cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,642 Documents
KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN KECEMASAN ANAK PADA PERAWATAN GIGI DI POLI GIGI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PEMERINTAH ACEH Desy Julianti; Eka Sri Rahayu
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5213

Abstract

Kecemasan adalah sebuah kondisi yang tidak menyenangkan yang di rasakan oleh anak pada saat melakukan perawatan gigi, kecemasan dapat berdampak negatif pada kualitas perawatan gigi dan mulut. Oleh karena itu diperlukan komunikasi terapeutik untuk mengatasinya. Berdasarkan pendataan awal yang dilakukan peneliti pada 10 anak di bulan Januari 2025 yang berkunjung ke poli gigi 7 anak merasa takut untuk menerima perawatan gigi dan 3 anak kooperatif dan mau dilakukan perawatan gigi, penelitian ini untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dengan kecemasan anak dalam perawatan gigi di poli gigi Rumah Sakit Ibu Dan Anak Pemerintah Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional, dilaksanakan pada tanggal 28 April sampai 9 Mei 2025 di poli gigi rumah sakit ibu dan anak pemerintah Aceh, teknik pengumpulan data dilakukan dengan lembar checklist (Face Image Scale) dan lembar cheklist komunikasi terapeutik. Populasi pada penelitian ini adalah keseluruhan pasien anak umur 6-12 tahun yang melakukan perawatan gigi di poli gigi Rumah Sakit Ibu Dan Anak Pemerintah Aceh. sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik accidental sampling yaitu sebanyak 32 anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa dari 32 anak mayoritas dalam kategori sangat sangat senang dengan hasil 7 responden (21,8%) Respon senang 6 responden (18,7%). Agak tidak senang 3 responden (9,3%), respon tidak senang 6 responden (18,6%) dan respon sangat tidak senang 10 responden (31,2 %). Sedangkan penerapan komunikasi cukup baik 23 responden (71,8%) dan komunikasi baik 9 responden (28,1%). Ada hubungan kecemasan anak dengan penerapan komunikasi terapeutik di poli gigi rumah sakit ibu dan anak pemerintah Aceh dengan nilai P-value = 0,007 (p<0,05).Disarankan kepada perawat gigi agar dapat menerapkan komunikasi terapeutik dengan baik kepada pasien anak untuk meminimalisir kecemasan sehingga tindakan perawatan gigi dapat dilakukan secara optimal.
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN GIGI DAN MULUT MELALUI VIDEO ANIMASI TERHADAP KETERAMPILAN MENYIKAT GIGI PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 5 BANDA ACEH 2025 Putri Sholeha; Henny Febriani; Ainun Mardiah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5214

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi tantangan di Indonesia, khususnya pada anak usia sekolah dasar. Meskipun sebagian besar anak sudah menyikat gigi setiap hari, namun masih banyak yang melakukannya dengan teknik yang kurang tepat akibat minimnya keterampilan. Berdasarkan data awal yang diperoleh peneliti melalui pemeriksaan status kebersihan gigi dan mulut pada 10 siswa kelas V SD Negeri 5 Banda Aceh, diketahui bahwa 60% (6 siswa) memiliki skor Oral Hygiene Index Simplified (OHIS) dalam kategori buruk, sedangkan 40% (4 siswa) memiliki skor sedang. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kebersihan gigi dan mulut yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan gigi dan mulut melalui media video animasi terhadap keterampilan menyikat gigi siswa kelas V SD Negeri 5 Banda Aceh. Desain penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan pretest and posttest with control group design. Sampel penelitian berjumlah 43 siswa yang dibagi menjadi kelompok intervensi (22 siswa) dan kelompok kontrol (21 siswa), dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi keterampilan menyikat gigi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan menyikat gigi pada kelompok intervensi dari nilai rata-rata pretest 6,91 (SD=0,971) menjadi 12,36 (SD=2,937) pada posttest (p=0,000). Kelompok kontrol juga mengalami peningkatan, namun lebih rendah dibandingkan kelompok intervensi. Video animasi terbukti efektif sebagai media edukasi dalam promosi kesehatan gigi dan direkomendasikan untuk digunakan dalam program UKGS guna meningkatkan keterampilan menyikat gigi anak sejak usia dini.
ISOLASI SENYAWA BIOAKTIF DARI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) DAN POTENSINYA SEBAGAI ANTIOKSIDAN UNTUK FORTIFIKASI PANGAN FUNGSIONAL Syarifah Asyura; Ismiati Ismiati; Nanda Fitriana; Kesumawati Kesumawati; Ella Frisella; Herawati Herawati; Pardi Pardi; Kurnia Rahmayanti; Putri Serianti; Melda Sofia; Syarifah Yanti Astrina; Siti Samaniyah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5216

