cover
Contact Name
Erie Siti Syarah
Contact Email
syarah.erie@gmail.com
Phone
+628128030360
Journal Mail Official
jpud.unj@gmail.com
Editorial Address
Gedung Bung Hatta Lantai 4 R 403 Pascasarjana, Universitas Negeri Jakarta Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Usia Dini
ISSN : 16931602     EISSN : 25030566     DOI : https://doi.org/10.21009/JPUD
Core Subject : Education,
JPUD - The Early Childhood Education Journal contains articles which are the results of research in the field of Early Childhood Education.
Articles 333 Documents
EVALUASI PROGRAM IMPLEMENTASI PENDEKATAN BEYOND CENTERS AND CIRCLE TIME (BCCT) OKTARIA, RENTI
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 8 Nomor 2 November 2014
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.179 KB)

Abstract

Abstract: The evaluation research aimed to acknowledging the effectiveness ofthe implementationof beyond centers and circle time approach at RA Istiqlal Jakarta Pusat in 2014. The evaluationresearch is selected as a research method, use the CIPP Model from Daniel Stufflebeam. Theresearch were use multi technique and instrumen to collect the data and analizying data use thedesciptive statistic and qualitative technique. The result of research give a conclusion that theimplementation of beyond centers and circle time approach at RA Istiqlal Jakarta Pusat in 2014has been effective. It was seem that (1) RA Istiqlal Jakarta has been the curriculum and handbookof beyond centers and circle time; (2) There are 20 teachers average graduation of S-1 and theyreceived basic training of BCCT and communication skill; (3) There are 10 centers consist ofibadah, natural materials, macro dramatic play, micro dramatic play, block, readiness,movement, creative art, music, and cooking; (4) Child classified by age group with a ratio 12 2that 12 students with 2 teachers; (5) Teacher have implemented scaffolding the environment,scaffolding the pre-play experience, scaffolding the individual child’s play experience, andscaffolding the post play experience; (6) High quality play environments for children support thethree kinds ofplay. Keywords:Evaluation Program, Beyond Centers and Circle Time,Early Childhood Education. Abstrak: Studi evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari pelaksanaan pendekatanbeyond centers and circle time(BCCT) di RA Istiqlal Jakarta Pusat tahun 201 4. Metode penelitianyang digunakan adalah evaluasi dengan model CIPP dari Daniel Stufflebeam. Teknikpengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket.Analisis data menggunakandeskripsi. Hasil penelitian adalah implementasi pendekatan BCCT di RA Istiqlal Jakarta tahun201 4 berjalan efektif, yakni: (1 ) RA Istiqlal Jakarta memiliki kurikulum dan panduan BCCT; (2)Ada 20 orang guru lulusan S1 dan mendapatkan pelatihan dasar BCCT dan keterampilankomunikasi; (3) Ada 1 0 sentra yang terdiri dari sentra ibadah, bahan alam, main peran makro,main peran mikro, balok, persiapan, olah tubuh, seni kreativitas, musik dan memasak; (4) Muriddiklasifikasi berdasarkan kelompok usia dengan rasio 1 2 orang anak dengan 2 orang guru; (5)Guru telah melaksanakan pijakan penataan lingkungan, pijakan pengalaman sebelum main,pijakan pengalaman main setiap anak, dan pijakan pengalaman setelah main; dan (6) 3 jenis maindidukung dengan adanya lingkungan main yang berkualitas untuk murid. Kata kunci: Evaluasi Program, Beyond Centers and Circle Time, PAUD.
IMPROVEMENT OF PHYSICAL FITNESS THROUGH CHEERFUL COLOURS CIRCUIT GAME SUSANTI, RIKZA AZHARONA
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 8 Nomor 2 November 2014
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.247 KB)

