Articles
272 Documents
MAKNA PENGAWASAN BARU DALAM SISTEM PERINGATAN DINI BENCANA ALAM (TINJAUAN SOSIOLOGI DIGITAL)
Dwiki Faiz Sarvianto;
Lala M. Kolopaking;
Dwi Retno Hapsari
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (420.345 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v7i1.22974
Peranan perangkat digital saat kini turut memasuki pada upaya mengurangi risiko atau mitigasi di kala bencana. Hal tersebut tergambarkan pada sistem peringatan dini yang manfaatnya telah dapat dirasakan sampai level individu sebagai pengguna perangkat digital. Pengawasan di dalamnya pun harus diberikan penjelasan agar individu pemantau aktivitas alam menyadari penggunaan sistem yang ada. Apabila tidak turut menghadirkan makna pengawasan yang dialamatkan pada sistem peringatan dini, maka pengabaian di dalamnya terhadap proses sistem peringatan dini akan mengundang kerugian sebagaimana dampak bencana alam. Analisis ini ditulis melalui pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskripsi serta teknik studi literatur yang berhubungan dengan konseptual pengawasan. Hasilnya, tak hanya melekat pada sistem peringatan dini saja, pengawasan yang ada pada perangkat itu membuat makna di dalamnya turut mengubah konsep pengawasan yang selama ini ada. Dari sisi struktur, kemudahan, waktu, dan fungsionalitasnya hal tersebut telah mengalami transformasi. Walaupun demikian, tak serta merta adanya pengawasan langsung membuat sistem peringatan dini berjalan optimal, melainkan masih terdapat catatan tantangan yang harus disikapi jika ingin dimasifkan peranannya di luar kebencanaan.
POTENSI KEBERAGAMAN ETNIK DALAM MEWUJUDKAN HARMONISASI SOSIAL DI KOTA KUPANG
Zainur Wula
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (303.73 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v7i1.22248
Perbedaan etnik dan latar belakang sosial budaya merupakan suatu kenyataan kehidupan sosial dan merupakan anugerah Tuhan yang terbesar bagi kehidupan umat manusia. Potensi keragaman etnik yang besar dapat memberi dampak positif dalam meningkatkan persatuan serta mewujudkan pembangunan kesejahteraan hidup umat manusia. Dalam kenyataan potensi etnik selalu djadikan kepentingan politik tertentu yang melahirkan konflik dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi etnik yang berbeda-beda dapat mewujudkan harmonisasi sosial Kota Kupang. Teknik analisis secara deskriptif, menafsirkan dan menguraikan hasil wawancara, observasi dan diskusi group, referensi dan teori terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi keberagaman etnik merupakan modal dasar dalam mewujudkan harmonisasi sosial di Kota Kupang. Potensi etnik juga bisa berdampak negatif jika tidak dikelola secara baik menimulkan konflik sosial budaya. Kota Kupang pernah mengalami konflik keagamaan dan etnik. Pengelolaan keragaman etnik yang sangat baik dengan mengakomodir seluruh potensi dari berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur yang ada di Kota Kupang dan nilai-nilai kearifan lokal dapat mewujudkan harmonisasi sosial. Modal sosial yang dimiliki masyarakat adalah ikatan Paguyuban, kelompok arisan berdasarkan etnik, wilayah, kepulauan, Kecamatan dan marga.
