cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Faktor yang Memengaruhi Peran Orang Tua Terhadap Personal Hygiene Pada Balita di Kelurahan Pulau Simardan Kota Tanjung Balai Hubairoh, Hubairoh; Nasution, Zuraidah; Nyorong, Mappeaty
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3551

Abstract

Personal hygiene yang baik harus mulai diterapkan sejak dini pada anak, karena apabila sejak dini diberikan pengetahuan tentang personal hygiene maka pengetahuan anak akan lebih matang. Berdasarkan survei awal yang dilakukan kepada 10 orang tua balita menunjukkan bahwa 6 balita (60%) memiliki personal hygiene tidak baik sedangkan 4 balita (40%) lainnya memiliki personal hygiene baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang memengaruhi peran orang tua terhadap personal hygiene pada balita. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 716 orang dan sampel yang diambil dengan cara stratified sampling yaitu sebanyak 88 orang. Metode pengumpulan data yaitu data primer, data sekunder dan tersier. Analisa data yang digunakan yaitu uji regresi binary logistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religius memiliki nilai sig-p 0,033 < 0,05, pembimbing sig-p 0,008 < 0,05, motivasi sig-p 0,036 < 0,05 dan fasilitator sig-p 0,025 < 0,05, yang artinya memiliki pengaruh terhadap personal hygiene pada balita, sedangkan protektif sig-p 0,697 > 0,05 yang artinya tidak memiliki pengaruh terhadap personal hygiene pada balita. Kesimpulan dalam penelitian ini ada pengaruh religius, pembimbing, motivasi dan fasilitator memiliki pengaruh terhadap personal hygiene pada balita, sedangkan protektif tidak memiliki pengaruh terhadap personal hygiene pada balita. Saran bagi tempat penelitian diharapkan sebagai masukan dalam meningkatkan kesehatan balita khususnya untuk memberikan informasi pada orang tua tentang pentingnya menjaga kebersihan diri (personal hygiene) balita berupa dukungan informasi berupa penyuluhan, sehingga dengan kebersihan diri yang baik maka balita akan terhindar dari berbagai penyakit.Kata Kunci : Peran Orang Tua, Personal Hygiene dan BalitaGood personal hygiene must be applied from an early age in children, because if early knowledge of personal hygiene is given, the child's knowledge will be more mature. Based on a preliminary survey conducted on 10 parents of toddlers, it was shown that 6 toddlers (60%) had poor personal hygiene, while the other 4 toddlers (40%) had good personal hygiene. The purpose of this study was to determine the factors that influence the role of parents on personal hygiene in toddlers. The research design used in this study was an analytic survey with a cross sectional approach. The population of this study was 716 people and the sample was taken by stratified sampling as many as 88 people. Data collection methods are primary data, secondary data and tertiary data. The data analysis used was the binary logistic regression test. The results showed that religious has a sig-p value of .033 < .05, supervisor sig-p .008 < .05, motivation sig-p .036 < .05 and facilitator sig-p .025 < .05, which means that it has significant influence. on personal hygiene in toddlers, while protective sig-p .697 > .05, which means it has no effect on personal hygiene in toddlers. The conclusion in this study is that religious, mentor, motivation and facilitator have an influence on personal hygiene in toddlers, while protective has no influence on personal hygiene in toddlers. Suggestions for research sites are expected as input in improving the health of toddlers, especially to provide information to parents about the importance of maintaining personal hygiene for toddlers in the form of information support in the form of counseling, so that with good personal hygiene, toddlers will avoid various diseases.Keywords : The Role of Parents, Personal Hygiene and Toddlers
Pengaruh Media Sosial Terhadap Preferensi Makanan Sehat dan Bergizi Pada Remaja: Studi di Kalangan Siswa SMA Jihad, Fikri Faidul; Paradhiba, Meutia; Is, Jun Musnadi; Duana, Maiza; Sriwahyuni, Susy; Darmawan, Darmawan; Oktaria, Yolanda
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3773

