cover
Contact Name
Muh. Idris
Contact Email
idristin@gmail.com
Phone
+6282333231990
Journal Mail Official
stailsby@gmail
Editorial Address
Jl. Kejawan Putih Tambak VI/1 Mulyorejo, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Ta'dibi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 23546301     EISSN : 25024035     DOI : -
Focus Fokus jurnal ini adalah upaya mengaktualkan pemahaman yang lebih baik tentang keilmuan Manajemen Pendidikan Islam baik lokal maupun internasional melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. Scope Jurnal ini berisi kajian Manajemen Pendidikan yang meliputi Kepemimpinan, Kurikulum, Sarana, Keuangan dan Evaluasi Pendidikan.
Articles 90 Documents
STRATEGI MENGEMBANGKAN INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS KUANTUM Muh Idris
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2020): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini akan membahas dua hal, yang pertama adalah Manajemen Strategi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis kuantum. Kedua pembahasan tersebut sangat penting untuk dikolaborasikan agar terjadi pengembangan. Baik dalam pengembangan kurikulum maupun strategi Pendidikan. Setelah melaksanakan kajian mendalam, ditemukan bahwa Strategi yang digunakan kepala sekolah dalam mengembangkan inovasi pembelajaran itu dengan cara menggunakan strategi standarisasi yang mana semua program yang direncanakan mempunyai suatu ukuran dan target sesuai dengan apa yang direncanakan. Yaitu dengan cara melakukan inovasi yang tetap menitik beratkan pada kemampuan dasar dan psikologis anak didik bersama tim suksesnya yang terdiri dari penanggung jawab antara lain Waka-Waka dan guru-guru senior yang berkompeten di bidangnya. Strategi tersebut kemudian menghasilkan Inovasi pembelajaran berbasis kuantum yang sangat baik, dikarenakan inovasi yang ada menyeluruh yaitu meliputi perencanaan pembelajaran, proses pembelajaran, metode pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Inovasi atau perombakan pembelajaran mengacu pada kurikulum yang ada baik kurikulum DIKNAS dan lokal.
SISTEM PEMBINAAN PESERTA DIDIK DALAM Q.S. AL KAHFI AYAT 65-82 (STUDI TAFSIR PENDIDIKAN) Damanhuri
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2020): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen kesiswaan merupakan satu bagian dalam pengelolaan sekolah yang berfokus kepada pengaturan siswa yang dimulai dari penerimaan siswa baru penempatan siswa dan pembinaan siswa saat di sekolah sampai dia menjadi lulusan (out put) dari lembaga pendidikan itu bahkan rekam jejak lulusan. Tulisan ini akan menjawab rumusan, bagaimana sistem pembinaan peserta didik dalam QS Al Kahfi ayat 65-82? Rumusan ini sebagai upaya penggalian tentang konsep manajemen peserta didik dalam tinjauan Al Quran. Manfaat kajian ini akan memberikan penguatan terhadap pengelola sekolah, khususnya mengenai kesiswaan atau yang berkaitan dengan peserta didik bahwa ada dasar teori yang kuat dari Al Quran yang memberikan gambaran utuh mengenai prinsip-prinsip manajemen kesiswaan. Konsep dan teori yang diambil dari Alquran ini bukanlah sebuah tafsir, dimana kita mengenal tafsir Alquran adalah satu ilmu tersendiri yang disebutkan dalam ilmu ini, bahwa ada syarat-syarat sebagai mufassir yang harus dipenuhi. Karena itu, pada kajian ini tidak disebutkan asbabun nuzul, penjelasan Makki Madani, penjelasan hukum atau penjelasan yang disebutkan Hadits Nabi SAW yang menjelaskan ayat Alquran yang dimaksud. Kesimpulan dari kajian ini secara ringkas dalam manajemen peserta didik meliputi kegiatan; Kegiatan Pendaftaran pada QS Al Kahfi ayat 65-66, Kegiatan Seleksi Masuk pada QS Al Kahfi ayat 67, Kegiatan Penentuan Lulus seleksi pada QS Al Kahfi ayat 69, Kegiatan Orientasi Peserta didik pada QS Al Kahfi ayat 68, Pernyataan kesiapan Peserta didik mengikuti aturan dan pembinaan pada QS Al Kahfi ayat 69, Kegiatan sosialisasi Tata Tertib Sekolah dan Aturan pada QS Al Kahfi ayat70, Kegiatan proses pendidikan dan pembinaan pada QS Al Kahfi ayat 71, 74, dan ayat 77. Adapun pada QS Al Kahfi ayat 71 – 78, menggambarkan penerapan sanksi terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh peserta didik. Dengan tiga tahapan penerapan untuk pelanggaran berat yaitu peringatan, pernyataan dan eksekusi dari pernyataan. Dimana dalam pelaksanaannya ketiga tahapan ini dilaksanakan dengan proses penyadaran dan pemahaman terhadap pelanggaran yang dilakukan.
