cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TEMATIK DIKDAS
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 25276905     DOI : -
Core Subject : Education,
Indonesian Basic Education Journal terbit dua kali setahun pada bulan Mei dan Desember dangan e-ISNN 2527-6905 berisi tulisan gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktisi dan hasil penelitian dan pengajaran dalam bidang keilmuaan pendidikan dasara termasuk pendidikan sekolah dasar, pendidikan taman kanak-kanak, dan pendidikan anak usia dini. Jurnal TEMATIK DIKDAS diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi.
Arjuna Subject : -
Articles 98 Documents
Project-Based Learning pada Pendidikan Dasar: Kajian Teoretis terhadap Hasil Belajar dan Kolaborasi Siswa Pahmi, Sahrul; Juliana, Endang; Yulizha, Annisa Firda; Kurniawan, Arizal Dwi
Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jptd.v10i1.38202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau efektivitas implementasi model Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan hasil belajar serta kemampuan kolaborasi siswa sekolah dasar. Indikator yang digunakan untuk menilai kemampuan kolaborasi meliputi keterampilan komunikasi, pembagian tugas yang efektif, sikap saling menghargai dalam diskusi kelompok, serta kontribusi aktif dalam penyelesaian proyek. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research), dengan menganalisis sembilan artikel ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar menggunakan kata kunci "PjBL" dan "Sekolah Dasar". Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis isi terhadap jurnal-jurnal yang relevan untuk mengidentifikasi temuan empiris terkait penerapan PjBL. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif, dengan pendekatan deskriptif untuk merangkum dan menyajikan hasil penelitian yang telah dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan sosial, motivasi belajar, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Model ini memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan relevan, sehingga siswa lebih aktif, kreatif, serta mandiri dalam menyelesaikan tugas. Selain itu, PjBL menanamkan nilai-nilai seperti tanggung jawab, disiplin, dan inovasi. Meskipun efektif, implementasi PjBL menghadapi tantangan, seperti keterbatasan waktu dan kesiapan guru dalam menerapkan metode ini. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan guru serta dukungan sumber daya yang memadai agar PjBL dapat diterapkan secara optimal di sekolah dasar.
Meningkatkan Keterampilan Abad 21 melalui Model Problem Based Learning pada Siswa SDIT Ash-Shiddiiqi Juliana, Endang; Indryani, Indryani
Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jptd.v9i2.38585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan abad 21 pada siswa kelas III SDIT Ash-Shiddiiqi Kota Jambi. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran yang cenderung bersifat tradisional dan berpusat pada guru, sehingga siswa belum menunjukkan kemampuan 4C (critical thinking, communication, collaboration, creativity) secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 34 siswa, terdiri atas 14 siswa perempuan dan 20 siswa laki-laki. Guru kelas III bertindak sebagai pelaku tindakan dan objek observasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi terhadap proses pembelajaran dan aktivitas siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan hasil setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan keterampilan abad 21 siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, hanya 11,76% siswa yang mencapai rentang nilai 3,7 ≤ x ≤ 4, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 47,06%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan model PBL mampu mendorong keaktifan, kolaborasi, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa, sehingga efektif dalam mengembangkan keterampilan abad 21 di sekolah dasar.
Analisis Keterampilan Teknik Tendangan T Pada Siswa Ekstrakurikuler Pencak Silat SD Nurul Khoir Jambi Simamora, Yuni Melisa; Sukendro, Sukendro; Diana, Fitri; Yusradinafi, Yusradinafi
Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jptd.v10i1.42287

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman siswa terhadap keterampilan teknik tendangan T yang benar, mulai dari posisi kaki, badan, hingga perkenaan tendangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan teknik tendangan T pada siswa ekstrakurikuler pencak silat SD Nurul Khoir Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah 15 siswa SD Nurul Khoir Jambi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan dokumentasi. Instrument pengumpulan data berupa lembar tes untuk teknik analisis data mengunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40% siswa mempunyai keterampilan teknik tendangan T sangat baik, 53,33% baik, dan 6,67% cukup. Secara keseluruhan keterampilan teknik tendangan T siswa relatif baik, hal ini mencerminkan efektivitas program latihan yang diberikan. Latihan yang terstruktur dan bervariasi terbukti berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan siswa.
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Dini di TK Cendikia Mandala Putra Muhammad Diaz Taufi Qurohman; Adhe Saputra; Bangkit Yudho Prabowo
Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jptd.v10i1.42522