Abstract

ABSTRACTMedia sosial telah menjadi alat penting dalam membentuk pandangan remaja terhadap makanan sehat. Ketersediaan akses yang luas ke berbagai platform media sosial telah meningkatkan upaya siswa untuk mencari preferensi makanan yang dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh media sosial terhadap preferensi makanan remaja di SMA Negeri 3 Kabupaten Aceh Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain Cross-sectional, fokus pada frekuensi penggunaan media sosial, jenis konten media sosial, dan interaksi dengan konten. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah 60 orang, dengan rincian 20 orang dari setiap kelas. Analisis data menggunakan Uji Chi-square yaitu mengidentifikasi hubungan signifikan antara variabel-variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara penggunaan media sosial dan preferensi makanan remaja (p = 0,016 < 0,05), terdapat hubungan signifikan antara jenis konten media sosial dan preferensi makanan remaja (p = 0,005 < 0,05) dan hubungan signifikan antara interaksi dengan konten makanan dan preferensi makanan remaja (p = 0,001 < 0,05). Media sosial secara signifikan mempengaruhi kebiasaan makan remaja. Informasi dan promosi tentang makanan tidak sehat di platform ini mendorong remaja untuk mengonsumsi kalori berlebihan, yang berpotensi merusak kesehatan dan status gizi mereka.Kata kunci: Media Sosial, Preferensi Makanan, Remaja, Siswa SMASocial media has become an important tool in shaping adolescents' views on healthy food. The widespread availability of access to various social media platforms has increased students' efforts to search for food preferences. This study aims to explore the influence of social media on adolescents' food preferences at SMA Negeri 3 West Aceh Regency. The research method used was a quantitative approach with a cross-sectional design, focusing on the frequency of social media use, types of social media content, and interaction with content. The sample involved in this study was 60 people, with details of 20 people from each class. Data analysis used the Chi-square test, which identifies significant relationships between research variables. The results showed that there was a relationship between social media use and adolescents' food preferences (p = 0.016 < 0.05), a significant relationship between types of social media content and adolescents' food preferences (p = 0.005 < 0.05), and a significant relationship between interaction with food content and adolescents' food preferences (p = 0.001 < 0.05). Social media significantly influences adolescents' eating habits. Information and promotions about unhealthy foods on these platforms encourage adolescents to consume excessive calories, potentially damaging their health and nutritional status.Keywords: Social Media, Food Preferences, Adolescents, High School Students.
Determinan Perilaku Pencegahan Gizi Kurang Pada Balita di Puskesmas Tuntungan Tahun 2023 Khairatunnisa, Khairatunnisa; Siregar, Dian Maya Sari; Mubai, Imaniah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3886

