cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Tentang Posyandu Lansia di Desa Kuala Jeumpa Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen Tahun 2022 Nufra, Yolla Asmaul; Nurhaliza, Nurhaliza
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1941

Abstract

Populasi usia lanjut pada masa ini semakin meningkat, oleh karena itu pemerintah telah merumuskan berbagai kebijakan pelayanan kesehatan usia lanjut ditujukan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan usia lanjut untuk mencapai masa tua yang bahagia dan berdaya guna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat sesuai dengan keberadaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penyuluhan dengan pengetahuan tentang posyandu lansia di Desa Kuala Jeumpa Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen. Desain penelitian yang digunakan adalah preeksperimental design dengan pendekatan one group pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang ada di Desa Kuala Jeumpa Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen sebanyak 107 lansia. Pengambilan sampel dengan menggunakan proses pengumpulan data dengan menggunakan rumus random sampling sebanyak  84 orang. Berdasarkan analisis statistik yang dilakukan bulan Februari 2022 dengan menggunakan uji wilxocon, didapatkan nilai p value (0,000) < α (0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan diberikan penyuluhan dengan pengetahuan lansia tentang posyandu lansia di Desa Kuala Jeumpa Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen. Penelitian ini Diharapkan kepada responden untuk lebih aktif mencari informasi dan menambah wawasan dari media atau tenaga kesehatan mengenai posyandu lansiaKata Kunci:  Penyuluhan, Pengetahuan, Posyandu LansiaThe elderly population at this time is increasing, therefore the government has formulated various health care policies for the elderly aimed at improving the health status and quality of life of the elderly to achieve a happy and efficient old age in family and community life in accordance with their existence. This study aims to determine the effect of counseling on knowledge about the Posyandu for the elderly in Kuala Jeumpa Village, Jeumpa District, Bireuen Regency. The research design used is a pre-experimental design with a one group pretest posttest approach. The population in this study were all the elderly in Kuala Jeumpa Village, Jeumpa District, Bireuen Regency as many as 107 elderly. Sampling using the data collection process using the random sampling formula as many as 84 people. Based on statistical analysis what was done in February 2022 with using the Wilxocon test, obtained p value (0.000) < (0.05) then Ha is accepted and Ho is rejected. Thus it can be concluded that there is an effect of being given counseling with the knowledge of the elderly about posyandu for the elderly in Kuala Jeumpa Village, Jeumpa District, Bireuen Regency. This research is expected for respondents to be more active in seeking information and adding insight from the media or health workers regarding the Posyandu for the elderlyKeywords:  Counseling, Knowledge, Posyandu for the Elderly 
Analisis Demand dan Kesiapan Peningkatan Status UPTD Puskesmas Peusangan Menjadi Rumah Sakit Tipe D Daerah Bireuen Hanidi, Hanidi; Fitriani, Arifah Devi; Harahap, Juliandi; Theo, Deli; Jamaluddin, Jamaluddin
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1986

