cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE
ISSN : 24423106     EISSN : 26155338     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of the Journal of Education Science (JES), p-ISSN 2442-3106, e-ISSN 2615-5338 is to provide an international forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning.
Arjuna Subject : -
Articles 286 Documents
EVALUASI GREEN INVESTMENT PADA PEMANFAATAN FOTOVOLTAIK MENGGUNAKAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DI KEPULAUAN UNTUK CARBON NEUTRALITY AREA Ferdy Hidayatullah; Rizki Julia Utama; M Bayu Wibawa; Tibyan Asyukri
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi investasi hijau pada pembangkit listrik tenaga surya fotovoltaik (PLTS PV) di wilayah kepulauan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Indonesia memiliki target bauran energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025, namun pengembangan energi surya masih menghadapi kendala berupa risiko investasi, keterbatasan infrastruktur, dan ketidakpastian kebijakan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi serta menentukan prioritas faktor yang memengaruhi keputusan investasi hijau pada PLTS PV di wilayah kepulauan. Data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara terhadap 75 responden dari unsur pemerintah, peneliti, dan praktisi, dengan 35 respons memenuhi syarat consistency ratio AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kebijakan (0,4825) menjadi dimensi paling dominan, diikuti faktor ekonomi (0,3120) dan teknis (0,2055). Pada tingkat subkriteria, profitabilitas (0,7724), kewajiban energi terbarukan (0,6055), dan kematangan teknologi (0,6020) menjadi prioritas utama. Pemerintah lebih menekankan kebijakan dukungan jangka pendek, sedangkan peneliti dan praktisi memprioritaskan kepastian regulasi dan akses pembiayaan jangka panjang. Penelitian ini menegaskan pentingnya kombinasi insentif fiskal, regulasi yang konsisten, dan mitigasi risiko untuk mempercepat adopsi PLTS PV di wilayah kepulauan Indonesia.
PERLINDUNGAN KESEJAHTERAAN ANAK DI KOTA BANDA ACEH (STUDI TERHADAP IMPLEMENTASI QANUN NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK) Fitriliana Fitriliana; Zawil Fadhli; Murnia Suri; Herawati Herawati; Azirah Azirah
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 8 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i2.6054

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi Banyak anak yang termasuk dalam kategori anak rawan anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus. Perlindungan anak adalah segala usaha yang dilakukan untuk menciptakan kondisi agar setiap anak dapat melaksanakan hak dan kewajiban demi perkembangan dan pertumbuhan anak secara wajar baik fisik, mental dan social. Hadirnya Qanun Nomor 11 Tahun 2008 tentang perlindungan anak untuk meminimalisir terjadinya eksploitasi terhadap anak. Dari hasil penelitian peran dan fungsi Dinas Sosial melaksanakan pembinaan kesejahteraan social, pelayanan dan rehabilitasi sosial, Dinas Sosial Belum maksimal dalam menangani anak terlantar karena mempunyai keterbatasan di karenakan setiap tahunnya jumlah tinggi anak terlantar sedangkan dana yang tersedia terbatas sehingga kendalanya sumber daya manusia yaitu prasarana dan sarana tidak ada seperti rumah penampungan anak terlantar Kata Kunci: Perlindungan, Kesejahteraan anak, Implementasi Qanun No 11 Tahun 2008.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Fitriliana Fitriliana; Lisnawati Lisnawati; Murnia Suri; Eva Susanna; Zawil Fadhli; Herawati Herawati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i2.6059

Abstract

Kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan terus mengalami peningkatan dan menjadi ancaman serius terhadap terpenuhinya hak-hak peserta didik untuk memperoleh lingkungan belajar yang aman dan bermartabat. Fenomena ini tidak hanya menimbulkan dampak fisik dan psikologis bagi korban, tetapi juga menghambat proses pendidikan serta perkembangan sosial peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap korban kekerasan seksual di lingkungan pendidikan dalam perspektif hukum Islam, serta mengkaji relevansi antara ketentuan hukum positif di Indonesia dengan prinsip-prinsip perlindungan yang diajarkan dalam Islam. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum Islam, Al-Qur'an, hadis, serta jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum Islam memberikan perlindungan yang komprehensif terhadap korban kekerasan seksual melalui prinsip hifz al-nafs (perlindungan jiwa), hifz al-'ird (perlindungan kehormatan), dan hifz al-nasl (perlindungan keturunan) sebagai bagian dari maqasid syariah. Prinsip-prinsip tersebut sejalan dengan kebijakan hukum nasional yang menekankan pencegahan, perlindungan korban, penegakan hukum, serta pemulihan hak-hak korban. Oleh karena itu, diperlukan penguatan implementasi nilai-nilai hukum Islam dalam penyusunan kebijakan dan sistem perlindungan di lingkungan pendidikan melalui pendidikan karakter, penguatan etika, serta peningkatan kesadaran seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, adil, dan bebas dari kekerasan seksual. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Kekerasan Seksual, Lingkungan Pendidikan, Hukum Islam.
PERLINDUNGAN HAK ANAK DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN MELALUI PENDEKATAN RESTORATIVE JUSTICE Eva Susanna; Yusnaidi Kamaruzzaman; Fitrilliana Fitrilliana; Salwa Hayati Hasan
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i2.6061

