cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ach.journal@unud.ac.id
Editorial Address
JL PB Sudirman Denpasar Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Archive of Community Health
Published by Universitas Udayana
ISSN : 2302139X     EISSN : 25273620     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Archive of Community Health menerbitkan hasil penelitian berhubungan dengan kesehatan masyarakat seperti kebijakan kesehatan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, gizi kesehatan masyarakat, kesehatan kerja, promosi kesehatan, ekonomi kesehatan serta ilmu ilmu dasar yang berkaitan seperti bioteknologi kesehatan, biologi molekuler, bioinformatik dan genetik, tanaman, hewan, serta sel yang terkait dengan kesehatan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 278 Documents
HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI MASYARAKAT KABUPATEN TABANAN TERHADAP PENERIMAAN VAKSINASI COVID-19 TAHUN 2021 I Gede Andre Cahya Pratama; Ni Luh Putu Suariyani
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 9 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2022.v09.i02.p04

Abstract

ABSTRAK Di masa pandemi, pemerintah melakukan beragam upaya pencegahan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan tingkat keparahan akibat Covid-19, salah satunya melalui vaksinasi. Penerimaan vaksinasi tidak terlepas dari pengaruh karakteristik sosiodemografi, karena dapat mengaruhi sikap seseorang untuk menerima vaksinasi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian mengenai hubungan sosiodemografi dengan penerimaan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Tabanan. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional study. Variabel bebas terdiri dari usia, status perkawinan, pekerjaan, pengeluaran, agama, pendidikan dan kepemilikan asuransi kesehatan, sedangkan variabel terikatnya adalah penerimaan vaksinasi. Kriteria inlukasi merupakan masyaraakat Kabupaten Tabanan berusia 25 – 50 yang belum melakukan vaksinasi dengan total sampel 100 orang. Teknik sampling adalah consecutive. Data yang dikumpulkan akan dianalisa secara deskriptif dan bivariat menggunaan chi square dan regresi logistik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan Terdapat hubungan antara variabel status perkawinan (OR:2,38 95%CI: 0,635-8,914), pekerjaan (Karyawan Swasta OR:1,73 95%CI: 0,524 – 5,722; Tidak Bekerja OR: 1,83 95%CI: 0,665 – 5,053), tingkat pendidikan (SMA/sederajat OR: 7,87 95%CI: 0,762 – 81,366; Diploma/Sarjana OR: 9,66 95%CI: 0,89 – 104,81) dan kepemilikan asuransi (OR: 2,91 95%CI: 0,338 – 25,129) berhubungan dengan penerimaan vaksinasi. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi gambaran penerimaan vaksinasi serta menjadi landasan untuk pengoptimalan program edukasi kepada masyarakat. Kata kunci: Vakinasi, Covid-19, Sosiodemografi, Tabanan ABSTRACT During pandemic, government carried out various prevention to break the chain of spread and severity of Covid-19, which is through vaccination. Reception of vaccination can not be separated from the influence of sociodemographic characteristics, because it can affect a person's attitude to receive vaccination. Therefore, a study was conducted on the sociodemographic relationship with receipt of COVID-19 vaccination in Tabanan Regency. The design is descriptive research with cross sectional study design. The independent variables are age, marital status, occupation, expenditure, religion, education and ownership of health insurance. Dependent variable is vaccination receipts. The inclusion criteria are people of Tabanan Regency aged 25-50 who haven’t vaccinated with a total sample 100 people. The sampling technique is consecutive. Data will be analyzed descriptively and bivariately using chi square and simple logistic regression. The results showed that there was a relationship between marital status variables (OR: 2.38 95% CI: 0.635-8.914), occupation (Private Employees OR: 1.73 95% CI: 0.524 – 5.722 ; Not Working OR: 1.83 95% CI: 0.665 – 5.053), education level (SMA/equivalent OR: 7.87 95%CI: 0.762 – 81,366 ; Diploma/Bachelor OR: 9.66 95%CI: 0.89 – 104.81) and insurance ownership ( OR: 2.91 95% CI: 0.338 – 25.129) related to vaccination acceptance. The results of this study are expected to be an illustration of vaccination acceptance for optimizing education programs for community. Keywords: Vaccinate, COVID-19, sosiodemographic, Tabanan
PERSEPSI IBU HAMIL DALAM MENGAKSES PELAYANAN ANTENATAL DI PUSKESMAS KARANGASEM I PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ni Luh Yukti Trisnalanjani; Desak Putu Yuli Kurniati
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 9 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2022.v09.i02.p09

