cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 20888961     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa (ISSN : 2088-8961) diterbitkan dua kali setahun (April dan September) oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro Semarang mulai tahun 2011. Jurnal ini membawa misi menyebarluaskan berbagai hasil penelitian dan karya tulis ilmiah mahasiswa.
Arjuna Subject : -
Articles 87 Documents
Panda Sansevieria (Pengharum Ruangan Anti Debu dan Asap Rokok Dengan Sistem Penetralisir Sirkulasi Udara) Robi’atul Adawiyah, Ayun; Dhesti Arindita, Nia; Selviastuti, Raisha; Yuliawati, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.786 KB)

Abstract

Kebiasaan merokok sudah membudaya di Indonesia. Dampak buruk merokok terhadap tubuh jelas sering sekali dibicarakan, namun penelusuran efek ketergantungan merokok tetap sulit dihentikan. Pencemaran udara oleh asap rokok semacam itu  bukan suatu hal baru bagi masyarakat, terutama yang tinggal di perkotaan. Menghadapi realita seperti itu, membuat kita berusaha menawarkan solusi  menghadapi  permasalahan  tersebut  yaitu  salah  satunya  adalah menggunakan ekstrak tanaman lidah mertua (Sansevieria). Dari hasil berbagai penelitian menunjukan bahwa lidah mertua menyimpan banyak manfaat bagi kehidupan. Sansevieria   merupakan   salah   satu   tanaman   istimewa   yang   mempunyai kemampuan sebagai penyerap racun di udara, diantaranya karbon monoksida, nikotin, benzena, formaldehid, trikhloroetilen dan dioksin. Tanaman ini dapat dirancang menjadi suatu bahan pengharum ruangan dengan menyintesa ekstrak dari tanaman Sansevieria. Peneliti menganalisa bahwa lidah mertua mengandung bahan aktif pregnan glikosid, yang berfungsi mengurai polutan menjadi asam organik, gula, dan asam amino. Selain itu, diketahui bahwa lidah mertua mampu menyerap radiasi dari berbagai peralatan elektronik yang ada di dalam ruangan. Dengan desain pengharum yang efektif menyerap  zat berbahaya asap  rokok, pengharum Sansevieria ini sebaiknya di tempatkan di setiap sudut tempat agar memberi nilai lebih dan daya tarik masyarakat supaya lebih peduli untuk kawasan bebas rokok dan mewujudkan lingkungan yang sehat.
Otonomi Daerah Untuk Penguatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (Pengelolaan Keuangan dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah) Dina Amin, Ika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.908 KB)

Abstract

Masalah keuangan adalah masalah yang amat sensitif dan krusial dalam  pelaksanaan otonomi daerah. Segala kewenangan pemerintahan yang diserahkan kepada daerah dalam rangka desentralisasi ditentukan harus disertai dengan penyerahan dan pengalihan pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia sesuai dengan kewenangan yang diserahkan tersebut. Kewenangan yang dilimpahkan kepada Gubernur dalam rangka dekonsentrasi harus disertai pula dengan pembiayaan sesuai dengan kewenangan yang dilimpahkan. Pelaksanaan otonomi daerah tidak hanya mengalihkan beban dan tanggung jawab ke daerah, tetapi juga mengalihkan berbagai kewenangan dan hak-hak yang dikuasai oleh pusat kepada daerah. Bahkan, dalam melaksanakan agenda otonomi tersebut, pemerintah daerah dan masyarakat daerah diberdayakan dengan dukungan fasilitas dan dana yang diperlukan untuk menunjang pelaksanaan kebijakan otonomi daerah tersebut sebagaimana mestinya. Di berbagai daerah masih terdapat tarik-menarik baik antara kepentingan pusat dan daerah, maupun kepentingan pemerintah dan warga. Partisipasi publik dalam perumusan dan pelaksanaan APBD pada pemerintahan, misalnya, memiliki fungsi penting dalam rangka mengurangi bahkan mengantisipasi aparatur yang bermaksud melakukan penyelewengan terhadap penyaluran dan penggunaan APBD sebagaimana yang terjadi selama ini. Beberapa contoh kasus menunjukkan partisipasi publik masih lemah dalam rangka ikut serta merumuskan kebijakan pembangunan daerah yang tercermin dalam proses perumusan APBD-nya. Dalam konteks kesejahteraan, keberhasilan sejumlah pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya memang belum maksimal ditinjau dari pencapaian angka Human Development Index (Indeks Pembangunan Manusia-IPM) sebagai indikator kesejahteraan masyarakat.
Analisis Kaitan Riwayat Merokok Terhadap Pasien Tuberkulosis Paru (TB Paru) di Puskesmas Srondol Rika Hapsari, Anisa; Faridah, Fathin; Febrino Balwa, Anugrah; Dian Saraswati, Lintang
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.41 KB)