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengisolasi senyawa bioaktif dari daun kelor (Moringa oleifera) serta mengevaluasi potensi antioksidannya untuk fortifikasi pangan fungsional. Daun kelor diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% dan dilanjutkan dengan fraksinasi pelarut n-heksana, etil asetat, dan metanol. Identifikasi senyawa bioaktif dilakukan dengan KLT, KCKT, spektrofotometri UV-Vis, dan FTIR, sedangkan uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat memiliki aktivitas antioksidan paling tinggi dengan IC50 sebesar 48,72 µg/mL, yang dikategorikan sebagai antioksidan sangat kuat. Analisis fitokimia memperlihatkan bahwa senyawa utama yang berperan adalah flavonoid, fenolik, dan tanin. Temuan ini menegaskan bahwa daun kelor merupakan sumber antioksidan alami yang potensial dan dapat diaplikasikan sebagai bahan fortifikasi pangan fungsional untuk meningkatkan kualitas gizi serta memberikan manfaat protektif terhadap stres oksidatif.   
ANALISIS POLA PENGOBATAN HIPERTENSI TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN RAWAT INAP GERIATRI DI RUMAH SAKIT X GUMAWANG 2024 Widya Puspita Sari; Eva Nurinda; Sri Suprapti; Ari Susiana Wulandari
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5221

Abstract

Hypertension in the elderly has a high prevalence and poses a risk of serious complications such as stroke and heart disease. Optimal blood pressure control is crucial, but it is often hindered by the inappropriate selection of antihypertensive medications. This study analyzed the patterns of antihypertensive treatment and their effects on blood pressure among geriatric inpatients at X Hospital Gumawang in 2024. Using a retrospective design with purposive sampling of 98 patients, data were obtained from medical records and analyzed using the Chi-Square test. The results showed that most patients received a combination of two antihypertensive drugs (41.8%) and achieved controlled blood pressure (66.3%) after therapy. The Chi-Square test indicated a significant relationship between treatment patterns and blood pressure (p=0.042), suggesting that appropriate antihypertensive therapy selection influences blood pressure control in the elderly.
HUBUNGAN KEBIASAAN MENYIKAT GIGI DENGAN STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA MURID KELAS III DAN IV DI SD NEGERI 1 LAMCOT KABUPATEN ACEH BESAR Rahmawati Rahmawati; Reca Reca
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5225

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan Kebiasaan menyikat gigi yang kurang baik dapat berpengaruh terhadap rendahnya status kebersihan gigi dan mulut pada anak-anak usia sekolah dasar, pada pemeriksaan awal terdapat dari 20  anak 12 diantaranya memiliki status kebersihan gigi dan mulut di dapatkan 60% dengan indeks PHP-M kriteria buruk dengan nilai rata- rata (4,4), Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan menyikat gigi dengan status kebersihan gigi dan mulut pada murid kelas III dan IV di SD Negeri 1 Lamcot Kabupaten Aceh Besar Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional Sampel berjumlah 40 murid yang diambil secara total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut menggunakan indeks PHP-M. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian  menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kebiasaan menyikat gigi dengan status kebersihan gigi dan mulut (p = 0,008). Dapat di simpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan menyikat gigi dengan status kebersihan gigi dan mulut pada murid kelas III dan IV di SD Negeri 1 Lamcot. Diperlukan pendidikan kesehatan gigi untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut yang baik pada murid  kelas III dan IV di SD Negeri 1 Lamcot Kabupaen Aceh Besar.
HUBUNGAN MALOKLUSI GIGI ANTERIOR DENGAN STATUS PSIKOSOSIAL MAHASISWA JURUSAN KESEHATAN GIGI POLTEKKES KEMENKES ACEH Rahmi Khoiriyah; Reca Reca
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5226

