cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
GAMBARAN PELAYANAN KEPERAWATAN SYARIAH DI RUANG RAWAT SARAF WANITA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH Yusrini, Yusrini; Mayasari, Putri; Rachmah, Rachmah; Kamil, Hajjul; Jannah, Noraliyatun
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4407

Abstract

Rumah sakit syariah adalah fasilitas kesehatan yang pengoperasian layanannya sesuai prinsip Islam. Perawat menerapkan konsep keperawatan syariah untuk memenuhi kebutuhan bio-psiko-sosial-spiritual pasien. Studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi pelayanan keperawatan syariah di ruang rawat saraf wanita RSUDZA. Jumlah sampel merupakan 26 orang perawat. Kuesioner yang digunakan merupakan mutu layanan syariah di ruangan. Hasil analisa uji statistik dari studi kasus didapatkan bahwa mayoritas perawat dalam mengimplementasi pelayanan syariah diruang saraf wanita berada pada kategori baik (84,6%). Kepala ruang diharapkan rutin melakukan supervisi dan memberi penghargaan atas pencapaian perawat untuk meningkatkan motivasi dalam pelayanan syariah.Kata kunci: Perawat, Keperawatan SyariahSharia hospitals are health facilities that operate their services based on Islamic principles. Nurses apply the concept of sharia nursing to meet the bio-psycho-social-spiritual needs of patients. This case study aims to analyze how the implementation of sharia nursing services in The Women’s Nervous Treatment Room of Regional General Hospital dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. The number of samples in this study was 26 nurses. The data collection tool used a questionnaire created based on the quality of sharia services in the ward. The results of the case study showed that the average implementation of sharia services conducted by nurses in the the Women’s Nervous Treatment Room was in the good category (84.6%). It is also recommended that the head of the ward should implement the regular supervision and provide rewards for the results achieved to increase nurses’ motivation in providing sharia services.Keywords: Nurses, Sharia Nursing
Pengaruh Therapy Akupresur Terhadap Nyeri Haid Pada Siswa Kelas III SMA Negeri 1 Badar Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2023 Nurseptiana, Eva; Cane, Purnama Sari
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3509

Abstract

Nyeri haid adalah keluhan yang sering dialami perempuan pada bagian perut bawah akibat menstruasi dan produksi prostaglandin, sehingga akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Berbagai cara dapat mengurangi nyeri haid saat menstruasi, salah satunya dengan terapi akupresur. Saat remaja mengalami menstruasi tidak sedikit remaja merasakan nyeri haid. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh pemberian terapi akupresur pada siswa SMA Kelas III yang mengalami nyeri haid. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experiment dengan rancangan one group pretest dan posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Kelas III SMA Negeri 1 Badar Tahun 2023 berjumlah 74 orang. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik Purpossive Sampling sehingga jumlah sampel sebanyak 32 orang. Analisa data yang digunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari hasil pre test mayoritas responden memiliki Nyeri Sedang sebanyak 18 responden (56,2%), sedangkan dari hasil post test mayoritas Nyeri Ringan sebanyak 19 responden (59,4%). Hasil analisis data menunjukkan nilai P = 0,002, dimana 0,002 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri pada siswa Kelas III yang mengalami nyeri haid di SMA Negeri 1 Badar Tahun 2023. Disimpulkan bahwa terapi akupresur berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri pada siswa Kelas III SMA yang mengalami nyeri haid sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Bagi responden agar dapat memanfaatkan terapi akupresur untuk mengurangi nyeri menstruasi sebagai salah satu cara nonfarmakologi yang aman dan mudah untuk diaplikasikan dirumah.Kata Kunci : Nyeri Haid, Remaja, Terapi AkupresurMenstrual pain is a complaint that women often experience in the lower abdomen due to menstruation and prostaglandin production, so it interferes with daily activities. When teenagers experience menstruation, quite a few teenagers experience menstrual pain. Various ways can reduce menstrual pain during menstruation, one of which is acupressure therapy. This study aims to see whether there is an effect of giving acupressure therapy to Class III high school students who experience menstrual pain. This research is a quasi-experiment research with a one group pretest and posttest design. The population in this study was 74 Class III students of SMA Negeri 1 Badar in 2023. The sampling technique was carried out using a purposive sampling technique so that the total sample was 32 people. Data analysis used the Wilcoxon test. The results of this study showed that from the pre-test results the majority of respondents had moderate pain, 18 respondents (56.2%), while from the post-test results, the majority had mild pain, 19 respondents (59.4%). The results of data analysis show the P value = 0.002, where 0.002 < 0.05. This shows that the treatment has an effect on reducing pain intensity in Class III students who experience menstrual pain at SMA Negeri 1 Badar in 2023. It was concluded that acupressure therapy had an effect on reducing pain intensity in Class III high school students who experienced menstrual pain so that Ho was rejected and Ha was accepted. Respondents can use acupressure therapy to reduce menstrual pain as a non-pharmacological method that is safe and easy to apply at home.Keywords: Knowledge, Attitude, Support, Compliance
Pengaruh Iklan Obat Flu di Televisi Terhadap Pemilihan Obat Secara Swamedikasi di Apotek Medical Farma Kecamatan Mesjid Raya Marniati, Marniati; Rahmawati, Rahmawati; Kulla, Periskila Dina Kali
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3667