Abstract

Kurang gizi adalah terjadi akibat ketidaksesuaian antara asupan dan kebutuhan tubuh akan zat gizi. Berdasarkan survei awal yang dilakukan, masalah kesehatan yang memerlukan perhatian dan penanganan serius, karena berhubungan dengan angka kesakitan dan kematian pada balita, maka perlu dianalisis dengan baik bagaimana perilaku pencegahan kejadian kurang gizi pada balita yang baik, agar bisa dilakukan upaya pecegahan yang tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan perilaku pencegahan gizi kurang pada balita di Puskesmas Tuntungan Tahun 2023. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sejumlah 1.529 orang, ibu balita di Puskesmas Tuntungan sejumlah dengan jumlah sampel sebanyak 94 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan analisis univariat dan bivariat dengan statistik uji chi-square pada taraf kepercayaan 95% (α=0,05). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,001), pendapatan keluarga (p=0,002), jumlah anggota keluarga (p=0,001) dengan perilaku pencegahan gizi kurang pada balita di Puskesmas Tuntungan Tahun 2023. Kesimpulan penelitian ini bahwa pengetahuan, sikap, pendapatan keluarga dan jumlah anggota keluarga ada hubungan dengan perilaku pencegahan gizi kurang pada balita. Disarankan untuk meningkatkan promosi kesehatan untuk memberikan informasi terhadap masyarakat, terutama ibu dalam pemberian makanan yang bergizi terhadap balitanya.Kata Kunci : Determinan, Perilaku Pencegahan Gizi Kurang, BalitaMalnutrition occurs due to a mismatch between intake and the body's need for nutrients. Based on the initial survey conducted, health problems require serious attention and treatment, because they are related to morbidity and mortality rates in toddlers, so it is necessary to analyze properly how to prevent malnutrition in toddlers, so that appropriate prevention efforts can be made. The aim of this research is to determine the determinants of malnutrition prevention behavior among toddlers at the Tuntungan Community Health Center in 2023. This type of research is quantitative with a cross sectional design. The population in this study was 1.529 people, mothers of toddlers at the Tuntungan Community Health Center were 94 respondents, the sample used was 94 respondents taken using a purposive sampling technique. Data analysis used univariate and bivariate analysis with chi-square test statistics at the 95% confidence level (α=0.05). Based on the research results, it shows that there is a relationship between knowledge (p=0.000<0.05), attitude (p=0.001<0.05), family income (p=0.002<0.05), number of family members (p=0.001<0.05). .05) with behavior to prevent malnutrition among toddlers at the Tuntungan Community Health Center in 2023. The conclusion of this research is that knowledge, attitudes, family income and number of family members are related to the behavior of preventing malnutrition in toddlers to become aware of the importance of paying more attention to toddlers regarding the nutritional intake they receive, because nutrients from food in general are the main source for meet children's needs for optimal growth and development so that they can achieve complete health, namely physical health, mental health and social health.Keywords:Determinants, Behavior, Prevention, Malnutrition, Toddlers
Pengaruh Penggunaan Multimedia “Edukasi Anemia” Terhadap Perubahan Pengetahuan Dan Sikap Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung Wahyuni, Alfitri; Sutisna, Ma'mun; ZA, Raudhatun Nuzul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.4084

Abstract

Wanita hamil sangatlah rentan menderita anemia defisiensi besi dikarenakan kebutuhan akan oksigen yang lebih tinggi yang mengakibatkan meningkatnya produksi erythropoietin (EPO). Penatalaksanaan pencegahan anemia pada ibu hamil perlu didukung pengetahuan dan sikap yang dapat menunjang kesejahteraan ibu hamil. Media edukasi berperan penting untuk meningkatkan pengetahuan serta sikap ibu dalam mencegah anemia pada ibu hamil. Penelitian bertujuan melakukan analisis pengaruh penggunaan multimedia “Edukasi Anemia” terhadap pengetahuan serta sikap ibu mengenai pencegahan anemia dibanding dengan media edukasi konvensional oleh bidan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian quasi eksperimen. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli- September 2022. Jumlah responden yaitu 84 orang ibu hamil, yang terbagi menjadi 2 kelompok (eksperimen serta kontrol). Teknik consecutive sampling dipakai untuk mengambil sampel. Penelitian memakai analisis uji-t independent antar kelompok maupun sebelum dan setelah perlakuan, N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia “Edukasi Anemia” berpengaruh pada pengetahuan serta sikap dari ibu hamil dalam mencegah anemia (p<0,05). penggunaan multimedia “Edukasi Anemia” lebih mudah digunakan bagi ibu hamil dalam mendapatkan informasi pencehahan anemia dibanding dengan media edukasi konvensional oleh bidan (p<0,05). Simpulan, multimedia “Edukasi Anemia” berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil serta praktis digunakan dibanding dengan media edukasi konvensional oleh bidan.Kata kunci: anemia, bidan, edukasi, ibu hamil, edukasi konvensional, pencegahan anemia.Pregnant women are very susceptible to iron deficiency anemia because during pregnancy the demand for oxygen is higher, which triggers an increase in erythropoietin (EPO). production. Management of prevention of anemia in pregnant women needs to be supported by knowledge and attitudes that can support the welfare of pregnant women. Educational media plays an important role in increasing the knowledge and attitudes of mothers in preventing anemia in pregnant women. The aim of the study was to analyze the effect of the use of multimedia "Anemia Education" on the knowledge and attitudes of mothers about anemia prevention compared to conventional educational media by midwives. This research method is quantitative with a quasi-experimental research design. This research was conducted from July to September 2022. Respondents in this study were 84 pregnant women, who were divided into 2 groups (experimental and control). The sampling technique used was consecutive sampling. The analysis in this study was an independent t-test between groups and before and after treatment, N-gain. The results showed that the "Anemia Education" multimedia had an effect on the knowledge and attitudes of pregnant women in preventing anemia (p<0.05). the use of multimedia "Anemia Education" is more practical to use for pregnant women in obtaining anemia prevention information compared to conventional educational media by midwives (p<0.05). In summary, the "Anemia Education" multimedia has an effect on increasing the knowledge and attitudes of pregnant women and is practically used compared to conventional educational media by midwives.Keywords: anemia, conventional education, education, midwife, pregnant women, preventing anemia.
Determinan Kunjungan Posyandu Lansia Dan Dampak Terhadap Hipertensi Dan Diabetes Mellitus Pada Lansia di Kabupaten Aceh Besar Nurdin, Nurdin; Asyura, Finaul; Fitria, Ida; Zulkifli, Zulkifli
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.4112