Abstract

Abstract: This research aims to find out how the process ofincreasing the physical fitness and theimprovement of the physical fitness of grade B Kindergarten students throught cheerful colourscircuit game. The research was carried out in Gardini kindergarten in East Jakarta from Januaryto March2014. The research used action research method according to action research model ofKemmis dan Mc. Taggart made through two cycle consisting of 7 sessions in the first cycle and 4sessions in the second cycle. The cycle consists of four steps: a) plannin; b) action (acting); c)observation (observing; and d) reflection (reflecting). The subjects were grade B in GardiniKindergarten in East Jakarta consisting of 10 childern. The data was collected by the researchinstrument which refers to the dimensions of physical fitness. The end result of this study showedan increase in physical fitness of childern that is evidenced by the acquisition of classical physicalfitness scores pre-action reaching 52.28%. After the first cycle had increased, the score reached87.19% and the second cycle was obtained satisfactory classical scores reached 94.74%. Keywords: physical fitness, game, cheerful colours circuit game. Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses permainan sirkuit warna-warni ceriadan peningkatan kebugaran jasmani anak melalui permainan sirkuit. Penelitian ini dilaksanakan diTK B Gardini Jakarta Timur, dimulai dari bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2014.Penelitian tindakan (action research) ini menggunakan metode Kemmis dan Mc Taggart, melaluidua siklus yang tediri dari tujuh pertemuan pada siklus I dan empat pertemuan pada siklus II yangmeliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah 10 anak TKB Gardini Jakarta Timur yang berusia 5-6 tahun. Analisis data menggunakan analisis kuantitatifdan kualitatif (mix methods). Data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif(tabel frekuensi, rata-rata, persentase, sntadar deviasi) sedangkan data kualitatif dianalisis denganlangkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Datadiperoleh dengan berpedoman pada instrumen penelitian yang mengacu pada dimensi kebugaranjasmani. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kebugaran jasmani anak yangdibuktikan pada perolehan skor klasikal kebugaran jasmani pra-tindakan mencapai 52,28%.Penelitian dianggap berhasil setelah dilakukan tindakan. Pada siklus I mengalami peningkatan skorklasikal mencapai 87,19% dan pada siklus II diperoleh skor klasikal yang memuaskan mencapai94,74%. Kata kunci: kebugaran jasmani, permainan, sirkuit warna-warni ceria
REGULASI DIRI DAN INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL SYAFRIDA, RINA
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 8 Nomor 2 November 2014
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.697 KB)

Abstract

Abstract: This research background is because 3rd grade students at SDS Jatisampurna Bekasihave low social skill. The students maintain relationship with their same age friends, manystudents dont want to get involve in group activity, but they prefer to do individual activity. Theaims of this research are to find out the influence the intensity of using smartphone toward socialskill, influence of self regulation toward social skill and the influence of self regulation toward theintensity of using smartphone. Variables of this research are the intensity of using smarphone(X1), self regulation (X2) and social skill (X3). This research was using quantitative approach,survey method, and path analysis technique. This research had been done to 3rd grade students atSDS Jatisampurna Bekasi with total sampling 50 students. The result of this reseach showed thatthe intensity of using smartphone is positively influencing directly toward social skill. Selfregulation is positively influencing directly toward social skill. Self regulation is positivelyinfluencing directly toward the intensity of using smartphone. Key word: SelfRegulation, Intensity ofUsing Smartphone, Social Skill Abstrak: Penelitian dilakukan karena rendahnya keterampilan social anak kelas III pada SDS diKelurahan Jatisampurna Bekasi. Anak-anak tidak mau terlibat dalam kegiatan kelompok temansebaya dan lebih suka melakukan kegiatan yang bersifat individual. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh intensitas penggunaan smartphone terhadap keterampilan sosial, pengaruhregulasi diri terhadap keterampilan sosial dan pengaruh regulasi diri terhadap intensitaspenggunaan smartphone. Variable penelitian yaitu: Intensitas penggunaan smartphone (X1),Regulasi diri (X2) dan keterampilan sosial (X3). Penelitian ini menggunakan pendekatankuantitatif, metode survey dan teknik analisis jalur. Sampel populasi adalah kelas III SDS,Kelurahan Jatisampurna Bekasi sebanyak 50 anak. Hasil penelitian menunjukkan intensitaspenggunaan smartphone berpengaruh langsung positif terhadap keteram-pilan sosial. Regulasi diriberpengaruh langsung positif keterampilan sosial. Regulasi diri berpengaruh langsung positifterhadap intensitas penggunaan smartphone. Kata Kunci: Regulasi diri, Smartphone, Keterampilan Sosial
PENINGKATAN KECERDASAN INTERPERSONAL MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF Yusdiana, Yusdiana
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 8 Nomor 2 November 2014
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.954 KB)

