cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 24429791     EISSN : 27154181     DOI : 10.33772/pharmauho
Core Subject : Health, Science,
Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo mengelola dan menerbitkan Jurnal Farmasi, Sains dan Kesehatan Pharmauho yang merupakan Jurnal ilmiah yang menyajikan artikel orisinal tentang pengetahuan dan informasi riset atau aplikasi dan perkembangan terkini yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan pengembangan di bidang farmasi, sains dan kesehatan. Artikel dapat dikirimkan ke alamat kantor editor atau dengan menggunakan pendaftaran online Jurnal Pharmauho pada ojs.uho.ac.id. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi editor.Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (April dan September).
Arjuna Subject : -
Articles 134 Documents
Uji Daya Hambat Fraksi Rumput Laut Cokelat (Sargassum sp.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Asmarani, Asmarani; Eso, Amiruddin; Mulyawati, Sufiah Asri
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 3, No 1 (2017): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.352 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v3i1.3446

Abstract

This study aimed to find out the inhibitory fraction of brown seaweed (Sargassum sp.) against the growth of Staphylococcus aureus. This study applied quasi experimental method which used posttest-only control design. Samples used in the form of brown seaweed treatment fraction derived from Desa Bungin Permai Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. The inhibition test was conducted by diffusion agar method used variant concentration (20%, 40%, 60%, 80%, 100%) with three repetitions. Erythromycin as control (+) and DMSO 10% as control (-). The result showed that the fraction of brown seaweed extract has antibacterial properties towards Staphylococcus aureus with the clear zone around the paper disc. The Minimum Inhibitory Concentration (MIC) of n-hexane and ethyl acetate fraction was at the concentration of 20%. Fraction of n-hexane and ethyl acetate have strong inhibition towards Staphylococcus aureus.Keywords: Inhibitory, Staphylococcus aureus, n-hexane, ethyl acetate, MIC
Formulasi Granul Mukoadhesif Ekstrak Etanol Rimpang Lakka-Lakka (Curculigo Orchioides G) dengan Variasi Konsentrasi Polimer HPMC-Karbopol Yusuf, Nurul Arfiyanti; Layuk, Lyane Ventisari Limbu
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 3, No 1 (2017): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.87 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v3i1.3451

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang formulasi granul mukoadhesif ekstrak etanol rimpang lakka-lakka (Curculigo orchioides  Gaertn.) dengan variasi konsentrasi polimer HPMC-Carbopol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi polimer HPMC-Carbopol terhadap evaluasi fisik granul mukoadhesif dan konsentrasi dari polimer HPMC-Carbopol yang menghasilkan granul mukoadhesif yang memenuhi karakteristik uji mukoadhesif. Penelitian ini memformulasikan granul mukoadhesif dengan polimer HPMC-Carbopol yaitu F1 (11.6% : 11.6%), F2 (7.7% : 15.5%), dan F3 (15.5 % : 7.7%). Pengujian dilakukan terhadap sifat fisik granul dan uji mukoadhesif granul pada usus sapi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga formula dengan variasi konsentrasi polimer HPMC-Carbopol dapat memenuhi syarat sifat fisik granul dan menghasilkan granul mukoadhesif yang memiliki kemampuan melekat lebih dari 2 jam.Kata kunci: Rimpang Lakka-Lakka (Curculigo orchioides Gaertn),mukoadhesif, polimer HPMC-Karbopol.
Uji Toksisitas Akut Ekstrak Metanol Daun Keji Beling (Strobilanthes crispus BI.), Batang dan Bunga Jarak Tintir (Jatropha multifida L.) terhadap Larva Artemia salina Leach dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Hamsidi, Rini; Wahyuni, Wahyuni; Sani, Asrul
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2015): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.415 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v1i1.3456

