cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 20888961     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa (ISSN : 2088-8961) diterbitkan dua kali setahun (April dan September) oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro Semarang mulai tahun 2011. Jurnal ini membawa misi menyebarluaskan berbagai hasil penelitian dan karya tulis ilmiah mahasiswa.
Arjuna Subject : -
Articles 87 Documents
Analisis Proporsi Perokok Tingkat SMK di Kota Semarang Dwijayanti, Fifi; Fauzi, Muh; Prilian, Evika; Widjanarko, Bagoes
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.649 KB)

Abstract

Tingginya prevalensi perokok di Indonesia saat ini yang mencapai 70% dari total penduduk akan memicu banyak masalah sumber daya manusia Indonesia.(Fatmawati, 2006) Bahkan pada tahun 2011 Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah perokok terbesar ketiga didunia. Pertumbuhan konsumsi rokok dikalangan generasi muda Indonesia juga tercepat didunia, sedangkan prevalensi di negara maju mulai mangalami penurunan. Menurut WHO angka kematian  akibat  merokok  di  Indonesia  telah  mencapai  angka  400.000  orang  per  tahun. Prevalensi perokok paling banyak terjadi dikalangan usia pelajar. Peningkatan tertinggi terjadi pada usia  5-9  tahun,  sedangkan  peningkatan pada usia  15-19  tahun sebesar 144% selama periode 1994-2004. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi perokok tingkat SMK di Kota Semarang.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah probability random sampling. Penelitian ini menggunakn metode wawancara dengan menggunakan kuesioner dan diolah secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh yaitu responden yang tidak merokok (56,55%) tidak jauh berbeda dengan responden  yang merokok (40,46%) dan 2,99% responden tidak menjawab. Berdasarkan geografis, persentase reponden yang tidak merokok di kota lebih tinggi (65%) dibandingkan dengan daerah lainnya dan persentase responden yang merokok di desa lebih  tinggi  (47%) dibandingkan  dengan  kota  dan  pesisir.  Persentase  reponden  yang tidak mendukung kegiatan merokok lebih tinggi (80%) dibandingkan dengan responden yang mendukung kegiatan merokok (20%). Kriteria responden sebagai perokok ringan lebih tinggi (65%) dibandingkan dengan kriteria lainnya. Kriteria perokok ringan merupakan pelajar yang merokok 1-4 batang per hari, kriteria sedang menghisap 5-14 batang rokok per hari dan kriteria berat menghisap lebih dari 15 batang per hari. Persentase responden mulai mencoba merokok pertama kali saat SMP lebih tinggi (57%) dibandingkan dengan SD (26%) dan SMK (17%). Persentase remaja yang merokok terinspirasi dari iklan rokok lebih kecil (12%) dibandingkan dengan remaja yang merokok tanpa dipengaruhi iklan.
Cigarette Vending Machine Dan Cicard “Solusi Alternatif Untuk Mengurangi Jumlah Perokok Aktif Dibawah Umur” Fajri Ramdhani, Latifa; Laili, Fitrianur; MahmudatiCigarette Vending Machine Dan Cicard “Solusi Alternatif Untuk Mengurangi Jumlah, Zahrotul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.714 KB)

Abstract

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak, yaitu selama tahun 2008 hingga 2012 jumlah perokok anak di bawah umur 10 tahun di Indonesia mencapai 239.000 orang. Sedangkan jumlah perokok anak antara usia 10 hingga 14 tahun mencapai 1,2 juta orang. Hal ini menunjukkan bahwa perokok aktif di Indonesia yang masih di bawah umur tergolong tinggi. Untuk itu diperlukan suatu gagasan baru untuk menanggulangi jumlah perokok aktif usia dini. Gagasan ini berupa cigarette vending machine dan cicard (cigarette card) yang dapat membatasi usia konsumen rokok. Cigarette vending machine dan cicard ini hanya dapat digunakan oleh konsumen dengan usia 18 tahun atau lebih. Cara menggunakan cigarette vending machine ini yaitu sama seperti menggunakan vending machine pada umumnya, hanya saja cara pembayarannya menggunakan cicard (cigarette card) di mana cicard ini dapat diisi saldo melalui bank maupun minimarket yang telah bekerja sama. Dengan adanya cigarette vending machine dan cicard ini dapat menghindari peredaran rokok secara bebas di kalangan usia di bawah 18 tahun.
“GASING”(Gerbong Kereta Api Anti Bising) Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Permukiman Pinggir Rel Sri Utami, Endang; Fairussiyah, Nabilah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.205 KB)

