cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Abdimas
ISSN : 25022806     EISSN : 25022784     DOI : https://doi.org/10.25273
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 261 Documents
SOSIALISASI PEMBUATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI PADA MASYARAKAT DESA KANEKES KECAMAMATAN LEUWIDAMAR LEBAK BANTEN Silvia Septhiani; Nurhayati Nurhayati; Abdul Karim
Jurnal Terapan Abdimas Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. The community service program is carried out in the Kp. Kaduketug Community RT001 / 001 Kanekes Village, Leuwidamar District, Lebak Regency. This program is carried out to provide knowledge about the benefits of Biopore Infiltration Holes (BIH) Providing knowledge on how to make BIH in their surrounding environment through training that will be provided by the implementing team. The first stage is the preparation stage. At this stage, the team conducts a preliminary survey to determine the condition of the target activities by analyzing the conditions of the place to be used, the conditions of the participants who were given counseling and drafting the activities carried out. The next preparation stage is to arrange the materials that will be used as the material in the activity. The second stage is the implementation stage, the team conducts counseling to the community by delivering material about the environment and treatment and environmental management. This extension activity is carried out by inviting people to get to know about the environment and how to manage the environment around them. The team also provided information on how to make BIH and BIH benefits for the environment. Next is the training on making BIH. The team and the community of Kanekes village together make BIH in the environment. All activities of the participants will be guided and guided by the community service team. The last stage is the stage of completing the final report of the activities carried out by the team and the community. This activity hopes that all Indonesian citizens, especially the Kp. Kaduketug community can protect the environment through efforts to make bio pure infiltration holes.  Abstrak. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Masyarakat Kp.Kaduketug RT001/001 Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak. Program ini dilaksanakan dengan tujuan Memberikan pengetahuan tentang manfaat Lubang Resapan Biopori (LRB) Memberikan pengetahuan cara pembuatan LRB di lingkungan sekitar mereka melalui pelatihan yang akan diberikan oleh tim pelaksana. Tahap pertama adalah tahap persiapan. Pada tahap ini tim melakukan survei pendahuluan untuk mengetahui kondisi target kegiatan dengan menganalisis kondisi tempat yang akan digunakan, kondisi peserta yang kan diberikan penyuluhan dan menyusun rancangan kegiatan yang dilakukan. Tahap persiapan selanjutnya menyusun bahan-bahan yang akan dijadikan materi dalam kegiatan.Tahap kedua yaitu tahap pelaksanan, tim melakukan penyuluhan kepada masyarakat dengan menyampaikan materi tentang lingkungan hidup serta pemnafaatan dan pengelolaan lingkungan. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan mengajak masyarakat untuk mengenal tentang lingkungan hidup   dan bagaimana mengelola lingkungan hidup di sekitar mereka. Tim juga memberikaninformasi tentang bagaimana cara pembuatan LRB dan manfaat LRB bagi lingkungan. Selanjutnya dilakukan pelatihan pembuatan LRB. Tim dan masyarakat desa kanekes bersama membuat LRB di lingkungan. Seluruh kegiatan peserta akan dipandu dan dibimbing oleh tim abdimas. Tahapan yang terakhir adalah tahapan penyelesaian laporan akhir dari kegiatan yang telah dilakukan tim dan masyarakat.Harapan dari kegiatan ini adalah seluruh warga Indonesia khususnya masyarakat Kp.Kaduketug mampu menjaga lingkungan lewat upaya pembuatan lubang resapan biopori.
PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS DAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH SMA PERJUANGAN DEPOK Karim, Abdul; Suhendri, Huri; Nurrahmah, Arfatin
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i1.7570

