Articles
164 Documents
Pengaruh Multimedia Interaktif dalam Pembelajaran Matematika Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa
Ibnu Sina;
Ehda Farlina;
Sunto Sukandar;
Rahayu Kariadinata
Suska Journal of mathematics Education Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v5i1.5081
Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran Adobe Flash. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 siswa dengan menggunakan desain Classroom Action Research pada pokok bahasan segiempat. Instrumen yang digunakan diantaranya lembar observasi, skala sikap, tes setiap siklus, dan tes akhir. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan media Adobe Flash diseluruh siklus mengalami peningkatan dengan kriteria baik dan persepsi siswa terhadap penggunaan Adobe Flash dalam pembelajaran Matematika pada umumnya positif. Hal ini merangsang siswa untuk mengembangkan ide-ide dan membangun pengetahuan pada kesempatan lainnya.
Hubungan antara Mathematics Teaching Efficacy Beliefs dan Mathematics Teaching Anxiety Mahasiswa PPL Program Studi Pendidikan Matematika
Hasanuddin Hasanuddin;
Erdawati Nurdin;
Hayatun Nufus;
Arnida Sari
Suska Journal of mathematics Education Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v5i1.7469
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara Mathematics Teaching Efficacy Beliefs dan Mathematics Teaching Anxiety mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan program studi matematika FTK UIN Suska Riau. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa program studi mpendidikan matematika yang sedang melaksanakan Praktek Pengalaman Mengajar (PPL). Teknik pengambilan sampel ini adalah non probability sampling. Sampling dala mpenelitian ini adalah sebanyak 77 orang. Hasil penelitian ini dengan menggunakan teknik korelasi product moment. Berdasarkan analisa data, diketahui bahwa tidak terdapat hubungan negatif antara mathematics teaching efficacy beliefs dan mathematics teaching anxiety pada mahasiswa PPL program studi pendidikan matematika FTK UIN suska Riau.
Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Scaffolding terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Madrasah Tsanawiyah Al-Hidayah Singingi Hilir ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa
Saputri Indah Lestari;
Lies Andriani
Suska Journal of mathematics Education Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v5i1.6950
This research was instigated by the problem in the field showing that their mathematic concept understanding ability was low at Islamic Junior High School of Al Hidayah Singingi Hilir. One of learning anternative strategy could direct to the students in increasing mathematic concept understanding ability was scoffolding learning straytegy. the research aimed at investigating whether there was or not difference mathematic concept understanding ability between students joining Scaffolding learning strategy and student joining teacher implementing based on their learning motivation at Islamic JuniorHigh School of Al Hidayah Singingi Hilir. It was quasi experimental research with nonequivalent posttest-only control group design. Population of this research were the students at the eight grade of Islamic Junior High School of Al Hidayah Singingi Hilir. Sample of this research was used sampling purposive technique. VIII of B as experimental group was given Scaffolding learning strategy and VIII of A as the control group given teacher learning implementing.Instrument of collecting data was used decription test to measure their mathematic concept understanding and questionnaire to measure their learning motivation. Two way ANOVA was the technique of data analysis. Based the data analysis could be concluded that 1) there was a difference student mathematic concept understanding ability joining Scaffolding learning strategy and did not joining Scaffolding learning Strategy. 2) There was no an interaction between Scaffolding learning strategy and their learning motivation toward their mathematic concept understanding abilityKeywords: Scaffolding, Mathematic Concept Understanding Ability Student Learning, Motivation
Analisis Kemampuan Koneksi Matematik ditinjau dari Kemampuan Awal Matematika Siswa SMP Pada Materi Persamaan Garis Lurus
Putri Chania Sari;
Dea Siti Mutmainah;
Wahyu Setiawan
Suska Journal of mathematics Education Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Kemampuan Koneksi Matematik (KKM) di tinjau dari Kemampuan Awal Matematika (KAM) dan menelaah kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal tes KKM. Subjek penelitian ini siswa SMP Angkasa Lanud Sulaiman kelas VIII C sebanyak 25 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun instrumen penelitian ini berupa instrume tes yang terdiri dari 5 soal uraian kemampuan koneksi matematik. Hasil analisis data menunjukan bahwa KKM siswa sesuai dengan tingkat kemampuan awal matematikanya, yaitu siswa yang berada di kelompok atas memiliki KKM 69%, siswa kelompok menengah sebesar 58% dan kelompok bawah sebesar 45%. Sedangkan kemampuan koneksi matematik dinyatakan tinggi jika persentase minmal adalah 75%, sehingga kemampuan koneksi matematik siswa dari ketiga kelompok KAM masih tergolong rendah. Kemudian siswa memperoleh persentase skor tinggi pada indikator soal no 1, yaitu memahami hubungan antar topik matematika dan persentase rendah pada indikator no 2, yaitu mengenali representasi ekuivalen dari konsep yang sama. Sedangkan untuk KAM bawah skor terendah terdapat pada soal indikator no 2 dan no 5.
