cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Suska Journal of Mathematics Education
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2023)" : 8 Documents clear
Analisis Soal Materi Statistika Pada Buku Teks Matematika SMP Berdasarkan Kognisi Statistik Silfa Balqis M; Khairiani Idris; Nurul Akmal
Suska Journal of mathematics Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v9i1.19381

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis integrasi kognisi statistik dalam soal-soal materi statistika pada buku teks matematika SMP dari dua penerbit yang berbeda yaitu Kemendikbud dan Erlanga. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif yaitu mengkaji soal-soal statistika pada buku teks. Objek penelitian ini adalah semua soal statistik yang ada pada tiga buku teks dari dua penerbit yang berbeda. Statistika adalah suatu alat untuk mengumpulkan data, mengolah data, menarik kesimpulan dan lain-lain. Kognisi statistik penting bagi siswa karena mencankup proses berpikir yang kongkrit. Kognisi statistika mengacu pada 3 proses berfikir yaitu pengetahuan dasar statistik, penalaran statistik dan pemikiran statistik. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap 463 soal materi statistika, dapat disimpulkan bahwa komponen pengetahuan dasar statistik mendominasi semua soal pada buku teks. Namun buku terbitan kemendikbud lebih bervariasi dalam penyajian soal dibandingkan dengan buku terbitan Erlangga. Buku Kemendikbud 1 memiliki 139 soal, 68 (63%) soal diantaranya tergolong pengetahuan dasar statistik, 39 (28%) tergolong penalaran statistik, dan 13 (9%) tergolong berpikir statistik. Selanjutnya buku Kemendikbud 2 memiliki 47 soal, dimana 31 (65%) soal yang tergolong pengetahuan dasar statistik, 13 (28%) soal tergolong penalaran statistik dan 3 (7%) soal yang tergolong kategori berpikir statistik. Terakhir buku Erlangga memiliki 277 soal, dimana 271 (97%) soal tergolong pengetahuan dasar statistik, 5 (2%) soal tergolong penalaran statistik dan 1 (1%) soal tergolong berpikir statistik.
Gaya Belajar: Identifikasi dan Pengelompokan Mahasiswa Annisah Kurniati; Suci Yuniati; Depriwana Rahmi; Risnawati Risnawati
Suska Journal of mathematics Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v9i1.21512

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mengidentifikasi gaya belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau. Gaya belajar mahasiswa penting diketahui oleh dosen yaitu untuk menentukan metode apa yang tepat dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika sebanyak 76 mahasiswa yang tediri dari tiga kelas. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, observasi, dan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini yaitu mahasiswa memiliki kecenderungan gaya belajar campuran yaitu mahasiswa memiliki gaya belajar visual kinestetik
Profil Pengajaran Guru Matematika Berdasarkan Kemampuan Pengelolaan Kelas di Sekolah Menengah Pertama Parnata, Indhiadma; Maharani, Laily Putri; Hidayat, Luqman; Pramudia, Tegar Eka; Rofiki, Imam
Suska Journal of mathematics Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v9i1.19986

Abstract

Salah satu permasalahan pendidikan di Indonesia adalah kurangnya minat siswa dalam belajar matematika. Hal ini diantaranya disebabkan oleh lingkungan belajar siswa yang tidak interaktif. Padahal, pengelolaan kelas menjadi krusial dikuasai oleh guru agar dapat memaksimalkan kualitas pembelajaran siswa di kelas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil pengajaran guru terhadap pengelolaan kelas matematika serta dapat digunakan sebagai pedoman guru dalam merancang model pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui pengambilan data yang dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara, menggunakan instrumen lembar observasi dan pedoman wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengajaran guru yang telah menerapkan pendekatan teacher-centered learning dan mendukung pengelolaan kelas yang baik. Guru juga memberikan motivasi kepada siswa dan menumbuhkan antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran dengan sangat baik, serta pemberian pertanyaan pancingan kepada siswa juga memberikan dampak yang positif. Oleh karena itu, hasil penelitian ini bisa berkontribusi pada keilmuan terkait pengelolaan kelas matematika yang baik dan dapat dijadikan pedoman bagi praktisi pembelajaran matematika terkait pengadopsian pembelajaran yang berpusat pada siswa.
Media Pembelajaran Articulate Storyline 3 untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Miska Elsi Aurelia; Susda Heleni; Atma Murni
Suska Journal of mathematics Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v9i1.19301

