cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 18298966     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Gradasi Teknik Sipil diterbitkan pertama kali dengan nama Jurnal Teknik Sipil pada bulan Agustus 2004 dengan ISSN 1829 – 8966, yang diterbitkan oleh Unit Pengembangan dan Kerjasama Jurusan Politeknik Negeri Banjarmasin. Ruang lingkup makalah meliputi bidang Teknik dan Manajemen dengan konsentrasi Bidang Transportasi, Geoteknik, Struktur, Keairan dan Manajemen Konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
NILAI INDEKS PLASTIS TANAH LEMPUNG LUNAK YANG DISTABILISASI DENGAN TAILING PT. FREEPORT INDONESIA R. Rochmawati; irianto irianto; C. A. Wulaningrum
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v6i1.1194

Abstract

Masalah yang sering terjadi pada infrastruktur jalan raya khususnya daerah Papua yaitu bergelombang, retak maupun penurunan tanah. Kerusakan pada bangunan berupa retak pada tembok dan lantai serta penurunan bangunan terkadang disebabkan oleh karakteristik fisik maupun mekanis tanah yang buruk. Stabilisasi tanah pada tanah dasar suatu konstruksi adalah suatu cara yang digunakan untuk memperbaiki sifat tanah dasar. Pemanfaatan limbah tailing PT. Freeport ini akan sangat membantu program pemerintah dalam mengatasi pencemaran lingkungan sekaligus sebagai bahan stabilisasi tanah untuk konstruksi jalan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah tanah kawasan Universitas Musamus, Merauke cocok untuk distabilisasi menggunakan tailing PT. Freeport  dan untuk mengetahui nilai kadar optimum tailing yang digunakan sebagai bahan stabilisasi untuk menurunkan nilai Indeks Plastisitas tanah asli. Nilai indeks plastisitas ttanah asli sebesar 28,96%, nilai indeks plastisitas tanah pada kadar 5% tailing sebesar 17,2395%, pada kadar 10% tailing sebesar 10,1402%, pada kadar 15% tailing sebesar 5,4228%, pada kadar 20% tailing sebesar 6,8704%. Sehingga tanah tersebut cocok distabilisasi menggunakan tailing dan kadar optimum tailing yang digunakan adalah pada kadar 15%. Kata kunci : Tanah lempung, Stabilisasi, tailing
PERBANDINGAN RAB RUMAH RANGKA BAJA RINGAN DENGAN RANGKA BETON TIPE 45 DI BANJARMASIN Rinova Firman Cahyani; Aunur Rafik; Ningtyas Rahmawati
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v6i1.1237

Abstract

Tingginya permintaan rumah tipe 45 di tengah  kelangkaan kayu ulin yang terjadi di Banjarmasin, membuat pengembang dalam membangun perumahan mencari material alternatif berupa bahan pabrikan yang kuat,  ringan, harga lebih  terjangkau dan mudah didapat. Pembangunan rumah  yang  semula  dengan konstruksi rangka kayu ulin beralih ke rumah  dengan konstruksi rangka baja ringan atau konstruksi rangka beton. Mengingat lahan di Banjarmasin berupa rawa, penggunaan baja ringan yang bobotnya lebih ringan  dibandingkan kayu ulin  maka sebagai material bangunan, baja ringan merupakan pilihan yang sangat  tepat. Baja  ringan  memiliki  lapisan anti  karat galvanis dan  zincalume. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan Rencana Anggaran Biaya(RAB) rumah rangka baja ringan dengan RAB rumah rangka beton tipe 45 di Banjarmasin tanpa menganalisis kekuatan strukturnya.Anggaran biaya pembangunan rumah tipe 45 konstruksi rangka baja ringan  dan rumah konstruksi rangka beton dihitung berdasarkan data berupa denah rumah, spesifikasi bahan, Harga Satuan Bahan dan Upah tahun 2020 untuk wilayah Banjarmasin dan analisis perhitungannya disesuaikan dengan standar Analisa Harga Satuan Pekerjaan SNI tahun 2016. Menggunakan data-data tersebut dibuatlah analisis perbandingan rencana anggaran biaya  untuk mengetahui  keekonomisan biayanya.Berdasarkan analisis perhitungan anggaran biaya pembangunan rumah tipe 45 konstruksi rangka beton sebesar Rp.158.276.526 sedangkan untuk rumah tipe 45 konstruksi rangka baja ringan sebesar Rp.150.042.514 dengan selisih biaya Rp.8.234.012 atau 5.20 % lebih murah biaya pembangunan rumah tipe 45 rangka baja ringan. Kata kunci: RAB, Rumah Tipe 45, Rangka Baja Ringan, Rangka Beton
PENGARUH PEMBERSIHAN RUBBER DEPOSIT TERHADAP NILAI UJI KEKESATAN PADA LANDAS PACU Yahya Rizky Shahrial; Lely Hendarti; Silvia Yulita Ratih
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v6i1.1245