Abstract

TB Paru atau Tuberkulosis Paru merupakan penyakit menular dan dapat menyebabkan kematian. Temuan kasus Tuberkulosis Paru di Jawa Tengah pada tahun 2011 mencapai 20.623 kasus. Puskesmas Srondol termasuk sepuluh besar puskesmas dengan angka kejadian tuberkulosis yang tinggi di Kota Semarang. Bahkan, Puskesmas Srondol juga menjadi Puskesmas dengan peningkatan kasus TB paru tertinggi. Sementara, merokok merupakan perilaku yang membahayakan kesehatan paru-paru. Di Kota Semarang sendiri, angka perokok cukup tinggi dan perilaku merokok masih dianggap sebagai gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hubungan antara riwayat merokok dengan kejadian TB Paru. Metode penelitian adalah survei dengan pendekatan case series dan cohort dan jenis penelitiannya merupakan penelitian analitik.
Pengendalian Mutu Air Bersih Menggunakan Teknologi Nano Filtrasi sebagai Upaya Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Desa Vokasi Mranak Demak Jawa Tengah Priyantika, Devi; Nisfu Choiriyah, Selestin; Iswahyu Hadi, Dian; Tri Restuti, Christina; Rahayuning Pangestuti, Dina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.743 KB)

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan pokok yang selalu dikonsumsi masyarakat dan berpengaruh pada kelancaran aktivitas masyarakat. Masyarakat Desa Vokasi Mranak Kabupaten Demak mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih yang sehat dan berkualitas  secara  berkelanjutan.  Air  bersih  masih  sangat  susah  didapatkan  didaerah  ini karena masih banyak masyarakat yang sumber airnya berasal dari sungai. Padahal air sungai masih dalam kondisi banyak bakteri, logam berat, kotor dan sebagainya. Permasalahan timbul ketika terjadi musim kemarau, dimana sumber air tanah dan sungai kecil mengalami penurunan   kuantitas. Kondisi ini menyebabkan   kondisi kesehatan masyarakat menurun. Pemanfaatan  air  sungai  menjadi  air  bersih  sangat  dianjurkan.  Teknologi  yang  dapat mengatasi permasalah tersebut adalah nano filtrasi. Alasan menggunakan teknologi ini karena ketika buntu filternya dapat dilakukan perawatan yang murah.   Oleh karena itu salah  satu solusi untuk meningkatkan  mutu air bersih pada masyarakat di daerah Mranak, Kabupaten Demak adalah dengan menerapkan   teknologi pengolah air sungai menjadi air bersih dan bebas bakteri. Air yang  dihasilkan alat ini dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan air bersih dan sehat untuk dikonsumsi rumah tangga. Metode pelaksanaan program dibagi menjadi tiga bagian, tahap sosialisasi, tahap praktek dan pendampingan, tahap evaluasi dan pembentukan kepengurusan. Tahap sosialisasi merupakan bagian untuk mensosialisasikan keberadaan alat teknologi  pengolah  air  sungai  menjadi  air  bersih  dan  bebas  bakteri  kepada  masyarakat sasaran untuk dimanfaatkan sebagai pengolah air sungai menjadi air bersih. Pada tahap ini juga dijelaskan bahwa alat teknologi pengolah air sungai juga mudah dalam perawatan sehingga sangat murah untuk dikembangkan lebih lanjut. Pada tahap praktek dan pendampingan merupakan tahap terpenting dari program ini. Tahap ini akan dilakukan proses produksi teknologi pengolah air sungai dan tahap penerapan langsung alat. Selanjutnya pada tahap pendampingan dilakukan pendirian kepengurusan Desa Mranak sebagai langkah untuk menghimpun masyarakat yang mau   merawat dan mengembangkan menjadi anggota dari program ini. Tahap evaluasi bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan penerapan teknologi pengolah air sungai menjadi air bersih dan bebas bakteri yang dapat dilihat dari segi kualitatif air sungai (mutu air bersih).
Rumah Baca Jendela Dunia, Sebuah Model Perpustakaan Panti Asuhan Amarita Rahma, Gresi; Nirany, Alan; Budi Rahayu, Khasanah; Aditya Saputra, Robby; Nugraha P., Priyadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.301 KB)

