cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 448 Documents
Development of Integrated Biodiversity Student Worksheets With Computational Thinking Andriyani, Fitri; Suryanda, Ade; Ristanto, Rizhal Hendi
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2024.14.1.23303

Abstract

Computational thinking is used in learning to improve problem-solving skills in Biology subjects. Classroom learning emphasizes students memorizing biological science concepts in problem-solving, resulting in students' computational thinking skills needing to be improved. So, efforts to overcome this so that students are actively involved in the learning process and to improve students' computational thinking skills in understanding biodiversity material are by providing teaching materials such as LKPD. This study combines the concept of biodiversity with computational thinking components in worksheets so that students can develop computational skills while understanding Biology concepts. This development research aims to develop student worksheets by integrating computational thinking into biodiversity material. This development research was conducted using the 4-D method through 4 stages: define, design, develop, and disseminate. Data was collected using a questionnaire instrument by two validators consisting of language experts, material experts, and teaching material experts, as well as a readability test instrument by three teachers and ten students in class X at SMAN 3 Depok. The results of this study are in the form of student worksheets, which were successfully developed and suitable for use in learning because they obtained a valid category based on assessments from validators and a highly valid category from biology teachers and students.
Immersing Digital Technology in Empowering University Students with Future Skills: Digital Fabrication Laboratory Workshop Fibonacci, Anita; Kadarohman, Asep; Hernani, Hernani; Rahmawati, Triannisa; Hana, Muhammad Nurul; Nais, Miarti Khikmatun; Razani, Ahmad Nafran; Haunan, Vito Winata; Roslan, Roslinawati Mohd
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2024.14.1.23435

Abstract

This study aimed to explore the perception of students in higher education regarding the role of digital fabrication laboratories in equipping students with the skills they need in the future. This study was conducted using a descriptive approach. The study was carried out through a DFL workshop involving students’ representation from the Department of Student Association from a state university in the West Java with a total population of 106 students. A purposive sampling technique was used to choose the participants, with total sample was 12 students. Data collection was carried out through survey and interviews to measure students' perspectives on the opportunities to use Digital Fabrication Laboratory in developing future skills in a workshop scheme. Quantitative data analysis was carried out using descriptive statistics using mean scores and percentages, while for the results of the interviews, using a thematic analysis. Study showed that according to participants, the Digital Fabrication Laboratory facility was able to develop several skills, namely creativity (14%), computational thinking (7%), soft skills (7%), teamwork (7%), technological literacy (22 %), entrepreneurship (14%) and digital design (29%). The results also showed that the digital fabrication laboratory has a role and benefits for students' future careers, with a mean score of 4.44 (very good). The results of the thematic analysis showed that participant perspective the advantages of DFL workshop can develop their skill namely entrepreneurship, souvenir entrepreneurship, business in Clothes Printing Properties, Gundam entrepreneurship, Support in entrepreneurship Courses, Teaching Media Supplier, so it can be concluded that students feel that the DFL workshop is useful for students' future careers.
KANDUNGAN BUAH-BUAHAN DALAM ALQUR’AN: BUAH TIN (Ficus carica L), ZAITUN (Olea europea L), DELIMA (Punica granatum L), ANGGUR (Vitis vinivera L), DAN KURMA (Phoenix dactylifera L) UNTUK KESEHATAN khasanah, nur
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.442

Abstract

Aneka ragam buah-buahan segar diciptakan Sang Khalik untuk umat manusia. Di antara sekian banyak buah-buahan itu, salah satu yang disebutkan Allah SWT dalam Alquran. Adalah buah tin, zaitun, delima, anggur, dan kurma. Untuk itulah kita sebagai muslim perlu men- getahui zat-zat  yang terkandung dalam buah tersebut, se- hingga dapat memanfaatkan buah tersebut dengan sebaik- baiknya. Tidak ada sekecil apa pun Allah ciptaan jika tidak membawa kemanfaatan bagi manusia.
STRATEGI PENGEMBANGAN SCIENCE GENERIC SKILLS (SGS) CALON GURU FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION PADA MATA KULIAH PRAKTIKUM fadllan, andi
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.443

