cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpfunimed@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurnal Pendidikan Fisika, Publications Unit, The Magister of Physics Education Departement in State University of Medan, Jl. Williem Iskandar, Medan, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika
ISSN : 2252732X     EISSN : 23017651     DOI : 10.22611/jpf
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 336 Documents
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Menggunakan Model Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Pemecahan Masalah Siswa SMA Fitri Handayani; Laila Syifa
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gamw2d13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas, kepraktisan dan keefektifan perangkat pembelajaran fisika menggunakan model problem based learning untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4-D meliputi tahapan define, design, develop, dan disseminate. Penelitian ini dilakukan di sekolah SMA Negeri 2 Kutacane dengan populasi sebanyak 30 siswa di kelas XI IPA-Inti1. Instrumen dan teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi perangkat pembelajaran yaitu lembar validasi  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), lembar validasi Lembar Kegiatan Siswa (LKS). Hasil penelitian perangkat pembelajaran fisika menggunakan model problem based learning telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Keterampilan pemecahan masalah terdapat hasil yang meningkatguru fisika, dan ilmu yang diperoleh selama kegiatan microteaching berkontribusi untuk rencana karir mahasiswa sebagai calon guru fisika.
Pengembangan Tes Berbasis PISA Pada Materi Kinematika Dan Dinamika Gerak Di SMA Elvinasari; Derlina; Karya Sinulingga
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/f1a1mb50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluassi instrumen tes berbasis PISA pada materi kinematika dan dinamika gerak di SMA yang dikembangkan. Subjek penelitian adalah 3 dosen fisika, 4 guru fisika dan siswa kelas XI yang sedang menempuh pendidikan fisika di SMA Swasta Cerdas Bangsa. Pemilihan sampel dalam penelitian menggunakan tenik stratified random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model penelitian pengembangan yaituAnalysis, Desain, Development, Implement and Evaluation (ADDIE). Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal pilihan berganda dengan pilihan jawbaan berjumlah 5 pilihan dan ssoal berjumlah 20 soal tes pilihan berganda. Pada penelitian ini digunakan telaah kuantitatif secara klasik. Karakteristik item tes yang ditelaah secara kuantitatif yaitu validitas, reliablitas, taraf kesukaran, daya pembeda, dan efektivitas pengecoh. Pada tahapan implementasi soal diberikan kepada dua kelompok sampel yaitu pada kelompok kecil yang berjumlah 15 siswa dan pada kelompok besar yang berjumlah 30 siswa. Analsis data yang dilakukan pada kedua kelompok didapat data pada kelompok kecil dengan uji validitas yaitu dari 19 butir soal, dapat diketahui bahwa soal yang masuk kategori valid berjumlah 16 butir soal (84,21%). sedangkan soal yang masuk kategori tidak valid berjumlah 3 butir (15,78%). Sedangkan, untuk kelompok besar yaitu dari 16 butir soal, dapat diketahui bahwa soal yang masuk kategori valid berjumlah 12 butir soal (75%), sedangkan soal yang masuk kategori tidak valid berjumlah 4 butir soal (25%). Reliabilitas pada kelompok kecil didapat nilai sebesar 0,863 berarti tes PISA yang digunakan sudah memiliki reliabilitas dengan kategori sangat tinggi. Reliabilitas pada kelompok besar didapat nilai sebesar 0,727 berarti tes PISA yang digunakan sudah memiliki reliabilitas dengan kategori tinggi. Tingkat kesukaran soal yang telah dilakukan dalam kelompok kecil didapat hasil analisis data yaitu kategori sukar 2 soal, kategori mudah 12 kategori sedang 5 soal. Tingkat kesukaran soal yang telah dilakukan dalam kelompok besar didapat hasil analisis data yaitu kategori mudah 2 dan kategori sedang 14 soal. Hasil analisis data untuk mengetahui daya beda soal pada kedua kelompok , diperoleh soal pada kelompok kecil dengan kategori baik sekali berjumlah 12 soal, soal dengan kategori baik berjumlah 4 soal, soal dengan kategori Jelek/buang berjumlah 3 soal. Hasil analisis data diperoleh soal pada kelompok besar dengan kategori baik sekali berjumlah 4 soal, soal dengan kategori baik berjumlah 5 soal, soal dengan kategori Jelek/buang berjumlah 4 soal, dan soal dengan kategori cukup berjumlah 3 soal. Hasil Analisis Efektivitas Pengecoh Uji Coba Kelompok Kecil yang didapat adalah sebanyak 3 kategori jawaban yang tidak efektif dan 16 jumlah soal yang termasuk kedalam kategori efektif. Hasil analisis rekapitulasi efektivitas pengecoh menunjukkan bahwa terdapat 4 soal yang tidak efektif dan 12 soal yang termasuk pada kategori efektif. Kata Kunci: Tes Berbasis PISA, Kinematika dan Dinamika Gerak
Content Validity of PjBL Modules with a STEM-R Approach on the Topic of Renewable Energy for MTs Students Mega Kurnia; Hamdi Akhsan; Ismet
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/e8c94q36

