cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Bakaba: Jurnal Sejarah Kebudayaan dan Kependidikan
ISSN : 20896808     EISSN : 25979450     DOI : -
Core Subject : Social,
Bakaba: Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidikan (2089-6808) (2597-9450) is a scientific journal published two times a year. Bakaba: Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidika includes articles on the results of research and scientific work with the scope of History,Culture and Education. Bakaba : Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidikan is published by STKIP PGRI Sumatera Barat.
Arjuna Subject : -
Articles 56 Documents
Demokrasi dan Masyarakat Madani Budi Juliardi
Bakaba : Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidikan Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/bakaba.2020.v8i2.4052

Abstract

Democracy and civil society are two concepts that cannot be separated from one another. In essence, democracy will only be implemented well in a civil society. Correspondingly, a civil society will definitely implement the principles of democracy. Today, all countries in the world claim that they apply the concept of democracy. However, is the implementation of democracy carried out in accordance with democratic principles that should be adhered to by civil society? Not necessarily, because many countries claim to adhere to the principle of democracy, but its implementation is still not democratic.
Kajian Pemukiman Majapahit di Trowulan Melalui Peninggalan Arkeologi Annajmia Sofi Camelia Prahasinta; Camelia Prahasinta
Bakaba : Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidikan Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/bakaba.2021.v9i2.4900

Abstract

Majapahit Kingdom is one of the great kingdoms in the classical Hindu-Buddhist period that once stood in the archipelago. The founder of Majapahit Kingdom was Raden Wijaya. Majapahit in the XII - XV century AD was a superpower and superpower in southeast Asia. Trowulan area is the area that is thought to be the former capital of Majapahit kingdom.  To track the boundaries of the former majapahit city can be done through the Trowulan site area located in mojokerto, East Java.This article will discuss about majapahit settlement in Trowulan and surrounding areas and written using historical methods consisting of topic selection, heuristics, criticism, interpretation and historiography.
Petilasan Prabu Brawijaya V di Alas Ketonggo Srigati Ngawi Dian Rahma Nur Afifah
Bakaba : Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidikan Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/bakaba.2021.v9i1.4516

Abstract

Pengaruh mitos Alas Ketonggo Srigati, terhadap masyarakat antara lain : membentuk watak, kepercayaan,dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk memasuki tempat tersebut juga harus sopan,tidak boleh berkata jorok, jika ingin mengunjungi tempat tersebut harus izin terlebih dahulu untuk mengindari hal-hal yang tidak diinginkan. Bukan hanya itu, Prabu Brawijaya V juga sempat meninggalkan baju kebesarannya ditempat itu. Hal itu, ia lakukan sebelum berangkat ke Gunung Lawu untuk Bertapa. Beberapa pengunjung yang menyukai hal mistis juga sempat melakukan komunikasi dengan makhluk halus atau penunggu Alas Ketonggo Srigati tersebut bahkan juga ada yang sudah melihat wujud mereka. Di Alas Ketonggo Srigati ini dipercaya juga oleh masyarakat sebagai tempat Bung Karno (Presiden RI Pertama) mengasingkan diri untuk berdoa. Pada hari-hari tertentu, situs Bung Karno itu menjadi salah satu jujukan bagi peziarah yang datang. Situs tersebut awalnya hanya berbentu sebuah batu. Karena sering dikunjungi peziarah,warga setempat selanjutnya membangun semacam pendopo yang dipergunakan untuk berkumpul bagi peziarah yang datang. Biasanya pada bulan suro diadakan semacam upacara dari keratin solo. Hingga saat ini masih simpang siur karena tidak ada saksi yang melihat Bung Karno berdoa diarea Srigati tersebut. Pesanggrahan Bung Karno terlihat lebih sederhana. Karena hanya ada lima tonggak yang menompang bilik kecil beratap asbes tanpa dilengkapi dinding, dan ditengahnya ada beberapa batu. Yang pasti di area hutan ini memang memiliki banyak situs atau peninggalan yang menjadi tujuan para peziarah untuk sekedar berdoa.
Budaya Minangkabau: Peradaban Dan Nilai-nilai Pendidikan Generasi Baru Zulfa Zulfa; Livia Ersi
Bakaba : Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidikan Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/bakaba.2021.v9i2.5874

Abstract

The problems that occur in the world of higher education at this time are very alarming. One of them is a PhD student in the UK. Cases that tarnish the world of education at the international level. The purpose of this study is to describe civilization and educational values for the new generation so that the moral problems that occur in Indonesia can be reduced. This research method is a qualitative research with a historical and sociological approach. The results of this study indicate that with local culture civilization and educational values will be realized for the better. The local culture is Minangkabau Culture from elementary school to university level. This is very important so that the ideal character education can be realized in accordance with the 18 character values based on the National Education System Law. Minangkabau Culture Learning in Higher Education is carried out using the Simulation Project-Based Learning (PBPS) model. PBPS is a project or task-based learning that is directly applied in the form of a simulation for each student. In this study, there are no exams, only simulations and practicals so that students can understand every custom and procession that is simulated so that the ideal character improvement can be realized. Using PBPS learning will provide independence for students to identify character values that come from the values of life in the family environment or in Minangkabau society. 
Penerapan Model APPPPM Keterampilan Membaca Siswa Taman Baca Tanah Ombak Padang Gusnetti Gusnetti; Yetty Morelent; Rio Rinaldi
Bakaba : Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidikan Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/bakaba.2021.v9i2.5028

