cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
UNEJ e-Proceeding
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,005 Documents
MENGGAGAS ULANG KEBIJAKAN PERLINDUNGAN DAN PENGUATAN KOPI RAKYAT BONDOWOSO Latifatul Izzah; Singgih Tri Sulistiyono; Yety Rochwulaningsih
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini bertujuan mendeskripsikan gagasan ulang mengenai kebijakan perlindungan dan penguatan kopi rakyat Bondowoso. Bangunan icon Kabupaten Bondowoso sebagai “Bondowoso Republik Kopi” yang diwujudkan oleh Bupati Amin Said Husni (Periode 2008-2013 dan 2013-2018) perlu ditindaklanjuti oleh Bupati Salwa Arifin (Periode 2018- 2023). Mengingat Cluster Kopi Arabika yang dijadikan produk unggulan Kabupaten Bondowoso mempunyai cita rasa yang khas berbeda dengan Kopi Arabika dari wilayah lain, serta mampu mendongkrak perekonomian petani kopi rakyat pada era Bupati Amin Said Husni. Untuk itu perlu adanya program berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso demi kemakmuran para petani kopi rakyat. Penelitian ini menggunakan metode sejarah guna mendapatkan data di lapangan secara detail dan kronologis mengenai kondisi produksi Kopi Arabika rakyat dan market Kopi Arabika rakyat pada masa Bupati Salwa Arifin. Hasil riset membuktikan bahwa perlu adanya gagasan ulang mengenai kebijakan perlindungan dan penguatan kopi rakyat Bondowoso. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa para petani terjebak pada sulitnya mendapat modal usaha dan juga market Kopi Arabika rakyat. Para buyer mempermainkan harga jual Kopi Arabika rakyat karena mereka mengetahui bahwa para petani membutuhkan fresh money baik untuk keberlangsungan hidupnya maupun untuk proses produksi Kopi Arabika. Kata kunci: Gagasan ulang, Kopi Arabika rakyat, perlindungan, penguatan
BELENGGU BATAK PASCA-KOLONIAL DALAM NOVEL MENOLAK AYAH KARYA ASHADI SIREGAR Ardhiansyah Roufin Affandi
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batak pasca-kolonial menimbulkan perubahan signifikan dalam tatanan adat Batak yang mengalami hegemoni dan resistensi. Ada dualisme dalam sistem kebudayaan, ekonomi, sosial dan politik yang terjadi pada adat Batak. Masyarakat adat Batak hidup dalam dan dengan sistem kebudayaan, ekonomi, sosial dan politik yang berlaku di tanah Batak sesuai ajaran nenek moyang mereka, di lain sisi Batak juga harus hidup dalam tatanan kolonial yang berlaku bagi semua sistem seperti di atas pula. Dalam kasus ini, sistem saling bertumpang tindih dan memiliki beberapa benturan ajaran satu sama lain. Menolak Ayah karya Ashadi Siregar hadir memamparkan dengan jelas kehidupan masyarakat Batak baik dengan tatanan sistem nenek moyang dan sistem kolonial. Penjajahan dalam tanah Batak di awali ketika Batak mengalami kekalahan ketika terjadi perang saudara (pareng paderi). Pengaruh masuknya Islam yang berbenturan dengan sistem tatanan Batak dimanfaatkan Belanda untuk masuk dan menyebarkan ajaran Kristen dan tantanan sistem yang baru. Hal tersebut merubah Batak hampir keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pasca-kolonialis yang terjadi pada budaya Batak dalam novel Menolak Ayah karya Ashadi Siregar untuk menghasilkan sebuah penelaahan dan pemahaman dari budaya Batak pasca-kolonialisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan teori pasca kolonialisme sebagai gambaran fakta yang terjadi pada Batak dalam novel Menolak Ayah. Kata kunci: batak, kolonialisme, pasca-kolonial
KI SAMIN SUROSENTIKO DAN AJARANNYA DALAM TRADISI LISAN MASYARAKAT DI KAWASAN PEGUNUNGAN KENDENG PROVINSI JAWA TENGAH Eko Crys Endrayadi
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas sejarah Ki Samin Surosentiko dan ajarannya dalam tradisi lisan masyarakat di Kawasan Pegunungan Kendeng Provinsi Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah, meliputi empat tahap yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Ki Samin Surosentiko merupakan tokoh dari komunitas Samin yang lahir di Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah. Melalui tradisi lisan, masyarakat di sekitar Pegunungan Kendeng hingga saat ini menceritakan sepak terjang Ki Samin Surosentika dengan sudut pandang yang berbeda. Sebagian kecil masyarakat (dalam hal ini orang Samin), memandang sosok Ki Samin Surosentiko sebagai tokoh/raja, sedangkan bagi orang Jawa, ia dianggap sebagai sosok yang sangat stereotip. Di antara perbedaan penyampaian sejarah Ki Samin Surosentiko, terdapat kesamaan dalam tradisi lisan yang berkembang di kawasan Kendeng, yaitu kejujuran dan kepeduliannya terhadap lingkungan. Kata kunci: Ki Samin Surosentiko, Pegunungan Kendeng, sikep, tradisi lisan
