cover
Contact Name
Angga Hardiansyah, S.Gz., Msi.
Contact Email
nutrisains@walisongo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nutrisains@walisongo.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Dr. Hamka KM 2 Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya
ISSN : 25283170     EISSN : 25415921     DOI : http://dx.doi.org/10.21580/ns
Core Subject : Health,
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya is a peer-reviewed, scientific journal published biannually by Department of Nutrition, Faculty of Psychology and Health Sciences, Islamic State University of Walisongo, Semarang. Its scope encompasses original scientific research and case studies in the field of clinical nutritions and dietetics, food services, community nutrition, functional food, nutritional biochemistry, halal aspect of food, regulation and information of food and nutrition.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2024)" : 6 Documents clear
Minuman Smoothies Kurma Meningkatkan Indeks Massa Tubuh dan Lingkar Lengan Atas Remaja Putri Kekurangan Energi Kronis Lestari, Dyan Puji; As'ad, Suryani; Ahmad, Mardiana; Usman, Andi Nilawati; Hidayanty, Healthy; Rafiah, Sitti
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2024.8.2.16363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian smoothies kurma terhadap indeks massa tabuh (IMT) dan lingkar lengan atas (LILA) remaja dengan KEK dan anemia. Desain penelitian quasy experimental dengan control grup pretest dan posttest. Penelitian ini terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi diberikan 150 ml smoothies kurma dan kelompok kontrol diberikan 150 ml susu UHT tanpa kurma, masing-masing diberikan selama 60 hari dan dilakukan pemeriksaan IMT dan LILA. Analisis0data menggunakan uji0T-test, uji Mann-Whitney, dan Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan IMT pada kelompok intervensi adalah 0,21 kg/m2 sedangkan pada kelompok kontrol adalah 0,18 kg/m2. Peningkatan LILA pada kelompok intervensi adalah 0,21 cm sedangkan kelompok kontrol adalah 0,35 cm. Terdapat perbedaan signifikan pada IMT kelompok intervensi dan kontrol setelah perlakuan, serta pada LILA kelompok intervensi sebelum dan sesudah perlakuan (p-value = 0,002). Kesimpulannya yaitu mengkonsumsi smoothies kurma mampu meningkatkan IMT dan LILA pada remaja putri dengan KEK dan anemia.
Edukasi Gizi Seimbang dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) memperbaiki Asupan Protein, Seng, Berat Badan, dan Tinggi Badan Anak Stunting di Kabupaten Malang Supariasa, I Dewa Nyoman; Arianto, Awalia Nanda; Alfaini, Ainul Muthi'ah; Adelina, Rany
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2024.8.2.16588

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi gizi seimbang dan pemberian makanan tambahan terhadap asupan energi, protein, seng, berat badan, tinggi badan anak balita stunting, dan pengetahuan gizi ibu di Desa Kenongo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak balita stunting di Desa Kenongo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 31 orang. Analisis dilakukan dengan uji Kolmogorov Smirnov, uji-T berpasangan, dan uji Wilcoxon. Terdapat perbedaan yang signifikan antara edukasi gizi seimbang dan pemberian makanan tambahan terhadap asupan energi, protein, seng, berat badan, tinggi badan anak balita, dan pengetahuan gizi (p<0,05). Edukasi gizi dan pemberian PMT memberikan pengaruh pada asupan energi, protein, seng, berat badan, tinggi badan anak balita, dan pengetahuan gizi anak stunting.  
Perbedaan Efektivitas Diet Rendah Garam dan Diet DASH terhadap Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi Susanti, Septi
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2024.8.2.17133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan perubahan tekanan darah terhadap pemberian diet rendah garam dan diet DASH pada pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu (quasy experimental). Sampel pada penelitian ini adalah 44 pasien hipertensi tingkat I dan II yang akan diberikan perlakukan pemberian diet rendah garam sebanyak 22 pasien dan pemberian diet DASH sebanyak 22 pasien. Analisis data menggunakan uji non parametrik Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pemberian diet rendah garam terdapat penurunan tekanan darah sistolik dari 150 menjadi 125,45, dan pada tekanan darah diastolik awalnya 83,38 menjadi 76,10. Pada pemberian diet DASH, terdapat penurunan tekanan darah sistolik dari 150 menjadi 125,45, dan pada tekanan darah diastolik justru mengalami kenaikan dari 76,67 menjadi 87,75. Hasil uji statistik diet rendah garam menunjukkan terdapat penurunan signifikan tekanan darah (p<0,05) untuk sistolik dan diastolik, sedangkan pada diet DASH hanya pada sistoliknya saja. Diet rendah garam dan diet DASH efektif dalam menurunkan tekanan darah sistolik pasien hipertensi. Efektivitas lebih baik pada diet rendah garam dalam penurunan tekanan darah diastolik pasien hipertensi.