Abstract

Berkaitan dengan keselamatan penerbangan terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh suatu landas pacu. Salah satunya adalah landas pacu harus bersih dari semua hal yang membahayakan proses pergerakan pesawat. Runway perlu di rawat secara berkala untuk membersihkan partikel-partikel yang berbahaya bagi penerbangan. Pemeliharaan kekesatan permukaan perkerasan dilakukan oleh pelaksana bandar udara dan pengguna lalu lintas secara teratur dan terjadwal. Kekesatan diukur dengan alat MU meter. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pembersihan rubber deposit terhadap nilai kekesatan permukaan landas pacu sehingga bisa memenuhi persyaratan yang berlaku. Metode penelitian adalah metode kuantitatif yang dilakukan dengan pengukuran dan pengujian. Hasil ploting area dan pengamatan ukuran dimensi area pekerjaan pembersihan rubber deposit pada landasan pacu Bandar Udara Adi Soemarmo adalah 4200 m2. Hasil pengukuran dengan MU meter sebelum dilaksanakan pembersihan rubber deposit didapatkan nilai kekesatan sebesar 0,53. Dengan nilai rata – rata tersebut landas pacu memerlukan perawatan pembersihan rubber deposit. Setelah dilakukan pembersihan didapatkan nilai kekesatan sebesar 0,71. Dari hasil tersebut terlihat bahwa pembersihan yang dilakukan mempunyai pengaruh efektif membersihkan rubber deposit yang ada pada permukaan perkerasan runway / landas pacu Bandara Internasional Adi Soemarmo sehingga nilai kekesatan memenuhi persyaratan yang berlaku.   Kata kunci—Rubber deposit, Uji Kekesatan, Landas Pacu
PERENCANAAN BANGUNAN TALANG JEMBATAN PADA DAERAH IRIGASI OPIYANG Mufti Amir Sultan; Edi Suhartono Kurung; Zulkarnain K Misbah
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v6i1.1295

