cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Medika Tadulako
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23551933     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kedokteran FKIK Universitas Tadulako.
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DALAM KEHAMILAN TERHADAP PERILAKU KONSUMSI SUPLEMEN ZAT BESI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALISE Fatimah, Widya Nurul; Widajandja, I Nyoman; Soemardji, Wulan M.
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Anemia merupakan gangguan kesehatan yang paling sering dijumpai pada kehamilan yang dapat meningkatkan resiko kematian maternal, prematuritas, berat bayi lahir rendah, dan peningkatan angka kematian perinatal. Anemia dalam kehamilan umumnya diakibatkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan zat besi selama kehamilan. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku ibu hamil dalam mengkonsumsi suplemen zat besi. Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perilaku ibu hamil dalam mengkonsumsi zat besi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dalam kehamilan terhadap perilaku konsumsi suplemen zat besi di wilayah kerja Puskesmas Talise. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Total sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Talise. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square (α=0,05). Hasil: Berdasarkan 100 sampel yang diteliti, didapatkan sebanyak 62% ibu hamil berpengetahuan baik, 28% ibu hamil berpengetahuan cukup, dan 10% ibu hamil berpengetahuan kurang. Gambaran perilaku konsumsi suplemen zat besi pada ibu hamil didapatkan yang berperilaku baik sebanyak 77% dan berperilaku kurang sebanyak 23%. Hasil uji statistik menggunakan uji chi-square diperoleh nilai probabilitas 0,000 (<0,05). Kesimpulan:Terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dalam kehamilan terhadap perilaku konsumsi suplemen zat besi di wilayah kerja Puskesmas Talise. Kata Kunci: Tingkat pengetahuan, anemia dalam kehamilan, perilaku, suplemen zat besi
ISCHEMIC STROKE: SYMPTOMS, RISK FACTORS, AND PREVENTION Mutiarasari, Diah
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Stroke masih menjadi salah satu masalah utama kesehatan, bukan hanya di Indonesia namun di dunia. Berdasarkan penelitian menyatakan bahwa 1 diantara 6 orang di dunia akan mengalami stroke di sepanjang hidupnya. Stroke sebesar 10% dari seluruh kematian di dunia merupakan penyebab kematian nomor 3 setelah penyakit jantung koroner (13%) dan kanker (12%) di negara – negara maju, sedangkan dari seluruh jumlah kematian di Indonesia disebabkan oleh stroke (7,9 %). Beberapa faktor risiko yang paling penting adalah hipertensi, merokok, dislipidemia, diabetes mellitus, obesitas, dan penyakit jantung. Salah satu upaya untuk menurunkan tingkat kejadian stroke dengan melakukan pencegahan sejak dini pada pasien stroke sangatlah penting, baik sebelum maupun sesudah terjadi serangan. Pencegahan penyakit stroke terdiri dari pencegahan primer dan sekunder, sehingga masyarakat dapat terhindar dari stroke dan yang dalam perawatan stroke mendapatkan penanganan cepat dan tepat sesuai standar pelayanan stroke. Kata kunci: stroke, iskemik, faktor risiko, pencegahan.