Abstract

Kebijakan dalam pembangunan kesehatan di Indonesia diharapkan mampu memberikan pemerataan layanan kesehatan, salah satunya dengan meningkatkan status puskesmas menjadi rumah sakit terutama pada daerah dengan angka rujukan tinggi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui demand masyarakat dan kesiapan terhadap peningkatan status Puskesmas menjadi Rumah Sakit Tipe D di Kabupaten Bireuen. Metode: pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dilakukan pada 34 informan yang meliputi masyarakat dan tokoh setempat, pihak manajemen puskesmas, dinas kesehatan, komisi kesehatan DPRK dan pihak pemerintah kabupaten Bireuen. Hasil analisis kualitatif memberikan gambaran bahwa tingginya demand masyarakat terhadap peningkatan puskesmas menjadi rumah sakit type D, selain itu pihak puskesmas telah melakukan berbagai persiapan teknis maupun adminstratif. Dinas kesehatan dan pihak pemerintah kabupaten dan badan legiaslasi juga memberikan dukungan kebijakan dan finansial yang mencukupi sehingga diharapkan program tersebut terlaksana secepatnya. Sementara, kendala yang dihadapi saat ini adalah belum adanya upaya yang terintegarsi oleh semua pihak terutama dalam memantau perkembangan dan mendiskuskusikan secara bersama sama. Kesimpulan diperoleh bahwa perlunya membertuk tim percepatan lintas sector untuk dapat berkerja sama secara intens dalam mewujudkan program peningkatan status puskesmas menjadi rumah sakit type D.Kata Kunci: Demand, Kesiapan, Puskesmas, Rumah SakitThe Policies in health development in Indonesia are expected to be able to provide equal distribution of health services, one of policy intervention is by increasing the status of puskesmas (public health center) to hospitals, especially in areas with high referral rates. The purpose of the study was to determine the community's demand and readiness to increase the status of the Puskesmas to a Type D Hospital in Bireuen Regency Methods: a qualitative approach with in-depth interviews conducted with 34 informants including the community and local leaders, the management of the puskesmas, the health office, the DPRK (parliament)  health commission and the Bireuen District Government The results of the qualitative analysis illustrate that there is a high demand from the community for the improvement of the puskesmas into a type D hospital, besides that the puskesmas has made various technical and administrative preparations. The health office and district government and legislative bodies also provide adequate policy and financial support so that the program is expected to be implemented as soon as possible. Meanwhile, the current obstacle is that there are no integrated efforts by all parties, especially in monitoring developments and discussing them together. The conclusion is that it is necessary to form a cross-sectoral acceleration team to be able to work intensely in realizing the program to increase the status of the puskesmas to become a type D hospital.Keywords: Demand, Feasibility, Public Health Center, Hospital 
Faktor yang Memengaruhi Perilaku Seksual Remaja di SMA Yayasan Karya Jaya Pangururan Kabupaten Samosir Nadeak, Yasrida; Raja, Sarma Lumban; Marsaulina, Ivansri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1964

Abstract

Perilaku seksual adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis sebelum menikah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang memengaruhi perilaku seksual remaja di SMA Yayasan Karya Jaya Pangururan Kabupaten samosir. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan kuantitatif dan. Populasi penelitian ini 202 orang, dengan rumus Slovin diambil sampel sebanyak 67 orang. Analisis kuantitatif secara univariat, bivariat menggunakan chi- square dan multivariat menggunakan regresi logistic berganda pada taraf kepercayaan 95% (a = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan variabel yang memengaruhi perilaku seksual remaja di SMA Yayasan Karya Jaya Pangururan Kabupaten Samosir  yaitu  keluarga p=0,025, pengetahuan p=0,000 , sosial media p=0,002, status pacaran p=0,003, teman sebaya p=0,000.Variabel yang paling dominan adalah variabel sosial media mempunyai nilai Exp(B) = 11,121. Kesimpulan penelitian bahwa perilaku seksual di pengaruhi oleh keluarga, pengetahuan, sosial media, teman sebaya, dan status pacaran. Diharapkan kepada guru sebagai pendidik untuk menyampaikan informasi dan mengadakan seminar tentang pendidikan seks disekolah dan kepada Orang tua juga berperan penuh terhadap tumbuh kembang anak karena remaja memerlukan informasi yang tepat tentang seks sehingga remaja tidak mengikuti informasi yang salah, dengan tujuan mempersiapkan remaja memasuki masa reproduksi agar tercapai kehidupan reproduksi sehat baik seacara medis maupun sosial.Kata Kunci : Faktor- faktor, Perilaku seksual, RemajaSexual behavior is all behavior driven by sexual desire, both with the opposite sex and the same sex before marriage. The purpose of this study was to determine the factors that influence adolescent sexual behavior in SMA Karya Jaya Pangururan Foundation, Samosir Regency. This type of research is an analytical survey with a quantitative approach and. The study population was 202 people, with the Slovin formula taken a sample of 67 people. Quantitative analysis was univariate, bivariate using chi-square and multivariate using multiple logistic regression at the 95% confidence level (a = 0.05). The results showed that the variables that influence adolescent sexual behavior at SMA Yayasan Karya Jaya Pangururan, Samosir Regency are family p = 0.025, knowledge p = 0,000, social media p = 0.002, dating status p = 0.003, peer p = 0.000. The most dominant variable is a social media variable that has a value of Exp (B) = 11,121. The conclusion of the study is that sexual behavior is influenced by family, knowledge, social media, peers, and dating status. It is expected for teachers as educators to convey information and hold seminars on sex education in schools and for parents to also play a full role in the growth and development of children because adolescents need correct information about sex so that adolescents do not follow wrong information, with the aim of preparing adolescents to enter the reproductive period so that they achieve a healthy reproductive life both medically and socially.Keywords: factors, sexual behavior, adolescents
Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Etanol Bunga Soka (Ixora coccinea L) Sebagai Terapi Infeksi Pada Kulit Yang Disebabkan Oleh Bakteri Staphyloccocus aureus Rini Shafriyani; Widya Lestari
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.1955