Abstract

Abstract. One of the requirements that must be met is to improve the quality of education by creating professional teachers. Based on the results of observations made from 9 (nine) teachers, only 1 (one) teacher has the ability to compile CAR, while 8 (eight) people do not have the ability to compile CAR. This is due to the lack of teachers getting information about the technique of preparing the CAR and the teachers are not accustomed to compiling research, so that the teachers are less able to prepare CAR In this regard, it is necessary to make efforts to improve the ability of teachers in preparing CAR. The purpose of this community service activity is to increase teacher professionalism through classroom action research and writing of environmental scientific papers at SMA Perjuangan Terpadu. The method of activities carried out in this community service is training / counseling, guidance and mentoring which is integrated in classroom action research workshops (PTK). The form of activities to be carried out is training in the form of: designing and implementing models, methods, media, and learning approaches as outlined in the classroom action research proposal; implementation of classroom action research; interpreting implementation results through classroom action research reports; and writing scientific papers. The outputs that will be produced in this activity include: classroom action research proposals, classroom action research reports, and journals published by the teacher. All participants will be accompanied and guided in the process of making proposals, reports, and copying articles in accredited or not accredited national journals. Abstrak. Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan menciptakan guru yang professional. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan  dari 9 (sembilan) orang guru, hanya 1 (satu) orang guru memiliki kemampuan menyusun PTK, sedangkan 8 (delapan) orang belum memiliki kemampuan menyusun PTK. Hal ini disebabkan kurangnya guru mendapatkan informasi tentang teknik penyusunan PTK dan guru tidak terbiasa menyusun penelitian, sehingga para guru kurang mampu dalam menyusun PTK. Berkaitan dengan hal tersebut, maka perlu adanya upaya untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun PTK. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah untuk meningkatkan profesionalitas guru melalui penelitian tindakan kelas dan penulisan karya ilmiah lingkungan SMA Perjuangan Terpadu. Metode kegiatan yang dilakukan pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan/penyuluhan, pembimbingan dan pendampingan yang terintegrasi dalam kegiatan workshop penelitian tindakan kelas (PTK).Bentuk kegiatan yang akan dilakukan yaitu pelatihan berupa: perancangan dan penerapan model, metode, media, maupun pendekatan pembelajaran yang dituangkan dalam proposal penelitian tindakan kelas; pelaksanaan penelitian tindakan kelas; menginterpretasikan hasil pelaksanaan melalui laporan penelitian tindakan kelas; dan penulisan karya ilmiah.Luaran yang akan dihasilkan pada kegiatan ini antara lain: proposal penelitian tindakan kelas, laporan penelitian tindakan kelas, dan jurnal yang dipublikasikan oleh guru. Seluruh peserta akan didampingi dan dibimbing dalam proses pembuatan proposal, laporan, hingga mensumbit artikel pada jurnal nasional yang terakreditasi atau tidak terakreditasi.
PELATIHAN PERBANKAN SYARIAH BAGI GURU-GURU SMK Supriyono, Sudjarno Eko; Khalifaturofi'ah, Sholikha Oktavi
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i1.6024

Abstract

Abstract. One of the problems in education is the availability of human resources who understand and are qualified in their fields, especially in the field of Islamic banking. In this case it is not just a theory that must be understood by a teacher but also the operations of Sharia banking and the contracts contained in Sharia banking. The purpose of this activity is to provide training on Islamic banking operations. The training was attended by SMK N 10 Surabaya and SMK Prapanca. The method used is 1) providing theoretical and practical knowledge about sharia banking operations 2) assistance in sharia banking operational roleplaying. The results of this activity are: First, all participants of this training activity are very enthusiastic, enthusiastic, and highly motivated to participate in the implementation of Islamic banking operational training activities. Second, the total number of participants in the training was 60% of all participants. Abstrak. Salah Satu Masalah Dalam Pendidikan Adalah Ketersediaan Sdm Yang Memahami Dan Mumpuni Dalam Bidangnya, khususnya bidang perbankan syariah. Dalam hal ini tidak hanya sekedar teori saja yang harus dipahami oleh seorang pengajar melainkan juga operasional perbankan syariah dan akad-akad yang terdapat pada perbankan Syariah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan tentang operasional perbankan syariah. Pelatihan ini diikuti oleh para guru SMK Surabaya yaitu SMK N 10 Surabaya dan SMK Prapanca. Metode yang digunakan adalah 1) pemberian pengetahuan teoritis dan praktis tentang operasional perbankan syariah 2) pendampingan dalam roleplay operasional perbankan syariah. Hasil kegiatan ini adalah : Pertama, semua peserta kegiatan pelatihan ini sangat antusias, bersemangat, dan mempunyai motivasi yang tinggi mengikuti pelaksanaan kegiatan pelatihan operasional perbankan syariah. Kedua, peserta kegiatan yang mengikuti pelatihan secara keseluruhan adalah 60% dari semua peserta pelatihan.  
MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN GUNA MENGURANGI KEMISKINAN DI DESA JE’NETALLASA KABUPATEN GOWA Damayanti, Ratna Ayu; Syarifuddin, Syarifuddin; Haerial, Haerial
Jurnal Terapan Abdimas Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v5i2.5593