Abstract

Latar Belakang: Populasi lansia saat ini mengalami peningkatan. Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah karena meningkatnya jumlah lanjut usia di bidang kesehatan adalah degenerasi dan munculnya penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, serta gangguan kesehatan mental yaitu depresi, demensia, kecemasan, sulit tidur. Penyakit tersebut jika tidak ditangani atau tindakan pencegahan tidak diambil, dapat menyebabkan masalah karena ini menjadi penyakit kronis dan multipatologis. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kunjungan posyandu pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah,  mengetahui faktor yang paling dominan dengan kunjungan posyandu pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah dan mengetahui dampak kunjungan posyandu lansia terhadap hipertensi dan diabetes mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini yaitu lansia yang berusia >60 tahun yang berada di wilayah Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 385 lansia. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang diuji validitas, melakukan pemeriksaan tekanan darah, dan pemeriksaan glukosa darah. Analisa data menggunakan uji regresi logistik dengan menggunakan stata. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan faktor Dukungan Kader, Dukungan keluarga, usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, status, pengetahuan, sikap dan budaya dengan kunjungan posyandu lansia di wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Variabel sikap (p= 0,0001, OR= 4.5) adalah faktor dominan dengan kunjungan posyandu lansia artinya responden sikap negatif cenderungan kurang aktif dalam kunjungan posyandu lansia sebesar hampir 5 kali lebih besar dibandingkan variabel lainnya.Kata Kunci: Kunjungan Posyandu Lansia; Hipertensi; Diabetes Mellitus; LansiaBackground: The elderly population is currently increasing. This is a challenge for the government because the increasing number of elderly people in the health sector is degeneration and the emergence of non-communicable diseases (NCDs) such as diabetes, hypertension, as well as mental health disorders, namely depression, dementia, anxiety, difficulty sleeping. If the disease is not treated or preventive measures are not taken, it can cause problems as it becomes a chronic and multipathological disease. The aim of this research is to determine the factors associated with posyandu visits for the elderly in the Darul Imarah Community Health Center Working Area, to find out the most dominant factors associated with posyandu visits for the elderly in the Darul Imarah Community Health Center Working Area and to determine the impact of elderly posyandu visits on hypertension and diabetes mellitus in the Working Area Darul Imarah Community Health Center. Research Method This research is a quantitative research that is descriptive analytical in nature with a cross sectional study approach. The sample in this study was elderly people aged >60 years who were in the Darul Imarah Community Health Center area, Aceh Besar Regency. The number of samples in this study was 385 elderly people. Data collection in this study used questionnaires that were tested for validity, blood pressure checks and blood glucose checks. Data analysis used logistic regression testing using Stata. Results: There is a significant relationship between the factors Cadre Support, Family Support, age, gender, education, employment, income, status, knowledge, attitudes and culture with elderly posyandu visits in the Darul Imarah Community Health Center working area, Aceh Besar Regency. The attitude variable (p= 0.0001, OR= 4.5) is the dominant factor in elderly posyandu visits, meaning that respondents with negative attitudes tend to be less active in elderly posyandu visits almost 5 times greater than other variables.Keywords:  Elderly Posyandu Visit; Hypertension; Diabetes Mellitus; Elderly
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil di RS Nurul Hasanah Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2023 Cane, Purnama Sari; Nurseptiana, Eva
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3510