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia dini yang memengaruhi keterampilan dasar seperti menulis, menggambar, dan menggunakan alat-alat kecil. Salah satu faktor yang berperan dalam perkembangan ini adalah aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dengan keterampilan motorik halus pada anak usia dini di TK Cendikia Mandala Putra, Lingga Kuamang, Kabupaten Bungo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional, dengan sampel sebanyak 26 anak usia dini yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas fisik dan keterampilan motorik halus menggunakan instrumen pengukuran yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor aktivitas fisik anak berada pada kategori baik (73%) dan keterampilan motorik halus juga berada pada kategori baik (69%). Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara aktivitas fisik dan keterampilan motorik halus dengan nilai t hitung sebesar 7,75 lebih besar dari t tabel 1,71 pada taraf signifikansi 0,05 (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa anak yang lebih sering terlibat dalam aktivitas fisik cenderung memiliki keterampilan motorik halus yang lebih baik. Oleh karena itu, diperlukan perhatian lebih dari orang tua dan pendidik dalam menyediakan aktivitas fisik yang mendukung perkembangan motorik halus anak usia dini.
Strategi Pembelajaran dalam Membentuk Karakter Toleransi Melalui Pendidikan Multikultural di SDN Pegadungan 08 Petang Angelina, Putri; Halim, Abdul
Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jptd.v10i1.45810

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru dalam membentuk karakter toleransi siswa melalui pendidikan multikultural di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi guru dalam menumbuhkan karakter toleransi siswa kelas III melalui pembelajaran bermuatan multikultural. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran kolaboratif seperti inkuiri dan problem-based learning yang dipadukan dengan nilai-nilai toleransi dalam berbagai mata pelajaran. Guru berperan sebagai fasilitator dan teladan, menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan menghargai keberagaman. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi pendidikan multikultural secara konsisten mampu menumbuhkan karakter toleransi siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada penekanan strategi aktif berbasis kolaborasi yang terbukti efektif di tingkat sekolah dasar. Implikasi praktisnya, pendekatan ini dapat diadopsi oleh guru lain dalam menciptakan iklim pembelajaran yang inklusif dan membangun generasi muda yang toleran.
Pengaruh Permainan Berkelompok Terhadap Kemampuan Passing Bawah dalam Permainan Bola Voli Siswa Kelas V SD Negeri 42 Sungai Lebuh Dinata, Doki Marta; Widowati, Atri; Yuliawan, Ely
Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jptd.v9i2.37525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan berkelompok terhadap kemampuan passing bawah dalam permainan bola voli siswa kelas V SD Negeri 42 Sungai Lebuh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen One Group Pretest-Posttest, di mana satu kelompok eksperimen yang terdiri dari 15 siswa dipilih melalui teknik total sampling. Siswa menjalani tes awal (pretest), diberikan perlakuan berupa permainan berkelompok, dan diakhiri dengan tes akhir (posttest). Analisis data dilakukan menggunakan uji-t, yang menunjukkan nilai signifikan sebesar 0.00 < 0.05, dengan t-hitung sebesar 16.945, lebih besar dari t-tabel 1.7613. Hasil ini mengindikasikan bahwa permainan berkelompok memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan passing bawah siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan berkelompok merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan kemampuan passing bawah dalam permainan bola voli siswa kelas V SD Negeri 42 Sungai Lebuh. Kata kunci: permainan berkelompok, passing bawah, bola voli
Analisis Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Jenjang Pendidikan Dasar Zahroh, Lailatuz; Susanti, Marlina; Widayati, Tri Utami; Yulita, Heni; Ariyani, Ariyani
Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jptd.v9i2.38108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran berbasis masalah atau Problem-Based Learning (PBL) dalam pendidikan dasar di Indonesia. Metode yang dipakai dalam karya tulis ini yaitu studi pustaka (library research) yakni sebuah metode yang umum digunakan untuk memberikan sebuah pengumpulan data dengan cara memberikan pemahaman dan mempelajari teori-teori dari beberapa jurnal atau karya ilmiah seseorang yang memiliki keterhubungan dengan penelitian yang dipakai. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu analisis yang mana nantinya akan dipakai dalam menggumpulkan data dan sumber yang berhubungan dalam penelitian ini. Adapun jumlah artikel yang direview dalam penelitian ini sebanyak delapan artikel ilmiah. Jenis data yang digunakan kualitatif peneliti memilih kualitatif di karenakan metode. Studi literatur menunjukkan bahwa PBL dapat meningkatkan hasil belajar, terutama dalam keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan literasi sains siswa. Di beberapa sekolah dasar, penerapan PBL terbukti meningkatkan rata-rata nilai ketuntasan akademik, motivasi, serta keterampilan non-kognitif siswa seperti kerjasama dan komunikasi. Namun, penerapan model ini menghadapi tantangan, seperti kebutuhan waktu dan sumber daya yang lebih besar, serta perbedaan kemampuan siswa. Efektivitas PBL bergantung pada peran guru sebagai fasilitator yang mampu mengelola proses belajar aktif. Secara keseluruhan, PBL adalah pendekatan yang relevan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia, membekali siswa dengan keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif yang dibutuhkan di era globalisasi.  Kata Kunci: Efektivitas, Problem-Based Learning, Pendidikan Dasar
Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif pada Peningkatan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Karlina, Karlina; Aqsha, Tiqi; Nurzahara, Jihan; Saputri, Ditami Ayu
Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jptd.v9i2.38110