Abstract

Program pembangunan rumah baca jendela dunia, sebuah model perpustakaan panti asuhan mempunyai tujuan jangka panjang. Anak-anak panti asuhan kelak akan menjadi penerus bangsa. Oleh karena itu, anak-anak panti asuhan memiliki hak untuk menempuh pendidikan dan memperoleh  ilmu  pengetahuan  serta  wawasan  dari  berbagai  sumber.  Dengan  demikian, Indonesia akan mempunyai penerus bangsa yang cerdas, yang mampu membawa nama baik Indonesia di kalangan Internasional, dan mampu bersaing dengan negara-negara maju lainnya. Target dari program ini adalah anak-anak panti asuhan dapat dengan mudah mendapatkan sumber bacaan, pengetahuan serta ilmu dari buku-buku rumah baca jendela dunia ini sehingga memotivasi mereka untuk selalu rajin membaca. Metode yang digunakan pada program ini adalah metode angket dan kuesioner, metode dokumentasi, serta metode demonstrasi. Metode angket, kuesioner dan dokumentasi berfungsi untuk mengetahui kompetensi mereka dalam minat baca. Metode demonstrasi untuk melatih ketrampilan mereka secara langsung dalam hal pengelolaan rumah baca.
Membentuk Karakter Moral Anak Melalui Sanggar Anak Peduli Dan Tanggap HIV/AIDS (SAPTHA) di Lingkungan Lokalisasi Sunan Kuning Semarang Musyaddad, Hamas; Aziz Rozzaq, Abdul; Islamudin, Alhanif; Sukmo, Rogo; Triyadi, Dimas; Hikmah, Laelatul; Nugroho, R. Djoko
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.366 KB)

Abstract

Meningkatnya  masalahan  Human  Immunodeficiency Virus  (HIV) dan  Acquired  Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Indonesia semakin kompleks dengan berbagai kasus penyebab penyebab HIV. Fenomena seperti itu biasa  terjadi di tempat-tempat lokalisasi yang berada di Indonesia termasuk di Semarang, Jawa Tengah yang bernama lokalisasi Sunan Kuning. Lokalisasi tersebut merupakan lokalisasi Wanita Pekerja Seks (WPS) terbesar di Semarang. Lokalisasi Sunan Kuning terletak di wilayah perbukitan Kelurahan Kalibanteng Kulon tepatnya di RW IV. Lokalisasi Sunan Kuning berada di sekitar pemukiman warga masayarakat sehingga interaksi antara PSK dengan warga biasa, termasuk anak-anak tidak ada batasan. Hal ini yang menjadi fokus dalam kreativitas yang ingin dikembangkan oleh fasilitator program kegiatan. Anak-anak seharusnya tinggal di lingkungan yang kondusif, sehingga mereka belajar dan bermain sesuai dengan seharusnya. Akan tetapi tidak semua anak mendapatkan hak yang seharusnya. Tempat pelaksanaan program PKMM di SDN Kalibanteng Kulon 1 yang berada di wilayah lokalisasi dikarenakan pihak Kelurahan meminta kami untuk melaksanakan program di instansi yang dapat bertanggungjawab, selain itu sebagai stategi agar anak-anak disekitar lokalisasi mengikuti program SAPTHA. Kegiatan ini memberikan solusi kreatif tentang membangun karakter anak di lingkungan lokalisasi Sunan Kuning yang peduli dan tanggap HIV/AIDS melalui program kegiatan SAPTHA (Sanggar Anak Peduli dan Tanggap HIV/AIDS) dengan metode permainan dan seni yang diadakan selama tiga bulan dengan waktu kegiatan empat kali pertemuan setiap bulannya di hari minggu. Anak-anak yang menjadi fokus perhatian adalah anak-anak di lingkungan lokalisasi Sunan Kuning yang berumur 9-12 tahun. Model pembinaan karakter anak peduli HIV ini dikemas dengan agenda kegiatan Funny Meeting, Pohon “ Harapanku Esok”, Pengenalan “What is HIV?”, HIV in Poster dan Permainan Tradisional, HIV in a comic, HIV in a Theater, Surat Harapan dan Permainan  HIV Vs Health, Nobar (Nonton Bareng) Film, Daur Ulang Seni Kriya Anak Resos peduli HIV, Belajar Bareng, Berbagi pengalaman dan games monopoli HIVA, Mini Outbound dan “Enterpreneur Child”, dan yang terakhir merupakan kegiatan puncak yaitu Mini Festival HIVA, pemilihan Duta  HIVA  anak  lokalisasi  Sunan  Kuning,  Semarang  dan  penutupan.  Dengan  adanya  model  pembinaan karakter anak peduli HIV melalui program kegiatan SAPTHA yang menekankan pembelajaran yang dikonsep permainan  dan  seni,  anak-anak  dapat  terbentuk  karakter  moralnya  dan  dapat  mengembalikan  suasana lingkungan anak-anak yang sesuai dan anak-anak di lingkungan lokalisasi dapat memahami tentang virus HIV secara dini, parameter yang digunakan untuk mengukur keberhasilan program lewat rapor individu yang telah TIM PKMM SAPTHA susun. Ketercapaian program PKMM SAPTHA adalah telah memiliki 30 siswa yang mengikuti Program, memiliki modul dan cara membentuk karakter moral anak lewat konsep seni dan permainan, rapor harian siswa, dan telah dipublikasikan diberbagai media cetak dan online seperti Barometer, Jawapos, Wawasan, Tribun Jawa Tengah, Wikipedia mendapat penghargaan PKM yang diapresiasi media, website undip.ac.id, cahunnes.com, okezone.com dll. Sedangkan keberlanjutan dari program PKMM SAPTHA saat  ini  kami  telah  membuat  MoU  untuk  menjadikan  SAPTHA  sebagai  kegiatan  ekstrakurikuler di SDN Kalibanteng Kulon 01 yang akan dilaksanakan tiap 2 minggu sekali yang akan dibantu oleh LSM/UKK STOPHIVA Undip, yaitu salah satu unit kegiatan kampus di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas diponegoro yang memiliki fokus dalam penanganan HIV/AIDS di Kota Semarang.
Pengolahan Sayur Wortel Menjadi Cemilan Sehat Chocotel (Chocolate Wortel) Kaya Gizi Non-Kolesterol Anisa Putri, Keke; Citra Permata A., Fila Mulia; Firdausi, Fatikha; Marista Safitri, Adelia; Robi’atul Adawiyah, Ayun; Yuliawati, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.426 KB)

