cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN KOMITMEN ORGANISASI KARYAWAN KONTRAK DI PT. SUMBER CIPTA MULITNIAGA ACEH Zahara, Rizky Arifah; Khatimah, Husnul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.3625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara kepuasan kerja dan komitmen organisasi pada PT. Wasa Mitra Engineering. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif. Subyek penelitian sebanyak 40 pegawai bagian skill pada PT. Wasa Mitra Engineering Jepara.Teknik pengambilan sample ini menggunakan purposive sampling. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan skala kepuasan kerja dan skala komitmen organisasi. Uji hipotesis berdasar analisis korelasi product moment. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan teknik spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara kepuasan kerja dengan komitmen organisasi pada pegawai bagian skill PT. Wasa Mitra Engineering Jepara. Hasil tersebut ditunjukkan dengan angka koefisien korelasi - 0,548 p = 0,000 (p < 0,01). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi komitmen organisasi maka semakin rendah kepuasan kerja yang dimiliki pegawai bagian skill PT. Wasa Mitra Engineering Jepara, begitupun sebaliknya. Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini ditolak.Kata Kunci : Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasi, Pegawai Bagian Skill
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Minat Kunjungan Pasien Peserta BPJS di Puskesmas Kopelma Darussalam Tahun 2022 Desiana, Cut Rahmah; Ichwansyah, Fahmi; Ariscasari, Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3779

Abstract

ABSTRACTKesehatan merupakan kebutuhan dasar manusia untuk dapat hidup dengan layak dan produktif. Puskesmas Kopelma Darussalam merupakan salah satu pusat kesehatan masyarakat yang ditunjuk pemerintah kota Banda Aceh untuk melayani kesehatan di wilayah Kopelma Darussalam dan sekitarnya. Namun, di Puskesmas Kopelma Darussalam,  jumlah kunjungan pasien BPJS mengalami penurunan selama dua tahun berturut-turut pada tahun 2019 dan tahun 2020 dan kembali meningkat pada tahun 2021. Penurunan jumlah kunjungan mengindikasikan kemungkinan adanya ketidakpuasan  pasien terhadap kualitas pelayanan yang diberikan sehingga mempengaruhi tingkat pemanfaatan pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kesehatan terhadap minat kunjungan pasien peserta BPJS di Puskesmas Kopelma Darussalam tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain Cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien peserta BPJS yang menggunakan layanan di Puskesmas Kopelma Darussalam yang berjumlah 14.634 orang. Metode pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sebanyak 100 responden dan Analisis data menggunakan chi square. Pengumpulan data dilaksanakan pada 15-22 Juli 2023 dengan membagikan kuesioner dan wawancara, yang dibantu oleh 1 orang enumerator dan staf administrasi puskesmas. Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa pasien BPJS yang berminat berkunjung ke Puskesmas sebesar 70,00%, daya tanggap tenaga kesehatan baik sebesar 49%, kehandalan petugas Kesehatan baik sebesar 58%, jaminan pasien terhadap pelayanan dari tenaga Kesehatan baik sebesar 55%, empati tenaga Kesehatan baik sebesar 58%, dan bukti langsung puskesmas baik sebesar 64%. Hasil uji bivariat diperoleh ada hubungan daya tanggap (p-value: 0,0001), kehandalan (p-value: 0,017), jaminan (p-value: 0,004), empati (p-value: 0,0001) dan bukti fisik (p-value: 0,005) terhadap minat kunjungan pasien peserta BPJS di Puskesmas Kopelma Darussalam tahun 2023. Kesimpulan dari penelitian ini, adanya hubungan daya tanggap, kehandalan, jaminan, empati dan bukti fisik di Puskesmas Kopelma Darussalam tahun 2022. Diharapkan meningkatkan mutu pelayanan pada dimensi daya tanggap dan empati yang dirasa kurang baik dan mempertahankan mutu yang sudah baik agar tetap maksimal.Kata Kunci : BPJS, Minat Kunjungan, Mutu Pelayanan KesehatanHealth is a basic human need to be able to live properly and productively. Puskesmas Kopelma Darussalam is one of the community health centers appointed by the Banda Aceh city government to serve health in the Kopelma Darussalam area and its surroundings. However, at the Kopelma Darussalam Health Center, the number of BPJS patient visits decreased for two consecutive years in 2019 and 2020 and increased again in 2021. The purpose of this study is to determine the relationship between the quality of health services and the interest in visiting patients of BPJS participants at the Kopelma Darussalam Health Center in 2023. This study was an observational study with a Cross-sectional design. The population in this study was all patients participating in BPJS who used services at the Kopelma Darussalam Health Center which amounted to 14,634 people. The sampling method uses accidental sampling of 100 respondents and data analysis using chi-square. Data collection was carried out by distributing questionnaires and interviews, which were assisted by 1 enumerator and puskesmas administrative staff. The results of univariate research show that 70.00% of BPJS patients are interested in visiting the Community Health Center, the responsiveness of health workers is good at 49%, the reliability of health workers is good at 58%, the patient's guarantee of service from health workers is good at 55%, the empathy of health workers is good. good by 58%, and direct evidence of good health centers by 64%. The results of the bivariate test obtained a relationship between responsiveness (p-value: 0.0001), reliability (p-value: 0.017), assurance (p-value: 0.004), empathy (p-value: 0.0001) and physical evidence (p-value: 0.005) on the interest in visiting patients participating in BPJS at the Kopelma Darussalam Health Center in 2023. It is expected to improve service quality on the dimensions of responsiveness and empathy that are considered not good and maintain good quality to remain maximal. Keywords: bpjs, Interest In Visiting, Quality Of Health Services
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberculosis Paru di Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh Syamsidar, Syamsidar; Husna, Asmaul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3971

