cover
Contact Name
Jaya Hardi
Contact Email
jr.hardi0803@gmail.com
Phone
+6281341314717
Journal Mail Official
kovalen.journal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Kimia Fakultas MIPA, Uniiversitas Tadulako Jl. Soekarno-Hatta Km. 9, Tondo Palu, 94117
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : 24775398     DOI : https://doi.org/10.22487/kovalen
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia is a peer-reviewed journal of chemistry published by the Tadulako University, Indonesia. This journal concern with publishing the original research articles, review articles, and the current issues related to chemistry. Publishing frequency 3 issues per year, in April, August, and December.
Articles 320 Documents
OPTIMALISASI EKSTRAKSI PEKTIN DARI KULIT BUAH SUKUN (Artocarpus altilis) Budi Hermanto Madjaga; Nurhaeni Nurhaeni; Ruslan Ruslan
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 3 No. 2 (2017): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.188 KB)

Abstract

Penelitian telah dilakukan tentang optimalisasi ekstraksi pektin dari kulit buah sukun (Artocarpus altilis). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi asam sitrat, suhu dan waktu terbaik dalam menghasilkan ekstraksi pektin dengan rendemen tinggi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 3 faktor yaitu konsentrasi asam sitrat terdiri atas 5 taraf (1, 3, 5, 7, dan 9%) ; Suhu ekstraksi terdiri atas 5 taraf (60-65, 70-75, 80-85, 90-95, dan 100-105oC), dan Waktu ekstraksi terdiri atas 6 taraf (60, 90, 120, 150, 180, dan 210 menit) yang masing-masing dilakukan sebanyak 2 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukan konsentrasi asam sitrat terbaik diperoleh pada 7% dengan rendemen pektin 32,28%, suhu terbaik diperoleh pada 90-95oC dengan rendemen pektin 39,585%, dan waktu terbaik diperoleh pada 180 menit dengan rendemen pektin 49,075%. Hasil karakteristik terhadap pektin adalah kadar metoksil 8,091%, kadar galakturonat 89,76%, dan berat molekul 73.673,997 g/mol.Kata kunci: Ekstraksi, pektin, kulit sukun, metoksil, galakturonat.
PENGARUH PERBANDINGAN MOL ASAM STEARAT TERHADAP ETANOL DAN WAKTU REAKSI PADA SINTESIS ETIL STEARAT Ahmad Kamal; Nurhaeni Nurhaeni; Erwin Abdul Rahim
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 3 No. 2 (2017): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.16 KB)

Abstract

Telah  dilakukan penelitian tentang pengaruh perbandingan mol dan waktu reaksi pada sintesis etil stearat menggunakan katalis asam sulfat pekat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rasio mol asam stearat/etanol dan waktu reaksi esterifikasi yang menghasilkan derajat esterifikasi yang tinggi. Variabel yang diamati yaitu rasio mol asam stearat/etanol (m/v) 1:4, 1:5, 1:6, 1:7, dan 1:8. Selanjutnya variasi waktu reaksi esterifikasi yaitu 3 jam, 4 jam, 5 jam, 6 jam, dan 7 jam. Hasil penelitian menunjukkan rasio mol asam stearat/etanol terbaik yaitu 1:8 dengan derajat esterifikasi 83,08%. Sedangkan waktu reaksi esterifikasi terbaik diperoleh pada waktu 5 jam dengan derajat esterifikasi 90,8%. Kata Kunci : Asam Stearat, Etil Stearat, Derajat Esterifikasi
KARAKTERISASI ENZIM KITINASE DARI ISOLAT BAKTERI TERMOFILIK B1211 ASAL AIR PANAS BORA Jaya Hardi; Ruslan Ruslan; Abd. Rahman Razak; Silva Silva
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 3 No. 2 (2017): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.755 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi enzim kitinase dari bakteri termofilik asal sumber air panas Bora. Isolat bakteri B1211 digunakan pada produksi enzim kitinase pada media MSM cair yang diperkaya dengan konsentrasi koloidal kitin 1% pada suhu inkubasi 60oC selama 3 hari. Aktivitas enzim kitinase dianalisis berdasarkan standar N-asetil-D-glukosamin untuk kondisi suhu dan pH optimum, pengaruh substrat, dan pengaruh ion logam. Hasil penelitian menunjukkan enzim kitinase memiliki suhu optimum, pH optimum, dan konsentrasi substrat terbaik, masing-masing 600C, pH 7, dan 2%. Kinetika enzim kitinase memiliki Vmaks dan Km, yaitu 0,72 U/mL dan 0,01 mg/mL. Ion logam Hg2+, Zn2+, Al3+, dan Cu2+ berfungsi sebagai activator, sedangkan ion Li3+, Ca2+, dan K+ cenderung sebagai inhibitor terhadap enzim kitinase.Kata kunci: bakteri termofilik, isolat B1211, kitinase, karakterisasi
SINTESIS DAN SIFAT KOPOLIMER KRISTAL KIRAL METIL EUGENOL DAN EUGENOL Erwin Abdul Rahim; Fadhillah Fadhillah; Musafira Musafira
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 3 No. 2 (2017): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.884 KB)