Abstract

ABSTRAK Pelayanan Antenatal (ANC) adalah salah satu bentuk pelayanan kesehatan ibu yang bertujuan untuk menjaga kesehatan ibu hamil selama periode kehamilan. Kekhawatiran terhadap penularan Covid-19 menyebabkan penurunan akses ibu hamil terhadap ANC. Namun di Puskesmas Karangasem I, cakupan ANC pada masa pandemi justru dapat meningkat dibanding sebelum pandemi. Berdasarkan Teori Health Belief Model (HBM), perilaku seseorang dalam mengakses pelayanan kesehatan dipengaruhi oleh persepsi ancaman terhadap penyakit dan persepsi bahwa perilaku tertentu dapat mengatasi penyakit. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan persepsi ibu hamil dalam mengakses ANC di Puskesmas Karangasem I pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling terdiri dari ibu hamil, suami ibu hamil, dan bidan Puskesmas Karangasem I. Data dikumpulkan dengan metode wawancara mendalam dan observasi. Validasi data melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode.Hasil penelitian menunjukkan meskipun merasa rentan dan menganggap Covid-19 sebagai penyakit yang serius, kekhawatiran ibu hamil dengan kondisi janinnya mendorong ibu untuk tetap melakukan ANC selama pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan. Ibu hamil juga menganggap manfaat yang diperoleh dari ANC lebih besar dari hambatan untuk ANC, serta disaat bersamaan ada kesadaran dari dirinya sendiri serta dukungan bidan yang memicu kunjungan antenatal pada masa pandemi. Kata kunci : Pelayanan Antenatal, Persepsi, Ibu Hamil, Pandemi Covid-19, Bali ABSTRACT Antenatal care (ANC) is a service provided for pregnant women to maintain their health during pregnancy. During Covid-19 pandemic, routine antenatal visit is one of risk factors for pregnant women contracting Covid-19. Concern over Covid-19 transmission has declining access of pregnant women to ANC. However, at The Public Health Center of Karangasem I, ANC coverage during Covid-19 pandemic has even increased. Based on The Health Belief Model Theory, health behavior is determined by perceptions about disease and particular practice will effective reducing the threat. The present study aims to describe the perceptions of pregnant women in accessing ANC during Covid-19 pandemic. The study conducted using qualitative design and phenomenological approach. The research informants are pregnant women, husband, and midwives chosen through purposive sampling. Data collected using in-depth interviews and observation. The data analyzed using thematic analysis. Data validation using data source triangulation and method triangulation. The result showed despite of feeling vulnerable and consider Covid-19 as a serious disease, the concerns of pregnant women over their fetus encourage them to access ANC by health protocols. Pregnant women also consider the benefits of ANC are bigger than the risk. They have self-awareness and support from midwifes as cues to action. Keywords: Antenatal Care, Perception, Pregnant Women, Covid-19 Pandemic, Bali
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT USIA PRODUKTIF (15-64 TAHUN) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UBUD I Dewa Ayu Hari Krisna Dewi; Desak Nym Widyanthini
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 9 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2022.v09.i02.p05