Abstract

Beberapa hasil penelitian menunjukkan masih renda- hnya keterampilan generik lulusan perguruan tinggi, sep- erti keterampilan berkomunikasi, bekerjasama, motivasi, inisiatif, kreativitas, dan kemampuan berpikir logis, siste- matis dan komprehensif. Kondisi ini ternyata juga terjadi di LPTK yang notabene sebagai produsen guru.Dalam tulisan ini akan dipaparkan bagaimana strategi pengembangan Science Generic Skills mahasiswa melalui Model Pembelajaran Group Investigation pada mata kuliah praktikum.Sebagai sebuah model pembelajaran kooperatif, pener- apan Group Investigation pada mata kuliah praktikum dapat menjadi alternatif dalam mengembangkan Keterampilan Generik Sains calon guru. Adapun strategi penerapannya dapat dilakukan dengan melibatkan mahasiswa sejak per- encanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi praktikum me- lalui tahap-tahap dalam model Group Investigation, yang meliputi:  1)  mengidentifikasi topik  dan  membagi  siswa ke dalam kelompok, 2) merencanakan tugas, 3) membuat penyelidikan, 4) mempersiapkan tugas akhir (analisis dan sintesis), 5) mempresentasikan tugas akhir, dan 6) evaluasi.
SISTEM PRIOTEKSI RADIASI : Analisis Terhadap Bidang Radiologi Rumah Sakit anwar, edi daenuri
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.444

Abstract

Fisika kesehatan berkembang sangat pesat, hal tersebut merupakan tuntutan yang harus terpenuhi seiring dengan perkembangan kedokteran dan penyakit yang multi kompleks. Fisika menawarkan berbagai konsep   untuk memudahkan, membantu dan menjawab permaslahan dalam bidang kedok- teran. Jawaban tersebut adalah munculnya berbagai alat seperti CT-Scan, general x-ray, dan lain-lain. Alat- alat tersebut disebut sebagai alat-lat radiologi yang berfungsi untuk perawatan (tera- pi), diagnosa dan pembunuhan penyakit tanpa melakukan oper- asi.   Tetapi disamping kemudahan-kemudahan yang diberikan ternyata alat-alat tersebut  juga memberikan efek negative bagi tubuh yang terkena paparan radiasi.General x-ray atu sering disebut sinar-x merupakan alat yang dimiliki banyak rumah sakit, kebanyakan untuk mendiag- nosa suatu penyakit.  Untuk meminimalisir efek negative yang ditimbulkan maka perlu adanya system proteksi yang baik, se- hingga aman bagi pengguna,operator, dokter, pasien dan ma- syarakat pada umumnya.
MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DENGAN VIDEO COMPACT DISK UNTUK MENCAPAI KOMPETENSI DASAR DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MTs s, saminanto
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.445

Abstract

Matematika adalah mata pelajaran yang diajarkan dari jenjang pendidikan dasar sampai pendidikan menengah. Selain mempunyai sifat yang abstrak, pemahaman konsep matematika yang baik sangatlah penting karena untuk me- mahami konsep yang baru diperlukan prasarat pemaha- man konsep sebelumnya. Dalam proses belajar mengajar guru mempunyai tugas untuk memilih model pembelaja- ran berikut media yang tepat sesuai dengan materi yang disampaikan demi tercapainya tujuan pembelajaran. Sam- pai saat ini masih banyak ditemui kesulitan siswa untuk mempelajari konsep geometri, antara lain tentang persegi panjang dan persegi pada siswa kelas VII semester 2. Aki- batnya terjadi kesulitan siswa untuk memahami konsep geometri selanjutnya karena konsep prasarat belum dipa- hami. Model pembelajaran Creative Problem Solving dengan Media Video Compact Disk sangat dimungkinkan bisa menin- gkatkan pemahaman konsep, keaktifan, dan hasil belajar siswa. Model  pembelajaran  ini  dapat  dijadikan  alternatif  pada pembelajaran matematika karena sesuai dengan karak- teristik matematika dan tuntutan Kurikulum 2006. Peneli- tian tindakan kelas/penelitian perbaikan pembelajaran ini mengambil obyek Kota Semarang, dan mengambil sampel di MTsN 1 Kota Semarang. Data yang diperoleh diolah se- cara deskriptif.Pelaksanaan penelitian dibagi dalam dua siklus, yang tiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pen- gamatan dan refleksi. Hasil pengamatan dan refleksi akan dijadikan bahan rujukan untuk pelaksanaan siklus berikut- nya. Sehingga proses dan hasil pelaksanaan siklus berikut- nya diharapkan akan lebih baik dari siklus sebelumnya. Dari tiap siklus akan diukur proses keaktifan dan proses bermain peran, dan keberhasilan siswa dalam pembela- jaran dengan model pembelajaran creative problem solving dengan media video compact disk.Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran creative problem solving dengan media video compact disk dapat me- ningkatkan pemahaman konsep, keaktifan, dan hasil bela- jar siswa di MTs.
MEMBANGUN KECERDASAN FINANSIAL DENGAN MATEMATIKA KEUANGAN romadiastri, yulia
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.446

