasikan kategori sangat layak. Hasil dari penilaian guru tentang bahan ajar berbasis Powtoon sebesar 81% termasuk kriteria praktis. Hasil respon siswa dari uji coba lingkup kecil terkait bahan ajar 82% dalam kriteria sangat praktis, uji coba skala besar mendapatkan nilai sebesar 81%, dan hasil uji coba lapangan menunjukkan nilai sebesar 81%, dengan kriteria praktis. Hasil dari tingkat keefektivitasan diukur dari skor pre-test sebelum menggunakan bahan ajar berbasis video Powtoon dan post-test sesudah menggunakannya. Hasil yang diperoleh hasil belajar siswa meningkat setelah menggunakan bahan ajar berbasis Powtoon.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN WORDWALL TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL Sukmadewi, Prila Mentari; Saepuzaman, Duden; Aviyanti, Lina
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i2.60928

Abstract

Kemampuan kognitif berfokus pada kemampuan berpikir yang mencakup kemampuan intelektual. Hal menjadikan kemampuan kognitif sebagai aspek penting dalam pembelajaran, terutama dalam pembelajaran fisika pada materi pemanasan global. Namun, beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kognitif peserta didik di Indonesia masih rendah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Wordwall dalam meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik. Subjek penelitian melibatkan 29 orang peserta didik kelas X salah satu SMA di Bandung. Kelas yang dijadikan sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes kemampuan kognitif dalam bentuk esai berjumlah 7 soal yang telah divalidasi oleh ahli secara empiris. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian meliputi perhitungan N-Gain dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil uji non parametrik pada tingkat kepercayaan 95% (a = 0,05) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan kemampuan kognitif yaitu dengan skor <0,001. Disamping itu, skor N-Gain kemampuan kognitif peserta didik diperoleh sebesar 0,43 (kategori sedang). Menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan kognitif peserta didik signifikan dan berada pada tingkat menengah. Model pembelajaran Teams Games Tournament berbantuan Wordwall dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran fisika dalam meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik.
EFEK MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA PhET TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PADA MATA KULIAH FISIKA TERAPAN Sutria, Yuna; Harahap, Rofiqoh Hasan
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i2.62031

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji efek model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) yang dibantu oleh media PhET terhadap pemahaman konsep mahasiswa pada mata kuliah Fisika Terapan. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu. Subjek penelitian terdiri dari mahasiswa semester pertama yang mengambil mata kuliah Fisika Terapan di Prodi Nautika. Mahasiswa dibagi menjadi dua kelas yakni kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe GI dengan bantuan media PhET, dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t untuk mengetahui perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam pemahaman konsep antara kedua kelas. Kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe GI dengan bantuan media PhET menunjukkan peningkatan pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe GI yang didukung oleh media PhET efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa pada mata kuliah Fisika Terapan. Oleh karena itu, disarankan agar pendidik mempertimbangkan penerapan model pembelajaran ini dalam proses pengajaran untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa.
EFEKTIVITAS MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN WEB-BASED SIMULATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL DAN BERPIKIR KRITIS Gusrianta, Gusrianta; Simanjuntak, Mariati P
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i2.62281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan model pembelajaran Guided discovery learning berbantuan web-based simulation dalam meningkatkan kemampuan literasi digital dan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran fisika. Penelitian dilakukan di SMAN 5 Kota Medan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah quasi experiment dengan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian diaimbil dengan Teknik simple random sampling yang terdiri dari kelas XI MIPA 1 sebagai kelas kontrol dan kelas XI MIPA 4 sebagai kelas eksperimen. Intrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan literasi digital dan tes kemampuan berpikir kritis dengan soal essai. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa model guided discovery learning berbantuan web-simulation berpengaruh terhadap kemampuan literasi dan kemampuan berpikir kritis dengan nilai signifikansi <0,001 serta efektif dengan hasil n-gain score literasi digital dan kemampuan berpikir kritis berturut-turut 0,66 dan 0,71 dengan kategori sedang dan tinggi. Model pembelajaran guided discovery learning berbantuan web-based simulation tidak secara langsung berkontribusi pada peningkatan kemampuan literasi digital dan kemampuan berpikir kritis peserta didik, ini dikarenakan hasil uji korelasi yang menunjukkan signifikan namun bertanda negative, yang artinya mungkin ada factor-faktor lain yang memungkinkan memiliki pengaruh yang lebih dominan dalam meningkatkan kedua kemampuan tersebut.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN SIKAP ILMIAH line, Ade; Hajar, Siti; Akbar, Muhammad; Sugijo, Paulus Gatot Dwi L; Purba, Rispah
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i2.62538

