cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Suska Journal of Mathematics Education
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2024)" : 8 Documents clear
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Bangun Datar dengan Prosedur Newman Damayanti, Meliana; Loviana, Selvi
Suska Journal of mathematics Education Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v10i2.23563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika dan mengidentifikasi jenis kesalahan yang sering terjadi. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian ini melibatkan 29 siswa sebagai subjek, dengan enam siswa terpilih mewakili berbagai jenis kesalahan berdasarkan nilai tes mereka. Data dikumpulkan melalui tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan terbesar yang dilakukan siswa adalah pada tahap penulisan jawaban akhir (35,9%), disebabkan oleh ketidakpahaman terhadap perintah soal dan kesalahan pada tahap sebelumnya. Kesalahan kedua adalah kesalahan keterampilan proses (27,6%), yang terjadi akibat kurangnya ketelitian dan terburu-buru dalam perhitungan. Kesalahan ketiga adalah transformasi (20,7%), yang disebabkan oleh ketidakmahiran dalam mengubah bahasa soal menjadi model matematika dan kurangnya pemahaman metode penyelesaian. Kesalahan terakhir adalah dalam memahami masalah (15,9%), yang dipengaruhi oleh ketidakpahaman terhadap perintah soal dan kelalaian dalam menulis informasi yang diberikan. Temuan ini memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai kesalahan yang sering dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika sehingga dapat digunakan untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif guna meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita dan mengasah keterampilan berpikir kritis mereka.
Pengembangan E-Modul Matematika Berbasis Exe-Learning pada Materi Trigonometri Rahmawati, Zani; Huda, Ummul
Suska Journal of mathematics Education Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v10i2.22504

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kejenuhan peserta didik akibat penggunaan bahan ajar yang kurang bervariasi. Buku paket merupakan salah satu sarana belajar yang sebagian besar berisi informasi berupa teks dengan sedikit media visual. Kondisi ini memberikan pemahaman yang dangkal terhadap peserta didik sehingga berakibat pada rendahnya kemampuan menyelesaikan masalah.  Di sisi lain, pesatnya perkembangan teknologi di bidang pendidikan dan dikalangan peserta didik mengharuskan guru mampu mengintegrasikannya dalam pembelajaran. Sehingga dibutuhkan bahan ajar yang dilengkapi unsur visual dan video pembelajaram yang dapat membantu peserta didik belajar secara mandiri. Untuk itu, penelitian ini bertujuan menghasilkan e-modul matematika berbasis exe-learning yang valid dan praktis. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode 4D, yaitu define (pendefenisian), design (perancangan), dan develop (pengembangan), namun disseminate (penyebaran) tidak dilakukan. Penelitian diawali dengan tahap define berupa obervasi dan wawancara dengan guru dan peserta didik, menganalisis silabus pembelajaran matematika, analisis karakter peserta didik, dan review literatur e-modul matematika berbasis exe-learning. Dilanjutkan dengan merancang e-modul sesuai spesifikasi produk, uji validitas dan uji praktikalitas. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi e-modul berbasis exe-learning, angket respon guru dan angket respon peserta didik. Produk diujicobakan di kelas X IPS 3 SMA Negeri 2 Padang Panjang, dan dianalisis kevalidan dan kepraktisan. Hasil penelitian menunjukan bahwa e-modul matematika berbasis exe-learning yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dengan skor rata-rata validasi sebesar 85,49%, dan sangat praktis dengan skor rata-rata 96,15% untuk respon guru dan 85,29% untuk respon siswa.
E-Modul Sigil Software Berbasis Discovery Learning: Bentuk Pengembangan dalam Memfasilitasi Kemampuan Komunikasi Matematis Harid, Rachmad Oktri; Rahmi, Depriwana; Kurniati, Annisah; Yuniati, Suci
Suska Journal of mathematics Education Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v10i2.25793

