cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Abdimas
ISSN : 25022806     EISSN : 25022784     DOI : https://doi.org/10.25273
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 261 Documents
PENDAMPINGAN PEMBUATAN AUTOMATIC WASTAFEL UNTUK PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Puspitasari, Niken Sylvia; Musthafa, Aziz; Wahid, Abdul
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i1.10352

Abstract

Abstract Community empowerment activities at SMK PGRI 1 Ponorogo is focused on providing assistance in making automatic sinks. The purpose of this community empowerment is as downstream research results of the author on automatic sink technology as one of the tools to prevent the transmission of covid-19. This method of community empowerment is mentoring teachers and student of SMK PGRI 1 Ponorogo in making automatic sinks. The form of activity carried out is a seminar by the implementing team to partners on the manufacture of this technology. Through the transfer of knowledge in community empowerment activities, it is expected that partners can implement in the manufacture and development of tools independently. The results of this community empowerment can increase the knowledge of partners related to the manufacture of automatic sinks as one of the efforts to overcome the transmission of covid-19 in schools.Abstrak Kegiatan Pengabdian masyarakat di SMK PGRI 1 Ponorogo ini berfokus untuk memberikan pendampingan pembuatan automatic wastafel. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai hilirisasi hasil riset penulis tentang teknologi automatic wastafel sebagai salah satu alat untuk mencegah penularan covid-19. Metode pengabdian masyarakat ini adalah pendampingan kepada guru dan siswa SMK PGRI 1 Ponorogo dalam membuat automatic wastafel. Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah seminar oleh tim pelaksana kepada mitra mengenai pembuatan teknologi ini. Melalui transfer ilmu dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan mitra dapat mengimplementasikan dalam pembuatan dan pengembangan alat secara mandiri. Hasil pengabdian masyarakat ini dapat meningkatnya pengetahuan mitra terkait pembuatan automatic wastafel sebagai salah satu upaya mengatasi penularan covid-19 di sekolah   
MEMBANGUN KARAKTER PESERTA DIDIK SMP BANGKA BARAT MELALUI LITERASI DIGITAL DI TENGAH PENDIDIKAN ABAD 21 Kintoko, Kintoko; Mulianingsih, Ferani
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i1.10919

Abstract

Abstract. The development of the world at this time has entered the era of the industrial revolution 4.0, the form of human life has been based on information. Digital literacy is very important for everyone and for the future of nation and state in preparing quality graduates of SMP Bangka Barat and able to compete globally, as well as mastering technological developments. Therefore, digital literacy needs to be developed in today's education world to build a better national character and be ready to face the 21st century education era. The purpose of community service carried out at SMP Negeri 3 Simpang Teritip and SMP Negeri 4 Simpang Teritip Bangka Barat is to analyze how to build the character of students at the junior high school level through digital literacy in learning to face 21st century education. This mentoring method is carried out by observing and inventorying problems, mapping problems, taking actions in the form of providing motivation, counseling, education about character-based digital literacy. The results of community service at SMP Negeri 3 Simpang Teritip and SMP Negeri 4 Simpang Teritip were found some teacher misunderstandings in applying digital literacy in the learning process. In addition, it has succeeded in educating and counseling the use of character-based digital literacy. The conclusion of this community service activity is that the active participation of teachers in this activity is the key to the success of implementing community service. Careful preparation and understanding of character-based digital literacy which is the target is the capital to guarantee the success of the activity. Mentoring, training in the application of character-based digital literacy still needs to be done so that teachers have the ability to develop their professional competencies. Abstrak. Perkembangan dunia pada saat ini telah memasuki era revolusi industri 4.0, bentuk kehidupan manusia telah berbasis informasi. Literasi digital merupakan hal yang sangat penting untuk semua orang dan bagi masa depan suatu Bangsa dan Negara dalam menyiapkan lulusan SMP Bangka Barat yang berkualitas dan mampu bersaing secara global, serta menguasai perkembangan teknologi. Oleh karena itu, literasi digital perlu dikembangkan dalam dunia pendidikan sekarang ini untuk membangun karakter bangsa yang lebih baik dan siap menghadapi era pendidikan abad 21. Tujuan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di SMP Negeri 3 Simpang Teritip dan SMP Negeri 4 Simpang Teritip Bangka Barat ini adalah untuk menganalisis bagaimana cara membangun karakter peserta didik di tingkat SMP melalui literasi digital dalam pembelajaran untuk menghadapi pendidikan abad 21. Metode pendampingan ini dilakukan dengan cara observasi dan inventarisasi masalah, pemetaan permasalahan, melakukan tindakan berupa pemberian motivasi, penyuluhan, edukasi tentang literasi digital berbasis karakter. Hasil dari pengabdian masyarakat di SMP Negeri 3 Simpang Teritip dan SMP Negeri 4 Simpang Teritip adalah ditemukan beberapa ketidakpahaman guru dalam mengaplikasikan literasi digital pada proses pembelajaran. Selain itu berhasil dalam edukasi dan penyuluhan penggunaan literasi digital berbasis karakter. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu partisipasi aktif guru dalam kegiatan ini menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan pengabdian pada masyarakat. Persiapan yang matang dan pemahaman literasi digital berbasis karakter yang menjadi sasaran merupakan modal untuk jaminan sukses kegiatan. Pendampingan, pelatihan-pelatihan dalam penerapan literasi digital berbasis karakter ini masih perlu dilakukan agar guru memiliki kemampuan pengembangan kompetensi profesionalnya.
PEMANFAATAN POTENSI KUNYIT DI DESA RABA WAWO MENJADI JAMU KUNYIT ASAM SEBAGAI MINUMAN SEHAT DAN KEKINIAN Haryanti, Intisari; Munandar, Aris; Ilham, Ilham; Yusuf, Muhammad; Muhajirin, Muhajirin; Jaenab, Jaenab
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i1.10953

