cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pacitan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Humaniora
ISSN : 23560614     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Terbit tiga kali setahun bulan Februari, Juni dan Desember. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian atau kajian analisis kritis di bidang pendidikan, kebudayaan, dan sosial kemasyarakatan. Artikel telaah (review article) dimuat atas undangan.
Arjuna Subject : -
Articles 61 Documents
KEKERABATAN BAHASA MINANGKABAU, MELAYU RIAU DAN ACEH Eny Setyowati; Nimas Permata Putri
Jurnal Humaniora Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Humaniora
Publisher : LPPM Press STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kekerabatan bahasa Minangkabau, Melayu Riau dan Aceh. Metode pengumpulan data berupa metode simak dengan teknik lanjutan tulis dengan berdasar 200 kosakata Morris Swaddes. Data yang ditemukan kemudian dianalisis dengan menggunakan Leksikostatistik. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui kekerabatan bahasa Minangkabau, Melayu Riau dan Aceh ditunjukkan dari kata berkerabat yang berjumlah 69, terdiri dari berkerabat identik berjumlah 10 kata. Berkerabat mirip secara fonetis 50 Kata. Berkerabat berbeda satu fonem berjumlah 3 Kata. Pasangan berkerabat berkorespondensi fonemis berjumlah 6 kata. Sedang kata tidak berkerabat yaitu 131 kata. Persentase tingkat kekerabatan bahasa Minangkabau, Melayu Riau dan Aceh adalah 35% dengan tingkat kategori kekerabatan rumpun atau stock.
LESSON STUDY, IMPLIKASI DAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA STKIP PGRI PACITAN Taufik Hidayat; Sutarman .
Jurnal Humaniora Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Humaniora
Publisher : LPPM Press STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pembelajaran Berbasis Lesson study dan Implikasinya Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Matematika STKIP PGRI Pacitan. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kaji tindak latar kelas atau clasroon action research yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart (1993) yaitu melalui siklus: (a) Plan, (b) Act & observe, (c). Reflect. Mereka dapat mencoba suatu gagasan perbaikan dalam praktek pembelajaran mereka, dan melihat pengaruh nyata dari upaya itu. Keempat kegiatan ini berlangsung secara berulang dalam bentuk siklus. Penelitian ini dilakukan dengan cara berkolaborasi antara peneliti dengan rekan sejawat di STKIP PGRI Pacitan. Penelitian akan dilaksanakan pada mahasiswa semester II di STKIP PGRI Pacitan pada perkuliahan statistika dasar tahun akademik 2015/2016. Hasil dari penelitian ini adalah kegiatan lesson study dengan menggunakan model pembelajaran collaborative dirasa cukup efektif dalam pelaksanaan mata kuliah statistika, dikarenakan mata kuliah ini lebih menuntut kemampuan mahasiswa untuk dapat bekerjasama dengan orang lain. Terdapat peningkatan hasil belajar mahasiswa. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata nilai mahasiswa setiap siklus. Kegiatan lesson study yang diselenggarakan ini, pada umumnya berjalan lancar, namun demikian beberapa kendala menyangkut waktu menjadikan permasalahan tersendiri yang harus dihadapi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PEMBUATAN POLA KEMEJA ANAK SEKOLAH MATA PELAJARAN KETERAMPILAN TATA BUSANA PADA SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 1 PUNUNG Sularti .
Jurnal Humaniora Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Humaniora
Publisher : LPPM Press STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kompetensi pembuatan pola kemeja anak sekolah mata pelajaran tata busana pada siswa kelas VIII A semester II SMP Negeri 1 Punung tahun pembelajaran 2015/2016 setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Learning Together. Desain penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus dengan mengadopsi model Kemmis dan Taggart. Alur penelitian tindakan kelas terdiri dari: 1) Perencanaan 2) Tindakan 3) Pengamatan 4) Refleksi. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Punung. Subjek dalam penelitian ini adalah 24 siswa kelas VIII A. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dan tes. Uji validasi instrumen menggunakan validitas isi dengan pendapat dari judgement expert, sedangkan uji reliabilitas adalah dengan menggunakan konsistensi antar rater dan tes menggunakan KR 20. Teknik analisis data dalam penelitian ini deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kompetensi siswa sebelum penerapan tindakan Learning Together sebesar 6 siswa (20%) mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal dan siswa yang tidak tuntas sebesar 24 siswa (80%) belum mencapai nilai KKM, dengan rata-rata kelas 71,46 dan masih di bawah standar kriteria ketuntasan minimal. 2) Penerapan model kooperatif tipe Learning Together dalam membuat pola kemeja anak sekolah dilakukan dengan langkah-langkah: a) Memperkenalkan topik yang akan dibahas b) Mengatur murid dalam kelompok (heterogen), c) Merencanakan presentasi, d) Presentasi kelompok e) Evaluasi. 3) Kompetensi ranah kognitif pada siklus pertama 20 siswa (76,67%) mencapai KKM dengan rata-rata kelas 76,93, pada siklus kedua 100% siswa telah mencapai KKM dengan rata-rata kelas 86,06. 4) Pada ranah psikomotor siklus pertama 15 siswa (66,67%) mencapai KKM, dengan rata-rata kelas 78,08 dan pada siklus kedua 23 siswa (96,67%) mencapai KKM dengan rata-rata 81,92. 5) Ranah afektif siklus pertama dan kedua sebesar 100% siswa telah mencapai KKM dengan rata-rata kelas 78,67 meningkat menjadi 85,33. Model pembelajaran kooperatif tipe Learning Together dapat meningkatkan kompetensi pembuatan pola kemeja anak sekolah mata pelajaran keterampilan tata busana pada siswa kelas VIII A semester I SMP Negeri 1 Punung tahun pembelajaran 2015/2016.