Abstract

Nyeri punggung bawah (Low Back Pain) adalah suatu sindroma nyeri yang terjadi pada region punggung bagian bawah sebagaiakibat dari pengaruh gravitasi tubuh yang berpindah ke depan. Gangguan ini ditemukan pada ibu hamil. Faktor predisposisi nyeri punggung meliputi pertumbuhan uterus yang menyebabkan perubahan postur, penambahan berat badan, pengaruh hormon relaksin terhadap ligamen, riwayat nyeri punggung terdahulu, paritas dan aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh senam hamil terhadap nyeri punggu pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experiment dengan rancangan one group pretest dan posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hasil trimester III Rs Nurul Hasanah Kutacane Tahun 2023. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik Purpossive Sampling sehingga jumlah sampel sebanyak 32 orang. Analisa data yang digunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari hasil pre test mayoritas responden memiliki Nyeri Sedang sebanyak 17 responden (53,1%), sedangkan dari hasil post test mayoritas Nyeri Ringan sebanyak 19 responden (59,4%). Hasil analisis data menunjukkan nilai P = 0,002, dimana 0,002 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri punggung  pada ibu hamil  yang mengalami ibu hamil Rs Nurul Hasanah Kutacane Tahun 2023. Disimpulkan senam hamil berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri ibu hamil yang mengalami nyeri punggung sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Bagi responden agar dapat memanfaatkan senam hamil untuk mengurangi nyeri punggung selama hamil sebagai salah satu cara nonfarmakologi yang aman dan mudah untuk diaplikasikan dirumah.Kata Kunci : Senam Hamil, Nyeri Punggung, Ibu HamilLow back pain (Low Back Pain) is a pain syndrome that occurs in the lower back region as a result of the influence of the body's gravity moving forward. This disorder is found in pregnant women. Predisposing factors for back pain include uterine growth which causes changes in posture, weight gain, the influence of the relaxin hormone on ligaments, previous history of back pain, parity and activity. This study aims to see whether there is an effect of pregnancy exercise on back pain in pregnant women. This research is a quasi-experiment research with a one group pretest and posttest design. The population in this study were mothers from the third trimester of Nurul Hasanah Kutacane Hospital in 2023. The sampling technique was carried out using a purposive sampling technique so that the total sample was 32 people. Data analysis used the Wilcoxon test. The results of this study showed that from the pre-test results the majority of respondents had moderate pain, 17 respondents (53.1%), while from the post-test results, the majority had mild pain, 19 respondents (59.4%). The results of data analysis show the P value = 0.002, where 0.002 < 0.05. This shows that the treatment has an effect on reducing the intensity of back pain in pregnant women who experience pregnant women at Nurul Hasanah Kutacane Hospital in 2023. It was concluded that pregnancy exercise had an effect on reducing the pain intensity of pregnant women who experienced back pain so that Ho was rejected and Ha was accepted. Respondents can use pregnancy exercises to reduce back pain during pregnancy as a non-pharmacological method that is safe and easy to apply at home.Keywords: Knowledge, Attitude, Support, Compliance 
FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK POMADE LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) DAN MADU Rahmi, Putri; Fahmi, Brian
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.4206