Abstract

Maloklusi anterior ditemukan pada 100% dari 10 mahasiswa JKG Poltekkes Kemenkes Aceh, dengan 90% mengalami crowding, dari mereka yang crowding, 33,3% juga protrusif dan 10% diastema. Sebanyak 80% subjek mengaku kurang percaya diri dengan gigi mereka. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara maloklusi gigi anterior dan status psikososial mahasiswa. Metode penelitian menggunakan survei analitik cross-sectional dengan uji chi-square dan odds ratio. Hasil chi-square (p=0,005) menunjukkan hubungan signifikan antara maloklusi gigi anterior dan status psikososial.  Hasil uji Odds ratio 6,61 mengindikasikan mahasiswa dengan maloklusi anterior 6,61 kali lebih berisiko mengalami status psikososial buruk dibandingkan dengan mahasiswa dengan gigi anterior normal.
HUBUNGAN KECEMASAN ANAK DENGAN KEBERHASILAN PENCABUTAN GIGI DI PUSKESMAS MEURAXA KOTA BANDA ACEH Zahrina Zahrina; Cut Keumala; Elfi Zahara
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5228

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat kecemasan anak dengan keberhasilan pencabutan gigi di Puskesmas Meuraxa, Kota Banda Aceh. Menggunakan metode analitik dengan desain cross-sectional pada 30 anak usia 6–12 tahun, dipilih melalui accidental sampling. Tingkat kecemasan diukur dengan Facial Image Scale (FIS), sedangkan keberhasilan pencabutan dinilai melalui lembar checklist. Hasil menunjukkan semua anak dengan kecemasan sangat tidak cemas–sedang berhasil (100%), sedangkan kecemasan berat hanya 30,8% berhasil. Uji chi-square menghasilkan p=0,002 (p<0,05), menunjukkan hubungan signifikan antara kecemasan dan keberhasilan pencabutan gigi.
PENGARUH EDUKASI GIZI MELALUI MEDIA VIDEO TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG OBESITAS PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 50 BANDA ACEH Erliza Erliza; Citra Juniarsi; Eva Rosdiana; Marniati Marniati; Febri Yusnanda
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5237

Abstract

AbstrakLatar Belakang : Obesitas anak merupakan permasalahan kesehatan yang terus mengalami peningkatan di Indonesia dan berdampak serius terhadap kondisi fisik maupun psikososial. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, prevalensi obesitas anak mencapai 11,9%, dengan angka kejadian lebih tinggi pada anak laki-laki. Di Kota Banda Aceh sendiri, tercatat sebanyak 134 anak berusia 5–12 tahun mengalami obesitas, di mana SD Negeri 50 Banda Aceh termasuk salah satu sekolah dengan jumlah kasus terbanyak. Minimnya pengetahuan dan sikap siswa terkait obesitas menjadi landasan penting untuk memberikan edukasi gizi melalui pendekatan yang menarik serta mudah dipahami, salah satunya dengan memanfaatkan media video. Tujuan : Mengetahui pengaruh edukasi gizi melalui media video terhadap peningkatan pengetahuan tentang obesitas pada siswa kelas V SD Negeri 50 Banda Aceh. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental (one group pretest-posttest). Sampel adalah siswa kelas V yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 50 Banda Aceh. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi berupa video edukasi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk melihat perubahan pengetahuan dan sikap siswa sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi melalui media video. Hasil Penelitian : Sebelum diberikan intervensi, sebanyak 36,7% siswa memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi, dan angka ini meningkat menjadi 90% setelah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi gizi melalui media video, dengan nilai p = 0,008 (p < 0,05). Kesimpulan dan Saran: Pemberian edukasi gizi melalui media video terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang obesitas. Oleh karena itu, pihak sekolah dianjurkan untuk mengintegrasikan penggunaan media video sebagai salah satu sarana pendukung dalam kegiatan pendidikan kesehatan di lingkungan sekolah. Selain itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan perbandingan efektivitas berbagai jenis media edukasi lainnya, sehingga dapat ditemukan metode yang paling optimal dalam meningkatkan pemahaman dan sikap siswa terkait kesehatan gizi.  
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET FE PADA REMAJA PUTRI SMAN 1 KRUENG BARONA JAYA Alfitri Wahyuni; Raudhatun Nuzul ZA; Ulfa Husna Dhirah; Sahbainur Rezeki; Naura Azkia; Riska Amalia Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5241