Preferensi dan Frekuensi Konsumsi Makanan Tradisional dan Cepat Saji pada Remaja di Provinsi Bali Mufidah, Amna; Briawan, Dodik; Heryatno, Yayat
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2024.8.2.18136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan preferensi dan frekuensi konsumsi makanan tradisional dan cepat saji pada remaja di Provinsi Bali. Desain penelitian ini adalah cross-sectional menggunakan data Pengaruh Perkembangan Teknologi Pangan dan Modernisasi terhadap Perilaku Konsumsi Pangan di Perkotaan dan Perdesaan 15 Provinsi di Indonesia dengan subjek 384 remaja. Uji beda independent sample t-test dan ANOVA dilakukan untuk menguji perbedan preferensi makanan tradisional dan cepat saji menurut karakteristik subjek. Hasil menunjukkan, terdapat perbedaan pada preferensi dan frekuensi konsumsi antara makanan tradisional dan cepat saji dengan skor keduanya tinggi pada makanan cepat saji dibandingkan makanan tradisional (p<0,05). Namun, berdasarkan kelompok pangan, preferensi makanan lebih tinggi pada makanan tradisional menurut kelompok ikan serta frekuensi konsumsi menurut kelompok ikan, telur, snack, dan minuman non susu. Terdapat perbedaan yang signifikan pada preferensi konsumsi makanan tradisional berdasarkan jenis kelamin, usia, tempat tinggal, dan pendapatan ayah (p<0,05). Terdapat perbedaan yang signifikan frekuensi konsumsi makanan tradisional berdasarkan usia (p<0,05). Perbedaan signifikan juga ditemukan pada preferensi makanan cepat saji berdasarkan usia serta frekuensi konsumsi makanan cepat saji berdasarkan jenis kelamin, usia, dan pendapatan ayah (p<0,05).
Pengetahuan, Sikap dan, Kepatuhan Mengonsumsi Tablet Tambah sebagai Faktor Risiko Kejadian Anemia Remaja Putri Pibriyanti, Kartika; Habiba, Ayun Bilqis; Luthfiya, Lulu'; Fathimah
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2024.8.2.20708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan remaja, sikap remaja, dan kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah terhadap kejadian anemia remaja putri. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain case control yang dilakukan di SMK Kesehatan Bina Karya Medika Ponorogo. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 108 remaja putri berusia dari 15-19 tahun. Pengukuran pengetahuan, sikap dan kepatuhan menggunakan kuesioner dan pengukuran hemoglobin mengunakan easy touch GCHb. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Pengetahuan remaja yang kurang mempunyai risiko 3,42 kali lebih besar, tidak patuh mengonsumsi tablet tambah darah berisiko 3,4 kali lebih besar, dan sikap negatif mempunyai risiko 1,7 kali lebih besar mengalami anemia. Terdapat hubungan signifikan pengetahuan remaja (p= 0,004), kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah (p=0,004) terhadap kejadian anemia. Tidak terdapat hubungan signifikan sikap remaja dengan kejadian anemia remaja putri walaupun memiliki resiko tinggi anemia (p= 0,229). Pengetahuan remaja tentang anemia dan kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah terbukti signifikan dan merupakan faktor risiko anemia.
Efektivitas Pemberian Pop Nugget Berbahan Dasar Ubi Ungu terhadap Tingkat Asupan Zat Gizi Makro dan Status Gizi Anak Sekolah Dasar Pascoal, Meildy Esthevanus; Kaligis, Venna Cristine; Harikedua, Vera T; Sahelangi, Olifie; Pasambuna, Muksin; Kereh, Phembriah S; Legi, Nonce L; Robert, Daniel; Pascoal, Kevin G
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2024.8.2.21960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian formula makanan tambahan pop nugget berbahan dasar ubi ungu terhadap tingkat asupan zat gizi makro dan status gizi pada anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan eksperimen semu, dengan desain penelitian one group pretest – posttest design. Besar sampel penelitian ini yaitu sebanyak 33 siswa siswi di SD GMIM Sion Malalayang. Teknik pengambilan sampel berupa probability sampling. Data asupan zat gizi makro diperoleh melalui recall 1x24 jam, sedangkan status gizi diukur secara antropometri sebelum dan sesudah pemberian pop nugget ubi ungu sebanyak 110 gram per potong selama 7 hari. Analisis pada penelitian ini menggunakan uji paired T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan asupan zat gizi makro sesudah pemberian pop nugget ubi ungu (p<0,05). Tidak terdapat perbedaan status gizi sampel sesudah pemberian pop nugget ubi ungu (p>0,05). Kesimpulannya, pemberian formula makanan tambahan (pop nugget) berbahan dasar ubi ungu efektiv memperbaiki tingkat asupan zat gizi makro anak sekolah dasar.

Page 1 of 1 | Total Record : 6