cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE
ISSN : 24423106     EISSN : 26155338     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of the Journal of Education Science (JES), p-ISSN 2442-3106, e-ISSN 2615-5338 is to provide an international forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning.
Arjuna Subject : -
Articles 286 Documents
REFLEKSI DIFUSI INOVASI PEMBELAJARAN PADA SEKOLAH MENENGAH DI ERA TRANSFORMASI PENDIDIKAN Satria Yudhistira; Hasan Maksum; Dony Novaliendry
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i2.5615

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk merefleksikan konsep difusi dan inovasi dalam pembelajaran pada sekolah menengah sebagai respon terhadap dinamika perubahan pendidikan di era transformasi global. Metode yang digunakan adalah narrative literature review dengan pendekatan reflektif terhadap hasil-hasil penelitian dan kajian teoretis yang relevan, khususnya terkait teori difusi inovasi dan implementasinya dalam praktik pendidikan. Data dikumpulkan dari berbagai sumber literatur ilmiah berupa artikel jurnal dan buku rujukan yang relevan, kemudian dianalisis melalui sintesis tematik untuk mengidentifikasi pola, tantangan, dan implikasi inovasi pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran tidak dapat dilepaskan dari proses difusi yang dipengaruhi oleh karakteristik inovasi, saluran komunikasi, sistem sosial, dan faktor waktu. Refleksi terhadap praktik di sekolah menengah menunjukkan bahwa keberhasilan inovasi pembelajaran sangat ditentukan oleh kesiapan pendidik, dukungan kelembagaan, serta kesesuaian inovasi dengan konteks peserta didik. Artikel ini menegaskan bahwa difusi inovasi pembelajaran bukan sekadar proses teknis, tetapi merupakan proses sosial yang memerlukan strategi terencana dan berkelanjutan. Temuan reflektif ini diharapkan dapat menjadi rujukan konseptual bagi pendidik dan pengambil kebijakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah menengah. Kata kunci: difusi inovasi; inovasi pembelajaran; refleksi pendidikan; sekolah menengah
KAJIAN LITERATUR FILOSOFI PENDIDIKAN VOKASIONAL MENURUT TEORI PROSSER (1925) BERBASIS DUNIA KERJA Satria Yudhistira; Rijal Abdullah; Hendra Hidayat
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i2.5616

Abstract

Pendidikan vokasional memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Di Indonesia, pengembangan pendidikan vokasional masih banyak merujuk pada teori Charles Prosser (1925) yang dikenal dengan enam belas prinsip pendidikan vokasional. Namun, dinamika dunia kerja modern menuntut adanya peninjauan kembali terhadap relevansi filosofi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis filosofi pendidikan vokasional menurut teori Prosser serta relevansinya dalam konteks pendidikan vokasional berbasis dunia kerja di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dengan analisis tematik terhadap buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tidak seluruh prinsip Prosser dapat diterapkan secara utuh dalam sistem pendidikan vokasional Indonesia. Beberapa prinsip masih relevan, terutama yang menekankan kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri dan pembelajaran berbasis pengalaman kerja, sementara prinsip lainnya memerlukan penyesuaian dengan tuntutan fleksibilitas, pembelajaran sepanjang hayat, dan perkembangan teknologi. Temuan ini menegaskan perlunya integrasi filosofi Prosser dengan pendekatan pragmatis modern agar pendidikan vokasional mampu menghasilkan lulusan yang adaptif dan berdaya saing. Kata kunci: pendidikan vokasional, filosofi pendidikan, teori Prosser, dunia kerja
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SENI BERBASIS BUDAYA LOKAL MELALUI REVITALISASI TARI MEUSARE-SARE BERBASIS MULTIMEDIA Fitriani Fitriani; Riza Oktariana; Putri Julia; Wahidah Nasution; Rossiana Br Ginting; Muhammad Ihsan Rajib; Syapira Salsabilah
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i2.5654