Abstract

Saat ini sering ditemui permasalahan tentang kesehatan yang menyerang orang-orang berusia muda. Penyakit kolesterol, hipertensi, gagal ginjal yang banyak ditemui memiliki banyak penyebab, salah satunya adalah kurangnya konsumsi sayur dan buah. Tidak sedikit orang yang tidak suka sayur bahkan mereka enggan memakan sayur. Tentunya kesehatan akan terganggu, tidak optimal, dan rentan terserang penyakit. Wortel dan cokelat sangat baik untuk tubuh. Salah satu usaha yang dilakukan adalah mencampurkan wortel tersebut ke dalam cokelat. Dengan adanya pencampuran tersebut maka akan terbentuk sebuah cokelat baru yang memiliki kandungan gizi dan rasa yang lebih bervariasi. Produk cokelat wortel akan mempunyai kelebihan dibanding cokelat biasa yang sudah beredar dipasaran terutama dalam hal kandungan nutrisi maupun rasa. Peluang usaha cokelat wortel sangat besar mengingat bahan utamanya yaitu cokelat dan wortel yang mudah diperoleh dan dibuat. Pembuatan cokelat wortel merupakan salah satu cara bagi mahasiswa untuk menggali keterampilan, semangat dan jiwa kewirausahaan. Proses pembuatan cokelat wortel relatif mudah sehingga usaha ini sangat mungkin dilakukan dan dikembangkan mahasiswa serta masyarakat.
Kebab Tangu (Keripik Bakso Bercampur Talas Ungu) Camilan Tanpa Pewarna Yang Enak, Gurih Dan Bergizi Kusuma Prasetyaningrum, Nenti Diah; Tri Rahayu, Santi; Eninurkhayatun, Biyanda; Putriosa Saragih, Rani Kristina; Septianita, Annisa; Nugraheni, S.A.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.076 KB)

Abstract

Dewasa ini, banyak kita temui makanan yang kurang mempertimbangkan gizi dalam pembuatannya. Maka penulis dalam usulan Program Kreativitas Mahasiswa ini bertujuan membuat makanan yang enak, lezat, tetapi juga bergizi. Penulis membuat sebuah  keripik  bakso  yang  bahan  dasarnya  terbuat  dari  daging  yang  dipadukan dengan talas ungu yang tinggi akan karbohidrat. Penulis memilih bidang PMK kewirausahaan dengan membuat keripik ungu bakso talas dikarenakan yang pertama penulis ingin mendukung program pemerintah 50 juta wirausaha muda 2020 dan tidak ketinggalan target utama penulis adalah memperoleh keuntungan  yang bias membantu biaya kuliah penulis. Pembuatan keripik bakso ini dimulai dengan pembuatan adonan bakso yang ditambah dengan talas, pengulenan adonan, lalu pemotongan menjadi keripik, penjemuran hingga penggorengan keripik bakso. Pengemasan keripik bakso ini penulis mengunakan plastik. Pemasarannya sendiri penulis bekerjasama dengan menyewa lahan di daerah dekat fakultas Undip Tembalang dan melalui internet kami juga akan mempromosikannya atau diselipkan di sela-sela kegiatan kemahasiswaan, seperti Kegiatan UKM dan seminar tentang kesehatan.
Bom Nuklire’s Xanthone (Body Oles Of Mangosteen, Nutrisi Kulit Remaja) Novaeni, Nisa; Lutfihanny, Arum; -, Tasliah; Wiji Astuti, Fitri; Nurhayati, Ridha; Winarni, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.45 KB)