Abstract

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini karena rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa SMPN 9 Pekanbaru. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan produk pengembangan dengan kriteria valid, praktis, dan efektif berupa  e-modul dengan memanfaatkan aplikasi sigil software menggunakan langkah-langkah discovery learning. Pengembangan dilakukan untuk memfasilitasi kemampuan dalam permasalahan komunikasi matematis pada materi segiempat. Pengembangan e-modul dilaksanakan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian ini dilakukan pada tahun ajaran 2022/2023 semester genap yang berlokasi di SMP Negeri 9 Pekanbaru. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan tes. Instrumen penelitian berupa lembar validasi untuk ahli materi pembelajaran, lembar validasi untuk ahli teknologi, angket respon siswa, dan soal posttest. Hasil perolehan data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul dengan menggunakan sigil software berbasis discovery learning yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dan sangat praktis.
Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) Berbantuan Media Google Sites untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA Aprilia, Resa; Puspitasari, Peggy; Antari, Luvi; Suri, Putri Nilam
Suska Journal of mathematics Education Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v10i2.32540

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menerapkan pendekatan CRT berbantuan Google Sites. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek kelas X-9 SMA Negeri 9 Palembang tahun ajaran 2024/2025. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan tes melalui lembar observasi dan soal tes formatif. Desain pada penelitian ini memuat empat tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Analisis data dilakukan melalui penyajian data, reduksi data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada tahap pra siklus untuk indikator memahami masalah  sebesar 55,74% (cukup), merencanakan masalah sebesar 53,15% (cukup), melaksanakan rencana sebesar 64,17% (baik), dan memeriksa kembali sebesar 60,56% (baik). Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada siklus I mengalami perkembangan untuk semua indikator dimana indikator memahami masalah dikategorikan sangat baik dengan persentase sebesar 81,11%, merencanakan penyelesaian sebesar 76,85%, mengimplementasikan strategi sebesar 74,14%, serta memeriksa kembali jawaban sebesar 71,11% (ketiga indikator tersebut berada pada kategori baik). Tetapi, terdapat satu indikator yang masih dibawah ketuntasan yaitu indikator memeriksa kembali jawaban. Oleh sebab itu, penelitian dilanjutkan ke siklus. Pada siklus II, terjadi perkembangan kearah yang lebih baik untuk seluruh indikator. Persentase indikator memahami masalah sebesar 85,19%, merencanakan penyelesaian diperoleh sebesar 89,44%, melaksanakan rencana sebesar 82,84%, serta memeriksa kembali jawaban sebesar 81,02%. Semua indikator dikategorikan sangat baik dan keempat indikator kemampuan penyelesaian masalah matematis sudah menyentuh ketuntasan sehingga penelitian berhenti di siklus II. Hal ini memberikan dampak bahwa penerapan pendekatan CRT berbantuan Google Sites dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Inovasi Video Animasi Realistic Mathematic Education (RME) untuk Mendukung Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Firmansyah, Furqon
Suska Journal of mathematics Education Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v10i2.18696

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berupa video animasi berbasis pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model 4D dari Thiagarajan yang mencakup tahapan define, design, develop, dan disseminate. Hasil validasi media menunjukkan rata-rata skor sebesar 98%, yang mencakup validitas isi, penyajian, dan grafis. Respon siswa terhadap media ini sangat positif, dengan peningkatan efektivitas pembelajaran sebesar 9%. Media ini tidak hanya membantu siswa memahami konsep abstrak secara konkret, tetapi juga meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi untuk pengembangan media pembelajaran inovatif di bidang pendidikan.
Self Efficacy Siswa: 7 Indikator Keyakinan Diri dan Tantangan dalam Pembelajaran Matematika SMP Rahmawati, Suci Rani; Nopriana, Tri
Suska Journal of mathematics Education Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v10i2.32726