IMPLEMENTASI TANGGUNG JAWAB SOSIAL PT. VALE INDONESIA DALAM MENINGKATKAN KEBERDAYAAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT SEKITAR PERUSAHAAN
Rusli Razak;
Rabina Yunus;
Hasbi Hasbi;
Mansyur Rajab
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (311.123 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v7i1.22516
Perusahaan merupakan salah satu sumber dan sarana yang efektif dalam menjalankan kebijakan pembangunan nasional.Pembangunan nasional tidak hanya terkait pada aspek material tapi juga keberdayaan dan kesejahteraan masyarakat sekitar perusahaan sebagaiimplementasi tanggung jawab sosial perusahaan PT Vale Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan dan menganalisis tentang bagaimana keberdayaan dan kesejahteraan masyarakat sekitar perusahaan setelah implementasi tanggung jawab sosial perusahaan PT Vale Indonesia.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus.Teknik Pengumpulan Data dilakukakan melalui wawancara, observasi, telaah dokumen dan Focus Group Discussion (FGD) dengan analisis data menggunakan teknik analisis data interaktif model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Tanggung jawab Sosial Perusahan(CSR) untuk memberdayakan masyarakat sekitar perusahaan melalui program dan kegiatan usaha ekonomi produktif secara kelompok, telah dilaksanakan secara melembaga. PT Vale Indonesia dengan menggandeng 3 Konsultan masing-masing ALIKSA, COMMIT, dan KNK.Meskipun belum semua kegiatan usaha berjalan merata dan bisa membantu meningkatkan kesejahteraannya secara signifikan.Kata Kunci : Implementasi, CSR, PT Vale
RASIONALITAS PEMBERIAN MP ASI ANAK SEBELUM USIA 6 BULAN PADA PASANGAN BELIA DI KABUPATEN PROBOLINGGO
delia intan hidayah;
Fransiscus Xaverius Sri Sadewo
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (405.039 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v7i1.22099
Angka pernikahan di usia belia penduduk Indonesia dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil laporan BPS dan UNICEF menunjukkan pada tahun 2018 sebanyak 1.220.900 perempuan Indonesia yang telah berumur 20-24 tahun melakukan pernikahan saat masih berusia di bawah 18 tahun. Hal tersebut menambah angka kelahiran yang terjadi. Jumlah kelahiran bayi berdasarkan data BPS Kabupaten Probolinggo sebanyak 18.122 pada tahun 2020. Pasangan belia yang melangsungkan pernikahan di usia yang belia belum memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjadi orang tua dan memilih untuk memberikan MP ASI sebelum usia 6 bulan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk Mengidentifikasi Sumber Informasi ,faktor dan rasionalitas pemberian MP ASI anak sebelum usia 6 bulan pada pasangan belia di Kabupaten Probolinggo. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tindakan rasional Max Weber yang digunakan untuk menganalisis kasus. Pendekatan yang digunakan yaitu denganteori yang membumi . Pendekatan Grounded theory adalah dari tiga tahapan yaitu open coding , axial coding dan selective coding . Pengambilan data yang digunakan yaitu purposive sampling yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat empat tindakan rasional dari tokoh Max Weber ketika memberikan MP ASI anak sebelum usia 6 bulan pada pasangan usia belia yang berasal dari masyarakat di Kabupaten Probolinggo
KEMAMPUAN DESA DALAM MENGELOLA BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA (BLT-DD) SECARA AKUNTABEL
Nimrah Rahmayanti Yusuf;
Rahmat Hidayat;
Isra Djabbar
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (51.061 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v7i1.21029
Pada Maret 2020 pandemi Corona Virus Disease – 2019 (COVID-19) resmi dinyatakan masuk ke Indonesia. Sejak itu, penyebaran semakin luas dan berkembang di hampir seluruh provinsi. Wabah ini diproyeksikan dapat menambah jumlah penduduk miskin Indonesia sekitar 3,6 juta jiwa pada akhir tahun 2020. Angka ini lebih tinggi dari data bulan September 2019. Oleh karena itu, pemerintah memberikan bantuan langsung tunai bagi masyarakat yang bersumber dari dana desa atau disebut BLT - Dana Desa untuk mengurangi dampak Covid-19. Namun pada tataran implementasinya program tersebut menuai banyak problem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan Desa dalam mengelola BLT-DD secara transparan dan akuntabel di Kabupaten Kolaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa; Partisipasi masyarakat Kabupaten Kolaka dalam proses penentuan Keluarga Penerima Manfaat BLT-DD sampai dengan penyalurannya banyak terlibat dan tingkat kehadiran dalam musyawarah Desa tinggi, Pemerintah Desa Kabupaten Kolaka dalam mengelola BLT DD telah menerapkan prinsip Transparansi dengan memberikan akses informasi kepada masyarakat melalui papan pengumuman,media sosial penyampaian langsung, Kemudian Pelaporan pertanggungjawaban BLT DD dilaksanakan sesuai dengan mekanisme berdasarkan ketentuan walaupun masih terdapat kelalaian aparat desa dan tim pengelola kegiatan. Hal ini dikarenankan latar belakang pendidikan aparatur Desa yang rata-rata berpendidikan tamatan SMA.