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan data yang diperoleh di Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, penderita hipertensi yang mendapatkan pelayanan kesehatan terbanyak berada di Puskesmas Ubud I. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Ubud I. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain case control. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 120 responden yang terdiri dari 60 sampel kasus dan 60 sampel kontrol. Uji statistik yang digunakan adalah Conditional Logistic Regression. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer dengan data Puskesmas Ubud I sebagai data awal. Hasil analisis menunjukkan variabel konsumsi buah dan sayur (OR=4,517, 95% CI=1,775-11,492, p=0,002), status obesitas (OR=4,238, 95% CI=1,878-9.562, p=0,001), dan kualitas tidur. (OR=2.881, 95% CI=1.351-6.146, p=0.006) memiliki pengaruh terhadap hipertensi. Kesimpulan penelitian ini adalah secara statistik ada hasil penelitian yang tidak dapat membuktikan pengaruh jenis kelamin, riwayat keluarga, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, aktivitas fisik, dan stres terhadap hipertensi. Saran yang diberikan berdasarkan hasil penelitian berupa pemberian KIE kepada masyarakat, optimalisasi pemeriksaan kesehatan, dan modifikasi gaya hidup. Kata Kunci: Hipertensi, faktor risiko, usia produktif, kasus kontrol, matching ABSTRACT Based on data obtained at the Gianyar District Health Office, the highest number of hypertension sufferers who received health services was at the Ubud I Health Center. The purpose of this study was to determine the factors that influence the incidence of hypertension in the working area of the Ubud I Health Center. This study is an observational study with a case control design. The number of samples in this study were 120 respondents consisting of 60 case samples and 60 control samples. The statistical test used was Conditional Logistic Regression. Data collection was carried out using primary data with Ubud I Health Center data as initial data. The results of the analysis show that variables fruit and vegetable consumption (OR=4,517, 95% CI=1,775-11,492, p=0,002), obesity status (OR=4,238, 95% CI=1,878-9.562, p=0,001), and sleep quality. (OR=2.881, 95% CI=1.351-6.146, p=0.006) has an effect on hypertension. The conclusion of this study is statistically there is the results of the study could not prove the influence of gender, family history, smoking habits, alcohol consumption, physical activity, and stress on hypertension. The suggestions given are based on research results in the form of providing IEC to the community, optimizing health screening, and lifestyle modification.Keywords: Hypertension, risk factor, productive age, case-control, matching
GAMBARAN KONDISI PSIKOLOGIS SISWA SMA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DENPASAR BARAT Ni Made Rai Sintya Devi; Komang Ayu Kartika Sari
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 9 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2022.v09.i02.p10

Abstract

ABSTRAK COVID-19 berdampak pada kesehatan fisik dan psikologis masyarakat terutama remaja. Tujuan penelitian ini untuk melihat kondisi psikologis siswa SMA pada masa pandemi. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan pada bulan Juli-September 2021. Sampel sebanyak 146 dari SMA Negeri 4 Denpasar dan SMA PGRI 2 Denpasar. Instrumen menggunakan kuesioner dengan teknik analisis data univariat. Hasil penelitian ini diketahui khawatir keluarga tidak menerapkan protokol kesehatan (64,4%), khawatir tidak mampu memahami pelajaran (61,0%), khawatir penghasilan keluarga mengalami penurunan (58,2%), khawatir menerima informasi COVID-19 (63,7%). Perasaan sedih tidak bisa bertemu/berkumpul dengan teman-teman (54,1%). Mayoritas responden berusia ? 16 dan responden berjenis kelamin perempuan mengalami kondisi psikologis dan berada di kategori tinggi. Diharapkan guru dapat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan atau Puskesmas untuk memberikan informasi COVID-19, siswa dapat memanfaatkan teknologi videocall untuk memberi kabar teman, siswa dapat membentuk kelompok belajar, pihak sekolah memberikan kesempatan untuk orang tua membayar bulanan dengan mencicil dan guru bekerja sama dengan OSIS menyebarkan informasi terbaru COVID-19. Kata Kunci : Kondisi Psikologis, Covid-19, Siswa ABSTRACT COVID-19 has an impact on the physical and psychological health of the community, especially teenagers. The purpose of this study is to see the psychological condition of high school students during the pandemic. This research is a descriptive cross sectional study with a quatitative approach conducted in July-September 2021. The samples is 146 from SMA Negeri 4 Denpasar and SMA PGRI 2 Denpasar. The instrument uses a questionnaire with univariate data analysis techniques. The results of this study are known to be worried that the family does not apply health protocols (64.4%), worried about not being able to understand the lessons (61.0%), worried that family income has decreased (58.2%), worried about receiving information on COVID-19 (63.7%). Feeling sad not being able to meet/gather with friends (54.1%). The majority of respondents aged 16 and female respondents experienced psychological conditions and were in the high category. It is hoped that teachers can work together with the health office or puskesmas to provide information on COVID-19, students can use videocall technology to inform friends, students can from study groups, the school provides opportunities for parents to pay monthly in installments and teachers work with OSIS to spread the latest information on COVID-19. Keywords : Psychological Condition, Covid-19, Students
EFISIENSI UNIT ODOR ELIMINATOR DALAM MENGURANGI KONSENTRASI AMONIA (NH3) PADA INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK Ni Ketut Delvia Tri Lestari; I Gede Herry Purnama
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 9 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2022.v09.i03.p05