Abstract

Abstract. Je'netallasa Village, Pallangga Sub-district, Gowa Municipality has made the community as a subject of development, no longer as an object of development in accordance with the "bottom-up" model, and as a consequence the community has participated less in the process and supervision of village development. The purpose of this service is to eliminate doubts from villagers and encourage development effort by empowering the community. Encouraging community’s inclusiveness in the form of “meaningful participation” will create active community’s empowerment in the concept of village development as both planner and supervisor, as well as encouraging factors that influence community’s participation. This service uses the participatory method, where the service provider and a community together find a solution to the problems faced by the community in order to participate in village’s development. The result of this service is the need to establish a creative house as a center of community’s creativity so that the community can engage with village’s programs through synchronizing community’s and village’s programs on an ongoing basis. Abstrak. Desa Je’netallasa Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa telah menjadikan masyarakat sebagai subjek pembangunan bukan lagi sebagai objek pembangunan sesuai dengan model “bottom-up”, dan konsekuensinya masyarakat kurang berpartisipasi dalam proses dan pengawasan pembangunan desa. Tujuan pengabdian ini adalah untuk menghilangkan keraguan masyarakat desa dan mendorong upaya pembangunan dengan melakukan pemberdayaan masyarakat. Mendorong inklusivitas masyarakat dalam bentuk “meaningful participation” akan menciptakan pemberdayaan aktif masyarakat dalam konsep pembangunan desa baik sebagai perencana maupun pengawas, serta mendorong faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat itu. Pengabdian ini menggunakan metode berperan serta, dimana pelaku pengabdian dan masyarakat bersama-sama menemukan solusi dari masalah yang dihadapi masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam pembangunan desa. Hasil dari pengabdian ini adalah perlunya membentuk rumah kreatif sebagai pusat kreativitas masyarakat sehingga masyarakat dapat terlibat dengan program-program desa melalui sinkronisasi program masyarakat dan desa secara berkelanjutan.  
PROGRAM GURU AYO MENULIS!!! UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU MELALUI PENYUSUNAN INSTRUMEN PENILAIAN AUTENTIK Wicaksana, Muhlis Fajar
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i1.7168

Abstract

Abstract. The authentic assessment system in applying the 2013 curriculum is one of the problems faced by Indonesian language teachers in Sukoharjo. Various problems arise in the hope of this authentic assessment. The purpose of this activity is: 1) fostering the enthusiasm of Indonesian language education teachers to develop their competence in the field of preparing authentic assessment instruments; 2) provide insights into knowledge about developing authentic assessment instruments; 3) introduce and assist teachers in developing authentic assessment instruments. The detailed training is divided into several activities, namely: (1) Presentation on the authentic assessment system and its characteristics; (2) Discussion of various problems in the application of authentic assessment; (3) assisting the teacher in preparing the assessment instrument for Indonesian subjects. After conducting a series of training, participants learned the importance of developing professional competence of teachers through the preparation of authentic assessment instruments. The participants were very enthusiastic about asking questions and discussing after the speakers gave their material. Most participants asked about alternative solutions to the problems faced in applying authentic assessment. It is hoped that from the training on the preparation of this authentic assessment instrument, Indonesian language teachers will no longer experience difficulties in preparing the assessment instruments. Abstrak. Sistem penilaian autentik pada penerapan kurikulum 2013 menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh guru bahasa Indonesia di Sukoharjo. Berbagai permasalahan muncul pada penarapan penilaian autentik ini. Tujuan kegiatan ini adalah 1) menumbuhkan semangat guru pendidikan bahasa Indonesia untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penyusunan instrumen penilaian autentik; 2) memberikan wawasan pengetahuan tentang pengembangan instrumen penilaian autentik; 3) mengenalkan dan membantu guru dalam menyusun instrumen penilaian autentik. Pelaksanaan pelatihan secara terperinci dibagi menjadi beberapa kegiatan yaitu: (1) Presentasi tentang sistem penilaian autentik dan karakteristiknya; (2) Diskusi tentang berbagai permasalahan-permasalahan pada penerapan penilaian autentik; (3) mendampingi guru dalam menyusun instrumen penilaian mata pelajaran bahasa Indonesia. Setelah melakukan serangkaian pelatihan, peserta mengetahui arti penting pengembangan kompetensi profesional guru melalui penyusunan instrumen penilaian autentik. Para peserta sangat antusias bertanya dan berdiskusi setelah pemateri menyampaikan materinya. Sebagian besar peserta bertanya tentang solusi alternatif dalam permasalahan yang dihadapai pada penerapan penilaian autentik. Diharapkan dari pelatihan penyusunan instrumen penilaian autentik ini, guru bahasa Indonesia tida lagi mengalami kesulitan dalam menyusun instrumen penilaian.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DAN PENINGKATAN NILA GUNA SAMPAH DI KELURAHAN NGLETIH KECAMATAN PESANTREN KOTA KEDIRI Wijayati, Ekawati Wasis; Marianingsih, Marianingsih
Jurnal Terapan Abdimas Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v5i2.5860