Abstract

 Abstract. Raba village is one in Bima which is famous for its large turmeric yields in Wawo District. However, the processing carried out by the people of Raba Village is still very traditional, that is, they only sell their agricultural or plantation products without making other materials of economic value. STIE Bima KKN students gave one of their programs, namely empowering the Wawo village community by making turmeric in the manufacture of Wawo's typical sour turmeric herbal drink which is packaged well and has economic value in developing the community's economy. The methods used in Community Service (PKM) activities are preparation and observation, research and product formulation, and training and development. able to increase the knowledge, skills of the people of Raba Village and can add high economic value from the potential of existing turmeric. This can be seen from the changes in the economic pattern of the community, which initially only marketed and sold in traditional markets, with the presence of processed turmeric into healthy drinks, the community's economy can be improved, not only for the surrounding community, but also for the wider community. The results of this activity are highly appreciated by the Raba Village Government and the Wawo sub-district for having succeeded in forming entrepreneurial community groups as business partners and willing to process and develop turmeric as a basic ingredient of herbal medicine. Abstrak. Desa Raba merupakan salah satu di Bima yang terkenal  dengan hasil kunyit yang cukup besar di Kecamatan Wawo. Namun, pengolahan yang dilakukan oleh masyarakat Desa Raba masih sangat tradisional, yaitu hanya menjual hasil pertanian atau perkebunannya tersebut tanpa dibuat bahan lain yang bernilai ekonomis. Mahasiswa KKN STIE Bima memberikan salah satu programnya yaitu memberdayakan masyarakat desa wawo dengan menjadikan kunyit dalam pembuatan minuman jamu kunyit asam khas wawo yang dikemas dengan baik dan mempunyai nilai ekonomis dalam pengembangan perekonomian masyarakat. Metode yang digunakan pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yaitu persiapan dan observasi, riset dan formulsi produk , dan pelatihan dan pengembangan. mampu menambah pengetahuan, keterampilan masyarakat Desa Raba serta dapat menambah nilai ekonomis yang tinggi dari potensi kunyit yang ada. Hal tersebut terlihat dari adanya perubahan pola ekonomi masyarakat, yang semula hanya memasarkan dan menjual pada pasar tradisional, dengan adanya olahan kunyit menjadi minuman sehat, perekonomian masyarakat dapat ditingkatkan, bukan hanya pada masyarakat sekitar saja, namun pada khalayak masyarakat luas. Hasil dari kegiatan ini sangat di apresiasi oleh Pemerintah Desa Raba dan camat wawo karena telah berhasil membentuk kelompok masyarakat yang berwirausaha sebaga  mitra usaha dan mau mengolah serta mengembangkan kunyit sebagai bahan dasar jamu.  
PROGRAM PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA TERDAMPAK PANDEMI COVID 19 DI KAWASAN WISATA UMBUL MADIUN DALAM RANGKA PENGUATAN KETAHANAN EKONOMI Rohmatiah, Ahadiati; Iswati, Retno; Pratiwi, Dian; Lukito, Martin
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i1.10834