Abstract

Sintesis dan sifat kopolimer kristal kiral metil eugenol dan eugenol telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelarutan kopolimer dan pengaruh kristal kiral terhadap berat molekul kopolimer yang dihasilkan. Reaksi adisi, kopolimerisasi dan metode viskometri yang digunakan dalam penenlitian ini, untuk mengidentifikasi menggunakan Fourier Transform Infra Red (FT-IR) dan spektrofotometri UV-Vis. Berat molekul kopolimer sebelum pemurnian sebesar 78.595,91 g/mol dengan rendemen 92,24% yang berupa padatan berwarna merah keunguan dan setelah pemurnian diperoleh berat molekul sebesar 14.484,38g/mol dengan rendemen 62,24% berupa padatan berwarna kuning kecoklatan. Kopolimer yang diperoleh larut dalam etanol, kloroform, etilasetat, sedikit larut dalam n-heksan dan tidak larut dalam air. Hasil  spektrum UV-Vis yang melebar pada panjang gelombang 450-500 nm menunjukan bahwa senyawa yang dihasilkan berbentuk heliks. Kata Kunci : Kristal Kiral Metil Eugenol, Eugenol, Kopolimer, Polimer Heliks.
VARIASI WAKTU DAN CARA PENGOLAHANSEBELUM DIKONSUMSI TERHADAP PENURUNAN KANDUNGAN ASAM SIANIDA PADA VARIETAS REBUNG BAMBU AMPEL (Bambusa vulgaris Schrad. ex Wendl.) Ceria Arun Venagaya; Syariful Anam; Yonelian Yuyun
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 3 No. 2 (2017): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.29 KB)

Abstract

Rebung bambu ampel (Bambusa vulgaris Schrad. ex Wendl.) memiliki kandungan nutrisi, namun di samping itu juga rebung mengandung unsur anti nutrisi yang membahayakan kesehatan yaitu kandungan hidrogen sianida (HCN) sehingga dibutuhkan cara pengolahan yang benar agar kandungan sianida dapat dikurangi bahkan dapat dihilangkan sebelum dikonsumsi. Pada penelitian ini rebung diolah dengan cara perendaman dan air mengalir yang dilanjutkan dengan variasi waktu perebusan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penurunan kadar sianida terendah yaitu pada perendaman dan perebusan selama 5 menit sebesar 68 ppm sedangkan penurunan kadar sianida yang paling besar terjadi pada kombinasi perlakuan rebung yang dicuci dengan air mengalir dan perebusan selama 120 menit sebesar 656,33 ppm. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa waktu perebusan mempengaruhi kadar sianida rebung, semakin lama waktu perebusan kadar sianida semakin menurun.Kata kunci : Sianida, Rebung, Bambu Ampel (Bambusa vulgaris Schrad. ex Wendl.)
PEMANFAATAN KULIT UBI KAYU SEBAGAI BIOSORBEN PADA PENJERNIHAN AIR DI KELURAHAN BALAROA Syaiful Bahri; Musafira Musafira; Jaya Hardi; Pasjan Satrimafitrah
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 3 No. 2 (2017): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.835 KB)

Abstract

Kajian mengenai penjerapan ion logam Fe dalam air tanah menggunakan biosorben kulit ubi kayu telah berhasil dilakukan. Tujuan dari kajian ini adalah untuk menentukan pengaruh biosorben kulit ubi kayu terhadap sejumlah ion Fe dengan modifikasi perangkat alat penjernihan. Air tanah diperoleh dari Kelurahan Balaroa, Kota Palu, Indonesia. Biosorben kulit ubi kayu dikombinasikan dengan arang dan kerikil dalam perangkat alat penjernihan. Hasil kajian menunjukkan bahwa air tanah hasil penyaringan lebih jernih dibandingkan sebelum perlakuan. Air tanah hasil penyaringan tidak menghasilkan endapan besi setelah penyimpanan selama dua minggu. Kata kunci: ion Fe, biosorben, kulit ubi kayu, air tanah
PENGGUNAAN EKSTRAK ENZIM INVERTASE AMOBIL DARI RAGI ROTI DALAM PEMBUATAN SIRUP GULA INVERT DARI NIRA KELAPA Ida A M D Yadnyani; Syaiful Bahri; Ni Ketut Sumarni
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 5 No. 1 (2019): Edisi April
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.157 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2019.v5.i1.9215