Abstract

Pembelajaran seni berbasis budaya lokal memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai karakter dan identitas budaya sejak usia dini. Namun, implementasi seni tari tradisional dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) masih terbatas, baik dari sisi model pembelajaran maupun dukungan media berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran seni berbasis budaya lokal melalui revitalisasi Tari Meusare-sare berbasis multimedia. Penelitian menggunakan pendekatan research and development dengan subjek 38 guru PAUD dan 243 anak pada komunitas PKG Jantho Baru Aceh Besar. Tahapan pengembangan meliputi analisis kebutuhan, perancangan model pembelajaran, pengembangan produk multimedia berupa modul dan video pembelajaran, uji coba terbatas, serta evaluasi dan revisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan mampu meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran seni tari tradisional, meningkatkan keterlibatan dan antusiasme anak, serta menghasilkan produk multimedia yang aplikatif dan berkelanjutan. Model ini efektif sebagai alternatif pembelajaran seni berbasis budaya lokal pada PAUD.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DI SEKOLAH INKLUSI Saprina Siregar
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i2.5675

Abstract

Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah inklusi yang memiliki keberagaman kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi akademik guna meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan atau literature review dengan menelaah berbagai jurnal dan sumber ilmiah terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi akademik yang terencana dan berkelanjutan membantu guru mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan pembelajaran serta meningkatkan kompetensi profesional, sehingga berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran di sekolah inklusi.
ANALISIS KESULITAN PEMBELAJARAN IPS DALAM KELAS INKLUSI DI SEKOLAH DASAR NEGERI BANDA ACEH Yawma Wulida; Rafni Fajriati; Ayyu Wahifa Safira; Lisnawati Lisnawati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i2.5708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam kelas inklusi di Sekolah Dasar Negeri Banda Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru kelas, guru pendamping khusus, serta siswa berkebutuhan khusus yang mengikuti pembelajaran IPS. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan pembelajaran IPS dalam kelas inklusi meliputi perbedaan kemampuan kognitif siswa, keterbatasan guru dalam menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif, kurangnya media pembelajaran yang sesuai, serta keterbatasan waktu dalam memberikan pendampingan individual. Selain itu, pemahaman konsep abstrak dalam materi IPS menjadi tantangan utama bagi siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan modifikasi metode pembelajaran, penggunaan media yang variatif, serta kolaborasi antara guru kelas dan guru pendamping khusus untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran IPS di kelas inklusi. Kata Kunci: kesulitan belajar, IPS, kelas inklusi, sekolah dasar
ANALISIS LINGUISTIK FORENSIK TERHADAP PESAN KRISIS: MENGEVALUASI KEASLIAN DAN MANIPULASI DALAM KOMUNIKASI DARURAT DIGITAL Suerni Suerni; Dewi Wulandari
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i2.5718

Abstract

ANALISIS LINGUISTIK FORENSIK TERHADAP PESAN KRISIS: MENGEVALUASI KEASLIAN DAN MANIPULASI DALAM KOMUNIKASI DARURAT DIGITAL
PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING PADA PELAJARAN SENI BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS IV MELALUI KARYA KOLASE SD NEGERI 70 BANDA ACEH Putri Natasya; Aida Fitri; Hasniyati Hasniyati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.5806

Abstract

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING PADA PELAJARAN SENI BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS IV MELALUI KARYA KOLASE SD NEGERI 70 BANDA ACEH
IMPLEMENTASI SISTEM KEARSIPAN DIGITAL DALAM PENGUATAN LAYANAN ADMINISTRASI PESERTA DIDIK DI MIN 5 KOTA BANDA ACEH Nelliraharti Nelliraharti; Risa Fahira
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.5841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem kearsipan digital dalam penguatan layanan administrasi peserta didik di MIN 5 Kota Banda Aceh, serta mengidentifikasi kontribusi dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah dan staf administrasi kesiswaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem kearsipan digital telah berjalan secara bertahap dan terstruktur melalui pemanfaatan aplikasi EMIS, RDM, PDUM, dan SRIKANDI. Sistem ini mampu meningkatkan kualitas layanan administrasi peserta didik, terutama dalam aspek efektivitas, efisiensi, akurasi, serta kemudahan akses data. Selain itu, pengelolaan arsip menjadi lebih tertata dan mendukung kecepatan pelayanan administrasi. Namun demikian, implementasi sistem masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, ketidakstabilan jaringan internet, serta perbedaan tingkat literasi digital tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan infrastruktur teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta evaluasi sistem secara berkelanjutan guna mengoptimalkan implementasi kearsipan digital di madrasah. Kata kunci: kearsipan digital, administrasi peserta didik, layanan administrasi, madrasah
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AKHLAK ANAK MENURUTAL-GHAZALI Murni Murni; Sulis Maulina Wardani
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.5844