Abstract

ABSTRAKAir limbah domestik merupakan limbah yang dihasilkan dari kegiatan dan aktivitas manusia. Pengolahan limbah domestik wajib dilakukan, baik limbah yang dihasilkan dari usaha maupun kegiatan lainnya yang menghasilkan limbah domestik. Hal ini diatur dalam Permen LHK No.68 Tahun 2016 pada pasal 3 ayat 1. Salah satu sistem pengolahan air limbah yang banyak digunakan adalah sistem Anaerobic Baffled Reactor (ABR). Pengolahan air limbah dengan sistem ini menghasilkan hasil sampingan berupa gas yang memiliki bau yang tidak sedap serta memberikan dampak yang merugikan bagi kesehatan manusia. Saat ini metode untuk mengurangi gas tersebut sudah banyak digunakan dan dikembangkan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi unit odor eliminator sebagai salah satu alat pemurnian gas, dalam mengurangi konsentrasi amonia (NH3) yang dihasilkan dari pengolahan air limbah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, effisiensi unit odor eliminator sebesar 72,785 % di lokasi A, sebesar 89,873% dan 89,927% pada lokasi B dan C serta efisiensi tertinggi pada lokasi D yakni sebesar 97,499%. Secara keseluruhan rata-rata konsentrasi amonia (NH3) pada outlet odor eliminator dibawah nilai ambang batas baku mutu tingkat kebauan.Keywords: Amonia (NH3), Odor Eliminator, Anaerobic Baffled Reactor
ANALISIS KELENGKAPAN BERKAS REKAM MEDIS DI PUSKESMAS KUTA UTARA Marselinus Gede Widiarta; I Putu Dedy Kastama Hardy; Ni Kadek Yunita Sari
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 9 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2022.v09.i03.p10

Abstract

ABSTRACTEvery health facility, from primary/primary, secondary, tertiary levels is required to maintain medical records. Medical records are an important part of health services. The quality of medical records also determines the quality of health services. The North Kuta Health Center is one of the health centers in Badung Regency whose medical records have not yet reached 100%. The purpose of this study was to describe the completeness of patient identification and authentication of medical record files at the North Kuta Health Center and identify factors that affect the completeness of patient identification and authentication of medical record files. The research method used is a quantitative and qualitative method with a sequential explanatory design. The research sample based on the slovin formula was 92 medical record files. There were seven informants consisting of doctors, nurses, midwives, registration officers and medical records officers. The results showed that the average completeness of filling in patient identification and authentication of medical record files was quite complete but still less than the standard of completeness set by the Indonesian Ministry of Health of 100%. The lack of special training on filling out medical records, the occurrence of human errors due to lack of awareness and discipline of officers in filling out medical record files, patients not carrying identities, lack of socialization of SOPs for filling medical records, and the absence of sanctions for officers who do not fill out medical record files completely are factors that affect the completeness of patient identification and authentication of medical record files. So it is advisable to socialize the SOP for filling out medical records intensively, giving warnings or sanctions to officers who do not fill out medical record files completely and giving awards to officers who fill out medical records completely.Keywords : Completeness, factors, Medical Records, Health Services
STUDI KUALITATIF PRAKTIK PEMBERIAN MAKAN BAYI USIA 0-2 TAHUN OLEH IBU YANG MENIKAH DINI DI KABUPATEN TABANAN BALI TAHUN 2020 Luh Erlanggita Narta Santi; Dinar Saurmauli Lubis; Desak Putu Yuli Kurniati
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 9 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2022.v09.i03.p09