Abstract

World Health Organization (WHO) juga menyatakan, Indonesia menjadi negara dengan prevalensi tuberkulosis ke-2 tertinggi di dunia setelah India. Hal ini dapat dilihat dari presentasi TB Paru di India yaitu 26%, dan Indonesia 11% dengan jumlah kasus tuberkulosis terbanyak secara global pada tahun 2021, Indonesia mencapai 969.000 kasus. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan di Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh pada 10 sampai 15 Juli tahun 2023. Populasi dalam  penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung ke poli penyakit paru pada bulan Januari sampai dengan Mei 2023 sebanyak 146 pasien. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling yaitu seluruh seluruh pasien yang berkunjung ke poli penyakit paru yang berkunjung di Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh dijadikan sampel pada bulan 10 sampai 15 Juli tahun 2023 berjumlah 78 orang. Hasil analisis bivariat di dapat bahwa hasil dari penenelitian sebagai berikut terdapat menunjukkan P Value yang diperoleh adalah (0,000) nilai ini menunjukkan P value (0,000). Jadi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara status ekonomi terhadap kejadian TB Paru dan Hasil uji statistik menunjukkan P value yang diperoleh adalah (0,011),artinya bahwa ada hubungan yang bermakna antara ventilasi terhadap kejadian TB Paru di Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh.Kata Kunci: Kejadian TB Paru, Status Ekonomi dan Kondisi Fisik (Ventilasi) World Health Organization (WHO) also stated that Indonesia is the country with the 2nd highest prevalence of tuberculosis in the world after India. This can be seen from the presentation of pulmonary TB in India, namely 26%, and Indonesia 11% with the highest number of tuberculosis cases globally in 2021, Indonesia reaching 969,000 cases. This research is analytical research with a cross sectional approach. This research was carried out at the Iskandar Muda Level II Hospital in Banda Aceh from 10 to 15 July 2023. The population in this study was all patients who visited the pulmonary disease clinic from January to May 2023, totaling 146 patients. The sampling technique in this study used accidental sampling, that is, all patients who visited the pulmonary disease polyclinic who visited the Level II Iskandar Muda Hospital in Banda Aceh were sampled from 10 to 15 July 2023 totaling 78 people. The results of the bivariate analysis show that the results of the following research show that the P value obtained is (0.000). This value shows the P value (0.000). So it can be concluded that there is a significant relationship between economic status and the incidence of pulmonary TB and the statistical test results show that the P value obtained is (0.011), meaning that there is a significant relationship between ventilation and the incidence of pulmonary TB at the Iskandar Muda Level II Hospital, Banda Aceh.Keywords: Incidence of Pulmonary TB, Economic Status and Physical Condition (Ventilation)
Hubungan Persepsi Pasien Tentang Kualitas Pelayanan dengan Minat Kunjungan Ulang di RSIA Cempaka Az – Zahra Kota Banda Aceh Sari, Putri Ilham; Handiana, Cut Mainy; Harsinah, Via
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3528