Abstract

Latar Belakang: Televisi adalah salah satu media yang digunakan sebagai alat komunikasi. Iklan dapat mempengaruhi pola pilihan kebutuhan masyarakat dan pilihan obat yang digunakan untuk meningkatkan, merawat atau menjaga kesehatan. Menurut hasil penelitian Untari dkk (2023) tentang paparan media informasi dengan perilaku swamedikasi pada masyarakat di kota Yogyakarta menyatakan bahwa terdapat hubungan antara paparan media informasi dengan perilaku swamedikasi di masyarakat. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh iklan obat flu di televisi terhadap pemilihan obat secara swamedikasi di apotek Medical Farma Kecamatan Mesjid Raya. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik, total sampel dalam penelitian ini berjumlah 86 responden. Tehnik pengambilan sampel adalah purposive Sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2023. Cara pengumpulan data dengan cara membagikan kuisioner. Analisis data menggunakan korelasi, regresi sederhana dan uji T (parsial). Hasil Penelitian: Analisis regresi sederhana nilai Sig. 0,001< 0,05 yang artinya terdapat pengaruh iklan obat flu di televisi terhadap pemilihan obat secara swamedikasi. Hasil uji korelasi nilai signifikansi 0,001< 0,05 artinya bahwa ada hubungan yang signifikan (berarti) antara variabel iklan obat flu di televisi dengan tindakan swamedikasi masyarakat. Hasil uji T (parsial) Sig. 0,001 < 0,05 pada kategori “tidak menyesatkan” berpengaruh terhadap pengetahuan masyarakat dalam melakukan tindakan swamedikasi. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh iklan obat flu di televisi terhadap pemilihan obat secara swamedikasi di apotek Medical Farma Kecamatan Mesjid Raya secara signifikan.Kata kunci: Iklan obat flu, swamedikasi, televisiBackground: Television is one of the media used as a means of communication. Advertising can influence the pattern of people's needs and the choice of drugs used to improve, treat, or maintain health. According to the results of research by Untari et al. (2023) concerning exposure to information media and self-medication behavior in the community in the city of Yogyakarta, there is a relationship between exposure to information media and self-medication behavior in society. Research Objectives: To determine the effect of cold medicine advertisements on television on self-medication drug selection at the Medical Farma pharmacy, Mesjid Raya District. Research Methods: This research is descriptive and analytical in nature; the total sample in this study amounted to 86 respondents. The sampling technique is purposive sampling. The research was conducted in July 2023. The data collection method was by distributing questionnaires. Data analysis using correlation, simple regression, and the partial T test. Research Results: A Simple regression analysis of Sig. 0.001 < 0.05 indicates that there is an influence of cold medicine advertisements on television on self-medication drug selection. The results of the correlation test with a significance value of 0.001 < 0.05 mean that there is a significant relationship between the variables of cold medicine advertisements on television and community self-medication. T test results (partial) Sig. 0.001 < 0.05 in the "not misleading" category have an effect on people's knowledge of self-medication. Conclusions: It can be concluded that there is a significant influence of cold medicine advertisements on television on self-medication drug selection at the Medical Farma pharmacy, Mesjid Raya District.Keywords : Cold medicine advertisement, self-medication, television
Hubungan Pengetahuan Diet Dan Dukungan Sosial Dengan Medikasi Pada Agregate Dewasa Dengan Diabetes Mellitus Maulini, Ulfa; Mulfianda, Riyan; Riza, Saiful
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3347