Abstract

Lidah buaya (Aloe vera) dapat digunakan untuk merawat rambut karena memiliki nutrisi untuk pertumbuhan rambut, lidah buaya mengandung enzim yang berperan sebagai stimulan yang merangsang pertumbuhan rambut. Selain lidah buaya, madu sebagai bahan alami yang juga sangat berguna untuk merawat serta menyehatkan kulit kepala dan rambut, karena memiliki banyak kandungan dan nutrisi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat formulasi yang tepat pada Pomade dengan bahan dasar lidah buaya dan madu serta untuk menguji dan mengetahui stabilitas fisik Pomade lidah buaya dan madu. Jenis penelitian ini berupa metode eksperimental laboratorium, yaitu dengan memformulasi Pomade lidah buaya dan madu serta melakukan uji stabilitas fisik terhadap Pomade lidah buaya dan madu. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling, yang kemudian dianalisis secara kualitatif berdasarkan aspek-aspek yang diuji, yaitu uji pH, uji homogenitas, uji iritasi dan uji hedonik. Hasil penelitian ini menemukan bahwa penggunaan pomade lidah buaya dan madu dapat menggantikan penggunaan bahan-bahan kimia sintetis pomade. Stabilitas fisik pomade lidah buaya dan madu pada FII memenuhi syarat suatu formulasi karena memiliki bentuk semi padat yang lembut, berwarna putih susu, tidak berasa dan berbau normal, dengan pH ideal untuk rambut yaitu 4.9, serta homogen ketika dioleskan pada sekeping kaca. Sebagian besar panelis lebih menyukai pomade lidah buaya dan madu pada FII, baik itu dari segi warna, aroma maupun tekstur.Kata kunci: pomade, lidah buaya, maduAloe vera can be used to treat hair because it has nutrients for hair growth, aloe vera contains enzymes that act as stimulants that stimulate hair growth. In addition to aloe vera, honey as a natural ingredient is also very useful for treating and nourishing the scalp and hair, because it has many ingredients and nutrients. The purpose of this study was to make the right formulation of Pomade with aloe vera and honey as the basic ingredients and to test and determine the physical stability of aloe vera and honey Pomade. This type of research is in the form of a laboratory experimental method, namely by formulating aloe vera and honey pomade as well as conducting physical stability tests on aloe vera and honey pomade. The sampling technique used in this study was purposive sampling, which was then analyzed qualitatively based on the aspects tested, namely pH test, homogeneity test, irritation test and hedonic test. The results of this study found that the use of aloe vera and honey pomade can replace the use of synthetic pomade chemicals. The physical stability of aloe vera and honey pomade in FII met the requirements of a formulation because it had a soft semi-solid form, milky white color, tasteless and had a normal smell, with an ideal pH for hair of 4.9, and homogeneous when applied to a piece of glass. Most of the panelists preferred aloe vera and honey pomade at FII, both in terms of color, aroma and texture.Keywords: pomade, aloe vera, honey
Hubungan Gaya Hidup Dan Pola Asuh Dengan Prilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Di Kayee Panyang Kecamatan Kembang Tanjong Kabupaten Pidie Tahun 2023 Salamah, Salamah; Zaitun, Zaitun
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.3680