Abstract

Rumah Sakit adalah sebuah institusi yang melaksanakan Upaya pelayanan Kesehatan secara berdaya guna dan berhasil guna dengan mengutamakan penyembuhan dan pemulihan yang dilaksanakan secara serasi dan terpadu dengan peningkatan dan pencegahan serta pelaksanaan Upaya rujukan. Kualitas pelayanan yang baik akan memberikan kepuasan kepada pelanggan yang akhirnya akan menggunakan Kembali layanan dan merekomendasikan pelayanan tersebut kepada orang di sekitarnya. Pelayanan yang baik dan berkualitas akses akhirnya akan meningkatkan jkumlah pendapatan rumah sakit. Minat kunjungan ulang merupakan perilaku yang muncul sebagai respon terhadap pelayanan yang menunjukkan keinginan pelanggan untuk mendapatkan Kembali pelayanan yang telah diperoleh sebelumnya. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan terhadap minat kunjungan ulang di RSIA Cempaka Az – Zahra Kota Banda Aceh. Metode Penelitian : Metode Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2023 di RSIA Cempaka Az – Zahra Kota Banda Aceh dengan jumlah sampel 35 orang. Instrument penelitian berupa Kuesioner. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat dengan program statistik SPSS. Hasil penelitian : Hasil uji statistik didapatkan persepsi pasien tentang kualitas pelayanan terhadap minat kunjungan ulang Chi Square di peroleh nilai p Value = 0,005 (P<0,05), artinya terdapat hubungan antara persepsi pasien tentang kualitas pelayanan dengan minat kunjungan lang. Kesimpulan : Pasien yang berobat di poli Obgyn RSIA Cempaka Az – Zahra memiliki persepsi tentang kualitas pelayanan yang baik sehingga terdapat pasien dengan minat kunjungan ulang sebesar 82,9% Saran : Diharapkan kepada RSIA Cempaka Az – Zahra dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan terutama pada ketepatan waktu dokter dating sehingga pasien tidak menunggu terlalu lama.Kata Kunci: kualitas pelayanan, kunjungan ulang, persepsiA hospital is an institution that carries out health service efforts in an efficient and effective manner by prioritizing healing and recovery which are carried out in a harmonious and integrated manner with improvement and prevention as well as the implementation of referral efforts. Good service quality will provide satisfaction to customers who will ultimately use the service again and recommend the service to people around them. Good service and quality access will ultimately increase the hospital's income. Intention to revisit is a behavior that appears as a response to service which shows the customer's desire to get back the service they received previously. Research Objective: To determine the relationship between patient perceptions of service quality and interest in repeat visits at RSIA Cempaka Az – Zahra, Banda Aceh City. Research Method: This research method is analytical using a cross sectional approach. The research was conducted from March to May 2023 at RSIA Cempaka Az – Zahra, Banda Aceh City with a sample size of 35 people. The research instrument is a questionnaire. Data analysis used univariate and bivariate with the SPSS statistical program. Research results: The results of statistical tests showed that patient perceptions about service quality and interest in repeat visits obtained a Chi Square value of p value = 0.005 (P<0.05), meaning that there was a relationship between patient perceptions about service quality and interest in repeat visits. Conclusion: Patients who seek treatment at the RSIA Cempaka Az – Zahra Obgyn polyclinic have a good perception of the quality of service so that there are patients with an interest in repeat visits of 82.9%. Suggestion: It is hoped that RSIA Cempaka Az – Zahra can maintain and improve the quality of service, especially accuracy when the doctor arrives so that the patient does not wait too long.Keywords: service quality, repeat visits, perception
Analisis Faktor Risiko Kejadian Hipertensi pada Pasien di Poliklinik Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Aceh Safitri, Faradilla; Husna, Asmaul; Ismail, Ismail; Aningsih, Dewi Fitri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3770

