cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 107 Documents
Desain Sistem Kontrol Rotator Antena untuk Menggerakkan Antena 2 Sumbu Kurdianto, Kurdianto
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri, Edisi Juli 2016
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (16.043 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v1i1.1763

Abstract

Pelacakan (tracking) muatan roket dapat dilakukan dengan menggunakan antena disertai dengan sistem kontrol rotator antena yang berfungsi untuk menggerakkan antena secara 2 (dua) sumbu yaitu sumbu x dan sumbu y. Sumbu x merupakan sudut azimut dan sumbu y merupakan sudut elevasi. Sistem kontrol rotator antena dapat bergerak disebabkan ada perintah dari mikrokontroller yang menerima pesan perintah dari aplikasi kontrol antena berbasis android untuk menggerakan sudut elevasi dan sudut azimut nya. Pesan perintah dari aplikasi kontrol antena berbasis android terhadap mikrokontroler diterima melalui relay modul yang terdapat 4 (empat) channel yaitu channel 1 dan 2 berfungsi menggerakkan antena dengan sudut elevasi atas dan bawah, channel 3 dan 4 berfungsi menggerakkan antena dengan sudut azimut kanan dan kiri. Terjadi nya sinkronisasi tersebut disebabkan komunikasi melalui bluetooth yang terpasang pada sistem kontrol rotator antena dan aplikasi kontrol antena berbasis android..
Desain Antar Muka Aplikasi Informasi Terdokumentasi ISO 9001:2015 Aneke Rintiasti
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.254 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v2i2.3402

Abstract

Implementasi dan sertifikasi sistem manajemen Mutu (Quality Management System) (QMS), terutama untuk usaha kecil dan menengah, melibatkan, volume dokumen dan catatan yang cukup besar yang berkaitan dengan jumlah dan pekerjaan karyawannya. Makalah ini membahas solusi organisasi dan pemantauan yang efisien, dengan fokus pada pengelolaan informasi terdokumentasi , yang bisa mendukung organisasi dalam menerapkan system manajemen mutu SNI ISO 9001:2015 yang efektif dan efisien pada perusahaan kecil dengan menghadirkan solusi perangkat lunak.Kata Kunci : informasi terdokumentasi, sistem manajemen mutu, SNI ISO 9001:2015
PENGARUH KENAIKAN SUHU DAN WAKTU PADA INSULASI TAMBAHAN SETRIKA LISTRIK DARI BAHAN KERAMIK (THERMOSTAT SETRIKA) deny suryana
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.591 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v2i1.2754

Abstract

Telah dilakukan studi lama waktu pengujian kenaikan suhu pada insulasi tambahan setrika listrik dari bahan keramik (Thermostat Setrika). Tujuan dari makalah ini untuk memberikan rekomendasi pada rentang lama waktu pengujian pada titik kritis bagian thermostat yang menggunanaan keramik sebagai insulasi tambahan sesuai dengan metode uji keselamatan produk setrika listrik. Untuk tujuan ini, dilakukan variasi lama pengujian dari 1 jam, 1 jam 30 menit dan 2 jam menggunakan alat rekam kenaikan suhu setiap 2 detik. Metode pengukuran di dasarkan pada standart SNI/IEC 60335-2-35:2009. Studi ini menunjukan bahwa variasi lama waktu pengujian tidak berpengaruh signifikan terhadap kenaikan suhu pada insulasi tambahan dari bahan keramik.
Verifikasi metode Pengujian NO2dan SO2 Dalam Udara Ambient ardhaningtyas riza utami; liayati mahmuda
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 4, No 1 (2019): Vol. 4, No. 1, Juli 2019
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.34 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v4i1.5245