Abstract

Abstract. Tourism is a sector that supports the economy of a region which has a major influence on other sectors. Tourism is one of the sectors most affected by the Covid-19 pandemic. This impact is increasingly seen with the existence of Large-Scale Social Restrictions (PSBB) and PPKM (Enforcement of Restrictions on Community Activities) by the Government. At the Umbul Tourism Park located in Glonggonng village, Dolopo District, Madiun Regency, there are 49 street vendors at Umbul Tourism Park or Madiun Umbul Square who depend on selling their lives at tourist sites and are no longer selling. The solution provided by the Merdeka Madiun University service team for street vendors in Madiun Umbul Square who were affected by the Covid-19 pandemic was to empower partners, namely by: 1) Strengthening economic resilience for partners due to the Covid-19 Pandemic; 2) improvement of partner's standard of living through new production business; 3) increasing cooperation among members with the principles of sharing and collaborating; 4) Managing waste into salable products; 5) Counseling on the importance of layout and hygiene for business premises; 6) Opening market access for production results outside the tourist park area. To achieve these goals, empowerment programs are carried out: 1) Counseling on the principles of sharing and collaborating; 2) Counseling on the importance of layout and hygiene of business premises; 3) Training on making knitting masks and connectors; 4) Training on worm maintenance and vermicompost production; 5) Training on making organic liquid fertilizer from household waste.Abstrak. Pariwisata merupakan sektor penopang ekonomi suatu wilayah yang memberikan pengaruh besar  bagi sektor-sektor lainnya. Pariwisata merupakan salah satu sektor paling terdampak dari pandemi Covid-19. Dampak tersebut semakin terlihat dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Bermasyarakat) oleh Pemerintah. Di Taman Wisata Umbul yang terletak di desa Glonggonng, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, terdapat 49 pedagang kaki lima Taman Wisata Umbul atau Madiun Umbul Square yang menggantungkan hidup dari berjualan di lokasi Wisata dan kini sudah tidak berjualan lagi. Solusi yang diberikan oleh tim pengabdian Universitas Merdeka Madiun untuk  pedagang kaki lima Madiun Umbul Square yang terdampak pademi Covid -19 adalah pemberdayaan mitra, yakni dengan cara : 1) Menguatkan ketahanan ekonomi bagi mitra akibat Pandemi Covid-19; 2) Meningkatkan taraf hidup mitra melalui usaha produksi baru; 3) Meningkatkan kerja sama antar anggota dengan prinsip berbagi dan berkolaborasi; 4) Mengelola sampah menjadi produk bernilai jual; 5) Penyuluhan pentingnya tata letak dan higienitas bagi tempat usaha; 6) Membuka akses pasar bagi hasil produksi di luar wilayah taman wisata. Untuk mencapai tujuan tersebut, program pemberdayaan yang dilakukan : 1) Penyuluhan Prinsip berbagi dan berkolaborasi; 2) Penyuluhan pentingnya tata letak dan higienitas tempat usaha; 3) Pelatihan pembuatan masker dan konektor rajut; 4) Pelatihan pemeliharaan cacing dan produksi kascing; 5) Pelatihan pembuatan pupuk cair organik dari limbah rumah tangga.  
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENSTIMULASI BERPIKIR KRITIS DI MGMP MATEMATIKA PURWOREJO Setiana, Dafid Slamet; Ayuningtyas, Annis Deshinta; Supriyadi, Didi; Nisa, Ana Fitrotun; Fajarudin, Muhamad; Pardimin, Pardimin; Kusumaningrum, Betty; Susetyo, Agustinus Eko
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i1.11553