Abstract

Kepatuhan dalam pengobatan diabetes melitus sangat penting karena dapat memastikan keberhasilan pengobatan dengan mengontrol kadar gula darah dengan baik. Sangat penting untuk mendapatkan dukungan dari keluarga atau orang lain untuk kepatuhan dalam menjalani terapi pengobatan, karena kepatuhan obat tergantung pada individu masing-masing. Banyak penderita yang dari tahun ke tahun kehilangan semangat untuk minum obat mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengetahuan tentang diet berkorelasi dengan kepatuhan medikasi pada individu dewasa yang menderita diabetes mellitus. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional adalah jenisnya. Data dikumpulkan dari tanggal 2 hingga 20 Juni 2022. Penelitian ini melibatkan 47 individu dengan diabetes mellitus yanag. Data primer digunakan untuk mengumpulkan data. Analisis menggunakan teknik analisis univariat dan bivariat, serta tes chi square.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan diet (p=0,011) dan dukungan sosial (p=0,000) dengan kepatuhan medikasi. Dapat ditarik kesimpulan terdapat hubungan pengetahuan diet dan dukungan social dengan kepatuhan medikasi pada agregat dewasa. Diharapkan kepada penderita diabetes melilltus dewasa untuk mengikutsertakan keluarga dalam pengobatan, dan dapat menjalankan prohram manajemen diet dengan baik, sehingga dapat menjalankan pengobatan baik secara medis maupun pola hidup.Kata kunci: Pengetahuan Diet, Dukungan Sosial, Kepatuhan Medikasi, Diabetes MellitusCompliance in undergoing treatment of diabetes mellitus is very important because it can support the success of therapy in the form of controlling blood sugar levels. Adherence to taking medication depends on each individual, many sufferers who from year to year are enthusiastic about taking medication have decreased, for that family or other people's support is very important for adherence in undergoing treatment therapy. This study aims to determine the relationship between dietary knowledge and medication adherence in the aggregate of adults with diabetes mellitus. This type of research is quantitative with a cross sectional study design. Data collection was carried out on 2 to 20 June 2022. The population of this study was all people with diabetes mellitu amounting to people with total sampling method. Data collection using primary data. Analysis using chi square test, univariate and bivariate analysis techniques. The results showed that there was a relationship between dietary knowledge (p=0.011) and social support (p=0.000) with medication adherence. it can be concluded that there is a relationship between dietary knowledge and social support with medication adherence in the adult aggregate. It is hoped that adults with diabetes mellitus will involve their families in treatment, and be able to carry out the diet management program properly, so that they can carry out treatment both medically and lifestyle.Keywords : Dietary Knowledge, Social Support, Medication Compliance, Diabetes mellitus
Analisis Pelaksanaan Sistem Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Riau Sitompul, Iin Sriderfi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3845