Abstract

Tujuan penelitian pengembangan ini yakni menciptakan produk berbentuk media dengan menngunakan Articulate Storyline 3 dilengkapi panduan kategori sangat valid dan sangat praktis. Media ini sebagai sumber belajar bagi siswa kelas VIII untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis (KPMM) materi sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV). Penelitian ini menerapkan model ADDIE dengan lima tahapan yaitu:  Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Analisis dilakukan dengan wawacara, observasi, dan penyebaran angket. Tiga validator memvalidasi media pembelajaran beserta panduan. Instrumen validitas panduan media dan instrumen validitas media pembelajaran berfungsi sebagai sarana. Rata-rata nilai validasi media pembelajaran yang didapatkan yaitu 3.47 termasuk kategori sangat valid, serta untuk nilai validasi panduan media yang didapatkan adalah 3.43 termasuk kategori sangat valid. Enam siswa kelas VIII.5 MTs 1 Pekanbaru merupakan subjek uji coba produk umtuk menggunakan instrumen angket respon siswa. Perolehan uji coba produk yang didapatkan adalah 0.99 termasuk kategori sangat praktis
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dari Perspektif Newman pada Materi Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel Nurul Izatul Azizah; Kartini Kartini
Suska Journal of mathematics Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v9i1.16170

Abstract

Penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis serta mendeskripsikan kesalahan yang telah dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika yang memuat indikator kemampuan pemecahan permasalah matematis pada materi Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel (SPLTV). Subjek dalam penelitian ini ialah siswa kelas X IPA IT MAN 1 Pekanbaru. Teknik perolehan data dilakukan melalui tes tertulis menggunakan soal tes yang disusun dalam bentuk soal uraian sebanyak 4 butir soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah: 1) mengoreksi hasil jawaban siswa; 2) mengidentifikasi, mengelompokkan, serta menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menanggapi permasalahan;             3) menghitung persentase  tingkat kesalahan; 4) menganalisis data hasil perhitungan secara deskriptif; dan 5) membuat kesimpulan. Dari hasil analisis jawaban yang diberikan siswa, diketahui bahwa: (1) sebagian kecil siswa salah dalam mengidentifikasi kecukupan informasi untuk memecahkan permasalahan, (2) sebagian kecil siswa salah dalam membuat model matematika dari permasalahan serta menyelesaikannya, (3) sebagian kecil siswa salah dalam memilih serta mempraktikkan strategi untuk menyelesaikan permasalahan matematika, serta (4) sebagian kecil siswa salah dalam mengecek ulang kebenaran hasil ataupun jawaban dari permasalahan matematika. Selanjutnya berdasarkan perspesktif Newman, diperoleh bahwa: sebagian kecil siswa melakukan kesalahan membaca, sebagian kecil siswa melakukan kesalahan memahami, sebagian kecil siswa melakukan kesalahan transformasi, sebagian kecil siswa melakukan kesalahan proses, serta sebagian kecil siswa melakukan kesalahan pengkodean.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Modul Digital Etnomatematika Pada Pokok Bahasan Segiempat dan Segitiga Pika Merliza
Suska Journal of mathematics Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v9i1.15015