ASUHAN KEPERAWATAN POST PARTUM DENGAN PIJAT OKSITOSIN UNTUK PENINGKATKAN PRODUKSI ASI DIRUANGAN MERANTI RSU TORABELO Sridani, Ni Wayan; Asia, Nur; Palesa, Hayati
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT According to Indonesian health departemen, Achievement of breastfeeding in postpartum mother in Indonesia have decreased on past three years, on 2015 was 55,7%, 20016 was 54,0%, and on 2017 was 35,73%(Indonesia health profile 2015,2016, and 2017). And in central of Sulawesi also have an decreased for past three years, on 2015 was 55,4%, on 2016 was 43,3% and on 2017 was 23,91% (Indonesia health profile 2015, 2016, 2017). From that documents can be seen that happened a decreased from a breastfeeding mother in nationally or in central Sulawesi, one of the causes of that decreasment is mother psikological like stress and worried. Therefor one of a nursing action to decrease the stress is doing an Oxytocin Massage. The purpose of that researched are to describe a nursing care in post partum patient with giving a oxytocin massage to increased the production of breast milk. The case of study method with two patient who has a same problem,The result after doing the oxytocin massage in patient number 1 and patient number 2 on the first and second day do not have yet a production of breast milk. On day 2 patient starts to producing a breast milk and on the day 3 milk producing is getting smoother. The conclution of the oxytocin massage is effective to giving a comfort feeling in post partum patient so from that confortable feelings will stimulate of hormone oxytocin and prostaglandin that can help the production of breast milk. The suggest from nurse is always socialize and benefits and how to do an oxytocin massage to their family members so they can do it by self to helping increased a breast milk and the mother can give a breastfeeding to their children. Keywords: Oxytocin massage, breast milk production decreased, postpartum          ABSTRAK Menurut Departemen Kesehatan RI, pencapain pemberian ASI esklusif pada ibu post partum di Indonesia megalami penurunan pada tiga tahun terahkir, pada tahun 2015 sebanyak 55,7%, tahun 2016 sebanyak 54,0 %, dan tahun 2017 sebanyak 35,73%.(Propil Kesehatan Indonesia 2015,2016 dan 2017). dan di provinsi Sulawesi tengah juga mengalami penurunan pada tigatahunterahkir, padatahun 2015sebanyak 55,4%, tahun2016 sebanyak43,3%, tahun 2017sebanyak 23,91%. (Propil Kesehatan Sulteng 2015,2016 dan 2017). Melihat dari data tersebut diatas terjadi penurunan pemberian Asi Ekslusif baik secara Nasional   maupun di Sulawesi Tengah, salah satu penyebab kurangnya produksi Asi adalah keadaan psikologis ibu seperti stress dan cemas. Oleh karena itu salah satu tindakan keperawatan yang bisa dilakukan untuk mengurangi cemas atau stress adalah dengan  melakukan pijat oksitosin. Tujuan penelitian mampu  mendeskripsikan asuhan keperawatan pada pasien post partum dengan pemberian tindakan pijat oksitosin untuk peningkatan produksi ASI. Metode studi kasus dengan 2 pasien yang memiliki masalah yang sama.            Hasil yang di peroleh setelah dilakukan pijat oksitosin pada pasien1 dan pasien 2 yaitu pada hari pertama kedua pasien belum memiliki produksi ASI, hari kedua pasien sudah mulai memproduksi ASI dan pada hari ketiga produksi ASI sudah semakin lancar,Kesimpulan pijat oksitosin sangat efektif untuk memberikan rasa nyaman pada pasien post partum sehingga dengan pasien  rileks akan merangsang pengeluaran hormone oksitosin dan prostaglandin yang dapat membantu produksi ASI. Saran perawat selalu mensosialisasikan manfaat dan  melatih cara melakukan pijat oksitosin pada keluarga sehingga mereka bisa melakukannya secara mandiri untuk membantu peningkatan produksi ASI sehingga ibu bisa memberikan ASI ekslusif. Kata kunci: Pijat Oksitosin, Produksi ASI Kurang, Post Partum
ANALISIS PROFIL PENGOBATAN, BIAYA MEDIS DAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN HEMODIALISIS POLI RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT DR H. MARZOEKI MAHDI BOGOR Ahriansyah, Andi; Sarnianto, Prih; Anggriani, Yusi