Abstract

Penelitian tentang pemanfaatan tanaman sebagai obat telah banyak dilakukan salah satunya tanaman soka (Ixora coccinea L.). Ekstrak etanol dari bunga soka (Ixora coccinea L.) memiliki kandungan flavonoid, alkaloid, glikosida, terpenoid dan karbohidrat. Data rata-rata selisih diameter sebelum dan sesudah diolesi gel ekstrak etanol bunga asoka dianalisis secara deskriptif, penyembuhan infeksi dinilai dengan parameter diameter luka pada infeksi dan berapa hari luka sembuh total. Semakin kecil diameter luka pada infeksi semakin baik penyembuhan yang terjadi, Formulasi yang bagus untuk penyembuhan infeksi adalah gel konsentrasi 10% ekstrak bunga soka yang terbukti dapat menyembuhkan luka infeksi pada mencit dengan dilihat pengurangan diameter luka sampai hari 11. Hasil pengujian stabilitas gel memenuhi syarat untuk sediaan gel yaitu homogenitas daya lekat, daya sebar dan uji pH.Kata kunci: Bunga soka (Ixora Coccinea L.), Infeksi luka, Gel ekstrak bunga soka.A lot of research has been conducted on the use of plants as drugs, and one of them is Ashoka (Ixora coccinea L.). Ethanol extract from Ashoka flower (Ixora coccinea L.) contains flavonoids, alkaloids, glycosides, terpenoids, and carbohydrates. The data on the average diameter difference, before and after applying the Ashoka ethanol extract gel, were analyzed descriptively, infection healing was assessed by the diameter of the wound in the infection and by the number of days required by the wound to recover. The smaller the wound diameter in infection, the better the healing process is. The best formulation for healing infection is at 10% concentration of Ashoka flower extract gel. It was proven to cure infection wounds in mice based on the reduction of the wound diameter by Day 11. The results of the stability test on the gel show that homogeneity, adhesivity, spreadability, and pH have met the requirements for the gel preparations.Keywords: Ashoka flower (Ixora coccinea L.), Infection wound,                    extract gel of Ashoka flower
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Gizi Buruk Pada Balita di Puskesmas Kota Juang Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen Tahun 2021 Sarika, Sarika; Zahara, Rita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1946