Abstract

Setelah IQ (Intellectual Quotient), EQ (Emotional Quo- tient), SQ (Spiritual Quotient), sekarang muncul FQ (Finan- cial Quotient) atau biasa disebut kecerdasan finansial. Hal ini dikarenakan salah satu cabang dalam ilmu keuangan yang berkembang pesat dalam beberapa tahun belakan- gan ini adalah perencanaan keuangan atau financial plan- ning. Pada prinsipnya merencanakan keuangan yang baik itu mudah dan semua orang dapat melakukannya sendiri. Untuk dapat melakukannya, seseorang hanya perlu me- mahami matematika keuangan dan memiliki pengetahuan tentang produk pasar modal dan pasar uang yang tersedia. Pemahaman   akan matematika keuangan membuat ses- eorang menjadi cerdas finansial dan memungkinkan untuk menyusun sendiri perencanaan keuangannya.
PEMANFAATAN LABORATORIUM VIRTUAL DAN E-REFERENCE DALAM PROSES PEMBELAJARAN DAN PENELITIAN ILMU KIMIA nirwana, ratih rizqi
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.447

Abstract

Teknologi informasi dan komputer telah berkembang sedemikian pesatnya, dan memiliki pengaruh yang luar biasa. Namun, kedua teknologi tersebut masih kurang pemanfaatannya di dunia pendidikan di Indonesia. Me- lalui laboratorium virtual proses pembelajaran menjadi lebih menarik, lebih interaktif, jumlah waktu mengajar dapat dikurangi, kualitas belajar dapat ditingkatkan dan proses belajar mengajar dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Selain itu, melalui laboratorium virtual, bisa dilakukan penghematan biaya riset, serta riset-riset yang dahulu tidak mungkin dilakukan, karena keterbatasan pengkondisian sistem. Sedangkan E-references bisa digu- nakan bersinergi dalam mengatasi kelemahan laboratori- um virtual yaitu kurangnya kemampuan dalam mengatasi masalah.
ORIENTASI LIFE SKIL DALAM KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DENGAN PENDEKATAN SETS (Science Environment Technology & Society) PADA JENJANG PENDIDIKAN DASAR & MENENGAH l, listyono
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.448

Abstract

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah se- buah kurikulum operasional pendidikan yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan di Indonesia. KTSP secara yuridis diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Per- aturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. KTSP merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari SI, namun pengembangannya dis- erahkan kepada sekolah agar sesuai dengan kebutuhan sekolah itu sendiri. Basis dari kurikulum ini adalah kompetensi yang ha- rus dikuasai oleh siswa. Kompetensi merupakan pengetahuan, ketrampilan dan nilai-nilai yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PRAKTIKUM INKUIRI TERBIMBING UNTUK MEWUJUDKAN HASIL BELAJAR BERKARAKTER poernomo, joko budi
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.449

Abstract

Pada masa kini ini kita semua terkesima dengan perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara In- donesia. Pada tataran kehidupan masyarakat banyak ge- jala perubahan perilaku dan tatanan dalam masyarakat. Makin banyak perilaku masyarakat yang menunjukkan pola hidup yang sarat dengan ketidakpedulian, keputusa- saan, mudah menyerah, etos kerja rendah, konflik atau perselisihan antar warga bahkan antar pelajar. Pada tata- ran kehidupan bernegara, makin banyak kita amati gejala penyalahgunaan kewenangan/kekuasaan, kecurangan, kebohongan, ketidakadilan, ketidakpercayaan, dan keti- dakpedulian. Ini semua menunjukkan makin lunturnya rasa kebangsaan dan makin tebalnya egoisme pribadi, kelompok, dan/atau suku. Yang lebih meresahkan lagi adalah gejala bahwa generasi muda sudah makin jauh dari ajaran agama dan akar budaya leluhurnya, mungkin kare- na pengaruh suguhan budaya asing lewat berbagai media informasi dan komunikasi, baik cetak maupun elektronik. Semua ini telah menyentak kesadaran pendidik dan tokoh masyarakat yang peduli pada nasib bangsa, bahkan juga para petinggi Negara. Oleh sebab itu, untuk lima tahun ke depan pendidikan karakter, budaya, dan kewirausahaan diberi perhatian besar oleh pengambil kebijakan pendidi- kan di Pusat dan daerah tentu saja diharapkan dapat men- jabarkan kebijakan ini ke dalam program pendidikan nya- ta sampai tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Tatanan pembelajaran karakter tentunya diawali dari perangkat pembelajaran yang mampu mengangkat karakter siswa dan mahasiswa. Adapun prsayarat yang bersesuaian den- gan pembelajaran yang dapat mewakili nilai-nilai karakter agar tertampilkan dalam setiap pembelajaran. Tulisan ini akan memberikan informasi tentang beberapa persiapan pembelajaran yang digunakan dalam menata kembali agar peserta didik mengaplikasikan nilai-nilai karakter yang terilhami dalam pembelajaran.

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA More Issue