POTRET KETERWAKILAN POLITIK PEREMPUAN DIPARLEMEN DAN FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBATNYA
Syaifudin Suhri Kasim;
Sulsalman Moita;
Bahtiar Bahtiar;
Muhammad Arsyad;
Masrul Masrul
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 2 (2022): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (196.565 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v7i2.24539
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan keterwakilan politik perempaun diparlemen dan faktor-faktor penghambatnya. Penelitian ini dilakukan di DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. Pemilihan Informan dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling (disengaja). Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Kasubbag Kajian Perundang-undangan dan seluruh Politisi perempuan yang duduk dikursi DPRD Sulawesi tenggara periode 2019-2024. Data dalam penelitian ini terdiri atas data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan pengamatan (observasi), wawancara (interview) dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa Keterwakilan politik perempuan di DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara secara kuantitas masih rendah, hanya mencapai 17,7% dari total 45 anggota legislatif. Adapun faktor penghambatnya diantaranya: Masih kuatnya pengaruh budaya patriarki yang terlihat dari starting point 30% untuk keterwakilan politik perempuan dan adanya aturan penetapan bakal calon dari partai politik dengan perbandingan setiap 3 (tiga) orang bakal calon laki-laki hanya boleh diwakili 1 orang bakal calon perempuan. Padahal semestinya keterwakilan perempuan harus sama banyaknya dengan laki-laki supaya tercipta harmoni, stabilitas dan keseimbangan di parlemen. Kemudian pengaruh peran ganda perempuan, popularitas yang rendah, kemampuan finansial, kondisi geografis wilayah dan kurangnya kerjasama dan dukungan organisasi politik.
INTEGRASI INTERKONEKSI NILAI ETIS BUDAYA KEAGAMAAN DAN PEKERJAAN SOSIAL DALAM PENANGANGAN ANAK YATIM (Studi Tradisi Pekande Ana-ana Maelu)
Hasyim Abdillah;
Subaidi Subaidi;
Muhammad Rusli
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 3 (2022): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (599.461 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v7i3.25531
Artikel ini memberikan Gambaran kepada pembaca khususnya para Pekerja Sosial dalam memberikan pertolongan di kasus anak yatim dalam penangangannya dibutuhkan nilai-nilai yag terintegrasi dengan kehidupan anak tersebut seperti budaya ataupun agama untuk itu artikel ini dapat menjadi salah satu bahan rujukan dalam nilai etika pekerjaan sosial untuk dilihat kedalam nilai-nilai etis budaya keagamaan salah satunya tradisi pekande ana-ana maelu yang memiliki arti memberi makan anak yatim. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah menggunakan Pendekatan Penelitian Kualitatif dengan metodenya analisis deskriptif fokus kajian dalam artikel ini adalah Nilai dan Etika tradisi Pekande Ana-ana Mealu yang coba dihubungankan dengan praktek pekerjaan sosial. Hasil dari artikel ini ialah terdapat hubungaan dalam sebuah budaya keagamaan masyarakat khususnya masyarakat Buton dalam praktek Nilai dan Etika Pekerjaaan Sosial diantaranya dalam tradisi pekande ana-ana maelu ini didalamnya ada 4 nilai utama yang anut diantaranya Pomaemaeka, yang sangat erat dengan unsur nilai Penerimaannya, Poangka-angkataka dengan Unsur nilai kesadaran diri petugas atau pekerja sosial, Popia-Piara dengan unsur nilainya Individualisasinya dan Pomasi masiaka dengan unsur nilainya partisipasi atau keaktifan yang sangat dibutuhkan dalam proses pertolongan pekerjaan sosial.