Abstract

Science education in madrasahs requires modules that are scientifically sound and also integrated with Islamic values. However, the modules currently available generally do not systematically integrate the STEM-R approach, nor have they been validated through multidisciplinary assessment. This study aims to assess the content validity of PjBL STEM-R module on renewable energy topic for MTs students. The study uses a quantitative descriptive content validation, involving nine validators from three groups, namely science content experts, teacher practitioners, and religious experts. Data using a 1–5 Likert scale were analyzed using Aiken's V coefficient. The results showed an average Aiken's V of 0.90, with all components (content feasibility, PjBL, creative thinking, religious integration) categorized as Valid (V ≥ 0.83). The religious expert group gave the highest rating (0.92), confirming that the integration of Islamic values was carried out organically, contextually, and theologically appropriate. The findings prove that the module is suitable for use as teaching material that is valid in terms of content and context in a madrasah environment. This validation is an important foundation before wider implementation or testing of its effectiveness in improving students' creative thinking and religious attitudes.
Obstacles for Physics Teachers in Utilizing Digital Technology-Based Learning Media in the Implementation of the Independent Curriculum Nanda Safarati; Marnita; Novianti; Tegar Putra Socrates
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/j51jpj35

Abstract

This study aims to analyze the obstacles faced by physics teachers in utilizing digital technology-based learning media in the implementation of the Independent Curriculum. This study employed a quantitative research method, with a descriptive type of research. The sampling technique used was convenience sampling, involving 25 high school physics teachers who were non-randomly selected from various regions based on ease of access. Data analysis was conducted using a Likert Scale. The research procedure was carried out systematically through the stages of problem collection and literature review, instrument development and validation, questionnaire distribution using Google Forms, data collection and analysis, and interpretation of the results and drawing conclusions. Based on the results of the research data analysis that has been conducted, it was found that physics teachers generally have a positive perception of the use of digital media in learning and believe that digital media can increase interactivity and help visualize physics concepts. This study shows that the implementation of digital media in physics learning is not only influenced by the technical ability to use technology, but also by the teacher's ability to integrate technology pedagogically according to the characteristics of physics learning and the demands of the Independent Curriculum.
The Effect of Using Macromedia Flash Learning Media on Students’ Higher-Order Cognitive Learning Outcomes in Physics Putri Zuhra; Fatni Mufit; Lufri
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/2h05bw85

Abstract

Higher-order cognitive ability is an important competence that needs to be developed in physics learning. However, physics instruction is still often abstract and teacher-centered, which limits its effectiveness in fostering students’ thinking abilities. This study aims to examine the effect of Macromedia Flash learning media on students’ higher-order cognitive ability in physics. A quasi-experimental method with a pretest–posttest control group design was employed. The study involved tenth-grade students divided into experimental and control groups. The research instrument was an essay-based test designed to measure students’ higher-order cognitive ability in physics, predominantly covering the cognitive domains of analyzing (C4), evaluating (C5), and creating (C6). The data were analyzed using an independent samples t-test. The results indicate a significant difference in higher-order cognitive ability between students who learned using Macromedia Flash–based media and those who learned through conventional methods (p < 0.05). Therefore, Macromedia Flash learning media have a positive effect on improving students’ higher-order cognitive learning outcomes in physics. The results suggest that the implementation of Macromedia Flash instructional media has the potential to effectively enhance students' higher-order thinking skills in physics education.
Needs Analysis of a STEM-Integrated Robotics Module on Linear Motion Using a Miniature Arakan Sahur M. Arif Rahman Hakim; Haerul Pathoni; Syamsurizal; Ilham Falani
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cs56bk39

Abstract

This study aims to analyze the obstacles faced by physics teachers in utilizing digital technology-based learning media in the implementation of the Independent Curriculum. This study employed a quantitative research method, with a descriptive type of research. The sampling technique used was convenience sampling, involving 25 high school physics teachers who were non-randomly selected from various regions based on ease of access. Data analysis was conducted using a Likert Scale. The research procedure was carried out systematically through the stages of problem collection and literature review, instrument development and validation, questionnaire distribution using Google Forms, data collection and analysis, and interpretation of the results and drawing conclusions. Based on the results of the research data analysis that has been conducted, it was found that physics teachers generally have a positive perception of the use of digital media in learning and believe that digital media can increase interactivity and help visualize physics concepts. This study shows that the implementation of digital media in physics learning is not only influenced by the technical ability to use technology, but also by the teacher's ability to integrate technology pedagogically according to the characteristics of physics learning and the demands of the Independent Curriculum.
Pengembangan LKPD Pembelajaran Fisika Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta didik: Systematic Literature Review Aji Ibnu Khair; Pujianto; Heru Kuswanto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/62cewh07