Abstract

ABTRACTHipertensi menjadi faktor risiko utama kematian dini pada orang dewasa. Hampir setengah dari orang yang hidup dengan hipertensi tidak menyadari kondisi mereka sehingga meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, gagal ginjal, dan kerusakan organ tubuh lainnya. Tujuan penelitian ini  untuk menganalisis faktor obesitas, tingkat stress, aktifitas fisik dan riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi pada pasien di Poliklinik Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Aceh.Penelitian bersifat analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan pasien yang berkunjung pada saat penelitian sebanyak 102, sampel diambil sebanyak 50 orang secara accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan cara wawancara. Penelitian telah dilakukan tanggal 22 Desember 2023 sampai 12 Januari 2024. Pengolahan data dengan langkah editing, coding, data entry, tabulating, dan analisis data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh variabel obesitas (p value=0.020), tingkat stres (p value=0,012), aktifitas fisik (p value=0.021), dan riwayat keluarga (p value=0.003). Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara obesitas, tingkat stress, aktifitas fisik dan riwayat keluarga pada pasien di Poliklinik Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Aceh. Bagi petugas kesehatan agar dapat memberikan penanganan yang cepat dan tepat dalam menangani masalah hipertensi dan memberikan edukasi pada pasien yang berkunjung tentang hipertensi.Kata Kunci: Hipertensi,  obesitas, tingkat stres, aktifitas fisik, riwayat keluarga Hypertension is a major risk factor for premature death in adults. Almost half of people living with hypertension are unaware of their condition, increasing the risk of heart attack, stroke, kidney failure, and other organ damage. The purpose of this study was to analyze the factors of obesity, stress levels, physical activity and family history with the incidence of hypertension in patients at the Aceh Police Medical and Health Polyclinic. The study was analytic in nature with a crossectional approach. The population in this study were patients who visited at the time of the study as many as 102, the sample was taken as many as 50 people by accidental sampling. The research instrument used a questionnaire by interview. The research was conducted on December 22, 2023 to January 12, 2024. Data processing with editing, coding, data entry, tabulating, and data analysis in univariate and bivariate. The results of the study obtained obesity variables (p value=0.020), stress levels (p value=0.012), physical activity (p value=0.021), and family history (p value=0.003). Conclusion There is a significant relationship between obesity, stress level, physical activity and family history in patients at the Aceh Police Medical and Health Polyclinic. For health workers to be able to provide fast and appropriate treatment in dealing with hypertension problems and provide education to visiting patients about hypertension.Keywords: Hypertension, obesity, stress level, physical activity, family history
Faktor Yang Memengaruhi Kejadian Infeksi Menular Seksual Pada Wanita Pekerja Seks Komersial Di Wilayah Kerja Puskesmas Muliorejo Kabupaten Deli Serdang Tahun 2022 Zainar, Zainar; Nadapdap, Thompson P; Safitri, Mey Elisa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3865