Abstract

Indonesia menghadapi berbagai permasalahan berkaitan dengan remaja diantaranya perilaku seksual pra-nikah, penggunaan narkoba dan penyakit menular seksual. Peningkatan angka perilaku seksual remaja disebabkan oleh rendahnya pengetahuan remaja tentang seks dan kesehatan reproduksi dimana pengetahuan merupakan salah satu komponen dalam pembentukan sikap seseorang. Terdapat beberapa faktor yang akan membuat remaja cenderung mengambil sikap yang salah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, gaya hidup & pola asuh keluarga dengan perilaku seksual pranikah pada remaja di Gampong Kayee Panyang Kecamatan Kembang Tanjong Kabupaten Pidie. Desain penelitian adalah analitik dengan pendekatan crossectional, penelitian dilakukan di Gampong Kayee Panyang Kecamatan Kembang Tanjong Kabupaten Pidie pada bulan Februari 2023, populasi dalam penelitian adalah seluruh remaja laki-laki dan perempuan di gampong Kayee Panyang dengan umur 16 tahun s/d 21 tahun yang berjumlah 58 remaja, teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan perilaku seksual pranikah remaja dengan ρ value 0.01≤ 0,05, ada hubungan gaya hidup dengan perilaku seksual pranikah remaja dengan ρ value 0.00, dan ada hubungan pola asuh dengan perilaku seksual pranikah remaja dengan ρ value 0.02 ≤ 0,05. Diharapkan bagi tempat penelitian dapat dijadikan sebagai bahan masukan dalam menangani masalah perilaku seksual pranikah remaja dengan meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi khususnya seks pranikah.Kata kunci : Perilaku seksual,  gaya hidup, pola asuhIndonesia faces various problems related to teenagers, including pre-marital sexual behavior, drug use and sexually transmitted diseases. The increase in the rate of adolescent sexual behavior is caused by the low level of knowledge among adolescents about sex and reproductive health, where knowledge is one component in forming a person's attitudes. There are several factors that will make teenagers tend to take the wrong attitude. This research aims to determine the relationship between knowledge, lifestyle & family parenting patterns with premarital sexual behavior among teenagers in Gampong Kayee Panyang, Kembang Tanjong District, Pidie Regency. The research design is analytical with a cross-sectional approach, the research was conducted in Gampong Kayee Panyang, Kembang Tanjong District, Pidie Regency in February 2023, the population in the study were all male and female teenagers in Gampong Kayee Panyang aged 16 to 21 years, totaling 58 teenagers, the sampling technique used the total population. Data collection was carried out using a questionnaire. Based on the research results, it was found that there is a relationship between knowledge and premarital sexual behavior of teenagers with a ρ value of 0.01≤ 0.05, there is a relationship between lifestyle and premarital sexual behavior of teenagers with a ρ value of 0.00, and there is a relationship between parenting patterns and premarital sexual behavior of teenagers with a ρ value of 0.02 ≤ 0.05. It is hoped that the research site can be used as input in dealing with the problem of adolescent premarital sexual behavior by increasing knowledge about reproductive health, especially premarital sex.Key words: Sexual behavior, lifestyle, parenting patterns 
Status Kebersihan Gigi dan Mulut Disabilitas Intelktual di SDLB Kota Banda Aceh Febriani, Henny; Wirza, Wirza; Asyura, Finaul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3846