Abstract

Latar Belakang: Menurut Pemantauan Status Gizi (PSG) memperkirakan bahwa Prevalensi gizi buruk dan gizi kurang pada Balita, terdapat 3,1% Balita dengan gizi buruk dan 11,8% gizi kurang. Masalah gizi buruk kurang pada Balita di Indonesia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masuk dalam kategori sedang Indikator WHO diketahui masalah gizi buruk/ kurang sebesar 14,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Gizi Buruk Pada Balita Di Puskesmas Kota Juang Kabupaten Bireuen. Metode:  Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik Accidental sampling berjumlah 32 orang Di Puskesmas Kota Juang, Kabupaten Bireuen. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 02-09 Juli 2021 Pengumpulan data melalui kuesioner. Teknik analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: uji statistik chi-square antara pengetahuan ibu dengan gizi buruk pada balita diperoleh hasil nilai p value (0,000) < dari α (0,05) maka Ha diterima dan H0 ditolak, Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan gizi buruk pada Balita Di Puskesmas Kota Juang Kabupaten Bireuen. Kesimpulan: Diharapkan kepada responden untuk lebih aktif mencari informasi dan mengikuti berbagai penyuluhan khususnya tentang pemenuhan zat gizi bagi balita. Hal ini dapat diperoleh dengan memperbanyak membaca dan mengikuti acara seminar.Kata Kunci: Pengetahuan, Gizi Buruk Pada BalitaAccording:  to the Nutrition Status Monitoring (PSG) estimates that the prevalence of malnutrition and malnutrition in toddlers, there are 3.1% underfives with poor nutrition and 11.8% under nutrition. The problem of malnutrition in underfive children in Indonesia is a public health problem that is included in the medium category. WHO indicators are known to have malnutrition / lack of nutrition at 14.9%. This study aims to determine the Relationship between Mother's Knowledge and Malnutrition in Toddlers at the Kota Juang Health Center in Bireuen Regency. Method: This research is an analytic research with cross sectional approach. The  sampling in this study using 32 accidental sampling techniques in the Juang City Health Center, Bireuen District. This research was conducted on 02-09 July 2020. Collecting data through questionnaires. The univariate data analysis technique uses frequency distribution and bivariate analysis uses the chi-square test. The results:  of the chi-square statistical test results between the knowledge of mothers with malnutrition in children under five obtained the value of p value (0,003) <of α (0.05) then Ha is accepted and H0 is rejected. It can be concluded that there is a significant relationship between maternal knowledge and malnutrition in Toddlers at the Juang City Health Center in Bireuen Regency. Conclusion: It is expected that to the respondents will be more active in seeking information and participating in various counseling, especially regarding the fulfillment of nutrients for toddlers. This can be obtained by increasing reading and attending the seminar.Keywords: Knowledge, Malnutrition in Toddlers
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Gizi Pada Anak Usia 1-5 Tahun di Desa Blang Panyang Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya Rosdiana, Eva; Anwar, Chairanisa; Safitri, Faradilla; Mimosa, Rizka
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1991

Abstract

Latar Belakang Masalah: Gizi sangat berperan dalam tumbuh kembang anak. Tujuan pemberian gizi yang baik adalah mencapai tumbuh kembang anak yang lebih baik. Namun masih adanya ibu yang tidak memberikan gizi yang baik kepadanya anaknya. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi pada anak. Pengetahuan akan berpengaruh terhadap sikap ibu dalam memberikan asupan gizi kepada anak. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu adalah memberikan pemahaman terkait gizi melalui pendidikan kesehatan. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang gizi pada anak usia 1-5 tahun di Desa Blang Panyang Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini yaitu experimental design dengan pendekatan one group posttest design. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 6 - 20 Oktober tahun 2021 di Desa Blang Panyang Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 1-5 tahun sebanyak 34 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner. Kemudian pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji statistik paired sample t test. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang gizi pada anak usia 1-5 tahun dengan hasil nilai p-value 0,000. Kemudian ada pengaruh sikap ibu sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang gizi pada anak usia 1-5 tahun dengan hasil p value yaitu 0,000. Kesimpulan dan Saran: Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang gizi pada anak usia 1-5 tahun di Desa Blang Panyang Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya. Oleh karena itu, diharapkan kepada ibu agar lebih meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang gizi pada anak sehingga akan memberikan dampak yang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan Ibu, Sikap IbuBackground: Nutrition play an important role in children are sprouting. The purpose of the provision of good nutrition is reached sprouting up children who are better. But fact that there are still mother who do not give nutrition him an excellent his son. It is due to lack of knowledge mom about nutritiarians on child. Knowledge will have an influence to the mother in providing nutritional intake to children. One effort to increase knowledge and attitude mother is give the understanding of related nutrition through education health. Research Purposes: To know the influence of health education to knowledge and attitude mommy about of nutrition in children aged 1-5 years in the Village Blang Panyang sub District in Seunagan Timur District Nagan Raya. Methodolog: The kind of research is experimental design by approach one group posttest design. The study is done at dated 6 - 20 October year 2021 in the Village Blang Panyang sub District in Seunagan Timur District Nagan Raya. Sample the population and in this research was children for the 5-1 years 34 people. An instrument used the questionnaire sheets. Then data processing was conducted using statistical tests paired sample t test. The Research Results: The research results show that any impact the knowledge before and after about nutrition given education health for children age 1-5 years the p-value 0,000. Then there was the influence of the mother before and after given about nutrition education health in children aged 1-5 years in the p-value 0,000. Conclusion and Recommendations: Based on the result of this research can be concluded that there is the influence of health education to knowledge and attitude mommy about of nutrition in children aged 1-5 years in the Village Blang Panyang sub District in Seunagan Timur District Nagan Raya. Hence, expected to mothers so that increase knowledge and attitudes about nutrition for children so as to give good impact growth and child development.Keywords: Education Health, Knowledge Mother, Attitude Mother
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 2-5 Tahun di Puskesmas Darussalam Kabupaten Aceh Besar Rahmi, Nuzulul; Husna, Asmaul; Andika, Fauziah; Safitri, Faradilla
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1937