Abstract

Salah satu masalah internasional dalam bidang kesehatan adalah pemberantasan penyakit menular (HIV/AIDS, Malaria, TBC) yang tertuang pada target keenam Millennium Development Goals (MDGs). Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan suatu infeksi yang dapat menular melalui kontak seksual dan lebih berisiko pada wanita pekerja seks komersial yang melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan baik melalui vagina, oral maupun anal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang memengaruhi kejadian infeksi menular seksual pada wanita pekerja seks komersial. Jenis penelitian ini adalah mix methode dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh wanita pekerja seks komersial di wilayah kerja Puskesmas Muliorejo. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 68 orang. Analisis kuantitatif secara univariat, bivariat menggunakan chi-square dan multivariat menggunakan regresi logistic berganda pada taraf kepercayaan 95% (α= 0,05). Analisis kualitatif dianalisis secara reduksi, tampilan data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang memengaruhi kejadian infeksi menular seksual pada wanita pekerja seks komersial di wilayah kerja Puskesmas Muliorejo Kabupaten Deli Serdang yaitu pengetahuan p=0,003, sikap p=0,001, pemanfaatan fasilitas kesehatan p=0,003, dukungan petugas kesehatan p=0,001 dan dukungan teman sejawat p=0,001.Variabel yang paling dominan adalah variabel sikap mempunyai nilai Exp (B) = 0,046. Kesimpulan penelitian bahwa kejadian infeksi menular seksual pada wanita pekerja seks komersial di pengaruhi oleh pengetahuan, sikap, pemanfaatan pelayanan kesehatan, dukungan petugas kesehatan, dan dukungan teman sejawat. Diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya bidan untuk memberikan informasi yang tepat tentang infeksi menular seksual pada wanita pekerja seks komersial dan melakukan kunjungan ke titik lokasi serta memberikan saran kepada pihak puskesmas untuk bekerjasama dengan LSM dan pimpinan daerah setempat.Kata Kunci    : Faktor-faktor, Infeksi menular seksual, Wanita pekerja seks    One of the international problems in the health sector is the eradication of infectious diseases (HIV/AIDS, Malaria, TB) which is stated in the sixth target of the Millennium Development Goals (MDGs). Sexually Transmitted Infections (STI) is an infection that can be transmitted through sexual contact and is more risky for women commercial sex workers who have sexual intercourse with multiple partners either vaginally, oral or anal. The purpose of this study was to analyze the factors that influence the incidence of sexually transmitted infections in female commercial sex workers. This type of research is a mix method with quantitative and qualitative approaches. The population of this study were all female commercial sex workers in the working area of the Muliorejo Health Center. Sampling technique with a total sampling of 68 people. Quantitative analysis was univariate, bivariate using chi-square and multivariate using multiple logistic regression at 95% confidence level (α= 0.05). Qualitative analysis was analyzed by reduction, data display and verification. The results showed that the variables that influenced the incidence of sexually transmitted infections in female commercial sex workers in the work area of the Muliorejo Health Center Deli Serdang Regency were knowledge p=0.003, attitude p=0.001, health facility utilization p=0.003, health worker support p=0.001 and support from friends. peers p = 0.001. The most dominant variable is the attitude variable has a value of Exp (B) = 0.046. The conclusion of the study is that the incidence of sexually transmitted infections in female commercial sex workers is influenced by knowledge, attitudes, utilization of health services, support from health workers, and support from peers. It is expected that health workers, especially midwives, provide accurate information about sexually transmitted infections in female commercial sex workers and make visits to location points and provide advice to the puskesmas to cooperate with NGOs and local regional leaders.Keywords :  Factors, Sexually Transmitted Infections, Female Sex Workers
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Pemanfaatan Buku KIA Tahun 2024 Zaitun, Zaitun; Salamah, Salamah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.4065

