Articles
272 Documents
TINGKAT EFEKETIVITAS PEMBERDAYAAN DI KOMUNITAS PETERNAK
melfa andraini agatha;
Sofyan Sjaf;
Muladno Muladno
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 3 (2022): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52423/jns.v7i3.25614
Pemberdayaan komunitas peternak merupakan proses yang berkesinambungan untuk membangun kemampuan peternak yang tergabung dalam sebuah komunitas Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) yaitu dengan mendukung dan memberikan motivasi kepada peternak agar bisa mandiri dan tentunya mampu meningkatkan kesejahteraan atau taraf hidup yang layak bagi peternak. Tujuan penelitian yaitu mengetahui tingkat efektivitas program pemberdayaan komunitas peternak SPR dengan menggunakan metode campuran (mixed-method) melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang dilakukan di dua lokasi yang berbeda yaitu di komunitas SPR Maju Bersama yang berada di Desa Cinta Damai, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan dan komunitas SPR Tunas Barokah yang terletak di Desa Soko, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa tingkat efektivitas program pemberdayaan SPR di Desa Soko cenderung tinggi pada keempat indikator terutama bagian indikator tindakan (93%). Sedangkan, tingkat efektivitas program pemberdayaan SPR di Desa Cinta Damai cenderung rendah, terutama pada indikator pengalaman (63%). Hal ini sejalan dengan banyaknya anggota yang tergabung di SPR Cinta Damai dibandingkan dengan SPR di Desa Soko. Di Desa Soko hanya terdiri dari satu Desa yaitu hanya Desa Soko, Kecamatan Temayang. Sedangkan SPR di Desa Cinta Damai diikuti oleh hampir seluruh Desa yang ada di Kecamatan Sungai Lilin.
PEMANFAATAN MODALITAS DALAM KEMENANGAN IR. SUGENG H. SUNARYO PADA PEMILIHAN LEGISLATIF TAHUN 2014
Dea Rizky Amalia
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 3 (2022): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (43.14 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v7i3.16288
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan modalitas dalam kemenangan Ir. Sugeng H. Sunaryo pada pemilihan legislatif tahun 2014. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Poso. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemenangan Ir. Sugeng H. Sunaryo pada pemilihan legislatif di Kabupaten Poso pada tahun 2014 tidak terlepas dari pemanfaatan 3 (tiga) modal yaitu modal budaya, modal sosial, dan modal ekonomi. Modal budaya dimanfaatkan dengan cara memegang teguh 3 (tiga) prinsif falsafah suku jawa dan dijadikan sebagai prinsip politik untuk di diimplementasikan dalam berhubungan dengan masyarakat. Modal sosial dimanfaatkan dengan cara pertama adalah mensosialisasikan dirinya sebagai bagian dari keluarga Sunaryo , kedua Membentuk yayasan ambulance Sunaryo yang bertujuan untuk membantu masyarakat dengan mudah mengakses rumah sakit secara gratis, Ketiga memanfaatkan dua ruang agama yaitu agama islam dan kristen sebagai basis pemilihnya. Keempat mensosialisasikan dirinya sebagai Insinyur pertanian untuk menarik simpati petani. Modal ekonomi dimanfaatkan dengan cara mengratiskan usaha alat musik elektone kepada masyarakat yang membutuhkan.
ARAH DAN KEBIJAKAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT KAWASAN STRATEGIS PERTANIAN DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Mariani Mariani;
Dhani Akbar;
Adam Rohwiyanto
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 2 (2022): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (615.681 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v7i2.24489
Sebagai bagian dari nilai langsung pembangunan berkelanjutan, kuantitas pertanian dibutuhkan dalam jumlah besar dengan kualitas dan kontinuitas yang seragam (sustainability). Tujuan penelitian ini adalah melihat dan menelaah arah pengembangan wilayah di kabupaten ini nantinya akan menjadi cikal bakal penyusunan rencana aksi kabupaten/ kota di Kalsel untuk mendukung program pembangunan pertanian berbasis korporasi petani agar dapat berjalan efektif dan efisien, terkoordinasi antar provinsi kabupaten dan kota. serasi dalam ketergantungan dan saling mempengaruhi antar daerah di Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif berbentuk elaborasi dari observasi dan studi dokumentasi. Temuan penelitian ini adalah tidak terdapat kemampuan menampung areal jika disejajarkan pada situasi di mana masih terdapat disparitas. Disparitas ini perlu diminimalisir dalam strategi terarah pada pilihan lain dalam pengambilan keputusan pengembangan wilayah pertanian. Kesimpulannya, pemerintah perlu menghilangkan tumpang tindih yang tidak perlu dan perlu untuk menentukan arah pembangunan pertanian berdasar kepada organisasi kelembagaan petani