Abstract

Research on the acute toxicity test of methanol extracts of keji beling leaves (Strobilanthes crispus BI.), stems and flowers of jarak tintir (Jatropha multifida L.) against Artemia salina Leach larvae using Brine Shrimp Lethality Test method (BSLT) had been carried out. The purpose of this study was to determine the potency of acute toxicity of methanol extract which were shown by LC50 value. In this research, the sample methanol were obtained from a previous research. Acute toxicity tests was conducted to determine the LC50 values of plant extracts according to the method of Brine Shrimp Lethality Test. Results of the research showed methanol extract of keji beling leaves were not toxic with LC50 value 4427,95 μg/mL, meanwhile stems and flowers of jarak tintir had low toxicity with LC50 225,09 and 253,26 μg/mL, respectively. The value of LC50 influenced by the content of secondary metabolites in plants.Keywords : Acute toxicity test, Brine Shrimp Lethality Test, LC50, J. multifida, S. crispus
Efek Antihiperglikemik Ekstrak Etanol Daun Lidah Buaya (Aloe vera Linn) dan Ekstrak Etanol Daun Sambiloto (Andrographis paniculata Nees) serta Kombinasinya pada Mencit Jantan (Mus musculus) Kasmawati, Henny; Suryani, Suryani; Mutmainna, Mutmainna
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2015): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.872 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v1i2.3461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antihiperglikemik ekstrak etanol daun lidah buaya (Aloe vera Linn) dan ekstrak etanol daun sambiloto (Andrographis paniculata Nees) serta kombinasi dosis kecil dan kombinasi dosis besarnya, dan perbandingan efektivitasnya terhadap akarbose. Uji antihiperglikemik dengan metode toleransi glukosa oral pada mencit jantan yang diberikan tiap kelompok sediaan uji yaitu dengan dosis ekstrak daun lidah buaya 0,035 g/KgBB, dosis ekstrak daun sambiloto 0,28 g/KgBB, kombinasi dosis kecil 0,0175 g/KgBB ekstrak daun lidah buaya ditambah 0,14g/KgBB ekstrak daun sambiloto, kombinasi dosis besar 0,035 g/KgBB ekstrak daun lidah buaya ditambah 0,28 g/KgBB ekstrak daun sambiloto, dan akarbose 6,5 mg/KgBB. Kadar glukosa darah diperoleh dari pemeriksaan kadar glukosa darah pada menit ke 60, 90, 120, 150, 180. Uji statistic one-way ANOVA untuk melihat perbedaan penurunan kadar glukosa darah dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian memperlihatkan keempat kelompok uji mengalami penurunan kadar glukosa darah. Kombinasi dosiskecil, kombinasi dosis besar serta dosis tunggal daunsambiloto memiliki efektifitas yang sama dengan akarbose, serta efek penurunannya lebih baik dibandingkan dengan dosis tunggal daun lidah buaya. Dosis yang paling efektif menurunkan kadar glukosa darah adalah dosis tunggal daun sambiloto.Kata kunci: anti hiperglikemik, toleransi glukosa, lidah buaya, daun sambiloto.
Formulasi Sediaan Masker Gel Peel-off Antioksidan dari Ekstrak Sari Tomat (Solanum lycopersicum L. var. cucurbita) Armadany, Fery Indradewi; Hasnawati, Hasnawati; Sirait, Morita
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2015): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.344 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v1i2.3466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh sediaan masker gel peel-off dari ekstrak sari tomat yang memiliki aktivitas antioksidan serta untuk mengetahui kestabilan fisikokimia (organoleptis, pH, viskositas dan homogenitas), waktu sediaan mengering dan uji iritasi terhadap kulit. Tomat disari dengan menggunakan juicer. Ekstrak sari tomat dikeringkan dengan menggunakan frezee dryer pada suhu -500C. Formulasi masker gel peel-off antioksidan ekstrak sari tomat (Solanum lycopersicum L.) dengan menggunakan variasi konsentrasi ekstrak sari tomat 15%, 20%, 25% dan 30%. Pengujian aktivitas antioksidan masker gel peel-off ekstrak sari tomat menggunakan metode DPPH dan metode cycling test untuk evaluasi kestabilan masker gel peel-off. Metode cycling test dilakukan sebanyak 6 siklus. Cycling test meliputi pengamatan masker gel peel-off secara organoleptis, pH, viskositas, dan homogenitas dan selanjutnya dilakukan uji waktu sediaan mengering dan uji iritasi terhadap kulit. Hasil evaluasi kestabilan fisika kimia sediaan masker gel peel-off menunjukkan bahwa semua formula stabil. Hasil uji waktu sediaan mengering masih memenuhi waktu kering masker gel peel-off yang baik. Sediaan tidak menyebabkan iritasi pada kulit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak sari tomat memiliki aktivitas antioksidan yang paling besar pada konsentrasi 30%.Kata kunci: ekstrak sari tomat, masker gel peel-off, antioksidan, cycling test, metode DPPH
Penentuan Aktivitas Siklisasi-β Siklodekstrin Glukosiltransferase Wild Type, H43K, P84Y, Y93F, Y188L, dan S468F dari Bacillus sp. A2-5a terhadap Pati Terlarut Rostinawati, Tina; Sumirtapura, Yeyet Cahyati; Elfahmi, Elfahmi; Retnoningrum, Debbie Soefie
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2016): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.148 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v2i1.3471