Abstract

Tingkat self efficacy siswa dapat mempengaruhi cara mereka menyelesaikan tugas, mengatasi tantangan, dan berpartisipasi dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis self efficacy siswa kelas VIII di salah satu SMP yang berada di Cirebon dalam pembelajaran matematika. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan melibatkan sebanyak 32 siswa dari populasi keseluruhan siswa kelas VIII. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah angket self efficacy sebanyak 20 pernyataan yang mencakup tujuh indikator self efficacy diantarnya; kemampuan mengatasi masalah, keyakinan akan keberhasilan diri, keberanian menghadapi tantangan, keberanian mengambil resiko, kesadaran akan kekuatan dan kelemahan diri, kemampuan berinteraksi dengan orang lain, dan ketangguhan atau tidak mudah menyerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self efficacy siswa secara keseluruhan berada pada kategori tinggi. Secara khusus, siswa menunjukkan indikator self efficacy sangat tinggi dalam hal keyakinan akan keberhasilan. Siswa juga memiliki self efficacy yang tinggi dalam mengtasi masalah, keberanian mengambil resiko serta kesadaran akan kekuatan dan kelemahan diri. Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa SMP Kelas VII memiliki keyakinan diri yang kuat akan keberhasilannya ditunjukkan dengan siswa mengetahui kekuatan dan kelemahannya serta mampu mengambil resiko. Hasil penelitian ini dapat membantu pendidik dan peneliti lainnya dalam mengembangkan desain pembelajaran yang mendukung self efficacy siswa yang sudah baik.
Level Van Hiele pada Perkembangan Kognitif Operasional Konkret dan Formal Qur'ani, Fauziyah Nafisatul; Susanti, Elly; Lailiyah, Munirotul; Fendiyanto, Fendiyanto
Suska Journal of mathematics Education Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v10i2.27579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji terkait Level Van Hiele pada perkembangan kognitif operasional konkret dan formal berdasarkan teori Piaget. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur sistematis dari jurnal bereputasi yang dipublikasikan pada tahun 2019-2023. Data dianalisis secara deskriptif untuk memahami hubungan antara Level Van Hiele dengan tahap perkembangan kognitif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada keterkaitan antara Level Van Hiele terhadap perkembangan kognitif operasional konkret dan formal. Siswa sekolah dasar ( usia 7-12 tahun) berada pada tahap operasional konkret dan dapat mencapai level 2 (abstraksi), dimana mereka sudah mampu mengklasifikasikan dan memahami bentuk geometri sederhana. Siswa sekolah menengah pertama berada pada tahap awal level 3 (deduksi), sementara siswa sekolah menengah atas berada pada tahap operasional formal yang lebih matang dan mencapai level 4 (rigor). Meskipun demikian, siswa SMP dan SMA masih membutuhkan bantuan model konkret untuk memahami konsep abstrak geometri. Penelitian ini menyimpulkan ahwa setiap jenjang pendidikan menunjukkan peningkatan Level Van Hiele seiring perkembangan kognitif siswa, namun implementasi pembelajaran geometri berbasis tahap perkembangan kognitif sangat diperlukan untuk mendukung pencapaian maksimal pada setiap level.
The Verbal Problem-Solving Process in Students' Mathematical Connections Buhaerah, Buhaerah
Suska Journal of mathematics Education Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v10i2.18902

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses pembentukan koneksi matematis dalam menyelesaikan soal verbal dan berbasis cerita. Berbagai jenis koneksi berhasil diidentifikasi oleh siswa saat menyelesaikan soal verbal. Jenis-jenis soal dikembangkan berdasarkan kerangka kerja NCTM, meliputi koneksi antar topik matematika, koneksi dengan disiplin ilmu lain, dan koneksi dengan konteks kehidupan sehari-hari. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan dua subjek yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Dalam prosesnya, siswa menunjukkan tujuh jenis koneksi: koneksi pemahaman, koneksi if-then, koneksi ekuivalensi, koneksi hierarkis, koneksi perbandingan umum, koneksi prosedural, dan koneksi justifikasi. Koneksi ini menggambarkan bagaimana ide-ide matematika ditransformasikan dan diekspresikan selama proses pemecahan masalah.

Page 1 of 1 | Total Record : 8