Abstract

Latar Belakang PenggunaanbukuKIA merupakan strategipemberdayaan masayarakat terutama keluarga untuk memelihara kesehatannya dan mendapatkanpelayanan kesehatanibu dananak yang berkualitas. Buku KIA sebagaimana tercantum dalam keputusan Menteri kesehatan no.284/menkes/SK/III/2004 mengenai buku KIAmemilik berapa kegunaan antara lain sebagai pedoman yang dimiliki ibu dan anak yang berisi nformasi dan catatan kesehatan ibu dan anak dan juga buku KIA berfungsi sebagai satu-satunya alat pencatatan kesehatan ibu dan anak, selain itu isi dari buku KIA juga berfungsi sebagai alat penyuluh kesehatan atau pembelajaran dan alat komunikasi kesehatan (Kurniasari, 2017).Salah satu faktor penyebab tidak langsung dari kematian ibu yaitu terlambat mengetahui tanda bahaya kehamilan.Untuk dapat mengantisipasi hal tersebut maka diperlukan suatu upaya untuk dapat mengenali komplikasi kehamilan atau tanda bahaya kehamilan. Salah satunya adalah dengan pemanfaatan buku KIA yang didalamnya berisi informasi tentang tanda bahaya kehamilan. Mengingat  pentingnya isi  dari buku KIA hendaknya tidak hanya tenaga kesehatan saja yang paham mengenai penggunaan dan isi dari buku KIA. Sebagai sasaran dari program buku KIA ibu hendaknya juga paham mengenai poin-poin dari isi buku KIA sehingga pemanfaatan buku KIA dapat dilakukan secara maksimal(Nurhidayatul, 2017). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Pemanfaatan Buku KIA Tahun 2024 di Puskesmas Mutiara Kabupaten Pidie. Metode penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan Crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu yang Hamil yang berkunjung di Wilayah Kerja Puskesmas Mutiara yang berjumlah 39 orang. Penelitian dilakukan 19 s/d 23 Februari 2024. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan yang signifikan pengetahun dengan pemanfaatan buku KIA di Puskesmas Mutiara Kabupaten Pidie Tahun 2024 dengan ρ value 0.04. Diharapkan ibu hamil dapat lebih memanfaatkan adanya buku KIA, serta mendapat informasi yang valid terkait dengan kesehatan ibu dan kehamilannya agar  dapat meminimalisir terjadinya bahayakehamilanKata Kunci: Pengetahuan,Ibuhamil, Tanda bahaya kehamilan,Pemanfaatan buku KIA Background Using the KIA book is a strategy to empower the community, especially families, to maintain their health and obtain quality maternal and child health services. The KIA book as stated in the Minister of Health Decree no.284/menkes/SK/III/2004 regarding the KIA book has several uses, including as a guide for mothers and children which contains information and health records for mothers and children, and also the KIA book functions as the only tool for recording maternal and child health, apart from that, the contents of the KIA book also function as a health education or learning tool and a health communication tool (Kurniasari, 2017). One of the indirect causes of maternal death is late recognition of the danger signs of pregnancy. To be able to anticipate this, efforts are needed to recognize pregnancy complications or danger signs of pregnancy. One way is by using the KIA book which contains information about the danger signs of pregnancy. Considering the importance of the contents of the MCH book, not only health workers should understand the use and contents of the MCH book. As the target of the KIA book program, mothers should also understand the points of the contents of the KIA book so that the KIA book can be utilized optimally (Nurhidayatul, 2017). This research aims to determine the relationship between pregnant women's knowledge about the danger signs of pregnancy and the use of the 2024 KIA book at the Mutiara Community Health Center, Pidie Regency. This research method is analytical with a cross-sectional approach. The population in this study were 39 pregnant women visiting the Mutiara Community Health Center working area. The research was conducted from 19 to 23 February 2024. The research results showed that there was a significant relationship between knowledge and the use of KIA books at the Mutiara Community Health Center, Pidie Regency in 2024 with a ρ value of 0.04. It is hoped that pregnant women can make more use of the KIA book, and receive valid information related to maternal health and pregnancy in order to minimize the dangers of pregnancyKeywords: Knowledge, Pregnant women, Danger signs of pregnancy, Use of KIA books
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Stres Pada Anak Prasekolah Akibat Hospitalisasi di Rumah Sakit Ibu dan Anak Kota Banda Aceh Triani, Sumawati; Sartika, Dewi; S, Muhammad Iqbal; Fauziah, Fauziah; Rizki, Khaira
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3478