Abstract

Abstract. Waste generated needs to be managed appropriately to be avoided due to negativity from waste. The Urban people Ngletih generally do waste management by means of traditional and simple   by means of collected was then burned. But in fact was not solve the problems but also dangerous for the environment. The purpose of community service is to educate and empower the community in an effort to increase the value of waste by making compost and ecobrick. The activity carried out is to provide counseling to the public about waste and simulating making compost from garbage and making ecobrick from inorganic (plastic) waste. The results of statistical analysis with Wilcoxon-Test showed the value of  p = 0,000 (p <0.05), which means the mean difference between the scores of knowledge before and after counseling about waste. Helps suggest what has been done has been successful in increasing respondents' knowledge about waste. In an effort to reducing the volume of waste, then needs to be sustainable counseling in order to raising awareness and participation.Abstrak. Sampah yang dihasilkan perlu dikelola dengan tepat untuk menghindari dampak negatif dari sampah. Masyarakat kelurahan Ngletih umumnya melakukan pengelolaan sampah dengan cara tradisonal dan sederhana yaitu dengan cara dikumpulkan kemudian dibakar. Namun cara tersebut bukan menyelesaikan masalah tetapi juga berbahaya bagi lingkungan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi serta pemberdayaan masyarakat dalam upaya meningkatkan nilai guna sampah dengan pembuatan kompos dan ecobrick. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan pada masyarakat tentang sampah dan simulasi pembuatan kompos dari sampah organik serta pembuatan ecobrick dari sampah anorganik (plastik). Hasil analisa statistik dengan uji beda menunjukkan nilai p=0,000 (p<0,05) yang berarti bahwa ada perbedaan rerata yang bermakna antara skor pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan tentang sampah. Sehingga penyuluhan yang telah dilakukan berhasil meningkatkan pengetahuan responden tentang sampah. Dalam upaya pengurangan volume sampah, maka perlu dilakukan penyuluhan secara berkesinambungan guna menumbuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat.
PENDAMPINGAN PETANI MUDA KOPI ROBUSTA DALAM UPAYA MENINGKATKAN EKSISTENSI PETANI KOPI DI DESA AMADANOM, KECAMATAN DAMPIT, KABUPATEN MALANG Zahidi, M. Syaprin; Prakoso, Havidz Ageng; Agustino, Hutri; Septia, Erfan Dani
Jurnal Terapan Abdimas Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v5i2.5174

Abstract

Abstract. Amadanom Village, Dampit District, Malang Regency is known as Robusta coffee granary but at present there are problems faced by coffee farmers in Amadanom Village. The problem is about the regeneration of coffee farmers who are hampered by the lack of interest in the young generation in Amadanom Village to continue their parents' profession as coffee farmers. So, in this service program we focus the program on coffee literacy classes which are held intensively for 30 days. The purpose of this activity is to encourage young people in Amadanom Village to continue their parents' work as coffee farmers. The method of activities that we do is to hold workshops that bring experts in the fields of Branding, Information Technology, Agrotechnology and Online Marketing. This community service has succeeded in forming a Young Farmers Group who is committed to continuing the profession of their parents as coffee farmers in Amadanom Village.Abstrak. Desa Amadanom, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang dikenal sebagai lumbung kopi robusta namun pada saat ini ada permasalahan yang dihadapi oleh para petani kopi di Desa Amadanom. Masalah itu adalah tentang regenerasi petani kopi yang terhambat akibat dari kurang berminatnya generasi muda di Desa Amadanom untuk melanjutkan profesi orang tuanya sebagai petani kopi. Maka, dalam program pengabdian ini kami memfokuskan program pada kelas literasi kopi yang diadakan secara intensif selama 30 hari. Tujuan dari kegiatan ini adalah mendorong generasi muda di Desa Amadanom untuk melanjutkan pekerjaan orang tuanya menjadi petani kopi.  Adapun metode kegiatan yang kami lakukan adalah dengan mengadakan workshop yang mendatangkan para ahli di bidang Branding, Teknologi Informasi, Agroteknologi dan Marketing Online. Kegiatan pengabdian ini berhasil membentuk Kelompok Petani Muda yang berkomitmen untuk meneruskan Profesi orang tuanya sebagai petani kopi di Desa Amadanom.         
PEMBERDAYAAN KELOMPOK NELAYAN KEPITING MELALUI PEMAHAMAN AKSES PERMODALAN DAN ANALISA USAHA KEPITING BAKAU Razak, Abu Darda; Sururi, Misbah; Poltak, Hendra
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i1.7810