Abstract

Pembangunan dalam bidang kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, keinginan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap individu guna mencapai tingkat kesehatan masyarakat yang optimal. Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan ketersediaan akses terhadap informasi, edukasi, dan fasilitas pelayanan kesehatan. Selain itu, diperlukan kebijakan yang proaktif dan dinamis yang melibatkan seluruh sektor, baik itu pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan data sekunder yang berasal dari berbagai literatur dan referensi. Analisis data dilakukan melalui teknik literatur review, yang mencakup mencari kesamaan, mencari perbedaan, memberikan pandangan kritis, mensintesis informasi, dan merangkum temuan-temuan penting. Dalam melakukan penelaahan jurnal, dapat digunakan teknik literatur review, seperti menemukan kesamaan, menemukan perbedaan, memberikan pandangan kritis, mensintesis informasi, dan merangkum temuan-temuan penting. Beberapa fokus penelitian yang dapat diteliti mencakup: Kesamaan (Compare): Menganalisis kesamaan atau persamaan antara berbagai strategi manajemen informasi kesehatan di dinas kesehatan. Perbedaan (Contrast): Menelaah perbedaan antara sarana dan prasarana serta Standar Operasional Prosedur (SOP) di berbagai klinik yang ada Pandangan Kritis (Critize): Memberikan pandangan kritis terhadap pelaksanaan dan keefektifan Sistem Informasi Kesehatan di dinas kesehatan dalam meningkatkan kualitas layanan. Mensintesis Informasi (Synthesize): Mensintesis informasi mengenai monitoring dan evaluasi kualitas pelayanan dari berbagai sumber literatur. Merangkum Temuan Penting (Summarize): Merangkum temuan penting dari berbagai studi mengenai promosi atau pelayanan dengan menggunakan sistem informasi. Dengan adanya beragam sistem informasi manajemen pelayanan kesehatan dan fitur yang berbeda-beda, diperlukan peraturan dan standar minimal yang ditetapkan oleh kementerian kesehatan untuk memastikan konsistensi pelayanan dan kemampuan untuk melakukan kegiatan berbasis elektronik. Selain itu, kapasitas kementerian kesehatan dalam memberikan aplikasi dan pelatihan terus-menerus kepada dinas kesehatan yang belum mahir dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan juga diperlukan, serta perlu dilakukan monitoring secara lebih intensif.Kata kunci: Sistem Informasi Kesehatan, Monitoring EvaluasiDevelopment in the field of health aims to increase awareness, desire, and ability to live a healthy life for every individual in order to achieve an optimal level of public health. To achieve this goal, the government has a responsibility to ensure access to information, education, and health care services. In addition, proactive and dynamic policies involving all sectors, including government, private, and the general public, are needed. This type of research is quantitative research that uses secondary data from various literature and references. Data analysis is conducted through literature review techniques, which include finding similarities, identifying differences, providing critical views, synthesizing information, and summarizing important findings. In conducting journal reviews, literature review techniques can be used, such as finding similarities, identifying differences, providing critical views, synthesizing information, and summarizing important findings. Some research focuses that can be studied include: Similarity (Compare): Analyzing the similarity or resemblance between various health information management strategies in health departments. Differences (Contrast): Examining the differences between facilities and infrastructure as well as Standard Operating Procedures (SOPs) in various clinics. Critical Views (Critize): Providing critical views on the implementation and effectiveness of Health Information Systems in health departments in improving service quality. Synthesizing Information (Synthesize): Synthesizing information about monitoring and evaluation of service quality from various literature sources. Summarizing Important Findings (Summarize): Summarizing important findings from various studies on promotion or services using information systems. With the variety of health service management information systems and different features, minimum regulations and standards set by the Ministry of Health are required to ensure service consistency and the ability to conduct electronic-based activities. In addition, the capacity of the Ministry of Health to provide applications and continuous training to health departments that are not proficient in using Health Information Systems is also needed, as well as more intensive monitoring.Keywords: Health Information System, Monitoring Evaluation.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Pemilihan MPASI Yang Baik Pada Bayi Usia 6-24 Bulan Di Desa Meunasah Tambo Kecamatan Jeunieb Kabupaten Bireuen Batubara, Apriany Ramadhan; Maisyura, Nailul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.4031