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PRESTASI MAHASISWA PADA MATA KULIAH EVALUASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA IKIP PGRI BOJONEGORO Nur Rohman; Nelly Indriastuti Purnamasari; Dian Nurul Safitri
Jurnal Humaniora Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Humaniora
Publisher : LPPM Press STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: “Apakah pembelajaran berbasis komputer dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw lebih efektif dalam memberikan prestasi belajar mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro dibanding dengan pembelajaran konvensional pada mata kuliah evaluasi pembelajaran matematika tahun akademik 2016/2017? Penelitian ini dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan termasuk penelitian eksperimental semu sebab tidak memungkinkan untuk mengontrol semua variabel yang mempengaruhi variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester empat tingkat II Prodi Pendidikan Matematika FPMIPA IKIP PGRI Bojonegoro. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan cara simple random sampling. Hipotesis yang dikemukakan akan diuji menggunakan uji-t. Dari hasil tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: Pembelajaran berbasis komputer dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw lebih efektif memberikan prestasi belajar mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro dibanding dengan pembelajaran konvensional pada mata kuliah evaluasi pembelajaran matematika tahun akademik 2016/2017.
PENGARUH LATIHAN IMAGERY RELAXATION DAN SELF TALK TERHADAP KONSENTRASI DAN KEBERHASILAN 3 POINT SHOOT Ari Iswanto; Budi Dermawan
Jurnal Humaniora Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Humaniora
Publisher : LPPM Press STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada pengaruh latihan imageryrelaxation dan selftalk yang bertujuan untuk melatih konsentrasi dan keberhasilan 3 point shoot bolabasket pada mahasiswa putra program studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan rekreasi STKIP PGRI Pacitan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan dua kelompok yang memperoleh perlakuan yang berbeda, dengan two group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh seluruh mahasiswa putra program studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan rekreasi STKIP PGRI Pacitan angkatan 2014, yang berjumlah 50 orang. Pembagian kelompok pada penelitian ini menggunakan Matched Subjek Ordinal Pairing. Data diambil dengan teknik tes, yaitu tes konsentrasi dan tes ketrampilan 3 point shoot. Analisis data digunakan uji-t amatan ulangan (paired t-test) dan uji T2 Hotteling’s, kemudian uji lanjut dengan uji-t antar kelompok (independent t-test), yang terlebih dahulu data diuji normalitas dan homogenitasnya. Hasil analisis pada data post test atau setelah perlakuan, diperoleh thitung sebesar 3,402 dengan p<0,05 dan dinyatakan signifikan. Hal ini membuktikan bahwa sesudah perlakuan, dinyatakan terdapat perbedaan yang signifikan keberhasilan 3 point shoot antara kelompok perlakuan menggunakan self talk dengan kelompok perlakuan menggunakan imagery relaxation. Dilihat dari rerata akhir, keberhasilan 3 point shoot pada kelompok perlakuan dengan self talk lebih tinggi dibandingkan dengan rerata pada kelompok imagery relaxation (45,86>35,84).
UTILIZING CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS FOR AUTHENTIC MATERIAL AND CROSS-CULTURAL CONTENT: APPLIED LINGUISTICS AND HUMANISTIC WORK Hasan Khalawi; Samsul Hadi
Jurnal Humaniora Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Humaniora
Publisher : LPPM Press STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To date, the critical thinking and interpretation is such a constraint for that globalized life and culture. This shift was affected by the maturity of human and their cultures. Alpha generation, referring to generation theory, is that mentioned period of being critical, complex, and liable to search the truth through scientific reasoning and logical interpretation. For that reason, this research is aimed at revealing kind of Critical Discourse Analysis (CDA) devices which are able to uncover the hidden meaning; and how those critical discourse analysis devices are applied to cross-cultural content and humanistic values using authentic materials. Based on the search of the researcher, there is still minimal research and writing pertaining to this issue. Then, this research hopefully becomes the significant credit to English education rehearsal and development. This research is naturally pseudo mixed methods in the paradigm of Applied Linguistics. The data source is from the authentic material (English magazine or newspaper), while the process of the research data collection is the adaptation of George (2008) which is finally analyzed using Spradley analysis (1980). Based on the need of Alpha generation, CDA in the framework of Applied Linguistics is hopefully providing such contribution and benefits for English education in Indonesia. Based on the research findings, the uncovered phenomena are as follows: (1) the devices of the Critical Discourse Analysis (CDA) to be applied in the framework of Applied Linguistics (AL) are the biases of (a) power; (b) culture; (c) identity; (d) ideology; (e) interest; (f) politics; (g) intertextuality; (h) value; (i) subjectivity; and (j) agenda; (2) the critical discourse analysis can be applied both in the research and teaching strategy by analyzing the discourse in the authentic material to uncover the phenomena; (3) worldview of people is the source of intellectual and social activity. So, by employing the CDA and AL, the teacher or the researcher will recognize whether or not the worldview is good for the Islamic worldview and the local wisdom in the Eastern country.