IMPLEMENTASI BANGKOK DECLARATION DALAM PENGURANGAN SAMPAH LAUT (MARINE DEBRIS) DI INDONESIA TAHUN 2019-2020
Salma Dhiacintia Salsabila;
Putri Hergianasari;
Christian H.J. De Fretes
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 3 (2022): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1570.146 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v7i3.25335
Beberapa negara di Asia Tenggara masuk kedalam penyumbang sampah laut terbesar, sehingga isu mengenai sampah laut ini kemudian dibahas oleh ASEAN dan menghasilkan deklarasi yang dikenal dengan Bangkok Declaration on Combating Marine Debris yang merupakan komitmen dari negara-negara anggota terkait isu sampah laut. Penelitian ini secara keseluruhan membahas mengenai upaya Indonesia yang menyepakati Bangkok Declaration on Combating Marine Debris untuk mengurangi sampah laut yang ada di Indonesia. Penelitian menggunakan metode kualitatif, hasilnya kemudian dijabarkan secara deskripsi eksplanasi bahwa Deklarasi Bangkok dalam menangani isu sampah laut yaitu dikembalikan ke masing-masing negara untuk kebijakan dan langkah-langkah yang diambil. Upaya yang ditunjukkan oleh Indonesia dengan adanya Peraturan Presiden RI serta upaya kerjasama dan aksi-aksi lainnya. Di dalam Peraturan Presiden ini juga terdapat rencana aksi nasional dan dibentuknya tim koordinasi nasional yang bertujuan untuk menangani isu sampah laut di Indonesia. Upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia menunjukkan adanya penurunan persentase sampah laut yang ada di Indonesia pada tahun 2020. Isu sampah laut dan upaya untuk menanganinya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan 14 mengenai kehidupan di bawah laut atau life below water.
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU SOSIAL REMAJA DI KELURAHAN ANDUONOHU KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI
Juhaepa Juhaepa;
Bakri Yusuf;
Harnina Ridwan;
Sarpin Sarpin;
Syaifudin Suhri Kasim;
Abidsen Herens Elkianus
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 2 (2022): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.064 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v7i2.24945
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis penggunaan media sosial dan dampaknya terhadap perilaku sosial remaja, serta strategi keluarga dalam menangani perilaku sosial remaja akibat penggunaan media sosial di Kelurahan Anduonohu Kecamatan Poasia Kota Kendari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer dan sekunder, dengan jenis data kualitatif dan data kuantitatif. Data dianalisis secara deskripitif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dampak penggunaan media sosial terhadap perilaku sosial remaja 1). Dampak posistif (a.) memudahkan berkomunikasi dengan banyak orang. (b) berbisnis secara online. 2). Dampak negatif (a.) kecanduan. (b). berkurangnya interaksi sosial secara langsung. (c). mengakses situs dewasa. Adapun strategi keluarga dalam menangani perilaku sosial remaja akibat penggunaan media sosial. (a) membatasi penggunaan media sosial (b) melakukan pendampingan. (c) menjalin komunikasi terbuka secara efektif.
PERSEPSI PEREMPUAN RAWAN SOSIAL EKONOMI (PRSE) TERHADAP PERAN GANDA PEREMPUAN DALAM MENINGKATAN KESEJAHTERAN KELUARGA
Ghonila Tri Shindy;
Suhardi Mukhlis;
Endri Bagus Prastiyo
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 3 (2022): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (520.704 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v7i3.25580
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE) terhadap peran ganda yang dijalankan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga. Posisi perempuan miskin yang menjadi tulang punggung keluarga, menjalankan 2 peranan sekaligus yaitu peran produktif dan reproduksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode fenomenologi. Tujuan penggunaan metode fenomenologi ialah untuk memudahkan dalam memahami persepsi informan menganai peristiwa yang terjadi. Informan terdiri dari 4 orang perempuan rawan sosial ekonomi yang sekaligus sebagai ibu tunggal dan pengumpulan data menggunakan panduan wawancara mendalam (in depth-interview). Hasil penelitian menunjukan peran ganda yang dijalani oleh perempuan rawan sosial ekonomi merupakan keharusan dan kewajiban agar dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Dalam menjalankan peran ganda tersebut, mereka harus mampu mengatur waktu antara pekerjaan dan mengurus anak-anak sehingga dapat meminimalisir terganggunya salah satu peranan lain yang dapat memunculkan konflik. Perempuan rawan sosial ekonomi memaknai segala bentuk keras kerasnya ditunjukkan agar dapat memberikan kebahagiaan kepada anak-anaknya.
