cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,642 Documents
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PASTA GIGI HERBAL DAUN SIRIH DENGAN PASTA GIGI NON HERBAL TERHADAP PENURUNAN INDEKS PLAK PADA USIA REMAJA DI SMP NEGERI 1 SIMPANG TIGA ACEH BESAR Widiya Karima Halim; Ratna Wilis; Andriani Andriani; Nasri Nasri; Intan Liana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5315

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan gigi dan mulut di provinsi Aceh besar masih tinggi, dengan 55,34% penduduk mengalami masalah ini (Riskesdas 2018). Data awal menunjukkan nilai rata-rata skor plak sebesar 2,07 (kategori sedang) pada 10 anak, dengan 8 diantaranya menggunakan pasta gigi non herbal. Penggunaan pasta gigi yang tepat,baik herbal maunpun non herbal dapat membantu mengendalikan plak dan menjaga kebersihan gigi dan mulut.. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas penggunaan pasta gigi herbal daun sirih dengan pasta gigi non herbal terhadap penurunan indeks plak pada usia remaja di SMP Negeri 1 Simpang Tiga Aceh Besar. Metode: Jenis penelitian adalah penelitian quasi eksperimen, pretest dan posttest desain. Sampel diambil menggunakan rumus slovin dengan teknik proportionate   stratified   random   sampling. Data diambil dengan mengukur plak menggunakan indeks PHP. Analisis data dilakukan menggunakan uji T-test. Hasil: Pasta gigi herbal daun sirih dan pasta gigi non herbal efektif dalam menurunkan indeks plak. Hasil Uji Independen T-test menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara nilai pre-test kedua kelompok P-value=0,344 (>0,05), namun terdapat perbedaan signifikan antara nilai post-test kedua kelompok P-value=<0,001 (<0,05). Hasil Uji Paired T-test menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai indeks plak pre-post test pada kedua kelompok dengan (P-value=< 0,001) (<0,05). Kesimpulan: Pasta gigi herbal daun sirih lebih efektif dibandingkan pasta gigi non herbal. Dilihat dari nilai rata-rata sebelum perlakuan 2,796 (kategori sedang) dan setelah perlakuan 1,615 (kategori baik), serta selisih penurunan indeks plak sebesar 1,1815. Saran: Pasta gigi herbal daun sirih dapat menjadi pilihan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut karena efektif menurunkan plak dan memiliki sifat antibakteri serta antiinflamasi.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN LANSIA KE POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BLANG GEULUMPANG Vira Adelia; Angga Satria Pratama; Nanda Desreza
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5317

Abstract

Posyandu lansia merupakan fasilitas kesehatan yang dikelola masyarakat untuk memberikan pelayanan kepada lanjut usia. Rendahnya kunjungan menjadi masalah, seperti di Puskesmas Blang Geulumpang yang hanya mencapai 35,4% dari 1.453 lansia pada tahun 2024, jauh di bawah standar 75%. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor motivasi, dukungan keluarga, jarak, dan penghasilan terhadap kunjungan lansia. Metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif dan cross-sectional digunakan, melibatkan 94 responden dengan kuesioner valid dan reliabel. Analisis Chi-Square menunjukkan dukungan keluarga dan jarak berhubungan signifikan, sedangkan motivasi dan penghasilan tidak. Peningkatan motivasi serta perhatian ekonomi diperlukan guna mendorong partisipasi lansia.
HUBUNGAN PERILAKU IBU DENGAN PERSISTENSI PADA ANAK DI DESA PANTON KECAMATAN NISAM KABUPATEN ACEH UTARA Raina Asriza; Wirza Wirza
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5322