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTHemodialysis is a method of blood washing by removing excess fluid and substance that are harmfulto the body through dialysis to replace demage kidney function.. Hemodyalisis is a therapy that takes a long time, have complication and requires expensive cost. This condition will provide physiological and physchological stressors of patients which can an affects the quality of life of patients. The Object is Knowing the treatment profile, medical cost and quality of life of outpatients hemodialysis patients in RS DR Marzoeki Mahdi Bogor. Methods is Cross – sectional Analysis with a hospital perspective on volving 100 respondens with chronic kidney disease patients who undergoing hemodialysis. Data collections was done retrospectively. This study uses primary data in the form of questionnaires and secondary  data form medical record and financial sections.There were 100 patients with 93% compatibility  of  HD therapy, 83 % epo therapy and 86 % of comorbidities. The results of Mann whitney test analysis, obtained p value (sig) of real cost and INA – CBGs of 21.10%. p value (sig) real costs and ideal costs of 0,37 % the results of multiple linear regression obtained p value self – care 0,034, p value daily activities  0,000, p value pain / insecurity 0,005, sex p value long amounting to 0,019. The level of suitability of therapy in RS DR Marzoeki Mahdi Bogor is according to the standart of therapy. There is no significant difference beetween quality of life with long hemodialysis and real costs and ideal cost for INA – CBGs. Keywords: Hemodialysis, treatment profile, quality of life ABSTRAK Hemodialisis adalah metode pencucian darah dengan membuang cairan berlebih dan zat-zat yang berbahaya bagi tubuh melalui alat dialisis untuk menggantikan fungsi ginjal yang rusak. Terapi hemodialisis membutuhkan waktu yang lama, memiliki komplikasi dan membutuhkan biaya yang mahal. Hal ini akan memberikan stressor fisiologis dan psikologis pasien yang kemudian akan mempengaruhi kualitas hidup pasien. Tujuan Penelitian ini untuk  Mengetahui profil pengobatan, biaya medis dan kualitas hidup pada pasien hemodialisis poli rawat jalan di RS DR H.Marzoeki Mahdi Bogor. Metode yang digunakan adalah Analitik Cross – Sectional dengan perspektif rumah sakit. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif. Penelitian ini menggunakan data primer  berupa kueisoner  dan data sekunder dari rekam medik dan bagian keuangan.Terdapat 100 pasien dengan kesesuaian terapi HD 93%, terapi Epo 83% dan terapi penyakit penyerta  86%. Hasil analisis uji Mann Whitney, diperoleh p Value (sig) biaya rill dan INA- CBGs   sebesar 21.10%, p value (sig) biaya rill dan biaya ideal sebesar 0,37 %, hasil regresi linear  berganda diperoleh p value mengurus diri 0,034, p value aktivitas sehari - hari sebesar 0,000, p value rasa nyeri / tidak aman 0,005, p value  jenis kelamin sebesar 0,019.Tingkat kesesuaian terapi di RS DR Marzoeki Mahdi Bogor sesuai standar terapi. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kualitas hidup dengan lama HD serta  biaya rill maupun biaya medis  terhadap INA – CBGs. Kata kunci: Hemodialisis, Profil Pengobatan, Kualitas Hidup 
ANALISIS HUBUNGAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI RSU TADULAKO PALU TAHUN 2017 Mutiarasari, Diah; Kiay Demak, Indah Puspasari
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Tujuan organisasi rumah sakit dapat dicapai melalui serangkaian proses kegiatan, dengan memaksimalkan semua sumber daya termasuk sumber daya manusia (SDM) yang memegang peranan penting untuk pencapaian tujuan rumah sakit tersebut. Implementasi kinerja dilakukan SDM yang memiliki motivasi kerja, kompetensi, dan kemampuan. Motivasi sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja seseorang, sehingga seyogyanya setiap institusi mempunyai sistem khusus yang mengatur “motivasi” tersebut agar pegawai dapat menghasilkan pekerjaan yang terbaik. Motivasi merupakan cara dimana organisasi menyampaikan penghargaan atas kinerja pegawai yang luar biasa sesuai keahliannya. Motivasi tidak dapat mencapai tujuannya hanya dengan sistem pengelolaan, dengan adanya unsur kredibilitas dalam penerapan insentif dapat diberikan kepada pegawai yang rajin bekerja, sehingga manajemen SDM mempunyai peran dalam membangun motivasi dan kemampuan pegawai. Tujuan: Mengetahui hubungan antara motivasi kerja terhadap kinerja pegawai RSU Tadulako. Metode: Penelitian ini merupakan suatu penelitian kuantitatif. Rancangan penelitian berupa analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di RSU Tadulako selama bulan Oktober – November 2017. Subjek penelitian pada penelitian ini seluruh pegawai RSU Tadulako Palu yang terdiri dari tenaga kesehatan dan non kesehatan dengan jumlah 83 orang. Tekhnik pengambilan sampel adalah total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dua cara yaitu pengisian kuesioner (data primer) dan pengambilan data sekunder. Hasil: Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa hasil uji Spearman antara motivasi kerja dan kinerja, didapatkan p value: 0,810 (p > 0,05) dan nilai koefisien korelasi r adalah 0,027 yang menandakan korelasi yang positif dan sangat lemah. Kesimpulan: Variabel antara motivasi kerja terhadap kinerja menunjukkan tidak adanya hubungan yang sangat kuat antara kedua variabel. Kata Kunci: Motivasi, Kinerja, Tadulako