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran fisika. Berbagai penelitian telah mengembangkan LKPD untuk mendukung keterampilan tersebut, namun hasil mengenai kelayakan dan efektivitasnya masih beragam. Oleh karena itu, diperlukan kajian komprehensif terkait efektivitas LKPD dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan dan efektivitas pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pembelajaran fisika dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Pencarian data dilakukan secara komprehensif pada basis data Scopus untuk publikasi dari tahun 2009 hingga 2025. Sebanyak 16 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut menggunakan metode deskriptif kualitatif  terhadap aspek validitas dan kepraktisan LKPD yang dikembangkan dalam masing-masing artikel. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata nilai validitas LKPD berada di atas 74,7% dan secara kualitatif dinyatakan praktis. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD layak digunakan dalam proses pembelajaran karena telah memenuhi kriteria kelayakan isi, kebahasaan, dan kemudahan penggunaan. Sebagian besar studi melaporkan peningkatan keterampilan berpikir kritis dalam kategori sedang hingga tinggi setelah penerapan lembar kerja peserta didik. Temuan ini menegaskan bahwa lembar kerja peserta didik berpotensi menjadi perangkat pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik,. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis yang signifikan bagi guru fisika dalam merancang e-LKPD maupun LKPD kontekstual yang terstandarisasi di era Kurikulum Merdeka.
The Effect of a PBL Interactive Physics Module on Student’s Collaboration Skills Based on Learning Styles Putri Anggaraeni; Muhammad Arsyad; Abdul Haris
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/4kxt6r75

Abstract

This study was conducted based on the problem of low students’ collaboration skills in physics education at one of the senior high schools in Makassar and the need for innovative teaching materials that support active learning. The study aimed to analyze the effect of a PBL interactive physics module on students’ collaboration ability in terms of learning styles. This study used a quantitative approach based on a quasi experimental design. This investigation subjects consisted of an experimental class that received instruction using a PBL based interactive physics module and a control class that received instruction without the PBL interactive physics module. Data were collected through a learning style questionnaire, a collaboration skills observation sheet, and documentation. Data analysis was conducted using a two way analysis of variance (ANOVA). The analysis revealed that the utilization of the PBL interactive physics module had  a significant influence on students’ collaboration skills. Learning styles also had a significant influence on students’ collaboration skills. However, the interaction between the utilization of the PBL interactive physics module and learning styles did not have a significant influence on students’ collaboration skills. The results suggest that  the PBL interactive physics module is effective in developing students’ collaboration skills in physics education. Therefore, the implementation of PBL based interactive modules is recommended as an alternative instructional strategy to promote active learning and enhance collaboration skills in physics learning more broadly.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah “Polya” Melalui Problem Based Learning Pada Mahasiswa Ika Simangunsong; Ivylentine Datu Palittin; Evani Doana Nababan; Ita Pratiwi Simangunsong
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa jurusan pendidikan sebagai calon guru di masa mendatang, diharapkan memiliki kemampuan pemecahan masalah yang baik. Hal ini terkait, kompetensi profesional yang menjadi salah satu kompetensi penting dalam mentransfer pengetahuan. Penelitian deskriptif ini melihat potret kemampuan pemecahan masalah mahasiswa pendidikan fisika, sebagai calon guru fisika, melalui PBL, pada mata kuliah PTK, T.A 2025/2026. Sampel penelitian sebanyak 15 orang. Dibagi dalam 4 kelompok, dengan topik fisika di SMA.   Tes diberikan 3 soal esai, sesuai dengan materi kelompoknya. Instrumen berasal dari soal-soal yang sudah dikumpulkan mahasiswa, validitas ahli. Berdasarkan pedoman skor Polya, hasil penelitian menunjukan bahwa 52.23 % mahasiswa sudah mampu memahami soal, 41.48% merencanakan pemecahan masalah, 50.37% menyelesaikan permasalahan, 43,33% melakukan pengecekan akhir. Kemampuan pemecahan masalah mahasiswa di materi fisika tingkat pendidikan menengah, memerlukan implementasi PBL yang lebih khusus pada mata kuliah bidang fisika.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Kinnemaster Terhadap hasil belajar Siswa Pada Materi Fluida Statis di SMA Dede Parsaoran Damanik; Pinondang Hutapea; Melda Panjaitan; Widiana Waruwu
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah melalui strategi pembelajaran Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media KineMaster terhadap hasil belajar siswa pada materi Fluida Statis di kelas XI SMA Swasta Gajah Mada Medan T.P 2025/2026. Latar belakang penelitian ini didasari rendahnya hasil belajar siswa yang dipengaruhi penggunaan metode pembelajaran konvensional. Teknik analisis penelitian menggunakan uji persyaratan (uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis). Hasil penelitian setelah diberikan perlakuan yang berbeda diperoleh nilai rata-rata pos-test kelas eksperimen yaitu 82,9 dengan standar deviasi 6,509 sedangkan nilai rata-rata postes kelas kontrol adalah 65,97 dengan standar deviasi 8,487 Dari rata-rata nilai pos-test terlihat bahwa hasil belajar siswa meningkat terutama pada kelas eksperimen. Setelah dilakukan uji hipotesis thitung > ttabel yaitu 8,725 > 1,67. Menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media KineMaster dengan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran direct instruction. Rata-rata nilai post-test kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media KineMaster berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa pada materi Fluida.