Abstract

Siklodekstrin (CD) merupakan oligosakarida yang terdiri atas enam sampai delapan glukosa yang dihubungkan dengan ikatan 1,4 glikosida (CD-α, -β dan -γ). Molekul ini memiliki kemampuan membentuk kompleks inklusi dengan suatu molekul ”tamu” (guest) yang bersifat hidrofobik. CD membentuk cincin yang rongganya bersifat hidrofob namun permukaan luarnya bersifat hidrofil sehingga memungkinkan molekul tamu yang tidak larut air untuk berkompleks di dalam rongganya. Senyawa ini diaplikasikan secara luas pada berbagai industri farmasi, bioteknologi, makanan, kimia, tekstil,  pertanian dan juga untuk perlindungan lingkungan. CD dihasilkan melalui reaksi enzimatis siklodekstrin glikosiltransferase (CGTase) terhadap pati sebagai substrat. CGTase yang berasal dari Bacillus sp. A2-5a (BA2-5a) merupakan CGTase-β yang menghasilkan CD-β sebagai produk utamanya dengan sebagian kecil CD-α dan selebihnya CD-γ. Pada penelitian sebelumnya telah dihasilkan CGTase BA2-5a mutan melalui substitusi asam amino pada posisi 43, 84, 93, 188 dan 468 yang menghasilkan CGTase BA2-5a H43K, P84Y, Y93F, Y188L dan S468F. Pada penelitian ini ditentukan aktivitas siklisasi-β CGTase BA2-5a wild type dan CGTase mutan H43K, P84Y, Y93F, Y188L dan S468F. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas siklisasi-β CGTase wild type dan pengaruh substitusi asam amino pada posisi 43, 84, 93, 188 dan 468 terhadap aktivitas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas siklisasi-β CGTase wild type, CGTase H43K, CGTase P84Y, CGTase Y93F, CGTase Y188L dan CGTase S468F adalah 5,01; 2,14; 2,78; 1,77; 0,62; dan 3,37 unit/ml. Pada penelitian ini juga ditentukan aktivitas spesifik CGTase wild type, CGTase H43K, CGTase P84Y, CGTase Y93F, CGTase Y188L dan CGTase S468F sebagai berikut : 65,6; 41,2; 53,8 29,1; 11,0; dan 57,6 (unit/mg). Substitusi asam amino pada CGTase BA2-5a menunjukkan penurunan aktivitas siklisasi-β.Kata kunci: BA2-5a, CGTase wild type, substitusi, CGTase mutan, aktivitas siklisasi-β
Studi In Silico Senyawa 2-amino-5-(3-(4-hydroxy-3,5-dimethoxy-benzoyl)guanidino)pentanoic acid dan Turunannya sebagai Inhibitor Phospodiesterase-5 Ruslin, Ruslin; Febriantara, Syam; Yamin, Yamin
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2016): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.809 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v2i1.3477

Abstract

Perkembangan penemuan senyawa kandidat obat selama beberapa dekade memiliki perkembangan yang pesat. Salah satu teknik pengembangan yang efektif adalah metode In Silico. Dengan memanfaatkan simulasi, pengembangan obat inhibitor Phospodiesterase-5 dapat dilakukan untuk tujuan terapi pada pasien disfungsi ereksi. Leonurin, senyawa yang didapatkan dari tanaman deungdeureunam memiliki khasiat afrodisiaka. Turunan senyawa yang salah satunya 2-amino-5-(3-(4-hydroxyl-3,5-dimethoxybenzoyl)guanidino) pentanoic acid dikembangkan untuk melihat kerjanya dalam menghambat Phospodiesterase-5 secara in silico. Senyawa diuji dengan membandingkannya dengan sildenafil, obat inhibitor Phospodiesterase-5 yang telah diakui WHO. Senyawa dibentuk menggunakan software ChemBioDraw, HyperChem, kemudian ditambatkan dengan ArgusLab 4.0.1 dengan molekul Phospodiesterase-5 yang didapatkan dari situs penyedia PDB. Dari studi In Silico diketahui 10 turunan senyawa memiliki ∆G masing-masing sebesar -6.95155 kcal/mol, -7.84975, -7.87837 kcal/mol, -7.42338 kcal/mol, -7.54449 kcal/mol, -7.94204 kcal/mol, -7.68970 kcal/mol, -8.19100 kcal/mol, -8.107 kcal/mol, -7,93392 kcal/mol. Sildenafil sendiri memiliki nilai ∆G sebesar -8,57159 kcal/mol. Sildenafil masih memiliki kerja yang lebih baik dibandingkan dengan ∆G terkecil dari 10 turunan senyawa dengan selisih sebesar 0,38059 kcal/mol.Kata kunci : In Silico, Penambatan Molekuler, Leonurin, Afrodisiaka, Desain Obat
Perbandingan Hasil Penetapan Kadar Vitamin C pada Buah Kiwi (Actinidia deliciousa) dengan Menggunakan Metode Iodimetri dan Spektrofotometri UV-Vis Mulyani, Elly
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2017): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.042 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v3i2.3535