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yakni menganalisis kebutuhan akan bahan ajar berbasis digital yang terintegrasi dengan konsep budaya dan matematika (etnomatematika) pada pokok bahasan segiempat dan segitiga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.  Subjek dalam penelitian ini yakni guru matematika dan 10 peserta didik MTS Negeri 1 Lampung Timur. Instrumen pengumpulan data yakni dengan observasi dan wawancara. Teknik analisis data yakni dengan analisis skema interaktif milik Miles-Huberman yang terdiri dari tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa materi yang digunakan dalam pembelajaran menggunakan kurikulum 2013, bahan ajar yang digunakan yakni buku paket serta modul dari internet. Bahan ajar yang digunakan selama pembelajaran daring belum terfasilitasi dengan permasalahan kontekstual apalagi yang berbasis budaya, materi pembelajaran langsung pada permasalahan abstrak yang masih sulit dipahami peserta didik. Sehingga,  peserta didik belum optimal menyebutkan manfaat mempelajari materi segiempat dan segitiga serta mengkoneksikan dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan maka perlu dikembangkan bahan ajar digital yang mengintegrasikan antara materi matematika pokok bahasan segiempat-segitiga dan masalah kontekstual berbasis budaya (etnomatematika).
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Higher order Thinking Skills ditinjau dari Self Efficacy Sarah, Yuli Dwi; Ariawan, Rezi; Nufus, Hayatun
Suska Journal of mathematics Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v9i1.18838

Abstract

Kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika dapat dilihat dari kesalahan yang dilakukan siswa dalam penyelesaian soal. Salah satu cara yang dapat dlakukan untuk mengetahui apa saja kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika, yaitu dengan melakukan analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan jenis kesalahan siswa menurut teori Newman’s Error dalam menyelesaikan soal higher order thinking skills yang pada materi barisan dan deret aritmatika ditinjau dari self efficacy. Untuk menganalisis kesalahan tersebut peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 6 orang peserta didik kelas XI SMA N 2 Dumai yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Intrumen pengumpulan data terdiri dari  lembar soal HOTS, lembar angket self efficacy, dan lembar wawancara yang terlebih dahulu di validasi oleh Ahli dan telah memenuhi kriteria valid. Soal HOTS dan angket self efficacy kemudian di ujicobakan kepada 20 orang siswa. Data yang diperoleh di analisis menggunakan menggunakan teknik analisis menurut Miles dan Huberman yang meliputi yaitu: reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa: siswa dengan kategori self efficacy (kemampuan diri) tinggi secara umum mengalami kesalahan transformasi dan kesalahan proses penyelesaian. Siswa dengan kategori self efficacy (kemampuan diri) sedang secara umum melakukan kesalahan memahami, kesalahaan proses penyelesaian dan kesalahan penulisan jawaban akhir. Dan siswa dengan kategori self efficacy (kemampuan diri) rendah secara umum melakukan kesalahan memahami, kesalahaan proses penyelesaian dan kesalahan penulisan jawaban akhir
E-Modul Bercirikan Etnomatematika Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Mega Nur Ayni; Arnida Sari; Depi Fitraini
Suska Journal of mathematics Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v9i1.19021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan E-Modul Pembelajaran Matematika Bercirikan Etnomatematika pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII, ahli teknologi pendidikan dan ahli materi pembelajaran yang berasal dari dosen dan guru mata pelajaran matematika dengan jenjang pendidikan S1 dan S2 dan S3. Objek penelitian ini adalah E-Modul Pembelajaran yang Bercirikan Etnomatematika pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar. Instrumen pengumpulan data berupa angket. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji validitas, E-Modul Pembelajaran yang bercirikan Etnomatematika dinyatakan sangat valid dengan persentase tingkat kevalidan 84%. Hasil uji praktikalitas kelompok kecil diperoleh bahwa E-Modul Pembelajaran Matematika yang Bercirikan Etnomatematika pada Materi Bangun  Ruang Sisi Datar sangat praktis dengan persentase tingkat kepraktisan 86% dan hasil dari uji praktikalitas kelompok besar juga sangat praktis dengan persentase tingkat kepraktisan 82%. Penilaian aspek kognitif peserta didik untuk menyatakan keefektifan e-modul, diperoleh dari nilai Pretest dan Posttest yang dianalisis dengan n-gain, dan diperoleh nilai n-gain sebesar 0,63 dari skor  maksimal 1 dengan kategori sedang. Selain itu, tingkat efektifitas dapat diketahui dengan membandingkan hasil post-test dengan nilai KKM 76 , dan diperoleh persentase sebesear 87% dengan kriteria tinggi. Hal tersebut menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan telah valid dan praktis serta layak digunakan dalam proses pembelajaran matematika disekolah.

Page 1 of 1 | Total Record : 8