cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Abdimas
ISSN : 25022806     EISSN : 25022784     DOI : https://doi.org/10.25273
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 261 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMASARAN BERBASIS DIGITAL PADA UMKM “BAKUL CRAF” DI BANJAR PADANG TEGAL TENGAH UBUD-GIANYAR Pramuki, Ni Made Wisni Arie; Kusumawati, Ni Putu Ayu; Ayu, Putu Cita; Hurnaleontina, Putu Nuniek; Yuliantari, Ni Putu Yeni
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i2.7642

Abstract

Abstract. This community service program is carried out at Bakul Craf, located in Banjar Padang Tegal Tengah Ubud. This program is implemented with the aim of providing knowledge about the use of digital marketing technology. Bakul Craf is a business engaged in the handicraft sector where the process is still manual. The marketing of these handicrafts is still relatively simple, which is only waiting for guests to visit the gallery. For this reason, more productive marketing is needed by utilizing technology, namely digital marketing technology that uses the internet network to improve its products. Providing training and outreach to partners related to the use of digital marketing technology is a method used by the team so that partners have an interest and desire to take advantage of technology. In the first stage, the team provided education related to the importance of using digital technology in marketing handicraft products. The second stage, the team helps partners create accounts in the market place by displaying their craft products. The third stage, the team provides training to partners in operating the menus in the market place. The hope of this activity is that partners can do online marketing and promotion so that their production results can be more widely known and can increase sales which will also have an impact on increasing the revenue of Craf's basket partners.  Abstrak. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Bakul Craf yang berlokasi di Banjar Padang Tegal Tengah Ubud. Program ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengetahuan mengenai manfaat penggunaan teknologi digital marketing. Bakul Craf merupakan usaha yang bergerak di bidang kerajinan dimana dalam proses pengerjaanya masih secara manual. Pemasaran hasil kerajinan ini tergolong masih sederhana, yaitu hanya menunggu tamu berkunjung kegaleri. Untuk itu diperlukan pemasaran yang lebih produktif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yaitu teknologi digital marketing yang memanfaatkan jaringan internet untuk mempromosikan produknya. Memberikan pelatihan dan penyuluhan terhadap mitra terkait dengan pemanfaatan teknologi digital marketing merupakan metode yang tim gunakan agar mitra memiliki minat dan keinginan untuk memanfaatkan teknologi. Pada tahap pertama, tim memberikan edukasi terkait dengan betapa pentingnya pemanfaatan teknologi digital didalam memasarkan produk hasil kerajinan. Tahap kedua tim membantu mitra membuatkan akun di market place dengan menampilkan produk-produk kerajinannya. Tahap ketiga tim memberikan pelatihan terhadap mitra dalam mengoperasikan menu-menu yang ada didalam market place tersebut. Harapan dari kegiatan ini adalah mitra dapat melakukan pemasaran dan promosi secara online sehingga hasil produksinya dapat dikenal lebih luas sehingga dapat meningkatkan penjualan yang juga akan berdampak pada peningkatan pendapatan mitra bakul craf.  
DIKLAT PENGUATAN KEPALA SEKOLAH KECAMATAN TULANGBAWANG GUNA TERWUJUDNYA STUDENT WELLBEING Irfan, Muhammad; Hadi, Samsul
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i2.7974