Abstract

Abstract: The objective of this research was to improve the interpersonal intelligences improveearly childhood learning cooperative at Kindergarten Asy-Syifa West Java city of Serang. Thedata were collected through participant observation using interview, observation, document study,and recording. The data analysis and interpretation indicates that: The results obtained showedthat the increase of 21,15%. In a quantitative comparison of child interpersonal intelligencesbefore and after the action. Informant Number 13; Raw Data Pretest Total Score 858; AverageClass Pretest 66; Raw Data posttest Total Score 1184; Average Class posttest 91.08. Based onthese results, the researchers suggest: 1) Teachers should create a conducive learning process,comfortable and fun, setting up media which aims to improve the interpersonal intelligencesconcept in concrete terms so that the child can be stimulated properly, 2) schools, better preparefacilities and varied infrastructure that supports interpersonal intelligences education so as toimprove social interaction, communication, socialization, empathy, and collaboration . Keywords: Interpersonal Intelligences, Cooperative Learning, Action Reacrh Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal melaluipembelajaran kooperatif di TK As-Syifa di Serang. Data yang dikumpulkan melalui observasipartisipan dengan wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan video rekaman. Analisis data daninterpretasi menunjukkan bahwa hasil peningkatan sebesar 21,05%. Pada satu perbandingankwantitatif dari inteligen hubungan antar pribadi anak sebelum dan setelah aksi. Angka penuturasli 13; Data mentah Pretest Jumlah Score 858; Merata-ratakan Kelas Pretest 66; Data mentahpost test Jumlah Score 1184; Merata-ratakan Kelas posttest 91.08. Berlandaskan hasil ini,peneliti sarankan: (1) Guru harus menciptakan satu belajar mungkinkan berjalan, nyaman danceria, membuat media yang mana bertujuan meningkatkan inteligen hubungan antar pribadi anakdapat dirangsang dengan baik; (2) sekolah, persiapkan lebih baik fasilitas dan membedakaninfrastruktur dukungan itu untuk mendukung kecerdasan interpersonal untuk meningkatkaninteraksi sosial, komunikasi, sosialisasi, empati, dan kerjasama. Kata kunci: Kecerdasan Interpersonal, Pembelajaran Kooperatif, Penelitian Tindakan
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI LESSON STUDY MARYATI, EUIS ATIH
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 8 Nomor 2 November 2014
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.667 KB)