Abstract

Talang merupakan saluran irigasi yang dibuat dari pasangan beton bertulang, kayu atau baja maupun beton ferrocement, didalamnya air mengalir dengan permukaan bebas, talang dibuat melintas lembah, saluran pembuang, sungai, jalan atau rel kereta api. Saluran talang minimum ditopang oleh 2 (dua) pilar atau lebih dari konstruksi pasangan batu dengan tinggi kurang dari 3 m untuk beton bertulang dan konstruksi pilar dengan beton bertulang untuk tinggi lebih 3 m. Pada penelitian ini talang berfokus pada perhitungan analisa hidrolis dan struktur atas bangunan talang, di mana talang yang direncankan dengan panjang 29,5 m dan ditopang oleh 2 pilar dan 2 abutmen. Dari hasil perhitungan analisa hidrolis didapat dimensi struktur talang dengan tinggi saluran H = 1,1 m, lebar saluran B = 1,1 m, tinggi muka air h = 0,46 m dan tinggi jagaan w = 0,2 m. Di mana kecepatan aliran air pada talang V = 0,26 m/det, dengan kemiringan dasar saluran pada talang I = 0,000364. Adapun dalam perencanaan ini beton yang digunakan adalah mutu beton K-300 dengan jenis tulangan yang dipakai adalah BjTP 280 dan BjTS 420 dengan rencana penampang struktur box talang adalah masing-masing setebal 150 mm untuk pelat lantai jembatan, 200 mm untuk dinding saluran dan 200 mm untuk lantai saluran. Untuk tulangan pada pelat lantai jembatan menggunakan BjTP Ø12-150 mm untuk tulangan lentur dan BjTP Ø10-260 mm untuk tulangan susut dan suhu. Untuk dinding saluran digunakan tulangan lentur tumpuan dan lapangan BjTS 5-Ø16 per dinding saluran, tulangan sengkang tumpuan menggunakan BjTP Ø10-150 dan tulangan sengkang lapangan BjTP Ø10-200, dengan tulangan sisi BjTP Ø12-250. Sedangkan untuk tulangan pelat lantai saluran digunakan BjTS Ø14-150 mm untuk tulangan lentur dan BjTP Ø10-250 mm untuk tulangan susut dan suhu. Kata kunci : Talang Irigasi, Hidrolis, D.I.  Opiyang.
RASIO DAYA DUKUNG TIANG RENCANA TERHADAP DAYA DUKUNG TIANG AKTUAL Akhmad Marzuki; Ahmad Norhadi; Muhammad Eriza
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v6i1.1330

Abstract

Prediksi daya dukung tiang rencana dari beberapa metode statis dan dinamis sering ditemui tidak sesuai denga daya dukung aktual di lapangan. Daya dukung tiang rencana tersebut harus divalidasi terhadap daya dukung tiang aktual dimana respon daya dukung tiang sudah termobilisasi penuh. Dalam rangka memenuhi tujuan tersebut dilakukan pengambilan data NSPT dari bor dalam dan data kalendering dari pemancangan dinamis sebagai parameter perhitungan daya dukung tiang rencana. Daya dukung tiang rencana ini akan menjadi desain kebutuhan seluruh pemancangan tiang. Oleh sebab itu perlu diketahui rasio daya dukung tiang rencana metode  statis dan dinamis terhadap daya dukung tiang aktual di lapangan dari uji Pile Dynamic Analysis (PDA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode statis rata-rata untuk tanah pasiran yang mendekati nilai daya dukung uji PDA adalah metode Luciano Decourt dengan Qu = 460,5 ton, Qp=170,1 ton dan Qs= 290,35 ton dengan rasio RQu=0,98; RQp=1,20; RQs=0,88. Sementara untuk daya dukung dinamis rata-rata dan rasio dari tiga metode Hilley, ENR dan WIKA untuk tanah pasiran yang mendekati nilai daya dukung uji PDA adalah daya dukung dari metode Hiley dengan Qu= 481,39 ton, Qp=172,82 ton, Qs= 313,79 ton dengan RQu =1,02; RQp =1,21 dan RQs = 0,96. Kata Kunci: Daya Dukung Tiang, PDA, Rasio, NSPT  
STUDI PERBANDINGAN ANALISIS STRUKTUR BALOK MENGGUNAKAN APLIKASI BERBASIS ANDROID dan SAP2000 Samsul A Rahman Sidik Hasibuan; Fadhillah Azmi; Yuan Anisa
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v6i1.1337