Kepala Sekolah Dan Budaya Religius Di Sekolah Ulil Multazam
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2020): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah pendidikan termasuk pendidikan akhlak merupakan kewajiban dan tanggungjawab semua pihak, baik sekolah, lingkungan masyarakat, ataupun lingkungan rumah harus secara bersamaan mengemban amanah pendidikan. Dalam konteks sekolah, pendidikan merupakan tanggungjawab kepala sekolah dan warga sekolah untuk mendidik dan membina akhlak peserta didik. Krisis akhlak yang dialami bangsa saat ini disebabkan oleh kerusakan individu-individu masyarakat yang terjadi secara kolektif sehingga menjadi budaya. Budaya inilah yang menginternal dalam sanubari masyarakat Indonesia dan menjadi karakter bangsa. Ironis, pendidikan yang menjadi tujuan mulia justru menghasilkan output yang tidak diharapkan. Seorang kepala sekolah mempunyai peran penting untuk merubah, mempengaruhi serta mempertahankkan budaya sekolah yang kuat untuk mendukung terwujudnya generasi yang berakhlak mulya. Itulah sebabnya bahwa kepala sekolah perlu berupaya untuk membangun budaya sekolah dengan disadari keyakinan dan nilai-nilai agama yang dalam tulisan ini penulis istilahkan dengan budaya religius. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk memaparkan kajian kepala sekolah dan budaya religius di sekolah. Tulisan ini merupakan jenis riset kepustakaan (library research) atau juga disebut studi pustaka, karena penulis mengumpulkan data pustaka, membaca, mencatat dan mengolah dari berbagai sumber, sumber data utama adalah dari buku dan jurnal penelitian. Istilah budaya religius dalam tulisan ini penulis asumsikan sama dengan budaya islami karena itu dalam tulisan ini memadukan dua istilah tersebut.
Peran Kisah Dalam Perbaikan Nilai-Nilai Moral Nur Huda
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2020): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini dilatarbelakangi oleh beberapa kasus kejahatan dan kerusakan moral dipengaruhi oleh film dan cerita-cerita. Bagaimana proses kognisi yang terjadi saat seseorang melihat film atau mendengar cerita hingga mewujud dalan bentuk aksi ? Di satu sisi, massifnya beberapa film-film dan kisah-kisah baik di media cetak maupun elektronik yang berisi kekerasan dan amoral yang tidak bisa dihentikan. Lalu bagaimana peran kisah-kisah yang dapat membentuk akhlaq yang baik ? Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah library research dari buku-buku para ulama dengan penguatan data dari sumber internet. Dari penelitian ini ditarik kesimpulan bahwa ada beberapa teori yang dapat menjelaskan proses pembentukan moral seseorang saat ia berinteraksi dengan film atau cerita, yaitu : teori konfirmasi, penggiringan opini, teori imitasi, ganguan syetan dan aktifitas hormonal. Semua film dan cerita pasti memuat pesan-pesan moral baik positif maupun negatif. Kisah-kisah dalam Al Qur’an adalah kisah-kisah yang sarat dengan nilai moral. Bahkan mampu membentuk karakter yang baik serta mendorong seseorang untuk beramal sholih.