Peningkatan Kemampuan Representasi Matematis melalui Model Problem-Based Learning pada Siswa SMP/MTs
Susanti Susanti;
M Duskri;
Melya Rahmi
Suska Journal of mathematics Education Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v5i2.7357
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang kemampuan representasi matematis siswa melalui model PBL, maka diperoleh kesimpulan bahwa siswa yang berkemampuan tinggi dan sedang memenuhi ketiga indikator kemampuan representasi matematis yaitu menuliskan langkah-langkah penyelesaian masalah matematika dengan kata-kata, menyajikan data atau informasi dari suatu masalah ke representasi gambar, diagram, grafik atau tabel , serta menyelesaikan masalah yang melibatkan ekspresi matematis. Siswa berkemampuan rendah memenuhi dua indikator kemampuan representasi matematis yaitu menuliskan langkah-langkah penyelesaian masalah matematika dengan kata-kata dan menyelesaikan masalah yang melibatkan ekspresi matematis. Disarankan kepada pihak lain untuk melakukan penelitian yang sama pada materi yang berbeda sebagai bahan perbandingan dengan hasil penelitian ini atau materi yang sama namun mendapatan nilai N-Gain dengan kategori “tinggi”.Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut serta membantu dan mengevaluasi jurnal ini. terima kasih kepada pembimbing, guru disekolah para dosen dan juga teman-teman semua. Semoga jurnal ini bermanfaat.
Pengembangan Modul Berbasis Kontekstual Terintegrasi Nilai Keislaman untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa
Suhandri Suhandri;
Arnida Sari
Suska Journal of mathematics Education Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v5i2.8255
Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis tahap awal dalam mengembangkan modul berbasis kontekstual terintegrasi nilai keislaman untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dengan kategori minimal valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan desain ADDIE yang terdiri dari lima tahap. Tahapan ADDIE yang dimaksud meliputi analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Data dikumpulkan dengan teknik angket menggunakan instrumen angket validasi dan praktikalitas. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan perhitungan rata-rata dan persentase serta menggolongkan hasil berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat valid dan praktis untuk digunakan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa untuk dapat mengasah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang berkarakter sesuai dengan kurikulum 2013, guru membutuhkan perangkat pembelajaran yang dapat membantu memfasilitasi siswa untuk menumbuh dan mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematisnya sekaligus menumbuhkan karakter positif yang islami. Melalui modul yang dilandaskan atau didasarkan atas salah satu strategi atau pendekatan yang telah terbukti untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah yaitu kontekstual yang terintegrasi nilai keislaman, maka diharapkan dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan pemecahan masalahnya.
Pengembangan Bahan Ajar Untuk Pembelajaran Matematika Bagi Siswa Tunarungu
Tomy Syafrudin;
Sujarwo Sujarwo
Suska Journal of mathematics Education Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v5i2.8170
Bahan ajar yang digunakan oleh guru saat mengajar siswa tunarungu masih menggunakan bahan ajar siswa umum dan guru masih kesulitan menerapkan bahan ajar dalam proses pembelajaran, sehingga perlu adanya bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa tunarungu. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar matematika untuk siswa tunarungu. Metode yang digunakan adalah metode pengembangan Model Plomp dengan tahapan; Pleliminary Research, Prototyping Phase dan Assesment Phase. Penilaian dari pengembangan ini adalah valid, praktis dan efektif. Unsur yang divalidasi yaitu materi matematika, pembelajaran, bahasa, grafis, visual ketunarunguan. Unsur praktis dilihat dari kuisioner yang dilakukan guru, sedangkan unrut efektif dilihat dari kuisioner yang diberikan kepada siswa. Hasil penelitian ini adalah bahan ajar yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif, sehingga dapat digunakan untuk pembelajaran matematika bagi siswa SLB Kelas XII dengan kebutuhan khusus tunarungu.