Abstract

Kasus stunting secara global pada tahun 2020 meningkat dibandingkan dengan tahun 2019 yaitu sebesar 21,3% (WHO,2020). Indonesia sudah menghadapi masalah gizi yang tinggi. Saat ini, lebih dari dua juta anak menderita gizi buruk dan lebih dari tujuh juta anak di bawah usia 5 tahun mengalami stunting. Berdasarkan data Kemenkes (2020) di provinsi Aceh, balita yang mengalami stunting yaitu sebesar 17,4%, ini merupakan persentase yang termasuk tinggi jika dibandingkan dengan Provinsi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 2-5 tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain crosssectional study, populasi berjumlah 188 orang dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling sehingga sampel menjadi 65 orang. Penelitian dilakukan dari tanggal 04 Oktober s/d 30 Oktober 2021. Analisa data ini menggunakan uji statistik Chi Square dengan bantuan komputerisasi nilai kemaknaan (a) 0,05 dengan nilai keyakinan 0,95. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara ASI Eksklusif (p value 0,013) dan status imunisasi (p value 0,000) dengan kejadian stunting pada anak usia 2-5 tahun Di Puskesmas Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Tidak ada hubungan antara berat badan lahir dengan kejadian stunting pada anak usia 2-5 tahun (p value 0,615) Di Puskesmas Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Puskesmas dan petugas kesehatan diharapkan dapat membuat program untuk untuk mengurangi risiko stunting pada balita seperti memberikan penyuluhan pada masyarakat tentang pencegahan stunting dan program-program lainnya yang dapat menurunkan angka kejadian stunting.Kata Kunci: Stunting anak, Asi ekslusif, Status imunisasi, Berat badan lahir Global stunting cases in 2020 increased compared to 2019 which was 21.3% (WHO, 2020). Indonesia is already facing a high nutritional problem. Currently, more than two million children suffer from malnutrition and more than seven million children under the age of 5 are stunted. Based on data from the Ministry of Health (2020) in Aceh province, children under five who experience stunting are 17.4%, this is a high percentage compared to other provinces. Research objective is to find out about the factors related to the incidence of stunting in children aged 2-5 years in the working area of the Darussalam Public Health Center, Aceh Besar District. This research is descriptive analytic with a cross-sectional study design, a population of 188 people with a sampling technique using Proportional Sampling so that the sample is 65 people. The study was conducted from October 4 to October 30, 2021. The data analysis used Chi Square statistical test with the help of computerized significance value (a) 0.05 with a confidence value of 0.95. Research results there is a relationship between exclusive breastfeeding (p value 0.013) and immunization status (p value 0.000) with the incidence of stunting in children aged 2-5 years in the working area of the Darussalam Public Health Center, Aceh Besar District. There is no relationship between birth weight and the incidence of stunting in children aged 2-5 (p value 0.615) in the Darussalam Public Health Center, Aceh Besar District. Puskesmas and health workers are expected to create programs to reduce the risk of stunting in children under five, such as providing education to the public about stunting prevention and other programs that can reduce the incidence of stunting.Keywords: Child stunting, exclusive breastfeeding, immunization status, birth weight
Hubungan Paritas Ibu dan Berat Badan Bayi Lahir dengan Ruptur Perineum Pada Ibu Bersalin di PMB Hj.Rosdiana, S.Sit Kecamatan Jeunib Kabupaten Bireuen Misrina, Misrina; Silvia, Silvia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1945