Abstract

Kereta api secara umum terdiri dari lokomotif dan beberapa gerbong untuk mengangkut penumpang maupun barang secara massal baik antar kota, provinsi maupun antarnegara. Alat transportasi ini banyak diminati oleh masyarakat karena dianggap efektif dan efisien. Selain memberikan dampak positif, kereta api juga memberi memberi dampak negatif bagi masyarakat. Kereta api merupakan alat transportasi yang berpotensi menyebabkan kebisingan pada masyarakat di permukiman pinggir rel. Hal ini dapat berakibat pada gangguan pendengaran ringan dan jika terjadi terus menerus akan menyebabkan ketulian permanen. Oleh sebab itu, perlu adanya inovasi di dalam gerbong kereta api dengan pelapisan hilon insulation dalam pembuatan body kereta api.  Selain itu, lapisan hilon insulation didekorasi supaya bernuansa indah sehingga menimbulkan kesan nyaman dan rapi serta tidak membosankan. Hilon Insulation ini memberi manfaat diantaranya sebagai peredam suara, peredam panas serta sebagai desain interior yang indah pada dinding-dinding kereta api. Dengan adanya inovasi ini akan mengurangi tingkat kebisingan akibat mesin kereta api.
ICE (Intensive Community Empowerment) sebagai Solusi Upaya Mencegah Kenaikan Angka Kematian Ibu (AKI) Sebagai Program Percontohan di Wilayah Kelurahan Bangetayu Wetan Kecematan Genuk Kota Semarang Sukmo, Rogo; Alhanif Islamudin, Rozzaq; Ari Pamungkas, Imam Subha
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.513 KB)

Abstract

Kesehatan ibu  merupakan target dalam Millenium Development Goals (MDGs). Angka kematian ibu (AKI) merupakan salah satu indikator dalam menentukan derajat kesehatan masyarakat. Angka kematian ibu di indonesia tertinggi dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Menurunkan angka kematian ibu dengan cara yang kreatif perlu dilakukan agar kematian pada ibu menurun. ICE (intensive commmunity empowerment) dengan langkah-langkah; Mapping Strategy, Penyuluhan Intensif, dan Pemberdayaan Dukun Bersalin yang merupakan program inovatif untuk menurunkan kematian ibu di Kelurahan Bangetayu Wetan Kecamatan Genuk Kota Semarang. Kecamatan Genuk merupakan kecamatan  yang 19 kasus dari 25.746 jumlah kelahiran hidup atau sekitar 73,80 per 100.000 KH. Sasaran program ini adalah pasangan usia subur dan dukun beranak. Tahapan pelaksanaan program ini dimulai dengan mapping strategy, penyuluhan intensif dan pemberdayaan dukun bersalin.
Optimalisasi Teknologi Biometrics Dalam Program e-KTP Dengan Penambahan Data Struktur Gigi Dan Kartu Sakti Sebagai Alternatif Satu Kartu Multifungsi Dewi Suryani, Norma; Tri Rahayu, Santi; Ardiningsih, Umi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.717 KB)

Abstract

Kartu Tanda Penduduk elektronik atau electronic-KTP (e-KTP) adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dibuat secara elektronik, dalam artian baik dari segi fisik maupun penggunaannya berfungsi secara komputerisasi. KTP elektronik adalah dokumen kependudukan yang memuat sistem keamanan / pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi dengan berbasis pada basis data kependudukan nasional. Fungsi e-KTP adalah sebagai identitas diri, berlaku nasional, sehingga tidak perlu lagi membuat KTP lokal untuk pengurusan izin, pembukaan rekening bank, mencegah KTP ganda dan pemalsuan KTP, serta terciptanya keakuratan data penduduk untuk mendukung program pembangunan. Banyak kejadian yang menjadikan KTP sebagai acuan untuk menggali informasi, temasuk dalam suatu kasus-kasus bencana atau kecelakaan. Namun, untuk beberapa kasus  informasi yang digali di dalam KTP memiliki keterbatasan sehingga menyebabkan kekurangan keakuratan informasi atau tidak didapat informasi. Oleh sebab itu, perlu adanya inovasi dalam sistem kelengkapan data atau informasi yang ada pada e-KTP dengan mengoptimalkan teknologi biometrik yang ada dalam e-KTP dengan penambahan struktur gigi dan data rekam medis dalam e-KTP sebagai kartu sakti yang menjadi alternatif satu kartu multifungsi. Dengan adanya inovasi ini maka informasi mengenai identitas diri seseorang dapat diperoleh dengan lengkap dan akurat, sehingga akan mempermudah seseorang dalam menggali informasi yang diperlukan sesuai kepentingan. Selain itu kerahasiaan informasi juga akan dijaga keamanannya karena tidak semua pihak dapat mengakses dengan mudah jika tidak memiliki kepentingan.
“PeTe” Pendidikan Anti Terorisme Sejak Dini Solusi Menanamkan Wawasan Kebangsaan Bagi Generasi Bangsa Mahmudati, Zahrotul; Maharani, Hanifah; Norma, Rahayu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.378 KB)