ANALISIS GEN NATURAL RESISTENCE ASSOCIATED MACROPHAGE PROTEIN (NRAMP-1) LOKUS D543N PADA PENDERITA DEMAM TIFOID Rafika, Rafika
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Gen NRAMP-1 berperan dalam memodulasi respon imun terhadap serangan kuman patogen. Keberadaan gen NRAMP-1 lokus D543N ini mempunyai pengaruh dalam mekanisme pertahanan tubuh terhadap penyakit demam tifoid. Tujuan: Untuk mengetahui polimorfisme gen NRAMP-1 pada penderita demam tifoid dan orang normal. Metode: Jenis penelitian eksperimen yang dilakukan di Laboratorium Biologi molekuler FK UNHAS. Sampel darah kasus berjumlah 25 sampel dan kontrol 25 sampel. Semua sampel darah dilakukan ekstrasi DNA metode Boom dan dilanjutkan amplifikasi gen NRAMP-1 lokus D543N dengan PCR dan hasilnya dilakukan pemotongan DNA dengan RFLP mengunakan Enzim restriksi Ava II (ATCC 27892). Hasil: Hasil pemeriksaan PCR-RFLP diperoleh 6 (24%) sampel kasus tidak terpotong pita DNA ukuran 244 bp berarti mengalami mutasi gen NRAMP-1. Sedangkan 19 (76%) sampel kasus dan 25 (100%) sampel kontrol terpotong terbentuk dua pita DNA ukuran 156 bp dan 88 bp berarti memiliki polimorfisme gen NRAMP-1 normal. Kesimpulan: Terdapat perbedaan polimorfisme gen NRAMP-1 lokus D543N pada penderita demam tifoid dan orang normal. Kata Kunci: Gen NRAMP-1, PCR-RFLP, demam tifoid
RELATIONSHIP OF BREAKFAST WITH STUDENTS' CONCENTRATION SDN TONDO PALU IN CENTRAL SULAWESI Gayatri, Cynthia; Sumarni, Sumarni; Mutiarasari, Diah
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background: Balanced nutrition can increase their endurance, intelligence and make normal growth. A healthy person has the intellect and the power of daily activities is quite high, especially for schoolchildren, which will help them in improving concentration and intellectual ability. Increasing the concentration of learning can be achieved in various ways, one of them is breakfast. Breakfast relate to mental intelligence, in a sense, the breakfast brought positive effects on brain activity, and the brain becomes more intelligent, more sensitive and easier to concentrate. Aim: To determine the relationship of breakfast with students' concentration SDN Tondo Palu in Central Sulawesi. Method: Types of research methods used in this research was analitic corelatonal. Sampling was done by total sampling method. The samples were students of class V and VI SDN Tondo that can communicated well and were in good health and willing to be the subject of researched. The study began with the distribution of Informed Consent to students of class V and VI SDN Tondo, followed by filling the questionnaire by the student and last performed concentration test was using grid concentration test. Results: From the result of questionnaires it was found that respondents who did breakfast as many as 53 students (53.5%) and the results of research on the concentration of learning obtained the students with the highest concentration of learning are in the moderate concentration category that is 52 students (52.5%). Based on the correlation results obtained significance value 0.003 <0.05 which means that there is a significant value relationship between breakfast with the concentration of learning. Conclusion: There is a significant relationship between breakfasts with a concentration of study to students at SDN Tondo Palu in Central Sulawesi. Keywords: Breakfast, Concentration of study
UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KERSEN (Muntigia calabura L.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli Handoko, Ahmad Deni; Setyawati, Tri; Asrinawaty, Andi Nur