Abstract

Persistensi menjadi penyakit gigi yang sebagian besar dihadapi oleh warga Indonesia, utamanya anak-anak berusia 6-12 tahun. Dikarenakan pada usia ini terjadi masa transisi dari gigi susu ke gigi tetap yang sering disebut dengan masa gigi bercampur. Melihat tingginya angka penyakit gigi dan mulut yang salah satunya dipengaruhi oleh faktor perilaku orang tua yang mempunyai peran terhadap pertumbuhan gigi anak khususnya pada periode gigi bercampur yang berdampak pada terjadinya kasus persistensi. Hasil pemeriksaan awal yang peneliti lakukan dari 10 anak di Desa Panton Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara terdapat 9 orang anak mengalami persistensi gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku ibu dengan persistensi pada anak di Desa Panton Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini bersifat analitik dengan dengan desain cross sectional. Dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh anak dan ibu yang berada di Desa Panton Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara berjumlah 40 orang dengan teknik Purposive Sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 06 s/d 13 Mei 2025 dan analisa data menggunakan uji statistic yaitu uji Chi-square dengan mengunakan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku ibu pada kategori baik dengan tidak memiliki persistensi gigi pada anak yaitu 10 orang (25%) dan perilaku ibu pada kategori kurang baik memiliki adanya persistensi yaitu 19 orang (47%) dari hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai sebesar p= 0,00 (p< 0,05), dimana terdapat hubungan perilaku ibu dengan persistensi pada anak. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa ada hubungan perilaku ibu dengan persistensi pada anak. Dan disarankan kepada ibu murid agar dapat meningkatkan perilaku yang meliputi pengetahuan, sikap, dan tindakan tentang persistensi gigi dengan memperbanyak informasi kesehatan gigi dan mulut anak terutama masa pertumbuhan dan perkembangan gigi serta usia masa gigi bercampur.
PENGARUH EDUKASI MENGGUNAKAN MEDIA GAME KARTU CERDAS GIGI (KACERGI) TERHADAP PENGETAHUAN MENYIKAT GIGI PADA SISWA SDN 62 COT MESJID LUENG BATA BANDA ACEH Rizka Kana Putri; Teuku Salfiyadi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5324

Abstract

Anak usia sekolah dasar rentan mengalami gangguan kesehatan gigi akibat rendahnya pengetahuan menyikat gigi yang benar. Media edukasi yang menarik dibutuhkan agar informasi lebih mudah diterima. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media permainan Kartu Cerdas Gigi (Kacergi) terhadap pengetahuan menyikat gigi pada siswa SDN 62 Cot Mesjid Banda Aceh. Metode penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pre-test dan post-test non-equivalent control group. Sampel sebanyak 58 siswa kelas IV dibagi kelompok intervensi (n=30) dan kontrol (n=28) dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan pada kelompok intervensi (rata-rata skor pre-test 63,00% menjadi 87,00% post-test), sedangkan pada kelompok kontrol hanya meningkat dari 54,29% menjadi 64,64%. Uji statistik menunjukkan adanya pengaruh edukasi dengan media Kacergi terhadap pengetahuan menyikat gigi (p=0,001). Disarankan agar media Kacergi dimanfaatkan oleh guru, petugas kesehatan, dan orang tua dalam pembelajaran kebiasaan menyikat gigi yang benar.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN STATUS IMUNISASI TETANUS TOXOID PADA IBU HAMIL Lili Eky Nursia N; Riza Ulfika; Dian Fera; Siti Maysyaroh Fitri Siregar; Eva Florentina Kusumawardani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5326

Abstract

Salah satu penyebab penyakit menular yang dapat mempengaruhi wanita hamil adalah Tetanus Neonatorum. Pencegahan infeksi Tetanus Neonatorum dapat dilakukan melalui imunisasi Tetanus Toxoid (TT) pada wanita hamil. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan peran tenaga kesehatan dengan status imunisasi TT pada ibu hamil. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian, ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Cot Seumeureung, sebanyak 50 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu P=0,000 (PR 2,83) dan peran tenaga kesehatan P=0,000 (PR 6,7) dengan status imunisasi tetanus toxoid pada ibu hamil.
DETERMINAN KEJADIAN NEUROPATI PERIFER PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Aulia Akmal; Sri Agustina; Cut Husna; Hilman Syarif
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5328

