cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Suska Journal of Mathematics Education
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 164 Documents
DISPOSISI MATEMATIS SISWA SD MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINKING ALOUD PAIRS PROBLEM SOLVING jayanti putri purwaningrum
Suska Journal of mathematics Education Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v2i2.2200

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengembangan disposisi matematis siswa pada mata pelajaran matematika yang belum berkembang secara optimal. Dengan demikian, tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengkaji peranan model pembelajaran TAPPS (Thinking Aloud Pairs Problem Solving) yang diterapkan pada siswa terhadap peningkatan disposisi matematis. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu pre experimental design dengan desain penelitiannya one group pre test-post test. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas V SD NU Nawa Kartika, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Instrumen yang digunakan yaitu perangkat pembelajaran, lembar observasi siswa dan skala disposisi matematis. Data dianalisis dengan menggunakan Normalized-Gain. Hasil studi penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TAPPS dapat meningkatkan disposisi matematis siswa. Kata Kunci: Matematika, Disposisi Matematis, TAPPS
DESAIN MATERI BANGUN DATAR MENGGUNAKAN ORIGAMI BERKONTEKS TANGRAM DI SD KELAS II Lisnani Lisnani
Suska Journal of mathematics Education Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v3i1.3504

Abstract

ABSTRACT. The study aims to improve the ability of mathematical communication in recognizing, grouping various types of flat wake. The subjects of the study were elementary school students Class IIA in SD Negeri 43 Palembang amounted to 27 people. Data collection is done through observation sheets, interviews, tests, documentation, and field notes. The research method used is a research design consisting of three stages: First stage, preliminary design / preparing for the experiment; The second stage, design experiment consisting of pilot and teaching experiment. The third stage, retrospective analysis. This study develops a series of activities and strategies that learners do on a flat wake material. The results of this study in the form of learning trajectory (learning path) in each activity are: First activity, learners recognize various shapes and characteristics of wake up flat with conventional way. Then, on the second activity, learners can recognize the types and characteristics of the wake up trained by using the model match a make. Furthermore, the third activity, enhances its mathematical communication ability by using origang tangram context. Keywords : Design research, mathematical communication, make a match, origami
Analisis Kesalahan Konten Matematika pada Buku Siswa Tematik Sekolah Dasar Kelas V Semester I Kurikulum 2013 Erik Valentino
Suska Journal of mathematics Education Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v3i2.3833

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tentang analisis kesalahan konten matematika pada buku Tematik SD Kelas V Semester I yang memuat 5 tema. Kesalahan konten matematika dalam hal ini adalah kesalahan berdasarkan pengungkapan objek matematika, yaitu fakta, konsep, prinsip, dan keterampilan. Analisis kesalahan ini bertujuan untuk memeriksa isi dokumen secara objektif dan sistematis. Hasil analisis kesalahan diharapkan bisa digunakan untuk memperbaiki konten matematika pada Buku Siswa Tematik SD Kelas V Semester I Kurikulum 2013 yang diterbitkan oleh Kemdikbud pada tahun 2014. Dari hasil penelitian didapatkan 3 kesalahan objek fakta, 4 kesalahan objek konsep, 3 kesalahan objek prinsip. Tidak ditemukan kesalahan terkait objek keterampilan. Oleh karena itu, disarankan bagi guru dan siswa yang menggunakan buku tersebut dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai solusi perbaikan. Kemudian, diharapkan hasil penelitian ini akan memberikan sumbangsih dalam perbaikan konten matematika pada Buku Siswa Tematik SD Kelas V Semester I yang diterbitkan oleh Kemdikbud.
Penerapan Pembelajaran Berkarakter Islami Pada Program PPL Mahasiswa Pendidikan Matematika Unissula Semarang Imam Kumaryono; Hevi Risqi Maharani
Suska Journal of mathematics Education Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v3i2.4046