Abstract

Struktur balok merupakan tipe elemen struktural yang penting untuk para profesional konstruksi serta mayoritas insinyur wajib akrab dengan balok. Tipe struktur balok yang dibahas dalam tulisan ini merupakan struktur balok sederhana (simple beam). Dalam menghitung gaya-gaya serta deformasi struktur secara numerik memerlukan waktu yang lebih lama serta memerlukan ketelitian yang baik. Pada masa yang semakin canggih ini, telah tersedia bermacam software serta aplikasi yang dapat digunakan untuk mendapatkan gaya-gaya dalam serta deformasi struktur dengan cepat dan akurat. Salah satu software yakni SAP2000 dan salah satu aplikasi yakni Easy Beam dapat digunakan untuk mendapatkan gaya-gaya dalam serta deformasi struktur dengan cepat dan akurat. Dalam tulisan ini struktur balok sederhana dimodelkan serta dianalisis menggunakan software SAP2000 dan aplikasi Easy Beam. Tulisan ini bertujuan untuk membandingkan hasil analisis dengan software SAP2000 dan aplikasi Easy Beam khususnya balok sederhana. Selanjutnya, hasil analisis dengan software SAP2000 dan aplikasi Easy Beam telah diperoleh serta telah bahas. Hasil analisis menunjukan bahwa nilai-nilai yang diperoleh tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Kata kunci— simple beam, Easy Beam analysis, SAP2000
PERHITUNGAN KUALITAS AGREGAT MENURUT ABRASI DAN BERAT JENIS, PADA MATERIAL DESA AMBUNGAN Rifanie Gazalie; Riska Hawinuti; Muhammad Fauzi; Muhammad Febri Adam Setiadi
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v6i1.1340

Abstract

Pemanfaatan material lokal, walaupun mampu mengurangi biaya mobilisasi dan berkontribusi dalam peningkatan perekonomian masyarakat setempat, tetap harus lolos pengujian terhadap spesifikasi teknis yang ditentukan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah menguji: abrasi, nilai berat jenis serta penyerapan pada material agregat kasar dan agregat halus dengan dan tanpa direndam, untuk material dari Desa Ambungan, Pelaihari. Dimana pengujian tersebut berdasarkan SNI 2417:2008, SNI 1969:2016, SNI 1970:2016 serta Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Berdasarkan pengujian, abrasi untuk Gradasi A dan B adalah 30,74% dan 30,80% dan telah memenuhi persyaratan spesifikasi abrasi <40%. Nilai bulk: agregat halus dengan dan tanpa direndam adalah 2,582gr/cm3 dan 2,590gr/cm3; agregat kasar dengan dan tanpa direndam adalah 2,617gr/cm3 dan 2,694gr/cm3. Nilai SSD: agregat halus dengan dan tanpa direndam adalah 2,636gr/cm3 dan 2,658gr/cm3; agregat kasar dengan dan tanpa direndam adalah 2,655gr/cm3 dan 2,733gr/cm3. Nilai Apparent: agregat halus, dengan dan tanpa direndam adalah 2,730gr/cm3 dan 2,780gr/cm3; agregat kasar,dengan dan tanpa direndam adalah 2,722gr/cm3 dan 2,803gr/cm3. Kesemuanya telah memenuhi ketentuan spesifikasi berat jenis >2,500gr/cm3dan selisih maksimal 0,2 antara agregat halus dan kasar. Nilai absorption: agregat halus dengan dan tanpa direndam adalah 2,103% dan 2,638%; agregat kasar dengan dan tanpa direndam adalah 1,470% dan 1,432%, dan telah memenuhi ketentuan spesifikasi absorption <3%. Kata kunci— Absorption, Apparent, Bulk ,Gradasi, SSD  
STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH PENGGUNAAN ZAT ADITIF TERHADAP NILAI KUAT TEKAN MORTAR Irianto; R. Rochmawati
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v6i2.1193

Abstract

Mortar mempunyai peran penting baik sebagai bahan utama maupun sebagai pelindung struktur. Namun pada jaman yang serba cepat ini waktu pengeringan perlu kiranya dipercepat dan untuk mencapai hal tersebut, dilakukan penambahan zat kimia (aditif) yang bertujuan untuk mempercepat proses pengeringan dan menambah kuat tekan mortar. Khusus untuk pekerjaan dinding saat ini banyak dijumpai dinding-dinding yang retak pada plesterannya dan tidak kedap air pada dinding rumah, dinding kamar mandi ataupun dinding bak air. Salah satu cara memperbaiki kekuatan tekan mortar adalah dengan mensubstitusikan suatu bahan ke dalam semen. Bahan pengikat antara semen dan air bereaksi secara kimia membuat suatu bahan yang padat dan tahan lama. Bahan tambah aditif yang ditambahkan pada mortar dimaksudkan untuk meningkatkan kuat tekan mortar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan Zat aditif Sikacim Bonding Adhesive terhadap nilai kuat tekan mortar dan untuk mengetahui nilai Kuat Tekan Maksimum yang dihasilkan oleh mortar dengan penambahan Zat Additive Sic Bonding Adhesive. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan nilai kuat tekan rata - rata pada kadar 0% Sic Bonding Adhesive yaitu, 153,41 kg/cm², pada kadar 10% Sic Bonding Adhesive yaitu, 162.66 kg/cm², pada kadar 15% Sic Bonding Adhesive yaitu, 170.27 kg/cm², dan pada kadar 20% Sic Bonding Adhesive yaitu, 178.43 kg/cm². Nilai kuat tekan maksimum terjadi pada penambahan zat aditif dengan kadar 20% Sic Bonding Adhesive, yaitu 178.43 MPa
ANALISIS BEBAN KENDARAAN TERHADAP UMUR RENCANA PERKERASAN JALAN Julindra Aidi; Sjelly Haniza; Saleh, Alfian
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v6i2.1350