Abstract

Abstract. The potential of mangrove habitat which has high economic potential cannot be optimized to improve the welfare of mangrove crab fishermen. Capital factors and lack of understanding in conducting business analysis are problems for fishermen who carry out their business activities to increase their income. The purpose of this community service is to provide an understanding of access to capital and business analysis of mud crab so that fishermen are able to carry out business analysis independently.The solution to the problem is carried out in the coordination stage with the fisheries office, surveys, Forum Group Discussions, implementation of community service through lectures using media challenges that invite fisheries and banking offices and empathetic team mentoring of locations, and evaluation of activities through interviews. The results of the activity provide an increase in partners' understanding of the process of facilitating banking capital and business feasibility analysis. Abstrak.  Potensi habitat mangrove yang memiliki potensi ekonomis tinggi belum dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi nelayan kepiting bakau. Faktor permodalan dan ketidakpahaman melakukan analisa usaha menjadi permasalahan bagi nelayan dalam menjalankan aktivitas usahanya meningkatkan pendapatannya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman akses permodalan dan analisa usaha kepiting bakau sehingga masyarakat nelayan mampu melakukan analisa usaha secara mandiri. Solusi permasalahan mitra dilakukan melalui tahapan koordinasi dengan pihak dinas perikanan, survey, Forum Group Discussion, pelaksanaan pengabdian masyarakat melalui ceramah menggunakan media daring yang mengundang dinas perikanan dan perbankan dan pendampingan tim secara luring di empat lokasi, serta evaluasi keberhasilan kegiatan melalui wawancara. Hasil kegiatan memberikan peningkatan pemahaman mitra terhadap proses fasilitasi permodalan perbankan dan analisa kelayakan usaha.
SETTING JARINGAN MIKROTIK DAN PEMBUATAN CHANNEL YOUTUBE UNTUK MASJID JAMI’ MANARUL HUDA SUMBERSARI KOTA MALANG As'ad, Mohamad; Firdaus, Nasrul; Syaifullah, Ali
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i1.6045