Abstract

Diabetes Melitus (DM) menyebabkan gangguan sirkulasi yang dapat menyebabkan penderitanya mengalami komplikasi mikrovaskuler. Salah satu komplikasi mikrovaskuler adalah hilangnya sensasi pada daerah tungkai kaki (neuropati perifer) yang akan menimbulkan ulkus pada kaki dan risiko amputasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama diabetes melitus tipe-2 dengan Diabetic Peripheral Neurophaty (DPN) pada pasien diabetes melitus tipe 2 di rumah sakit umum milik pemerintah kota di sebuah provinsi Indonesia. Metode Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional studi dilakukan pada 154 pasien diabetes melitus tipe 2 (DMT2) yang berkunjung ke poliklinik penyakit dalam di rumah sakit umum milik pemerintah kota di sebuah provinsi Indonesia dengan teknik proportionate stratifified random sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner demografi dan Michigan Diabetic Neuropathy Score dan dianalisa menggunakan uji Chi-square dan Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPN berhubungan signifikan dengan sub-variabel Usia dengan Penyakit Penyerta pada pasien DMT2 (p<0,05).  Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara usia, dan penyakit penyerta dengan kejadian DPN pada pasien DMT2 di rumah sakit umum milik pemerintah kota di sebuah provinsi Indonesia. Saran Kepada pasien diharapkan agar dapat melakukan managemen diabetes dengan baik sehingga tidak ada lagi pasien diabetes yang luka akibat komplikasi yang ditimbulkan dari neuropati. Direkomendasikan kepada rumah sakit agar rutin memberikan pendidikan kesehatan tentang risiko perkembangan neuropati dan pencegahan terjadinya komplikasi serius yang diakibatkan oleh neuropati perifer.Keyword: Usia, Penyakit Penyerta, Neuropati Perifer
ANALISIS JALUR PEER ATTACHMENT, SELF CONTROL, SELF-ESTEEM, DAN AGRESIVITAS PADA REMAJA Kurnia Rahmayanti; Melda Sofia; Cut Nursadrina; Herawati Herawati; Syarifah Asyura; Pardi Pardi; Putri Serianti; Ismiati Ismiati; Nurul Salwa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5332

Abstract

AbstrakAgresivitas remaja dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kausal antara peer attachment, self-control, self-esteem, dan agresivitas dengan menggunakan analisis jalur pada desain cross-sectional. Data diperoleh dari 185 siswa SMK di Kota Bogor dengan instrumen terstandar. Hasil menunjukkan peer attachment berpengaruh langsung menurunkan agresivitas (? = -0.123), self-control memiliki pengaruh negatif paling kuat (? = -0.595, p < 0.001), sedangkan self-esteem berpengaruh tidak langsung melalui peningkatan self-control (? = -0.192). Temuan ini menegaskan peran kunci self-control serta pentingnya intervensi psikososial untuk memperkuat hubungan teman sebaya, regulasi emosi, dan self-esteem positif.Kata kunci: peer attachment, self-control, self-esteem, agresivitas, remaja
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KASUS PUTUS PAKAI (DROP OUT) METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BARABAI Faiqahimah Faiqahimah; Nur Lathifah; Lisda Handayani; Laurensia Yunita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5338