Abstract

ABSTRAKStatus gizi baduta sering dikaitkan dengan praktik pemberian ASI dan MP-ASI. Ibu yang menikah dini cenderung lebih awal menghentikan pemberian ASI dibandingkan dengan ibu yang umurnya sudah terbilang cukup dewasa. Penelitian bertujuan untuk mengeskplorasi praktik pemberian makan pada baduta oleh ibu yang menikah dini di kabupaten Tabanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan melakukan wawancara 5 ibu yang menikah dini beserta keluarga ibu sejumlah 5 orang informan pendukung. Analisis data menggunakan analisis tematik yaitu mengidentifikasi tema-tema dari transkrip wawancara dan hasil observasi maupun secara deduktif yaitu menggunakan teori planned behavior. Menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil dari penelitian ini adalah semua informan penelitian tidak yang melakukan IMD, ASI Eksklusif, dan memberikan MPASI dini. Ibu tidak mengetahui mengenai teknik menyusui membuat beberapa ibu berhenti memberikan ASI. Adanya persepsi ketidakcukupan ASI yang mengakibatkan terjadinya pemberian MPASI dini. Ketidakberhasilan menyusui disebabkan kurangnya informasi dari petugas kesehatan serta dorongan keluarga dalam pemberian MPASI dini. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hambatan dan dukungan dalam pemberian makan baduta oleh ibu menikah dini. Selain karena persepsi ibu, keluarga dan petugas kesehatan juga berperan dalam pemberian makan baduta.Kata Kunci : Ibu Yang Menikah Dini, Hambatan, Dukungan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN KELELAHAN MATA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH DI KECAMATAN TANAH PINEM Kawas Irfando Tarigan; Ni Made Dian Kurniasari
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 9 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2022.v09.i03.p04

Abstract

ABSTRAKKelelahan mata merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup tinggi di Indonesia. Siswa sekolah memiliki angka kelelahan mata yang cukup tinggi yaitu mencapai 86,7%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat prevalensi dan faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan mata pada siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian adalah siswa umur 12-18 tahun dan sampel adalah siswa yang bersekolah di SMP – SMA sederajat di Tanah Pinem dengan total sampel 210 menggunakan metode multistage random sampling. Data dari penelitian ini diperoleh dari pengisian kuisioner online. Kuesioner tersebut bertujuan untuk menggali informasi mengenai kelelahan mata dan faktor-faktor nya. Analisis dilakukan secara deskriptif dan regresi logistik biner untuk melihat hubungan kelelahan mata. Hasil penelitian ditemukan bahwa 81,90% siswa mengalami kelelahan mata. Faktor yang memiliki hubungan signifikan dengan kelelahan mata adalah intesitas pencahayaan (AOR=4,18; 95%Cl=1,01-17,21; p=0,047), durasi (AOR=3,49; 95%Cl=1,39-8,75; p=0,008), dan jarak (AOR=2,85; 95%Cl=1,06-7,65; p=0,037) saat menggunakan gadget. Angka kelelahan mata siswa masih sangat tinggi, untuk itu perlu adanya evaluasi pada pembelajaran daring dan melakukan pengecekan kesehatan mata secara rutin di sekolah.Kata kunci: Kelelahan Mata, Siswa Sekolah Menengah, Penggunaan Gadget
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEBUGARAN JASMANI PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN BPBD KOTA DENPASAR Ni Nyoman Ari Purwaningsih; Ni Ketut Sutiari
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 9 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2022.v09.i03.p08