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Penyakit infeksi adalah penyakit yang disebabkan oleh mikroba patogen dan bersifat sangat dinamis. Salah satu contoh mikroba patogen adalah bakteri Eschericia coli. Banyak kasus diare yang disebabkan oleh Bakteri Escherichia coli. Tanaman yang dapat digunakan sebagai obat tradisional adalah daun kersen (Muntigia calabura L). Daun kersen mengandung berbagai senyawa bioaktif yaitu senyawa flavonoid, saponin, triterpen, steroid, dan tannin. Senyawa bioaktif ini merupakan senyawa yang berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan : Untuk mengetahui efektifitas antibakteri ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium Post test only control group design. Tanaman uji yang digunakan adalah daun kersen . Ekstrak daun kersen didapatkan melalui proses maserasi. Ekstrak dibagi ke dalam 4 konsentrasi yaitu konsentrasi 12,5%, konsentrasi 25%, konsentrasi 50%, dan konsentrasi 75%. kontrol positif (Ceftriaxone 200 mg) sedangkan kontrol negatif (Na-CMC 200 mg). Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kersen (Muntigia calabura L) memiliki efek antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Pada konsentrasi 12,5%, 25%, 50%, dan 75% yaitu masing-masing rerata diameternya 12,83 mm, 15,83 mm, 17,74 mm, 19,83 mm. Kesimpulan : ekstrak daun kersen (Muntigia calabura L) memiliki efek antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli Kata Kunci : Bakteri Escherichia coli, daun kersen (Muntigia calabura L)
PENGARUH METODA EKSTRAKSI SIMPLISIA MULTI HERBAL DAN MULTI EKSTRAK DAUN SUKUN, SELEDRI DAN DAUN SALAM TERHADAP AKTIVITAS ANTIKOLESTEROL SECARA IN-VITRO Putra, Ari Permana; Simanjuntak, Partomuan; Suwarno, Tisno
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTCholesterol is one component of fat that is useful for the formation of steroid hormones and the formation of walls of cells in the body Excess cholesterol can also cause various diseases, especially cardiovascular diseases (heart and blood vessels). Hyperlipidemia is a condition of increasing blood fat levels which is characterized by increased levels of total cholesterol, Low Density Lipoprotein (LDL), and triglycerides in the blood that exceed normal limits. This study was conducted to determine the effect of differences in extract methods and activity potential of multiherbal extract and breadfruit leaf extract (Artocarpus altilis), celery leaves (Apium graveolens L) and bay leaves (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) as anti-cholesterol in vitro using water solvent and ethanol 70% solvent. The method used for this research is the Lieberman-Burchad method. The multiherbal and multi-extract extract test results are indicated by the IC50 test value. The results of the anticolesterol activity test of multiherbal extract and breadfruit leaf extract, celery and bay leaf obtained IC50 values of multiherbal ethanol extract of 187.7 μg / mL, and IC50 values of multi-ethanol extract with IC50 values 448.3 μg / mL. Based on the results of these measurements it can be concluded that the best multiherbal ethanol extract in reducing cholesterol activity. Keywords: Anticholesterol, Breadfruit Artocarpus altilis leaves; Celery leaves Apium graveolens L and bay leaves (Syzygium polyanthum (Wight) Walp), Multiherbal, Multi-extract. ABSTRAKKolesterol merupakan salah satu komponen lemak yang bermanfaat untuk pembentukan hormon steroid dan pembentukan dinding sel – sel dalam tubuh. Kelebihan kolesterol juga dapat menyebabkan berbagai penyakit terutama penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah). Hiperlipidemia merupakan suatu keadaan meningkatnya kadar lemak darah yang ditandai dengan meningkatnya kadar kolesterol total, Low Density Lipoprotein (LDL), dan trigliserida dalam darah yang melebihi batas normal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari faktor perbedaan metoda ekstraksi dan potensi aktivitas dari ekstrak multiherbal dan multiekstrak daun sukun (Artocarpus altilis), daun seledri (Apium graveolens L) dan daun salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) sebagai antikolesterol secara in vitro menggunakan pelarut air dan pelarut etanol 70 %. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode Lieberman-Burchad. Hasil uji ekstrak multiherbal dan multiekstrak ditunjukkan dengan nilai pengujian IC50. Hasil dari uji aktivitas antikolesterol ekstrak multiherbal dan multiekstrak daun sukun, seledri dan daun salam didapatkan nilai IC50 ekstrak etanol multiherbal sebesar 187,7 μg/mL, dan nilai IC50 multiekstrak etanol dengan nilai IC50 448,3 μg/mL. Berdasarkan hasil pengukuran tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak multiherbal etanol terbaik dalam menurunkan aktivitas kolesterol. Kata Kunci: Antikolesterol, Daun sukun Artocarpus altilis; Daun seledri Apium graveolens L dan Daun salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp), Multiherbal, Multiekstrak.