PENGETAHUAN LOKAL SUKU MUNA “POANDU” DAN KEBERADAANNYA DI KABUPATEN MUNA
Wa Ode Sifatu;
Hasniah Hasniah;
Hartini Hartini;
Arfini Arfini
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 4 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52423/jns.v7i3.22654
Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan pengetahuan lokal suku Muna Poandu sebagai prefentif dan kuratif Covid-19. Teori untuk membaca data melalui pemikiran Faoucault (1980) tentang kekuasaan dengan metode etnografi. data dikumpulkan dengan teknik wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian, Poandu nafasi telah menghilang sehingga perlu direvitalisasi. Penerapan pengetahuan tradisional Poandu suku Muna dapat menghemat anggaran pemerintah dan beban petugas medis dalam aksi preventif dan kuratif pasien, termasuk terduga Covid-19. Implikasinya ialah pada kebijakan pembangunan kesehatan masyarakat. Pemerintah dan semua pihak pada suku Muna perlu memahami kembali Poandu secara konsisten dan berkelanjutan.
TINGKAT KEPERCAYAAN PUBLIK TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENANGANAN COVID 19
Rahmat Hidayat;
Nimrah Rahmayanti Yusuf A.;
Saddam Husain Tamrin
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 4 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52423/jns.v7i4.28071
Krisis Covid-19 memperburuk ketidaksetaraan yang ada, dengan potensi dampak pada pelepasan keterlibatan public, polarisasi, dan keresahan public. Berbagai kebijakan telah diterapkan oleh pemerintah Indonesia untuk mengatasi Permasalahan Public , mulai dari penerapan Sosial distancing, physical distancing, menghimbau masyarakat agar selalu menggunakan masker saat keluar rumah, meliburkan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan dan pembatasan kegiatan di area public, hingga pembatasan Sosial berskala besar (PSBB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah dalam menangani Covid-19 serta mengukur tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tehnik pengumpulan data metode survey dimana analisis data menggunakan regresi sederhana. Penelitian ini menemukan bahwa variabel kepercayaan publik bepengaruh positif terhadap kebijakan publik dengan tingkat kepercayaan publik terhadap implementasi kebijakan covid-19 berkategori tinggi
GENDER GAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PENDUDUK LANJUT USIA DI INDONESIA TAHUN 2020
Galuh Ajeng Pusparini
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 4 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52423/jns.v7i4.24588
Peningkatan jumlah penduduk lansia merupakan salah satu dampak dari keberhasilan Pemerintah dalam melaksanakan Pembangunan Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk dapat menggambarkan serta memetakan gender gap kondisi sosial ekonomi antara lansia perempuan dan laki-laki di Indonesia pada tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode analisis data sekunder dengan menganalisis tabel data yang diambil dari publikasi Badan Pusat Statistik berjudul "Statistik Penduduk Lanjut Usia 2020". Hasil dari penelitian ditemukan adanya gender gap antara lansia laki - laki dan perempuan dengan sex ratio 94 yang berarti dalam 100 penduduk lansia perempuan terdapat 94 lansia laki-laki. Beberapa wilayah dengan gender gap paling tinggi yaitu, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, dan DIY. Perbedaan perlakuan akibat adanya budaya patriarki berpengaruh pada keadaan sosial ekonomi lansia perempuan di masa sekarang. Pendidikan yang rendah berdampak pada kualitas pengetahuan lansia perempuan, data BPS menunjukan bahwa 54,56% lansia perempuan tidak tamat SD, sedangkan lansia laki-laki hanya sebesar 37,55%. Rendahnya pendidikan lansia perempuan menjadikan Lansia perempuan memiliki sosial ekonomi yang lemah dibanding laki – laki. Hal ini dapat terlihat dari upah yang diterima Lansia perempuan berkisar 1.110.000, berbeda dengan Lansia laki-laki sebesar 1.726.000. Namun demikian gender gap ini bervariasi antar wilayah dimana proporsi lansia perempuan tinggi, di situ terjadi gender gap cenderung tinggi.
PERUBAHAN SOSIAL BURUH PEREMPUAN YANG MENGALAMI PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DI MASA PANDEMI: PERSPEKTIF TALCOTT PARSONS
Nursani Sarah
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 4 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52423/jns.v7i4.27793
Pandemi Covid-19 telah menyebabkan perubahan sosial yang terjadi begitu cepat membuat masyarakat mengubah perilakunya dalam kehidupan sehari-hari Pemerintah Republik Indonesia untuk melakukan berbagai kebijakan dan terdapat sektor yang terdampak, salah satunya sektor ekonomi dan terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada buruh perempuan. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi perubahan sosial dan dampak yang terjadi pada buruh perempuan yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja di masa Pandemi Covid-19 dan menganalisis perubahan sosial buruh perempuan yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja menurut perspektif sosiologi Talcott Parsons di Masa Pandemi Covid-19 . Jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data studi kepustakaan (Library Research). Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa dalam teori fungsionalismenya, Talcott Parsons menjelaskan bagaimana semua bagian dari suatu sistem saling berhubungan melalui peran yang mereka mainkan, di mana buruh perempuan yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja dengan bentuk perubahan sosial yang memiliki peran ganda sebagai ibu, merawat anak dan suami, mendidik anak dan ekonomi membantu suami mencari nafkah, untuk menambah pendapatan rumah tangga.