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Putus pakai metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) masih menjadi hambatan dalam pencapaian target program keluarga berencana di Indonesia. Kejadian ini dapat meningkatkan risiko kehamilan tidak direncanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan putus pakai MKJP, yaitu umur, paritas, dan efek samping. Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain kasus-kontrol. Sampel terdiri dari 94 akseptor MKJP (47 kasus dan 47 kontrol) yang dipilih secara random dari data sekunder di Puskesmas Barabai. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil: Sebagian besar responden berada pada usia 20–35 tahun (81,9%), serta berparitas multipara (53,2%). Dari segi efek samping, lebih dari separuh responden (60,6%) tidak mengalami efek samping MKJP. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara umur (p = 0,421; OR = 1,544) dan paritas (p = 0,913) dengan kejadian putus pakai MKJP. Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan antara efek samping dan putus pakai MKJP (p = 0,000; OR = 4,995). Efek samping yang dilaporkan meliputi perdarahan tidak teratur, peningkatan berat badan, sakit kepala, dan nyeri saat berhubungan. Simpulan: Efek samping merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap putus pakai MKJP. Upaya peningkatan edukasi, konseling pra dan pasca pemasangan, serta pemantauan aktif terhadap efek samping perlu diperkuat dalam pelayanan KB di tingkat primer. Kata kunci: MKJP, Drop Out, Efek Samping, Paritas, Umur
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEIKUTSERTAAN KELAS IBU HAMIL DI PUSKESMAS BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH Putri Kurniawati; Dewi Farida; Futri Amanda; Alvi Nurmalia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5339

Abstract

Program kelas ibu hamil adalah salah satu bentuk pendidikan prenatal yang dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil, terjadi perubahan perilaku positif sehingga ibu memeriksakan kehamilan dan melahirkan ke tenaga kesehatan dengan demikian akan meningkatkan persalinan ke tenaga kesehatan dan menurunkan angka kematian ibu dan anak. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan kelas ibu hamil di Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh Tahun 2025. Metode Penelitian: Bersifat analitik dengan pendekatan cross-sectional dengaan teknik pengambilan sampel secara Accidental Sampling dengan jumlah sampe 74 orang ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh. Waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 1 sampai 17 September 2025 dengan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi square. Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa dari 74 responden sebagian besar tidak ada mengikuti kelas ibu hamil sebanyak 39 responden (52,7%), berusia pada kategori normal (20-35 tahun) sebanyak 59 responden (79,7%), memiliki pendidikan pada kategori menengah sebanyak 43 responden (58,1%), pernah mendapat informasi tentang kelas ibu hamil sebanyak 54 responden (73%), memiliki pengetahuan pada kategori cukup tentang kelas ibu hamil sebanyak 31 responden (41,9%) dan petugas kesehatan berperan dalam program kelas ibu hamil sebanyak 58 responden (78,4%), hasil uji statistik untuk usia dengan (p= 0,037), pendidikan (p= 0,0013, informasi media sosial (p= 0,002), pengetahuan (p= 0,004), dan peran petugas kesehatan (p= 0,004).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KLASIFIKASI ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR Saudah Saudah; Cut Efriana; Dheby Anggraini; Azzalya Syahfitri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5341

Abstract

Anemia defisiensi besi adalah kejadian anemia yang paling umum terjadi di dunia dan merupakan penyebab utama morbiditas. Angka prevalensi anemia pada ibu hamil masih tinggi, dibuktikan data dari badan kesehatan dunia yaitu WHO menyatakan bahwa prevalensi anemia pada ibu hamil secara global di seluruh dunia sebesar 37%. Data dari Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar tahun 2024 jumlah ibu hamil di yang mengalami anemia sebanyak 108 orang dan periode Mei sampai Juli 2025 sebanyak 47 orang. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan klasifikasi anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2025. Metode penelitian: bersifat analitik dengan pendekatan Cross Sectional dengan tehnik pengambilan sampel Total Sampling dengan jumlah sampel 47 orang. Waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 11 sampai 22 Agustus 2025 dengan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi square. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa hasil uji statistik ada hubungan pengetahuan dengan klasifikasi anemia pada ibu hamil dengan p value 0,002, ada hubungan konsumsi tablet Fe dengan klasifikasi anemia pada ibu hamil dengan p value 0,001, ada hubungan status gizi dengan klasifikasi anemia pada ibu hamil dengan p value 0,023, dan ada hubungan pendapatan dengan klasifikasi anemia pada ibu hamil dengan p value 0,005, hipotesa dalam penelitian ini seluruhnya diterima.