Abstract

Abstract. Diklat Penguatan Kepala Sekolah aims to improve the competence of school principals in accordance with their duties and functions, and encourage school principals to create independent schools to improve student learning outcomes which lead to the realization of student wellbeing. Diklat Penguatan Kepala Sekolah is held for 71 hours of lessons @ 45 minutes, online via the website: https://sim.tendik.kemdikbud.go.id/penguatanks. Prior to the implementation of the training, participants took the LMS introduction stage by the LMS admin for 6 jp. Training is held for 23 days. The service team consists of three people, namely 1 teacher, 1 LMS admin, and 1 LMS operator. Participants will get a Certificate of Completion of Education and Training (STTPP) with the results according to the predicate, if: (1) have completed the entire series of School Principal Strengthening Training activities, (2) meet at least 95% attendance, and (3) complete all assignments and bill. The implementation of the training to strengthen school principals in Tulang Bawang Regency, Tulang Bawang District was in accordance with the plan. Participants participated in the entire series of training activities enthusiastically and completed all given assignments properly and on time. After carrying out all stages of training to strengthen school principals, the results of the assessment were obtained. Based on the results of the assessment, it was found that all training participants passed and were entitled to a Certificate of Completion of Education and Training (STTPP). Abstrak. Diklat Penguatan Kepala Sekolah bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah sesuai dengan tugas dan fungsinya, dan mendorong kepala sekolah untuk menciptakan sekolah merdeka demi tercapainya capaian belajar peserta didik yang bermuara pada terwujudnya students wellbeing. Diklat Penguatan Kepala Sekolah diselenggarakan selama 71 jam pelajaran @ 45 menit, secara daring melalui website: https://sim.tendik.kemdikbud.go.id/penguatanks. Sebelum pelaksanaan Diklat, peserta mengikuti tahap pengenalan LMS oleh admin LMS selama 6 jp. Diklat dilaksanakan selama 23 hari. Tim pengabdi terdiri dari tiga orang yaitu 1 pengajar, 1 admin LMS, dan 1 operator LMS.  Peserta akan mendapatkan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) dengan hasil capaian sesuai predikat, jika: (1) telah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan Diklat Penguatan Kepala Sekolah, (2) memenuhi kehadiran minimal 95%, dan (3) menyelesaikan seluruh tugas dan tagihan. Pelaksanaan diklat penguatan kepala sekolah di Kabupaten Tulang Bawang, Kecamatan Tulang Bawang telah sesuai dengan rencana. Peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan diklat dengan antusias dan menyelesaikan seluruh tugas-tugas yang diberikan secara baik dan tepat waktu. Setelah melaksanakan seluruh tahapan diklat penguatan kepala sekolah, diperoleh hasil penilaian. Berdasarkan hasil penilaian, diperoleh bahwa seluruh peserta diklat dinyatakan lulus dan berhak memperoleh Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP). 
PELATIHAN PEMBELAJARAN DARING YANG INTERAKTIF DAN MENYENANGKAN DI PERGURUAN ISLAM MIFTAHUL HUSNA Elnovreny, Jane; Maulida, Rizki; Sinurat, Jernih Donda
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i2.9423

Abstract

Abstract. The pandemic of COVID-19 that has engulfed the whole world lately has become an unusual challenge. It grow the new habits to social distancing, including to working and studying from home. The teaching and learning process is carried out from home by all the teachers and students without exception. Learning from home is known as online. One of the schools in Medan that uses an online system is Perguruan Islam Miftahul Husna. At this school, there were many complaints from teachers and students when doing online learning which was considered boring because of reduced interaction between teacher and student. Learning media is needed to make learning process interactive and interesting. The media that was chosen must be media that keep students interested in learning and can be easily done by teachers. Kahoot application was chosen because can be used in any subject, provides benefits to students where they can be helped in recalling the material, making them more excited, not feeling bored and being able to participate actively in doing the exercises. This game raises competition and challenged them to be the best in class. With this increased interest and motivation, teachers can make Kahoot an alternative for online learning Abstrak. Pandemi COVID-19 yang terjadi melanda seluruh dunia menjadi tantangan yang tidak biasa. Keadaan ini menumbuhkan kebiasaan baru untuk sosial distancing termasuk membiasakan diri untuk bekerja dan belajar dari rumah. Proses belajar mengajar dilakukan dari rumah baik oleh guru dan siswa tanpa terkecuali. Pembelajaran dari rumah ini dikenal dengan istilah daring. Salah satu sekolah dikota Medan yang menggunakan sistem daring adalah Perguruan Islam Miftahul Husna. Di sekolah tersebut banyak didapati keluhan dari guru maupun siswa saat melakukan pembelajaran daring yang dianggap membosankan karena berkurangnya interaksi antara guru dan murid. Media pembelajaran sangat dibutuhkan untuk membuat proses pembelajaran menjadi interaktif dan menyenangkan. Media yang dipilih dalam pembelajaran daring haruslah media yang membuat para siswa tertarik belajar dan juga yang dapat dengan mudah dilakukan oleh para guru tentunya. Media Kahoot dipilih karena dapat digunakan dalam mata pelajaran apapun dan memberikan manfaat kepada siswa dimana dapat membantu dalam mengingat kembali materi belajar, membuat mereka lebih bersemangat, merasa senang, tidak merasa bosan dan dapat berpartisipasi dengan aktif dalam mengerjakan latihan-latihan. Game ini memunculkan kompetisi diantara para siswa sehingga mereka tertantang untuk menjadi yang terbaik di kelas. Dengan peningkatan minat dan motivasi ini, maka guru-guru dapat menjadikan Kahoot menjadi salah satu alternatif pembelajaran saat daring. 
PROGRAM PENGABDIAN: SOSIALIASI BAHAYA KEBAKARAN MENGGUNAKAN PROTOTYPE ALAT BERBASIS IoT UNTUK WARGA HINTERLAND BATAM Kurniawan, Dwi Ely; Thohari, Ahmad Hamim
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i2.7687