Abstract

Peneraan model APPPPM keterampilan membaca dilakkukan di taman bacaan Tanah Ombak berdasarkan observasi dan wawancara kultur dan cara belajar siswa ssekolah allam Minangkabaau sama ddegansiswa di Taman Bacaan Tanah Ombak. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan kemampuan membaca  siswa Tman Bacaan Tanah Ombak. Teori yang digunakan adalah teori oleh  Akaaya (2012),  Haromi (2014)  dan Akin (2014). Metode yang digunakan dalam penelittian ini adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah 8 orang siswa Taman Bacaan Tanah Ombak yang erdiri dari 3 orang ssiswa kelas 3, 6 orang siswa kelas 4, 4 orang siswa kelas 5 dan 5 oorang siswa kelas 6. Hasil  analisis data menunjukkan bahwa nilai rata rata yang diperoleh siswa kelas 3 sebanyak 9,50, nilai rata rata yang diperoleh siswa kelas 4 sebanyak 8,15, nilai rata rata yang diperoleh siswa kelas 5 sebanyak 7,50,  dan nilai rata rata yang diperoleh siswa kelas 6 sebanyak 8,48.Dengan demikian hasil penelitian ketrampilan membaca denangan model  AP4M wiswa Taman Bacaan Tanah Ombak sudah mampu membaca demgan baik dengan nilai  8,29 dalam  kategori sangat baik
Implikasi Perubahan Tataguna Lahan terhadap Dinamika Sosial-Ekonomi Masyarakat Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Trina Febriani; Felia Siska; Wibi Wijaya
Bakaba : Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidikan Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/bakaba.2020.v8i2.5070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimna faktor dan proses perubahan tata guna lahan terhadap dinamika sosial ekonomi yang terjadi pada masyarakat Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan teknik snowball sampling, yakni tanpa menentukan kriteria informan, sehingga jumlah informan akan selalu bertambah sesuai dengan kebutuhan informasi apda masyarakat koto tangah tentunya. Teknik dalam pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan melalui tiga tahapan kerja yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengabsahan data yang digunakan adalah triangulasi.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1). Faktor yang menjadi implikasi perubahan tata guna lahan  terhadap  perubahan sosial ekonomi masyarakat kecamatan koto tanggah adalah hasil lahan pertanian dengan daya jual lahan yang membandingkan keinginan untuk peralihan fungsi lahan, (2) Dampak perubahan sosial ekonomi yang terjadi pada mayarakat akibat implikasi perubahan tataguna lahan terbagi atas dua dampak dampak positif dan negatif diantaranya meningkatnya sistim perekonomian masyarakat di kecamatan koto tangah menjadi masyarakat sejahtera terbukanya lapangan pekerjaan baru/ mata pencaharian yang baru dan stratifikasi sosial yang semakin tinggi, serta semakin tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam meninggkatkan mutu di bidang pendidikan, politik dan kebudayaan. Kebudayaan hal ini meliputi pola hidup dan pergaulan serta gaya hidup modern sehingga mengikisnya budaya-budaya lokal seperti gotong royong sudah mulai berkurang. 
Analisis Peningkatan Kesejahteraan Nelayan Di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Yolanda Yolanda; Lovelly Dwinda Dahen; Putri Meliza Sari
Bakaba : Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidikan Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/bakaba.2022.v10i1.5868

Abstract

This study aims to analyze: 1) The effect of consumption patterns on income, 2) The effect of education level on income, 3) The influence of entrepreneurial spirit on income, 4) The effect of income on welfare, 5) The effect of consumption patterns on welfare, 6) The effect of education level on welfare, 7) The influence of entrepreneurial spirit on welfare. The method used in this research is two stage least square analysis test. The results show that 1) Consumption patterns have a positive and significant effect on fishermen's income. 2) The level of education has a positive and insignificant effect on income. 3) Entrepreneurial spirit has a positive and insignificant effect on income. 4) Income has a positive and significant effect on welfare. 5) The consumption pattern has a negative and significant effect on welfare. 6) The level of education has a negative and insignificant effect on welfare. 7) Entrepreneurial spirit has a positive and insignificant effect on welfare.
Badai Kehidupan Dalam Sejarah Masyarakat Nelayan di Nagari Air Haji Pesisir Selatan Sri Haryati Putri; Gusti Asnan; Mhd Nur
Bakaba : Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidikan Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/bakaba.2020.v8i2.3612