Abstract

Terorisme adalah manifestasi dari penistaan ajaran agama. Perilaku terorisme hanya akan membawa kehancuran bagi umat manusia. Terorisme tidak hanya sebagai ancaman terhadap keamanan dan keselamatan warga negara, tetapi juga keamanan nasional. Pendidikan anti terorisme sejak dini terutama di Indonesia selama ini belum pernah ada. Sehingga dalam hal ini diperlukan terobosan baru dari pemerintah untuk mencegah aksi terorisme di negara ini sejak dini. Tujuan dari pendidikan anti terorisme yang dilakukan sejak dini ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman sedini mungkin bagi masyarakat melalui kurikulum pelajaran yang disisipkan pada mata pelajaran agama yang ada di sekokah dasar hingga perkuliahan. Dengan demikian sedini mungkin masyarakat sudah dibekali benteng pertahanan yang mendalam untuk mencegah aksi terorisme dalam bentuk apapun dan dimanaun maupun kegiatan-kegiatan yang mengarah pada aksi terorisme.
Pengolahan Limbah Biji Alpukat Untuk Pembuatan Dodol Pati Sebagai Alternatif Pengobatan Ginjal Nuur Halimah, Aulia Dewi; -, Istiqomah; Syofiatul Rohmah, Siti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.229 KB)

Abstract

Alpukat  (Perseaamericana mill) merupakan tanaman yang tumbuh subur di daerah tropis seperti Indonesia dan memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.  Namun demikian, biji alpukat yang  merupakan salah satu hasil produk pertanian masih belum dimanfaatkan dengan maksimal dan hanya dibuang sebagai limbah. Padahal biji alpukat memiliki kandungan yang kaya  manfaat yaitu untuk pengobatan ginjal. Menurut Pusat Data Statistik dan Informasi Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia, jumlah pasien gagal ginjal kronik semakin meningkat. Oleh karena itu tujuan dari penulisan ini adalah untuk menganalisis potensi dan manfaat limbah biji alpukat serta mengetahui pengolahan limbah biji alpukat untuk pembuatan dodol pati sehingga dapat memberikan solusi alternatif pengobatan ginjal kepada masyarakat melalui pengolahan limbah biji alpukat menjadi dodol pati. Metode yang digunakan dalam penulisan karya tulis ini melalui studi kepustakaan yang dilakukan dengan menelaah buku-buku serta literatur-literatur dan melalui observasi langsung ke masyarakat. Pengolahan limbah biji alpukat menjadi dodol pati ini dapat membuka wawasan masyarakat bahwa limbah biji alpukat ini masih memiliki nilai guna yang tinggi karena selain dapat mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah biji alpukat, juga dapat mengobati penyakit ginjal.
“Sekar Melati” (Sekolah Karakter Berbasis Moral dan Kreativitas) Pada Anak Sebagai Upaya Meminimalisasi Penyebaran HIV / AIDS di Resosialisasi Gambilangu Semarang Yuniatun, Tuti; Sri Utami, Endang; -, Lisanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.227 KB)

Abstract

Prostitusi di Indonesia merupakan kasus yang sudah merajalela di kalangan masyarakat. Bahkan, ada sebagian dari masyarakat yang menjadikan prostitusi sebagai pekerjaan mereka. Berdasarkan data yang dihimpun oleh sebuah LSM bekerjasama dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tahun 2008-2009, dari 40 ribu sampai 70 ribu pelacuran atau prostitusi di Indonesia, sekitar 30% melibatkan anak-anak di bawah umur (usia 18 tahun ke bawah) (Muhammad, 2011). Dampak yang ditimbulkan dari kasus prostitusi dapat dirasakan oleh pelaku prostitusi itu sendiri, masyarakat serta anak-anak yang tinggal di daerah prostitusi. Maraknya kasus prostitusi di Indonesia khususnya di Semarang menyebabkan penyebaran penyakit HIV/AIDS. Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) mengestimasi populasi risiko tinggi tertular HIV di Kota Semarang hingga Juli 2012 ini mencapai 103.783 orang. Hal tersebut mendasari penulis untuk mendirikan sekolah informal “Sekar Melati”. Sekolah ini bertujuan untuk mendidik karakter, moral serta kreativitas pada anak-anak di daerah Resosialisasi Gambilangu sehingga dapat mengurangi jumlah pelaku prostitusi di masa mendatang. Hal ini diharapkan mampu meminimalisasi penyebaran penyakit HIV/AIDS
Penerapan Solcus Hexa, Alat Pengering Kolektor Surya 6 Sudut Sebagai Optimalisasi Higienitas Mutu Ukm Ikan Asin di Bandarharjo Semarang Utara Sri Utami, Endang; Priyantika, Devi; Pandu Annanto, Gilar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.038 KB)