Abstract

AbstrakAnemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya cukup tinggi, terutama pada kelompok remaja putri. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada remaja usia 15–24 tahun sebesar 32%, sementara penelitian lain melaporkan angka anemia pada remaja putri dapat mencapai 48,9%. Kondisi ini berdampak pada terganggunya pertumbuhan, penurunan konsentrasi belajar, serta menurunnya produktivitas. Upaya pencegahan anemia salah satunya adalah melalui konsumsi tablet Fe secara teratur, namun tingkat kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet Fe masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada remaja putri SMAN 1 Krueng Barona Jaya. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan pre-test dan post-test control group design. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling dan dibagi ke dalam kelompok intervensi serta kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan lembar observasi untuk menilai kepatuhan konsumsi tablet Fe. Analisis data dilakukan dengan uji paired t-test untuk menilai perubahan sebelum dan sesudah intervensi dalam kelompok, serta independent t-test untuk membandingkan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pada rata-rata skor pengetahuan (p < 0,05) dan kepatuhan konsumsi tablet Fe (p < 0,05) pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan: Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada remaja putri. Disarankan agar pihak sekolah bersama tenaga kesehatan melaksanakan program edukasi secara rutin untuk mendukung upaya pencegahan anemia di kalangan remaja.Kata kunci: anemia, remaja putri, edukasi kesehatan, kepatuhan, tablet Fe
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI REMAJA DALAM NGKONSUMSI JUNK FOOD DI SEKOLAH Ismiati Ismiati; Syarifah Asyura; Nanda Fitriana; Kesumawati Kesumawati; Ella Frisella; Herawati Herawati; Pardi Pardi; Kurnia Rahmayanti; Putri Serianti; Melda Sofia; Abdul Mukti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5242

Abstract

Makanan cepat saji merupakan salah satu istilah yang diberikan untuk makanan yang disajikan dengan sangat cepat seperti junk food. Junk Food adalah makanan yang  mengandung tinggi kalori yang meliputi garam, gula, dan lemak dalam konsentrasi tinggi di dalamnya namun sangat rendah akan nilai gizinya. Beberapa kategori makanan yang termasuk ke dalam junk food yaitu makanan cepat saji yang di goreng, makanan ringan asin, makanan penutup manis, permen karet dan lainnya. Makanan seperti hamburger, pizza dan lainnya di anggap sehat atau junk food tergantung terhadap cara penyajiannya. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi remaja dalam mengkonsumsi junk food. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif yang bersifat survey deskriptif dengan pendekatan cros secsional. Populasi penelitian ini siswa kelas X di  Pesantren Darul Ulum Banda Aceh, Pengambilan sampel secara stratifikasi random berjumlah 80 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 20-26 April 2025. Analisa data menggunakan uji Chi-square. Hasil: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan ajakan teman sebaya terhadap kebiasaan mengkonsumsi junk food di Pesantren Darul Ulum Banda Aceh. Saran: Diharapkan adanya peran aktif pihak sekolah melakukan penyuluhan kesehatan terutama tentang manfaat makanan sehat bagi tubuh terhadap siswa/siswi.Kata Kunci : Remaja, junk food, pengetahuan, sikap, teman sebaya