Abstract

Abstract. The dry season is starting to be felt in Batam and brings the threat of drought. This dry or hot season has an impact in the form of the threat of protected forest fires in the Rempang and Galang Island areas, Batam. Residents of Pasir Panjang at the end of last month a fire accident occurred in the residential area of the village. This has made residents wary of fires. The development of technology is currently increasing rapidly with the existence of the Internet of Thing (IOT) which is one of the solutions to problems in daily activities, including in handling fires. The purpose of this service is to try to make an application for fire detection in the residential area. The method of implementation is carried out in stages, needs analysis, training and mentoring programs, handing over of tools and evaluation of activities. The results of this service are in the form of a prototype IoT application product. Another result is from training in the form of socialization of fire hazard prevention by demonstrating a tool with a very good and enthusiastic response from the community based on an average rating scale above 4. Abstrak. Musim kemarau mulai terasa di Batam dan membawa ancaman kekeringan. Musim kemarau atau panas ini menimbulkan dampak berupa ancaman kebakaran hutan lindung di kawasan Pulau Rempang dan Galang, Batam. Warga Pasir Panjang akhir bulan lalu terjadi musibah kebakaran yang menimpa di kawasan perkampungan tempat tinggal. Hal ini membuat warga was-was terhadap bancana kebakaran. Perkembangan teknologi saat ini semakin pesat dengan adanya Internet of Thing (IOT) menjadi salah satu pemecahan masalah dalam aktifitas sehari-hari, tak terkecuali dalam penanganan kebakaran. Tujuan dari pengabdian ini adalah mencoba membuat suatu aplikasi untuk pendeteksi kebakaran di daerah perkampungan tempat tinggal. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap analisa kebutuhan, program pelatihan dan pendampingan, penyerahan alat dan evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian berupa produk prototype aplikasi IoT. Hasil lain yakni dari pelatihan berupa sosialisasi pencegahan bahaya kebakaran dengan memperagakan alat dengan respon masyarakat sangat baik dan antusias berdasarkan rata2 penilaian skala diatas 4.  
PEMANFATAN MEDIA SOSIAL UNTUK DIGITAL MARKETING KERAJINAN VINIL DI DUSUN CODE, TRIRENGGO KABUPATEN BANTUL, DIY Sumarmi, Saptaningsih; Wicaksono, Suryo Wisnu; Prakoso, Dindo Wahyu; Lutfionesti, Dwi Alrasta; Saputra, Koko Endra; Putra, Candra Dwi
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i2.8287

Abstract

Abstract. Vinyl crafts Jogja in Code hamlet, Trirenggo, Bantul district, still produces products according to orders and markets products traditionally. This service activity aims to provide knowledge to digital marketing, online media creation, and implementation assistance. The method of implementing community service activities is carried out offline and online, by combining theory and practice, and showing assistance in program implementation until it is successful. A program that offers training and mentoring related to digital marketing, logo creation is the solution offered to solve problems that have been identified. The result of this activity is that producers are able to create online media for digital marketing, have company logos, create marketplace stalls on Instagram and Facebook. The conclusion of this activity is digital marketing can be a solution to increase the marketing reach of Vinyl Jogja crafts.  Abstrak. Kerajinan Vinyl Jogja di dusun Code, Trirenggo, kabupaten Bantul, masih memproduksi produk sesuai pesanan, dan memasarkan produk secara tradisional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengenalan tentang digital marketing, pembuatan media online, dan pendampingan implementasinya. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan secara daring dan luring, dengan mengkombinasikan teori dan praktik, serta dilanjutkan dengan pendampingan implementasi program sampai berhasil. Program pemberian pelatihan dan pendampingan terkait digital marketing, pembuatan logo menjadi solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan yang sudah diidentifikasi. Hasil dari kegiatan ini adalah produsen mampu membuat media online untuk digital marketing, memiliki logo perusahaan, membuat lapak marketplace di Instagram dan facebook. Kesimpulan kegiatan ini adalah digital marketing dapat menjadi solusi untuk peningkatan jangkauan pemasaran kerajinan Vinyl Jogja.  
PELATIHAN KONSELOR SEBAYA PADA SISWA KELAS XI SMAN 1 WONOGIRI MENGGUNAKAN ZOOM MEETING DI ERA PANDEMI COVID-19 Edmawati, Mahmuddah Dewi; Maynawati, Aldila Fitri Radite Nur; Hidayati, Awik
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i2.8417