MARGINALISASI PEREMPUAN: CARA PANDANG MASYARAKAT PENGANUT SISTEM PATRIARKI DALAM NOVEL KENANGA KARYA OKA RUSMINI Zahratul Umniyyah
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan salah satu bentuk ketidakadilan gender dalam Novel Kenanga karya Oka Rusmini. Ketidakadilan gender terjadi karena ketimpangan pemikiran yang beredar dalam masyarakat. Salah satu bentuk ketidakadilan gender adalah marginalisasi perempuan, hal ini telah mengakar di dalam masyarakat penganut sistem patriarki sehingga marginalisasi dapat terjadi pada perempuan dari berbagai kasta . Di dalam novel Kenanga digambarkan proses marginalisasi yang sangat menindas perempuan dari berbagai kasta. Marginalisasi memberikan kerugian besar bagi perempuan karena perempuan tidak mendapatkan kesempatan yang sama dibandingkan dengan laki-laki. Kata kunci: marginalisasi, patriarki, perempuan.
REKONSTRUKSI BENTUK DAN MITOS SITUS SUKORENO Ainur Rohimah; Joni Wibowo; Ricky Yulius Kristian; Fitri Nura Murti
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah arca dengan kepala terpenggal dan bata abang ditemukan di bawah Pohon Asoka yang terletak di Desa Sukoreno sekitar tahun 2006. Situs tersebar dan tertimbun oleh pemukiman warga sehingga keadaannya sudah tidak insitu. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan folklor untuk mengetahui cerita dan mitos yang melingkupi situs. Objek penelitian ini merupakan folklor sebagian lisan. Data berupa data lisan dan material (artifak). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian yang diperkuat dengan studi perbandingan fisiologis, bentuk dan karakteristik patung yang dipenggal dan batu bata merah (Situs Sukoreno) dengan arca-arca peninggalan Majapahit di Trowulan, ditemukan memiliki karakteristik fisiologis (bentuk dan model) yang mirip dengan Mahakala. Situs Sukoreno berhubungan dengan Kerajaan Majapahit Timur. Mitos masyarakat, arca kepala terpenggal dibuat oleh orang zaman dahulu dengan kekuatan magis dari para dewa. Masyarakat menyebutnya (arca) Patung Mbah Reco. Penelitian ini dilakukan untuk menelusuri identitas sejarah budaya lokal sekaligus memelihara cagar budaya nasional. Melalui bukti kesejarahan, manusia dapat mengambil nilai dan mengenali siapa jati dirinya. Artikel ini menyajikan deskripsi bentuk dan mitos yang melingkupi Situs Sukoreno sebagai wujud historiografi serta upaya konservasi melalui bidang akademis. Kata kunci: Situs Sukoreno, Folklor, Kerajaan Majapahit Timur.
HUMANIORA DAN ERA DISRUPSI TEKNOLOGI DALAM KONTEKS HISTORIS Sri Ana Handayani
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi perlu disikapi dengan hati-hati, karena teknologi memiliki dua sisi yang saling bertentangan, di satu sisi teknologi sebagai sahabat manusia, di sisi lain teknologi dapat menghancurkan manusia. Permasalahannya perkembangan teknologi merupakan hasil dari kreasi dan inovasi manusia juga. Secara historis, dunia mengalami revolusi teknologi secara bertahap. Revolusi teknologi gelombang pertama terjadi karena diketemukannya mesin uap, gelombang kedua diketemukannya mesin tenaga listrik, revolusi teknologi gelombang 3.0 dan 4.0 terjadi dengan diketemukannya digital, semua kehidupan manusia berbasis digital. Secara sosiologis, revolusi teknologi mengubah tatanan masyarakat. Perubahan yang terjadi dari setiap revolusi industri berbeda. Era teknologi generasi ke 4.0, menempatkan manusia pada posisi yang berbeda dengan sebelumnya, karena manusia menghadapi tantangan kehidupan dalam dalam ruang dan waktu yang tidak lagi berjarak. Untuk bertahan sebagai suatu bangsa, maka Indonesia harus mampu menjawab tantangan serta mengisi peluang yang terjadi di era disrupsi teknologi gelombang 4.0. Kreativitas, inovasi, serta fondasi spiritual dan agama yang kuat mutlak diperlukan. Kata kunci: disrupsi, teknologi, kreativitas, inovasi
SATU DEKADE STAND-UP COMEDY DI INDONESIA: ANAK MUDA, KREATIVITAS HUMOR, DAN KRITIK POLITIK Theresia Octastefani; Bayu Mitra A. Kusuma