Abstract

Nagari Airhaji dapat ditemukan sebuah potret kehidupan desa nelayan tradisional, yang dalam menggerakkan aktivitas perekonomiannya adalah sektor kelautan dan sangat mengandalkan mata pencaharian masyarakat sebagai nelayan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang bertujuan untuk mengetahui dinamika  kehidupan masyarakat dalam menjalani kehidupan sebagai seorang nelayan. Pada prinsipnya, para nelayan di Nagari Airhaji menyebut dirinya dengan sebutan “urang kapa”. Hal ini disebabkan oleh kedekatan hubungan emosional dan sehari-hari begitu dekat dan akrab dengan dunia laut. Bukan tidak mungkin apapun dapat terjadi di dalam laut termasuk pertaruhan nyawa apabila badai dan gelombang menghancurkan kapal sebagai tempat berlindung bagi nelayan. Meskipun demikian, dengan segala resiko dan rintangan yang dihadapi, tidak jarang ditemukan nelayan yang selama puluhan tahun menggantungkan hidupnya sebagai nelayan.
Eksistensi Nasionalisme di Inggris Dia Anitiya Putri; Didit Ditya Fritambiradi; Imam Andri Anta; Privera Ajeng Ersanda
Bakaba : Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidikan Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/bakaba.2022.v10i1.5330

Abstract

Negara Inggris merupakan sebuah negara kepulauan yang terletak di wilayah lepas pantai Eropa dan telah menjadi salah satu negara di Eropa dengan sistem politik yang telah berkembang. Negara Inggris juga dijuluki sebagai great power dan keterlibatannya dengan proses politik di benua Eropa dan memberikan implikasi penting. Selain itu, nasionalisme di wilayah Inggris juga tergolong sangat tinggi, sebab terdiri dari beberapa semboyan yang melambangkan semangat nasionalisme yaitu Right or Wrong is My Country (Benar atau Salah, Inggris adalah negeriku). Semangat Sehingga, artikel ini akan membahas terkait dengan nasionalisme di Inggris, yang diantaranya adalah sejarah terbentuknya nasionalisme di dunia, perkembangan nasionalisme di Eropa dan eksistensi nasionalisme di Inggris. Dalam hal ini adanya semangat nasionalisme merupakan bentuk upaya untuk menjadi negara yang merdeka Sedangkan metode yang digunakan untuk penulisan artikel ini adalah pemilihan topik atau kajian, pengumpulan sumber, kritik sumber, analisis dan interpretasi, serta penyajiannya dalam bentuk tulisan artikel yang berjudul eksistensi nasionalisme di Inggris.  
Pengelolaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan Dalam Implementasi Kebijakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di SMA Negeri I Kota Malang Yeni Rahmawati; Sofyan Syamratulangi
Bakaba : Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidikan Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/bakaba.2020.v8i2.4395

Abstract

Tenaga pendidik dan kependidikan merupakan seluruh komponen yang terdapat dalam instansi atau lembaga pendidikan yang memiliki peran penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan. Pengelolaan tenaga pendidik dan kependidikan merupakan salah satu langkah penting dalam mewujudkan sistem pendidikan di sekolah yang efektif dan efisien. Dalam KTSP, tenaga pendidik dan kependidikan perlu diidentifikasi agar KTSP yang disusun dan dikembangkan sesuai dengan kemampuan sekolah dan dapat dilaksanakan secara maksimal. Dalam melakukan identifikasi, untuk tenaga pendidik mencakup kelayakan fisik dan mental pendidik, latar belakang pendidikan, kompetensi pendidik (pedagogik, kepribadian, profesional, sosial), minat pendidik dalam pengembangan profesi. Sedangkan tenaga kependidikan mencakup kelayakan fisik dan mental tenaga kependidikan, jenis keahlian, latar belakang tenaga kependidikan, dan minat  tenaga kependidikan dalam pengembangan profesi.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif. Subyek  penelitian sebagai sumber data adalah Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, guru, dan laboran. Teknik dalam pengumpulan data adalah pengamatan langsung/observasi partisipan, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif (Milen & Huberman).Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) pengelolaan tenaga pendidik dan kependidikan dalam implementasi KTSP di SMA Negeri I Malang dilakukan melalui beberapa cara, antara lain melalui pelatihan dan pengembangan, penilaian kinerja, pemberian kompensasi, pembinaan, studi lanjut, dan lain-lain, 2) faktor pendukung dalam pengelolaan tenaga pendidik dan kependidik dalam implementasi kebijakan KTSP di SMA negeri I Kota Malang adalah adanya latar belakang pendidikan dan komitmen tenaga pendidik dan kependidikan tenaga pendidik dan kependidikan sehingga sekolah tidak mengalami kesulitan dalam mengelolah. Selain itu, adanya dukungan dari pihak luar di antaranya komite sekolah, instansi-instansi pendidikan, pemerintah, dan lain sebagainya, 3) faktor penghambat dalam pengelolaan tenaga pendidik dan kependidikan dalam implementasi kebijakan KTSP di SMA negeri I Kota Malang adalah masih adanya tenaga pendidik dan kependidikan yang mempunyai komitmen rendah. Selain itu, perekrutan tenaga pendidik dan kependidikan yang tidak sesuai dengan keinginan sekolah, 4) upaya solusi yang dilakukan dalam mengatasi hambatan pengelolaan tenaga pendidikan dalam implementasi kebijakan KTSP adalah sekolah terus melakukan pembinaan dan perekrutan tenaga pendidik dan kependidikan dengan baik.