Abstract

Abstract. The purpose of peer counselor training activities for class XI students of SMAN 1 Wonogiri using a zoom meeting in the Covid-19 pandemic era is to provide information about peer counselors and provide peer counselor skills to students at SMAN 1 Wonogiri. This training also provides information on guidance and counseling services, increases the ability to become peer counselors, and makes peer counselors an extension of counseling services in schools to help solve peer problems. Peer counselor training were carried out in 4 stages. Phase 1, by sharing and questioning, several training participants were asked to share their experiences while receiving guidance and counseling services during the Covid-19 pandemic. Stage 2 is the provision of material about peer counselors. The material is delivered in the form of lectures on peer counselor materials, discussions, provides examples of peer counselor activities through videos and carries out practices in the form of role-playing as a counselor and counselee. Stage 3 is the practice and implementation of peer counselor guidance and stage 4 is to evaluate the results of the peer counselor practice. The results of peer counselor training include improving the image of counseling guidance services through peer counseling activities, providing interpersonal skills to students, increasing knowledge and skills to become peer counselors so that students can become partners for guidance and counseling teachers.  Abstrak. Tujuan dari kegiatan pelatihan konselor sebaya pada siswa kelas XI SMAN 1 Wonogiri menggunakan zoom meeting di era pandemi covid-19 adalah memberikan informasi mengenai konselor sebaya dan memberikan ketrampilan konselor sebaya kepada siswa di SMAN 1 Wonogiri. Pelatihan ini juga memberikan informasi mengenai layanan bimbingan dan konseling, meningkatkan kemampuan menjadi konselor sebaya, dan menjadikan konselor sebaya sebagai perpanjang tangan layanan BK di sekolah untuk membantu memecahkan permasalahan teman sebaya. Pelatihan konselor sebaya dilaksanakan dalam 4 tahap. Tahap 1 dengan dengan sharing dan tanya jawab beberapa peserta pelatihan diminta untuk menyampaikan pengalaman selama menerima layanan bimbingan dan konseling di masa pandemi covid-19. Tahap 2 yaitu pemberian materi mengenai konselor sebaya. Materi disampaikan dalam bentuk ceramah mengenai materi konselor sebaya, diskusi, memberikan contoh kegiatan konselor sebaya melalui video dan melaksanakan praktik dalam bentuk role-playing sebagai konselor dan konseli. Tahap 3 yaitu praktik dan pendampingan pelaksanaan konselor sebaya dan tahap 4 yaitu mengevaluasi hasil dari praktik konselor sebaya. Hasil kegiatan pelatihan konselor sebaya antara lain meningkatkan citra layanan bimbingan konseling melalui kegiatan konseling sebaya, memberikan ketrampilan interpersonal kepada siswa, menambah pengetahuan dan keterampilan menjadi konselor sebaya sehingga siswa dapat menjadi partner guru bimbingan dan konseling.  
PERLUASAN AREAL PEMASARAN MINUMAN INSTAN VITEPLUS PRODUKSI UD MAJU JAYA SUMENEP Ismawati, Ismawati; Wibisono, Aryo; Yuniastri, Ratih
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i2.7961