Abstract

Abstract: The objective of the research is to improve teacher ability on the science learningthrough lesson study. This study used Kemmis and Taggart design. Thisresearch processinclude:planning, implementation, observationandreflection. The results ofthis study as follows: (1) Theability of teachersSDNKarangsambungIIafter followinglesson studyin an effort toimprove theabilityto implementscience learningusingparticipatorylearning methodsincreasedsignificantly. Theabilityof teachersto implementscience learningusingparticipatoryteaching methodsinthefirstcycleonlyreached an average of69,5, while in thesecondcyclereachedan average of76,0. (2)studentsinthe learningactivityin thefirstcycleonlyreached an average of64,5there was anincreasein the second cyclewhichreached an average of77,0, andseen fromthe end of thetestscores66,1 in thefirstcycleonlyachieveverysignificantincreasereaching74,6. That is, throughlessonstudyto improve the abilityof teachersto implementlearning. Keywords: The Ability ofTeachers, Learning IPA, Lesson Study Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran IPAmelalui lesson study. Penelitian dengan desain Kemmis dan Taggart. Proses penelitianini meliputi:tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini sebagai berikut: (1)Kemampuan guru SDN Karangsambung II setelah mengikuti lesson study dalam upayameningkatkan kemampuan melaksanakan pembelajaran IPA dengan menggunakan metodepembelajaran partisipatifmeningkat signifikan. Kemampuan guru dalam melaksanakanpembelajaran IPA dengan menggunakan metode pembelajaran partisipatif pada siklus pertamahanya mencapai rata-rata 69,5, sedangkan pada siklus kedua berhasil mencapai rata-rata 76,0; (2)Aktivitas siswa dalam pembelajaran pada siklus pertama hanya mencapai rata-rata 64,5 terjadipeningkatan pada siklus kedua yang mencapai rata-rata 77,0, dan dilihat dari nilai tes akhir padasiklus pertama hanya mencapai 66,1 meningkat sangat signifikan mencapai 74,6, Artinya, melaluilesson study dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran. Kata kunci: Kemampuan Guru, Pembelajaran IPA, Lesson Study
MODEL PEMBELAJARAN KELINCAHAN PADA SISWA TAMAN KANAK-KANAK widiastuti, widi; Ridwan, Iwan
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 12 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 12 Nomor 1 April 2018
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.238 KB) | DOI: 10.21009//JPUD.121.14

Abstract

The aim of this research was to create an agility learning model for pre-elementary school students. The approach of this study used to research and development model of Borg and Gall. The result of the small group trial from the easiness aspect was 85,58% and the attractiveness aspect was 86,35% which were very good. Meanwhile, the result of the big trial from the easiness aspect reached 86,41% and from the attractiveness, aspect reached 86,35% which were also very good. The effectiveness of the model was confirmed effective to be used. The result of to was 14,92 and t-table was 1,697, therefore to > t-table or Ho was rejected. It can be concluded that the agility learning model in this study is effective to be applied to early age kids. Keywords: Physical Education, Agility, Preschool Abstrak, Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model kelincahan bagi siswa Taman Kanak-Kanak. Pendekatan penelitian pengembangan model kelincahan ini menggunakan model penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari Borg dan Gall.Hasil uji coba kelompok kecil diperoleh hasil kriteria ditinjau aspek kemudahan model pembelajaran kelincahan diperoleh nilai 85,58% dan dinyatakan baik sekali, sedangkan aspek kemenarikan diperoleh nilai 86,16 % dan dinyatakan baik sekali. Hasil uji coba kelompok besar diperoleh hasil kriteria ditinjau aspek kemudahan model pembelajaran kelincahan diperoleh nilai 86,41% dan dinyatakan baik sekali sedangkan ditinjau dari aspek kemenarikan diperoleh nilai 86,35% dan dinyatakan baik sekali. Keefektifan model yang dikembangkan, dinyatakan efektif untuk digunakan. Berdasarkan dari hasil perbandingan antara nilai tes awal dan tes akhir yang diberikan kepada siswa diperoleh hasil t0 sebesar 14,92 dan ttabel 1,697. Dengan demikian, t0 = 14,92 > ttabel = 1,697 atau H0 ditolak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa model kelincahan yang peneliti kembangkan efektif untuk diterapkan pada anak usia dini. Kata Kunci: Pendidikan Jasmani, Kelincahan, PAUD
PENINGKATAN KEMAMPUAN BACA-TULIS PERMULAAN MELALUI PENGGUNAAN MEDIA WAYANG ABJAD KONTEKSTUAL LESTARI, NI GUSTI AYU MADE YENI
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 7 Nomor 2 November 2013
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.146 KB)