STRATEGI PEDAGANG LOKAL MOROSI DI PASAR CINA
Ashmarita Ashmarita;
Susantri Atmitasari;
La Ode Topo Jers;
Raemon Raemon
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 2 (2022): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (296.931 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v7i2.24953
Penelitian ini berjudul “Strategi Pedagang Lokal Morosi berdagang di Pasar Cina”. Penelitian ini dimaksudkan dengan memiliki tujuan untuk mengetahui strategi pedagang lokal Morosil dalam berdagang di Pasar Cina Desa Morosi Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe yang memiliki konsumen dan pengunjung mayoritas orang Cina atau Tenaga Kerja sing (TKA) yang memiliki banyak perbedaan dengan orang lokal yaitu bahasa dan budaya. Penelitian ini menggunakan teori strategi adaptasi oleh John W. Bennet, adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Fenomenologis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pasar Cina di Morosi memiliki konsumen mayoritas orang Cina dan pedagang berasal dari masyarakat lokal Morosi. Pedagang lokal di Pasar Cina mengalami kendala dalam berdagang dan melayani orang Cina dikarenakan banyaknya perbedaan antara pedagang lokal dengan orang Cina mulai dari bahasa dan budaya. Sehingga pedagang lokal melakukan berbagai strategi adaptasi untuk dapat berbaur dengan orang Cina dan untuk kelancaran usahanya, adapun strategi yang dilakukan pedagang lokal yaitu : Belajar berbahasa Cina dan bahasa isyarat, memajang papan nama warung/kios menggunakan bahasa Cina, menyediakan kebutuhan TKA dan penggunaan handphone android dalam pelayanan konsumen orang Cina.
Analisis Framing Pemberitaan Kasus Prostitusi Online Artis Cassandra Angelie di Media Online Detik.com dan Kompas.com
Rif'atul Himmah
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 3 (2022): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (105.945 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v7i3.25915
Kasus prostitusi online kerap menyita perhatian masyarakat karena adanya pemberitaan media yang begitu massif. Kini, fenomena prostitusi tidak hanya dilakukan di tempat lokalisasi saja, akan tetapi seiring perkembangan teknologi, fenomena tersebut juga merambah ke situs daring (prostitusi online). Fenomena prostitusi online ini tidak hanya dilakukan oleh masyarakat umum, akan tetapi juga public figure. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pembingkaian pemberitaan prostitusi online artis Cassandra Angelie di Detik.com dan Kompas.com. Metode analisis penelitian ini menggunakan model analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis, dan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Detik.com menyampaikan identitas personal artis CA. Pemberitaan Detik.com dalam kasus ini memiliki kecenderungan penggunaan istilah dan diksi-diksi yang terkesan sensasional dengan memberi data informasi sebagai seorang public figure; penyebutan nama lengkap CA, pemuatan foto, dan pengungkapan karier artis CA sebagai pesinetron, dan model, serta adanya pilihan diksi dan tanda baca yang mengundang sensasi seperti “tanpa berbusana”, adanya penggunaan tanda baca seru “!”. Sedangkan Kompas.com dalam pemberitaan pada studi kasus ini menyajikan informasi identitas personal dengan mengedepankan kerahasiaan identitas, yakni menggunakan nama inisial artis CA, tidak menampilkan foto artis CA, dan menampilkan pasal-pasal hukum yang menjerat artis CA dalam berita.
MULTI STAKEHOLDER PARTNERSHIP DALAM PENGEMBANGAN SISTEM CERDAS AI-MINING UNTUK SENSOR AKUISISI DATA SEBAGAI UPAYA MENCEGAH PERUBAHAN IKLIM
Putri Hergianasari;
Atyanta Nika Rumaksari;
Rizki Amalia Yanuartha;
Semuel Risal
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 2 (2022): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (430.876 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v7i2.24389
Perubahan, pembangunan, dan modernisasi dari perspektif sosial perlu dimaknai tidak hanya dalam pengertian fisik pembangunan, tetapi juga dalam hal keterpaduan aspek perlindungan lingkungan yang berdampak progresif terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia. Namun, sistem regulasi pertambangan belum mempertimbangkan Eco Development. Akibat eksploitasi industri pertambangan yang berlangsung sejak tahun 1967, pendapatan negara di sektor bahan baku, khususnya di bidang pertambangan bahan galian, harus digunakan kembali untuk pembersihan lingkungan. Penelitian untuk mengembangkan sistem cerdas AI Mining untuk akuisisi data sensor bertujuan untuk membantu mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 13 (Perubahan Iklim) dan 17 (Kemitraan dengan Berbagai Pemangku Kepentingan). Membangun ketahanan, beradaptasi dengan bahaya perubahan iklim dan bencana alam, serta memperkuat kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan dari akademisi, pemerintah, BUMN, swasta (pengusaha), media, dan masyarakat tanpa meninggalkan siapapun.