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kurun waktu satu dekade terakhir, masyarakat Indonesia telah menikmati sajian hiburan baru yang populer disebut dengan stand-up comedy. Hiburan yang disajikan dalam bentuk monolog tersebut menjadikan seorang komika sebagai pusat perhatian dengan materi sosial budaya ataupun isu-isu yang sedang berkembang. Stand-up comedy pada umumnya menampilkan permainan majas mulai dari sarkasme, satir, personifikasi, alegori, ironi, atau hiperbola yang kerap memiliki makna bersayap sehingga mengajak penikmatnya untuk berfikir. Oleh karena itulah stand-up comedy kerap diasosiasikan sebagai humor kreatif untuk orang cerdas. Di tengah situasi masyarakat yang semakin sensitif dan mudah tersinggung, stand-up comedy hadir untuk memberikan kritik sosial. Tak terkecuali kritik pada eskalasi politik Indonesia yang menggerus kohesi sosial dalam beberapa tahun terakhir. Cara penyampaian pesan dalam stand-up comedy memperlihatkan bagaimana kritik politik dapat disampaikan secara ringan dan santai namun dapat memainkan emosi melalui kreasi linguistik dan retorik. Dengan demikian apabila dipandang dari aspek kebahasaan, stand-up comedy mengembalikan keindahan kalimat bermajas yang mulai ditinggalkan generasi muda, kelompok yang cenderung gemar memberikan komentar via media sosial tanpa berfikir panjang. Sedangkan jika dipandang dari teori retorika, stand-up comedy merupakan bentuk komunikasi politik yang kreatif dan mampu menarik minat anak muda untuk lebih melek sosial politik. Kata kunci: anak muda, kreativitas humor, kritik politik, stand-up comedy
SYAIR-SYAIR PATAH HATI: KAJIAN SEMIOTIKA LAGU-LAGU DIDI KEMPOT DALAM ERA DISRUPSI Anya Shabila Abdi; Arifatul Nur Hotimah; Dinda Dwi Rahmawati; Laila Bayyinatul Musdika Alfi; Maharani Sri Devi
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

“Syair-syair Patah Hati: Kajian Semiotika Lagu-lagu Didi Kempot dalam Era Disrupsi”. Makalah. Sastra Indonesia. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Jember. 2020. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi eksistensi lagu- lagu Didi Kempot di era disrupsi; 2) mendeskripsikan pembacaan heuristik dalam syair-syair lagu Didi Kempot; 3) mendeskripsikan pembacaan hermeneutik dalam syair-syair lagu Didi Kempot. Penulis menerapkan metode penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan hasil dari analisis data berupa lima lirik lagu Didi Kempot, yaitu “Pamer Bojo”, “Cidro”, “Sewu Kutho”, “Suket Teki”, dan “Banyu Langit”. Penelitian ini menggunakan pengumpulan data dengan dokumen sebagai data utamanya. Setelah mengumpulkan data, lalu membaca. Proses membaca dilakukan dengan teliti, cermat dan berulang-ulang agar mendapat pemahaman tentang isi lirik tersebut, lalu mencatat poin penting yang menunjukkan hubungan eksistensi lagu-lagu Didi Kempot dengan era disrupsi. Data yang terkumpul kemudian dikelompokkan untuk dianalisis berdasarkan kajian semiotika yang dikemukakan Michael Riffaterre, yaitu dengan pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik untuk menemukan makna syair lagu. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) faktor yang memengaruhi eksistensi lagu-lagu Didi Kempot di era disrupsi antara lain: (a) faktor perkembangan teknologi informasi internet yang memudahkan masyarakat mengakses lagu, (b) faktor kedekatan emosional dalam makna syair lagu yang mampu menyentuh hati masyarakat, (c) faktor perpaduan genre yang beragam, dan (d) faktor kontribusi para influencer; (2) pembacaan heuristik syair-syair lagu Didi Kempot perlu diberi tambahan kata sambung (dalam kurung) dan kata-katanya dikembalikan ke dalam bentuk morfologinya; (3) pembacaan hermeneutik syair-syair lagu Didi Kempot dapat disimpulkan sebagai berikut: (a) syair lagu “Pamer Bojo” menggambarkan tentang perasaan sakit hati karena pujaan hati sudah memiliki kekasih baru, (b) syair lagu “Cidro” menggambarkan tentang cinta yang dikhianati karena perbedaan kondisi ekonomi, (c) syair lagu “Sewu Kutho” menggambarkan tentang perjuangan mencari kekasih yang baru saja pergi, (d) syair lagu “Suket Teki” menggambarkan tentang kekecewaan atas perilaku sang kekasih, (e) syair lagu “Banyu Langit” menggambarkan tentang seseorang yang ditinggal kekasihnya tanpa alasan. Kata kunci: Didi Kempot, disrupsi, semiotika, syair lagu
TANGGAPAN MAHASISWA TERHADAP PEMBELAJARAN DARING DI MASA KARANTINA COVID-19 Astri Widyaruli Anggraeni; Dewi Angelina; Memy Dwijayanti