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penggunaan ekstrak enzim invertase amobil dari ragi roti dalam pembuatan sirup gula invert dari nira kelapa. Tujuannya adalah untuk menentukan waktu hidrolisis terbaik untuk menghasilkan gula invert menggunakan ekstrak enzim invertase amobil dan efektivitas penggunaan ulang enzim amobil. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan parameter uji variasi waktu hidrolisis yaitu 0, 3, 6, 9, 12, 15, 18 jam dan efektivitas penggunaan ulang enzim amobil. Gula invert yang diperoleh ditentukan dengan metode Dinitrosalisilat (DNS) pada panjang gelombang 540nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu hidrolisis terbaik menghasilkan gula invert adalah 12 jam dengan konsentrasi 116.808 mg/L dan efektivitas penggunaan ulang enzim amobil yang diperoleh sebanyak 3 kali pengulangan dengan penurunan aktivitas enzim sebesar 54,93% .Kata kunci: Nira Kelapa, Enzim Invertase, Amobilisasi Enzim, Gula Invert
STUDI REAKSI SENYAWA SITRONELAL DENGAN L-TIROSINA DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus Famri Rusdin; Hardi Ys.; Syamsuddin Syamsuddin
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 1 (2018): Edisi April
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.914 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i1.9328

Abstract

Penelitian modifikasi dan sintesis senyawa kimia untuk tujuan antibakteri terus berkembang, diantaranya adalah kajian hubungan antara struktur senyawa dengan aktivitas antibakteri. Penelitian ini dilakukan melalui kajian reaksi dua senyawa yaitu sitronelal dan L-tirosinaa yang ada hubungannya antara struktur senyawa dan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Reaksi tersebut menggunakan metode schiff base dengan cara merefluks campuran dengan katalis KOH pada suhu 600C selama 8 jam. Hasil reaksi dikarakterisasi dengan KLT dan Spekrofotometri IR. Senyawa hasil sintesis berbentuk padatan amorf berwarna kuning dengan berat 0,061 gram beserta titik leleh 265-269oC. Hasil pengujian antibakteri terhadap Staphylococcus aureus menggunakan metode dilusi pada konsentrasi 1200 µg/mL. Sifat antibakteri hasil reaksi mengindikasikan masih adanya hubungan struktur senyawa dengan aktivitas yang lemah.Kata kunci : Sitronelal, L-tirosina, Aktivitas antibakteri, Staphylococcus aureus.
SINTESIS HIDROKSIAPATIT DARI TULANG SAPI DENGAN METODE BASAH PADA BERBAGAI WAKTU PENGADUKAN DAN SUHU SINTERING Reflin Yuliana; Erwin Abdul Rahim; Jaya Hardi
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 3 No. 3 (2017): Edisi Desember
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.328 KB)

Abstract

Synthesis of hydroxyapatite (HAp) can be obtained from a reaction between calcium of cow bones and phosphate under wet method. Completely Random Design (CRD) was used in this research with three levels of stirring time and four levels of sintering temperature i.e. 60, 90, 120 minutes and 800oC, 850oC, 900oC, 950oC, respectively. The result showed that synthesis reaction at the sintering temperature of 850oC for 120 minutes were the best conditions to produce HAp. The yield of HAp product in those conditions was 48,5%. XRD spectrum of HAp had the highest intensity of 1000 at a 2Ɵ angel of 31.78o.Keywords: Hydroxyapatite, Stirring Time, Sintering Temperature, Cow Bone
PENGARUH EKSTRAK METANOL DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP AKTIVITAS ENZIM LIPASE Nurhaeni Nurhaeni; Ahmad Ridhay; Magfira Magfira
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 3 No. 3 (2017): Edisi Desember
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.129 KB)

Abstract

Has conducted research on the effects of methanol extract of leaves papaya (Carica papaya L.) Against Lipase Enzyme Activity. This study aimed to obtain information in a methanol extract inhibits lipase activity. The method used is Complete Random Design (RAL), with goal attainment is done by determining the incubation time lipase enzyme, pH optimum lipase enzyme, and maximum substrate concentration lipase enzyme. And determining the effect of the methanol extract to inhibit the lipase enzyme activity. The results showed that the best incubation time of lipase obtained by time of 120 minutes, the optimum pH 7 and the maximum substrate concentration of 4%. With the highest activity were obtained 16.94 mol /ml.menit, 13.33 mol / ml.menit, and 12.89 mol / ml.menit. The methanol extract of papaya leaves can inhibit the lipase enzyme activity the best concentration of 2% with the acquisition activity of 3.67 mol/ml.menit.Keyword: papaya, lipase, incubation time, optimum pH, substrate concentration.

Page 5 of 32 | Total Record : 320