Abstract

Abstract.The education sector has also felt the impact of the Covid-19 pandemic, which can be said to be quite significant. The online learning policy launched by the government has been accepted and implemented by schools without careful planning. Teachers as the frontline in facilitating learning really feel the decline in the competence and quality of students' human resources, especially in mathematics subjects caused by students' relatively low critical thinking skills. This condition was complained by members of the Mathematics MGMP of Purworejo Regency. The complaint was then answered by the service team through community service activities by implementing a mathematics learning model to stimulate critical thinking. The purpose of implementing this massive learning model is to increase the innovation and competence of teachers of the Mathematics MGMP members of SMA Purworejo in implementing learning that can stimulate students' critical thinking skills. Community service activities will be carried out on December 21-24 2021 with the target of the Purworejo Mathematics MGMP. The stages of activities include socialization, dissemination, implementation, and evaluation. Through this activity, MGMP members gain a lot of knowledge related to learning models and students' critical thinking skills, gain inspiration and innovation in implementing mathematics learning, and through implementation in students, teachers can ultimately improve students' mathematical critical thinking skills. Abstrak. Sektor pendidikan turut merasakan dampak pandemi Covid-19 yang dapat dikatakan cukup signifikan. Kebijakan pembelajaran daring yang dicanangkan oleh pemerintah diterima dan diimplementasikan oleh sekolah tanpa perencanaan yang matang. Guru sebagai garda terdepan dalam memfasilitasi pembelajaran sangat merasakan turunnya kompetensi dan kualitas SDM siswa terutama pada mata pelajaran matematika yang diakibatkan oleh kemampuan berpikir kritis siswa yang relatif rendah. Kondisi ini dikeluhkan oleh anggota MGMP Matematika Kabupaten Purworejo. Keluhan tersebut kemudian dijawab oleh tim pengabdi melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan implementasi model pembelajaran matematika untuk menstimulasi berpikir kritis. Tujuan kegiatan implementasi model pembelajaran secara massive ini diharapkan dapat meningkatkan inovasi dan kompetensi guru anggota MGMP Matematika SMA Purworejo dalam melaksanakan pembelajaran yang dapat menstimulasi kemampuan berpikir kritis siswa.  Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 21-24 Desember 2021 dengan sasaran MGMP Matematika Purworejo. Adapun tahapan kegiatan meliputi  sosialisasi, diseminasi, implementasi, dan evaluasi. Melalui kegiatan ini, anggota MGMP memperoleh banyak ilmu terkait model pembelajaran maupun kemampuan berpikir kritis siswa, memperoleh inspirasi dan inovasi dalam melaksanakan pembelajaran matematika, serta melalui implementasi pada siswa pada akhirnya guru dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. 
PELATIHAN PENULISAN DAN PUBLIKASI ARTIKEL ILMIAH MENGGUNAKAN DIGITAL PLATFORM PADA MASA PANDEMI Prahmana, Rully Charitas Indra; Lisnani, Lisnani
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i1.10727

Abstract

Abstract. Writing and publishing scientific articles are essential for researchers, lecturers, and students in Indonesia. However, many of them still have difficulty writing their research results in the form of scientific articles and publishing them in reputable international journals. So, this service activity is carried out to develop academic writing and publish scientific articles skills for researchers, lecturers, and students in Indonesia. The community service activities were carried out using a digital platform, namely Zoom Meeting, during the COVID-19 pandemic. The participants involved in this activity consisted of 193 participants, consisting of researchers, lecturers, and students from various regions in Indonesia. The collecting data uses a questionnaire which was analyzed descriptively. The activity results showed an increase in the participants' academic writing and publication skills, with an average increase of 71.45% after attending this training through a digital platform. The participants gained a lot of knowledge about academic writing and scientific publications in reputable international journals.  Abstrak. Keterampilan menulis dan menerbitkan artikel ilmiah sangat penting bagi para peneliti, dosen, dan mahasiswa di Indonesia. Namun, sejumlah dari mereka masih mengalami kesulitan dalam menuliskan hasil penelitian mereka dalam bentuk artikel ilmiah dan menerbitkannya pada Jurnal internasional bereputasi yang baik. Sehingga, kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk menumbuhkan keterampilan menulis dan menerbitkan artikel ilmiah bagi para peneliti, dosen, dan mahasiswa di Indonesia. Adapun kegiatan pengabdian dilakukan menggunakan platform digital, yang bernama Zoom Meeting, pada saat masa pandemi COVID-19. Para peserta yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari 193 peserta, yang terdiri dari peneliti, dosen, dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dianalisis secara deskriptif. Hasil pengabdian ini menunjukkan peningkatan keterampilan menulis dan publikasi para peserta dengan rata-rata peningkatan di angka 71,45%, setelah mereka mengikuti pelatihan ini melalui platform digital. Para peserta mendapatkan banyak pengetahuan tentang dunia penulisan dan publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi yang baik. 
OPTIMALISASI LAHAN PEKARANGAN RUMAH IBU-IBU PKK DESA TEGUHAN SEBAGAI LUMBUNG PANGAN DAN GIZI MASA PANDEMI Cahyaningtyas, Tiara Intan; Kusumawati, Naniek; Marlina, Diyan; Firdaus, Falah; Fadilla, Rossy Qoimatulah
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i1.10836