Abstract

Abstrak-- Verifikasi metode pengujian NO2 dan SO2 dalam udara ambient secara spektrofotometri  yang mengacu pada SNI7119-2 : 2017dan SNI 7119-7 : 2017 telah dilakukan di laboratorium uji Baristand industry Surabaya dan didapatkan nilai LOQ gas NO2 = 10.54 µg/Nm3, LOD = 3.16 µg/Nm3 dan MDL = 3.31 µg/Nm3. Sedangkan uji presisi didapatkan hasil yang memenuhi syarat keberterimaan. RSD uji presisi yang didapatkan adalah 1.482 kecil dari 0.5 CV horwitz, yaitu 5.702. Kurva kalibrasi yang dibuat mempunyai linearitas ( r ) = 0.999. Sedangkan nilai LOQ gas SO2 = 136.23 µg/Nm3, LOD = 40.87 µg/Nm3 dan MDL = 42.82 µg/Nm3. Sedangkan uji presisi didapatkan hasil yang memenuhi syarat keberterimaan. RSD uji presisi yang didapatkan adalah 5.330kecil dari 0.5 CV horwitz, yaitu 5.361. Kurva kalibrasi yang dibuat mempunyai linearitas ( r ) = 0.9985.Hasil verifikasi metode tersebut memenuhi syarat keberterimaan, sehingga metode tersebut dapat diterapkan di laboratorium uji Baristand Industri Surabaya.
Prototype Robot Beroda Sebagai Alat Bantu Penderita Disabilitas Menggunakan Sensor Easy Voice Recognition aji brahma nugroho
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri, Edisi November 2016
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.887 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v1i2.1725

Abstract

Abstrak— Disabilitas merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami keterbatasan dalam melakukan aktifitas gerak yang disebabkan cacat fisik sejak lahir atau akibat kecelakaan fatal. Hal ini tentunya sangat mengganggu terutama dalam interaksi sosial dan mobilitas individu tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dikembangkanlah sebuah alat bantu untuk penyandang disabilitas yaitu robot kursi roda otomatis dengan pengendali suara berbasis mikrokontroler Arduino UNO R3 dan modul Easy Voice Recognition. Hasil penelitian menunjukkan sistem berfungsi dengan baik serta memiliki rerata nilai persentase keberhasilan sebesar 92 % untuk respon input suara pada lingkungan ideal dan 58 % pada lingkungan Non Ideal. Kata kunci ; Arduino UNO R3, Easy Voice Recognition, 
Pengecekan Rutin Emisi Konduksi dan Radiasi Menggunakan NEXTEM SRG-RC-1006-2 Agung Yanuar Wirapraja; Ika Prawesty Wulandari
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.217 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v2i2.3468

Abstract

Sebagai laboratorium pengujian, keberterimaan nilai hasil pengujian suatu sampel uji sangat penting. Selain kalibrasi dan pemeliharaan peralatan pengujian, pengecekan rutin harus dilakukan untuk mengetahui kesiapan dari peralatan pengujian. Pada satu parameter pengujian  tidak hanya melibatkan satu peralatan atau perangkat uji, namun terdiri dari beberapa peralatan pengujian yang saling berhubungan atau yang sering disebut sebagai sistem pengujian. Pengecekan rutin juga berfungsi untuk mengetahui kesiapan dari suatu sistem pengujian. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan pengujian pada parameter emisi konduksi dan radiasi berdasarkan pengecekan rutin yang dilakukan.  Pengecekan rutin pada parameter emisi konduksi dan radiasi menggunakan Comb generator Nextem SRG-RC-1006-2. Terdapat 3 (tiga) frekuensi yang akan di analisa selama pengecekan rutin dilakukan. Nilai hasil pengukuran awal akan dijadikan nilai referensi pengecekan rutin. Hasil pengukuran pengujian rutin emisi konduksi dan emisi radiasi yang dilakukan selama bulan april – juli 2017, tidak melebihi batas toleransi sebesar ± 2,5 dB jika dibandingkan dengan nilai referensi. Selisih terbesar hasil pengukuran pengecekan rutin adalah 1 dB.As a testing laboratory, the test results acceptibility of a test sample is very important. Besides the calibration and maintenance of test equipment, routine checks shall be made to determine the readiness of the test equipment. At a test clause may involve one or more testing device, that it consists of several interconnected test equipment or integrated as a test system. Routine checking is needed to determine the readiness of a test system. The purpose of this research is to know the readiness of the test system at conducted and Radiated Emission parameters based on routine checks. Routine checking of conducted and Radiated Emission parameters are using comb generator Nextem SRG-RC-1006-2. There are 3 (three) points of frequency to be analyzed during these routine checks. The value of the initial measurement results will be the reference value of routine checks. The result of conducted and radiated routine checks during April - July 2017 does not exceed the tolerance limit of ± 2.5 dB compared to the reference value. The biggest difference between routine checks is 1 dB.
Pengukuran Kinerja Supply Chain Berbasis SNI ISO 9001:2008 dengan Pendekatan SCOR (Studi Kasus : Baristand Industri Surabaya) yurniar supanggi rica
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri, Edisi November 2016
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.567 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v1i2.1989