Abstract

Latar Belakang : Pentingnya pemenuhan nutrisi tidak lepas dari praktik pemberian asupan nutrisi. Salah satu strategi pemberian nutrisi kepada balita melalui pemberian makanan pendamping ASI (MPASI). berdasarkan WHO (World Health Organizations), MP-ASI optimal diberikan kepada balita mulai dari usia enam bulan setelah mendapatkan ASI eksklusif. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang pemilihan MPASI yang baik pada bayi usia 6 sampai 24 bulan di Desa Meunasah Tambo Kecamatan Jeunieb Kabupaten Bireuen. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah preeksperimental design dengan pendekatan one group pretest posttest. Penelitian dilaksanakan di Desa Meunasah Tambo Kecamatan Jeunieb Kabupaten Bireuen. Populasi dalam  penelitian  ini adalah  seluruh ibu yang memiliki bayi usia 6-24 bulan sebanyak 35 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara Total Populasi. Analisa hasil digunakan dengan uji analisis statistik menggunakan uji wilcoxon. Hasil : Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap 35 responden menunjukkan bahwa berdasarkan analisis statistik menggunakan uji wilcoxon, didapatkan nilai p value (0,000) < α (0,05) maka Ha diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan : Ada pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang pemilihan MPASI yang baik pada bayi usia 6 sampai 24 bulan di Desa Meunasah Tambo Kecamatan Jeunieb Kabupaten Bireuen. Diharapkan kepada ibu yang memiliki bayi usia 6-24 bulan agar lebih meningkatkan pengetahuan tentang pemberian MPASI yang baik dan benar serta penelitian ini diharapkan bisa menjadi bahan masukan serta bahan evaluasi tentang pemilihan MPASI yang baik pada bayi usia 6 sampai 24 bulan.Kata kunci         : Edukasi, Pengetahuan, MP-ASIBackground : The importance of fulfilling nutrition cannot be separated from the practice of providing nutritional intake. One strategy for providing nutrition to toddlers is through providing complementary foods for breast milk (MPASI). Based on WHO ( World Health Organizations ), optimal MP-ASI is given to toddlers starting from the age of six months after receiving exclusive breast milk. Objective : This research was conducted to determine the effect of health education on mothers' knowledge about choosing good MPASI for babies aged 6 to 24 months in Meunasah Tambo Village, Jeunieb District, Bireuen Regency. Method : The research design was used a preexperimental design with a one group pretest posttest approach. The research in Meunasah Tambo Village, Jeunieb District, Bireuen Regency. The population in this study were all mothers who had babies aged 6-24 months totaling 35 people. Sampling in this study was carried out in total population. Sampling in this research was carried out by Total Population. Analysis of the results was used using statistical analysis tests using the Wilcoxon test. Results : From the results of research conducted on 35 respondents showed that statistical analysis using the Wilcoxon test, the p value (0.000) < α (0.05) was obtained, so Ha was accepted and H0 was rejected. Conclusion: Here is an influence of health education on mothers' knowledge about choosing good MPASI for babies aged 6 to 24 months in Meunasah Tambo Village, Jeunieb District, Bireuen Regency. It is hoped that mothers who have babies aged 6-24 months will further increase their knowledge about providing good and correct MPASI and it is hoped that this research can become input and evaluation material regarding choosing good MPASI for babies aged 6 to 24 months.Keywords            : Education, Knowledge, MP-ASI
PENGARUH PENGOLAHAN NUGGET TAHU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN IBU MENCEGAH STUNTING PADA BALITA Siregar, Nova Sontry Node; Simamora, Mayes Felda; Doloksaribu, Meli; Br Sembiring, Serly Monika; Sari, Ayu Jani Puspita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4365