Abstract

This research is aimed at analyzing and explaining the implementation of the activitiesplay with contextualalphabetmediapuppets to improve literacy beginning child. This research wascarried out at TK Dwi jaya Marga, Tabanan-Bali for student in group B. Literacy is necessary sothat children can give an idea that was on his mind. The method usedin this research was actionresearch who developed by Kemmis and Tanggart. Actions taken in this research consisted oftwocycles; each cycle consists of six treatments. For each cyclesc on sisting of planning, action,monitoring and reflection. The subjects of this research were the kindergartners B2 DwiJayaMarga, Tabanan-Bali, totaled 29 children. Analysis of the data used in this research is done withquantitative and qualitative approaches. Analysis of quantitative data obtained based onincreasing children literacy from pre-intervention to the second cycles, amounting to 23,69%. Thisexceeds the agreement between researchers and collaborators by 20%. Based on the percentageimprovement obtained the action hypothesisis accepted. Qualitative data analysis isused based onthe model analysis by Miles and Huberman by the steps: (1) data reduction, (2) display the data,and (3) verification by observation, interview, and documentation throughout the study. Theresults showed that the use of contextual alphabet media puppets can developliteracy beginningchild. The child in mastering all aspects of early literacy using contextual alphabet media puppetwill lead to the acquisition of early literacy. Keywords: beginning literacy, contextual alphabet media puppet, early literation acquisition Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pelaksanaan kegiatanbermain dengan media wayang abjad kontekstual untuk meningkatkan kemampuan baca-tulispermulaan . Penelitian dilakukan di TK Dwi jaya Marga, Tabanan-Bali siswa kelompok B. Literasidiperlukan agar anak dapat memberikan gambaran yang ada dalam pikirannya . Metode usedinpenelitian ini adalah penelitian tindakan yang dikembangkan oleh Kemmis dan Tanggart.Tindakan yang diambil dalam penelitian ini terdiri dari beberapa siklus, setiap siklus terdiri darienam perlakuan. Untuk setiap siklus pada tahap perencanaan, tindakan, monitoring dan refleksi.Subyek penelitian adalah anak TK B2 Dwijaya Marga, Tabanan-Bali, mencapai 29 anak. Analisisdata yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif . Analisisdata kuantitatif yang diperoleh berdasarkan pada peningkatan kemampuan baca-tulis anak daripra-intervensi dengan siklus kedua, sebesar 23,69 %. Hsil ini melebihi kesepakatan antara penelitidan kolaborator sebesar 20%. Berdasarkan peningkatan persentase memperoleh hypothesisis aksiditerima. Analisis data kualitatif didasarkan pada model analisis Miles dan Huberman denganlangkah-langkah: (1) reduksi data, (2) menampilkan data, dan (3) verifikasi oleh observasi,wawancara, dan dokumentasi selama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaanmedia wayang abjad kontekstual dapat meningkatkan kemampuan baca-tulis permulaan anak.Anak dalam menguasai semua aspek literasi dini menggunakan media wayang abjad kontekstualakan mengarah pada akuisisi keaksaraan awal. Kata kunci: baca-tulis permulaan, media wayang abjad konstekstual, literasi akuisisi
KONSEP PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA PADA ANAK USIA DINI MAGTA, MUTIARA
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 7 Nomor 2 November 2013
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.133 KB)