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada laboratorium pengujian yang telah tersertifikasi SNI ISO 9001:2008. Pengukuran kinerja supply chain dapat mengurangi masalah yang sering terjadi yaitu waktu pengujian. Jenis supply chain pada laboratorium pengujian adalah supply chain  bidang jasa. Metode yang digunakan adalah Model SCOR (Supply chain  Operations Reference) dikarenakan menyediakan pengukuran proses secara menyeluruh sehingga dapat memberikan rekomendasi perbaikan untuk indikator kinerja yang kurang maksimal, tetapi model SCOR tidak memberikan cara yang digunakan untuk memilih indikator yang sesuai untuk suatu perusahaan tertentu, sehingga dalam menentukan indikator yang sesuai berdasarkan dengan sistem manajemen mutu yang diterapkan yaitu Sistem Manajemen Mutu (SMM) SNI ISO 9001:2008. SCM dan SMM memiliki beberapa aspek yang sama berdampak pada kinerja organisasi, antara lain perencanaan manajemen dan strategis; keterlibatan dan komitmen stakeholder / karyawan; informasi, integrasi dan hubungan dengan supplier yang saling menguntungkan; kepemimpinan, perbaikan terus-menerus dan inovasi Pengukuran kinerja  dalam penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan metode pembobotan dengan Analytical Network Process (ANP) untuk mengetahui skala nilai prioritas setiap Indikator dan Scoring System dengan metode Objectives Matrix (OMAX).
Pengembangan Awal Sensor Kimia Berbasis Serat Optik Untuk Mengukur Kadar Kadmium Wulandari, Ika Prawesty; Sultoni, Arif Indro; Ferdiyanto, Hendro
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri, Edisi Juli 2016
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (16.043 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v1i1.1764

Abstract

Paper ini mengusulkan penggunaan sensor fiber optik untuk mengukur kandungan Kadmium dalam air. Sinar laser, sensor fiber optic, tranduser dan detektor diinstal menjadi suatu bentuk perangkat pengukuran. Dua jenis bahan fiber optik, yaitu fiber optik berbahan plastik dan berbahan gelas akan dibandingkan. Konsetrasi Kadmiun divariasikan: 0 ppm; 0,01ppm; 0,05ppm; 0,1ppm; 1ppm dan 5ppm. Serat fiber berbahan gelas menunjukkan linieritas pengukuran lebih baik daripada bahan plastik dengan nilai korelasi R2 = 0,87 dimana serat plastik hanya mempunyai nilai korelasi R2 = 0,42.
Perencanaan Strategis Sistem Informasi / Teknologi Informasi Di Balai Riset dan Standardisasi (Baristand) Industri Surabaya Purnomo Yogi Dewantara; Febriliyan Samopa
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.983 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v2i2.3211