Abstract

Kejadian ruptur perineum pada ibu bersalin di Dunia pada tahun 2020 sebanyak 2,7 juta kasus, dimana angka ini di perkirakan akan mencapai 6,3 juta pada tahun 2050. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Paritas Ibu dan Berat Badan Bayi Lahir dengan Ruptur Perineum Pada Ibu Bersalin Normal di PMB Hj.Rosdiana, S.SiT. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan crossectional, pengambilan sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik Total Populasi dengan jumlah responden 35 Ibu bersalin. Pengumpulan data melalui kuesioner. Teknik analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah ibu yang mengalami ruptur perineum kebanyakan ibu yang melahirkan dengan paritas primipara yaitu sebanyak 9 responden (47,4%), dan berat badan lahir bayi kebanyakan ibu yang melahirkan bayi dengan berat > 2500 gram yaitu sebanyak 19 (67,9%).  Dari hasil uji chi-square antara paritas dengan ruptur perineum sendiri menunjukkan nilai p (0,003) < α (0,05), maka Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil uji chi-square antara berat badan bayi lahir dengan ruptur perineum menunjukkan nilai p (0,002) < α (0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Saran, penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan atau pedoman untuk PMB Hj.Rosdiana, S.SiT agar lebih memperhatikan dan meningkatkan upaya pencegahan ruptur perineum pada ibu bersalin.Kata Kunci:  Paritas, Berat Badan Bayi Lahir, Ruptur PerineumThe incidence of perineal rupture in maternity mothers in the world in 2020 was 2.7 million cases, where this figure is estimated to reach 6.3 million in 2050. The purpose of this study was to determine the relationship between maternal parity and birth weight with perineal rupture in Mothers in Normal Maternity at PMB Hj. Rosdiana, S.SiT. Reseach design used is an analytical study with a cross-sectional approach, the sampling in this study was obtained by the Total Population technique with the number of respondents 35 mothers giving birth. Data collection through questionnaires. Univariate data analysis technique using frequency distribution and bivariate analysis using chi-square test. Based on result showed that the number of mothers who experienced perineal rupture were mostly mothers who gave birth with primiparous parity as many as 9 respondents (47.4%), and the birth weight of most mothers who gave birth to babies weighing > 2500 grams was 19 (67.9 %). From the results of the chi-square test between parity and perineal rupture itself, it shows the p value (0.003) < (0.05), then Ha is accepted and Ho is rejected. The results of the chi-square test between birth weight and perineal rupture showed p value (0.002) < (0.05), then Ha was accepted and Ho was rejected. In conclusion, this research is expected to be an input or guideline for Bpm Hj. Rosdiana, S.SiT to pay more attention to and improve the prevention of perineal rupture in pregnant women.Keywords: Parity, Newborn Birth Weight, Perineal rupture
Analisis Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD Cut Nyak Dhien Aceh Barat ZA, Raudhatun Nuzul; Krismontazza, Saddaq; Meilina, Rulia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1968