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi utama bagi bayi dan anak dibawah usia dua tahun di Indonesia. Berdasarkan survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, prevalensi stunting sebesar 24,4%. Melalui DASHAT diharapkan masyarakat mendapatkan akses pelayanan makanan bergizi, peningkatan keterampilan menyajikan menu bergizi, keterampilan pengelolaan usaha kecil dan beberapa manfaat lainnya (BKKBN, 2022). Salah satu makanan cepat saji yang menjadi alternatif masyarakat adalah nugget. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pengolahan nugget tahu dalam meningkatkan keterampilan ibu mencegah stunting pada balita di Desa Pasaribu Tahun 2024. Metode penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperiment  dengan desain eksperimen semu (quasi experiment design) ini menggunakan rancangan one group pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia di Desa Pasaribu Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan tahun 2024 yaitu sebanyak 84 orang dengan jumlah sampel 24 orang. Penelitian dilakukan di Desa Pasaribu Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan pada bulan Februari -Juni 2024. Instrumen pada penelitian menggunakan kuesioner, Data dianalisa menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji paired sample test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig. (2-tailed) pada pengetahuan nilai signifikansinya adalah 0,000 < 0,05 dan keterampilan nilai signifikansinya adalah 0,000 < 0,05 maka ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan dan keterampilan sebelum dan sesudah dilakukan praktek pengolahan nugget dalam mencegah stunting. Maka Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh pengolahan nugget tahu dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu mencegah stunting pada balita di Desa Pasaribu sebelum dan sesudah dilakukan praktek pengolahan nugget tahu. Disarankan untuk ibu lebih kreatif dalam memberikan makasanan tambahan pada balita.Kata Kunci : Balita,  Pengolahan Nugget Tahu, StuntingStunting is still a major nutritional problem for infants and children under the age of two in Indonesia. Based on the 2021 Indonesia Nutrition Status Study (SSGI) survey, the prevalence of stunting is 24.4%. Through DASAT, it is hoped that the public will get access to nutritious food services, improve skills in serving nutritious menus, small business management skills and several other benefits (BKKBN, 2022). One of the fast food that is an alternative to the community is nuggets. The purpose of this study is to find out how the influence of tofu nugget processing in improving maternal skills to prevent stunting in toddlers in Pasaribu Village in 2024. This research method is a Quasi Experimental research with a quasi-experiment design using a one-group pretest-postest design. The population in this study is all mothers who have toddlers in Pasaribu Village, Doloksanggul District, Humbang Hasundutan Regency in 2024, which is 84 people with a sample of 24 people. The research was conducted in Pasaribu Village, Doloksanggul District, Humbang Hasundutan Regency in February-June 2024. The instruments in the study used questionnaires, the data was analyzed using univariate and bivariate analysis using the paired sample test. The results of the study showed that the value of sig. (2-tailed) in knowledge the significance value is 0.000 < 0.05 and the significance value of skill is 0.000 < 0.05, so there is a significant difference between knowledge and skills before and after the practice of nugget processing in preventing stunting. So the conclusion of this study is that there is an influence of tofu nugget processing in improving maternal knowledge and skills to prevent stunting in toddlers in Pasaribu Village before and after the practice of tofu nugget processing is carried out. It is recommended for mothers to be more creative in providing additional support to toddlers.Keywords: Toddlers, Tofu Nugget Processing, Stunting
Pengaruh Terapi Relaksasi Benson terhadap Skala Nyeri Dismenore pada Remaja Putri di SMPN 4 Banda Aceh, Indonesia Juwita, Ratna; Delianti, Nosi; Dewiyuliana, Dewiyuliana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3493