Abstract

Latar Belakang : Pengantar Lingkungan rumah sakit memberikan pengaruh bagi kesehatan pada anak. Stres hospitalisasi menjadi respon yang dihadapi anak saat menjalani perawatan di Rumah Sakit. Anak yang dirawat mengalami perubahan emosional yang menyebabkan masalah stress pada anak sehingga perlu dilakukan upaya identifikasi terkait faktor pendukungnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi stress pada anak prasekolah akibat hospitalisasi di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Kota Banda Aceh. Metode : Desain penelitian ini adalah deskripsi korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak prasekolah yang dirawat dengan jumlah pengambilan sampel total sampling yaitu 35 responden. Waktu penumpulan data mulai dilakukan pada tanggal 23 Juni sampai 5 Juli 2023. Hasil : Berdasarkan uji chi-square test, hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh faktor lingkungan rumah sakit akibat hospitalisasi pada anak prasekolah dengan nilai p-value = 0,000, ada pengaruh faktor perpisahan akibat hospitalisasi p-value = 0,000, ada pengaruh faktor sistem pendukung akibat hospitalisasi p-value = 0,000 dan tidak ada pengaruh faktor pengalaman pelayanan kesehatan akibat hospitalisasi p-value = 1,000. Saran : Diharapkan pada keluarga dan perawat dapat sama sama memberikan perhatian, sentuhan teurapeutik dan memberikan suasana lingkungan yang nyaman bagi anak sehingga anak yang dirawat bisa merasakan kenyamanan selama mendapatkan perawatanKata kunci : Faktor Stress, Anak Prasekolah, HospitalisasiBackground: Introduction The hospital environment has an influence on children's health. Hospitalization stress is a response that children face when undergoing treatment in hospital. Children who are being treated experience emotional changes that cause stress problems in children, so efforts need to be made to identify the supporting factors. The aim of this research is to determine the factors that influence stress in preschool children due to hospitalization at the Banda Aceh City Mother and Child Hospital. Method: The design of this research is a correlation description with a cross-sectional approach. The population in this study were preschool children who were cared for with a total sampling size of 35 respondents. The time for data collection will start from June 23 to July 5 2023. Results: Based on the chi-square test, the results of the study show that there is an influence of hospital environmental factors due to hospitalization in preschool children with a p-value = 0.000, there is an influence of separation factors due to hospitalization p-value = 0.000, there is an influence of support system factors due to hospitalization p-value = 0.000 and there is no influence of health service experience factors due to hospitalization p-value = 1.000. Suggestion: It is hoped that families and nurses can both provide attention, therapeutic touch and provide a comfortable environment for the child so that the child being cared for can feel comfortable while receiving treatment.Keywords: Stress Factors, Preschool Children, Hospitalization
HARGA DIRI PADA REMAJA PASCA KEMATIAN AYAH DI KABUPATEN ACEH BARAT Hasanah, Uswatun; Ariska, Ratmi Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.3639