Implementasi Nilai Kepemimpinan Profetik Dalam Konstruksi Kurikulum Perguruan Tinggi Muh Idris
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2020): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan adalah instrumen yang tepat untuk merubah transformasi struktur sosial. Dan kepemimpinan profetik adalah wawasan sejarah yang pernah membuktikannya. Institusi pendidikan tinggi adalah lembaga yang diharapkan untuk mempersiapkannya. Komponen yang paling bertanggung jawab dalam hal ini adalah kurikulum. Maka penelitian ini hadir untuk mengungkapkan bagaimana integrasi nilai kepemimpinan profetik ke dalam struktur kurikulum. Prodi MPI menjadikan nilai-nilai profetik terintegrasi dalam visi, misi dan struktur kurikulumnya. Nilai transendensi atau nilai vertikal menjadi ruh atau substansi dari setiap struktur. Adapun nilai humanisasi menjadi panduan aksiologis pada setiap struktur. Bahwa kurikulum bukan untuk kurikulum tapi untuk menjadi bekal bagi pelaku pendidikan untuk melahirkan calon pemimpin yang akan mampu memanusiakan manusia. Dimensi liberasi menjadi unsur filosofis, bahwa kurikulum harus mampu membawa perubahan dari keterbelengguan menuju kemerdekaan terutama pada hal-hal yang bersifat asasi
Konsep Promosi, Mutasi Dan Pemberhentian Sdm Dalam Perspektif Ilmu Qowaid As-Shorf Damanhuri
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2020): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu Qowaid As-Shorf adalah ilmu yang membahas kaidah-kaidah ilmu Shorof. Sedangkan cakupan pembahasan Ilmu Shorof meliputi; pembahasan Wazan (patokan kata), pembahasan Sighot (bentuk kata), pembahasan Mauzun (kata yang mengikuti Wazan, patokan) dan Bina’ (bangunan kata). Pada pembahasan Bina’ akan diketahui apakah sebuah kata tersusun dari huruf-huruf yang asli atau ada huruf-huruf tambahan, atau apakah sebuah kata itu tersusun dari huruf-huruf yang shahih atau terdapat huruf illat di dalamnya. Kajian ini akan menjawab rumusan bagaimana konsep mutasi dan pemberhentian sdm dalam perspektif ilmu qowaid as-shorf? Untuk menjawab rumusan ini, kajian ini menggunakan Qiyas sebagai analisa mengukur sesuatu dengan yang lain agar diketahui persamaan di antara keduanya. Huruf yang membentuk sebuah lafadz dikiaskan sebagai sdm atau pegawai. Sedangkan harokat pada huruf dikiaskan sebagai tugas dan tanggung jawab pekerjaannya. Hasil dari kajian ini menunjukkan pada simpulan, bahwa dalam perspekti ilmu qowaid as-shorf, konsep mutasi terdapat pada proses I’lal yang bisa dengan qolb (mengganti huruf), naql (memindah harkat), hadzf (membuang huruf) dan taskin (membuang harokat). Sedangkan konsep promosi terdapat pada proses Ibdal (mengganti) yaitu menaikkan status huruf illat diganti dengan huruf shohih. Sedangkan pemberhentian bisa dijelaskan pada proses I’lal dengan hadzf (membuang huruf) dan taskin (membuang harokat). Proses I’lal dan Ibdal yang dipahami dengan baik akan membantu pengelola sdm dalam menjalankan fungsi manajemen sdm.
Upaya Peningkatan Kinerja Guru Dalam Pendidikan Mohammad Nurul Huda
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2020): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan tanggungjawab semua manusia dimuka bumi ini, karenanya lembaga pendidikan merupakan lembaga yang mengelola pendidikan secara profesional yang sesuai dengan prosedur perundang-undangan yang berlaku di pemerintah dengan tidak bertentangan dengan inti ajaran Islam yaitu al-Quran dan al-Hadits, yang menjadi pedoman Umat Islam sedunia. Tinggi rendahnya kualitas sebuah institusi pendidikan tergantung pada out put yang dihasilkan oleh institusi pendidikan tersebut. Dan tinggi rendahnya kualitas out put institusi pendidikan tergantung pada sumber daya manusia (guru) yang ada di institusi pendidikan tersebut. Jadi, tinggi rendahnya kualitas pendidikan tergantung pada guru yang mengajar dan mendidik siswa. Pendidikan di negara kita sekarang belum bisa memberikan out put yang diharapkan. Karena banyak sumberdaya manusia (guru) di institusi pendidikan yang kinerjanya masih kurang baik. Maka penulis perlu mengetahui bagaimana upaya peningkatan kinerja guru dalam pendidikan ? tujuannya agar penulis mengetahui gambaran upaya peningkatan kinera guru pendidikan. Jadi, untuk mengatasi itu semua menurut hemat penulis, perlu diadakan pembinaan terhadap guru agar kinerja guru dalam mengajar dan mendidik siswanya dapat ditingkatkan.