Abstract

Abstract. Partners in PKM activities is UD Maju Jaya with the product soursop leaf instans drink  called viteplus. Viteplus is a instan drink from powder product made from sugar which is formulated with soursop leaf exstract and traditional herbal ingredients. In  running a business, partners have been able to increase production capacity. Increasing production capacity also needs to be supported by increased marketing so that businesses can continue to run and be profitable. Through PKM activities, the team provides assistance to partners in solving problems faced, namely increasing marketing. Marketing increase is measured based on the product marketing area. Activities carried out as an effort to provide solutions to partners, namely training, mentoring and monitoring. The results of PKM activities indicate an increase in the product marketing area of> 50%, where before the activity the product was only marketed in 3 districts and after PKM activities increased the marketing area to 5 districts, namely Gapura, Sumenep City District, Bluto, Ganding and Guluk - Guluk. Abstrak. Mitra dalam kegiatan PKM adalah UD Maju Jaya denga n produk minuman instan daun sirsak dengan nama produk viteplus. Viteplus merupakan produk yang minuman dalam bentuk bubuk yang terbuat dari gula pasir yang diformulasi dengan sari daun sirsak dan bahan jamu tradisional. Dalam menjalankan usaha, mitra telah mampu mennigkatkan kapasitas produksi. Peningkatan kapasitas produksi perlu didukung juga oleh peningkatan pemasaran agar usaha dapat terus berjalan dan profitable. Melalui kegiatan PKM tim melakukan pendampingan terhadap mitra dalam menyelesaikan permsalahan yang dihadapi yaitu peningkatan pemasaran. Peningkatan peasaran diukur  berdasarkan areal pemasaran produk. Kegiatan yang dilakukan sebagai upaya memberikan solusi terhadap mitra yaitu pelatihan, pendampingan dan monitoring. Hasil kegiatan PKM menunjukkan adanya peningkatan areal pemasaran produk >50%, dimana sebelum kegiatan produk hanya dipasarkan di 3 kecamatan dan setelah kegiatan PKM meningkat areal pemasarannya menjadi 5 kecamatan antara lain Gapura, Kecamatan Kota Sumenep, Bluto, Ganding dan Guluk – Guluk.  
PELATIHAN METODE PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN PRODUK OLAHAN BUAH MURBEI PKK RT II RW VI KELURAHAN MERJOSARI KOTA MALANG Handaratri, Anitarakhmi; Hudha, Mohammad Istnaeny; Minah, Faidliyah Nilna; Mahendaringratry, Ayudya
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i2.8307

Abstract

Abstract. The potential for snack food market (snack) is very large in Indonesia where almost part of the Indonesian people eat 3 times a day more snacks than heavy meals. However, not all types of snacks are healthy foods, especially those from non-natural ingredients. PKK RT II RW VI Merjosari Kelurahan Malang City improvised by using mulberry fruit that grows a lot in the yard of the house. A lot of mulberry content is useful for the body, moreover, it is easy to obtain and can be planted in the yard (in pots). The problem in producing food products from mulberry is the short shelf life of the product, so further processing using preservatives is needed. In addition, there is no adequate marketing knowledge to introduce products to the people of Malang. Therefore this PKM program provides knowledge to members of the PKK RT II RW VI Merjosari Village in an effort to grow a mulberry fruit processing micro business. From the results of the training, the level of satisfaction was obtained based on the questionnaire circulated, participants felt VERY SATISFIED with a percentage level of 91.9% and opened opportunities for program sustainability with mulberry herbal products.  Abstrak. Potensi pasar makanan kudapan (snack) sangat besar di Indonesia dimana hampir sebagian masyarakat Indonesia memakan snack 3 kali sehari lebih banyak daripada makanan berat. Namun tidak semua jenis makanan ringan ini merupakan jenis makanan sehat, khususnya yang berasal dari bahan non alami. PKK RT II RW VI Kelurahan Merjosari Kota Malang berimprovisasi dengan menggunakan buah murbei yang banyak tumbuh di halaman rumah. Banyak kandungan zat murbei yang berguna bagi tubuh, terlebih lagi mudah didapat serta dapat ditanam di halaman (dalam pot). Yang menjadi kendala dalam memproduksi produk makanan dari murbei adalah masa kadaluarsa produk yang pendek, sehingga dibutuhkan pengolahan lebih lanjut dengan menggunakan pengawet. Selain itu belum adanya pengetahuan marketing yang memadai untuk memperkenalkan produk ke masyarakat Malang. Oleh karena itu program PKM ini memberikan pengetahuan ke anggota PKK RT II RW VI Kelurahan Merjosari dalam upaya untuk menumbuhkan usaha mikro olahan buah murbei. Dari hasil pelatihan diperoleh tingkat kepuasan berdasarkan angket yang diedarkan, peserta merasakan SANGAT PUAS dengan tingkat persentase sebesar 91,9% dan membuka peluang keberlanjutan program dengan produk-produk herbal murbei. 
PEMBERDAYAAN YAYASAN DISABILITAS BHAKTI SENANG HATI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN DI DESA SIANGAN GIANYAR Azis, Ita Silvia Azita; Amlayasa, Anak Agung Bagus; Nitiwidari, Dewa Ayu Putu; Ganawati, Nengah
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i2.7973