Abstract

Pelayanan Kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien dalam melakukan pelayanan kefarmasian rumah sakit harus menjaga kualitas pelayanan yang diberikan karena hal tersebut sangat berpengaruh pada kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis kepuasan pasien terhadap pelayanan farmasi di instalasi farmasi rawat jalan RSUD Cut Nyak Dhien Aceh Barat. Metode penelitian dilakukan secara survei analitik, dengan pendekatan cross sectional mengunakan instrumen penelitian yaitu kuesioner yang diberikan pada pasien rawat jalan RSUD Cut Nyak Dhien Aceh Barat Hasil penelitian menunjukkan pada variabel kehandalan didapatkan tingkat katagori puas 78,7% dan kurang puas 21,3%, variabel ketanggapan persentase tingkat katagori puas 72,0% dan katagori kurang puas 28,05%,variabel keyakinan didapatkan tingkat katagori puas 97,3% dan katagori kurang puas 2,7%, variabel empati dapat dilihat tingkat persentase katagori puas 82,7% dan kurang puas 17,3%, dan variabel fasilitas didapatkan persentase katagori puas 68,05% dan katagori kurang puas 32,0%.Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Pelayanan Kefarmasian, Rumah Sakit, Instalasi Farmasi.Pharmaceutical service is a direct and responsible service to patients related to pharmaceutical preparations with the aim of achieving definite results to improve the quality of life of patients in carrying out pharmaceutical services. Hospitals must maintain the quality of services provided because it greatly affects patient satisfaction. Objective to analyze patient satisfaction with pharmaceutical services at the outpatient pharmacy installation at Cut Nyak Dhien Hospital, Aceh Barat. Methods this research was conducted by analytic survey, with a cross sectional approach using the research instrument, namely a questionnaire given to outpatients at the Cut Nyak Dhien Hospital, Aceh Barat. Results on the reliability variable, the level of the satisfied category is 78.7% and 21.3% less satisfied, the responsiveness variable is the percentage level of the satisfied category is 72.0% and the dissatisfied category is 28.05%, the confidence variable is 97.3% satisfied. and 2.7% less satisfied category, empathy variable can be seen the percentage level of satisfied category 82.7% and less satisfied 17.3%, and facility variable obtained percentage of satisfied category 68.05% and dissatisfied category 32.0%.Keywords: Patient Satisfaction, Pharmaceutical Services, Hospital, Pharmacy Installation.
Analisis Efektitas Senam Yoga Terhadap Penurunan Nyeri Mentruasi Pada Perempuan Usia 16 – 20 Tahun di Komplek Lanud Sim Bandara Sultan Iskandar Muda Fairia, Suci; Iskandar, Iskandar; Tharida, Maimun
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1936

Abstract

Menstruasi merupakan proses fisiologis alami yang terdapat pada perempuan normal yang terjadi setiap 1 bulan sekali, namun ada masalah yang dialami saat siklus menstruasi salah satunya adalah dismenore, nyeri punggung, dan nyeri kepala. Cara mengatasi dismenorhea dapat dilakukan dengan metode non farmakologis salah satunya senam yoga untuk mengurangi dismenorhea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh efektifitas Senam yoga Terhadap Penurunan Nyeri menstruasi pada perempuan  Usia 16 -20 Tahun Di komplek Lanud SIM Bandara Sultan Iskandar Muda. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain eksperimental one group pretest-post test. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 1 s/d 28 Januari 2022. Sampel dalam penelitian ini  remaja putri yang berusia  16 – 20 tahun yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposif sampling. Alat ukur dalam penelitian ini adalah NRS. Teknik pengumpulan data dengan pengamatan.  Data dianalsis  menggunakan uji  t-test. Hasil penelitian di peroleh terdapat perbedaan nyeri mentruasi sebelum dan sesudah senam yoga dengan nilai p value 0,000 (< 0,05 ). Diharapkan kepada remaja putri dapat memanfaatkan terapi yoga dalam menangani nyeri menstruasi serta berkonsultasi dengan tenaga medis jika nyeri dirasakan semakin tidak tertahankan.   Kata Kunci : Nyeri Dismenore, Senam Yoga, Remaja Menstruation is a natural physiological process found in normal women that occurs once a month, but there are problems experienced during the menstrual cycle, one of which is dysmenorrhea, back pain, and headaches. How to overcome dysmenorrhea can be done with non-pharmacological methods, one of which is yoga exercise to reduce dysmenorrhea. The research aims to determine the effect of the effectiveness of yoga exercise on reducing menstrual pain in women aged 16 -20 years at the SIM LANUD Village at Sultan Iskandar Muda Airport. The research method is quantitative with one group pretest-post test experimental design. Data collection was carried out on January 1 to 28, 2022. The sample in this study was young women aged 16-20 years, totaling 30 people. The sampling technique used was purposive sampling technique. The measuring instrument in this study is the NRS. Data collection techniques by observation. Data were analyzed using t-test. The results showed that there were differences in menstrual pain before and after yoga exercise with a p value of 0.000 (<0.05). It is hoped that young women can take advantage of yoga therapy in dealing with menstrual pain and consult medical personnel if the pain becomes unbearable.Keywords: Dysmenorrhea Pain, Yoga Gymnastics, Adolescents 

Page 57 of 123 | Total Record : 1226