Efektivitas Pembelajaran Bahasa Via Daring Faishal
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2020): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi dan pendukung dalam pergaulan manusia dalam sehari-hari baik antara individu dengan individu, individu dengan masyarakat, maupun dengan bangsa tertentu. Pembelajaran bahasa adalah suatu proses pendidikan yang diarahkan untuk mendorong, membimbing, mengembangkan serta membina kemampuan bahasa, baik secara aktif maupun pasif serta menumbuhkan sikap positif bagi peserta didik. Pandemi Covid-19 di Indonesia telah membuat sistem pembelajaran berubah secara drastis dari pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran di rumah secara daring. Hasil pengamatan pelaksanaan daring selama ini semua pihak menyadari bahwa tingkat efektivitas capaiannya jauh dari pembelajaran tatap muka, tidak terkecuali pembelajaran bahasa. Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran bahasa via daring di masa pandemi covid 19. Tulisan ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research) atau juga disebut studi pustaka, karena penulis mengumpulkan data pustaka, membaca, mencatat dan mengolah dari berbagai sumber, sumber data utama adalah dari buku dan jurnal. Tulisan ini diharapkan bisa memberikan manfaat dalam menjadikan pembelajaran khususnya bahasa bisa lebih efektif di era pandemi covid-19.
Perilaku Pemimpin, Keterampilan Manajerial dan Kinerja Guru Ulil Multazam
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2021): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku pemimpin akan menentukan mutu sebuah institusi terlebih lembaga pendidikan. Perilaku pemimpin akan menjadi teladan dan mampu memotivasi para bawahan untuk selalu mengikuti dan meningkatkan kualitasnya. Aspek penting dari peran kepemimpinan dalam sekolah adalah bagaimana memberdayakan para guru dan memberikan wewenang yang luas untuk meningkatkan kompetensinya, sehingga kinerjanya bisa maksimal. Perilaku kepemimpinan adalah salah satu faktor yang dapat memotivasi guru dalam meningkatkan kinerjanya. Faktor lain yang mungkin bisa mempengaruhi peningkatan kinerja guru adalah keterampilan manajerial. Pemimpin sebagai top manqjer bertanggung jawab terhadap kualitas mutu yang ada di lembaganya, keterampilan manajer yang diperlukan adalah keterampilan teknis, keterampilan manusiawi, dan konseptual. Keterampilan manajerial diperlukan untuk mempertahankan eksistensi lembaga, disamping usaha-usaha untuk peningkatan mutu lembaga. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk memaparkan kajian perilaku kepemimpinan, keterampilan manajerial dan implikasinya bagi kinerja guru. Tulisan ini merupakan jenis riset kepustakaan (library research) atau juga disebut studi pustaka, karena penulis mengumpulkan data pustaka, membaca, mencatat dan mengolah dari berbagai sumber, sumber data utama adalah dari buku, hasil penelitian dan jurnal. Tulisan ini diharapkan bisa memberikan manfaat bagi pemerhati yang tertarik mengkaji tentang kepemimpinan dan keterampilan manajer.
Kegiatan Ekstra Kurikuler dalam Menumbuhkan Bakat Memimpin Siswa Faishal
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2021): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakat merupakan kemampuan bawaan, sebagai potensi yang masih perlu dikembangkan dan dilatih agar dapat terwujud dan terelisasikan dengan nyata. Salah satu bakat yang harus dikembangkan pada masing-masing peserta didik adalah bakat memimpin. Dalam menelusuri dan memetakan bakat tersebut dibutuhkan pendampingan dan kerja sama dari berbagai pihak, baik pribadi anak tersebut, orang tua maupun lembaga pendidikan sebagai tempat dia belajar. Dalam lembaga pendidikan terdapat salah satu kegiatan yang akan membantu siswa menemukan dan mengasah bakat yang mereka miliki yaitu melalui kegiatan ekstra kurikuler. Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk mendeskripsikan upaya menumbuhkan bakat memimpin siswa melalui kegiatan ekstra kurikuler. Tulisan ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research) atau juga disebut studi pustaka, karena penulis mengumpulkan data pustaka, membaca, mencatat dan mengolah dari berbagai sumber, sumber data utama adalah dari buku dan jurnal. Tulisan ini diharapkan bisa memberikan manfaat dalam menumbuh kembangkan bakat memimpin siswa melalui berbagai kegiatan ekstra kurikuler yang ada agar lahir output lembaga pendidikan yang siap untuk menjadi pemimpin di masa yang akan datang.