Abstract

ABSTRAKKebugaran jasmani merupakan indikator kesehatan yang penting bagi pekerja karena berkaitan dengan kesanggupan fisik dalam bekerja secara optimal. Kebugaran jasmani dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah status gizi dan kebiasaan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dan kebiasaan merokok dengan kebugaran jasmani pada Petugas Pemadam Kebakaran di BPBD Kota Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian kuntitatif dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian yaitu sebanyak 75 petugas pemadam kebakaran yang bekerja di BPBD Kota Denpasar dengan pengambilan sampel menggunakan cara total sampling. Data dianalisis menggunakan uji statistik chi square. Hasil analisis univariabel didapatkan bahwa lebih dari separuh petugas termasuk dalam kategori tidak bugar (57,3%), sebagian besar termasuk dalam IMT kategori gemuk (69,3) dan lingkar perut normal (56%) serta memiliki kebiasaan merokok (80%). Berdasarkan analisis bivariabel didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan bermakna antara status gizi berdasarkan IMT (p=0,0012) dan lingkar perut (p=0,0003) dengan kebugaran jasmani, namun tidak terdapat hubungan bermakna antara kebiasaan merokok dengan kebugaran jasmani (p=0,3808). Disarankan agar petugas pemadam kebakaran meningkatkan pola hidup sehat dengan beraktivitas fisik dan mengontrol pola makan.Kata Kunci: Kebugaran Jasmani, Status Gizi, Kebiasaan Merokok, Pemadam Kebakaran.
PENERIMAAN MASYARAKAT TERHADAP VAKSIN BOOSTER COVID-19 DI KECAMATAN KUTA SELATAN KABUPATEN BADUNG Kadek Cantika Dewi; Made Pasek Kardiwinata
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 9 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2022.v09.i03.p03

Abstract

ABSTRAKVaksinasi COVID-19 saat ini menjadi fokus upaya pencegahan penularan COVID-19 di berbagai negara termasukIndonesia. Kesuksesan dari upaya vaksinasi akan tergantung pada tingkat penerimaan masyarakat terhadap upayavaksinasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penerimaan masyarakat terhadap vaksin boosterCOVID-19 di Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung. Desain penelitian cross-sectional dengan populasimasyarakat Kecamatan Kuta Selatan. Besar sampel 150 orang didapat dengan teknik voluntary sampling. Datadikumpulkan melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square.Penerimaan vaksinasi booster COVID-19 sebesar 96% sudah divaksin dan 4% belum divaksin namun akanmenerima vaksinasi. Sebagian besar penerimaan vaksinasi booster COVID-19 didasari atas dorongan diri sendiri/sukarela sebesar 64,58%. Tingkat pendidikan perguruan tinggi (OR= 1,98, 95% CI 0,93-4,21; p=0,007) berhubungandengan penerimaan vaksin booster COVID-19. Kesimpulan: Penerimaan vaksinasi booster COVID-19 sebesar 96%sudah divaksin dan 4% belum divaksin namun akan menerima vaksinasi. Sebagian besar penerimaan vaksinasibooster COVID-19 didasari atas dorongan diri sendiri/ sukarela sebesar 64,58%. Tingkat pendidikan perguruantinggi (OR= 1,98, 95% CI 0,93-4,21; p=0,007) berhubungan dengan penerimaan vaksin booster COVID-19. Perlunyapengoptimalan vaksinasi booster COVID-19 melalui penyebaran informasi terkait efek samping dari vaksin boosterCOVID-19 serta informasi terkait akses vaksinasi.Kata kunci: COVID-19, penerimaan vaksin, Badung