Abstract

Kelurahan Bandarharjo Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang merupakan wilayah yang potensial dalam bidang perikanan karena lokasinya yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa di bagian utara. Banyak industri pengolahan ikan asin di wilayah ini yang menggunakan metode tradisional yaitu mengandalkan intensitas sinar matahari. Lamanya waktu yang diperlukan sekitar 3 hari ini akan menghambat produktivitas masyarakat terutama saat musim hujan karena kurangnya intensitas sinar matahari. Hal ini akan memicu timbulnya permasalahan seperti kurangnya higienitas mutu ikan akibat paparan debu secara langsung. Oleh karena itu, perlu upaya solutif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan penerapan teknologi tepat guna. Solcus Hexa yaitu alat pengering kolektor surya 6 sudut. Tujuan adanya alat ini adalah untuk mengoptimalisasi produktivitas masyarakat dan higienitas mutu UKM ikan asin di Kelurahan Bandarharjo Semarang Utara. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi identifikasi masalah, hearing, pembuatan solcus hexa,implementasi dan monitoring serta evaluasi. Selain itu, pada tahapan pendampingan dilakukan praktik pembuatan alat kepada masyarakat dan pembentukan pengurus. Solcus Hexa ini terbuat dari alumunium yang tahan terhadap korosi dan menggunakan kayu sengon sebagai isolator agar panas yang dihasilkan tetap terjaga serta di sertai dengan tutup kaca untuk menghindari paparan debu maupun bakteri pathogen selama proses pengeringan.
Serburia Suplemen Tulang Ikan Bandeng dengan Cangkang Kapsul Alginat Untuk Mencegah Osteoporosis Robi’atul Adawiyah, Ayun; Selviastuti, Raisha
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.944 KB)

Abstract

Osteoporosis adalah suatu penyakit yang ditandai dengan berkurangnya massa tulang berakibat menurunnya kekuatan tulang dan meningkatnya kerapuhan tulang, sehingga tulang mudah patah. Faktor utama memburuknya kepadatan tulang adalah kurangnya asupan kalsium. Bagi usia produktif 19-50 tahun, kecukupan kalsium adalah 1000 mg per hari. Kandungan kalsium pada ikan tidak hanya pada dagingnya, tetapi juga pada tulangnya. Tulang ikan merupakan salah satu limbah yang belum dimanfaatkan dengan baik padahal mengandung kalsium yang tinggi. Beberapa home industry di Kota Semarang banyak memanfaatkan ikan bandeng untuk dijadikan otak-otak. Pembuatan otak-otak bandeng hanya memanfaatkan daging ikan bandeng tanpa memanfaatkan tulangnya. Limbah tulang ikan bandeng yang dihasilkan setiap harinya mencapai 15 kg atau  sekitar 5,4 ton per tahun. Tulang ikan mempunyai nilai gizi yang tinggi salah satunya kalsium yang merupakan mineral penting karena mempunyai peranan mencegah timbulnya osteoporosis pada tulang. Tulang ikan bandeng mengandung kalsium 4%, fosfor 3%, dan protein 32%. Sehingga, perlu pengolahan produk baru agar limbah pembuatan otak-otak bandeng yaitu tulangnya dapat digunakan secara maksimal. Salah satu upaya untuk memanfaatkan limbah tersebut dengan mengolah limbah tulang ikan bandeng menjadi serbuk multivitamin berkalsium tinggi. Tulang ikan bandeng akan dimanfaatkan menjadi suplemen makanan dalam bentuk kapsul. Kandungan dalam kapsul adalah 100% ekstrak tulang ikan bandeng. Bahan kapsul terbuat dari bahan dasar rumput laut kaya akan manfaat. Proses pembuatan serbuk dengan mesin ekstraksi, tidak mengurangi kualitas komponen-komponen dalam duri ikan bandeng. Kapsul tulang ikan ini merupakan langkah tepat bagi yang tidak gemar meminum susu mengkonsumsi ikan. Tulang ikan bandeng yang telah diekstraksi kemudian dimasukkan ke dalam cangkang kapsul dari rumput laut yang higienis membuat semakin praktis dalam mendapatkan suplemen untuk kesehatan tulang atau yang lainnya.