ASSESSMENT FOR LEARNING (AfL) DALAM PEMBELAJARAN STATISTIK DASAR Taufik Hidayat; Khoirul Qudsiyah
Jurnal Humaniora Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Humaniora
Publisher : LPPM Press STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian dalam pembelajaran matematika merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan matematika. Salah satu cara untuk meningkatkan hasil belajar adalah mengoptimalkan peran penilaian (assessment) dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pola pikir mahasiswa pada mata kuliah statistik dasar menggunakan penerapan Assessment for Learning (AfL). Hasil dari penerapan AfL dalam pembelajaran statistik dasar sangatlah memberikan perubahan pola pikir mahasiswa yang dapat memberikan arah bagaimana sebaiknya melakukan pembelajaran statistika, pembelajaran matematika yang bermakna sehingga dapat menumbuhkan sikap tekun, teliti dan semangat memperoleh pengetahuan yang tinggi. Pembelajaran dengan penilaian AfL memposisikan peserta didik pada posisi yang setara dalam hal layanan penilaian, memungkinkan terjadinya instropeksi diri peserta didik yang berdampakpada peningkatan kemampuan bermatematika bagi peserta didik tersebut.
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN CD INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH ANALISIS REAL DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL MAHASISWA Eka Putra Wahyu Suminar; Aziz Ahmadi
Jurnal Humaniora Vol 4 No 3 (2017): Jurnal Humaniora
Publisher : LPPM Press STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is a quasi experimental research with factorial design 2×3.This study aims to test the effectiveness of the use of group investigation model with interactive CD in the course of analisis real toward students initial ability. This research was conducted at STKIP PGRI Pacitan in 2016. Data analysis techniques is two way ANOVA. The research finding is the student learning achievement using group investigation with interactive CD is better than the student learning achievement using group investigation with paper task. Furthermore, the student learning achievement from the high group of initial ability and the middle group of initial ability are better than the student learning achievement of the lower group of initial ability. But between the high group of initial ability and the middle group of initial ability, the student learning achievement is not significantly different.
Increasing Students’ Proficiency to Develop Ideas and Build Coherence in Writing Descriptive Text by Applying Quartet Game Indah Puspitasari; Agung Budi Kurniawan
Jurnal Humaniora Vol 4 No 3 (2017): Jurnal Humaniora
Publisher : LPPM Press STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

We are a research team who explore the application of quartet card game to enhance students’ proficiency in mastering descriptive text. We conducted the research through a classroom action research frame work. We got students of Class X of SMK Pringkuku Pacitan in the academic year 2016-2017 as our research subject. In our research, we explore the effect of quartet card game to increase students’ writing proficiency and motivation in writing descriptive text. Overall, we got the fact that quartet card game could increase both of them In this article, we present two aspect of the students’ writing proficiency. First, it is the ability to develop ideas. Second, it is the ability to build coherence. We got the data from: students writing score. In the students’ ability to develop ideas in writing descriptive text, we got the fact that the application of quartet game could give effect to students as follow: 1).Students could get creative idea, 2).Students could develop idea in every paragraph, 3).The situational idea based on descriptive text character is easy to be got by students, 4).Students could limit their ideas into descriptive text demand, so it does not exist the case of out of context ideas, 5).The content is informative to present descriptive text, 6).The quality of descriptive text is very interesting for readers. In the students’ ability to build coherence in writing descriptive text, we got the fact that the application of quartet game gives effect as follow: 1).The ideas were presented in a well coherence story, 2).The use of cohesion technique to correlate ideas to one another, 3).The arrangement seems to be prepared very well, 4).The organizations of story make readers to be able to understand the text story easily, 4).The structure of texts follows the generic structure of descriptive text or genre.
KETERSEDIAAN MATERI DAN ALAT EVALUASI KETERAMPILAN MENYIMAK BAHASA JAWA DI SEKOLAH Astiana Ajeng Rahadini
Jurnal Humaniora Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Humaniora
Publisher : LPPM Press STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan tujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi dan ketersediaan materi dan alat evaluasi pembelajaran bahasa Jawa, khususnya keterampilan menyimak. Objek penelitian ini yaitu 82 sekolah yang dipilih secara acak (random sampling) dan guru bahasa Jawa yang ada di sekolah tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Teknik validasi data yang digunakan yaitu teknik triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk materi dan alat evaluasi pembelajaran keterampilan menyimak berbahasa Jawa belum tersedia di lapangan atau di sekolah-sekolah. Para guru biasanya secara autodidak menyusun materi dan alat evaluasi pembelajaran mandiri yang disesuaikan dengan silabus pembelajaran bahasa Jawa yang telah diberikan.