Abstract

Remaja merupakan masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai usia 12 tahun dan berakhir pada usia 20 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran harga diri pada remaja pasca kematian ayah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini merupakan dua remaja yang berstatus mahasiswa yang berdomisili di Kota Pekanbaru yang digunakan berdasarkan prosedur purposive sampling. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa kedua informan memiliki harga diri yang positif maupun negative berdasarkan aspek-aspek harga diri. Adapun aspek harga diri dari kedua informan dapat dilihat dari aspek keberartian yang mana informan menjadi pribadi pesimis. Pada aspek kebajikan informan menjadi pribadi yang sulit mengekspresikan perasaan nya kepada orang lain, dan informan menjadi sulit mengendalikan diri. Pada aspek kekuasan informan merupakan pribadi yang pandai dalam bergaul. Pada aspek keberartian kedua informan memiliki penilaian bahwa ketika menghadapi masalah diselesaikan dengan cara menyendiri, dan informan mencari ketenangan dengan mengkonsumsi obat terlarang. Pada aspek kemampuan informan ada yang merasa bahwa kesuksesan merupakan target utama dalam kehidupannya, dan informan kedua merasa bahwa sulit untuk menentukan masa depannya sendiri karena tidak diberikan kebebasan.Kata Kunci : Harga Diri, Remaja, Pasca Kematian Ayah
Faktor yang Berhubungan dengan Pelayanan Imunisasi Dasar Pada Bayi di Puskesmas Cot Ba’u Sabang Milledia, Intan Tri Rezky; Amin, Fauzi Ali; Arbi, Anwar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3826

Abstract

Imunisasi adalah usaha memberikan kekebalan pada tubuh dengan memasukkan vaksin kedalam tubuh agar tubuh membuat zat anti untuk mencegah terhadap penyakit tertentu. Cakupan imunisasi dasar lengkap terendah terdapat di tiga Kabupaten yaitu Aceh Jaya sebesar 44%, Pidie sebesar 34%, Sabang sebesar (11,04%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktorfaktor yang berhubungan dengan pelayanan imunisasi dasar di wilayah kerja Puskesmas Cot Ba’u Kecamatan Sukajaya Kota Sabang tahun 2022. Jenis penelitian ini bersifat observasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ibu yang mempunyai balita sebanyak 88 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Proportional Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 5-15 Desember 2022 menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan (p-value 0,034), peran kader (p-value 0,032), dukungan keluarga (p-value 0,019), peran petugas kesehatan (p-value 0,031) memiliki hubungan dengan Pelayanan Imunisasi Dasar di wilayah kerja Puskesmas Cot Ba’u Kecamatan Sukajaya Kota Sabang tahun 2022. Sedangkan untuk umur (p-value 0,083) dan pekerjaan (p-value 0,180) tidak memiliki hubungan dengan Pelayanan Imunisasi Dasar di wilayah kerja Puskesmas Cot Ba’u Kecamatan Sukajaya Kota Sabang tahun 2022.kata kunci: bayi, imunisasi, pelayanan kesehatanImmunization is an effort to provide immunity to the body by inserting the vaccine into the body so that the body makes anti-antigen substances prevent certain diseases. Complete basic immunization coverage. The lowest is in three districts, namely Aceh Jaya at 44%, Pidie at 34%, Sabang at (11.04%). The aim of this research is to determine the factors related to basic immunization services in the Cot Ba'u Health Center working area, Sukajaya District, Sabang City in 2022. This type of research is analytical observational using a cross sectional design. The population in the study of mothers with toddlers was 88 people. The sampling technique uses Proportional Random Sampling. Data collection was carried out on 5-15 December 2022 using a questionnaire through interviews. Data analysis used the Chi Square test. The research results show that knowledge (p-value 0.034), the role of cadres (p-value 0.032), family support (p-value 0.019), the role of health workers (p-value 0.031) have a relationship with Basic Immunization Services in the Cot Health Center working area Ba'u, Sukajaya District, Sabang City in 2022. Meanwhile, age (p-value 0.083) and employment (p-value 0.180) have no relationship with Basic Immunization Services in the working area of the Cot Ba'u Health Center, Sukajaya District, Sabang City in 2022.key words: babies, immunization, health services

Page 96 of 123 | Total Record : 1226