Abstract

Abstract. Teguhan is a village located in Jiwan, Madiun Regency, East Java. Teguhan Village has abundant natural potential with a population that is not too dense so that there are still many houses with fairly large yards. This fairly wide yard is not matched by its use, where many people's yards in Teguhan village are still neglected. This condition occurs because of the lack of skills and knowledge of residents about the benefits of the yard if used properly. This community service program is carried out with the aim of empowering PKK women in Teguhan Village in utilizing yard land with productive and useful plants for families. Through community empowerment programs, especially PKK women. The research method was carried out through several stages, namely coordination with PKK administrators, socialization to the community through counseling and discussion, implementation in the field which included yard management practices, mentoring, to monitoring and evaluation, with participants from the management and PKK members consisting of hamlet residents. IV. After the counseling and implementation was carried out a post test was carried out with the results, participants who knew and understood about the use of home yard land increased dramatically to 16 people (88.89%) which previously in the pre test only 3 people (16.67%), only 1 person (5 ,56%) who did not know previously in the pre test as many as 13 people (72.22%) and only 1 person (5.56%) hesitated in answering the previous one in the pre test as many as 2 people (11.11% ). This shows that counseling dan implementation on the use of home yard land can increase knowledge and understanding or can be said to be effective. The conclusion of this community service activity is that if the land is managed it will provide an attractive and healthy environmental value as well as benefits in utilizing the land. Land can also be used as an economic and ecological carrying capacityAbstrak. Desa Teguhan merupakan desa yang terletak di Jiwan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Desa Teguhan memiliki potensi alam yang melimpah dengan jumlah penduduk yang tidak terlalu padat sehingga masih banyak dijumpai rumah-rumah dengan pekarangan yang cukup luas. Pekarangan yang cukup luas ini tidak diimbangi dengan pemanfaatannya, dimana pekarangan warga di desa Teguhan masih banyak yang terbengkalai. Kondisi ini terjadi karena kurangnya keterampilan dan pengetahuan warga akan manfaat dari pekarangan rumah jika dimanfaatkan dengan baik. Program pengabdian kepada warga ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK Desa Teguhan dalam memanfaatkan lahan pekarangan dengan tanaman yang produktif dan bermanfaat untuk keluarga.melalui progarm pemberdayaan warga khususnya Ibu PKK. Metode Penelitan yang dilakukan melalui beberapa tahapan yang dilakukan yaitu koordinasi dengan pengurus PKK, sosialisasi kepada warga melalui penyuluhan dan diskusi, implementasi di lapangan yang meliputi praktek pengelolaan pekarangan, pendampingan, sampai monitoring dan evaluasi, dengan peserta pengurus dan anggota PKK yang terdiri dari 18 warga dusun IV Teguhan. Setelah dilakukan penyuluhan dan praktek pengolahan lahan pekarangan dilakukan post test dengan hasil, peserta yang mengetahui dan terampil memanfaatan lahan pekarangan rumah meningkat drastis menjadi 16 orang (88,89%) yang sebelumnya pada pre test hanya 3 orang (16,67%) , hanya 1 orang (5,56%) yang tidak tahu yang sebelumnya pada pre test sebanyak 13 oarng (72,22%), dan hanya 1 orang (5,56%) ragu-ragu dalam menjawab yang sebelumnya pada pre test sebanyak 2 orang (11,11%). Hal tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan dan pelatihan pemanfaatan lahan pekarangan rumah dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga atau dapat dikatakan kegiatan ini sangat efektif. Simpulan dari kegiatan pengabdian warga ini adalah jika lahan dikelola akan memberikan nilai lingkungan yang menarik dan sehat serta keuntungan dalam memanfaatkaan lahan. Lahan juga dapat digunakan sebagai daya dukung ekonomi dan ekologi.Kata Kunci: Pemanfaatan, Lahan, Pekarangan Rumah 
PELATIHAN MEMBANGUN MINDSET BISNIS SYARIAH PADA IBU RUMAH TANGGA Khalifaturofi'ah, Sholikha Oktavi; Africa, Laely Aghe; Nasution, Zubaidah
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.12851