Abstract

Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan dan menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel. Sumber vitamin C adalah buah-buahan dan sayur-sayuran segar. Buah kiwi mengandung vitamin c yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan membandingkan hasil kadar vitamin C dalam buah kiwi dengan menggunakan metode iodimetri dan spektrofotometri UV-Vis. Hasil analisis vitamin C pada buah kiwi dengan menggunakan metode iodimetri tingkat kandungan 0,040%, sedangkan kandungan vitamin C pada buah kiwi  dengan  metode  menggunkan  spektrofotometri  UV-Vis  menghasilkan  kadar 0,351%. Dari hasil tersebut menunjukkan kadar vitamin C yang didapat dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis lebih tinggi   dengan metode iodimetri.Kata Kunci : Vitamin C, Buah Kiwi, Iodimetri, Spektrofotometri UV-Vis.
Pengaruh Konsentrasi Hidroflour Terhadap Gugus Fungsi Permukaan Silikon Berpori Ilmawati, Wa Ode Sitti; Musnina, Wa Ode Sitti; Sahumena, Muhamad Handoyo
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 3, No 1 (2017): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.056 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v3i1.3447

Abstract

Penelitian tentang silikon berpori (porous silicon-PS) yang dibuat dengan cara anodisasi wafer silikon [111] tipe-p dalam larutan asam hidroflour (HF) telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konsentrasi larutan HF terhadap gugus fungsi permukaan PS. Konsentrasi larutan HF bervariasi yaitu 20%, 40%, dan 48%. Waktu anodisasi berlangsung selama 40 menit. Selama proses anodisasi digunakan magnetik stirer untuk menjaga homogenitas larutan HF. Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan bahwa konsentrasi larutan HF memengaruhi gugus fungsi permukaan PS yang ditunjukkan dengan munculnya gugus SiHn. PS yang dianodisasi dalam larutan HF 20% dan  40%  menunjukkan letak gugus SiHn yang relatif sama.Kata kunci: Wafer silikon, silikon berpori, porous silicon (PS), asam hidroflour (HF), gugus fungsional, FTIR
Aktivitas Antelmintika Infusa Daun Kersen (Muntingia calabura Linn) Terhadap Cacing Ascaridia galli Schrank Secara In Vitro Widiastuti, Rina; Sary, Renip Ruwidha; Aini, Resmi
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 3, No 1 (2017): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.601 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v3i1.3452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kadar infusa daun kersen terhadap kematian cacing Ascaridia galli Scrhank secara in vitro .Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan desain penelitian Post-test Only Control Group Design. Sampel yang digunakan yaitu cacing A. galli schrank. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan merendam cacing A. galli dalam larutan NaCl 0,9% sebagai kontrol negatif, larutan piperazin sitrat 0,4% sebagai kontrol positif, dan larutan infus daun kersen dengan konsentrasi 20% v/v, 40% v/v, 60% v/v, 80% v/v dan 100% v/v. Perlakuan terdiri dari 6 ekor cacing yang terbagi dalam 21 cawan Petri. Pengamatan dilakukan setiap 2 jam sekali selama 14 jam. Data waktu kematian cacing dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis. Perhitungan LC50 dan LC90 dianalisis menggunakan regresi linier. Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan infusa daun kersen pada konsentrasi  60%v/v, 80%v/v dan 100% v/v memiliki pengaruh terhadap kematian cacing dengan nilai LC50 sebesar 38,90% dan LC90 sebesar 58,88%. Hasil uji kandungan kimia secara sederhana menunjukkan infus daun kersen mengandung tanin, saponin dan flavonoid.Kata Kunci: antelmintika, infusa, daun kersen, Muntingia calabura, Ascaridia galli

Page 3 of 14 | Total Record : 134