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas berbagai model pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Model-model kooperatif yang ditinjau meliputi Student Teams Achievement Divisions (STAD), Picture and Picture, Course Review Horay (CRH), Jigsaw, dan Mind Mapping. Metode yang dipakai dalam karya tulis ini yaitu studi pustaka (library research) yakni sebuah metode yang umum digunakan untuk memberikan sebuah pengumpulan data dengan cara memberikan pemahaman dan mempelajari teori-teori dari beberapa jurnal atau karya ilmiah seseorang yang memiliki keterhubungan dengan penelitian yang dipakai. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu analisis yang mana nantinya akan dipakai dalam menggumpulkan data dan sumber yang berhubungan dalam penelitian ini. Jenis data yang digunakan kualitatif peneliti memilih kualitatif di karenakan metode. Berdasarkan hasil dari beberapa penelitian, model pembelajaran kooperatif menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan. Model STAD mendukung pemahaman konsep melalui kerja sama tim, sedangkan Picture and Picture menumbuhkan kreativitas melalui pembelajaran berbasis gambar. CRH menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif, sementara Jigsaw membangun pemahaman melalui pembagian tanggung jawab antar anggota kelompok. Adapun Mind Mapping membantu siswa menyusun konsep secara terstruktur melalui visualisasi ide. Secara keseluruhan, model-model ini tidak hanya meningkatkan hasil belajar akademik siswa tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial dan kolaboratif yang penting dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: Kooperatif, Hasil Belajar, Sekolah Dasar.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Siswa Sekolah Dasar: Literatur Review Maysarah, Maysarah; Aisah, Siti; Alamha, Alamha; Dewi, Tiara Puspa
Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan berpikir kritis pada siswa sekolah dasar melalui studi kepustakaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan mengkaji penelitian-penelitian terdahulu yang relevan, khususnya artikel jurnal yang terbit antara tahun 2020 hingga 2024 dan berfokus pada keterampilan berpikir kritis. Relevansi penelitian terdahulu dinilai berdasarkan kesamaan tema, yaitu upaya peningkatan kemampuan berpikir kritis pada siswa sekolah dasar, serta kualitas jurnal yang terakreditasi. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis secara lebih cepat, efektif, dan efisien pada pendidikan dasar. Studi ini mengulas 20 jurnal, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti sumber kutipan, jenis sampel, metode penelitian, intervensi, dan hasil yang disajikan dalam jurnal. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis idealnya mulai dilatih dan dikembangkan mulai dari kelas IV dan V di sekolah dasar. Beberapa jurnal mencatat keberhasilan intervensi instruksional seperti pembelajaran berbasis masalah dan proyek dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Peningkatan signifikan dalam kemampuan berpikir kritis siswa kelas V setelah menerapkan pembelajaran berbasis proyek.  Studi ini juga menemukan bahwa pendekatan pengajaran seperti tugas terbuka dan penggunaan permainan  berkontribusi positif terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis.  Selain itu,  kemampuan berpikir kritis berkorelasi langsung dengan hasil belajar dan motivasi siswa Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, Siswa Sekolah Dasar
Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Peserta Didik dengan Menggunakan Pembelajaran Cooperative Script pada Mata Pelajaran Seni Musik di Sekolah Dasar Kurnia, Arizal Dwi; Hadiyanto, Hadiyanto; Indryani, Indryani
Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jptd.v9i2.38537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi peserta didik dengan menggunakan pembelajaran cooperative script pada mata pelajaran Seni Musik. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 050/XI Kumun Hilir Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, pada tahun ajaran 2024/2025. Subjek penelitian terdiri atas guru dan 11 peserta didik kelas IV (8 perempuan dan 3 laki-laki). Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kolaborasi peserta didik melalui dua siklus pembelajaran. Pada siklus I, pertemuan pertama menunjukkan skor 49,43% (predikat D, kurang), dan meningkat menjadi 59,65% (predikat D, kurang) pada pertemuan kedua. Pada siklus II, skor pertemuan pertama mencapai 74,32% (predikat B, baik) dan meningkat menjadi 84,65% (predikat A, sangat baik). Dengan pencapaian tersebut, penelitian ini berhasil mencapai taraf keberhasilan yang ditargetkan, yaitu minimal 70%. Hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam pengembangan model pembelajaran cooperative learning pada mata pelajaran lain di tingkat sekolah dasar. Selain itu, implementasi model ini dapat memotivasi guru di sekolah lain untuk menerapkan metode serupa dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi peserta didik, terutama pada mata pelajaran yang membutuhkan kerja sama dan kreativitas. Pendekatan ini juga mendukung pencapaian kompetensi abad 21, seperti kerja tim, komunikasi, dan tanggung jawab dalam pembelajaran berbasis partisipasi aktif. Kata Kunci: Cooperatif Script, Penelitian Tindakan Kelas, Kolaborasi.

Page 9 of 10 | Total Record : 98