Abstract

Anak disabilitas intelektual memiliki resiko terjadinya penyakit gigi dan mulut lebih besar dibandingkan anak normal. Hal ini disebabkan karena anak disabilitas intelektual ringan memiliki IQ 55-70 dengan perkembangan fisik yang agak lambat sehingga mempengaruhi kemampuan motoriknya, yang berdampak pada kemampuan anak saat melakukan kegiatan sehari-hari yang mengarah pada bina diri. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran status kebersihan gigi dan mulut anak disabilitas intelektual. Penelitian ini  dilaksanakan di 4 SDLB wilayah Kota Banda Aceh. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh anak disabilitas intektual yang berjumlah 57 orang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan Teknik Purposive Sampling dengan kriteria inklusi yaitu  disabilitas intelektual kategori ringan, memahami kata sederhana, memiliki gigi indeks dan bersedia menjadi responden, sehingga didapatkan 50 responden. Hasil penelitian menunjukkan Rata-rata skor indeks Plak 60 dengan kriteria sangat buruk. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa status kebersihan gigi pada anak disabilitas intelektual masih perlu diperhatikan karena masih berada pada kriteria sangat buruk 96 %.Kata Kunci : Status Kebersihan Gigi dan disabilitas intelektualChildren with intellectual disabilities have a greater risk of developing dental and oral diseases than normal children. This is because children with mild intellectual disabilities have an IQ of 55-70 with rather slow physical development, which affects their motor skills, which has an impact on the child's ability to carry out daily activities that lead to self-development. The aim of this study was to examine the dental and oral hygiene status of children with intellectual disabilities. This research was carried out in 4 SDLBs in the Banda Aceh City area. The population of this study was all 57 children with intellectual disabilities. The sampling technique for this research used the Purposive Sampling Technique with inclusion criteria, namely mild intellectual disability, understanding simple words, having index teeth and being willing to be a respondent, so that 50 respondents were obtained. The results of the study showed that the average Plaque Index score was 60 with very poor criteria. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that the dental hygiene status of children with intellectual disabilities still needs attention because it is still in the very poor criteria of 96%.Keywords: Oral Hygiene Status and Intellectual Disabilities
AKTIVITAS ANTIBAKTERI SALEP EKSTRAK DAUN PUDING HITAM (Graptophyllum pictum L.) TERHADAP LUKA YANG TERINFEKSI BAKTERI Staphylococcus aureus PADA MENCIT (Mus musculus L.) Astryna, Syarifah Yanti; Monaliza, Dida; Kiti, Annisa Ammalia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.4197

Abstract

Tanaman puding hitam (Graptophyllum pictum L.) merupakan tanaman liar yang sering ditemukan di daerah pedesaan atau sengaja ditanam sebagai tanaman obat yang mempunyai kandungan kimia seperti alkaloid, saponin, tanin, flavonoid dan steroid yang diketahui dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh salep Ekstrak Etanol Daun Puding Hitam (EEDPH) dan konsentrasi efektif terhadap penyembuhan luka infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Metode yang digunakan ialah eksperimen laboratorim, pembuatan formulasi salep menggunakan ekstrak etanol daun puding hitam dengan konsentrasi 10%, 15% dan 20%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salep ekstrak etanol daun puding hitam dengan konsentrasi 10%, 15% dan 20% memenuhi syarat pengujian salep yang meliputi uji organoleptik, homogenitas, uji pH, daya sebar dan daya lekat. Hasil uji terhadap luka infeksi bakteri Staphylococcus aureus pada mencit (Mus musculus L.) menunjukkan bahwa salep (EEDPH) memiliki efek penyembuhan pada konsentrasi 20%. Hal ini dapat dilihat dari mengeringnya luka dan mengecilnya panjang luka pada mencit pada hari ke 6 sampai hari ke 14. Graptophyllum pictum L. is a wild plant that is often found in rural areas or deliberately planted as medicinal plants that have chemical contents such as alkaloids, saponins, tannins, flavonoids and steroids which are known to accelerate the wound healing process. The purpose of this study was to determine the effect of ointment Graptophyllum pictum Leaf Ethanol Extract (EEDPH) and effective concentration on wound healing of Staphylococcus aureus infection. The method used is laboratory experiments, making ointment formulations using ethanol extracts of Graptophyllum pictum leaves with concentrations of 10%, 15% and 20%. The results showed that the ointment of Graptophyllum pictum leaves ethanol extract with a concentration of 10%, 15% and 20% met the conditions of the ointment test which included organoleptic test, homogeneity, pH test, spreadability and adhesion. Test results on Staphylococcus aureus bacterial wound infections in mice (Mus musculus L.) showed that the ointment (EEDPH) had a healing effect at a concentration of 20%. This can be seen from the drying of the wound and the reduced length of the wound in mice on the 6th day to the 14th day.

Page 94 of 123 | Total Record : 1226