Abstract

Abstract. Difabel or disability is a term that includes interference, activity limitations, and participation restrictions. A disorder is a problem with the body's function or structure; An activity limitation is a difficulty faced by an individual in carrying out a task or action, while a participation restriction is a problem experienced by an individual in involvement in life situations. So disability is a complex phenomenon, reflecting the interaction between the characteristics of a person's body and the characteristics of the society in which he or she lives. This community partnership program aims to increase partners' entrepreneurial motivation and provide skills in the use of internet media to support product marketing functions in the form of proactive marketing strategies in order to increase life independence. The methods used in this service are: lectures, question and answer discussions, and demonstration methods for online marketing training programs. The result of this activity is that participants in this case people with disabilities who are under the Bhakti Happy Hati Gianyar Foundation are very enthusiastic about listening to counseling related to literacy and motivation to increase the entrepreneurial spirit and understand using social media applications as online marketing as an effort to increase life independence.  Abstrak. Difabel atau disabilitas adalah istilah yang meliputi gangguan, keterbatasan aktivitas, dan pembatasan partisipasi. Gangguan adalah sebuah masalah pada fungsi tubuh atau strukturnya; suatu pembatasan kegiatan adalah kesulitan yang dihadapi oleh individu dalam melaksanakan tugas atau tindakan, sedangkan pembatasan partisipasi merupakan masalah yang dialami oleh individu dalam keterlibatan dalam situasi kehidupan. Jadi disabilitas adalah sebuah fenomena kompleks, yang mencerminkan interaksi antara ciri dari tubuh seseorang dan ciri dari masyarakat tempat dia tinggal. Program kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi kewirausahaan mitra serta memberikan keterampilan dalam penggunaan media internet untuk menunjang fungsi pemasaran produk berupa strategi pemasaran yang proaktif agar dapat meningkaatkan kemandirian hidup. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah: ceramah, tanya jawab diskusi, dan metode demonstrasi untuk program pelatihan pemasaran online. Hasil kegiatan ini adalah peserta dalam hal ini penyandang disabilitas yang bernaung dibawah Yayasan Bhakti Senang Hati Gianyar sangat antusias mendengarkan penyuluhan berkaitan dengan literasi dan motivasi untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan serta memahami menggunakan aplikasi media sosial sebagai pemasaran online sebagai upaya untuk meningkatkan kemandirian hidup. 
PENDAMPINGAN BELAJAR DI RUMAH BERBASIS KARAKTER DENGAN NILAI-NILAI RELIGIUS PADA MASA PANDEMIK COVID 19 Mawardi, Imam; Arissanti, Tri Wahyu; Magfiroh, Anif; Zuliyana, Risma; Audina, Ulfa Berta; Astutik, Fifin Anis
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i2.7868

Abstract

Abstract. The importance of character is at the forefront of education, but during the Covid 19 period character education could not be optimally internalized to students. This causes the learning formulation to shift from school to home and neglect of character values in learning. Of course, realities like this require parents to have a role not only in controlling in terms of learning, but also paying attention to character, even though not all parents have pedagogical abilities. Therefore, the purpose of the PPMT program is to assist parents in accompanying character-based student learning with religious values at home. The scope of special activities for the children of the Dusun Penggaron Kidul. The method used by Participatory Rural Aprqissal (PRA) is divided into three stages, namely preparation, implementation, and report preparation. The results of the PPMT program are community assistance in solving children's learning problems and the existence of a pocketbook guide for home tutoring based on religious characters that makes it easier to accompany learning during the Covid 19 pandemic.  Abstrak. Pentingnya karakter menjadi ujung tombak dalam pendidikan, namun dalam masa covid 19 pendidikan karakter tidak bisa optimal diinternalisasikan kepada peserta didik. Hal ini menyebabkan formulasi pembelajaran beralih dari sekolah ke rumah dan terabaikannya nilai-nilai karakter dalam pembelajaran. Tentunya realitas seperti ini menuntut orang tua berperan tidak hanya mengontrol dalam hal belajar, tetapi juga memperhatikan karakter, padahal tidak semua orangtua mempunyai kemampuan pedagogik. Oleh sebab itu tujuan dari program PPMT ini adalah membantu orangtua dalam mendampingi belajar siswa berbasis karakter dengan nilai-nilai religius di rumah. Lingkup kegiatan khusus untuk anak-anak masyarakat Dusun Penggaron Kidul. Metode yang digunakan Participatory Rural Apraissal (PRA) yang dibagi menjadi tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan penyusunan laporan. Hasil dari program PPMT adalah terbantunya masyarakat dalam pemecahan masalah belajar anak dan adanya buku saku panduan bimbingan belajar di rumah berbasis karakter religius yang memudahkan dalam mendampingi belajar di masa pandemic covid 19.