Abstract

Baristand Industri Surabaya memiliki aset – aset teknologi informasi (TI) untuk membantu kegiatan - kegiatan bisnisnya. Adanya tuntutan – tuntutan baru menyebabkan terjadinya perubahan paradigma pengelolaan TI, dari sebagai pembantu kegiatan operasional menjadi pendukung keberhasilan strategi. Cara pengelolaan TI yang sedang berjalan dirasa tidak lagi mencukupi, karena belum ada pedoman untuk memastikan agar TI berfungsi optimal sebagai pendukung strategi.Solusi yang digunakan pada penelitian ini untuk permasalahan tersebut, adalah penyusunan rencana strategis Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SI/TI) dengan metode Ward dan Peppard, yang merupakan metode perencanaan yang bertujuan untuk menghasilkan strategi SI/TI yang selaras dengan strategi bisnis. Tahapan pertama implementasi metode tersebut dalam penelitian ini adalah analisis kondisi saat ini, baik pada organisasi secara keseluruhan maupun pada aspek SI/TI, untuk mendapatkan gambaran posisi strategis organisasi . Tahapan berikutnya adalah analisis kebutuhan SI/TI masa mendatang, untuk mengetahui kesenjangan SI/TI di organisasi. Tahapan terakhir adalah menyusun usulan langkah – langkah strategis SI/TI.Implementasi metode Ward dan Peppard di penelitian ini mampu mengidentifikasi kebutuhan SI/TI Baristand Industri Surabaya, kecuali satu kebutuhan yang muncul dari tuntutan pemerintah dan masyarakat yang baru muncul. Selain itu rekomendasi yang dihasilkan juga harus disesuaikan melalui proses prioritisasi karena berbagai keterbatasan yang dihadapi.
ISOLASI ZAT WARNA ALAMI DARI LABU KUNING (CUCURBITA MASCHATA) DAN PENERAPANNYA UNTUK PEWARNA MAKANAN lutfi amanati
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 4, No 2 (2019): Vol. 4, No. 2, November 2019
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36048/jtpii.v4i2.5634

Abstract

AbstrakTelah dilakukan Penelitian tentang : Isolasi Zat Warna Alami Dari Labu Dan Penerapannya Untuk Pewarna Makanan . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengekstraksi zat warna karotenoid ( zat warna alami ) dari labu kuning (Cucurbita moschata) dan penerapanya untuk pewarna makanandengan menggunakan pelarut Ethyl Asetat. Ekstrak zat warna yang diperoleh diamati karakteristiknya terhadap pengaruh lama pemanasan, suhu pemanasan, suhu penyimpanan, lama penyimpanan pada suhu dingin selama 5 hari dan penerapannya untuk pewarna sirup.Hasilnya menunjukkan bahwa zat warna hasil ekstraksi dengan menggunakan pelarut ethyl asetat mempunyai absorbansi maksimum 0,5059 dan rendemen 2,353 %.Karakterisasi zat warna hasil ekstraksi : Pengaruh lama pemanasan pada suhu 100 oC selama 1 jam absorbansinya 0,355, pemanasan pada suhu 100 oC selama 2 jam absorbansinya 0,283, Pengaruh penyimpanan pada suhu 30 oC selama 1 jam  absorbansinya 0,378, penyimpanan pada suhu 30o C selama 2 jam absorbansinya 0,346. Sedang penyimpanan pada lemari es selama 5 hari, hari pertama penyimpanan absorbansinya 0,3112, sdang pada hari kelima penyimpanan absorbansiny turun menjadi 0,2264. Penggunaan zat warna hasil ekstraksi pada sirup secara visual menunjukkan warna kuning cerah pada penyimpanan pada suhu kamar dan pada suhu dingin ( lemari es )Kata Kunci : Karatenoid, labu kuning AbstractResearch has been conducted on: Isolation of Natural Dyes From Pumpkin And Its Application To Food Coloring. The purpose of this study was to extract the dye carotenoids (natural pigments) of pumpkin (Cucurbita moschata) and their applicability to dye makanandengan using Ethyl Acetate solvent. Extracts obtained dye was observed characteristics to the effects of prolonged heating, the heating temperature, storage temperature, storage duration at cold temperature for 5 days and its application to dye syrup.The results showed that the dye extraction using ethyl acetate solvent has a maximum absorbance of 0.5059 and the yield of 2.353% .Caracterisation dye extraction results: Effects of prolonged heating at 100 for 1 hour o C an absorbance of 0.355, heating at a temperature of 100 o C for 2 hours an absorbance of 0.283, Effect of storage at 30 ° for 1 hour o C an absorbance of 0.378, storage at 30o C for 2 hours an absorbance of 0.346. Average storage in the refrigerator for 5 days, the first day of storage an absorbance of 0.3112, on the fifth day of storage sdang absorbansiny fell to 0.2264. The use of dye extraction in syrup visually indicates bright yellow color on storage at room temperature and at cold temperatures (freezer)Keywords : Caratenoid , pumpkin

Page 7 of 11 | Total Record : 107