Abstract

Abstract. Being a housewife is a noble position because of her role in taking care of the household and children. However, now there is a distortion. Housewives who are judged to just stay at home, it turns out that they also fill their activities with business. The purpose of this training is to build a sharia business mindset for Muslim women who are married. Women who are married, have children, always struggle with household activities and take care of their husbands and children. Therefore, we need a training that can improve the capability of housewives who are already married so that they can be self-actualized, independent, and have their own income. The method of implementation is preparatory training to start a business based on sharia economic principles, and is equipped with material on the history of the Prophet and why as a housewife should be able to work. The result of this activity is that partners are motivated to be able to do business and increase partner knowledge to build businesses based on sharia principles. Abstrak. Menjadi seorang ibu rumah tangga adalah posisi yang mulia karena perannya dalam mengurus rumah tangga dan anak. Akan tetapi, saat ini mulai terjadi distorsi. Ibu rumah tangga yang dinilai hanya diam saja di rumah, ternyata juga mengisi kegiatan dengan berbisnis. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membangun mindset bisnis syariah pada perempuan muslim yang sudah berkeluarga. Perempuan yang sudah menikah, mempunyai anak, selalu berkutat dengan kegiatan rumah tangga dan mengurus suami dan anak. Oleh karena itu, diperlukan suatu pelatihan yang dapat meningkatkan kapabilitas ibu rumah tangga yang sudah berkeluarga supaya dapat mengaktualisasi diri, mandiri, dan mempunyai penghasilan sendiri. Metode pelaksanaannya adalah pelatihan persiapan untuk memulai usaha berdasarkan prinsip ekonomi syariah, dan dilengkapi dengan materi sejarah Rasulullah dan mengapa sebagai seorang ibu rumah tangga harus dapat berkarya. Hasil dari kegiatan ini adalah mitra termotivasi untuk dapat berbisnis dan menambah pengetahuan mitra untuk membangun bisnis berdasarkan prinsip syariah.  
PELATIHAN TES MASUK UNIVERSITAS DAN PERSIAPAN LAMARAN KERJA BAGI SISWA SMA Irzawati, Ira; Supartinah, Yustien; Lisnani, Lisnani; Hasibuan, Anastasia Ronauli
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.10960

Abstract

Abstract. After graduating from school, students are able to study at the university or start working. However, those that are eager to continue their study to the next level generally encounter difficulty in handling TPA or TOEFL questions as a requirement of admission. Meanwhile, those that are willing to start working find it hard to write an English application letter and anticipate job interview questions. This community service aims to assist the twelfth grader in preparing themselves for studying to the higher level or pursue their career by providing TPA, TOEFL, application letter writing, and job interview training. The training was conveyed through the online presentation, question and answer, and drills. The results showed that the students had positive responses towards the training. The students believed that the training brought benefits and helped them to gain a better understanding and knowledge on the discussed topics. Therefore, the students are more motivated to make a maximum preparation to study at the expected university or pursue a dream work. Abstrak. Setelah lulus dari SMA, siswa dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi atau langsung terjun ke dunia kerja. Namun, siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke universitas umumnya mengalami kendala dalam menjawab soal-soal TPA dan TOEFL yang merupakan tes yang dijadikan sebagai salah satu syarat masuk di beberapa perguruan tinggi. Hal yang sama juga dialami oleh para siswa yang ingin melamar pekerjaan, para siswa mengalami kendala untuk menulis surat lamaran kerja dan mengikuti wawancara kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu siswa kelas XI mempersiapkan diri untuk belajar di perguruan tinggi atau berkecimpung di dunia kerja dengan memberikan pelatihan TPA, TOEFL, penulisan surat lamaran kerja dan wawancara kerja. Pelatihan tersebut diberikan melalui presentasi, tanya jawab, dan latihan online. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa para peserta pelatihan memberikan respon positif terhadap kegiatan pelatihan yang diadakan. Para peserta berpendapat bahwa kegiatan pelatihan ini bermanfaat dan memberikan mereka pemahaman dan pengetahuan mengenai topik yang dibahas sehingga mereka lebih bersemangat untuk mempersiapkan diri dengan baik agar dapat belajar atau bekerja di tempat yang diinginkan.
IMPLEMENTASI TRACER STUDY BERBASIS WEB ROBOT TELEGRAM DI SMKN IHYA ULUMUDDDIN BANYUWANGI Prasetyo, Junaedi Adi; Ayatullah, Mohamad Dimyati; Wibowo, Galih Hendra; Suardinata, I Wayan
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.12327