Abstract

Pendidikan akhlak menurut Al-Ghazali yaitu mempersiapkan seseorang menjadi manusia yang berbudi pekerti luhur. Pendidikan akhlak adalah suatu persoalan penting dan agung nilainya. Al-Ghazali berpendapat bahwa pendidikan akhlak merupakan upaya sungguh-sungguh yang berkelanjutan dalam mendorong jiwa manusia untuk berakhlak mulia.Pendidikan akhlak menurut Al-Ghazali ialah proses pembentukan akhlak seseorang yang sempurna disertai dengan pembinaaan yang sungguh-sungguh sehingga terwujud suatu keseimbangan. Bahwasannya seorang anak yang menginginkan dirinya mempunyai akhlak baik maka ia harus berlatih secara sungguh-sungguh dan berkelanjutan untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik. Pendidikan akhlak anak harus dibina sejak dini. Karena sejak usia dini fitrah anak masih tetap suci dan bening sehingga dapat memberikan pengajaran yang paling subur dan bagus serta efektif bagi anak. Serta perkembangannya terbilang emas untuk belajar segala hal karena hatinya masih kosong dari segala hal yang menyibukkan dan beban berat berpikirAl-Ghazali menganjurkan dalam mendidik anak dan membina akhlaknyaa dengan cara latihan dan pembiasaan yang sesuai dengan perkembangan jiwanya. Meskipun yang awalnya dipaksakan, supaya anak terhindar dari keterlanjuran yang menyesatkan. Cara pembiasaan dilakukan secara bertahap, dengan mengubah kebiasaan-kebiasaan negatif menjadi kebiasaan positif. Pembiasaan yang baik sangat penting bagi pembentukan pribadi anak dan akan terus berpengaruh pada anak sampai hari tuanya. Al-Ghazali menganjurkan supaya orang tua memberikan pembiasaan serta latihan beribadah kepada anak, cara bersuci, shalat, berdoa, berpuasa dan lain sebagainya. Sehingga secara bertahap akan tumbuh rasa gembira melakukan ibadah, dengan sendirinya anak terdorong untuk melakukannya tanpa perintah dari siapapun, tetapi terdorong dari dirinya pribadi dengan penuh kesadaran. Kata Kunci: Implementasi Pendidikan Akhlak Anak, Al-Ghazali
MODEL KOLABORATIF PARENTING ISLAMI DI SEKOLAH DASAR: INTEGRASI PERAN AYAH DAN IBU DALAM PENGASUHAN ANAK Herawati Herawati; Saprina Siregar; Pardi Pardi; Abdul Mukti; Rahmat Alimin
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.5846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pengasuhan islami berbasis sekolah dasar yang berorientasi pada integrasi peran ayah dan ibu secara kolaboratif dalam mendidik anak. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena melemahnya keterlibatan peran ayah dalam pendidikan anak usia sekolah dasar, khususnya di era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dalam pengasuhan Islami memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan spiritual, sosial-emosional, dan akademik anak. Model pengasuhan yang dirumuskan menekankan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan komunitas berbasis nilai al-Qur’an dan hadits. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan program sekolah ramah ayah. Kata kunci: Pengasuhan Islami, Peran Ayah, Anak Sekolah Dasar, Parenting, Sekolah Ramah Ayah. A COLLABORATIVE ISLAMIC PARENTING MODEL IN ELEMENTARY SCHOOLS: INTEGRATING THE ROLES OF FATHERS AND MOTHERS IN CHILD REARING Abstract This study aims to develop a school-based Islamic parenting model at the elementary level that focuses on the collaborative integration of fathers’ and mothers’ roles in child upbringing. The study is motivated by the phenomenon of declining father involvement in the education of elementary school children, particularly in the digital era. This research employs a qualitative approach with a case study design using interviews, observations, and documentation. The findings indicate that involvement in Islamic parenting has a significant impact on children’s spiritual, socio-emotional, and academic development. The proposed parenting model emphasizes collaboration among families, schools, and communities based on the values of the Qur’an and Hadith. This study is expected to serve as a reference for developing father-friendly school programs. Keywords: Islamic Parenting, Father’s Role, Elementary School Children, Parenting, Father-Friendly Schools.