Abstract

Pemenuhan hak anak merupakan prinsip mendasar yang harus diwujudkan dalam penyelenggaraan sistem pendidikan di Indonesia, salah satunya dengan memberikan perlindungan terhadap hak anak untuk terbebas dari segala bentuk kekerasan di sekolah. Implementasi perlindungan hak anak di lingkungan pendidikan masih menghadapi berbagai tantangan. Dalam praktiknya, penyelesaian terhadap permasalahan anak umumnya lebih mengedepankan pendekatan penghukuman yang berfokus pada pemberian sanksi kepada pelaku. Pendekatan ini belum sepenuhnya mengakomodasi aspek pemulihan, baik dalam membangun kembali hubungan sosial antara pihak-pihak yang terlibat, memulihkan kondisi korban, maupun mendukung perkembangan psikologis anak secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep restorative justice sebagai salah satu pendekatan dalam perlindungan hak anak di lingkungan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan menerapkan pendekatan konseptual, pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa restorative justice merupakan pendekatan penyelesaian konflik yang mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak melalui dialog, pemulihan, dan partisipasi seluruh pihak. Penerapannya mampu memperkuat pendidikan karakter, menciptakan disiplin positif, serta mengurangi kekerasan di lingkungan sekolah. Namun, implementasinya masih terkendala oleh terbatasnya regulasi operasional, kompetensi guru, dan sinergi antarpemangku kepentingan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan pendidikan yang mengintegrasikan prinsip restorative justice dalam perlindungan hak anak di sekolah.
ASPEK HUKUM TRANSAKSI JUAL BELI SECARA ONLINE DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA FACEBOOK Husaini Husaini; Uci Dwi Cahya; Maulida Sari
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.6078

Abstract

Transaksi jual beli melalui Facebook berkembang sebagai praktik perdagangan digital yang mudah diakses, tetapi memunculkan masalah hukum terkait pembentukan kesepakatan, kecakapan para pihak, kejelasan objek, perlindungan konsumen, dan pembuktian elektronik. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses jual beli melalui Facebook, keabsahan perjanjian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, serta akibat hukum ketika syarat sah perjanjian tidak terpenuhi. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap KUHPerdata, Undang-Undang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik beserta perubahan terbarunya, Peraturan Pemerintah tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik, buku, dan artikel jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi melalui Facebook dapat dinilai sah apabila memenuhi Pasal 1320 KUHPerdata, yaitu kesepakatan, kecakapan, objek tertentu, dan sebab yang halal. Pengakuan transaksi elektronik dalam UU ITE memperkuat kedudukan hukum perjanjian yang dibuat melalui media elektronik. Namun, penggunaan akun tidak jelas, transaksi oleh anak di bawah umur, deskripsi barang yang tidak lengkap, serta klausula baku yang merugikan konsumen dapat menimbulkan risiko pembatalan perjanjian, batal demi hukum, wanprestasi, atau sengketa konsumen. Penyelesaian sengketa lebih relevan dilakukan melalui mekanisme nonlitigasi, terutama mediasi, karena nilai transaksi melalui media sosial umumnya kecil dan membutuhkan proses yang cepat.
REVITALISASI HIKAYAT ACEH SEBAGAI WARISAN INTELEKTUAL ISLAM NUSANTARA MELALUI DIGITAL HUMANITIES UNTUK PENGUATAN LITERASI KEISLAMAN GENERASI MUDA DI SMAN 1 PIDIE JAYA Aris Munandar; Muhammad Tahir; Achmad Zaki
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aceh dikenal sebagai salah satu pusat penyebaran Islam di Nusantara yang memiliki kekayaan intelektual berupa manuskrip dan hikayat bernafaskan Islam. Hikayat Aceh tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra klasik, tetapi juga menjadi media transmisi nilai-nilai keislaman, pendidikan moral, sejarah, kepemimpinan, dan identitas budaya masyarakat Aceh. Kandungan hikayat tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Aceh telah membangun tradisi literasi Islam yang kuat sejak masa Kesultanan Aceh Darussalam. Oleh karena itu, Hikayat Aceh merupakan bagian penting dari warisan intelektual Islam Nusantara yang memiliki nilai historis, religius, dan akademik yang perlu dilestarikan secara berkelanjutan. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengevaluasi efektivitas model yang dikembangkan terhadap peningkatan literasi keislaman generasi muda. Pengukuran dilakukan melalui penyebaran angket, tes literasi keislaman (pretest–posttest), serta penilaian terhadap tingkat keberterimaan (acceptability) dan kemudahan penggunaan (usability) platform Digital Humanities. revitalisasi Hikayat Aceh melalui pendekatan Digital Humanities merupakan paradigma baru dalam pelestarian warisan intelektual Islam Nusantara. Selama ini, upaya pelestarian manuskrip lebih banyak berorientasi pada konservasi fisik, katalogisasi, dan penyimpanan arsip sehingga akses masyarakat terhadap kandungan intelektual manuskrip masih sangat terbatas.