Abstract

Abstract. Information technology is one of the tools in various fields, including in the field of Islamic da'wah. Islamic da'wah with information technology in the form of live streaming recitation to youtube (online da'wah) is viral now. This online da'wah was the wish of Takmir and the congregation of Masjid Jami' Manarul Huda. Setting up the internet network with Mikrotik and making channels on youtube at the Masjid Jami' Manarul Huda was community empowerment, namely the application of science and technology to the community at the Masjid Jami' Manarul Huda. This program was a form of community service from STMIK PPKIA Pradnya Paramita (STIMATA) Malang. This community service aims to apply the knowledge that was on campus to the wider community, especially the Masjid Jami 'Manarul Huda so that they can carry out wider preaching and serve the congregation. The installation of the Telkom Indihome network was carried out at the end of December 2018 and also proxy settings and the creation of a youtube channel, namely "manarul_huda official" completed in early January 2019. After the internet network and hotspot were built, congregations could use free internet access at the mosque and from routine religious studies could do live streaming or upload videos about da'wah activities at the mosque so that it can be accessed by fellow Muslims even though they don't come to the mosque. Hopefully, this program can provide benefits for the congregation and Takmir of Masjid Jami 'Manarul Huda Malang City. Abstrak. Teknologi informasi merupakan salah satu alat bantu dalam berbagai bidang tidak terkecuali dalam bidang dakwah Islam. Dakwah Islam dengan teknologi informasi yang berupa pengajian live streaming ke youtube (dakwah online) sekarang ini lagi viral. Dakwah online ini merupakan keinginan dari takmir dan jama’ah Masjid Jami’ Manarul Huda. Setting jaringan internet dengan mikrotik dan pembuatan channel di youtube di Masjid Jami’ Manarul Huda ini merupakan pemberdayaan masyarakat yaitu program penerapan iptek pada masyarakat di Masjid Jami’ Manarul Huda. Program ini sebagai bentuk pengabdian masyarakat dari STMIK PPKIA Pradnya Paramita (STIMATA) Malang. Tujuan Pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengaplikasikan keilmuan yang ada pada kampus ke masyarkat luas kususnya Masjid Jami’ Manarul Huda, supaya bisa melakukan dakwahnya lebih luas lagi dan melayani jama’ah. Pemasangan jaringan Telkom Indihome dilakukan pada akhir Desember 2018 dan juga settting mikrotik serta pembuatan channel youtube yaitu “manarul_huda official” selesai awal Januari 2019. Setelah terbangun jaringan internet dan hotspotnya, maka jamaah bisa menggunakan akses internet gratis di masjid dan dari kajian rutin keagamaan bisa melakukan live streaming atau upload video tentang aktifitas dakwah dimasjid supaya bisa diakses oleh sesama muslim walaupun tidak datang ke masjid. Mudah-mudahan program ini bisa memberikan manfaat bagi jama’ah dan takmir Masjid Jami’ Manarul Huda Kota malang. 
PENULISAN ARTIKEL ILMIAH BERBASIS PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN DI SMA BANJARMASIN KALIMANTAN SELATAN Syahmani, Syahmani; Rusmansyah, Rusmansyah; Winarti, Atiek; Almubarak, Almubarak
Jurnal Terapan Abdimas Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v5i2.5615

Abstract

Abstract. Action research is a form of collective self-reflection of a social situation to improve reasoning and justice in the situation in which the research is conducted. Classroom Action Research is a practical research intended to improve classroom learning. This research is one of the efforts of the teacher or practitioner in the form of various activities carried out to improve and or improve the quality of learning in the classroom. The purpose of this activity is to provide a comprehensive description of classroom action research and how research results are oriented towards scientific articles as a media for publicity and dissemination of knowledge. The method used in the activity is the delivery of material in stages with two-way communication between the resource person and participants, discussion, and brainstorming. Participants in the activity are high school teachers in Pelaihari City, South Kalimantan. The results obtained illustrate that the teacher understands the purpose of writing articles, writing scientific articles right up to the process of publishing articles, and motivation as energy in civilizing writing scientific articles to produce quality, creative, and innovative graduates. That is, teachers already have a mindset about the importance of articles and their publications as a PTK research output, so that this is able to broaden teachers' insights.Abstrak. Action research atau penelitian tindakan kelas (PTK) merupakan bentuk refleksi diri secara kolektif terhadap sebuah situasi sosial guna meningkatkan penalaran dan keadilan dalam situasi di tempat dilakukannya penelitian tindakan tersebut. Penelitian Tindakan Kelas adalah penelitian praktis yang dimaksudkan untuk memperbaiki  pembelajaran di kelas. Penelitian ini merupakan salah satu upaya guru atau praktisi dalam bentuk berbagai kegiatan yang dilakukan untuk memperbaiki dan atau meningkatkan mutu pembelajaran di kelas. Tujuan kegiatan ini yakni untuk memberikan dekripsi secara komprehensif tentang penelitian tindakan kelas (PTK) dan bagaimana hasil penelitian berorientasi artikel ilmiah sebagai media publikais dan penyebarluasan ilmu pengetahuan. Metode yang digunakan dalam kegiatan yaitu penyampaian materi secara bertahap dengan komunikasi dua arah antara narasumber dan peserta, diskusi, dan brainstorming. Peserta dalam kegiatan yaitu para guru SMA di Kota Pelaihari Kalimantan Selatan. Hasil yang diperoleh menggambarkan bahwa guru mengerti tentang tujuan menulis artikel, penulisan artikel ilmiah yang benar sampai proses publikasi artikel, dan motivasi sebagai energi dalam membudayakan menulis artikel ilmiah untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, kreatif, dan inovatif. Artinya, pengajar sudah memiliki pola pikir mengenai pentingnya artikel dan publikasinya sebagai luaran penelitian PTK, sehingga ini mampu memperluas wawasan pengajar.