Abstract

Dismenorea merupakan kondisi ginekologi yang paling umum, yang ditandai dengan kram yang menyakitkan di perut bagian bawah atau punggung saat menstruasi. Penelitian ini merupakan penelitian Quasy Eksperimen dengan pendekatan pretest dan postest design. Terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok intervensi (32 orang) dan kelompok kontrol (32 orang). Pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan Teknik purposive sampling.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi relaksasi Benson terhadap penurunan nyeri dismenorea pada remaja putri. Terdapat pengaruh pemberian terapi relaksasi Benson terhadap skala nyeri dismenorea secara signifikan (P<0,05), dengan skala nyeri sebelum relaksasi Benson sebesar 5,51±1,28 dan sesudah diberi relaksasi Benson menurun menjadi sebesar 3,67±1,43. Teknik relaksasi Benson secara efektif mempengaruhi intensitas nyeri pada dismenorea.Kata kunci: dismenorea, nyeri haid, relaksasi benson, remajaDysmenorrhea is the most common gynecological condition, characterized by painful cramps in the lower abdomen or back during menstruation. This is a quasi-experimental research with a pretest and posttest design approach. Consisting of two groups, namely the intervention group (32 people) and the control group (32 people). Sampling used non-probability sampling with a purposive sampling technique. This study aims to determine how providing Benson relaxation therapy reduces dysmenorrhoea pain in adolescent girls. There was a significant effect of giving Benson relaxation therapy on the dysmenorrhea pain scale (P<0.05), with the pain scale before Benson relaxation being 5.51 ± 1.28. After being given Benson relaxation, it decreased to 3.67 ± 1.43. Benson's relaxation technique effectively influences the intensity of pain in dysmenorrhoea.Keywords: benson relaxation, dysmenorrhea, menstrual pain, teenager
IMPLEMENTASI PSIKOLOGI PENDIDIKAN OLEH GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMK NEGERI 2 BANDA ACEH Syahputra, Andi; Sultanic, Arif
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.3632

Abstract

Psikologi pendidikan adalah dasar pengetahuan yang mendasari profesi mengajar. Seorang guru yang memiliki pengetahuan psikologi pendidikan akan mampu mengembangkan serta menggunakan prinsip-prinsip psikologi dalam mengajarkannya dengan baik, pengetahuan guru tentang belajar dan syarat-syarat keberhasilan memungkinkan ia memilih, merencanakan dan mengevaluasi prosedur dan proses belajar mengajar. Setiap guru wajib memahami psikologi pendidikan, karena dengan hal tersebut guru dapat memahami setiap anak didik yang mengalami berbagai masalah seperti halnya anak didik kurang semangat dalam belajar, kurang memperhatikan pelajaran yang diikutinya.Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui implementasi psikologi pendidikan oleh guru dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Negeri 2 Kota Banda Aceh Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sifat penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif.Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan tehnik analisis data, peneliti menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi psikologi pendidikan oleh guru dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam di SMK Negeri 2 Kota Banda Aceh sudah diterapkan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari proses pembelajaran yang telah dilakukan sebagai berikut: (1) Implementasi psikologi pendidikan oleh guru PAI di SMK Negeri 2 Kota Banda Aceh diterapkan oleh guru dengan beragam cara yaitu (a) penggunaan berbagai metode dalam pembelajaran, (b) penggunaan alat dan media pembelajaran, (c) mengedepankan interaksi dengan siswa, (d) pemberian bimbingan, motivasi, perhatian, dan pengarahan, dan (e) guru memberikan nilai kepada siswanya dengan adil. (2) Hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dalam proses pembelajaran PAI di SMK Negeri 2 Kota Banda Aceh yaitu (a) kurangnya alokasi waktu mata Pelajaran PAI dan (b) kurangnya perhatian siswa pada saat proses pembelajaran. (3) Upaya guru dalam mengatasi hambatan-hambatan dalam proses pembelajaran PAI yaitu dengan cara masuk pelajaran lebih awal dan pemberian nasihat. Pemberian nasihat dilakukan agar siswa lebih memperhatikan pelajaran yang diajarkan, serta teguran dan sanksi agar siswa menjadi jera sehingga siswa tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.Kata kunci: Faktor-Faktor Psikologis, Wanita Dewasa Madya, Wanita Hidup Melajang
Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Scabies Di Dayah Terpadu Al-Muslimun Desa Munjee Kabupaten Aceh Utara Afnita, Ana; Santi, Tahara Dilla; Ariscasari, Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3338