Abstract

Manggis (Garcinia mangostana L.) merupakan salah satu komoditas buah andalan  yang  menjadi salah satu komoditi ekspor untuk meningkatkan devisa negara. Penggunaan universal buah manggis biasanya dimakan langsung dan sebagian besar konsumen langsung membuang kulitnya. Padahal, kandungan nutrisi pada kulit manggis lebih tinggi dibandingkan dengan daging   buahnya. Paricarp manggis memiliki kandungan xanthone yang berfungsi sebagai zat antioksidan, antikanker, dan antiinflamasi (anti peradangan). Penulis terinspirasi untuk meningkatkan citra kesehatan, sesuai jurusan penulis, kesehatan masyarakat, dengan membuat produk alami. Penulis memberi nama  produk  tersebut  dengan  BOM  NUKLIRE  (Body  Oles  of  Mangosteen, Nutrisi Kulit  Remaja). Hand body tersebut terbuat dari produk alami, yaitu ekstra xanthone dari pericarp (kulit buah) manggis, aquades, minyak essensial cendana (menghaluskan  kulit  dan  melembabkan  kulit),  cera  alba  (lilin  lebah),  minyak zaitun  (menjaga  regenerasi  kulit),  dan  ekstrak  bunga  melati  (mengencangkan kulit, memberi aroma segar, dan antioksidan). Semua bahan alami di atas dikombinasikan dan diolah seprofesional mungkin sesuai metodologi yang tercantum dalam proposal. Berdasarkan  pemikiran  di  atas,  penulis    menggagas  sebuah  inovasi produk  hand  body  lotion  (cream  perawat  kulit)  dari  kulit   manggis  yang bermanfaat untuk menghaluskan dan melembabkan kulit, mengambil manfaat antioksidan xanthone dari kulit  manggis, serta mencegah kulit kering bersisik. Produk ini bermanfaat bagi semua kalangan, terutama bagi  remaja karena pada masa ini remaja membutuhkan nutrisi untuk kesehatan kulit agar tampil lebih percaya diri. Produk ini dibuat dari bahan-bahan yang alami agar manfaat yang diperoleh dari hand body kulit manggis ini dapat diserap dengan baik oleh kulit dan memberikan hasil memuaskan serta meminimalisir iritasi.
Samurai PKK (Sistem Palang Pintu Pencegah Kecelakaan Kereta Api) dengan Control Room dan Wifi Signal Gita Putri, Marisa; Fairusiyyah, Nabilah; -, Dwiyanto; Dharmawan, Yuddy
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.492 KB)

Abstract

Kereta api adalah sarana transportasi massal yang umumnya terdiri dari lokomotif dan gerbong yang berukuran relatif luas sehingga mampu memuat penumpang atau barang dalam skala yang besar. Keberadaan alat transportasi ini terbilang efektif dan efisien bagi para penggunanya.Kecelakaan kereta api yang sering terjadi adalah kecelakaan pada pintu perlintasan rel kereta api. Palang pintu perlintasan rel kereta api yang seharusnya berfungsi untuk melindungi dan memberikan peringatan bahwa akan ada kereta yang melintas, justru sering mendatangkan musibah kecelakaan. Oleh sebab itu, perlu adanya inovasi dalam sistem palang pintu rel kereta api seperti menggunakan sistem otomatis dan perlu adanya modifikasi desain palang pintu yang semula hanya setangah  menutup,  namun  model  ini  menutup  full  dari  bawah  hingga  1 meter ketinggian dan menggunakan model buka kesamping serta diberi model yang mengancam seperti bentuk pisau agar masyarakat menjadi lebih waspada, sehingga  masyarakat  tidak  dapat  menerobos  palang  pintu  rel  kereta  api. Dengan adanya inovasi ini akan mengurangi tingkat kecelakaan di rel kereta api.