Abstract

Keterampilan proses sains (KPS) dan sikap ilmiah berperan penting ada penguasaan sains karena siswa akan lebih mendalami konsep materi menggunakan benda-benda langsung dan mengerjakan kegiatan secara langsung. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan ingin mengetahui bagaimana hubungan KPS dan sikap ilmiah serta peningkatannya menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Jenis penelitian digunakan kuasi eksperimen dengan melaksanakan penelitian secara kuantitatif dengan menganalisis KPS dan sika ilmiah. Instrument penelitian menggunakan tes KPS dan sikap ilmiah. Penelitian dilaksanakan di sekolah Mts Muhammadiah Jayapura. Populasi penelitian seluruh kelas VIII. Dengan teknik cluster random sampling diperoleh sampel sejumlah 26. Pembelajaran menggunakan inkuiri terbimbing terbukti dapat meningkatkan KPS dan sikap ilmiah serta memiliki hubungan yang signifikan antara keduanya. Hasil analisis peningkatan KPS dan sikap ilmiah menunjukkan berada pada kategori sedang dengan katalain mengalami peningkatan. Penelitian ini sangat bermanfaat baik bagi pendidik maupun calon peneliti selanjutnya untuk mendapatkan hasil belajar serta menumbuhkan suasana belajar yang kondusif.
E-project Worksheet Untuk Proyek Mahasiswa Menggunakan Wizer.Me Berbasis Google Site dalam Blended Project Based Learning dan Case Method Makiyah, Yanti Sofi; Sandi Septiana; Nana; Herni Yuniarti Suhendi
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i1.63207

Abstract

Pemberian tugas proyek mekanika belum difasilitasi akses yang mudah dalam pengerjaan, pemantauan, pemberian feedback karena sebelumnya mahasiswa mengerjakan dan melaporkan proyek lembar kerja untuk proyek (e-project worksheet) dalam bentuk file yang dikumpulkan dalam Google Drive. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan, tingkat validitas, dan kepraktisan dari e-project worksheet. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa pendidikan fisika tahun akademik 2024/2025 dengan jumlah 483 mahasiswa. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 2 kelas, masing-masing kelas berjumlah 96 mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam pengolahan hasil validasi adalah indeks Aiken's V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks Aiken untuk aspek bahasa, tampilan dan isi berdasarkan penilaian dari tiga validator masing-masing sebesar 1, 0,97, dan 0,98 dengan kategori sangat baik. Persentase kepraktisan rata-rata sebesar 100% dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa e-project worksheet untuk tugas proyek mahasiswa yang dikembangkan dalam B-PjBL dan CM menggunakan Wizer.me berbasis Google Site pada mata kuliah mekanika memenuhi kriteria valid dan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran. Manfaat penelitian yaitu memberikan kemudahan dalam pelaksanaan tugas proyek dengan menggunakan e-project worksheet dengan menggunakan Wizer.me berbasis Google Site pada mata kuliah mekanika.
Development of Learning Media Based on Arduino Load Cell on Pascal’s Law Topic to Improve Students’ Learning Outcomes Irsalina, Fian Rifqi; Andini, Firda Fikri; Rusdiana, Dadi
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i1.64338

Abstract

Observations in several high schools in Bandung City show that students struggle to grasp Pascal's Law due to the absence of concrete visual representations. A preliminary survey involving 72 grade XI students from two schools revealed that only 45% could correctly explain the fundamental concept of Pascal's Law, and around 65% showed a lack of interest in physics, mainly because they found the material too complex. This study aims to develop Arduino Load Cell-based learning media to enhance students' comprehension of Pascal's Law. Using a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model, the study included five phases: analysis, design, development, implementation, and evaluation, with seven grade XII students as participants. The research utilized validation sheets, practicality questionnaires, student feedback forms, and pre-and post-tests. The findings indicated that the learning media exhibited a remarkably high degree of validity and practicality. The students' responses to this media were predominantly favorable, particularly with regard to the benefits it provided. Analysis of learning outcomes showed N-Gain scores ranging from moderate to high, signifying a notable improvement in student understanding. These results underscore the need for interactive learning media to help students better understand Pascal's Law through accurate visualization and hands-on experiments. Therefore, the development of Arduino Load Cell-based media is intended to offer an engaging and interactive learning experience to improve student comprehension of the material.