Abstract

Scabies masih menjadi masalah kesehatan pada masyarakat Indonesia, bahkan Scabies menempati urutan ke tiga dari dua belas penyakit kulit paling sering ditemukan. Scabies sering diabaikan karena dianggap sebagai penyakit yang tidak mengancam jiwa, sehingga prioritas pengobatannya rendah. Namun nyatanya, Scabies kronis jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan Personal Hygiene dengan kejadian Scabies pada siswa di Dayah Terpadu Al-Muslimun Desa Munjee Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain penelitian cross sectional, yang dilaksanakan pada tanggal 07 Februari s/d 15 Februari 2023 di Dayah Terpadu Al-Muslimun Desa Munjee Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 83 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Uji statistik yang digunakan adalah chi square, data diolah dengan SPSS versi 23. Hasil analisa statistik menunjukkan bahwa 65,1% santri tidak mengalami scabies, 50,5% berjenis kelamin perempuan, 61,4% menjaga kebersihan pakaian denga baik, 55,4% memiliki kebersihan kulit yang baik, 56,6% menjaga kebersihan handuk dengan baik dan 60,2% memiliki kebersihan tempat tidur yang baik. Terdapat hubungan antara jenis kelamin (p=0,000), kebersihan pakaian (p=0,041), kebersihan kulit (p=0,000), kebersihan handuk (p=0,022) dan kebersihan tempat tidur (p=0,001) dengan kejadian scabies. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan jenis kelamin, kebersihan pakaian, kebersihan kulit, kebersihan handuk dan kebersihan tempat tidur dengan kejadian scabies. Diharapkan kepada pihak pesantren hendaknya bekerja sama dengan petugas kesehatan dalam memberikan penyuluhan melalui petugas kesehatan sebagai masukan informasi kepada para santri dalam rangka pencegahan scabies.Kata Kunci : Scabies, Personal HygieneScabies is still a health problem in Indonesian society, even ranking third out of the twelve most common skin diseases. Scabies is often overlooked because it is considered a non-life-threatening disease, so its treatment priority is low. But in fact, chronic scabies, if not treated immediately, can cause dangerous complications. This study aims to analyze the relationship between personal hygiene and the incidence of scabies in students at Dayah Terpadu Al-Muslimun, Munjee Village, Lhoksukon District, and North Aceh Regency. This study used an analytical survey method with a cross-sectional research design and was conducted on February 07– February 15, 2023, at Dayah Terpadu Al-Muslimun Munjee Village, Lhoksukon District, North Aceh. The sample in this study amounted to 83 people. Data collection using questionnaires and observation sheets. This study used chi-square to do bivariate analysis, and the data was processed with SPSS version 23. The results of statistical analysis showed that 65,1% of students did not experience scabies, 50.5% were female, 61.4% maintained good clothing hygiene, 55.4% had good skin hygiene, 56.6% maintained good towel hygiene and 60.2% had good bed hygiene. There was an association between gender (p=0.000), clothing hygiene (p=0.041), skin hygiene (p=0.000), towel hygiene (p=0.022) and bed hygiene (p=0.001) with the incidence of scabies. Maintan good personal hygiene for all students and doing regular room and personal cleanliness inspections. It is expected that the boarding school management should provide more counseling through health workers as information input to the students in order to prevent scabies.Keywords: Scabies, Personal Hygiene.

Page 99 of 123 | Total Record : 1226