HUBUNGAN ASUPAN ZAT BESI DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA MAHASISWI ANGKATAN 2016 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO TAHUN 2017 Hamsari, Inddi Nursyafitri; Sumarni, Sumarni; Lintin, Gabriella
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTBackground: Dysmenorrhea is lower abdominal pain that occurs at time around or during menstruation. The prevalence of dysmenorrhea in Indonesia at 2008 was 64,25%, consisted of 54,89% primary dysmenorrhea and 9,36% secondary dysmenorrhea (Santoso, 2008). A study by Mahmudiono in 2011 gave result of primary dysmenorrhea incidence in female adolescent aged 14 to 19 years old in Indonesia was about 54,89%. Nutritional intake also affects the incidence of dysmenorrhea, one of them is iron.Objective: This study aimed to find out the relationship between iron intake and dysmenorrhea events in class of 2016 Students Faculty of Medicine Tadulako University year 2017.Method: The type of study used was analytical observation with cross-sectional design. Sampling was done using simple random sampling technique. The amount of sample was 85 students from class of 2016 which had qualified the criteria of sample. The study instruments used to obtain the iron intake was semi-quantitative food frequency questionnaire, while the instrument used to obtain dysmenorrhea event was dysmenorrhea questionnaire. The relationship between iron intake and dysmenorrhea event was analysed using Chi-square test.Result: The study result using Chi-square test showed that Ho was rejected, which means there was relationship between iron intake and dysmenorrhea events with p-value of 0,004 or p ≤ 0,05.Conclusion: There was relationship between iron intake and dysmenorrhea event in class of 2016 female students Faculty of Medicine Tadulako University year 2017. Keywords: iron intake, dysmenorrhea.      ABSTRAKLatar Belakang: Dismenore merupakan nyeri di  bagian  bawah  perut yang  terjadi  pada waktu menjelang  atau  selama menstruasi. Prevalensi dismenore di Indonesia tahun 2008 sebesar 64,25% yang terdiri dari 54,89% dismenore primer dan 9,36% dismenore sekunder (Santoso, 2008). Hasil penelitian Mahmudiono pada tahun 2011, angka kejadian dismenore primer pada remaja wanita yang berusia 14 – 19 tahun di Indonesia sekitar 54, 89% (Mahmudiono, 2011). Asupan nutrisi juga memiliki pengaruh terhadap kejadian dismenore. Zat gizi yang berpengaruh antara lain adalah zat besi.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan asupan zat besi dengan kejadian dismenore pada mahasiswi angkatan 2016 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Tadulako Tahun 2017Metode: Jenis penelitian yang dipakai adalah jenis penelitian observasi analitik dengan menggunakan desain penelitian cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Jumlah sampel 85 orang angkatan 2016 yang telah memenuhi syarat yang sesuai dengan kriteria sampel. Instrumen penelitian untuk mengetahui asupan zat besi menggunakan food frequensi questionnaire semi kuantitatif dan instrumen penelitian untuk mengetahui kejadian dismenore menggunakan kuisioner dismenore. Hubungan asupan zat besi dengan kejadian dismenore dianalisis dengan menggunakan uji chi square.Hasil: Berdasarkan penelitian hasil uji chi square yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Ho ditolak yang artinya terdapat hubungan antara asupan zat besi dengan kejadian dismenore dengan nilai ρ = 0.004 atau nilai ρ ≤ 0.05.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara asupan zat besi dengan kejadian dismenore pada mahasiswi angkatan 2016 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Tadulako Tahun 2017 Kata kunci: Asupan zat besi, dismenore.

Page 10 of 13 | Total Record : 124