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbincangan hangat saat ini di dunia pendidikan adalah mengenai belajar di rumah atau belajar daring. Kondisi ini membangkitkan kembali prinsip dalam pilar pendidikan, yaitu harus kembali mengajarkan Learning How to Learn (mengajarkan cara belajar), bukan hanya Learning What to Learn (belajar tentang sesuatu). Mahasiswa dapat belajar untuk tahu, belajar melakukan sesuatu hal, belajar untuk menjadi sesuatu dengan mencari sumber belajar terpercaya. Akan sangat menarik ketika pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia menjadi berbeda dari pembelajaran biasanya. Asumsinya adalah akan tercipta berbagai kreativitas dan produktivitas dari mahasiswa. Namun, apakah pembelajaran daring ini mendapatkan timbal balik dan sesuai dengan tujuan pembelajaran? Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap berbagai model pembelajaran daring yang dilakukan dosen pada pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Tulisan ini dapat dijadikan bahan evaluasi terhadap pembelajaran daring yang telah dilakukan. Kata kunci: daring, persepsi, tanggapan, mahasiswa, Covid-19
AMBITIONS AS THE EFFECT OF CHILDHOOD EXPERIENCE IN E.L. JAMES'S FIFTY SHADES OF GREY L. Dyah Purwita Wardani SWW; Nurul Islamiyah; Imam Basuki
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims to analyze the effect of the male character childhood in E.L. James's Fifty Shades of Grey By using psychological approach to analyze the fictitious character and the creative process of the author. Theory of interpretation of dream by Sigmund Freud is applied in order to explain the causes of ambition done by Christian Grey. Grey’s ambition is caused by the desire to revenge from his trauma in his childhood. There are three factors that make the character ambitious: The first is when Grey uses his violence (BDSM) to dominate his partner. The second is when Grey want become rich and popular man. The last is Grey’s heart emptiness after a woman he loved left him. The first problem is in the field of abnormal psychology in order to differentiate abnormal from normal behavior. In short, Grey's ambitions are caused by a traumatic condition when he was a child. E.L. James explains a sexual lifestyle which is called BDSM (Bondage/ Disipline, Dominance/ Submissive, Sadism/ Masochism). By exposing this lifestyle in her novel, the author wants to shows that BDSM is not an equal relationship between man and woman. Keywords: ambition, BDSM, psychology, relationship

Page 76 of 101 | Total Record : 1005


Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue 2023: 5th International Agronursing Conference (5th IANC) In Conjunction with 1st International Post 2023: Prosiding Kolokium Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat 2022: The 2nd International Student Conference 2022 2022: E-Prosiding Kolokium Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Periode II Tahun 2022 2022: E-Prosiding Seminar Nasional Matematika, Geometri, Statistika, dan Komputasi (SeNa-MaGeStiK) 2022: E-Prosiding Kolokium Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat 2021: International Conference on Management, Business, and Technology (ICOMBEST) 2021 2020: Proceeding of The 4th International AgroNursing Conference 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR 2018: Proceedings 4th Annual International Conference on Economic in Developing Countries 2018: Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis III (SNMB3) 2018: Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis III (SNMB3) 2018: Pembangunan Pertanian dan Peran Pendidikan Tinggi Agribisnis: Peluang & Tantangan di Era Indus 2017: Proceeding of 3rd International Nursing Conference Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis (SNAPER-EBIS 2017) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jembe Proceeding of International Conference on Food Sovereignty and Sustainable Agriculture (FoSSA) 2017 2016: Proceeding The 1st International Basic Science Conference Prosiding Seminar Nasional Pemuliaan 2014 Indonesian Protein Society (IPS), International Seminar and Workshop 2014 Indonesian Protein Society (IPS), International Seminar and Workshop 2014 International Conference on Agribusiness Marketing (ICAM) 2012, Faculty of Agriculture, University o the 3rd International Conference on Economics, Business, and Accounting Studies Proceeding of 1st International Conference on Medicine and Health Sciences (ICMHS) Dinamika Global: Rebranding Keunggulan Kompetitif Berbasis Kearifan Lokal More Issue