Abstract

Angkutan barang over loading sering melewati ruas jalan lintas provinsi yang merupakan Jalan Nasional,sehingga mengakibatkan kerusakan pada permukaan jalan. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian inibertujuan untuk mengetahui beban kendaraan terhadap penurunan umur rencana perkerasan jalan. Data yangdigunakan untuk angkutan adalah data primer dengan mengamati langsung hasil penimbangan angkutan barang di UPPKB Muara Lembu selama 7 hari. Untuk data sekunder berupa data LHR tahun 2020 dan data gambar teknik pemeliharaan perkerasan ruas jalan nasional. Untuk menganalisis beban kendaraan danpenurunan umur rencana menggunakan metode AASHTO 1993. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bebankendaraan di ruas jalan tersebut dalam keadaan muatan normal sebesar 1.064.232,81 ESAL dan kondisi realkendaraan yang melewati jalan tersebut menghasilkan jumlah repetisi beban lalulintas sebesar 6.640.034,55ESAL pada akhir umur rencana. Untuk keadaan over loading nilai daya rusak kumulatif kendaraan meningkatmenjadi 3.527.541,81 ESAL sehingga menghasilkan jumlah repetisi beban lalulintas kendaraan sebesar22.009.281,42 ESAL pada akhir umur rencana. Imbas angkutan barang over loading terhadap umur rencanaperkerasan jalan tersebut terjadi penurunan sebesar 64,6 %.
KUAT GESER CLAY SHALE AKIBAT VARIASI KADAR AIR Norhadi, Ahmad; Akhmad Marzuki; Nur Alisa Ramadhania
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i1.1402

Abstract

Sebagian besar jenis tanah di Kota Batulicin Provinsi Kalimantan Selatan adalah clay shale yang berada di permukaan tanah sampai kedalaman tertentu. Pada lapisan tanah terbuka Clay shale memiliki potensi negatif sebagai perisai alami yang menghalangi pergerakan air sehingga menyebabkan permasalahan drainase dan banjir. Selain itu clay shale dapat menyebabkan pergerakan tanah yang tidak stabil ketika mengalami perubahan volumetrik akibat perubahan tekanan, kelembaban atau kadar air sehingga terjadi penurunan kuat geser. Dalam rangka mengetahui nilai kuat geser tersebut telah dilakukan pengujian sifat fisis dan mekanis di laboratorium akibat perubahan kadar air. Pengujian tersebut dilakukan dengan membuat 4 (empat) sampel rekonstruktif lolos saringan No 4 dengan kadar air alami (Wn) untuk undisturbed sample (UDS) dan 2Wn, 3Wn dan kadar air pada batas cair (WLL) untuk sampel rekonstruktif yang diuji dengan pengujian geser langsung dan kuat tekan bebas. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan kadar air dari kadar air alami (Wn) akan menurunkan nilai berat volume, sudut geser dalam, kuat geser undrained dan kohesi undrained. Sementara peningkatan kadar air sampai 3Wn akan meningkatkan nilai kohesi dan akan mengalami penurunan jika peningkatan kadar air lebih besar dari 3Wn.