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat keefektifan dari penerapan pembelajaran berkarakter Islami dalam pelaksanaan PPL, sebagai bekal kompetensi calon guru pada mahasiswa pendidikan matematika  Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan concurrent embedded dimana metode kuantitatif sebagai metode primer. Hasil penelitian menunjukkan tingkat keefektifan  terpenuhi oleh unsur: (1) Kompetensi pedagogik dan profesional mahasiswa pendidikan matematika dalam program PPL di sekolah mitra mencapai kategori baik yaitu rata-rata skor 78,39, (2) Terdapat pengaruh aktivitas pembelajaran mahasiswa PPL dan minat siswa terhadap hasil belajar matematika siswa dalam pembelajaran berkarakter Islami dengan persamaan regresi ganda  = 36,907 + 0,200X1 + 0,634X2, yang bersifat linier. Besarnya kontribusi aktivitas dan minat siswa  terhadap hasil belajar ditunjukkan dari nilai R square (indeks determinasi) sebesar 0,416 atau 41,6%, artinya aktivitas mahasiswa PPL dan minat siswa mempengaruhi hasil belajar sebesar  41,6%, sedangkan sebesar 58,4%  dipengaruhi oleh ada variabel lain, dan (3) Hasil belajar matematika siswa melalui pembelajaran berkarakter Islami mencapai 76,52  yang berarti lebih baik daripada hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika tidak berkarakter Islami hanya mencapai 70,29. Aktivitas pelaksanaan pembelajaran matematika berkarakter Islami yang dilaksanakan mahasiswa PPL sudah memenuhi standard yang ditetapkan oleh program studi. Sedangkan minat siswa terhadap pembelajaran matematika berkarakter Islami juga tingg.
KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMP DALAM BELAJAR GARIS DAN SUDUT DENGAN GEOGEBRA Farida Nursyahidah; Bagus Ardi Saputro; Muhammad Prayitno
Suska Journal of mathematics Education Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v2i1.1344

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kemampuan mengidentifikasi dugaan – dugaan matematis, mengevaluasi argumen – argumen matematis, dan membangun pembuktian matematis siswa SMP setelah memperoleh pembelajaran geometri menggunakan GeoGebra. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimen jenis studi kasus sekali tes (the one shot case study).  Hasil penelitian yang diperoleh adalah kemampuan siswa dalam mengidentifikasi kemampuan mengidentifikasi dugaan – dugaan matematis, mengevaluasi argumen – argumen matematis, dan membangun pembuktian matematis, setelah memperoleh pembelajaran geometri menggunakan GeoGebra sudah ada dan mulai berkembang, tetapi masih dalam persentase yang rendah. Agar kemampuan penalaran matematis siswa lebih berkembang dan meningkat, disarankan untuk menggunakan GeoGebra dalam kegiatan yang bervaariasi seperti mengunakannya sebagai alat bantu konstruksi, dan sebagai alat bantu proses penemuan dalam satu pembelajaran, disamping sebagai media demonstrasi dan visualisasi. Memberikan banyak kesempatan dan fasilitas kepada siswa dalam kelas untuk mengembangkan kemampuan penalaran matematis dalam hal memberikan argumen, membuat dugaan, mengidentifikasi dan mengevaluasi argumen dan dugaan, serta membuat dan membangun pembuktian matematis.
KAJIAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MODEL AKTIF KNOWLEDGE SHARING DAN TEAM ASISTED INDIVIDUALIZATION DALAM MENDUKUNG ANDRAGOGI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA DI PROPINSI RIAU Zulkifli M. Nuh; Musa Thahir; Khusnal Marzuqo
Suska Journal of mathematics Education Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v2i1.1363

Abstract

Pemanfatan terhadap teknologi internet untuk pembelajaran di Indonesia sudah dimulai pada tahun 1996. Kondisi tersebut, kemudian disikapi oleh Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Mandikdasmen) Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dengan menerapkan proses belajar mengajar berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) kepada siswa SMP.  Bahkan pada tahun 2009 telah tersambung 18000 sambungan internet tercapai pada 27 Desember 2009.  Akan tetapi, berdasarkan hasil penelitian Heru Suhartanto pada tahun 2009 pada sekolah-sekolah di Provinsi Riau, bahwa perkembangan Learning Management System (misalnya Moodle) dan situs tersebut mempunyai lebih dari sepuluh mata pelajaran yang dipraktekkan namun hanya ada satu sekolah yang memanfaatkan perkembangan tersebut.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH mikrayanti mikrayanti
Suska Journal of mathematics Education Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v2i2.1547