Profil Kesulitan Belajar Matematika dan Self efficacy Matematis Siswa Sekolah Menengah di Riau
Zubaidah Amir MZ;
Ramon Muhandaz
Suska Journal of mathematics Education Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v5i2.8254
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesulitan belajar matematika dan self efficacy (SE) matematis siswa sekolah menengah di Riau. Kesulitan belajar dalam penelitian ini adalah kemampuan pemahaman konsep matematis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode campuran (mixed methods). Lokasi penelitian adalah SMP/MTs di Riau yang diwakili oleh siswa di kota Pekanbaru dan Kampar yang melibatkan masing masing dua SMP dan dua MTs. Objek kajian dalam penelitian ini adalah kemampuan pemahaman konsep dan self efficacy matematis siswa. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan melalui pemberian angket SE, tes pemahaman konsep matematis, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa self efficacy dan kemampuan pemahaman konsep siswa Pekanbaru lebih unggul dibandingkan siswa Kampar, baik pada SMP maupun pada MTs. Rata-rata kemampuan pemahaman konsep siswa di Pekanbaru tergolong tinggi, sedangkan sisiwa Kampar termasuk sedang. Secara umum, self efficacy siswa masih tergolong cukup baik. Beberapa faktor yang mempengaruhi SE dan pemahan konsep adalah pembelajaran yang kejar tayang dan perhatian atau dukungan dari orang tua di rumah
Analisis Kemampuan Literasi Matematika ditinjau dari Gaya Belajar Siswa SMA
E. Edimuslim;
Sofia Edriati;
Ainil Mardiyah
Suska Journal of mathematics Education Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v5i2.8055
ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa berdasarkan kemampuan Reproduksi, Koneksi dan Refleksi ditinjau dari gaya belajar siswa kelas XII MIA 3. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan memperoleh kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah angket gaya belajar dan tes kemampuan literasi matematika serta bimbingan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tes gaya belajar dan analisis tes kemampuan literasi matematika dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukkan fakta; 1) Gaya belajar siswa yang dominan adalah Visual, Auditorial dan Kinestetik; 2) Siswa pada gaya belajar Visual dengan kompetensi.Siswa dengan kompetensi mampu memecahkan masalah tetapi kesulitan dalam proses memilih strategi untuk memecahkan masalah. Siswa dengan kompetensi Refleksi mampu memenuhi semua indikator pada soal level 5; 3) Siswa pada gaya belajar Auditorial dengan kompetensi Reproduksi belum memenuhi proses menggunakan bahasa dan operasi simbolis. Siswa dengan kompetensi mampu memenuhi indikator Komunikasi, matematisasi serta mampu menggunakan strategi untuk mengatasi masalah; 4) Siswa dengan gaya belajar Kinestetik dengan kompetensi Reproduksi belum memenuhi indikator proses komunikasi, matematisasi serta memilih strategi untuk memecahkan masalah.Siswa dengan kompetensi koneksi dapat memilih indikator proses menggunakan alat matematika, representasi, matematisasi serta memilih strategi pemecahan masalah. Kata Kunci : Gaya Belajar, Kemampuan Literasi Matematika.
Penerapan Pembelajaran Matematika melalui Model Tutor Sebaya dengan Pendekatan Saintifik sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Motivasi Belajar Siswa di Kelas Inklusif
Zahrotur Rohmah
Suska Journal of mathematics Education Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v5i2.8171
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran matematika melalui model tutor sebaya dengan pendekatan saintifik yang dapat meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa di kelas inklusif. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII E SMP Negeri 2 Sewon Bantul semester genap tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 30 siswa dengan satu siswa dengan gangguan penglihatan (tunanetra) dalam kategori anak kurang awas atau low vision. Penelitian ini dilaksanakan pada siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran matematika melalui model tutor sebaya dengan pendekatan saintifik dapat meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa di kelas inklusif yaitu kelas VII E SMP Negeri 2 Sewon. Peningkatan pemahaman konsep dapat dilihat dari persentase rata-rata kelas dalam tes pemahaman konsep siswa siklus I yaitu 45% menjadi 75% pada siklus II dan persentase rata-rata kelas dalam motivasi belajar mencapai 69% pada siklus I menjadi 70% pada siklus II. Tahapan proses pembelajaran yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan, dan mengkomunikasikan. Proses pembelajaran dilaksanakan berkelompok dengan bantuan tutor sebaya. Pembelajaran yang dilaksanakan seperti pembelajaran pada umumnya sekaligus mengimplementasikan prinsip-prinsip khusus untuk siswa tunanetra dengan mempertimbangkan adanya siswa low vision.