Abstract

Abstract. Alumni tracking or what is known as a tracer study is one of the most important activities at this time, especially in vocational-based education. With the link and match carried out in schools with industry, schools will be able to know the quality of their graduates and further information can be used to improve the learning curriculum.Currently, Ihya Ulumuddin Vocational School is conducting a tracer study still using the manual method with paper, when their alumni come to school and the results are not optimal. Completing a study tracker with this method is only able to track less than 15% of the number of graduates each year so that the picture of graduates of SMK Ihya Ulumuddin is very lacking. This data tracking study must also be submitted to the Director General of Vocational Schools at the end of each year and the school always has difficulties in providing this data. From this problem, it is said that the creation of a telegram robot application that is connected to the tracer study web application is the solution to the implementation of this tracer study. The creation of this system begins after building the system with the SMK and the application is complete, trials and implementations are carried out after the alumni graduate. Workshops and training on tracer studies were also carried out to support the implementation of this Telegram-based tracer study system. From the results of this community service, a total of 74% of the graduates were obtained in 2021. With the telegram robot that has been implemented, the tracer study implementation will assist in answering tracer study questions, making it easier to collect data on alumni of SMK Ihya Ulumuddin in an effective and efficient manner in every year.  Abstrak. Pelacakan alumni atau yang disebut tracer study merupakan salah satu kegiatan yang penting dilakukan saat ini, khususnya pada pendidikan berbasis vokasi. Dengan adanya link and match yang dilakukan sekolah dengan industri, maka sekolah akan dapat mengetahui kualitas lulusannya dan nantinya informasi ini dapat digunakan untuk memperbaiki kurikulum pembelajaran. Saat ini, SMK Ihya Ulumuddin melakukan tracer study masih menggunakan cara manual dengan kertas, ketika alumni mereka datang ke sekolah dan hasilnya kurang optimal. Pengisian tracer study dengan metode ini hanya mampu melacak kurang dari 15% jumlah lulusan setiap tahunnya sehingga gambaran mengenai lulusan SMK Ihya Ulumuddin masih sangat kurang. Data tracer study ini juga wajib disampaikan kepada Dirjen Vokasi setiap akhir tahun dan pihak sekolah selalu mengalami kesulitan dalam menyediakan data ini.. Dari masalah tersebut disimpulkan bahwa pembuatan sebuah aplikasi robot telegram yang terhubung dengan web aplikasi tracer study adalah solusi dari pelaksanaan tracer study ini. Pembuatan sistem ini dimulai dengan berdiskusi dalam membangun sistem Bersama pihak SMK dan setelah aplikasi selesai, ujicoba dan implementasi dilakukan setelah alumni lulus. Pelaksanaan workshop dan pelatihan mengenai tracer study juga dilaksanakan dalam mendukung implementasi sistem tracer study berbasis tekegram ini. Dari hasil pengabdian masyarakat ini, didapatkan pengisan sejumlah 74% dari jumlah lulusan di 2021. Dengan adanya robot telegram yang sudah diimplementasikan ini, pelaksanaan tracer study akan terbantu dalam menjawab pertanyaan tracer study sehingga mempermudah pengelola dalam mengumpulkan data alumni SMK Ihya Ulumuddin secara efektif dan efisien dalam setiap tahun.