Abstract

Kajian ini membahas hasil temuan kemampuan penalaran matematis siswa melalui pembelajaran berbasis masalah dengan desain Kuasi eksperimen Nonequivalent Control Group Designmenggunakan teknik Purposive Sampling.Instrumen penelitian ini adalah tes kemampuan penalaran matematis dan lembar observasi yang dilakukan tiga sekolah menengah atas dengan kategori baik, cukup dan kurang di Kabupaten Bima. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t, uji t', uji U Mann-Whitney.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa melalui pendekatan pembelajaran berbasis masalah pada sekolah kategori baik, cukup dan kurang.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Kancing Gemerincing terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI SMK Telekomunikasi Peterongan Jombang Esty Saraswati Nur Hartiningrum
Suska Journal of mathematics Education Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v3i1.3220

Abstract

A learning model that applied last year is not necessarily able to successfully applied in this year or in subsequent years. Similarly, learning models applied this year, may not work in the next year. To that end, the teacher must really know the development of students' thinking ability and readiness of cooperative learning techniques based karakteristiknya.Model studs jingling a learning model that can be used for learning can be managed in accordance with its intended purpose. The purpose of this research is to knowing any or no a dump of cooperative learning using talking chips technique of study result the students of Math. Based on result of research, the mean of experiment class is obtain 86 and the mean of experiment class is obtain 71,07. Based test of hipotesis get sig = 0,000, so sig <  that mean Horefused dan H1 recived. Conclusion that any effect of cooperative learning using talking chips technique of study result the students of Math in statistica material
MISKONSEPSI MATEMATIKA PADA GURU SEKOLAH DASAR Ahmad Dzulfikar; Ciptianingsari Ayu Vitantri
Suska Journal of mathematics Education Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v3i1.3409

Abstract

Mathematics concepts in elementary school was basic concepts to understand mathematics concepts in the next grade. Therefore, mathematics misconceptions of elementary school teacher should be avoided. It was because of implication to their students. This study was a qualitative descriptive research. The aim of the study was to investigate mathematics misconceptions of elementary school teacher. Subject of the study was 28 teacher from 17 school in one city in East Java. Purposive sampling was used in the study. Research instrument was a test. Interview was an additional technique to investigate elementary shool teacher mathematics misconceptions and its reason. The study found that mathematics misconceptions of elementary school teacher mostly found in geometry because of preconceptions. Preconceptions mostly affected by a daily meaning. Therefore, development of elementary school teacher mathematics content mastery is needed.
Peningkatan Kreativitas dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Melalui Model Pembelajaran Berbasis Proyek pada Perkuliahan Media Pembelajaran Matematika Isnaniah Isnaniah
Suska Journal of mathematics Education Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v3i2.3549

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas dan kemandirian belajar mahasiswa melalui penerapkan model pembelajaran berbasis proyek pada matakuliah media pembelajaran matematika (MPM). Jenis  penelitian yang digunakan adalahClassroom Action Research, subjek penelitian adalah mahasiswa semester 3 jurusan pendidikan matematika yang sedang menempuh matakuliah MPM yang berjumlah 79 orang. Rancangan penelitian terdiri dari 4 tahap: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar penilaian kreativitas, lembar penilaian kemandirian belajar dan instrument tambahan yaitu tes awal. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kreativitas mahasiswa pada siklus 1 sebesar 60,1% yang tergolong pada kategori sedang dan pada siklus 2 kretativitas mahasiswa sebesar 81,46% yang tergolong pada kategori tinggi. Kemandirian belajar mahasiswa pada siklus 1 sebesar 58,15% yang tergolong pada kategori sedang dan pada siklus 2 kemandirian belajar mahasiswa sebesar 79,44% yang tergolong pada kategori baik. Jadi dapat disimpulkan bahwa terjadi  peningkatan kreativitas dan kemandirian belajar mahasiswa melalui penerapkan model pembelajaran berbasis proyek pada matakuliah media pembelajaran matematika. 

Page 4 of 17 | Total Record : 164