Abstract

The aim of this study is to detect the form of development from the application of KiHajar Dewantara’s education concept in early childhood. By using qualitative methods approach,this research was conducted in two places, Taman Indria Ibu Pawiyatan Yogyakarta and TamanIndria Jakarta. Research was carried out by observation, interview and documentation. Data wereanalyzed using the Miles and Huberman technique, through the process of data reduction, datadisplay and research data verification. The results of data analysis indicate (1) that the concept ofeducation Ki Hajar Dewantara always applicable (2) forms of activities for early childhoodeducation is to develop the senses, such as playing, singing, dancing and storytelling (3) theeducation process is done by cultural approach as playing traditional games, sing traditionalsongs, storytelling, using surround natural materials as learning media is a unique of the conceptof education Ki Hajar ewantara, (4) factors that hinder and support the implementation of KiHajar Dewantara’s education concept from the school, external and internal factors. Keyword: The concept of education Ki hajar Dewantara, early childhood Tujuan penelitian ini untuk mendeteksi pengembangan penerapan konsep pendidikan KiHajar Dewantara pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif,dilakukan didua tempat Taman Indria Ibu Pawiyatan Yogyakarta dan Taman Indria Jakarta.Penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisismenggunakan teknik Miles dan Huberman, melalui proses reduksi data, display data dan verifikasidata peneliti. Hasil analisis data menunjukkan (1) konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara selaluberlaku; (2) bentuk kegiatan pendidikan anak usia dini adalah mengembangkan indra, sepertibermain, bernyanyi, menari dan bercerita; (3) proses pendidikan dilakukan dengan pendekatanbudaya seperti permainan tradisional, menyanyikan lagu-lagu tradisional, bercerita, menggunakanbahan alami sebagai media pembelajaran adalah keunikan dari konsep pendidikan Ki Hajarewantara, (4) factor internal dan eksternal yang menghambat dan mendukung pelaksanaan konseppendidikan Ki Hajar Dewantara di sekolah. Kata kunci: Konsep pendidikan Ki hajar Dewantara, anak usia dini
PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI METODE BERMAIN PERAN PUJIATI, DESTI
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 7 Nomor 2 November 2013
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.634 KB)

Abstract

This study aims to improve the social skills of children through the method of roleplaying in the kindergarten Muhammadiyah University of Purwokerto’s Labschool and todetermine the constraints of social skills through role play methods which are given tochildren.The research method used was action research method. This study was conducted from 4March to 20 May 2013.. The analysis method of research using qualitative and quantitativeapproaches. The success of the research is concluded with the analysis using the percentage.Research declared successful if the percentage of social skills assessment> 40 after doingactivities with role playing method. In the second cycle, twenty studentshas increased social skills.Highest percentage increase in social skills achieved by the subject Yz, at 96.6%. Role playinglearning methods that implemented by teachers with step (1) propose and discuss the situation. (2)prepare a roleplaying, (3) playing (4) reveals the experience ; have done well. The objectives ofthe research has achieved with the maximum expected.Keywords: Social skill, role play method, action research Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak melalui metoderole playing di TK Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang Labschool dan menentukankendala keterampilan sosial melalui metode role play yang diberikan kepada anak. Metodepenelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan. Penelitian ini dilakukan dari 4Maret - 20 Mei 2013. Metode analisis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dankuantitatif. Keberhasilan penelitian ini disimpulkan dengan analisis menggunakan persentase.Penelitian menyatakan berhasil jika persentase keterampilan sosial penilaian > 40 setelahmelakukan kegiatan dengan metode bermain peran. Pada siklus kedua, dua puluh anakketerampilan sosial meningkat. Persentase kenaikan tertinggi dalam keterampilan sosial yangdicapai oleh Yz subjek, di 96,6% . metode bermain bermain peran pada pembelajaran yangditerapkan oleh guru mempunyai langkah: (1) mengusulkan dan membahas situasi; (2)menyiapkan sebuah Roleplaying; (3) bermain; (4) mengungkapkan pengalaman;. Tujuan daripenelitian ini telah dicapai dengan maksimal sesuai diharapkan. Kata kunci: kemampuan sosial, metode bermain peran, penelitian tindakan
PENINGKATAN KREATIVITAS MELALUI PENDEKATAN INQUIRI DALAM PEMBELAJARAN SAINS DWIRAHMAH, ERINA
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 7 Nomor 2 November 2013
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.533 KB)

Abstract

This study aims to determine the increase in children's creativity drawing and playingwith clay through the inquiry approach to learning science. the study involved 10 children fromkindergarten group B as the respondent. Research carried out by using the method of actionresearch spiral cyrcle model developed by Kemmis & Taggart and successfully in two cycles. datascore of the child's creativity collected through the performence of early assessment andassessment of each the end of the cycles. data score of the child's creativity improvement wasanalyzed using descriptive statistics. the results show that: (1) the creativity of drawing betweencycles has increased, which is an average score of the pre-action (span style="font-family: CambriaMath;font-size:6pt;color:rgb(0,0,0);font-style:normal;font-variant:normal;">� = 48,10), first cyrcle (span style="font-family: CambriaMath;font-size:6pt;color:rgb(0,0,0);font-style:normal;font-variant:normal;">� =50,00) and second cyrcle or post-action (span style="font-family: CambriaMath;font-size:6pt;color:rgb(0,0,0);font-style:normal;font-variant:normal;">� = 53,60); and (2) the creativity of playing with claybetween cycles increased, which is an everage score on the pre-actions (span style="font-family: CambriaMath;font-size:6pt;color:rgb(0,0,0);font-style:normal;font-variant:normal;">� = 45,00) first cyrcle(span style="font-family: CambriaMath;font-size:6pt;color:rgb(0,0,0);font-style:normal;font-variant:normal;">� = 48,05) and second cyrcle or post-action (span style="font-family: CambriaMath;font-size:6pt;color:rgb(0,0,0);font-style:normal;font-variant:normal;">� = 54,00) Key words: Creativity, Science basic and Implementation of Inquiry. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas menggambar danbermain dengan tanah liat melalui pendekatan inkuiri dalam pembelajaran sains. Penelitian inimelibatkan 10 anak-anak, kelompok TK B sebagai responden. Penelitian dilakukan denganmenggunakan metode penelitian tindakan, model yang dikembangkan oleh Kemmis & Taggartdan berhasil dalam dua siklus. Skor data kreativitas anak dikumpulkan melalui performencepenilaian awal dan penilaian setiap akhir siklus. Skor data peningkatan kreativitas anak dianalisismenggunakan statistik deskriptif. hasil menunjukkan bahwa: (1) kreativitas gambar antara siklustelah meningkat, yang merupakan nilai rata-rata pra tindakan (x1 = 48,10), siklus pertama (x2 =50,00) dan siklus kedua atau pasca-tindakan (x3 = 53,60), dan (2) kreativitas bermain dengan tanahliat antar siklus meningkat, yang merupakan skor everage pada pra-tindakan (x4 = 45,00) sikluspertama (x5 = 48,05) dan siklus kedua atau pasca-tindakan (x6 = 54,00) Kata kunci: Kreativitas, sains dasar dan Implementasi Inquiry.

Page 8 of 34 | Total Record : 333


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 19 Number 2 November 2025 Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 19 Number 1 April 2025 Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 18 Number 2 November 2024 Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 18 Number 1 April 2024 Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 17 Number 2 November 2023 Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 17 Number 1 April 2023 Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 16 Number 2 November 2022 Vol 16 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 16 Number 1 April 2022 Vol 15 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 15 Number 2 November 2021 Vol 15 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 15 Number 1 April 2021 Vol 14 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 14 Number 2 November 2020 Vol 14 No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 14 Number 1 April 2020 Vol 13 No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 13 Number 2 November 2019 Vol 13 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 13 Nomor 1 April 2019 Vol 12 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 12 Nomor 2 November 2018 Vol 12 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 12 Nomor 1 April 2018 Vol 11 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 11 Nomor 2 November 2017 Vol 11 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 11 Nomor 1 April 2017 Vol 10 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 10 Nomor 2 November 2016 Vol 10 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 10 Nomor 1 April 2016 Vol 9 No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 9 Nomor 2 November 2015 Vol 9 No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 9 Nomor 1 April 2015 Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 8 Nomor 2 November 2014 Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 7 Nomor 2 November 2013 More Issue